PDA

View Full Version : [Merged] All About Timnas dan Sepakbola Indonesia


Pages : 1 2 3 [4] 5 6 7 8 9 10 11 12

HenryRooney07
28-11-2010, 07:42 PM
Riedl Pulangkan Nova Arianto
Bek Persiwa Yesaya Desnam dipanggil untuk menggantikan posisi Nova.
Oleh Donny Afroni
28 Nov 2010 19:00:00

Nova Arianto harus melupakan keinginannya memperkuat timnas senior di Piala AFF 2010. Bek Persib Bandung itu hari ini terpaksa dipulangkan pelatih Alfred Riedl setelah mendapat cedera otot pangkal paha.

Cedera itu diperoleh Nova ketika menjalani latihan. Cedera yang dialami Nova kemungkinan besar tidak bisa pulih dalam rentang waktu yang singkat. Di lain sisi, Piala AFF tinggal menyisakan hitungan hari.

Nova sempat menjalani latihan terpisah kemarin. Selepas menjalani latihan, Riedl memanggil Nova untuk berdiskusi mengenai perkembangan kondisi fisiknya bersama jajaran staf pelatih lainnya.

“Kami terpaksa memulangkan Nova karena dia mengalami cedera. Sepertinya cedera itu membutuhkan waktu lama, kemungkinan satu hingga dua pekan. Tidak mungkin bagi kami untuk menunggu kesembuhan dia. Saya juga sudah bicara dengan dia,” ungkap Riedl usai memimpin anak asuhnya berlatih di lapangan latihan PSSI di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta.

“Kondisi ini memang tidak menguntungkan, karena Piala AFF sudah semakin dekat. Saya akan memanggil pemain dari daftar 30 yang sudah didaftarkan. Yesaya Desnam akan dipanggil untuk menggantikan Nova.”

sumber : http://www.goal.com

HenryRooney07
30-11-2010, 12:33 AM
Senin, 29/11/2010 22:09 WIB
Jelang Piala AFF
Jadi Juara, Timnas Ditunggu Bonus Rp 5,5 M
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Jakarta - Indonesia belum sekalipun menjuarai Piala AFF. Jika penantian tersebut tahun ini akhirnya bisa diakhiri, anggota timnas sepakbola Indonesia sudah ditunggu bonus besar yang nilainya mencapai Rp 5,5 miliar.

Jumlah Rp 5,5 miliar yang disediakan PSSI ini lebih dari tiga kali lipat dibanding apa yang dijanjikan pada penyelengaraan Piala AFF edisi sebelumnya. Saat itu organisasi pimpinan Nurdin Halid tersebut menyiapkan Rp 1,5 M andai jadi kampiun.

Total bonus yang disediakan PSSI tersebut akan dibagi dalam dua pembayaran. Jika berhasil masuk final, Bambang Pamungkas cs akan mengantongi Rp 2,5 miliar, jumlah yang akan dibayarkan sehari setelah laga leg kedua babak semifinal.

Sementara tiga miliar sisanya akan diserahkan jika Piala AFF bisa diraih untuk kali pertama.

"Sudah tentu bonus bukan segala-galanya," kata Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid kepada wartawan dalam acara pelepasan timnas di Hotel Sultan, Senin (29/11/2010) malam WIB.

"Ini adalah bentuk apresiasi PSSI terhadap kerja keras timnas sejak Mei lalu. Semoga jumlah ini bisa memotivasi pemain lebih besar lagi untuk tampil lebih maksimal tentunya," tuntas Nurdin. ( mrp / din )

HenryRooney07
01-12-2010, 06:04 PM
Waaahhh....ada spanduk gayak gini :

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/1235411620X310.jpg

Gak Salah Om?:)):))

erwien.batosay
01-12-2010, 06:54 PM
[QUOTE=HenryRooney07;237045]Waaahhh....ada spanduk gayak gini :

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/1235411620X310.jpg

Paling Nurdin sendiri tuh yang masang:D:D:D:D:D

theater of dream
01-12-2010, 07:54 PM
sementara malaysia unggul 0-1 ...
ngga punya tipi pake streaming..
http://www.webtvindo.co.cc/2010/03/rcti-trans-tv-sctv-global-tv-mivo-tv.html

theater of dream
01-12-2010, 07:57 PM
Yes.... smentara 1-1 :beer:

theater of dream
01-12-2010, 08:08 PM
El locco 2-1 thanks for indonesian girl who marry you...:D

theater of dream
01-12-2010, 08:39 PM
[QUOTE=HenryRooney07;237045]Waaahhh....ada spanduk gayak gini :

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/1235411620X310.jpg

Paling Nurdin sendiri tuh yang masang:D:D:D:D:D
Spanduk Nurdin Halid Diturunkan Penonton :embarrassment::embarrassment:
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Keberadaan spanduk Nurdin Halid di dalam stadion Gelora Bung Karno sepertinya sangat mengganggu penonton. Spanduk itu kini sudah tiada karena sudah diturunkan oleh suporter.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari cukup banyak spanduk besar yang dibentangkan di dalam GBK, dua di antaranya mencantumkan nama ketua umum PSSI itu.

Yang satu bertuliskan "Nurdin Halid, Demi Kemajuan Sepak Bola Kami Mendukungmu," satunya lagi berbunyi "Nurdin Halid, Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang."

Setelah stadion mulai dipadati suporter, sekitar pukul 18.40 WIB, saat pertandingan pertama antara Thailand versus Laos berlangsung, para penonton yang berada di tribun atas di sektor 12 dan 13, melakukan aksi pencopotan spanduk Nurdin tersebut. Yang satu diturunkan, yang satu dilipat sehingga tulisannya tidak bisa terbaca.

Aksi itu mendapat tepuk tangan meriah oleh ribuan penonton lain yang sudah berada di dalam stadion. ( a2s / roz )

=)) =)) =))

HenryRooney07
01-12-2010, 10:04 PM
Nurdin Halid g nonton Indonesia bisa menang besar.... :hajar2:

ario adi nugroho
02-12-2010, 05:01 PM
Nurdin Halid g nonton Indonesia bisa menang besar.... :hajar2:

nurdin halid ntn bro..

bahkan dia melihat saat para penonton menurunkan spanduk yg ada bertuliskan nurdin halid

hehehe...biar tau rasa dia!!!

Redsbusby
06-12-2010, 10:27 PM
Cerita Bonek Cari Keadilan di Markas FIFA
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Jakarta - Suporter Persebaya Surabaya atau yang lebih dikenal sebagai bonek, menempuh jarak puluhan ribu kilometer menuju markas FIFA di Zurich, Swiss, untuk menggelar sebuah aksi demonstrasi.

Sebanyak lima perwakilan Bonek asli Surabaya dan beberapa wilayah Jawa Timur lain, bergabung dengan Bonek Swiss, dan dibantu beberapa suporter Eropa dari Serbia, mengunjungi markas besar FIFA itu pada Kamis (2/12/2010) lalu, bertepatan dengan pemilihan host Piala Dunia 2018 dan 2022.

"Kami berhasil menyebarkan 50 lembar fotokopi petisi Justice for Indonesian Football kepada sejumlah peserta dan beberapa wartawan asing," kata Doni, salah satu perwakilan Bonek melalui email dan rilisnya diterima redaksi detiksport.

Para Bonek itu berangkat dengan dana urunan dan donatur dari beberapa simpatisan.

"Kami rencananya berangkat sepuluh orang. Tapi karena kendala teknis dan kesibukan lainnya, termasuk untuk pertandingan pra Liga Primer Indonesia, maka diputuskan yang berangkat hanya lima orang," kata Andie Budi, Bonek yang berlatarbelakang wiraswastawan.

Bonek langsung menuju markas FIFA untuk memberikan informasi tentang kebobrokan sepakbola Indonesia di bawah rezim (Ketua Umum PSSI) Nurdin Halid. "Kami memang berencana dari awal memberikan petisi Justice for Indonesian Football kepada semua delegasi di sana," ujar Andie.

Aksi sejumlah perwakilan Bonek Suporter Surabaya di markas FIFA mencerminkan sebutannya: bondo dan nekat. Mereka sempat membentangkan spanduk bertuliskan Justice for Indonesian Football selama sepuluh menit. Beberapa suporter klub lokal, Lucerne dan FC Zurich, turut membantu membagikan amplop coklat berisi petisi tersebut.

"Acara sangat cepat. Kami tidak bisa bertemu dengan pengurus FIFA. Tapi ada beberapa anggota delegasi negara peserta acara sempat bertanya," tambah Andie. "Kami selalu optimistis. Apapun yang terjadi, karena kami berangkat untuk berjuang demi kebaikan sepakbola nasional, bukan hanya Persebaya."

Berikut deh foto-fotonya...


http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa7.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa4.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa9.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa8.jpg

GL zone
06-12-2010, 10:33 PM
Cerita Bonek Cari Keadilan di Markas FIFA
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Jakarta - Suporter Persebaya Surabaya atau yang lebih dikenal sebagai bonek, menempuh jarak puluhan ribu kilometer menuju markas FIFA di Zurich, Swiss, untuk menggelar sebuah aksi demonstrasi.

Sebanyak lima perwakilan Bonek asli Surabaya dan beberapa wilayah Jawa Timur lain, bergabung dengan Bonek Swiss, dan dibantu beberapa suporter Eropa dari Serbia, mengunjungi markas besar FIFA itu pada Kamis (2/12/2010) lalu, bertepatan dengan pemilihan host Piala Dunia 2018 dan 2022.

"Kami berhasil menyebarkan 50 lembar fotokopi petisi Justice for Indonesian Football kepada sejumlah peserta dan beberapa wartawan asing," kata Doni, salah satu perwakilan Bonek melalui email dan rilisnya diterima redaksi detiksport.

Para Bonek itu berangkat dengan dana urunan dan donatur dari beberapa simpatisan.

"Kami rencananya berangkat sepuluh orang. Tapi karena kendala teknis dan kesibukan lainnya, termasuk untuk pertandingan pra Liga Primer Indonesia, maka diputuskan yang berangkat hanya lima orang," kata Andie Budi, Bonek yang berlatarbelakang wiraswastawan.

Bonek langsung menuju markas FIFA untuk memberikan informasi tentang kebobrokan sepakbola Indonesia di bawah rezim (Ketua Umum PSSI) Nurdin Halid. "Kami memang berencana dari awal memberikan petisi Justice for Indonesian Football kepada semua delegasi di sana," ujar Andie.

Aksi sejumlah perwakilan Bonek Suporter Surabaya di markas FIFA mencerminkan sebutannya: bondo dan nekat. Mereka sempat membentangkan spanduk bertuliskan Justice for Indonesian Football selama sepuluh menit. Beberapa suporter klub lokal, Lucerne dan FC Zurich, turut membantu membagikan amplop coklat berisi petisi tersebut.

"Acara sangat cepat. Kami tidak bisa bertemu dengan pengurus FIFA. Tapi ada beberapa anggota delegasi negara peserta acara sempat bertanya," tambah Andie. "Kami selalu optimistis. Apapun yang terjadi, karena kami berangkat untuk berjuang demi kebaikan sepakbola nasional, bukan hanya Persebaya."

Berikut deh foto-fotonya...


http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa7.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa4.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa9.jpg

http://images.detik.com/content/2010/12/06/548/fifa8.jpg

kereeen... :-bd
ide ny ga kepikiran sama yg lain nih

semoga pejabat FIFA mendengar keluhan para pencinta sepakbola Indonesia

sellamanyaunited
07-12-2010, 12:35 AM
Cerita Bonek Cari Keadilan di Markas FIFA
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Jakarta - Suporter Persebaya Surabaya atau yang lebih dikenal sebagai bonek, menempuh jarak puluhan ribu kilometer menuju markas FIFA di Zurich, Swiss, untuk menggelar sebuah aksi demonstrasi.

Sebanyak lima perwakilan Bonek asli Surabaya dan beberapa wilayah Jawa Timur lain, bergabung dengan Bonek Swiss, dan dibantu beberapa suporter Eropa dari Serbia, mengunjungi markas besar FIFA itu pada Kamis (2/12/2010) lalu, bertepatan dengan pemilihan host Piala Dunia 2018 dan 2022.


wah keren nih aksinya langsung lapor ke fifa tentang sepakbola indonesia dan pemimpinnya, kira kira nama PSSI kecantum kaga ya didaftar fifa?
apa jangan jangan gatau PSSI lagi haha
semoga beneran didenger ama fifa dan kepengurusan PSSI lebih baik lah

Andi Istiabudi
10-12-2010, 02:04 PM
Pemain Muda Papua Akan Berlatih di Genoa Italia

Bola.net - Kabar gembira bagi bibit-bibit muda sepakbola asal Papua, pasalnya Gubernur Papua, Barnabas Suebu menyatakan kesediaannya memberi dukungan dana kepada para pemain sepak bola usia dini untuk mengikuti Program Training Centre (TC) selama enam bulan di Genoa, Italia.

"Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu, telah bersedia mendanai program TC selama enam bulan bagi para pemain muda Papua yang akan diadakan di Genoa-Italia," ujar Benny Pepuho, salah satu anggota tim pencari bakat pemain muda wilayah Papua, di Jayapura, Kamis.

Sebelumnya pada Minggu (21/11) sebanyak 82 pemain belia usia 16-18 tahun mengikuti seleksi di Lapangan Akademi Sepak Bola Emsyk Waena yang dipimpin oleh Ketua Pencari Bakat usia muda wilayah Papua Benny Jensenem dengan disaksikan manager pencari bakat dari Asia yang juga mantan striker Timnas Singapura, Fandi Achmad.

"Diutamakan dalam seleksi ini adalah mereka yang memiliki tinggi badan 170cm dan kelahiran tahun 1993-1994," katanya.

Daerah Papua memang selalu melahirkan pemain-pemain bola bertalenta tinggi dari generasi ke generasi seperti Eduard Ivak Dalam, Ellie Eboy, Boaz Salossa, dan yang saat ini yang tengah naik daun, Okto Maniani. Dengan adanya program ini, kita bisa berharap akan lebih banyak lagi talenta muda asal Papua yang akan bersinar. (ant/jef)

Source : http://www.bola.net

Andi Istiabudi
10-12-2010, 03:07 PM
Semoga tim sepakbola pantai Indonesia sukses di ajang ini !

Asian Beach Games 2010
Indonesia Kalahkan Kuwait di Fase Grup
Eky Rieuwpassa

Tim sepak bola pantai Indonesia sukses meraih kemenangan 5-2 atas Kuwait dalam laga perdana penyisihan Grup B Asian Beach Games II di Muscat, Oman.

Pada pertandingan di kompleks Al-Musannah City itu, Kamis (9/12), babak pertama tim Merah Putih telah unggul 2-0, kemudian pada babak kedua imbang 1-1 dan di babak ketiga unggul 2-1.

Tim sepak bola pantai Indonesia beranggotakan I Kadek Sudarta, I Made Juli Parimawan, I Wayan Merta Jaya, I Nyoman Jumada, I Dewa Kadek Dwipayudha, I Wayan Arsa Bagia, I Putu Gede Darma Suta, I Made Hendra Adi Saputra, I Komang Kariana, dan I Putu Edy Sandi Putra serta pelatih Ida Nyoman Mahayasa.

Pada pertandingan berikutnya Indonesia akan berhadapan dengan Syria pada Sabtu, 11 Desember mendatang.

Kemenangan di pertandingan pertama membuat Indonesia menempel pemuncak klasemen sementara, Oman. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, tapi Indonesia hanya kalah selisih gol dari Oman

Dari hasil pertandingan lainnya di Grup B, tuan rumah Oman menundukkan Syria 7-2. Sedangkan di Grup A, Uzbekistan vs Qatar 5-3 dan Yaman vs Uni Emirat Arab 4-7

Babak perempat final akan digelar Selasa (14/12), semifinal Rabu (15/12) dan perebutan tempat ketiga dan final digelar Kamis (16/12).

Pada Asian Beach Games I di Bali 2008 Oman tampil sebagai juara (medali emas) disusul Uni Emirat Arab (perak) dan Bahrain (perunggu).
***

Klasemen Sementara:

Grup A:
1. UEA 1 1 0 0 7-4 3
2. Uzbekistan 1 1 0 0 5-3 3
3. Qatar 1 0 0 1 3-5 0
4. Yaman 1 0 0 1 4-7 0

Grup B:
1. Oman 1 1 0 0 7-2 3
2. Indonesia 1 1 0 0 5-2 3
3. Kuwait 1 0 0 1 2-5 0
4. Syria 1 0 0 1 2-7 0

Grup C:
1. Jepang 1 1 0 0 8-2 3
2. Iran 1 1 0 0 9-4 3
3. Thailand 1 0 0 1 2-8 0
4. Lebanon 1 0 0 1 4-9 0

Grup D:
1. China 1 1 0 0 5-2 3
2. Bahrain 1 1 0 0 2-0 3
3. Palestina 1 0 0 1 0-2 0
4. Vietnam 1 0 0 1 2-5 0.

Ket: no, negara, main, menang, seri, kalah, gol memasukan, gol kemasukan, poin.

Source : http://www.bolanews.com

Andi Istiabudi
13-12-2010, 10:10 AM
84 Pemain Ikuti Seleksi Timnas 'Uruguay Project'

Bola.net - Seleksi pemain tingkat nasional untuk proyek pembinaan pemain di Uruguay (Uruguay Project) akan dimulai Senin dan diikuti 84 pemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Ke-84 peserta seleksi "Uruguay Project" 2011 akan dibagi ke dalam dua kelompok yakni kelompok pemain kelahiran tahun 1994-1995 dan kelompok pemain kelahiran tahun 1992-1993.

Calon-calon bintang muda Indonesia yang terpilih mengikuti seleksi tingkat nasional "Uruguay Project" 2011 ini terdiri dari 67 pemain kelahiran 1994 dan 17 pemain kelahiran 1993, seluruhnya diinapkan di Hotel Omega, Karawang.

Manajer Humas PSSI Tubagus AP di Jakarta, Minggu, mengatakan seleksi akan dilakukan secara spartan hingga Minggu (19/12) mendatang.

Pada peserta seleksi yang tinggal di kawasan Jabodetabek berkumpul lebih dulu di sekretariat Badan Pembinaan & Pengembangan Usia Muda (BPPUM) PSSI pada Minggu siang untuk sama-sama diberangkatkan ke Karawang.

Bagi peserta seleksi yang tinggal di daerah dilakukan penjemputan di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng untuk kemudian diberangkatkan secara bersamaan pula ke Karawang.

"Kami juga menyediakan satu bus di Bandara Soekarno-Hatta untuk para pemain yang berasal dari berbagai daerah ini," ungkap Arman Buraeri Ammank, staf BPPUM PSSI yang mengurus seluruh keperluan administrasi peserta seleksi.

BPPUM menanggung seluruh pembiayaan seleksi tingkat nasional ini, termasuk penerbangan ke Jakarta bagi para pemain daerah. Dari total 84 peserta seleksi tingkat nasional, sebagian besar berasal dari daerah.

BPPUM PSSI melakukan pemantauan intensif ke berbagai daerah untuk memperoleh calon-calon pemain potensial dari kelahiran tahun 1994 dan 1993 ini.

Trio pelatih tim SAD Indonesia di Uruguay, yakni Cesar Payovich Perez, Wilson Espina, dan Jorge Marcelo Anania Perez ikut melakukan safari penyeleksian di tingkat daerah, dari Makassar, Palembang, Medan, Surabaya, Ambon, Papua, dan Bali.

Pemantauan dan seleksi juga dilakukan oleh penannggung-jawab tim SAD Indonesia Demis Djamaoeddin dan Yeyen Tumena, manajer usia muda BPPUM PSSI. Dibantu oleh Direktur Teknik PSSI Sutan Harhara, mereka juga bergiliran datang ke berbagai daerah untuk melihat dan menyeleksi para pemain muda dari usia 15 hingga 17 tahun.

"Sejak 26 November lalu kami sudah terbagi dalam dua tim yang lengkap, bergiliran ke berbagai daerah," ujar Demis Djamaoeddin. (ant/row)

Source : http://www.bola.net

Oom Panda
13-12-2010, 10:32 AM
Salut untuk perkembangan sepakbola Indonesia... Yg kurang cuman 1... Turunnya NH dari tampuk pimpinan PSSI.

Untuk bonek salut gw akan idenya.. Bayangkan kalau dengan 5 org mereka bs membuat perubahan, apalagi kalo perwakilan semua klub pergi kesana...

Revolusi PSSI, PSSI Revolusi!!!
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Oom Panda
13-12-2010, 11:19 AM
Semoga tim sepakbola pantai Indonesia sukses di ajang ini !

Asian Beach Games 2010
Indonesia Kalahkan Kuwait di Fase Grup
Eky Rieuwpassa

Tim sepak bola pantai Indonesia sukses meraih kemenangan 5-2 atas Kuwait dalam laga perdana penyisihan Grup B Asian Beach Games II di Muscat, Oman.

Pada pertandingan di kompleks Al-Musannah City itu, Kamis (9/12), babak pertama tim Merah Putih telah unggul 2-0, kemudian pada babak kedua imbang 1-1 dan di babak ketiga unggul 2-1.

Tim sepak bola pantai Indonesia beranggotakan I Kadek Sudarta, I Made Juli Parimawan, I Wayan Merta Jaya, I Nyoman Jumada, I Dewa Kadek Dwipayudha, I Wayan Arsa Bagia, I Putu Gede Darma Suta, I Made Hendra Adi Saputra, I Komang Kariana, dan I Putu Edy Sandi Putra serta pelatih Ida Nyoman Mahayasa.

Pada pertandingan berikutnya Indonesia akan berhadapan dengan Syria pada Sabtu, 11 Desember mendatang.

Kemenangan di pertandingan pertama membuat Indonesia menempel pemuncak klasemen sementara, Oman. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, tapi Indonesia hanya kalah selisih gol dari Oman

Dari hasil pertandingan lainnya di Grup B, tuan rumah Oman menundukkan Syria 7-2. Sedangkan di Grup A, Uzbekistan vs Qatar 5-3 dan Yaman vs Uni Emirat Arab 4-7

Babak perempat final akan digelar Selasa (14/12), semifinal Rabu (15/12) dan perebutan tempat ketiga dan final digelar Kamis (16/12).

Pada Asian Beach Games I di Bali 2008 Oman tampil sebagai juara (medali emas) disusul Uni Emirat Arab (perak) dan Bahrain (perunggu).
***

Klasemen Sementara:

Grup A:
1. UEA 1 1 0 0 7-4 3
2. Uzbekistan 1 1 0 0 5-3 3
3. Qatar 1 0 0 1 3-5 0
4. Yaman 1 0 0 1 4-7 0

Grup B:
1. Oman 1 1 0 0 7-2 3
2. Indonesia 1 1 0 0 5-2 3
3. Kuwait 1 0 0 1 2-5 0
4. Syria 1 0 0 1 2-7 0

Grup C:
1. Jepang 1 1 0 0 8-2 3
2. Iran 1 1 0 0 9-4 3
3. Thailand 1 0 0 1 2-8 0
4. Lebanon 1 0 0 1 4-9 0

Grup D:
1. China 1 1 0 0 5-2 3
2. Bahrain 1 1 0 0 2-0 3
3. Palestina 1 0 0 1 0-2 0
4. Vietnam 1 0 0 1 2-5 0.

Ket: no, negara, main, menang, seri, kalah, gol memasukan, gol kemasukan, poin.

Source : http://www.bolanews.com

Ini yang maen Indonesia apa Bali sih??? :hammer:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

theater of dream
13-12-2010, 11:42 AM
Ini yang maen Indonesia apa Bali sih??? :hammer:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gifwkwkwkw....=))

Andi Istiabudi
13-12-2010, 01:10 PM
Indonesia donk, cuma kayaknya memang timnya diwakili atlet Bali, hehehe ....
Bhinneka Tunggal Ika !!!

theater of dream
13-12-2010, 02:16 PM
Indonesia donk, cuma kayaknya memang timnya diwakili atlet Bali, hehehe ....
Bhinneka Tunggal Ika !!!kalo itu nama nya pemai tunggal bro andi wkwkwkw :peace:

Andi Istiabudi
13-12-2010, 05:15 PM
Mungkin ada yang tahu mereka pernah bermain di klub apa ???

Kasus Narkoba
2 Mantan Pemain Liga Indonesia Didakwa Penjara Seumur Hidup
Gede Suardana - detikNews

Denpasar - Mantan pesepakbola asing yang berkiprah di divisi utama Liga Indonesia terjerat kasus narkoba. Dua orang pemain bola asal Nigeria, Michael Onuorah (24) dan Austine Bosah Uchenna (39), diancam penjara seumur hidup karena diduga menyelundupkan sabu dua kilogram.

Mereka didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Sujaya di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jl Sudirman, Senin (13/12/2010). Persidangan dipimpin oleh ketua majelis hakim Istiningsih Rahayu.

“Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan satu bukan tanaman yang melebihi 5 gram," kata Sujaya.

Kedua terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup.

Sementara itu, terdakwa lainnya yang merupakan sindikat narkoba, yaitu warga negara Filipina Beverly Adtoon Fulache (36) dan WNI Enny Maliani alias Chika (33) dalam persidangan terpisah juga didakwa hukuman penjara seumur hidup.

Beverly dibekuk petugas Bea Cukai saat mendarat di Bandara Ngurah Rai 13 Juli 2010. Petugas menyita sebanyak dua kilogram sabu-sabu yang disembunyikan di dinding koper terdakwa.

Petugas gabungan dari Bea Cukai, Polda Bali dan Mabes Polri menyelediki kasus ini. Dari pengakuan Beverly, petugas berhasil menciduk Enny. Setelah menjalani penyidikan, Enny mengakui sabu-sabu itu adalah pesanan mantan pesepakbola Austine dan Michael. (gds/nrl)

Source : http://www.detiknews.com

Andi Istiabudi
13-12-2010, 06:08 PM
Masih Ada Dukungan untuk Ketua Umum Nurdin Halid

http://i54.tinypic.com/w16yqo.jpg

INILAH.COM, Jakarta – Meski banyak yang mencemooh, banyak pula yang mengiginkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid melepas jabatannya, pria asal Makassar itu masih punya dukungan.

Dukungan tersebut terlihat dengan adanya dua spanduk berukuran masing-masing sekitar 3x1 meter, satu dipagar kantor PSSI satu lagi di pagar seberang kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di areal Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Latar belakang spanduk tersebut, berwarna merah putih seolah menunjukkan nasionalisme sang ketua umum PSSI. Tertulis di spanduk tersebut kalimat, “DUKUNG NURDIN HALID, KIBARKAN MERAH PUTIH”.

Tampaknya spanduk tersebut dipasang oleh sebuah kelompok suporter pendukung Tim Garuda yang menapakan diri Suporter Nasional Sepak Bola Indonesia.

Tak seperti spanduk raksasa dukungan terhadap Nurdin Halid yang sempat membentang di dalam stadion, yang kemudian dirobek suporter di bagian timur tribun atas, spanduk “DUKUNG NURDIN HALID, KIBARKAN MERAH PUTIH” tetap utuh terpasang.

Nihilnya prestasi Timnas Indonesia sejak Nurdin Halid menjabat tahun 2003 silam membuat sebagian besar pendukung dan pemerhati sepak bola Indonesia gerah dan menginginkan Nurdin mundur.

Source : http://bola.inilah.com

GL zone
13-12-2010, 09:25 PM
Masih Ada Dukungan untuk Ketua Umum Nurdin Halid

http://i54.tinypic.com/w16yqo.jpg

INILAH.COM, Jakarta – Meski banyak yang mencemooh, banyak pula yang mengiginkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid melepas jabatannya, pria asal Makassar itu masih punya dukungan.

Dukungan tersebut terlihat dengan adanya dua spanduk berukuran masing-masing sekitar 3x1 meter, satu dipagar kantor PSSI satu lagi di pagar seberang kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di areal Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Latar belakang spanduk tersebut, berwarna merah putih seolah menunjukkan nasionalisme sang ketua umum PSSI. Tertulis di spanduk tersebut kalimat, “DUKUNG NURDIN HALID, KIBARKAN MERAH PUTIH”.

Tampaknya spanduk tersebut dipasang oleh sebuah kelompok suporter pendukung Tim Garuda yang menapakan diri Suporter Nasional Sepak Bola Indonesia.

Tak seperti spanduk raksasa dukungan terhadap Nurdin Halid yang sempat membentang di dalam stadion, yang kemudian dirobek suporter di bagian timur tribun atas, spanduk “DUKUNG NURDIN HALID, KIBARKAN MERAH PUTIH” tetap utuh terpasang.

Nihilnya prestasi Timnas Indonesia sejak Nurdin Halid menjabat tahun 2003 silam membuat sebagian besar pendukung dan pemerhati sepak bola Indonesia gerah dan menginginkan Nurdin mundur.

Source : http://bola.inilah.com

ini spanduk mah emang bikinan ny tentara bayaran nurdin
cukup dibayar 60.000/orang juga beres

ario adi nugroho
13-12-2010, 09:52 PM
geli banget gw liat spanduk kaya gitu

pengen bgt debat ma nurdin di tonton orang banyak

sambil tanya

"pak,,,yg ngedukung bapak siapa sih?? "

kalo ada,,,sebutkan pak"

kalo yg menolak bapak banyak,,,liat aja penonton seluruh GBK,,ga denger pak?? "

marsel david
13-12-2010, 11:22 PM
Gonzales Bingung Ditanya Asal Negara oleh SBY


VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekitar 20 menit menyambangi tim nasional Merah Putih di Senayan. Dalam kesempatan itu, SBY meminta masing-masing pemain memperkenalkan diri, termasuk pemain-pemain naturalisasi.

"Saya sebenarnya sudah kenal para pemain. Tapi coba diperkenalkan lagi satu persatu, nama, klub, dan asal daerah," pinta SBY di sela pertemuan di Lapangan ABC, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin 13 Desember 2010.

Dalam agenda mendadak ini, SBY tampak didampingi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, Manajer Senior Timnas, Andi Darussalam Tabussala, dan Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes.

Satu persatu pemain timas memperkenalkan diri. Giliran Cristian Gonzales, pemain naturalisasi asal Uruguay itu mengatakan: "Saya Cristian Gonzales dari Persib Bandung."

Lalu, SBY bertanya asalnya darimana? Gonzales pun terdiam kebingungan. Lalu, ia menjawab, "Asal dari Indonesia."

Jawaban pria yang biasa di panggil El Loco itu langsung disambut tawa semua yang hadir.

Kini, giliran pemain keturunan Belanda yang sedang naik daun, Irfan Bachdim. Bachdim pun memperkenalkan diri. "Saya dari Persema Malang," kata Bachdim kepada SBY.

SBY langsung menyambut dengan pertanyaan mendadak kepada Bachdim. "Kalau Irfan Bachdim ini lahirnya dimana?" tanya SBY. Bachdim menjawab, "Saya di Amsterdam."

Dalam kesempatan ini, SBY mengakhiri pertemuan dengan foto bersama tim nasional. SBY berjanji akan menonton langsung laga pertama semi final melawan Filipina pada Kamis 16 Desember mendatang.

theater of dream
13-12-2010, 11:37 PM
did you know, timnas kita pernah menumbangkan kamerun 3-2, bambang pamungkas hatrick..
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Ucup Carrick
14-12-2010, 12:25 PM
ada yang mau numpang tenar nih...
btw, dari dulu timnas Indonesia pake lambang Garuda...presiden aja kagak marah....dari zaman Soekarno...

=============

http://www.detiknews..com/read/2010/12/14/091307/1524029/10/kostum-timnas-pakai-lambang-garuda-pssi-digugat-ke-pengadilan
Jakarta - Pemakaian lambang negara Garuda Pancasila di dada kaos timnas Indonesia bagi David Tobing bukan sekadar masalah sepele. Bahkan pecinta Timnas ini akan melayangkan gugatan ke PSSI di pengadilan.

"Hari ini saya akan mendaftarkan gugatan citizen law suit (gugatan warga negara) terhadap PSSI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar pada pertandingan semifinal kostum Timnas tidak memakai Lambang Negara," kata David yang juga pengacara publik ini pada detikcom, Selasa (13/12/2010).

Menurutnya, kalau dilihat kelaziman internasional, yang dicantumkan di baju tim sepakbola adalah logo sponsor, merek kaos dan logo organisasi sepakbolanya. Selain itu, yang sering dilihat di dada kiri adalah lencana atau atribut yang berbentuk pin berpeniti.

Dan kalau pun sedang mengemban tugas negara, lencana tersebut harus dipakai bila berada di luar negeri. "Nanti Chris John juga bisa pakai lambang Garuda di celananya kalau bertanding dengan petinju lain," tegas David.

PSSI menggunakan lambang Garuda Pancasila beberapa tahun terakhir. Untuk ajang Piala AFF Suzuki 2010, kostum timnas menampilkan lambang negara di dada sebelah kiri dan tercetak besar water mark di bagin depan kaos. "Saya juga pecinta Timnas, tapi kewajiban hukum saya kalau saya tahu ada peraturan yang dilanggar saya tidak boleh diam," jelas David.

Kesungguhan David menggugat bukan main-main. Dalam gugatannya, dia tidak akan menggugat secara materiil serupiah pun. Padahal, untuk menggugat di pengadilan, minimal harus merogoh kocek Rp 495 ribu untuk pendaftaran. Belum lagi dana untuk memanggil saksi, ahli dan pihak terkait. Ditambah dengan pengorbanan waktu yang disisihkan untuk menunggu sidang yang sangat lama dan biasa molor berjam-jam.

"Gugatan saya cuma supaya Timnas tidak memakai logo Garuda. Kalau dihitung secara materi, saya malah yang rugi karena merogoh kocek sendiri. Tapi ini kan bukan masalah materi. Ini masalah nasionalisme," tegas David.

Pandangan ini berbeda dengan anggota DPR Roy Suryo. Roy yang turut merevisi UU No 24/2009 Tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan lagu Kebangsaan, menilai pemakaian logo ini sah-sah saja sepanjang niatnya untuk membangkitkan harga diri bangsa.

PSSI juga menyebut pihaknya menggunakan lambang negara itu di kostum timnas sejak ajang di Melbourne tahun 1956. "Dari dulu kita pakai lambang burung Garuda. Tidak ada masalah. Karena mereka mewakili negara, bukan PSSI," kata Max Boboy, Direktur Hukum dan Peraturan PSSI.

Oom Panda
14-12-2010, 04:27 PM
ada yang mau numpang tenar nih...
btw, dari dulu timnas Indonesia pake lambang Garuda...presiden aja kagak marah....dari zaman Soekarno...

=============

http://www.detiknews..com/read/2010/12/14/091307/1524029/10/kostum-timnas-pakai-lambang-garuda-pssi-digugat-ke-pengadilan
Jakarta - Pemakaian lambang negara Garuda Pancasila di dada kaos timnas Indonesia bagi David Tobing bukan sekadar masalah sepele. Bahkan pecinta Timnas ini akan melayangkan gugatan ke PSSI di pengadilan.

"Hari ini saya akan mendaftarkan gugatan citizen law suit (gugatan warga negara) terhadap PSSI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar pada pertandingan semifinal kostum Timnas tidak memakai Lambang Negara," kata David yang juga pengacara publik ini pada detikcom, Selasa (13/12/2010).

Menurutnya, kalau dilihat kelaziman internasional, yang dicantumkan di baju tim sepakbola adalah logo sponsor, merek kaos dan logo organisasi sepakbolanya. Selain itu, yang sering dilihat di dada kiri adalah lencana atau atribut yang berbentuk pin berpeniti.

Dan kalau pun sedang mengemban tugas negara, lencana tersebut harus dipakai bila berada di luar negeri. "Nanti Chris John juga bisa pakai lambang Garuda di celananya kalau bertanding dengan petinju lain," tegas David.

PSSI menggunakan lambang Garuda Pancasila beberapa tahun terakhir. Untuk ajang Piala AFF Suzuki 2010, kostum timnas menampilkan lambang negara di dada sebelah kiri dan tercetak besar water mark di bagin depan kaos. "Saya juga pecinta Timnas, tapi kewajiban hukum saya kalau saya tahu ada peraturan yang dilanggar saya tidak boleh diam," jelas David.

Kesungguhan David menggugat bukan main-main. Dalam gugatannya, dia tidak akan menggugat secara materiil serupiah pun. Padahal, untuk menggugat di pengadilan, minimal harus merogoh kocek Rp 495 ribu untuk pendaftaran. Belum lagi dana untuk memanggil saksi, ahli dan pihak terkait. Ditambah dengan pengorbanan waktu yang disisihkan untuk menunggu sidang yang sangat lama dan biasa molor berjam-jam.

"Gugatan saya cuma supaya Timnas tidak memakai logo Garuda. Kalau dihitung secara materi, saya malah yang rugi karena merogoh kocek sendiri. Tapi ini kan bukan masalah materi. Ini masalah nasionalisme," tegas David.

Pandangan ini berbeda dengan anggota DPR Roy Suryo. Roy yang turut merevisi UU No 24/2009 Tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan lagu Kebangsaan, menilai pemakaian logo ini sah-sah saja sepanjang niatnya untuk membangkitkan harga diri bangsa.

PSSI juga menyebut pihaknya menggunakan lambang negara itu di kostum timnas sejak ajang di Melbourne tahun 1956. "Dari dulu kita pakai lambang burung Garuda. Tidak ada masalah. Karena mereka mewakili negara, bukan PSSI," kata Max Boboy, Direktur Hukum dan Peraturan PSSI.

ada orang aneh... dibayar kali nihhh... ada2 aja...

goodfron
14-12-2010, 04:43 PM
lha terus masalahnya apaan? gak ngerti saya efeknya apaan.... dan emang penting ya ngurusin kek ginia?

suruh dateng aja ke SUGBK biar di gang bang ama supporter timnas Indonesia :hammer:

Ucup Carrick
14-12-2010, 05:18 PM
foto timnas bareng presiden pas nyambangi tempat latihan timnas..

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs907.snc4/72087_170319563008173_100000903928379_340032_54802 33_n.jpg

yang pendek berkacamata bikin nyemak aja...

Redsbusby
14-12-2010, 08:03 PM
Amiennnnn Pak JK.

___________________

JK: Naturalisasi Vitamin untuk Timnas
- detiksport

Jakarta - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengikuti sepak terjang Indonesia di ajang AFF Suzuki Cup 2010. Ia menilai, strategi naturalisasi pemain merupakan sebuah vitamin untuk menyegarkan.

Demikian dikatakan JK di kantor pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 96, Jakarta, Selasa (14/12/2010), sebagaimana ia saat ini menjabat sebagai ketua umum organisasi tersebut.

Menurut JK, timnas Indonesia saat ini dikawal pemain-pemain berkualitas. Naturalisasi yang sedang diperbincangkan itu dinilai sesuatu yang tepat dan berhasil menyuntikkan semangat baru untuk timnas yang sudah lama lesu prestasi.

"Itu 'kan solusi jangka pendek. Dulu 'kan sepakbola lesu, harus diberi semangat. Perlu vitamin lebih dulu," ujarnya.

Tentang pertandingan semifinal pertama Indonesia kontra Filipina hari Kamis (16/12) lusa, JK merasa yakin Firman Utina dkk bakal tampil sebagai pemenang.

"Pasti dong (dukung tim merah-putih). 2-1 untuk Indonesia," cetusnya. “Insyaallah kita bisa juara."

Andi Istiabudi
16-12-2010, 11:16 AM
foto timnas bareng presiden pas nyambangi tempat latihan timnas..

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs907.snc4/72087_170319563008173_100000903928379_340032_54802 33_n.jpg

yang pendek berkacamata bikin nyemak aja...

Kalau teman-teman ingat atau ada yang menonton, ada salah satu stasiun TV yang menayangkan cuplikan kunjungan Presiden SBY ke tempat latihan timnas di Senayan dimana ketika akan diadakan sesi foto bersama (seperti foto diatas) sebenarnya posisi Mr. Riedl sudah berada tepat disamping Pak SBY, namun sepertinya dia agak sungkan ketika mengetahui Nugraha Besoes juga ingin berdiri disamping Pak SBY. Terlihat jelas Riedl lalu mengalah dan Nugraha Besoes pun akhirnya "berhasil" berpose persis disamping Pak SBY.

Andi Istiabudi
16-12-2010, 11:18 AM
Peringkat FIFA
Indonesia Capai Posisi Terbaik di 2010
Narayana Mahendra Prastya - detiksport

Zurich - Indonesia menutup tahun 2010 dengan menempati rangking FIFA di urutan 127. Ini merupakan peringkat terbaik yang pernah diduduki tim Merah Putih di tahun ini.

Dikutip dari situs resmi FIFA Rabu (15/12/2010) malam WIB, Indonesia ada di urutan 127 dengan poin 211. Peringkat ini naik delapan strip dibandingkan posisi sebulan sebelumnya.

Urutan 127 merupakan peringkat terbaik yang ditempati oleh tim Merah Putih di tahun 2010. Ada pun di sepanjang tahun ini, Indonesia rata-rata berada di urutan 135 hingga 138. Ada pun ranking terendah yang ditempati Indonesia adalah urutan 141 (September 2010).

Untuk urutan Asia, Indonesia ada di peringkat ke-20. Sementara itu untuk Asia Tenggara Indonesia di peringkat kedua di bawah Thailand (peringkat 121).

Sementara itu Spanyol kokoh sebagai peringkat satu dunia. Juara dunia 2010 ini menempati urutan pertama dengan poin 1887 diikuti Belanda dan Jerman. Dikutip dari Yahoosports, ini merupakan kali pertama dalam 18 bulan terakhir posisi tiga besar ditempati tim Eropa.

Lompatan besar dilakukan oleh Montenegro. Setelah tahun lalu finis di peringkat 74, tahun ini pecahan Yugoslavia itu menempati tangga ke-25.

Daftar peringkat FIFA akan dirilis lagi pada 12 Januari 2011.

Ranking FIFA per Desember 2010 :

1. Spanyol
2. Belanda
3. Jerman
4. Brasil
5. Argentina
6. Inggris
7. Uruguay
8. Portugal
9. Mesir
10. Kroasia
.
.
.
127. Indonesia

( nal / key )

Source : http://www.detiksport.com

dancoloveunited
16-12-2010, 11:50 AM
mesir peringkat 9... aje gile...

hmm... masih peringkat 127 ya...

padahal dulu era kurniawan cs sempet tembus 90an...

masih jauh kalo begitu...

Andi Istiabudi
16-12-2010, 02:04 PM
Tim Sepak Bola TNI Kalahkan Malaysia

Bola.net - Tim Persatuan Sepak Bola TNI berhasil mengalahkan tim sepak bola Angkatan Tentara Diraja Malaysia (ATM) dan berhak membawa pulang Piala "Wira Malindo".

Kemenangan tim TNI digenapkan melalui pertandingan kedua pada 9 Desember 2010 dengan skor 4-3, demikian keterangan resmi Mabes TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Pada pertandingan awal laga Wira Malindo ke-26 pada 7 Desember 2010, Tim TNI bermain imbang dengan skor akhir 1-1.

Dengan kemenangan itu, Tim Persatuan Bola TNI berhasil mempertahankan gelar juara bertahan laga yang digelar rutin tiap tahun tersebut.

Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letnan Jenderal TNI Moch. Noer Muis saat menerima Tim Persatuan Bola TNI mengatakan, prestasi yang telah diraihkan hendaknya dapat ditingkatkan di masa datang.

"Hal itu dapat dilakukan apabila kita memiliki motivasi pada diri kita untuk selalu mempunyai tradisi keprajuritan dan tradisi olahraga, di mana keduanya dapat dipadukan secara harmonis, sehingga akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa untuk mencapai prestasi gemilang," katanya.

Noer Muis menambahkan, semangat dan prestasi tersebut dapat disumbangkan bagi persepakbolaan nasional.

Ia mengatakan, sepak bola adalah olah raga yang telah mendunia, dan memiliki peminat cukup luas di masyarakat Indonesia.

"Sepak bola juga dapat menjadi wahana untuk menunjukkan kredibilitas suatu bangsa," kata Noer Muis.

Pada kesempatan itu, ia menekankan, agar Tim Sepak Bola TNI senantiasa tetap berlatih dengan baik disertai disiplin dan semangat juang tinggi, guna meningkatkan dan mempertahankan prestasi yang telah diraih selama ini demi kehormatan dan nama baik TNI, serta bangsa Indonesia.

"Jangan mudah berpuas diri, karena sikap ini adalah musuh utama yang harus dicegah yang dapat menghancurkan mental. Karena mempertahankan prestasi jauh lebih berat dan sulit daripada meraihnya," ujar Noer Muis. (ant/cax)

Source : http://www.bola.net

GL zone
17-12-2010, 09:43 AM
bener ga ya posting di sini
klo salah pindahin aja ya mods :D
___________________________________

Gonzales: Semoga Fagundez Bisa Jadi WNI
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Jakarta - Di mata Cristian Gonzales, sosok Ronald Fagundez adalah sahabat sejati dan bahkan dibilang sebagai "istri kedua". Satu harapan El Loco adalah Fagundez bisa menjadi WNI dan membela timnas Indonesia bersama dirinya.

Sama-sama berasal dari Uruguay dan lahir di kota yang sama yaitu Montevideo, baik Gonzales maupun Fagundez memilih PSM Makassar sebagai pelabuhan pertamanya di Indonesia. Gonzales bergabung tahun 2003 sementara Fagundez setahun setelahnya.

Kebersamaan yang telah dibangun membuat keduanya tak bisa terpisahkan dan memutuskan pindah ke Persik Kediri pada musim 2005. Di sana keduanya mencapai puncak karirnya saat membawa 'Macan Putih' juara ISL musim 2006.

Boleh dibilang Fagundez adalah pasangan sejati alias soulmate Gonzales baik di dalam dan luar lapangan. Fagundez (31 tahun) yang lebih muda tiga tahun dari Gonzales, tahu bagaimana "melayani" kompatriotnya saat berlaga. Tak heran jika gelar topskorer ISL selalu jadi milik Gonzales selama empat musim beruntun, 2006 hingga 2009.

Gonzales dan Fagundez akhirnya berpisah di pertengahan musim 2009 saat Persik mengalami krisis finansial. Gonzales hijrah ke Persib Bandung dan Fagundez memutuskan menetap di Persik sebelum berganti kostum Persisam Putra Samarinda musim lalu.

Perpisahan inilah yang kemudian dinilai istri Gonzales, Eva Nurida Siregar, sebagai penyebab tak stabilnya performa sang suami dalam dua musim terakhir. Gonzales seperti kehilangan teman sejatinya di lapangan hijau.

"Bisa dibilang mereka soulmate (pasangan sejati). Gonzales sosok yang bandelnya sedangkan Fagundez kebalikannya. Tapi kalau sudah bertemu, mereka seperti anak kecil," tutur Eva waktu itu.

Kini harapan Gonzales bersanding kembali dengan Fagundez sepertinya akan terbuka, sebab Gonzales mengaku jika rekannya itu kepincut untuk mengikuti jejak Gonzales menjadi warga negara Indonesia melalui naturalisasi. Hal yang kini memang tengah digalakkan betul oleh PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN).

"Tentu saja gol ini juga saya persembahkan untuk Ronald Fagundez, sahabat saya," sahut Gonzales usai mencetak gol kemenangan Indonesia 1-0 atas Filipina di Leg I Semifinal Piala AFF 2010, Kamis (16/12/2010) malam WIB.

"Bukan hanya saya yang ingin menjadi WNI (Warga Negara Indonesia), Fagundez pun sangat berharap bisa dinaturalisasi dan bisa memperkuat timnas nantinya," sambungnya.

Namun demikian Gonzales belum bisa bersenang hati karena bukan ia memang penentu keputusan naturalisasi Fagundez. Tapi dengan kemampuan Fagundez yang handal sebagai pengatur permainan, bukan tak mungkin melihat kombinasi maut keduanya lagi.

"Tapi saya tidak tahu apakah Fagundez termasuk pemain yang juga akan dinaturalisasi. Semoga saja nasibnya sama dengan saya. Bisa membela negara yang kami banggakan ini," pinta ayah empat anak itu.

Ucup Carrick
17-12-2010, 04:20 PM
KOMPAS.com — Luar biasa! Tim nasional berhasil mengoleksi empat kemenangan berturut-turut di ajang Piala AFF. Terakhir adalah saat melawan Filipina, yang katanya memiliki sembilan pemain naturalisasi. Semua lawan yang telah merasakan keperkasaan Firman Utina dan kawan-kawan saat ini mungkin cukup terperangah melihat tim sebuah negara besar yang sudah lama absen dari prestasi tiba-tiba tampil berbeda.

Kemenangan yang bukan main-main. Menundukkan Malaysia 5-1, mencukur Laos 6-0 (yang mampu menahan Thailand 2-2), dan menaklukkan Thailand 3-1 (salah satu tim terkuat di Asia Tenggara), dan terakhir menang atas Filipina 1-0 di semifinal leg pertama adalah bukti keperkasaan itu.

Apa rahasia besar dari semua ini? Tentu ini adalah hasil kegigihan semua pemain di lapangan serta peran besar seorang Alfred Riedl, sang pelatih kepala, yang dibantu asisten Wolfgang Pikal dan Widodo C Putro. Tapi, apalagi?

Pasti ada sesuatu yang baru bukan? Masalahnya bukan sekali karena Indonesia menggunakan jasa tenaga pelatih asing. Bahkan negara yang disegani di Asia Tenggara, Thailand, menggunakan jasa pelatih ”bule” sekaliber Bryan Robson pun harus angkat koper lebih awal.

Apa yang berbeda? Sejak PSSI menunjuk Iman Arif sebagai Direktur Badan Tim Nasional (BTN), ia secara intensif membentuk suatu tim yang terdiri atas para profesional. Ia melibatkan banyak orang dengan latar belakang profesional di perusahaan multinasional. Orang-orang pilihan ini menempati semua divisi, mulai dari sekretaris direksi, direktur administrasi, direktur keuangan, direktur marketing, direktur talent scouting, dan direktur sport science.

Iman melakukan perubahan radikal di semua lini dan menerapkan true management. True management di perusahaan multinasional seperti yang dikomandoi ImanArif senantiasa menerapkan management science dalam pekerjaan sehari-harinya.

Iman saat ini tidak lagi menjabat Direktur BTN, tetapi kini bertugas sebagai Direktur Teknis di bawah direktur baru BTN, Nirwan Bakrie. Saya sendiri pernah menjabat direktur sport science di BTN. Tetapi, saat ini saya lebih banyak membantu Iman membuat rancangan strategis untuk meningkatkan, bukan hanya kualitas tim nasional, melainkan juga melakukan transfer knowledge ke seluruh insan sepak bola di Indonesia.

Artinya, Badan Tim Nasional bekerja mengumpulkan semua ilmu pengetahuan yang menunjang prestasi sepak bola (bisa dibilang kulakan ilmu), melakukan cara-cara aplikasi ilmu pengetahuan tersebut sesuai dengan kondisi di Indonesia. Keberadaan organisasi divisi sport science di Badan Tim Nasional merupakan bagian dari pelaksanaan rekomendasi sarasehan sepak bola nasional di Malang beberapa waktu lalu.

Ada beberapa stretegi sport science yang diformulasikan buat timnas. Strategi pertama adalah melakukan aplikasi sport medicine dibantu beberapa profesional. Apa yang dilakukan dalam disiplin ilmu ini adalah melakukan pemeriksaan awal, baik pemeriksaan fisik, laboratorium, dan musculoskeletal (sendi dan/atau otot).

Dengan pemeriksaan ini, data pemain yang dinyatakan oleh tim sport medicine tidak fit diserahkan kepada Alfred sebagai pelatih kepala sehingga saat menyusun tim, bisa mengantisipasi pemain-pemain yang bermasalah secara kesehatan agar tidak mengganggu program kerjanya.

Usaha ini tentu perlu kesabaran karena tim memeriksa puluhan pemain yang secara kasatmata merupakan yang terbaik di Indonesia. Hasil akhir dari pekerjaan ini adalah adanya penilaian kondisi fisik pemain sehingga timnas yang terbentuk terdiri atas pemain yang fit untuk pelatihan.

Strategi kedua adalah melakukan aplikasi sport nutrition. Saat awal pembentukan timnas, akibat kurangnya dokter yang menjadi ”pemain lapangan” di bidang sport nutrition, saya melakukannya sendiri sesuai dengan pengalaman menangani beberapa atlet nasional. Pada pelatnas tahap kedua, pakar dari FKUI-RSCM dilibatkan untuk membantu pengawasan dan penyusunan menu makan. Walaupun sudah diawasi, tetap saja aplikasi sport nutrition belum sepenuhnya sempurna dilakukan.

Ketiga, adalah psikologi olahraga. Mental ternyata masih menjadi masalah di Indonesia. Untuk itu, ada banyak program yang telah disiapkan oleh tim sport science Badan Tim Nasional, tetapi belum semuanya bisa dijalankan.

Keempat adalah penggunaan sport technology. Beberapa hal unik dalam aplikasi teknologi sport adalah penggunaan alat ukur yang canggih guna menentukan kecepatan tendangan, membuat sepatu yang didesain khusus untuk personal (karena pada faktanya kaki kiri dan kaki kanan manusia ukurannya tidak sama, sementara sepatu selalu dibuat simetris), penggunaan berbagai gadget seperti gelang magnet, dan salah satu aplikasi yang paling sederhana yang bisa dikerjakan adalah dengan bermain dengan teknologi IT.

Beberapa hal yang berhubungan dengan IT adalah pencatatan data, simulasi pertandingan, review pertandingan, komunikasi, dan visualisasi yang mendukung semua hal yang diperlukan dalam mencapai performa maksimal.

Lewat tulisan ini, Anda bisa melihat bahwa di dalam Badan Tim Nasional PSSI sudah ada beberapa perubahan khusus di bidang sport science saja. Masih ada perubahan lain di divisi lain yang ada di tubuh Badan Tim Nasional.

Pada akhir tulisan ini saya sekali lagi mengatakan bahwa prestasi tim nasional adalah prestasi tim. Tim pelatih dan tim pemain, tim support, tim administrasi, tim marketing, tim talent scouting, tim sport science dan tim medis, dukungan PSSI, dukungan pemerintah, serta jiwa seluruh rakyat Indonesia yang berhimpun di Gelora Bung Karno, menjadikan kita saat ini memiliki modal sebagai super team, bukan ”kumpulan superman”.

Dengan demikian, kita berpeluang menjadi the winning team. Dan kalau saja prestasi dan kerja sama ini diteruskan, mimpi saya dan juga insan sepak bola Indonesia bahwa kita bisa dan mampu main di putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil akan menjadi kenyataan.

Saya mengundang para pemimpi besar di negeri ini untuk mengambil tindakan saat ini juga demi kejayaan Indonesia. Saat ini kita melihat Indonesia menari. Tahun 2014, kita akan menari, menyanyi, dan bersukacita melihat jati diri kita yang sebenarnya. Saat itu kita akan tepuk dada kita dengan bangga seraya berkata, ”Saya orang Indonesia.”
Oleh: dr Phaidon Lumban Toruan

Andi Istiabudi
17-12-2010, 10:55 PM
Kakaknya pacar Irfan Bachdim nih ...

Naturalisasi Kim Kurniawan Dipercepat

JAKARTA, KOMPAS.com — Menyusul suksesnya timnas Indonesia yang diperkuat Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan bahwa proses naturalisasi calon pemain tim nasional RI, Kim Kurniawan, akan dipercepat. Kim Kurniawan adalah satu dari dua calon pemain naturalisasi.

"Staf saya dari PSSI dan Kim sedang melengkapinya. Dokumennya sedang diproses. Kementerian Hukum dan HAM sudah menjawab, ada beberapa yang perlu dilengkapi lagi. Maka, kami coba segera lengkapi," kata Andi kepada wartawan sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/12/2010).

Andi mengatakan, UU tentang Kewarganegaraan memungkinkan adanya proses percepatan naturalisasi, sepanjang yang bersangkutan dipandang berguna bagi nusa dan bangsa.

"Bagi saya, yang namanya olahragawan adalah orang yang membela Merah-Putih, dan wajar bila ada prosedur-prosedur yang dipercepat prosesnya," kata Andi.

Ditekankan, para pemain yang akan dinaturalisasi telah setuju untuk melepaskan status kewarganegaraan sebelumnya. Politikus Partai Demokrat ini mencontohkan, Cristian Gonzales, pemain naturalisasi, yang telah melepaskan status kewarganegaraan Uruguay.

"RI tidak bisa dimadu, jadi harus satu kewarganegaraan saja," imbuhnya.

Source : http://bola.kompas.com

Andi Istiabudi
20-12-2010, 09:36 AM
Pak Nurdin, bikin stadion nasional yang baru dan modern donk !!!

Usia SUGBK Diperpanjang 50 Tahun
SINDO -

JAKARTA – Ketahanan konstruksi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sudah diuji laga leg kedua semifinal Piala AFF 2010.

Tingginya beban tidak memengaruhi usia renta SUGBK. Demi mengurangi risiko semifinal, panitia lokal pertandingan (LOC) Piala AFF 2010 hanya menjual 71.500 lembar tiket. Jumlah tersebut lebih rendah 11.500 dari total kapasitas stadion.

Namun, kebijakan tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat. Pada semifinal leg pertama, jumlah penonton yang memadati SUGBK lebih dari 75.000 orang. Uzurnya usia stadion yang berimbas pada keamanan sempat dikhawatirkan oleh PSSI sehingga menekan jumlah penjualan tiket. Wakil Sekjen Bidang Sarana dan Prasarana PSSI Timmy Setiawan mengatakan, usia SUGBK diperpanjang 50 tahun lagi seusai survei pada 1991.

Seharusnya masa daur keamanan penggunaan berlaku SUGBK berakhir pada 2012. Artinya, beban yang harus diterima SUGBK harus dikurangi secara signifikan. ’’Total umur SUGBK bisa sampai 100 tahun. Saat pembangunan SUGBK pada 1962, proyeksi kekuatannya diperkirakan 50 tahun saja. Pada 2012 logikanya beban penggunaannya dikurangi banyak. Tapi, hasil penelitian saat itu menunjukkan umur konstruksi SUGBK panjang,” ungkapnya.

Bila mengacu pada hasil penelitian konstruksi 1991, beban maksimal penggunaan SUGBK diperkirakan masih menyisakan masa 31 tahun. Namun, berbagai treatment dilakukan untuk mengeliminasi penurunan kualitas daya tahan.

Timmy menambahkan, perawatan intensif diberikan kepada SUGBK. ’’Perawatan stadion secara intensif tetap dilakukan. Kami melakukan injeksi beton tiang penyangga struktur stadion setiap sepuluh tahun sekali. Perawatan ini sudah kami lakukan sejak 1982. Tujuannya untuk menambah ketebalan fisik kerangkanya,” lanjutnya.

Selain injeksi kerangka stadion, sistem drainase (pembuangan air) juga mendapatkan perawatan rutin, terutama pada bagian kanalnya. Demi memperpanjang umur SUGBK, secara berkala juga dilakukan pengecekan resapan air. Tujuannya mengurangi efek dislokasi pada fondasi utama SUGBK. Namun, treatment memperpanjang umur SUGBK yang tidak kalah penting adalah pengelolaan pemakaiannya.

Timmy menyatakan, pengurangan jumlah kapasitas tempat duduk dapat mengurangi beban konstruksi SUGBK sangat signifikan. Sebab, bukan hanya berat badan, penonton pun juga kerap berjingkrak.

’’Sayangnya, jumlah penonton sering membludak. Hal ini semakin mempercepat pengikisan stabilitas dan kekuatan stadion. Ujung-ujungnya umur stadion menjadi lebih pendek, meski terapi injeksi terus dilakukan secara berkala. Kalau jumlah tempat duduk dikurangi, otomatis bebannya berkurang,” katanya. Bukan hanya kapasitas besar, SUGBK dilengkapi penerangan 1.200 luv. Stadion ini juga memiliki panjang sentel ban 800 meter.

Lapangannya berukuran panjang 110 meter dan lebar 10 meter. Saat ini SUGBK tetap tercatat sebagai sepuluh stadion terbaik di Asia. Direktur Pusat Pembangunan dan Pengembangan Usaha Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno Mahfudin Nigara menyatakan, kondisi stadion masih cukup aman berdasarkan penelitian pada Juni lalu. Namun, kapasitas penggunaan stadion harus disesuaikan dengan usianya.

’’Bulan Juni kemarin ada ahli konstruksi dari Rusia. Berdasarkan penelitian mereka, detail konstruksi masih bagus. Tapi yang penting, kapasitas 83.000 tempat duduk tidak dipakai semuanya,” pungkasnya. (fit)

Source : http://bola.okezone.com

finza_13
20-12-2010, 12:42 PM
Kim Jeffrey Sudah Jadi WNI

--------------------------------------------------------------------------------
VIVAnews - Salah satu pemain Indonesia berdarah asing, Kim Jeffrey Kurniawan, akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ini membuat peluang Kim untuk masuk timnas Indonesia terbuka lebar.

"Kim Jeffrey sudah jadi Warga Negara Indonesia. Sudah resmi, sudah keluar suratnya. Hanya paspornya saja yang belum jadi. Mungkin 1-2 minggu ke depan," kata Deputi Bidang Teknik PSSI Iman Arif dalam acara ramah tamah di kediaman keluarga Bakrie di kawasan Menteng, Senin 20 Desember 2010.

Namun kapan tepatnya Kim menjadi WNI tidak mau disebutkan oleh Iman. Sore ini rencananya akan digelar jumpa pers untuk membahas detail proses Kim jadi WNI.

Kim Jeffrey merupakan pemain berdarah campuran Indonesia-Jerman. Sebelumnya pemain berusia 20 tahun ini sempat berlaga di Indonesia dalam laga amal di Malang dan Surabaya pada awal Agustus lalu.

Kini Kim resmi bergabung dengan Persema Malang. Klub yang sama dihuni oleh pemain berdarah Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim. Pemain yang disebut terakhir terbukti jadi tandem maut bersama pemain naturalisasi Cristian 'El Loco' Gonzales.

Proses Kim menjadi bagian dari Merah Putih sendiri sudah berlangsung sejak Gonzeles dinaturalisasi menjadi WNI. Proses untuk Gonzales terbukti terbayar lunas karena dialah sosok pahlawan kemenangan Indonesia di babak semifinal melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Saya bilang pada Kim kalau masuk timnas harus bersaing dengan yang lain," kata Iman lagi. (hs)

Andi Istiabudi
20-12-2010, 05:15 PM
Sorry agak OOT, tapi kenapa keluarga Bakrie tidak memberikan lahan kepada korban lumpur Lapindo yang jauh lebih berhak yach ???

Keluarga Bakrie Berikan 25 Hektar Lahan Untuk PSSI

Bola.net - Keluarga Besar Aburizal Bakrie secara spontan memberikan hibah tanah seluas 25 Hektar di kawasan Jonggol, Jabar kepada PSSI untuk dibangun sebagai tempat latihan dan "base camp" timnas.

"Saya umumkan keluarga besar Aburizal Bakrie hari ini memberikan hibah tanah seluas 25 hektar kepada PSSI," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes saat pertemuan timnas, pengurus PSSI dengan keluarga besar Bakrie di kediaman Aburizal Bakrie di Jakarta, Senin.

Seluruh timnas PSSI dan pengurus datang ke kediaman Aburizal Bakrie untuk memberikan ucapan terima kasih atas segala bantuan dan dukungan keluarga Bakrie. Selama ini keluarga besar Bakrie menjadi donatur tetap dan merupakan pemberi sumbangan terbesar bagi PSSI.

Menurut Nugraha tanah berlokasi di Jonggol Jabar tersebut akan dibangun pusat pelatihan PSSI lengkap dengan prasarananya. Tempat ini akan menjadi "base camp" PSSI.

Sebelumnya Aburizal Bakrie mengaku bangga dengan permainan dan prestasi yang telah diperoleh PSSI. Namun tambahnya hal ini baru permulaan masih ada jalan panjang untuk mencapai prestasi dunia lainnya.

"Pertandingan semifinal dilihat ratusan juta orang. Ini membuktikan rasa nasionalisme," kata Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie.

Menurut Ical tim PSSI mulai membangkitkan kebanggaan masyarakat sebagai bangsa Indonesia.

"Sepak bola telah terbukti bisa membangkitkan rasa nasionalisme, membangkitkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang kadang-kadang turun naik," kata Ical. (ant/cax)

Source : http://www.bola.net

RaharDian
20-12-2010, 05:24 PM
Sorry agak OOT, tapi kenapa keluarga Bakrie tidak memberikan lahan kepada korban lumpur Lapindo yang jauh lebih berhak yach ???

Keluarga Bakrie Berikan 25 Hektar Lahan Untuk PSSI

Bola.net - Keluarga Besar Aburizal Bakrie secara spontan memberikan hibah tanah seluas 25 Hektar di kawasan Jonggol, Jabar kepada PSSI untuk dibangun sebagai tempat latihan dan "base camp" timnas.

"Saya umumkan keluarga besar Aburizal Bakrie hari ini memberikan hibah tanah seluas 25 hektar kepada PSSI," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes saat pertemuan timnas, pengurus PSSI dengan keluarga besar Bakrie di kediaman Aburizal Bakrie di Jakarta, Senin.

Seluruh timnas PSSI dan pengurus datang ke kediaman Aburizal Bakrie untuk memberikan ucapan terima kasih atas segala bantuan dan dukungan keluarga Bakrie. Selama ini keluarga besar Bakrie menjadi donatur tetap dan merupakan pemberi sumbangan terbesar bagi PSSI.

Menurut Nugraha tanah berlokasi di Jonggol Jabar tersebut akan dibangun pusat pelatihan PSSI lengkap dengan prasarananya. Tempat ini akan menjadi "base camp" PSSI.

Sebelumnya Aburizal Bakrie mengaku bangga dengan permainan dan prestasi yang telah diperoleh PSSI. Namun tambahnya hal ini baru permulaan masih ada jalan panjang untuk mencapai prestasi dunia lainnya.

"Pertandingan semifinal dilihat ratusan juta orang. Ini membuktikan rasa nasionalisme," kata Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie.

Menurut Ical tim PSSI mulai membangkitkan kebanggaan masyarakat sebagai bangsa Indonesia.

"Sepak bola telah terbukti bisa membangkitkan rasa nasionalisme, membangkitkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang kadang-kadang turun naik," kata Ical. (ant/cax)

Source : http://www.bola.net

kan prinsipnya dah jelas om.......
simbiosis mutualisme.......:peace:.............

Ucup Carrick
20-12-2010, 09:02 PM
dari forum sebelah....analisis pribadi soal rahasia penampilan apik timnas Indonesia...dibedah siapa2 aja di balik layarnya..

Pencapaian TIMNAS INDONESIA yang masuk final piala AFF 2010 menurut analisa gw karna :

1. Faktor Pelatih
Alfred Riedl udah makan asam garam di persepakbolaan Asia Tenggara, kiprahnya bersama timnas VIETNAM dan LAOS sudah menjadi bukti kapasitas seorang Alfred Riedl
Dan Alred Riedl jg sudah tau betul karakter tim-tim dari Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Singapura, Malaysia, Myanmar dan lain lain, karena di turnamen yang melibatkan tim-tim dari negara Asia Tenggara ini Riedl sering berjumpa dengan tim-tim dari negara itu sebagai lawan dari tim asuhannya.
Pelatih ini memang dikenal jarang tersenyum, ekspresinya pun biasa-biasa saja tp dia sosok pelatih yang tegas dan penuh disiplin, salah satu bentuk ketegasan seorang Alfred Riedl adalah ketika dia berani mencoret Boaz Salossa dari pasukan TIMNAS INDONESIA.

2. Asissten Pelatih
Ada 2 orang Asissten Pelatih yang turut mendukung kerja Pelatih Alfred Riedl yaitu Wolfgang Pikal dan Widodo C. Putro.
Ke-2 asissten pelatih ini mempunyai peranan penting, Wolfgang Pikal sbg translater Alfred Riedl dalam menyampaikan taktik dan strategi yang diinginkan pelatih kepada pasukan TIMNAS INDONESIA, karena kita sama2 mahfum bahwa Riedl belum lancar berbahasa Indonesia, kebalikan sama Pikal yang sangat fasih berbahasa Indonesia, hal ini tentunya sangat memudahkan para pemain dalam mencerna segala instruksi yang diinginkan coach Riedl.
Peran Widodo C. Putro disini pun sangat vital, karna sebagai mantan pemain Nasional dia adalah jembatan dari proses adaptasi antara pelatih dengan pemain

3. Dokter Tim dan Fisioterapis
Ada 2 nama disini yaitu Mathias Ibo yang lulusan Thim Van Der Laan, Utrecht, Belanda jurusan Sport Physioterapists yang selalu menjaga dan merawat kebugaran pemain ada juga dr.Phaidon L Toruan yang mengawasi dan menentukan nutrisi dan makanan bagi pemain, keduanya di percaya karna mereka adalah orang-orang yang capable dibidangnya.
Siapa sangka seorang Firman yang sempat diragukan tampil saat lawan Phillipina karna menderita cidera ringan akhirnya dapat tampil ? peran Mathias Ibo sangat terasa disini.

Lalu siapa sangka kebugaran dan fisik pemain TIMNAS INDONESIA masih tetap terjaga meski harus bermain dalam waktu 2 x 45 menit ?? peran dr.Phaidon L Toruan berbicara disini.

4. Kebersamaan antar Pemain
Yang menarik dari TIMNAS INDONESIA asuhan Alfred Riedl ini adalah meski diisi mayoritas "muka-muka" baru tp tidak semata-mata menghilangkan faktor senioritas di tubuh tim. Gw setuju banget dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda yang mempunyai semangat, determinasi dan loyalitas yang tinggi untuk berkostum TIMNAS INDONESIA tp hal ini jg akan beresiko tinggi jika tidak didampingi oleh pemain-pemain yang sudah berpengalaman dan lebih senior, Kita tengok aja di tiap sektor :

Pertahanan : Zulkifli Syukur, M. Nasuha, Hamka Hamzah yang gw anggap "muka-muka baru" di TIMNAS INDONESIA tetap disusupi oleh sosok yang lbh senior yaitu Maman Abdurahman yang langganan TIMNAS.

Tengah : Oktavianus Maniani, Ahmad Bustomi dan M.Ridwan yang jg gw anggap "muka-muka baru" masih harus ditemani oleh Firman Utina yang jg langganan TIMNAS.

Depan : Irfan Bachdim, Gonzales dan Yongki perlu sosok kesenioritasan seorang Bambang Pamungkas


5. Program Naturalisasi
Sejauh ini program naturalisasi untuk Gonzales dan Irfan Bachdim berbuah manis, karna kehadiran ke-2nya khususnya Gonzales sangat berkontribusi besar atas pencapaian TIMNAS INDONESIA di final piala AFF 2010 ini.
dan yang menarik adalah bahwa proses Naturalisasi diberikan untuk kedua orang yang menurut gw satu "senior" (Gonzales) karena sudah bermukim dan bermain di Indonesia +/- 8 tahun lamanya dan satu lagi "Yunior" (Irfan) yg baru bermain di ISL bersama Persema di musim ini, proses naturalisasi Irfan memang lebih cepat dibandingkan Gonzales karena Ayah Irfan masih berdarah Indonesia.


6. Dukungan Dana
Dalam hal ini gw gak ragu untuk bilang kalo keluarga Bakrie sangat besar jasanya dalam pencapaian TIMNAS INDONESIA sampai sejauh ini, ada Nirwan Bakrie yang dari dulu sudah mencanangkan program Primaveranya dan sampai sekarangpun tetap total dan peduli dengan sepakbola tanah air bahkan perekrutan Alfred Riedl sebagai pelatih TIMNAS INDONESIA karna proses pendanaan (gaji dan fasilitas lainnya) di tanggung oleh Nirwan Bakrie.
bahkan sukses TIMNAS INDONESIA masuk ke Final piala AFF 2010 ini langsung direspon oleh Aburizal Bakrie yang notabene adalah kakak kandung dari Nirwan Bakrie dengan memberikan hibah sebidang tanah seluas +/- 25 ha kpd PSSI untuk dijadikan pusat latihan dan pengembangan TIMNAS INDONESIA nantinya.

7. Proyek Jangka Panjang
Disini ada sosok Iman Arif sebagai salah seorang yang besar jasanya dalam perkembangan Sepak Bola tanah air. Deputi Bidang Teknis BTN PSSI ini juga bakal memproyeksikan lulusan terbaik akademi sepakbola tanah air untuk dikirim dan bermain di Leicester City untuk kemudian nantinya akan dipanggil ke TIMNAS INDONESIA jika sudah matang.

8. Dukungan Supporter
Ini yang tidak kalah pentingnya, supporter fanatik Indonesia diyakini adalah sebagai salahsatu kunci sukses TIMNAS INDONESIA melaju sampai babak Final ini. Bayangkan, dengan prestasi TIMNAS INDONESIA yang "melempem" aja terkadang supporter Indonesia masih mau datang ke Stadion apalagi skr langkah TIMNAS INDONESIA udah masuk Final tentunya supporter yang mendukung langsung di Stadion atau yang berada dipelosok tanah air dengan menyaksikan dilayar kaca akan lebih banyak lagi dan tentunya sangat membantu moril para pemain.
Ada yang rela menjual ayam, ada yang meninggal karena sakit jantung, ada yg nonton dari yang di barak pengungsian, pos ronda, warung kopi, ada rakyat jelata, ada artis, ada ketua partai, ada ketua organisasi keagamaan bahkan seorang Presiden pun turut hadir ke Stadion memberikan dukungan.

9. Faktor Media
Meski bs menjadi bumerang, gw rasa faktor media jg turut andil dalam prestasi TIMNAS INDONESIA meski tidak secara langsung.
Dengan Media jg tumbuh nasionalisme di seluruh penjuru tanah air, setelah TIMNAS INDONESIA memastikan tiket ke Final, tidak sedikit para supporter di pelosok tanah air yang berkonvoi ke jalan, berpesta dengan cara mereka sendiri yang tentunya tak akan bs terjadi hal seperti ini jg tdk ada media yang menayangkan siaran langsung dan meliputnya.

Lalu apa peran NH sebagai Ketua PSSI ???

Kata NH dalam hati :
"Biarlah mereka yang bekerja, toh kalo hasilnya bagus dan Indonesia menjadi juara, aku jg toh yang namanya bakal harum ??"

Gilaaa, gak nyangka bisa sampe panjang gini gw menganalisa...
jarang-jarang banget gw bisa kaya gini...

kalo ada yang mau nambahin silahkan...

marsel david
20-12-2010, 09:18 PM
4. Kebersamaan antar Pemain
Yang menarik dari TIMNAS INDONESIA asuhan Alfred Riedl ini adalah meski diisi mayoritas "muka-muka" baru tp tidak semata-mata menghilangkan faktor senioritas di tubuh tim. Gw setuju banget dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda yang mempunyai semangat, determinasi dan loyalitas yang tinggi untuk berkostum TIMNAS INDONESIA tp hal ini jg akan beresiko tinggi jika tidak didampingi oleh pemain-pemain yang sudah berpengalaman dan lebih senior, Kita tengok aja di tiap sektor :

Pertahanan : Zulkifli Syukur, M. Nasuha, Hamka Hamzah yang gw anggap "muka-muka baru" di TIMNAS INDONESIA tetap disusupi oleh sosok yang lbh senior yaitu Maman Abdurahman yang langganan TIMNAS.

Tengah : Oktavianus Maniani, Ahmad Bustomi dan M.Ridwan yang jg gw anggap "muka-muka baru" masih harus ditemani oleh Firman Utina yang jg langganan TIMNAS.

Depan : Irfan Bachdim, Gonzales dan Yongki perlu sosok kesenioritasan seorang Bambang Pamungkas





suka banget sama point no 4 ini
menurut gue jarang banget pelatih yg memperhatikan hal ini
bahkan kebersamaan antar pemain selalu di bawa saaat waktu senggang dan di meja makan
jadi rasa senioritas bisa diredam di dalam tim yang membuat tim menjadi lebih dekat dan kompak satu sama lain
berimbas juga nih dalam komunikasi antar pemian di lapangan


dan Disiplin luar biasa yang di terapkan Oleh Riedl dalam segala faktor terutama dalam fator waktu
kabarnya pemain di denda 100rb/menit jika terlambat datang latihan dan ke meja mkan
hal tersebut sudah menunjukkan penerapan disiplin riedl yang luar biasa hitungannya hanya menit..
biasanya orang kita kan kalo telat bisa setengah jam tuh..
hehe
terbukti juga dari dicoretnya Boaz karena terlambat datang ke pemusatan latihan sebelum AFF dimulai..

disiplin waktu inilah juga yang membawa Indonesia mnuju pencapain final di AFF
seperti yang ditulis bang ucup di point ke 1


saya rasa Riedl harus dipertahankan dalam beberapa tahun kedepan..

the seven
20-12-2010, 09:22 PM
denger2, yang senior juga ga bole tuh dipanggila bang, mas, kakak atau panggilan yang nunjukin senioritas
TOP BGT

RedRob
20-12-2010, 10:01 PM
denger2, yang senior juga ga bole tuh dipanggila bang, mas, kakak atau panggilan yang nunjukin senioritas
TOP BGT

wah kalo gitu manggil Bepe susah juga dong bro.. pilihannya tinggal: bam, pam, mung, kas :siul:

the seven
20-12-2010, 10:05 PM
wah kalo gitu manggil Bepe susah juga dong bro.. pilihannya tinggal: bam, pam, mung, kas :siul:

hehehehe
ada2 aja neh
mbang kali yak?
haha

Andi Istiabudi
21-12-2010, 11:21 AM
[COLOR="Red"]

Lalu apa peran NH sebagai Ketua PSSI ???


Peran beliau adalah puasa Senin-kamis demi kemenangan PSSI, hehehe ....

Andi Istiabudi
21-12-2010, 11:23 AM
Waduh ...

Kepengurusan PSSI Diisi Politisi Bermasalah & Tokoh Parpol
Rachmadin Ismail - detikNews

Jakarta - Politisasi sepakbola bukanlah hal baru. Sejak lama, struktur kepengurusan PSSI memang diisi oleh beberapa politisi. Bahkan sebagian dari mereka ada yang bermasalah.

Dalam susunan pengurus PSSI Periode 2009-2011 yang dilansir di situs PSSI, tercantum beberapa nama anggota parpol. Di antaranya ada TM Nurlif (Golkar) dan Ahmadi Noor Supit (Golkar) sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI. Politisi Demokrat Achsanul Qosasih juga tercantum sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Akuntansi.

Di Komite Disiplin, tercantum juga nama politisi Hanura, Syarifudin Sudding sebagai wakil ketua. Bahkan sang Ketua Umum PSSI Nurdin Halid juga tercatat sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi DPP Partai Golkar.

Tidak hanya kepengurusan tahun ini, dalam kepengurusan sebelumnya juga tercantum nama sejumlah politisi. Salah satunya adalah mantan anggota Komisi IX dari Partai Golkar Hamka Yandhu yang pernah menjabat sebagai bendahara.

Nah, di antara nama-nama politisi tersebut, ada juga yang tersandung masalah hukum. Nurdin Halid pernah divonis dua tahun penjara dalam kasus korupsi dalam pengadaan minyak goreng. Dia saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Koperasi Distribusi Indonesia (KDI).

Hamka Yandhu juga pernah terbelit kasus korupsi. Dia terbukti bersalah dalam kasus suap pemilihan DGS BI dan korupsi aliran dana Bank Indonesia ke DPR. TM Nurlif kini juga sudah berstatus tersangka terkait kasus cek suap pemilihan DGS BI.

Ada juga salah seorang pengurus PSSI yang bukan politisi, bernama Joseph Refo yang terlibat kasus kriminal. Dia terbukti melakukan kekerasan terhadap istrinya hingga tewas.

Fenomena ini, kata anggota Komisi X (bidang olahraga) DPR Dedi Gumelar seharusnya menjadi pelajaran bagi PSSI. Jika diisi oleh politisi, independensi induk organisasi sepakbola Tanah Air tersebut sulit dijaga.

"Bahwasanya apabila olaharaga Indonesia ini mau maju, maka hindari politisi. Itu hanya dijadikan batu loncatan terhadap akses dan kekuasaan," terang Miing, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/12/2010).

Menurut Miing, sebaiknya PSSI mengacu pada UU No 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Di dalam pasal 40 tertulis: "Pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten/kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik."

"Olahraga itu harus bisa menghasilkan prestasi bukan hanya karena atlet yang bagus. Tapi juga punya organisasi yang benar. Dan orang yang benar," tutupnya. (mad/fay)

Source : http://www.detiknews.com

Ucup Carrick
22-12-2010, 03:01 PM
mari mengenal sosok dibalik kebugaran punggawa timnas kita...

Mathias Ibo Fisioterapis Pertama di Timnas Indonesia

http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/Timnas-Indonesia-latihan4.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Publik sepak bola tanah air mungkin sedang memuja keberadaan seorang Christian Gonzales maupun Firman Utina dan Irfan Bachdim sebagai pahlawan baru bagi timnas dan sepak bola Indonesia. Bukan hanya mereka, para punggawa Garuda lainnya termasuk sang arsitek, Alfred Riedl dan asistennya Wolfgang Pikal juga tengah menjadi buah bibir yang terus disanjung masyarakat.

Keberhasilan mereka mengantarkan timnas Indonesia melenggang ke babak final AFF Suzuki Cup 2010 memang pantas diberikan apresisi yang tinggi dari seluruh rakyat Indonesia. Namun selain mereka, yang tak kalah ikut berperan dalam suksesnya langkah timnas sejauh ini di kancah Asean tersebut adalah solidnya barisan official timnas, termasuk peranan seorang Mathias Ibo. Fisioterapis pertama di tubuh timnas.

Ya, timnas Indonesia memang memiliki satu perangkat baru dalam official team yang sebelumnya tidak pernah ada di tubuh timnas, yaitu seorang fisioterapis. Dan orang yang dipercaya untuk mengemban tugas tersebut adalah Mathias Ibo.

Pria berwajah bule kelahiran Malang, 6 Desember 1978 tersebut dipercaya Badan Tim Nasional (BTN) menjabat sebagai fisioterapis setelah sebelumnya timnas hanya mengandalkan dokter tim dan tukang pijat bagi pemain yang cedera.

"Tugas saya adalah mendiagnosis cedera dan menyusun program latihan supaya pemain yang cedera itu cepat pulih. Tapi, jika ada pemain yang mengalami demam, diare, atau sakit lainnya, itu bagian dokter. Ada perbedaan jelas antara tugas dokter tim dan fisioterapis," ujar Mathias Ibo.

Lulusan Universitas Thim Van Der Laan, Utrecht, Belanda, jurusan sport physiotherapists yang berdarah campuran Indonesia-Swiss tersebut mengaku dipinang timnas saat pulang kampung mengunjungi keluarganya di Malang beberapa waktu yang silam melalui Iman Arif, Ketua BTN PSSI.

"Saya diminta beliau untuk jadi fisioterapis timnas," tutur Mathias Ibo.

Ditangannya, pasukan merah putih yang dibekap cedera saat bertanding mengalami kesembuhan yang relatif cepat hingga mampu kembali tampil prima pada laga-laga selanjutnya. Tak terkecuali cedera yang menimpa kapten tim, Firman Utina yang sempat cedera parah jelang semi final yang lalu. Berkat program-program yang dirancang Ibo, dalam waktu singkat Firman dapat kembali tampil prima 90 menit menghadapi Filipina.

Peranan seorang Mathias Ibo memang tak bisa dipandang sebelah mata. Usai ikut serta mengawal Garuda menembus final bersama timnas PSSI, kedepan ia mengaku mempunyai mimpi mendirikan pusat rehabilitasi bagi atlet maupun pemain yang cedera di Indonesia.

"Di Eropa, tiap klub profesional pasti memiliki fisioterapis. Sayangnya di sini belum banyak," kata Mathias Ibo.

Penulis: Alie Usman | Editor: Antonius Bramantoro

http://www.tribunnews.com/2010/12/22/mathias-ibo-fisioterapis-pertama-di-timnas-indonesia

Ucup Carrick
23-12-2010, 03:24 PM
5 Hal Paling Dibenci Riedl Saat Wawancara
"Anda tidak perlu mengatur teks yang akan saya sampaikan di depan kamera," Riedl.

http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/12/21/101835_alfred-riedl_300_225.jpg

VIVAnews - Seiring melesatnya popularitas tim nasional Indonesia, pelatih Alfred Riedl pun terkena imbasnya. Meski pelatih 61 tahun asal Austria ini tak menginginkan atau menyadarinya.

Riedl terkenal keras dalam menerapkan disiplin kepada para pemainnya. Pelatih asal Austria itu tak ragu memarahi pemainnya bila melanggar aturan yang sudah dibuatnya.

Ketegasan Riedl terbukti saat mencoret nama Boaz Solossa dari timnas. Striker Persipura Jayapura itu didepak setelah tak kunjung memenuhi panggilan PSSI mengikuti pemusatan latihan tahap terakhir.

Di lapangan, Riedl juga tak segan-segan memarahi pemainnya yang tak serius dalam latihan. Tak peduli apakah pemain tersebut bintang lapangan atau tidak. Seluruh pemain diperlakukan sama oleh Riedl.

Tak hanya kepada para pemainnya, sikap yang sama juga ditunjukkan Riedl saat bersinggungan dengan media. Riedl tak segan-segan menegur, bahkan menolak permintaan wartawan bila tak sesuai dengan prinsipnya.

Selama menangani timnas, setidaknya terekam lima hal yang tidak disukai oleh Riedl saat berhadapan dengan wartawan. Baik itu saat jumpa pers maupun ketika diwawancara seusai memimpin anak buahnya.

Berikut 5 hal paling dibenci Riedl saat sesi wawancara:

1. Suara gaduh saat jumpa pers
Dalam jumpa pers pertamanya di Indonesia, Riedl telah memberi lampu kuning kepada para wartawan. Riedl berang ketika terjadi kegaduhan saat dirinya sedang menjawab pertanyaan salah seorang wartawan.

"If you are my players, you will have a trouble (Jika Anda pemain saya, maka Anda akan mendapatkan masalah)," katanya kala itu.

2. Pertanyaan seputar penampilan pemainnya secara individu
Dalam sesi tanya jawab, Riedl juga tidak akan pernah mau memberikan penilaian mengenai penampilan masing-masing pemainnya. Riedl juga tidak pernah menyalahkan ataupun memuji salah satu pemainnya.

Menurut Riedl keberhasilan timnya dalam sebuah pertandingan bukan hasil kerja satu pemain saja. "Kalau kami kalah, silahkan salahkan saya," katanya.

3. Diarahkan oleh 'sutradara'
Euforia kemenangan beruntun timnas di Piala AFF 2010 disambut dengan antusias oleh media. Terbukti dengan meningkatnya jumlah peliput yang selalu hadir pada setiap latihan timnas.

Lonjakan arus pemberitaan timnas mulai meningkat sejak Indonesia sukses mempermalukan Malaysia 5-1. Beberapa pemain yang dianggap sebagai bintang pun menjadi incaran seluruh media hingga infotainment.

Riedl kembali berang saat beberapa media mulai melakukan wawancara di Hotel Sultan, Senayan, tempat timnya menginap. Apalagi, saat media meminta pemain-pemainnya untuk mengucapkan kata-kata promo di depan kamera. Riedl
sendiri dengan tegas menolak untuk melakukan hal tersebut.

"Anda tidak perlu mengatur teks yang akan saya sampaikan di depan kamera," katanya saat diminta mengucapkan himbauan agar penonton tidak membawa kembang api ke dalam stadion.

4. Mengangkat telepon saat jumpa pers
Di Palembang, Alfred Riedl pernah menegur salah seorang wartawan yang mengangkat teleponnya saat dirinya memberikan penjelasan. Menurutnya, sikap tersebut tidak sopan dan tidak menghargai dirinya.

"Sangat tidak sopan bila Anda berbicara dengan orang lain saat saya memberikan penjelasan mengenai pertanyaan Anda,"katanya.

5. Sentuhan fisik
Menepuk pundak bagi sebagian orang merupakan simbol keakraban. Namun, hal ini sepertinya tidak berlaku bagi Alfred Riedl.

Dalam sebuah kesempatan Riedl terlihat kesal setelah pundaknya ditepuk oleh seorang wartawan seusai memberikan keterangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Dengan nada serius Riedl mengatakan "Jangan pernah sentuh saya. "Saya tidak bercanda, jangan pernah mengulanginya lagi," tegasnya.

GL zone
23-12-2010, 10:07 PM
mari mengenal sosok dibalik kebugaran punggawa timnas kita...

Mathias Ibo Fisioterapis Pertama di Timnas Indonesia

http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/Timnas-Indonesia-latihan4.jpg

Ya, timnas Indonesia memang memiliki satu perangkat baru dalam official team yang sebelumnya tidak pernah ada di tubuh timnas, yaitu seorang fisioterapis. Dan orang yang dipercaya untuk mengemban tugas tersebut adalah Mathias Ibo.

Pria berwajah bule kelahiran Malang, 6 Desember 1978 tersebut dipercaya Badan Tim Nasional (BTN) menjabat sebagai fisioterapis setelah sebelumnya timnas hanya mengandalkan dokter tim dan tukang pijat bagi pemain yang cedera.


Jadi selama ini timnas kita cuma ngandelin dokter sama tukang pijet doang???
pantesan aja :nohope: X_X

Andi Istiabudi
24-12-2010, 11:29 PM
Jusuf Kalla : PSSI Sudah Kaya
Taufik Hidayat - Okezone

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak mau latah mencari simpati dari eforia masyarakat terhadap timnas Indonesia yang mencapai babak final AFF Suzuki Cup 2010.

Saat ditemui wartawan di Masjid Sunda Kelapa usai salat Jumat, Kalla sempat ditanyai wartawan, apakah dirinya ingin memberikan sumbangan seperti Aburizal Bakrie yang telah membagikan bonus Rp3 miliar kepada para pemain dan menyumbang tanah 25 hektar untuk markas Timnas.

Dengan enteng Kalla menjawab, ”Nanti lah, banyak masyarakat yang beli karcis. PSSI sudah kaya.”

Kalla juga tidak berniat menonton pertandingan langsung di Malaysia atau pun Stadion Gelora Bung Karno, seperti yang dilakukan para menteri KIB.Namun dia berharap Indonesia bisa meraih kemenangan di dua laga final nanti.

“2-1 untuk timnas,” prediksinya saat ditanya kira-kira berapa skor yang akan terjadi dalam pertandingan nanti.”Itu di Kuala Lumpur, kalau di sini sih lebih, 3-1,” katanya.

“Tidak ada alasan pokoknya perkiraan segitu (skornya),” jawab Kalla ditanya alasannya memprediksi hasil itu. (fit)

Source : http://bola.okezone.com

Andi Istiabudi
26-12-2010, 09:55 PM
Nurdin Halid, Trending Topics di Twitter
Ryan Babel : Siapa Nurdin Halid ?
Husain Noval

Nurdin halid menjadi Trending topics di Twitter menyusul kekisruhan yang terjadi di Gelora Bung Karno. Dan ini menarik perhatian pemain Liverpool, Ryan Babel.

Situs Twitter membuat nama Indonesia terdengar ke seluruh dunia. Hari ini nama Nurdin Halid, menjadi trending topics (topic paling hot) di Twitter, menyusul suara masyarakat yang memintanya untuk turun dari jabatan ketua umum PSSI.

Ini menyusul rentetan peristiwa kekisruhan penjualan tiket di Gelora Bung karno (GBK), hari ini. Sebelumnya sempat dilaporkan kalau antrian tiket menyebabkan satu orang meninggal dunia. Beberapa jam lalu juga sempat terjadi kisruh di GBK sampai masuk ke dalam lapangan.

Yang unik dari munculnya Nurdin sebagai Trending Topics adalah komentar dari Ryan Babel. Pemain Liverpool ini nampaknya bingung ketika banyak orang menuliskan kata Nurdin di Twitternya.

Babel, dengan nama account RyanBabel mengatakan: Why does Nurdin Halid cuz problems ? (Kenapa Nurdin Halid membuat masalah?)

Beberapa orang membalas komentar Babel itu.

Seseorang dengan account bojanhartlane menulis: “Because he uses our national team for his political purpose” (karena dia menggunakan timnas kami untuk tujuan politiknya.)

Yang lain tidak mau ketinggalan menaggapi pertanyaan Babel. Seorang dengan account Jeje_Jobial menuliskan “Coz he's responsible 4 all of the football problems in indonesia.” (Karena dia bertanggung jawab atas semua masalah sepakbola di Indonesia.)

Biasanya selama ini hanya kaum selebritas saja yang menjadi trending topics di Twitter.
Mungkin Nurdin Halid adalah satu-satunya ketua federasi sepakbola di dunia yang pernah menjadi trending topics.

Wah, benar-benar terkenal anda bung!

Source : http://www.bolanews.com

Andi Istiabudi
27-12-2010, 10:17 PM
Media Inggris pun Menghujat Nurdin Halid

Bola.net - Suara yang diserukan untuk meminta seorang Nurdin Halid mundur dari tampuk pimpinan kursi tertinggi PSSI mungkin sudah jamak terdengar di negara kita, rasanya sudah banyak olokan yang mampir untuknya.

Namun kali ini ada sedikit yang berbeda ketika media luar negeri pun ikut menyoroti serta melempar olokan untuk seorang Nurdin Halid seperti yang dilakukan oleh salah satu media ternama di Inggris, The Guardian.

Dalam situs resmi mereka, The Guardian memuat segala macam quotes ataupun hal-hal menarik dan tak terlupakan sepanjang tahun 2010 yang ada di dunia sepak bola.

Nah! Dalam artikel tersebut nama Nurdin Halid ikut dicomot, dirinya dimasukkan dalam kategori The Best Official FA 2010 (Pengurus Persatuan Sepak Bola Terbaik tahun 2010), tentu saja di sini bukan terbaik dalam arti sesungguhnya namun malah sebaliknya berdasarkan kontroversi yang ia lakukan.

Guardian menulis, "Ketua PSSI Indonesia, Nurdin Halid, masuk penjara tahun 2008, atas dugaan korupsi dalam menyelewengkan dana distribusi minyak goreng sebesar 18 Juta US Dollar, dan kembali memimpin usai bebas, beberapa hari yang lalu ia memberi bonus kepada para pemain timnasnya dengan dana haram tersebut, dengan berucap 'mereka memang layak menerimanya'

Pada hari ini pun citra Nurdin kian tak populer di mata publik sepak bola tanah air, ketika ia dituding hanya mendompleng popularitas timnas yang sedang melambung di Piala AFF demi kepentingan pribadinya semata. (guar/lex)

Source : http://www.bola.net

Andi Istiabudi
28-12-2010, 03:32 PM
Pintu Pagar Makam Soeratin Raib Digondol Pencuri

Bandung - Makam pendiri PSSI yang juga mantan Ketua PSSI, Soeratin, di TPU Sirnaraga, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, sudah tak terawat sejak tiga tahun terakhir. Pagar setinggi 1,5 meter yang mengelilingi makam sudah keropos. Bahkan pintu pagarnya raib.

"Pagar ini awalnya lepas. Pernah dipasang lagi dengan cara diikat kawat, tapi tetap lepas. Nah, sekarang hilang karena dicuri," jelas salah seorang penjaga makam Soeratin, Eman Suherman (49) saat ditemui detikcom, Selasa (28/12/2010) di TPU Sirnaraga Blok A, Jalan Pajajaran, Bandung, Selasa (28/12/2010).

Eman tidak mengetahui pasti kejadian hilangnya pagar. "Kejadian pencurian pagar di makam Soeratin itu seingat saya tiga tahun lalu. Ya, sejak saat itulah kondisi makam juga tak terawat," tutur Eman.

Menurut pria bertubuh gemuk ini, makam tokoh sepak bola nasional tersebut sungguh memprihatinkan. Keberadaan makam Soeratin yang kini kusam dan nisannya retak, seolah terlupakan dibenam euforia keberhasilan timnas masuk final AFF Suzuki Cup 2010

Eman berharap pemerintah dan PSSI memberi perhatian lebih kepada makam tersebut. "Saya sedih sekali, kondisi Timnas dan PSSI sekarang kan digembar-gemborkan oleh masyarakat dan pengurus PSSI. Tetapi makam pendiri PSSI-nya dibiarkan tidak terawat," ujar Eman.

Menurut Eman, kesedihannya itu sempat ia sampaikan kepada penjaga makam lainnya. Dia juga berharap pihak terkait entah Pemkot Bandung atau PSSI untuk memberikan perhatian penuh dengan kondisi makam suratin saat ini. "Masa dibiarkan saja. Harusnya ada perhatian dari PSSI sendiri, ataupun pihak terkait lainnya," tegas Eman.

Eman datang satu bulan sekali untuk merawat makam Soeratin. Ia bertugas membersihkan batu nisan, sampah-sampah, dan daun kering yang berjatuhan. (avi/asy)

Source : http://www.detiknews.com

HenryRooney07
31-12-2010, 01:18 AM
PSSI: Keuntungan AFF Rp 20 M untuk Pembinaan Usia Muda
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Jakarta - PSSI mendapat laba sekitar Rp 20 Miliar dari hasil penjualan tiket di Piala AFF 2010 kemarin. Dari hasil itu, PSSI berjanji akan menyalurkan sebagian besarnya untuk pembinaan usia muda yang memang terbilang kurang di Tanah Air.

"Kami untung sekitar Rp 20 M. Jumlah itu merupakan angka tertinggi," tutur Ketua LOC Joko Driyono kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (30/12/2010) sore WIB.

Diuraikan Joko kalau jumlah pendapatan itu didapat dari penjualan tiket selama enam kali penyelenggaraan pertandingan di SUGBK sebesar Rp 31 miliar. Pendapatan terbesar didapatkan dari penjualan tiket final leg 2 kontra Malaysia yang diperkirakan mencapai Rp 9-10 M.

"Pengeluaran kurang lebih mencapai Rp 11-12 miliar," sambungnya.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya jika keuntungan yang didapat oleh LOC nantinya akan diserahkan semuanya kepada PSSI. Ketika ditanya akan dikemanakan dana tersebut, Nugraha Besoes menjanjikan uang sebesar Rp 20 M itu digunakan untuk pembinaan muda yang boleh dibilang masih minim dan menyebabkan lambatnya proses regenerasi pemain di timnas Indonesia.

"Kami juga memiliki kebutuhan untuk penyelenggaraan kongres, tetapi itu tidak akan memakan biaya yang besar. Tentu yang membutuhkan biaya tinggi adalah pembinaan," lugas pria yang menjabat sebagai Sekjen PSSI itu.

marsel david
04-01-2011, 03:02 PM
Kisah Klub Yang Menjadi Sapi Perah PSSI
Selasa, 04 Januari 2011 | 13:25 WIB


TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO Interaktif, Surabaya - Bekas manajer Persikapro Kabupaten Probolinggo, Hengky Bambang Widodo, mengungkapkan bahwa banyak pengelola klub yang frustasi lantaran sering jadi sapi perah PSSI. Karena itu, bagi pengurus yang sudah tidak tahan dikerjai terus-menerus akhirnya memilih keluar dari klub tersebut. "Sejak 2008 lalu saya sudah meninggalkan Persikapro karena frustasi dengan ulah orang PSSI," kata Hengky kepada Tempo, Selasa (4/1).

Hengky menceritakan, sebagai klub amatir Persikapro empat kali diminta setor uang kepada Badan Liga Amatir (BLA) melalui Pengurus Provinsi PSSI Jawa Timur. Itu terjadi ketika Persikapro menjadi tuan rumah penyisihan zona Jawa II kompetisi divisi III. "Setiap mengajukan diri menjadi tuan rumah, kami diminta setor Rp 50 juta ke PSSI Jawa Timur dengan janji akan dinaikkan ke divisi II," kata dia.

Hengky mengaku, dua kali menjadi tuan rumah dua kali pula ia harus setor Rp 50 juta ke BLA. Dia juga mengaku pernah setor uang Rp 25 juta saat pertandingan di Sumenep serta Rp 10 juta ketika digelar di Pasuruan. "Dengan setor uang kami memang berhasil promosi ke divisi II, tapi gagal ke divisi I," kata Hengky yang sekarang menjadi salah seorang panitia Liga Primer Indonesia.

Hengky juga menyatakan bahwa Persewangi Banyuwangi gagal promosi dari divisi I ke divisi utama tahun ini kendati telah setor uang Rp 500 juta kepada pengurus PSSI. Karena merasa dikerjai, Persewangi berencana mengajukan protes. "Ini informasi A-1, saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya sampaikan," kata Hengky.

Hal yang sama juga diungkapkan bekas manajer Persekabpas Pasuruan, Abu Bakar Asegaf. Menurutnya, bila ingin memenangkan pertandingan salah satu syaratnya harus memberi 'amplop' kepada wasit. Besarnya sogokan, kata dia, berkisar antara Rp 10 - 20 juta. "Saya mengakui pernah melakukan itu, karena sadar berada dalam sistem yang bobrok," kata Abu Bakar.

Namun, kata Abu Bakar, penyerahan uang suap ke wasit itu dilakukan melalui perantara dan tidak ada tanda buktinya. Dia terpaksa melakukan itu karena tanpa memberi servis pada wasit, ujar Abu, timnya akan selalu dikerjai. "Kalau mampu bayar, meski yang main orang-orang tua, tim tersebut pasti dimenangkan," kata dia

Baik Hengky maupun Abu Bakar mendesak agar Nurdin Halid segera mengundurkan diri. Menurut mereka, masyarakat pecinta sepak bola di Indonesia sudah muak dengan Nurdin dan pengurus PSSI lainnya. "Di tangan Nurdin, sepak bola dijadikan bisnis untuk memperkaya diri," kata Abu Bakar.

Sekretaris PSSI Jawa Timur, Djoko Tetuko mengatakan apa yang disampaikan Hengky itu terjadi pada kepengurusan PSSI Jawa Timur sebelumnya, sebelum dijabat Vigit Waluyo yang masih bertahan hingga kini.

Djoko mengaku tidak tahu menahu soal keluhan Hengky. Yang dia tahu, setiap pungutan kepada klub, baik amatir maupun profesional, sifatnya resmi. "Ada tanda terimanya," ujar dia.

Haruna Soemitro, Ketuam Umum PSSI Jatim, periode sebelumnya belum bisa dikonfirmasi. Dua telepon genggamnya tidak aktif.

KUKUH S WIBOWO

Ucup Carrick
06-01-2011, 10:32 AM
Febrianto Wijaya, Seorang Pemain Indonesia Yang Berhasil Tembus Bundes Liga Jerman

http://anakkebo.files.wordpress.com/2010/12/1_669123376m.jpg?w=200&h=266&h=266

Febrianto Wijaya bergabung di klub anggota Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Proses pemanggilan ABG 17 tahun tersebut tergolong singkat. Ceritanya berawal dari pertemuan bisnis antara paman Febrianto bernama Pieter Witono dan seorang pebisnis asal Jerman yang juga pengurus Stuttgart, Kurt Jurgen Walter.

Pieter iseng-iseng mengajak pemandu bakat Stuttgart itu menyaksikan Febrianto berlatih di Lapangan Karebosi, Makassar. Tak disangka, Walter langsung tertarik dengan gaya permainan Febrianto. Dia mengontak rekan-rekannya di Stuttgart setelah beberapa kali melihat aksi Anto –panggilan Febrianto– berlatih dan bertanding. Kurt Jurgen Walter belakangan diketahui adalah mantan pemain Stuttgart era 1980-an dan kini dipercaya sebagai pemandu bakat untuk klub tersebut.

’’Prosesnya sangat cepat. Saya baru percaya setelah ada surat pemanggilan resmi berbahasa Jerman dengan menggunakan kop surat VfB Stuttgart,’’ kata Pieter.

Status Anto di klub Divisi Utama Bundesliga tersebut bukan sebagai pemain seleksi, tapi langsung terikat kontrak dengan Stuttgart. Hanya, Kurt belum bisa memastikan apakah Febrianto langsung memperkuat Stuttgart A, B, atau C.

Prestasi Anto di pentas sepak bola junior memang cukup mengilap. Mula-mula dia hanya berlatih di SSB MFS 2000, milik Diza Rasyid Ali. Tak begitu lama menjadi murid SSB, anak sulung dari tiga bersaudara itu memperkuat timnas U-14 tahun.

Dari situlah, dia mulai menapaki sepak bola profesional. Tak lama di timnas U-14, dia naik kelas ke U-16 dan berlanjut U-17. Kini Anto tinggal menghitung hari untuk menjejakkan kakinya di markas klub Divisi Utama Bundesliga, Stuttgart, yang menjadi venue dua pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2006 itu.

Pada 31 Juli lalu, dia berangkat ke Jerman. Sebelum berangkat, putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Ilham Wijaya dan Wenny Wijaya itu mengakui, keberuntungan dan kesempatan yang diperolehnya masih dirasakan seperti mimpi.

Maklum, sejak kecil dia tidak pernah membayangkan akan menjadi pemain sepak bola profesional. Di Makassar, gara-gara ’’gila’’ bola, sekolahnya amburadul. Sudah dua kali dia pindah sekolah dan kini dia masih duduk di kelas 1 SMA. (RASID AL FARIZI, Makassar)

sumber: http://rizalrahmawan.multiply.com/journal/item/3

ecly_watchaa
06-01-2011, 10:50 AM
yup Febry anak yg menjanjikan....punya tenaga besar doi saat maen,..
berani dan punya visi...gak heran klw doi bs maen di Eropa....semoga
kelak bs pake kaos Garuda...

Oom Panda
06-01-2011, 11:01 AM
Febrianto Wijaya, Seorang Pemain Indonesia Yang Berhasil Tembus Bundes Liga Jerman

http://anakkebo.files.wordpress.com/2010/12/1_669123376m.jpg?w=200&h=266&h=266

Febrianto Wijaya bergabung di klub anggota Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Proses pemanggilan ABG 17 tahun tersebut tergolong singkat. Ceritanya berawal dari pertemuan bisnis antara paman Febrianto bernama Pieter Witono dan seorang pebisnis asal Jerman yang juga pengurus Stuttgart, Kurt Jurgen Walter.

Pieter iseng-iseng mengajak pemandu bakat Stuttgart itu menyaksikan Febrianto berlatih di Lapangan Karebosi, Makassar. Tak disangka, Walter langsung tertarik dengan gaya permainan Febrianto. Dia mengontak rekan-rekannya di Stuttgart setelah beberapa kali melihat aksi Anto –panggilan Febrianto– berlatih dan bertanding. Kurt Jurgen Walter belakangan diketahui adalah mantan pemain Stuttgart era 1980-an dan kini dipercaya sebagai pemandu bakat untuk klub tersebut.

’’Prosesnya sangat cepat. Saya baru percaya setelah ada surat pemanggilan resmi berbahasa Jerman dengan menggunakan kop surat VfB Stuttgart,’’ kata Pieter.

Status Anto di klub Divisi Utama Bundesliga tersebut bukan sebagai pemain seleksi, tapi langsung terikat kontrak dengan Stuttgart. Hanya, Kurt belum bisa memastikan apakah Febrianto langsung memperkuat Stuttgart A, B, atau C.

Prestasi Anto di pentas sepak bola junior memang cukup mengilap. Mula-mula dia hanya berlatih di SSB MFS 2000, milik Diza Rasyid Ali. Tak begitu lama menjadi murid SSB, anak sulung dari tiga bersaudara itu memperkuat timnas U-14 tahun.

Dari situlah, dia mulai menapaki sepak bola profesional. Tak lama di timnas U-14, dia naik kelas ke U-16 dan berlanjut U-17. Kini Anto tinggal menghitung hari untuk menjejakkan kakinya di markas klub Divisi Utama Bundesliga, Stuttgart, yang menjadi venue dua pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2006 itu.

Pada 31 Juli lalu, dia berangkat ke Jerman. Sebelum berangkat, putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Ilham Wijaya dan Wenny Wijaya itu mengakui, keberuntungan dan kesempatan yang diperolehnya masih dirasakan seperti mimpi.

Maklum, sejak kecil dia tidak pernah membayangkan akan menjadi pemain sepak bola profesional. Di Makassar, gara-gara ’’gila’’ bola, sekolahnya amburadul. Sudah dua kali dia pindah sekolah dan kini dia masih duduk di kelas 1 SMA. (RASID AL FARIZI, Makassar)

sumber: http://rizalrahmawan.multiply.com/journal/item/3

jadi pemain bola itu bagus, jadi gila bola itu bagus, tapi sekolah juga jangan ditinggalkan.... ^^ pemain yang bagus itu semuanya punya otak yg cerdas... ^^ ga cuman ngandalin fisik dan kekuatan aja.. ^^

Ucup Carrick
06-01-2011, 03:21 PM
makanya oom..sistem pendidikan kita gak sampe ngebina sesuai bakat, minat dan kemampuan siswanya...
yang ditargetin cuma angka..patokan pinter cuma angka...
itulah rusaknya..baik dari sistem maupun pola pikir...

btw, tadi dapat kabar kalo febrianto ini malah sekarang bela klub LPI...Medan Chief kalo gak salah...
kang Otonk Makasar bilang via facebook...
wah..berarti berita di atas udah lama yah...
mohon info lengkap...

VaDLi
06-01-2011, 03:51 PM
copas dari thread sebelah :D

http://i53.tinypic.com/9jp0g1.jpg

GL zone
06-01-2011, 07:44 PM
Febrianto Wijaya, Seorang Pemain Indonesia Yang Berhasil Tembus Bundes Liga Jerman

http://anakkebo.files.wordpress.com/2010/12/1_669123376m.jpg?w=200&h=266&h=266

Febrianto Wijaya bergabung di klub anggota Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Proses pemanggilan ABG 17 tahun tersebut tergolong singkat. Ceritanya berawal dari pertemuan bisnis antara paman Febrianto bernama Pieter Witono dan seorang pebisnis asal Jerman yang juga pengurus Stuttgart, Kurt Jurgen Walter.

Pieter iseng-iseng mengajak pemandu bakat Stuttgart itu menyaksikan Febrianto berlatih di Lapangan Karebosi, Makassar. Tak disangka, Walter langsung tertarik dengan gaya permainan Febrianto. Dia mengontak rekan-rekannya di Stuttgart setelah beberapa kali melihat aksi Anto –panggilan Febrianto– berlatih dan bertanding. Kurt Jurgen Walter belakangan diketahui adalah mantan pemain Stuttgart era 1980-an dan kini dipercaya sebagai pemandu bakat untuk klub tersebut.

’’Prosesnya sangat cepat. Saya baru percaya setelah ada surat pemanggilan resmi berbahasa Jerman dengan menggunakan kop surat VfB Stuttgart,’’ kata Pieter.

Status Anto di klub Divisi Utama Bundesliga tersebut bukan sebagai pemain seleksi, tapi langsung terikat kontrak dengan Stuttgart. Hanya, Kurt belum bisa memastikan apakah Febrianto langsung memperkuat Stuttgart A, B, atau C.

Prestasi Anto di pentas sepak bola junior memang cukup mengilap. Mula-mula dia hanya berlatih di SSB MFS 2000, milik Diza Rasyid Ali. Tak begitu lama menjadi murid SSB, anak sulung dari tiga bersaudara itu memperkuat timnas U-14 tahun.

Dari situlah, dia mulai menapaki sepak bola profesional. Tak lama di timnas U-14, dia naik kelas ke U-16 dan berlanjut U-17. Kini Anto tinggal menghitung hari untuk menjejakkan kakinya di markas klub Divisi Utama Bundesliga, Stuttgart, yang menjadi venue dua pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2006 itu.

Pada 31 Juli lalu, dia berangkat ke Jerman. Sebelum berangkat, putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Ilham Wijaya dan Wenny Wijaya itu mengakui, keberuntungan dan kesempatan yang diperolehnya masih dirasakan seperti mimpi.

Maklum, sejak kecil dia tidak pernah membayangkan akan menjadi pemain sepak bola profesional. Di Makassar, gara-gara ’’gila’’ bola, sekolahnya amburadul. Sudah dua kali dia pindah sekolah dan kini dia masih duduk di kelas 1 SMA. (RASID AL FARIZI, Makassar)

sumber: http://rizalrahmawan.multiply.com/journal/item/3

walah... umur 17 tahun masih kelas 1 SMA

tp kok pemain ini ga kedeteksi sama sekali ya

HenryRooney07
06-01-2011, 10:57 PM
Pemain Klub Asing yang Ikuti Seleksi Timnas U-23 Bertambah
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Jakarta - Seleksi timnas U-23 yang dipersiapkan untuk pra-Olimpiade dan pelatnas SEA Games segera dilaksanakan. Jumlah pemain asing yang mengikutinya ternyata bertambah.

Seperti diberitakan sebelumnya, tercatat ada lima pemain dari klub asing yang akan mengikuti seleksi yang akan bergulir mulai, Jumat (7/1/2011) tersebut.

Ada Arthur Irawan (Preston North End), Stefano Lilipaly (FC Utrecht), James Zaidan (New York Cosmos), Mark van de Mareel (FC Utrecht), dan Andrea (FC Cannes). Jumlah itu kini bertambah dengan adanya dua pemain klub asing lain yaitu Farri Agri dan Syamsir Alam.

Berposisi sebagai penyerang, Farri yang kelahiran Lhokseumawe, Aceh, 18 tahun silam lahir dari orangtua asli Indonesia. Ia bermain di klub Qatar, Al-Khor, karena orangtuanya bekerja di negara tersebut.

Sementara Syamsir yang kelahiran Sumatra Barat 18 tahun silam juga memiliki posisi sama, penyerang, dan membela klub Uruguay Penarol.

"Ia diundang dan akan ikut latihan," terang Deputi bidang teknis Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/1/2011).

"Jika mainnya bagus dan pelatih membutuhkan, itu akan dibicarakan dengan Penarol dan Manajer Tim SAD Demis Djamaoedin," lanjutnya.

HenryRooney07
06-01-2011, 11:31 PM
Sekedar Info....:D

Stefano Lilipaly

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/lilipany.jpg

Nama lengkap : Stefano Lilipaly
Tempat / tanggal lahir : Arnhem, Belanda / 10 Januari 1990
Tinggi / berat : 170 cm / 60 kg
Orangtua : Ron Lilipaly (ayah) / Adriana Lilipaly (ibu)
Saudara : Shemaine Lilipaly (kakak), Sobay Lilipaly, Nino Lilipaly (adik)

Karir:
Posisi : Gelandang serang

Klub
2000-2001: AZ Alkmaar Junior
2001-sekarang: FC Utrecht

Timnas
Belanda U-15, U-16, U-17, U-18

James Zaidan Siragih

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/Zaidan.jpg

Nama Lengkap: James Zaidan Saragih
Tanggal Lahir: 23 Mar 1991 (Usia 19)
Tempat Lahir: New York
Negara: Amerika Serikat
Tinggi Badan: 180 cm.
Berat Badan: 81 Kg.
Peranan: Gelandang
Nomor Punggung: 10


Mark Van Der Maarel

http://i961.photobucket.com/albums/ae97/HenryRooney/MarkvdMaarel_01.jpg

Mark van der Maarel adalah calon Pemain Naturilisasi Indonesia (lahir pada tanggal 12 Agustus 1989 di Arnhem), adalah seorang pemain sepak bola Belanda yang bermain untuk FC Utrecht dan Belanda U21.

Van der Maarel berada di masa mudanya Bernama Argonaut (julukan untuk pemain dari SV Argon di Mijdrecht), dan pemuda Haarlem ini bergabung dengan FC Utrecht pada Mei 2008.

Dia melakukan debut pada tanggal 22 Agustus 2009 di pertandingan persahabatan melawan Elinkwijk sisi non-liga. pertandingan liga pertamanya adalah pada tanggal 20 September di ADO Den Haag, di mana ia menggantikan Sander Keller terluka setelah 67 menit. Karena cedera ke belakang kanan dan kapten tim reguler Tim Cornelisse, ia terus tempatnya di tim pertama dan membuat kontribusi yang mengesankan di awal musim terbaik memperkuat FC Utrecht. dan menang 1-0 melawan juara AZ ia terpilih Man Of the Match.
Pada tanggal 5 Oktober, Van der Maarel dipanggil Timnas Belanda U21, untuk kelompok Umur 21 tahun kualifikasi Piala Eropa di Finlandia dan Polandia. Di sini ia juga diuntungkan dari masalah cedera ia menggantikan bek Feyenoord Kelvin Leerdam.
Van der Maarel dapat memainkan bek tengah atau kanan kembali.
Van der Maarel diajak oleh Stefano lilipay untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23
Semoga saja Van der Maarel mau Ke Timnas U-23

Arthur Irawan ( Preston Nord End )

Ni masih belum ada kabar bener gak nya doi dari klub tersebut, mungkin temen2 ada yang tau, coz ane dah search kemana aja ga nemu nih pemain, malah yang ada artikel yang bernada miring..:D :peace:

Andrea ( FC Cannes )

Pemain ni juga' sampe t search di Website club nya g nemu-nemu....

Sumber : http://www.goal.com
: http://www.vivanews.com
: http://www.google.com
: http://www.detik.com

GL zone
07-01-2011, 12:08 AM
Farri ini yg ikut pemusatan latihan U-sekian ny Qatar bukan sih?
klo ga salah ada kan WNI yg maen disana tp mau di pindah ke WN Qatar

HenryRooney07
07-01-2011, 07:01 AM
Nurdin Halid Gagal Jadi Anggota EXCO AFC
Mohammad Resha Pratama - detiksport

Doha - Pada tanggal 5 Januari, AFC menyelenggarakan kongres 4 tahunan untuk memilih keanggotaan periode 2011-2015 di Qatar. Dalam kongres tersebut, Nurdin Halid gagal terpilih menjadi anggota Executive Committe (EXCO) AFC.

EXCO AFC memiliki 24 orang sebagai anggotanya. 12 yang pertama adalah kepengurusan inti, termasuk sang presiden AFC, Mohammed Bin Hammam, dan Wakil Presiden Pangeran Ali Bin Al Hussein yang juga jadi wapres FIFA dari Asia.

12 yang kedua adalah perwakilan-perwakilan dari negara-negara Asia termasuk dari ASEAN, yang tahun ini diberi jatah 6 wakil untuk duduk di dalam EXCO.

Indonesia yang dalam kepengurusan sebelumnya diwakili Dali Taher, kini memajukan nama Nurdin Halid sebagai calon. Yang memilih adalah 45 asosiasi/negara anggota AFC, minus Brunei yang tengah terkena sanksi FIFA.

Namun, dalam pertarungan dengan 5 wakil lainnya, Nurdin kalah karena hanya mendapat 21 suara, unggul 1 suara dari wakil Timor Leste, Francisco Kalbau. Dengan demikian, Indonesia tak punya wakil dalam anggota EXCO AFC.

Dari ASEAN ada Winstong Lee Boo Aun (Singapura, dengan 33 suara), Tran Quoc Tuan (Vietnam, 30 suara) dan Zaw Zaw (Myanmar, 23 suara).

Sebagai informasi, keuntungan memiliki wakil di EXCO AFC adalah punya andil dalam menentukan keputusan-keputusan AFC. Dan kini bisa dipastikan Indonesia tak punya keuntungan tersebut.

Berikut adalah daftar anggota EXCO AFC untuk periode 2011-2015 seperti dilansir situs resmi AFC.

AFC President
Mohamed Bin Hammam (Qatar)

FIFA Vice President
HRH Prince Ali Bin Al Hussein (Yordania)

FIFA Executive Committee Members
Vernon Manilal Fernando (Sri Lanka)
Worawi Makudi (Thailand)

AFC Vice Presidents
Yusof Al Serkal (Uni Emirat Arab)
Zhang Jilong (China)
Ganesh Thapa (Nepal)
HRH Tengku Abdullah Sultan Ahmed Shah (Malaysia)

AFC Female Member (Selatan & Tengah)
Mahfuza Akhter (Bangladesh)

AFC EXCO Members
H.E. Shk. Ali Bin Khalifa Al Khalifa (Bahrain)
Dr Hafez I. Al Medlej (Arab Saudi)
Sayyid Khalid Hamed Al Busaidi (Oman)
Praful Patel (India)
Makhdoom Syed Faisal Saleh Hayat (Pakistan)
Ali Azim (Maldives)
Lee Boo Aun Winston (Singapura)
Tran Quoc Tuan (Vietnam)
Zaw Zaw (Myanmar)
Ganbold Buyannemekh (Mongolia)
Kohzo Tashima (Jepang)
Richard K. Lai (Guam)

ario adi nugroho
09-01-2011, 03:16 AM
saya hanya copy paste dr forum sebelah ya teman :)

beberapa prestasi dr bapak nurdin dan sahabat" nya :)



- Ketua Umum PSSI yang seorang narapidana
- Menentang statuta FIFA pasal 33 yang berisi larangan untuk menjadi anggota organisasi sepak bola bagi orang yang pernah terjerat kasus kriminalitas.
- Menentang peringatan Presiden FIFA , Sepp Blatter, untuk segera mengganti Nurdin Halid
- Bendahara PSSI terlibat kasus pembunuhan istrinya sendiri
- Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, yang tidak tergantikan (dari jaman batu sampai komputer)
- Pengola PSSI daerah yang teguh membela Nurdin Halid demi mengincar uang korupsi
- Praktis selama 7 tahun kepemimpinan Nurdin, tidak ada satu pun prestasi yang diukir oleh timnas
- Pertama kali gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011 sejak tahun 1996
- Timnas U-21 dikalahkan oleh Laos (tim terlemah di Asia Tenggara)
- Indonesia dicoret dari bidding tuan rumah PD 2022 (wajar, berhubung minim lapangan bola dengan kualitas pas-pasan)
- Regenerasi timnas sangat lambat
- Prestasi timnas terus merosot
- 10 besar top skorer di ISL adalah pemain asing
- Kerusuhan hampir di setiap pertandingan yang tidak terkendali
- Fairplay yang sangat rendah
- Mentah2 menolak berbagai kebijakan FIFA
- Kualitas berbagai fasilitas sepak bola yang sangat rendah (lapangan bola dsb.)
- Pencarian bakat dan bibit muda yang sangat minim
- Maraknya pengaturan skor
- Mafia wasit yang merajarela
- Maraknya korupsi di badan PSSI
- Permintaan untuk ikut serta dalam cabang sepak bola di Youth Olympic Games, di Singapura, ditolak, karena dianggap gagal membina bibit usia dini.

dext3r_26
09-01-2011, 06:26 AM
copas dari thread sebelah :D

http://i53.tinypic.com/9jp0g1.jpg

Hedeh, Nurdin di dukung.. Atlit-nya yg kerja keras harusnya yang didukung..
Low Nurdin mah, pecat aj.. Gt aj kq repot..

Btw ane suka gaya Alfred Riedl.. Biar Irfan bagus juga, v low g sesuai peraturan FIFA, g maen di bawah payung liga resmi di Indonesia, g bakal masuk Timnas U-23 n SEA Games..Mantep2..
Lgpl low g Alfred yg rekrut ke Timnas kemaren, g bkl dikenal satu Indonesia tch pasti, cz selama maen di Persema, yg laen biasa aj tch..
Selain Irfan, masie banyak yg laen, yg mgkn lebih bagus dari Irfan.. Cma belum ngetop aj..

Mahesa_Jenar
09-01-2011, 09:27 AM
saya hanya copy paste dr forum sebelah ya teman :)

beberapa prestasi dr bapak nurdin dan sahabat" nya :)



- Ketua Umum PSSI yang seorang narapidana
- Menentang statuta FIFA pasal 33 yang berisi larangan untuk menjadi anggota organisasi sepak bola bagi orang yang pernah terjerat kasus kriminalitas.
- Menentang peringatan Presiden FIFA , Sepp Blatter, untuk segera mengganti Nurdin Halid
- Bendahara PSSI terlibat kasus pembunuhan istrinya sendiri
- Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, yang tidak tergantikan (dari jaman batu sampai komputer)
- Pengola PSSI daerah yang teguh membela Nurdin Halid demi mengincar uang korupsi
- Praktis selama 7 tahun kepemimpinan Nurdin, tidak ada satu pun prestasi yang diukir oleh timnas
- Pertama kali gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011 sejak tahun 1996
- Timnas U-21 dikalahkan oleh Laos (tim terlemah di Asia Tenggara)
- Indonesia dicoret dari bidding tuan rumah PD 2022 (wajar, berhubung minim lapangan bola dengan kualitas pas-pasan)
- Regenerasi timnas sangat lambat
- Prestasi timnas terus merosot
- 10 besar top skorer di ISL adalah pemain asing
- Kerusuhan hampir di setiap pertandingan yang tidak terkendali
- Fairplay yang sangat rendah
- Mentah2 menolak berbagai kebijakan FIFA
- Kualitas berbagai fasilitas sepak bola yang sangat rendah (lapangan bola dsb.)
- Pencarian bakat dan bibit muda yang sangat minim
- Maraknya pengaturan skor
- Mafia wasit yang merajarela
- Maraknya korupsi di badan PSSI
- Permintaan untuk ikut serta dalam cabang sepak bola di Youth Olympic Games, di Singapura, ditolak, karena dianggap gagal membina bibit usia dini.

hahahaha... si Besoes. Dari jaman PSIS juara Perserikatan tahun 1987 sampai sekarang nongkrong mulu di PSSI kayak jamur panu aja nih orang, mending kalau pinter.

VaDLi
09-01-2011, 10:22 AM
saya hanya copy paste dr forum sebelah ya teman :)

beberapa prestasi dr bapak nurdin dan sahabat" nya :)



- Ketua Umum PSSI yang seorang narapidana
- Menentang statuta FIFA pasal 33 yang berisi larangan untuk menjadi anggota organisasi sepak bola bagi orang yang pernah terjerat kasus kriminalitas.
- Menentang peringatan Presiden FIFA , Sepp Blatter, untuk segera mengganti Nurdin Halid
- Bendahara PSSI terlibat kasus pembunuhan istrinya sendiri
- Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, yang tidak tergantikan (dari jaman batu sampai komputer)
- Pengola PSSI daerah yang teguh membela Nurdin Halid demi mengincar uang korupsi
- Praktis selama 7 tahun kepemimpinan Nurdin, tidak ada satu pun prestasi yang diukir oleh timnas
- Pertama kali gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011 sejak tahun 1996
- Timnas U-21 dikalahkan oleh Laos (tim terlemah di Asia Tenggara)
- Indonesia dicoret dari bidding tuan rumah PD 2022 (wajar, berhubung minim lapangan bola dengan kualitas pas-pasan)
- Regenerasi timnas sangat lambat
- Prestasi timnas terus merosot
- 10 besar top skorer di ISL adalah pemain asing
- Kerusuhan hampir di setiap pertandingan yang tidak terkendali
- Fairplay yang sangat rendah
- Mentah2 menolak berbagai kebijakan FIFA
- Kualitas berbagai fasilitas sepak bola yang sangat rendah (lapangan bola dsb.)
- Pencarian bakat dan bibit muda yang sangat minim
- Maraknya pengaturan skor
- Mafia wasit yang merajarela
- Maraknya korupsi di badan PSSI
- Permintaan untuk ikut serta dalam cabang sepak bola di Youth Olympic Games, di Singapura, ditolak, karena dianggap gagal membina bibit usia dini.

jadi kesimpulan tetep bertahan adalah koruPSSI ya om?

marsel david
09-01-2011, 04:39 PM
Riedl Coret 3 Pemain Asing
Minggu, 9 Januari 2011 - 13:28 wib
Rejdo Prahananda - Okezone

Foto: Keputusan ALfred Riedl mencoret tiga pemain asing masih belum final (SINDO)
JAKARTA – Hari ketiga seleksi pemain timnas U-23 yang digelar di Lapangan C, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1) menghasilkan keputusan yang mengejutkan dari sang arsitek, Alfred Riedl. Pelatih berkebangsaan Austria itu mencoret tiga nama pemain asing yang diundang PSSI untuk mengkuti audisi timnas U-23 Indonesia.

Andrea Bitar, Arthur Irawan, dan James Zaidan harus melupakan mimpinya menghuni skuad Merah Putih. Riedl beralasan, ketiga pemain tersebut masih belia. “Umur mereka masih muda. Pemain asing itu berusia antara 17 sampai 19 tahun,” kata Riedl seusai latihan kepada Wartawan.

Lebih jauh, asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal mengungkapkan, bakat yang mereka miliki setara dengan pemain lokal. “Mereka tidak lebih baik dari pemain lokal. Tapi mereka menerima dengan berjiwa besar keputusan ini,” kata Pikal seraya menaiki bus timnas.

Menanggapi laporan ini, Deputi Badan Teknis Timnas, Iman Arif menyatakan keputusan tersebut belum final. Karena proses penyaringan belum selesai. “Keputusan akhir akan kita umumkan pada 17 Januari karena seleksi belum selesai. Masih ada lima atau enam lagi calon khususnya dari Belanda akan tiba mulai esok,” kata Iman melalui pesan singkat kepada Okezone, Minggu (9/1/2011).

Terkait langkah Riedl meninggalkan ketiga pemain asing itu, Iman menjelaskan itu hak sang pelatih. “Coach punya hak untuk mencoret. Kita serahkan sepenuhnya ke coach untuk memutuskan mana terbaik.”
(fmh)

yudhi_kentankz
09-01-2011, 05:41 PM
kpn majunya sepakbola di negeri ini kalo yang ngurusin orang-orang "bejad" gini :hammer:

yoshiharu_kubo10
10-01-2011, 12:27 PM
Riedl Coret 3 Pemain Asing
Minggu, 9 Januari 2011 - 13:28 wib
Rejdo Prahananda - Okezone

Foto: Keputusan ALfred Riedl mencoret tiga pemain asing masih belum final (SINDO)
JAKARTA – Hari ketiga seleksi pemain timnas U-23 yang digelar di Lapangan C, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1) menghasilkan keputusan yang mengejutkan dari sang arsitek, Alfred Riedl. Pelatih berkebangsaan Austria itu mencoret tiga nama pemain asing yang diundang PSSI untuk mengkuti audisi timnas U-23 Indonesia.

Andrea Bitar, Arthur Irawan, dan James Zaidan harus melupakan mimpinya menghuni skuad Merah Putih. Riedl beralasan, ketiga pemain tersebut masih belia. “Umur mereka masih muda. Pemain asing itu berusia antara 17 sampai 19 tahun,” kata Riedl seusai latihan kepada Wartawan.

Lebih jauh, asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal mengungkapkan, bakat yang mereka miliki setara dengan pemain lokal. “Mereka tidak lebih baik dari pemain lokal. Tapi mereka menerima dengan berjiwa besar keputusan ini,” kata Pikal seraya menaiki bus timnas.

Menanggapi laporan ini, Deputi Badan Teknis Timnas, Iman Arif menyatakan keputusan tersebut belum final. Karena proses penyaringan belum selesai. “Keputusan akhir akan kita umumkan pada 17 Januari karena seleksi belum selesai. Masih ada lima atau enam lagi calon khususnya dari Belanda akan tiba mulai esok,” kata Iman melalui pesan singkat kepada Okezone, Minggu (9/1/2011).

Terkait langkah Riedl meninggalkan ketiga pemain asing itu, Iman menjelaskan itu hak sang pelatih. “Coach punya hak untuk mencoret. Kita serahkan sepenuhnya ke coach untuk memutuskan mana terbaik.”
(fmh)



sudah...kompetisi sepakbolanya dibubarkan saja semua...

anak bangsa yang mau main sepakbola...pergi aja ke luar negeri...

selain bakat lebih terasah dalam kompetisi yang lebih baik...dan profesionalisme juga lebih baik...

kesempatan masuk tim nasional juga sudah besar kok...

PSSI sudah malas bangun kompetisi yang bermutu...

Andi Istiabudi
11-01-2011, 10:46 AM
Sudah termasuk pendapatan tiket AFF kemarin gak yach ?

PSSI Diduga Korupsi Rp 720 M per Tahun

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengeluarkan data atas dugaan korupsi dana APBN dan APBD di tubuh PSSI serta sejumlah klub Liga Super Indonesia (LSI). ICW menduga, dana yang dikorupsi setiap tahunnya mencapai Rp 720 miliar.

Angka itu dihitung dari dana yang disinyalir telah dikorupsi pengurus PSSI dan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi domisili klub sepak bola yang bernaung di bawah kompetisi PSSI. Sekadar informasi, terdapat sekitar 30 klub Divisi Utama dan 18 klub LSI yang bermain dalam kompetisi yang digelar PSSI setiap tahunnya.

"Total kerugian 720 miliar," ujar peneliti muda ICW Apung Widadi kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/1/2011).

Apung mengatakan, data dugaan korupsi PSSI tersebut sudah diserahkan ke KPK. "Untuk wilayah Semarang diperkirakan ada kerugian negara tahun 2004 hingga 2009 sebesar Rp 2,5 miliar," ungkapnya.

Modus yang digunakan dalam korupsi PSSI beragam dan selalu berganti setiap tahunnya. Saat didesak untuk membuka data korupsi yang dilakukan PSSI di daerah lainnya, Apung enggan mengungkapnya.

Dia mengaku ICW akan terlebih dahulu melakukan studi kasus sebelum mengungkap data-data itu ke publik. "Kita akan lakukan studi kasus dugaan korupsi PSSI di 10 daerah lainnya," ungkapnya.

Source : http://bola.kompas.com

zudomiriku
11-01-2011, 12:28 PM
kalo orangnya tetap gak mo turun mo gimana? #NurdinSempak

Demi Kredibilitas, Nurdin Halid Harus Diganti
Elvan Dany Sutrisno - detiksport



Jakarta - Desakan supaya Nurdin Halid berhenti sebagai ketua umum PSSI kembali dilontarkan dari kalangan politisi. Mundurnya Nurdin dinilai sebagai upaya untuk memperbaiki kredibilitas sepakbola Indonesia.

"Ketua PSSI harus diganti orang yang tidak pernah terjerat masalah hukum," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/1/2011).

Seruan itu dicetuskan Didi menyusul akan diusutnya PSSI oleh KPK terkait dugaan korupsi di tubuh organisasi sepakbola Indonesia itu.

"Terlepas benar tidaknya, laporan ICW dan kelompok masyarakat, dugaan kuat adanya korupsi di PSSI, juga kaitan dana bantuan APBD, tentu harus diusut dan dibongkar tuntas oleh KPK," papar Didi.

Ia menambahkan, revitalisasi di PSSI mendesak dilakukan. Sebab hal ini menyangkut masa depan sepakbola Indonesia.

"Bagaimanapun, demi kredibilitas dan masa depan sepakbola nasional. Apalagi sepakbola adalah olahraga yang paling populer dan terbesar peminatnya," paparnya.

Karenanya, Didi mendesak PSSI berbenah. Ia juga mendesak PSSI keluar dari dunia politik praktis dengan reformasi total kepengurusan PSSI.

"Dan juga agar tidak ditarik-tarik untuk kepentingan politik yang tidak bertanggung jawab. Maka tidak ada jalan lain, ganti ketua PSSI, lakukan penyegaran dengan menempatkan orang-orang baru yang benar-benar profesional yang memang paham sepakbola dan pembinaan sepakbola nasional," tegasnya.

Oom Panda
11-01-2011, 01:25 PM
Hahahahahaahaha... Udah kronis ke Narsisan dan KoruPSSI disana...
Cuma bisa bilang... #NurdinSempak
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
11-01-2011, 02:00 PM
Gio Mau Melatih di Indonesia

Liputan6.com, Amsterdam: Giovanni van Bronckhorst kini tengah sibuk mengikuti pendidikan menjadi pelatih sepakbola. Kesibukan baru usai mengumumkan diri pensiun sebagai pemain setelah memimpin Belanda, sebagai kapten tim Oranje, ke final Piala Dunia di Afrika Selatan.

Lalu bagaimana dengan rencana mengembangkan sepakbola Indonesia yang diutarakannya pada perhelatan sepakbola terakbar pertengahan tahun lalu? Gio, panggilan akrab mantan bintang Feyenoord, Arsenal, dan Barcelona ini ternyata masih memendam asa melatih dan mengembangkan sepakbola di Indonesia.

"Saya sudah punya rencana itu. Belum bisa katakan kapan waktunya, tapi yang jelas dalam waktu dekat ini saya akan kembali ke Indonesia," ucap pria berusia 35 tahun tersebut yang menjelaskan bahwa dirinya hanya melihat Indonesia dari udara ketika terbang menuju Australia.

Gio menegaskan rencananya melatih di Indonesia memang tidak terlepas dari ikatan yang kuat dengan Ambon. "Tentu saja, itu kan negara asal kakek dan nenek saya. Jelas saya berminat kembali ke tempat akar keturunanku," imbuh Gio kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Gio juga ternnyata punya kepekaan terhadap geliat dukungan masyarakat Indonesia terhadap kebangkitan tim nasional. Menurutnya, masalah naturalisasi yang tengah hangat di Tanah Air bukan masalah penting. Kemungkinan merekrut pemain keturunan Maluku-Belanda untuk ke tim nasional mungkin saja, tapi yang terpenting urgensinya membangun timnas yang tangguh.

"Kita harus membantuk sebuah tim yang tangguh. Soal isi, bisa pemain lokal atau pemain yang didatangkan dari Belanda. Tapi yang paling utama Timnas Indonesia harus tangguh," lanjut pemilik 106 caps bersama Timnas Belanda.

Menurut Jim Pentury, tokoh Maluku-Belanda yang memprakarsai pembangunan Sekolah Sepakbola Maluku, tahun 2011 ini Gio bisa memberi pelatihan beberapa hari di Ambon. Gio juga diharapkan bisa membuka sekolah sepakbola di Indonesia Timur itu. Semoga saja niat mulia dari Giovanni van Bronckhorst ini bisa diwadahi PSSI atau Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. (DIM/RNW)

Source : http://bola.liputan6.com

Andi Istiabudi
11-01-2011, 02:16 PM
Inilah salah satu masalah yang pasti dihadapi klub yang mengandalkan APBD. Konon gaji Bambang Pamungkas di Persija mencapai Rp 100 juta/ bulan. Nah jika ada 3 pemain bintang timnas dan beberapa pemain asing dalam sebuah klub bisa dibayangkan berapa APBD yang tersedot untuk membayar sejumlah pemain tersebut. Solusinya ? Gabung di LPI aja, hehehe ....

Dibelit Masalah Keuangan, Persija Telat Gajian

Bola.net - Masalah keuangan ternyata masih menjadi momok paling menakutkan bagi persepakbolaan Indonesia di awal tahun 2011 ini. Kali ini giliran klub asal ibu kota, Persija Jakarta yang dibelit masalah ini.

Seperti dilansir Tempo Interaktif, saat ini, tim berjuluk Macan Kemayoran itu sedang mengalami masalah keuangan yang cukup parah. Bahkan, manajemen klub tersebut belum mengetahui kapan ada kepastian bisa melunasi gaji pemain yang belum dibayar tiga bulan.

"Kami akan mengusahakan secepatnya, tapi sampai detik ini belum tahu kepastiannya," kata Asisten Manajer Persija, Ferry Indra Syarief.

Ferry sendiri mengaku bahwa dia telah menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi pada para pemain. Dia juga menegaskan bahwa manajemen tengah mencari dana untuk membayar semua tunggakan.

Janji Ferry ini nampaknya bukanlah sekedar bualan. Sebelum tampil menjamu Arema di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Minggu (09/01) lalu, para pemain telah diberikan satu bulan gajinya. Alhasil, Macan Kemayoran sukses menekuk Arema dengan skor 2-1.

Sementara itu, menanggapi hal ini, Pelatih Persija, Rahmad Dharmawan berharap kemenangan dari Arema menggugah manajemen agar segera menyelesaikan masalah tunggakan gaji. "Kemenangan tersebut sebagai pembuktian, walaupun kelaparan masih bisa bermain bagus,"kata pelatih yang akrab disapa RD itu. (ti/den)

Source : http://www.bola.net

Oom Panda
11-01-2011, 03:34 PM
Gio Mau Melatih di Indonesia

Liputan6.com, Amsterdam: Giovanni van Bronckhorst kini tengah sibuk mengikuti pendidikan menjadi pelatih sepakbola. Kesibukan baru usai mengumumkan diri pensiun sebagai pemain setelah memimpin Belanda, sebagai kapten tim Oranje, ke final Piala Dunia di Afrika Selatan.

Lalu bagaimana dengan rencana mengembangkan sepakbola Indonesia yang diutarakannya pada perhelatan sepakbola terakbar pertengahan tahun lalu? Gio, panggilan akrab mantan bintang Feyenoord, Arsenal, dan Barcelona ini ternyata masih memendam asa melatih dan mengembangkan sepakbola di Indonesia.

"Saya sudah punya rencana itu. Belum bisa katakan kapan waktunya, tapi yang jelas dalam waktu dekat ini saya akan kembali ke Indonesia," ucap pria berusia 35 tahun tersebut yang menjelaskan bahwa dirinya hanya melihat Indonesia dari udara ketika terbang menuju Australia.

Gio menegaskan rencananya melatih di Indonesia memang tidak terlepas dari ikatan yang kuat dengan Ambon. "Tentu saja, itu kan negara asal kakek dan nenek saya. Jelas saya berminat kembali ke tempat akar keturunanku," imbuh Gio kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Gio juga ternnyata punya kepekaan terhadap geliat dukungan masyarakat Indonesia terhadap kebangkitan tim nasional. Menurutnya, masalah naturalisasi yang tengah hangat di Tanah Air bukan masalah penting. Kemungkinan merekrut pemain keturunan Maluku-Belanda untuk ke tim nasional mungkin saja, tapi yang terpenting urgensinya membangun timnas yang tangguh.

"Kita harus membantuk sebuah tim yang tangguh. Soal isi, bisa pemain lokal atau pemain yang didatangkan dari Belanda. Tapi yang paling utama Timnas Indonesia harus tangguh," lanjut pemilik 106 caps bersama Timnas Belanda.

Menurut Jim Pentury, tokoh Maluku-Belanda yang memprakarsai pembangunan Sekolah Sepakbola Maluku, tahun 2011 ini Gio bisa memberi pelatihan beberapa hari di Ambon. Gio juga diharapkan bisa membuka sekolah sepakbola di Indonesia Timur itu. Semoga saja niat mulia dari Giovanni van Bronckhorst ini bisa diwadahi PSSI atau Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga. (DIM/RNW)

Source : http://bola.liputan6.com

Asal ga dijadiin proyek aji mumpung aja sama PSSI... Apa gio latih tim lpi aja.. Biar tambah pusing ntuh PSSI...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
11-01-2011, 05:25 PM
Uruguay Ingin Naturalisasi Syamsir Alam?

JAKARTA, KOMPAS.com - Uruguay berniat menaturalisasi pemain muda Indonesia, Syamsir Alam. Meski baru sebatas wacana, bukan tidak mungkin hal itu terlaksana.

Manajer Sociedad Anonima Deportiva (SAD), Demis Djamaoeddin, mengungkapkan hal tersebut setelah mendengar langsung wacana naturalisasi itu dari kuasa hukum SAD. Syamsir yang dilahirkan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu pemain yang berlatih selama tiga tahun bersama SAD di Uruguay.

"Pemerintah Uruguay memang memiliki wacana menaturalisasi pemain asing yang sudah tiga tahun berkompetisi di Uruguay," kata Demis, Selasa (11/1/2011).

Demis menambahkan, ada 15 pemain yang sudah mengikuti kompetisi SAD selama tiga tahun termasuk Syamsir Alam. Berdasarkan ketentuan setempat, pemain-pemain tersebut bisa dinaturalisasi oleh Uruguay. "Ini masih wacana. Soal Syamsir terlalu dini. Saat tiba di Uruguay, saya akan berbicara dengan pihak Federasi Uruguay," jelas Demis.

"Kalau pendapat pribadi, naturalisasi merupakan hak pemain. Pokoknya terserah kepada pemain," lanjut Demis.

Saat ini PSSI telah membentuk tim SAD Indonesia untuk program Uruguay Project 2011. Tim ini akan dibagi dalam dua kelompok yakni SAD usia di bawah 19 tahun (U-19) dan di bawah 17 tahun (U-17). SAD U-19 akan berlaga di kompetisi Cuarta, sedangkan SAD U-17 akan mengikuti kompetisi Quinta. Kedua kompetisi tersebut akan bergulir mulai 17 Februari mendatang.

Source : http://bola.kompas.com

ario adi nugroho
11-01-2011, 06:08 PM
walah syamsir alam mau di naturalisasi
pegimana itu??
tuker dah ma diego forlan
hehehe

theater of dream
11-01-2011, 06:17 PM
Penasaran juga liat penampilan bocah Agam nih.....

Diego
11-01-2011, 09:49 PM
dukung gio jd pelatih timnas pecat aja sikampret riedl yg udh mulai berpolitik di tim PSSI.....

Andi Istiabudi
11-01-2011, 10:37 PM
Seleksi Timnas Pakai Kostum Bekas

JAKARTA, KOMPAS.com — Rasanya sulit untuk mengenali 30 pemain yang mengikuti seleksi kedua tim nasional U-23. Pasalnya, para pemain muda tersebut memakai baju bekas.

Seleksi kedua timnas U-23 dimulai sejak Selasa (11/1/2011). Seleksi ini dilaksanakan dua kali sehari, yakni pagi dan sore. Sayangnya, sulit mengenali 30 pemain karena tidak memakai kostum sesuai dengan nama pemain tersebut.

Hampir semua pemain memakai seragam bekas, termasuk pemain keturunan, Ruben Wuarbanaran. Ruben memakai kostum nomor 20 yang bertuliskan "Harmoko" di bagian punggung. Adapun Titus Bonai mengenakan kaus dengan nama "Jayusman". Ada juga pemain yang memakai seragam pemain timnas senior, seperti Ismed, Elie Aiboy, Budi Sudarsono, dan Erol Iba.

"Peninggalan baju timnas yunior dan senior sejak dulu. Kenapa dipermasalahkan, sih?" kata salah seorang staf Badan Tim Nasional.

Kondisi ini menyulitkan para peliput mengenali pemain. "Nomor 20 (Ruben) itu namanya Harmoko, yah," celetuk salah satu wartawan koran nasional.

Saat ini para pemain tersebut tengah melakukan pemanasan dengan dibimbing oleh Pelatih Alfred Riedl dan Asisten Pelatih Wolfgang Pikal.

Source : http://bola.kompas.com

Andi Istiabudi
14-01-2011, 10:35 AM
Sukses di AFF Cup, Indonesia Dekati Thailand di Peringkat FIFA

Bola.net - Kebangkitan timnas Merah Putih di ajang AFF Suzuki Cup 2010 membuat Indonesia makin mendekati peroleh poin Thailand pada rangking FIFA. Dalam rangking dunia terbaru yang dirilis tanggal 12 Januari 2011, Indonesia sekarang hanya berselisih 20 poin dengan Thailand yang berposisi tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Dua kali kemenangan 1-0 atas Filipina di babak semifinal serta 2-1 di final leg kedua atas Malaysia, cukup banyak menambah perolehan poin Indonesia. Poin terbesar didapat Indonesia dari kemenangan yang mereka peroleh di partai final.

Hingga saat ini total timnas Merah Putih berhasil mengumpulkan 224 poin, naik 13 poin dari sebelumnya. Kenaikan poin itu menaikkan posisi Indonesia di peringkat FIFA dari peringkat 127 terbaik di dunia menjadi peringkat 126.

Sedangkan Thailand mengumpulkan 244 poin dan menduduki posisi ke 119 di peringkat FIFA. Ini berarti Indonesia juga hanya berjarak 5 posisi dengan Thailand.

Malaysia yang menjadi juara AFF Suzuki Cup 2010, naik 2 posisi ke peringkat 142 dunia dengan perolehan 145 poin, naik 17 poin dari raihan mereka sebelumnya.

Sementara itu lawan Indonesia di semifinal, Filipina, turun ke posisi 153 dunia dan perolehan poin mereka juga turun 11 poin menjadi total hanya 97 poin.

Vietnam yang menjadi semifinalis berada di posisi 136. Peserta lainnya seperti Singapura, Myanmar dan Laos, masing-masing menempati posisi 139, 149 dan 168 dunia. (bola/cax)

Source : http://www.bola.net

KkingP
14-01-2011, 11:16 AM
Kalau semua PEMDA mau boikot tuh dana APBD buat Klub2 ISL... mampus dah tuh PSSI...
klub gak punya uang, bangkrut, ISL kagak laku....

Hilman-Bukan-Superman
16-01-2011, 10:14 PM
1000 Lilin Untuk Sepak Bola Indonesia
http://library.bola.net/p/headline/0000036099.jpg
Bola.net - Carut-marut persepakbolaan nasional nampaknya mengundang keprihatinan banyak pihak. Kali ini simpati datang dari Aliansi Suporter Indonesia (ASI). Melalui aksi damai yang digelar di bunderan HI dengan tema 1000 lilin untuk keprihatinan sepak bola Indonesia. ASI mencoba menyuarakan untuk menyegerakan perubahan di tubuh PSSI, dan dengan tegas menolak Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI.

Acara yang diadakan pada hari Sabtu pukul 21.00 WIB itu diisi dengan orasi dari Partoba sebagai koordinator lapangan. Kemudian dilanjutkan orasi dari Djundan Hidayat (Mang Juned) sebagai kapten dari Aliansi Suporter Indonesia (ASI), dan beberapa perwakilan suporter Indonesia.

Pada umumnya orasi yang disampaikan perwakilan seluruh suporter yang tergabung dalam ASI, menyuarakan hal yang sama. Yaitu menginginkan adanya perubahan di tubuh PSSI serta secara tegas menolak Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI. Dengan menyalakan lilin sambil bergandengan tangan, ASI ingin menunjukkan pesan damai kepada semua. Bahwa sesama suporter adalah saudara dan tidak menginginkan adanya permusuhan di antara mereka.

Di penghujung aksi damai tersebut, Nanang Ariadi yang mewakili para suporter yang tergabung dalam aksi damai tersebut membacakan petisi yang berisi 8 tuntutan.

Adapun isi petisi itu terdiri dari 8 butir tuntutan:

1. Menuntut restrukturisasi atau reformasi dalam kepengurusan PSSI sesegera mungkin.
2. Menolak politisasi sepak bola nasional dengan tidak mendudukkan kader partai dalam posisi puncak dan strategis.
3. PSSI hanya dikelola oleh orang-orang independen dan profesional dalam bidangnya.
4. Mengembalikan fungsi APBD yang sesuai dengan Pasal 155 PP nomor 58 Tahun 2005; Peraturan Mendagri no 58 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; dan Permendagri no. 13 Tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan keuangan Daerah; serta Surat Mendagri no .903/187/SJ yang berisi pelarangan penggunaan dana APBD secara rutin bagi klub sepak bola.
5. Menuntut diadakannya audit kelembagaan PSSI secara transparan, bersih dan independen.
6. PSSI harus memberikan izin pada setiap usaha kompetisi profesional yang ingin memajukan persepakbolaan Indonesia.
7. Menolak calon ketua umum PSSI yang mempunyai perkara hukum.
8. Menuntut keamanan, kenyamanan dan fasilitas yang layak bagi penonton.

Petisi tersebut rencananya akan diteruskan ke Komisi X DPR RI, Menegpora, Mendagri serta ke KPK. Setelah membacakan tuntutannya, aksi damai pada malam itu diakhiri dengan renungan dan doa. Selanjutnya mereka membubarkan diri secara tertib.

Aliansi Suporter Indonesia (ASI) sendiri terbentuk pada tgl 07 Januari atas kesepakatan perwakilan suporter dari Bonek, Joglosemar, Pasoepati, Aremania, The Jack, Bobotoh + Viking , Snex, Singamania, Infosuporter, Kampak , Spartack, Slemania, NJ, Panser, Benteng viola dan beberapa kelompok suporter lain yang bergabung. (bola/mac)

Sheyro_07Seven
17-01-2011, 02:04 AM
TanggunG Neh pake 1000 LiliN,..Sekalian 1000 MolotoV,..!!!!!!!!!!!Biar Pada melek tuh mataNya pengurus PSSI,..!!!!!!!!!!!:berbusa::berbusa::berbusa:

ario adi nugroho
17-01-2011, 05:16 AM
Lolos Seleksi, Riedl Tunggu Paspor Ruben

Hasil lengkap seleksi timnas U-23 baru akan diumumkan BTN besok.

Pelatih tim nasional Alfred Riedl mengakui bila pemain blasteran Ruben Wuarbanaran telah lolos seleksi timnas U-23 yang dipersiapkan mengikuti serangkaian pertandingan pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011.

Menurut Riedl, kepastian Ruben mendapatkan tempat di timnas U-23 belum bisa ditentukan. Sebab, ia masih menunggu Ruben memperoleh paspor Indonesia, sehingga dapat dimasukkan ke dalam timnas.

“Ruben bisa bermain untuk pertandingan pra olimpiade dan SEA Games. Tapi itu bisa dilakukan jika dia menyelesaikan paspornya terlebih dahulu,” ujar Riedl.

Keputusan Riedl ini cukup mengejutkan. Pasalnya, Ruben hanya mengikuti seleksi selama satu hari. Setelah itu, Ruben absen karena mengalami cedera otot paha dalam. Kondisi tersebut berbeda dengan pemain keturunan lainnya. Namun Riedl sempat mengakui bila Ruben memiliki kemampuan yang bagus.

Dengan demikian, Ruben menjadi satu-satunya pemain blasteran yang lolos seleksi. Sebelumnya, Riedl telah mencoret Vincent Partosoebroto, Andrea Bitar dan James Zaidan Saragih, serta Athur Itawan.

Mengenai nama pemain yang sudah terpilih berdasarkan tiga gelombang seleksi, Riedl menyatakan, pengumuman akan dilakukan deputi bidang teknis Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif, Senin [17/1].

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/16/2308499/lolos-seleksi-riedl-tunggu-paspor-ruben

Andi Istiabudi
17-01-2011, 05:40 PM
Seperti kata mantan Wapres Jusuf Kalla, "Lebih Cepat Lebih Baik"

Pemerintah Sepakat Hentikan APBD Bagi Klub Profesional

Bola.net - Nasib klub-klub sepak bola yang selama ini menggantungkan hidupnya pada dana APBD berada di ujung tanduk. Pasalnya, pemerintah telah setuju menghentikan suntikan dana APBD untuk klub sepak bola profesional.

Seperti dikutip dari Tempointeraktif, pemerintah merasa yakin bahwa klub-klub bisa menjadi profesional tanpa dana APBD. Terbukti, kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) bisa berjalan tanpa suntikan APBD. "LPI memperkenalkan scientific sport yang lebih terukur dan tepat," kata Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai.

Lebih lanjut, Velix menegaskan, penghentian kucuran dana APBD itu itu tak bisa dilakukan serta-merta. "Pemerintah butuh setidaknya dua tahun untuk mengevaluasi dan membuat kerangka regulasi pengelolaan dana APBD," katanya. Dalam masa transisi itu, pemerintah akan mengatur perihal kapan kebijakan "Stop APBD" ini diberlakukan serta memetakan daerah mana yang sudah punya sponsor dan yang belum.

Sementara itu, komunitas 'Save Our Soccer' terus mendesak pemerintah agar secepatnya menghentikan suntikan APBD bagi klub profesional. "Mendanai klub profesional bukan bagian dari urusan pemerintah," ujar Abdullah Dahlan, peneliti Indonesia Corruption Watch, yang tergabung dalam 'Save Our Soccer'. (ti/den)

Source : http://www.bola.net

ario adi nugroho
17-01-2011, 05:52 PM
seperti biasa,,saya yakin itu hanya angin berlalu aja

ga mungkin terjadi beneran di kenyataan nya

kalo di hentikan..praktis ISL pasti berenti,,

pake APBD aja masih nunggak gaji pemain...apa lagi di hentikan.. :P

HenryRooney07
17-01-2011, 08:44 PM
Riedl Umumkan Skuad Pra-Olimpiade
Rossi Finza Noor - detiksport

Jakarta - Alfred Riedl akhirnya resmi mengumumkan 26 nama pemain yang akan membela Indonesia di Pra-Olimpiade. Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan, seperti yang sudah bisa ditebak, tak termasuk di antaranya.

Pengumuman pemain tersebut dilakukan Riedl setelah berdiskusi dengan para asistennya dan daftar namanya langsung diumumkan di situs resmi PSSI. Di antara ke-26 nama itu, tiga di antaranya adalah mereka yang memperkuat Indonesia di Piala AFF lalu: Kurnia Mega, Okto Maniani dan Yongki Aribowo.

Di dalam daftar pemain itu termasuk juga Ruben Warbanaran. Namun nama terakhir ini masih menunggu proses untuk menjadi WNI dan mendapatkan paspor Indonesia.

Seleksi ini sudah dilakukan Riedl sejak 7 Januari lalu, dan seperti sudah diketahui, dua nama yang kini bermain di LPI, Irfan dan Kim, dipastikan tak masuk ke dalam skuad.

Para pemain yang terpilih akan mengikuti pelatnas pada tanggal 24 Januari 2011 sebelum melakoni laga melawan Turkmenistan pada 23 Februari.

Berikut adalah pemain terpilih untuk Pra-Olimpiade 2012 :

1. Kurnia Mega (Arema)
2. Arditani Ardiyasa (Persija)
3. Muhamad Ridwan (Persita)
4. Abdul Hamid Mony (Persiba)
5. Safri Umi (Persiraja)
6. Diaz Angga Putra (Persib)
7. Ahmad Farizi (Arema)
8. Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC)
9. Rahmat Latif (Sriwijaya FC)
10.Fachrudin (PSS)
11.Septia Hadi (PSPS)
12. Okto Maniani (Sriwijaya FC)
13. Dendi Santoso (Arema)
14. Egi Melgiansyah (Pelita Jaya)
15. Hendro Siswanto (Persela)
16. Ramdani Lestaluhu (Persija)
17. Nasution Karubaba (Perseman)
18. Engelberth Sani (Pelita Jaya)
19. Johan Yoga (Persib)
20. Rishadi Fauzi (Persita)
21. Aris Alfiansyah (Persela)
22. Titus Bonai (Persipura)
23. Risky Novriansyah (Persijap)
24. David lali (Persipura)
25. Yongki Ariwibowo (Arema)
26. Ruben Warbanaran (masih dalam proses wni & paspor indonesia)
( roz / a2s )

sumber : http://www.detiksport.com

ario adi nugroho
18-01-2011, 01:48 AM
Kepastian Safee Ke Persib Tergantung Hasil Evaluasi

Evaluasi ini akan menentukan apakah Persib bakal merekrut pemain baru atau tidak.

Manajemen Persib Bandung belum memastikan apakah bakal merekrut striker Malaysia Mohd Safee Mohd Sali pada bursa transfer kedua Superliga Indonesia 2010/11 pada Februari nanti.

Manajer tim Persib Umuh Muchtar kabarnya selama ini beberapa kali melakukan komunikasi dengan sekjen Selangor FC [FAS] Datuk Hamidin Amin mengenai kemungkinan merekrut Safee.

Kabar yang diperoleh, Safee bakal mengikuti seleksi terlebih dahulu pada Februari nanti, ketika kompetisi Superliga jeda paruh musim. Status pemain timnas Malaysia belum menjadi jaminan Safee bakal masuk ke dalam Persib.

“Kami belum bisa memastikan apakah merekrut Safee atau tidak, sebab dia masih terikat kontrak dengan Selangor FC sampai November. Tapi Persib tetap menjalin komunikasi dengan sekjen Selangor,” ujar sumber dalam Persib kepada GOAL.com Indonesia.

“Yang jelas, kami akan mengevaluasi terlebih dahulu hasil yang diperoleh Persib pada Februari nanti. Setelah itu, manajemen Persib akan menetukan merekrut pemain baru atau tidak.”

Namun, upaya Persib untuk mendapatkan Safee tidak akan mudah. Sebab, sejumlah klub Vietnam juga menyatakan menaruh minat terhadap top skorer Piala AFF 2010 itu.

http://www.goal.com/id-ID/news/1391/superliga-indonesia/2011/01/17/2310075/kepastian-safee-ke-persib-tergantung-hasil-evaluasi

zeavhere
18-01-2011, 11:01 PM
sepertinya semakin gila saja ketua pssi kita ini :nohope::berbusa:


Nurdin Klaim Sukses Timnas Karya Golkar
Mahfudz Jufri - detiksport

Palu - Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nurdin Halid, Selasa (18/01/2011) di Palu, Sulawesi mengklaim sukses tim nasional pada laga AFF lalu adalah karya Partai Golkar.

Nurdin mengatakan hal tersebut di Gedung Olahraga Siranindi Palu, saat deklarasi pasangan Calon Gubernur Sulteng Aminuddin Ponulele - Calon
Wakil Gubernur Luciana Baculu.

Nurdin yang juga Kordinator Wilayah Sulawesi DPP Partai Golkar ini mengakui banyaknya cercaan yang dialamatkan kepada dirinya terkait
persebakbolaan tanah air dan terkait kepemimpinannya di PSSI.

"Padahal keberhasilan timnas tersebut tak lepas dari kepemimpinan saya," klaimnya.

Nurdin juga menegaskan bahwa Golkar adalah partai karya. Jadi setiap kader Golkar harus memberi kontribusi terbaik bagi tanah air. Termasuk dirinya yang sudah berbuat bagi PSSI.

Yang unik, saat Nurdin Halid masuk ke Gedung Olahraga bukan disambut dengan lagu nasional atau mars Golkar, namun disambut dengan lagu "Garuda Di Dadaku".
( rin / rin )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

zeavhere
18-01-2011, 11:15 PM
next, masih tentang PSSI

Editorial: FIFA Weigh In On Indonesian "Rebel League", But They Are Missing The Point

Problems in the archipelago...
By Ewan Macdonald & Bima Said
Jan 18, 2011 3:00:00 PM
125 Share

* Indonesia

Among the football-crazy countries of South East Asia, not one has a national team at the 2011 Asian Cup in Qatar. The truly sad part of this is that it's no great surprise. Above all, it's no shock whatsoever to the long-suffering fans of a country that should be a flag-bearer for the region: Indonesia.

Indonesia may be a vast country of over 200 million people. It may have over seven million players to choose from. And it may have some of the most fanatical football fans in the world. But it remains a sporting backwater - a place where the national team hasn't played in a World Cup since the 1930s and hasn't progressed beyond the first round of the Asian Cup since... well, ever.

Surely this isn't down to a lack of enthusiasm among the country's footballers and fans. As mentioned, there is a potential talent pool here to rival all but the biggest nations on earth, and - along with badminton - football enjoys a special place in the hearts of the people. Nor is it down to a lack of potential infrastructure: the country boasts some fine stadiums and good communications, as well as a fanbase waiting for a national team - and, before that, a national league - worthy of their support.

But all signs are that the current footballing authorities in Indonesia aren't up to the task. Nepotism, incompetence, anti-competitiveness - the problems surrounding the game in Indonesia are compelling. And FIFA, the guardians of the global game? They seem happy enough with it - so much so that they've thrown their weight behind attempts to punish the architects of a breakaway professional league that's threatening to - hold onto your hats - fix the appalling state of the Indonesian game.

Lock & Key


Nurdin Halid, PSSI chairman
Before we get onto FIFA's part, though, it's time to rewind. Why is football in Indonesia in such a mess, and why has a "rebel league" run up the Jolly Roger, risking the ire not just of the local authorities but of FIFA itself?

Indonesian football is governed by the Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (or Football Association of Indonesia, PSSI), a deeply conservative body which has had the same secretary-general since 1983 and the same president, Nurdin Halid, since 2003. To have long-serving leaders is not unusual in football - but it is when one of them has spent much of his time behind bars.

Halid was arrested in 2004, accused of sugar smuggling; shortly afterwards he was again detained, this time on suspicion on corruption relating to cooking oil istribution. By 2005 he'd managed to secure his release, but in 2007 he was again behind bars for these original charges. In the midst of all this he also managed to allegedly violate customs rules with the importation of rice from Vietnam in 2005, serving more time for that. Oh, and he was also running Indonesian football - his jail terms were no hindrance to his re-election, which took place in 2007.

It later transpired that Halid was a member of the Golkar political party faction - no mere piece of trivia, given that FIFA tend to frown upon the interference of politics in football, and also due to the fact that the PSSI's flagship competition, the Liga Indonesia, is heavily based on public funds. Indeed, the top clubs in Indonesia are run largely based on stipends from Indonesia's Local Government Budget (APBD): money is disbursed to the provinces, who in turn fund their teams.

Pay The Price

One could argue that such a system means that local authorities - and maybe thus local people - will strongly identify with their team, meaning that it can grow stronger and wealthier. But in fact many Indonesians argue strongly that such a system has failed - and that Nurdin Halid is very much responsible.

Until 2008 the top flight was an unwieldy, multi-group beast where relegation was virtually unknown due to constant expansion. Admittedly things improved with the new Super League structure in 2008-09, but that merely moved the team stagnation problem down a level, while the new, slimline top flight has failed to produce a significant increase in quality.

That's very much clear at the continental level. The 2008-09 winners, Persipuya Jayapura, were Indonesia's sole representatives at the Asian Champions League of 2010, and here they utterly bombed, conceding 29 goals in six matches, including a humiliating 9 at the hands of Chinese side Changchun Yatai (whom, funnily enough, Jayapura then beat in the return leg.) In the AFC Cup - the continent's silver competition - Sriwjaya at least got out of the group stage, but were then humiliated 4-1 by Thai Port. Persiwa Wamena's contribution doesn't even bear mentioning.

Small wonder, then, that with such a failing system there was a groundswell of desire for change. In the wake of Indonesia's failing to win a single game in Asian Cup 2011 qualifying, it was generally agreed that something had to be done. In early 2010, the country's fans still glowing from the visit of the FIFA World Cup Trophy Tour, Indonesian Youth and Sports Minister Andi Mallarangeng announced a National Football Congress (KSN) to discuss the future of the game.

By March a group of influential figures - former players, current sportsmen, business leaders, media members - had gathered to discuss their own thoughts prior to the KSN, which seemed set to be a ground-shaking event. Indeed, at the end of the month the KSN produced a series of sweeping suggestions for change. The seven-point document became known as the Malang Recommendation:

* The PSSI is to reform and restructure itself on the basis of proposals, suggestions and criticisms and expectations of society, and take concrete steps according to such rules in order to achieve the expected accomplishments of the Indonesian people.
* It is necessary to provide infrastructure development and improvement of sports facilities, especially those of football.
* The PSSI needs to improve communication, coordination, and synchronization with all stakeholders, especially the Central Sports Committee (KONI) and the Government.
* To conduct development of youth football through a special coaching approach based on science and technology, involving a team of doctors, psychologists, scouts, and sports experts; and the need to quickly set a national standard curriculum for organizing football schools.
* The method of coaching young student athletes should also pay attention to formal education.
* The government is to provide a budget to support and sustain the achievement of targets and objectives towards achievement.
* To formulate and implement development programs that focus on the establishment of performance of the national team to become champions of SEA Games of 2011.

The PSSI was expected to listen: it transpired that, aside from the ones involving government cash, they did not. By July even the country's politicians were making noises about the failure of the governing body to live up to even one of the ideas suggested, and in December the final curtain for the PSSI's credibility came as Indonesia failed to win the AFF Cup which, to put it politely, is a competition of modest quality.

The fans had seen it all before: false promises and false hope. But then something very strange happened. Three major clubs waved goodbye to the PSSI and left the league.

Breaking Away

The national team's failure, then, was seen simply as a continuation of the country's governing body to fix the sport, and the big clubs were all too aware of this. Thus, unhappy with the state of their domestic league, three of them decided to go and try something different.

That something different was the Indonesia Premier League - a new competition set up with remarkable swiftness by businessmen and sporting figures from across the country, many of whom had taken part in the KSN. With breakneck pace the new project took shape: even before the AFF Cup started there were plans in the works; as it drew to an end fully 19 clubs were signed up, 16 new to the league and the three aforementioned major sides jumping ship from the PSSI competition.

The aim of the league is to improve the standard of football both on the pitch and off: on the pitch by developing better young players and signing a better standard of foreign import, and also by striving for financial independence. Those clubs who left the PSSI, then, will have to make their own way without further government subsidy.

The new league has all the trappings of a major top flight: a fixed schedule list, fully pro squads, a TV deal, and no small measure of TV coverage. The one thing it lacks is FA approval - and that brings with it the wrath of FIFA.

No Small Matter

FIFA expect their member bodies to regulate all football within their borders, and the PSSI are no exception. Having been informed by the PSSI about the rebel league, FIFA acted quickly to write to the Indonesian authorities with a simple request: take control of the situation.


Jerome Valcke, FIFA secretary-general
The letter, signed by FIFA secretary-general Jerome Valcke, calls upon the PSSI to sanction those clubs and indeed those players operating outwith the confines of regulated competition.

The PSSI responded to this letter by publishing its contents and warning onlookers that they would carry out FIFA's instructions and issue punishments to the breakaway clubs, and perhaps even to deny registration rights to players.

Of course the PSSI will point to their FIFA membership, their president's being voted for a new term, and government support as legitimising factors. But there is no doubting the facts on the ground: the governing body has so far failed to address the concern of at least three of the top clubs - more may follow - who have moved on. Furthermore Halid does not have the support of the fans: his base comprises those clubs and officials who rely on the status quo for government funding.

FIFA, then, may have backed the wrong horse. They have their rules, and certainly a measure of control is required for a governing body to be taken seriously, but it seems that the PSSI are not following the spirit of what's required. Simply controlling football within a country isn't enough: it needs to be done with an eye on the future and on success. Instead the PSSI has lumbered along for too long making mere cosmetic changes while the real problems - of illegitimacy, of uncompetitiveness, of a reliance on government funds, of a president who clearly cannot be trusted to keep his affairs in order - continue unopposed.

Valcke may regret throwing his weight behind the PSSI. The Premier League will have its teething problems, and some of the new clubs will come and go, but at the end of it it will be a competition put together to address the concerns of the players and fans who have the potential to turn Indonesia from a footballing backwater into a major Asian force - something that would not happen under the current administration. After all, FIFA have been silent on matters such as poor pitches, late payment of salaries, refereeing inconsistencies, political interference and much more in the "real" league setup - if the new Premier League can avoid just a few of these, what moral right have the guardians of the world's game to call for those taking part to be punished? Unless one wants to accept that power is more important than principle, the Premier League must at least be given a chance to operate without the threat of punishment - for the good of the game.

source : click here (http://www.goal.com/en/news/1717/editorial/2011/01/18/2305730/editorial-fifa-weigh-in-on-indonesian-rebel-league-but-they)

Oom Panda
18-01-2011, 11:29 PM
Great article... Go LPI!!!!
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

devil_dee
18-01-2011, 11:41 PM
Udah lebay yah itu ketua PSSI ckckckckc suer deh memuakkan bgt..
Ga ada tuh kyanya program dia memajukan sepakbola Indonesia hehehe
Sedih kalo msh ada yg nyebut timnas PSSI
Lupa kali yah klo msh ada nyebut gtu klo negaranya dia/mereka tuh Indonesia
Hehehehehhe..
LPI? Mdh2an bnr2 murni untuk memajukan sepakbola Indonesia :)
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

ario adi nugroho
19-01-2011, 02:10 AM
mas..saya tambahin yg soal nurdin ya
versinya dr goal.com

Nurdin: Sukses Timnas Karena Saya & Golkar

Pernyataan kontroversial Nurdin ini disampaikan di hadapan kader Golkar di Palu.

Ketua umum PSSI Nurdin Halid memberikan pernyataan kontroversial ketika menghadiri pendeklarasian calon gubernur Sulteng dan wakilnya di Gedung Olahraga Siranindi, Palu, hari ini.

Dalam kata sambutannya, Nurdin menyatakan, sukses timnas senior di Piala AFF 2010 lalu merupakan hasil karya Partai Golkar yang dipersembahkan kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Partai Golkar adalah partai karya, sehingga setiap kader Golkar harus memberi kontribusi terbaik bagi tanah air di manapun mereka berada, termasuk saya sebagai kader Golkar berbuat untuk PSSI,” ujar Nurdin dilansir Tempo Interaktif.

“Banyak cercaan yang dialamatkan kepada saya terkait kepemimpinan di PSSI. Namun mereka mengelu-elukan timnas saat berlaga di lapangan. Padahal keberhasilan timnas tersebut tak lepas dari kepemimpinan saya di PSSI.”

Pernyataan Nurdin yang menjabat sebagai Kordinator DPP Golkar Wilayah Sulawesi ini bertolak belakang dengan imbauannya sebelum Piala AFF 2010 lalu digulirkan. Saat itu, Nurdin meminta agar sepakbola tidak dipolitisasi, karena merupakan milik seluruh bangsa Indonesia.


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/18/2311555/nurdin-sukses-timnas-karena-saya-golkar

zeavhere
19-01-2011, 05:17 AM
Udah lebay yah itu ketua PSSI ckckckckc suer deh memuakkan bgt..
Ga ada tuh kyanya program dia memajukan sepakbola Indonesia hehehe
Sedih kalo msh ada yg nyebut timnas PSSI
Lupa kali yah klo msh ada nyebut gtu klo negaranya dia/mereka tuh Indonesia
Hehehehehhe..
LPI? Mdh2an bnr2 murni untuk memajukan sepakbola Indonesia :)
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
bener mas bro
parah banged lah si nurdin ini
iya kalau maju sih gapap sepakbola kita ini
lha wong kita ini jalan ditempat , gitu kok katanya maju :nohope:
kayaknya tambah bikin hancur partainya sendiri tuh :))

der_emperor
19-01-2011, 08:36 AM
Nurdin: Sukses Timnas Karena Saya & Golkar

Pernyataan kontroversial Nurdin ini disampaikan di hadapan kader Golkar di Palu.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/18/2311555/nurdin-sukses-timnas-karena-saya-golkar

timnas sukses?? apanya yang sukses??
negara besar & federasi sepakbola yang udah berdiri sangat lama, tp indonesia miskin prestasi, jangankan di kancah dunia atau asia, se asean aj gk becus:nohope:

devil_dee
19-01-2011, 08:51 AM
bener mas bro
parah banged lah si nurdin ini
iya kalau maju sih gapap sepakbola kita ini
lha wong kita ini jalan ditempat , gitu kok katanya maju :nohope:
kayaknya tambah bikin hancur partainya sendiri tuh :))

Jiakakakakak masbro :D iya deh mbaksis :D
Ga ada habisnya deh itu si NH cs, tebel mukanya udah SNI :))
Sukurlah yah kmrn ga juara AFF, kebayang deh klo juara makin gede koar2nya dia trs makin ancur dah timnas indonesia.
Mdh2an cepet ada perubahan yah, sy slalu berharap yg trbaik utk sepakbola indonesia :)
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Anderstone
19-01-2011, 09:06 AM
Konon pertandingan pra-Olimpiade melawan Turkmenistan dipindahin ke Palembang untuk meminimalisir teriakan "Nurdin turun!" Pengurus PSSI udah takut sama amuk massa di Jakarta.

btw, artikel gue "An Indonesian Football Saga" dimuat di In Bed With Maradona, silakan di baca di sini (http://inbedwithmaradona.com/an-indonesian-football-saga/)

zeavhere
19-01-2011, 09:38 AM
Konon pertandingan pra-Olimpiade melawan Turkmenistan dipindahin ke Palembang untuk meminimalisir teriakan "Nurdin turun!" Pengurus PSSI udah takut sama amuk massa di Jakarta.

btw, artikel gue "An Indonesian Football Saga" dimuat di In Bed With Maradona, silakan di baca di sini (http://inbedwithmaradona.com/an-indonesian-football-saga/)
walah-walah
semakin aneh aja nih PSSI
bukannya dukungan penonton yang heboh itu juga merupakan salah satu senjata andalah kita ya ? kok malah dipindah tempatnya
semua gara-gara nurdin :thumbdown:

udah baca mas, keren artikelnya
seperti biasalah :thumbup:
biar dunia tahu apa yang terjadi di Indonesia

der_emperor
19-01-2011, 10:45 AM
Mengintip Harta Kekayaan Nurdin Halid Ketua PSSI

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kembali menjadi pergunjingan hangat di Tanah Air sejak pergelaran putaran final Piala AFF 2010. Dalam turnamen sepakbola negara-negara Asia Tenggara yang kembali gagal dijuarai Indonesia itu, nama Nurdin sering terdengar dicemooh oleh suporter. Suara-suara suporter meminta Nurdin untuk turun dari jabatan yang diembannya selama bertahun-tahun.

Nama Nurdin Halid Semakin Mencuat Akhir-Akhir Ini dibarengi Prestasi Yang Semakin Buruk PSSI

Namun Nurdin bukanlah orang sembarangan. Meski sering diminta untuk turun, kursi jabatannya tak jua goyah. Banyak pihak menilai sokongan finansial dan politik yang kuatlah yang membuat Nurdin tak urung mampu dijungkalkan. Berapa sebenarnya harta kekayaan Nurdin?

Dari penelurusan di pusat pelaporan harta kekayaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), didapatkan data bahwa mantan anggota Komisi IX dari Fraksi Golkar itu terakhir kali melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) nya pada 29 April 2002. Ketika itu total harta kekayaan Nurdin menembus angka Rp 8,15 miliar.

Nurdin, dari data yang diakses di pojok anti korupsi gedung KPK tercatat memiliki sembilan petak tanah dan bangunan senilai Rp 6,05 miliar yang berada di Jakarta dan Makassar. Seluruh tanah diakuinya diperoleh dari hasil sendiri.

Di Jakarta, pada 2002 pria kelahiran Bone, 17 November 1958 itu memiliki lahan seluas 388 meter persegi di kawasan Jakarta Selatan. Nilai lahan itu pada 2002 mencapai Rp 401 juta. Sementara di Makassar, dia diketahui memiliki tanah seluas 1.200 meter persegi yang pada tahun itu bernilai Rp 1,27 miliar.

Nurdin, juga tercatat memiliki logam mulia seharga Rp 318 juta. Ada juga lahan perkebunan yang nilainya ditaksir mencapai Rp 150 juta. Tak cukup sampai disitu, Nurdin juga memiliki simpanan kekayaan di Bank. Simpanannya mencapai Rp 106,7 juta. Dalam data yang terakses itu, Nurdin juga diketahui memiliki utang Rp 270 juta. Dikurangi utang, harta kekayaan tak bergerak Nurdin hingga 2002 mencapai Rp 8.155.227.699.

Untuk kendaraan, Nurdin tercatat memiliki dua Mercedes Benz keluaran tahun 2000 yang pada 2002 dihargai Rp 425 juta dan Rp 551 juta. Ia juga memiliki sebuah Honda Odyssey seharga Rp 179 juta. Namun kembali harus diingat. rincian harta kekayaan itu, beserta taksiran nilai jualnya, adalah nilai kekayaan Nurdin pada sembilan tahun silam.

Sedangkan kini, tak ada yang mengetahui berapa sebenarnya harta Nurdin. Pasalnya sejak dirinya menjadi Ketua Umum PSSI, Nurdin tidak mempunyai kewajiban melaporkan LHKPN. Alasannya, banderol penyelenggara dan pejabat negara tak lagi disandangnya.

tribunnews.com

der_emperor
19-01-2011, 10:56 AM
http://i52.tinypic.com/2dkx25k.jpg

Andi Istiabudi
19-01-2011, 11:05 AM
Repot urusannya jika politik sudah masuk olahraga apalagi sepakbola ...

f3bry
19-01-2011, 11:19 AM
Walau tak Lapor ke KPK, sebagai petinggi pssi yg memiliki gaji, pasti dung Laporan ke kantor pajak..... Tau lagi deeh jika beliau ga melaporkannya ke kpp X_X,,,,, hari gini ga bayar pajak,,, apa kata dunia,,,,

Oiya btw sudahkah anda laporan SPT tahunan? ----> lha koq jd kayak petugas kantor pajak yaaak :hammer:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
19-01-2011, 11:34 AM
Mungkin beliau melapor pajak tapi lapornya ke Gayus Tambunan, hahahaha ....

http://images.smh.com.au/2011/01/09/2125201/tambunan-420x0.jpg

Andi Istiabudi
19-01-2011, 02:47 PM
Sepertinya Ibo bakal merapat ke LPI nih ...

Keluar dari Timnas, Mathias Ibo Baru Kirim SMS ke BTN
Fitra Iskandar - Okezone

JAKARTA – Fisioeterapis Timnas Indonesia Mathias Ibo mengundurkan diri. Namun, Ibo belum memberikan surat pengunduran secara resmi kepada Badan Tim Nasional (BTN).

Deputi Bidan Teknik BTN Iman Arif yang dikonfirmasi Okezone, membenarkan kabar tersebut. Pengunduran diri Ibo, menurutnya baru disampaikan melalui SMS.

“Mathias Ibo sudah SMS, tapi belum kirim surat resmi,” ujar Iman Arif kepada Okezone, Rabu (19/1/2011).

Sebelumnya Mathias Ibo menulis di akun Twitter-nya, bahwa dirinya resmi mengundurkan diri dari Timnas dan akan bergabung di salah satu klub. Belum jelas di mana dia akan memulai karier barunya, namun Ibo menegaskan klub yang akan ditanganinya adalah klub di Indonesia.

“Jawabnya global aja ya. Garuda tetap ada di dadaku terus, dan saya akan tetap di Indonesia kok,” jawab pria keturunan Swiss ini dalam Twitternya. (fit)

Source : http://bola.okezone.com

ario adi nugroho
19-01-2011, 11:00 PM
om andi saya tambahin ya beritanya :)


Fisioterapis Timnnas Putuskan Mundur

Mathias Ibo meninggalkan jabatannya untuk bergabung di salah satu klub.

Mathias Ibo yang menjadi fisioterapis tim nasional memutuskan mundur. Melalui akun twitter-nya, Mathias memilih mundur untuk bergabung dengan salah satu klub liga.

"Saya secara resmi mengundurkan diri dari PSSI dan timnas. Saya akan bergabung dengan satu klub di Indonesia dalam waktu dekat ini," katanya.

Sebelumnya, Mathias menjadi fisioterapis di timnas yang berlaga di Piala AFF 2010. Hanya, ia tidak menjelaskan akan bergabung di klub mana.

Namun, ia diduga akan menyeberang ke salah satu klub LPI.


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/19/2312467/fisioterapis-timnnas-putuskan-mundur

Andi Istiabudi
24-01-2011, 11:26 AM
Nurdin Halid Bakal Dilaporkan ke FIFA

Bola.net - Ulah Nurdin Halid yang memecat klub-klub yang tidak loyal mendapat tentangan. PSM Makassar, salah satu klub yang didepak Nurdin dari PSSI, berencana untuk menggugat Ketua Umum PSSI itu otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA.

"Kami akan melakukan perlawanan dengan menempuh jalur hukum,” kata Penasihat hukum PSM, Syahrir Cakkari, seperti dikutip Tempointeraktif.

Lebih lanjut, Syahrir menilai, pemecatan PSM sebagai anggota PSSI tidak berdasarkan aturan organisasi. Menurutnya, tidak ada ketentuan yang menyatakan apabila klub pindah di kompetisi lain, maka akan dipecat. "Itu tidak ada sama sekali. Jadi kami ingin pertanyakan dasar pemecatannya itu,” katanya.

Sementara itu, terkait ditolaknya delegasi PSM Makassar untuk masuk arena kongres, Syahrir mengaku tidak bisa menerimanya. "Kami sempat memprotes tetapi tetap saja tidak diberi izin masuk," kata Syahrir, yang datang ke Bali bersama sekretaris PSM Ilham Jaya. Selama dua hari berada di Bali, Syahrir dan Ilham tidak pernah diizinkan memasuki tempat kongres.

"Saya surati PSSI tanda keberatan dari kami, namun itu juga tidak diterima di kongres. Akhirnya surat itu saya kirim lewat pos."

Lebih lanjut, Syahrir mengaku telah berkoordinasi dengan klub-klub lain yang telah dipecat PSSI. Menurutnya, mereka tidak bisa menerima perlakuan PSSI. "Kami akan melakukan pembelaan, karena kami belum tahu dasar kesalahan kami apa," kata Syahrir. (ti/den)

Source : http://www.bola.net

f3bry
24-01-2011, 01:41 PM
Induk sepak bola di negara ini terasa begitu superior yaa,,, seperti tidak tersentuh. Segala Keputusan yang dibuat tidak harus dipertanggungjawabkan ke publik. Contoh dasarnya saja sudah hampir 5 tahun kampanye ketua PSSI harus turun sudah dugalakan, akan tetapi hasilnya nihil.

Jika sebuah Organisasi tidak ada mekanisme kontrol dari publik, inilah yang terjadi. Sepertinya Masyarakat sepakbola harus menggunakan cara terakhir yg benar2 saya benci, yaitu gerakan serempak untuk tidak lagi menyaksikan Laga2 yg dihelat Oleh PSSI, walaupun itu Laga timnas. Buat apa ditonton kalau suara kita ga pernah didengar.

Konfrensi induksepakbola yang seharusnya menghasilkan bauran Strategi untuk memajukan Persepakbolaan Nasional, ternyata menghasilkan keputusan Pemecatan Bagi club2 yang dianggap membelot. Jika nantinya jumlah club yg membelot ada lebih dari 2/3 peserta liga apakah PSSI akan ngotot ngelanjutin liga? Bagaimana tanggung jawab PSSI untuk memajukan Sepakbola didaerah2 yg Clubnya di pecat? kalau PSSI Lepas tangan, bukankah ini bentuk diskriminasi? Ada 1 daerahg yg diperhatikan dan daerah lain tidak. Bagaimana bisa dapat bibit pemain Berkualitas, jika pemainnya saja masih dibatasi ( tidak semua pemain bisa masuk timnas )
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

fredrian.seven
24-01-2011, 04:52 PM
Dari majalah tempo... Artikel panjang banget, jadi aku potong. Klo mo mbaca lengkap bisa langsung ke lokasi.

_______________________________________________

Kompetisi dengan Spesialis Blunder dan Kado Penalti
24 JANUARI 2011

JAUH hari sebelum dibuka, sudah terasa Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akhir pekan lalu di Hotel Pan Pacific Nirwana Bali Resort, Tanah Lot, Bali, bakal berlangsung panas. Sehari sebelum acara, petugas keamanan hotel menghalau siapa pun yang tak berkepentingan. Polisi bertebaran di mana-mana. Belasan wartawan bahkan sempat diusir karena tak punya kartu izin meliput Kongres PSSI. Organisasi yang dipimpin Nurdin Halid itu memang sedang gonjang-ganjing, antara lain, karena lahirnya kompetisi tandingan Liga Primer Indonesia (LPI).

Pertikaian klub pendukung Liga Super Indonesia, yang bernaung di bawah PSSI, dengan klub yang "hijrah" ke Liga Primer menambah ketegangan kongres. Ada kabar ratusan suporter Bonek-pendukung klub Persebaya Surabaya, yang pindah ke LPI-akan menggelar unjuk rasa di Bali. Bonek memprotes kebijakan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang membekukan keanggotaan Persebaya dan melarang eks Ketua Persebaya Saleh Ismail Mukadar menghadiri kongres. "Begini jadinya kalau PSSI dipimpin orang seperti Nurdin," ujar Saleh pedas. Bersama sejumlah pendukungnya, Saleh diam-diam sudah masuk arena kongres di hotel milik keluarga Bakrie itu. "Nurdin selalu bikin aturan sendiri," kata Saleh dengan kesal.

PSSI juga membekukan keanggotaan PSM Makassar, Persis Solo, Persibo Bojonegoro, dan Persema Malang. Selain Persis Solo, tiga klub itu sudah pindah ke Liga Primer Indonesia. Sejak awal Januari lalu, meski tidak direstui PSSI, liga yang digagas Gerakan Reformasi Sepak Bola Nasional dan pengusaha Arifin Panigoro itu memang sudah bergulir. Meski tak diundang, semua klub yang dicoret PSSI sudah merapat ke Bali. "Kami menganggap surat pembekuan ini tidak sah," kata Ketua Umum Persibo Taufik Risnendar.

http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2011/01/24/LU/mbm.20110124.LU135733.id.html

marsel david
25-01-2011, 12:16 PM
Ruben Wuarbanaran Terancam Gagal Perkuat Timnas Pra-Olimpiade
Olahraga / / Selasa, 25 Januari 2011 12:05 WIB
Metrotvnews.com,

Jakarta: Pemain keturunan Indonesia-Belanda Ruben Wuarbanaran yang dinyatakan lolos seleksi terancam gagal memperkuat Tim Nasional Indonesia pada Pra-Olimpiade karena masih mengalami cedera.

Ruben yang saat ini memperkuat Tim SC De Bosch Belanda merupakan pemain terpilih dari 80 pemain yang menjalani seleksi pelatih timnas Alfred Riedl beberapa waktu lalu. "Ruben telah mengirim email ke saya. Dia mengaku kemungkinannya kecil untuk kembali ke Indonesia karena masih cedera," kata Riedl di Jakarta, Selasa (25/1).

Menurut Riedl, meski masih cedera pangkal paha Ruben ingin sekali memperkuat timnas pada Pra-Olimpiade. Hanya saja saat ini dirinya masih konsentrasi pada penyembuhan cederanya. Jika timnas melakukan pemusatan latihan di Austria, kata Riedl, Ruben masih menginginkan untuk bergabung dengan Yongky Ariwibowo dan kawan-kawan.

Saat ini timnas Pra-Olimpiade terus digembleng dengan latihan keras. Hal ini dilakukan karena stamina pemain muda Merah Putih ini masih dibawah harapan jajaran pelatih. "Stamina dan fisik pemain masih lemah. Jadi masih perlu latihan keras," kata pelatih asal Austria itu.

Dalam latihan kedua ini, jajaran pelatih timnas menambah porsi latihan pemain dengan melakukan tendangan jarak jauh dan penalti. Jika gagal pemain langsung dihukum dengan push up. Timnas Pra-Olimpiade sebelum bertanding melawan Turkmenistan, di Stadion Jakarbaring, Palembang, 23 Februari, diagendakan melakukan beberapa pertandingan ujicoba baik lokal maupun asing.(Ant/DOR)

Andi Istiabudi
26-01-2011, 05:54 PM
Semoga nanti kalau sudah jadi tidak dirusak suporter ...

"Old Trafford" Akan Dibangun di Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com — Semua kursi di Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage Bandung, yang diperkirakan sebanyak 38.000, akan didesain seperti kursi di Stadion Old Trafford, Inggris.

"Kota Bandung ingin punya stadion standar internasional. Tidak seperti kebanyakan stadion di Indonesia lainnya yang menggunakan bangku panjang, kita memakai standar FIFA," kata anggota tim dari pelaksana kontrak dan teknis pembangunan SUS Gedebage dari PT Adhi Karya, Hanif Setio Nugroho, di Bandung, Selasa (25/1/2011).

Ia mengatakan, 38.000 kursi yang akan menjadi tempat duduk penonton SUS Gedebage tersebut akan didatangkan langsung dari Inggris melalui pabriknya di Malaysia.

"Tentang kursi yang dipesan khusus ini memiliki kelebihan bisa melipat sendiri dan kekuatan menahan berat atau beban hingga 2.000 newton atau 200 kilogram," ujar Hanif.

Menurutnya, anggaran yang dipersiapkan untuk pemenuhan kursi spesial tersebut sebesar Rp 15 miliar.

Dikatakannya, saat ini sudah terkirim 30.800 dari 38.000 kursi di lokasi pembangunan yang telah dipesan, sisanya masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok, menunggu pembangunan SUS Gedebage selesai.

Dengan dibangunnya stadion utama sepak bola berstandar internasional pertama di Kota Bandung ini, kata Hanif, diharapkan budaya menonton Indonesia, khususnya bobotoh, menjadi lebih tertib dan menjaga infrastruktur stadion.

"Walaupun secara teknis penonton masih bisa berdiri di kursi, tetapi diharapkan pendukung bisa menghargai dan mempunyai rasa memiliki stadion ini," katanya.

Ia menambahkan, formasi penyimpanan kursi dilakukan secara acak dengan pola membentuk atau menyerupai sebuah bunga.

"Jadi, nanti warna-warni kursi tersebut didominasi hijau, biru, dan kuning sesuai lambang Kota Bandung. Kalau dilihat dari jauh ke sekeliling, akan terlihat pola bunga yang indah," ujarnya. (ANT)

Source : http://bola.kompas.com

marsel david
26-01-2011, 06:12 PM
semoga kalo ntar desember dah jadi stadion nya seluruh warga bandung bisa menjaga secara baik secara fungsi dan fisik
kalo kerawat kan ntar nyaman kalo nonton persib.. hehhe

Oom Panda
26-01-2011, 06:38 PM
Proyek sapa ntuh stadion? PsSI apa Pengda Bandung?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

ario adi nugroho
27-01-2011, 01:47 AM
kalo pun kursi nya bagus
itu yg menentukan kelangsungan nya ya yg nonton nya ntar
bisa menjaga ketertiban apa ga
kan suporter kita hobinya bakar"an kalo rusuh :mad:

ario adi nugroho
27-01-2011, 02:07 AM
EKSKLUSIF Alfred Riedl: Tanya-Jawab Tentang PSSI, U-23, LPI, Irfan Bachdim, Syamsir Alam & Boaz Solossa

Inilah tanggapan Alfred Riedl tentang isu-isu terhangat di sepakbola nasional!


Di sela-sela Kongres Tahunan PSSI di Tabanan, Bali, akhir pekan lalu, Chief Editor GOAL.com Indonesia Bima Said berkesempatan menemui pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl di Warung Made, Seminyak. Pelatih yang sedang menyiapkan tim Garuda Muda jelang Pra-Olimpiade dan SEA Games itu ditemani deputi bidang teknis BTN Iman Arif dan manajer timnas U-23 Adjie Massaid. Suasana wawancara berlangsung santai, Riedl berbincang sambil menyantap makan malam nasi goreng spesial. Tidak lupa, sejumlah pertanyaan dari pembaca diajukan pula kepada pria asal Austria itu.

Goal.com: Bagaimana tanggapan Anda tentang acara tadi [Kongres PSSI]?
Riedl: Ini pengalaman yang baru bagi saya, unik karena di Austria tidak ada hal seperti ini. Biasanya jarang ada rapat. Saya tidak mengerti sepenuhnya apa yang disampaikan dalam presentasi ketua umum yang berlangsung tiga jam non-stop. Saya juga memperhatikan ada beberapa orang yang menahan rasa kantuk bahkan ada beberapa anggota tertidur.

Goal.com: Bagaimana kesan-kesan Anda tentang pemain-pemain muda Indonesia selama seleksi U-23 berlangsung?
Riedl: Secara keseluruhan sudah bagus, masih ada beberapa kekurangan di timnas Pra Olimpiade, yang jelas kami harus latihan keras supaya tim lebih solid menjelang SEA Games. Saya yakin anak-anak ini bisa semakin baik.

[Deputi Bidang Teknis Iman Arif menambahkan, "Kami akan menyiapkan ujicoba melawan klub lokal pada awal Februari, lalu pada minggu kedua melawan Australia (Western Regional) atau Hongkong U-23. Kami mengutamakan Hongkong, agar bisa menyesuaikan diri dengan situasi iklim dan cuaca di Ashgabat, Turkmenistan."]

Goal.com: Turkmenistan saat ini rangking 133 di FIFA, tidak terlalu jauh dari Indonesia yang menempati urutan ke-126. Bagaimana Anda menilai Turkmenistan?
Riedl: Turkmenistan adalah lawan yang tangguh. Sebagian dari pemain-pemain yang akan dihadapi adalah pemain-pemain sama yang pernah mencapai final AFC Challenge Cup 2010, ketika kalah dari Korea Utara melalui adu penalti. Tapi di Asian Games 2010, tim U-23 mereka sudah mengalahkan Vietnam 6-2 sebelum kalah tipis dari Thailand [1-0 lewat perpanjangan waktu] pada babak 16 besar.

Goal.com: Banyak yang masih menanyakan tentang Irfan Bachdim yang batal seleksi U-23. Terdapat dua argumentasi. Pertama, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menilai ada Program Indonesia Emas (PRIMA) yang dirancang sebagai Peraturan Presiden untuk Olimpiade dan SEA Games. Di dalamnya terdapat izin, seorang pemain dapat dipanggil melalui federasi yang menaunginya atau penunjukan langsung oleh pelatih. Selain itu, kabarnya Philip dan James Younghusband akan tetap dipakai timnas Filipina meskipun pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI) nanti. Mereka akan membela Jakarta FC 1928 mulai Maret mendatang. Bagaimana menurut Anda?
Riedl: Saya terikat kontrak di bawah PSSI. Secara pribadi, saya tidak ada masalah dengan LPI atau Irfan Bachdim, tapi yang memberikan saya pekerjaan adalah PSSI, dan kalau mereka mengatakan saya harus memilih pemain dari liga yang direstui mereka, saya tidak punya suara. Saya bisa leluasa di dalam lapangan, dan hal-hal yang terjadi di luar kadang sulit dikontrol. Saya harus mematuhi peraturan ini karena saya di bawah PSSI, meskipun saya ingin mendatangkan Irfan dan Kim [Jeffrey Kurniawan] ke dalam skuad U-23. Kita juga jangan menilai Irfan adalah satu-satunya pilihan. Anda perhatikan pada Piala AFF? Dia bermain baik dalam dua pertandingan awal, tapi untuk pertandingan penting melawan Thailand dan Filipina, performanya justru drop.

Goal.com: Bukankah itu disebabkan faktor nonteknis?
Riedl: Saya melihat kenyataannya saja, penampilan Irfan menurun waktu itu. Apakah disebabkan sorotan media atau acara-acara di luar, saya butuh bukti di lapangan. Sekarang dia ikut LPI dan saya khawatir akan semakin menurun. Seorang pemain hebat akan menurun kualitasnya apabila bermain di liga manapun dengan level permainan yang lebih rendah.

[Iman Arif menambahkan, "Pada waktu itu Badan Tim Nasional sudah menyampaikan undangan resmi kepada Irfan maupun Kim. Kami menunggu pada hari pertama seleksi tapi mereka tidak muncul. Padahal keduanya siap ditampung. Kim diketahui memang masih cedera tapi kehadirannya tetap ditunggu sebagai bukti dia mau bergabung ke timnas. Sayangnya dia tidak datang."]

Goal.com: Apakah tadinya terdapat pemain lain dari LPI yang bisa dipertimbangkan untuk bergabung ke timnas U-23?
Riedl: Tadinya hanya Irfan yang ikut seleksi. Kim juga belum tentu dipilih karena dia belum bermain, belum 100 persen fit.

Goal.com: Bagaimana penilaian Anda terhadap Syamsir Alam?
Riedl: Luar biasa! Dia pemain hebat. Memang pada waktu itu [hari pertama seleksi 7 Januari 2011] dia mengalami cedera. Tapi saya melihat dia selama tiga atau empat jam sudah cukup untuk mengetahui potensinya. Syamsir Alam punya bakat yang bagus, sangat kuat dan postur di atas rata-rata untuk seorang pemain Indonesia, dan skills bagus. Mungkin saat ini masih terlalu muda, tapi kita bisa mempertimbangkan lagi 1-2 tahun ke depan. Dia wajib menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari Uruguay dan mencari pengalaman bertanding sebanyak-banyaknya. Selanjutnya dia akan menjadi pemain profesional, kemudian kita lihat saja nanti.

Goal.com: Tapi apakah Anda masih di sini tahun depan?
Riedl: Tergantung hasil di SEA Games nanti, kita harus meraih emas. Kalau tidak, saya mungkin lebih baik kembali ke Austria.


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/26/2323903/eksklusif-alfred-riedl-tanya-jawab-tentang-pssi-u-23-lpi

ario adi nugroho
29-01-2011, 05:29 AM
mungkin tepat nya
nurdin pun kecipratan :hajar2:



FIFA Bagi-Bagi Uang, PSSI Kecipratan

Semua anggota FIFA kebagian keuntungan dari penyelenggaraan Piala Dunia 2010, termasuk PSSI.


Induk organisasi sepakbola dunia FIFA menyatakan akan memberikan kepada setiap negara yang menjadi anggota uang hasil keuntungan penyelenggaraan Piala Dunia 2010. Nilainya mencapai $300 ribu.

Dalam pernyataan mereka, FIFA mengungkapkan bahwa pembayaran merupakan tambahan dari nilai $250 ribu yang sudah diberikan sebelumnya untuk pengembangan sepakbola dan pembiayaan kompetisi.

"Keputusan yang dibuat Komite Ekeskutif FIFA bisa dijadikan mungkin karena sukses penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, yang mengantarkan pada kondisi keuangan yang bagus bagi FIFA selama periode 2007-2010," demikian keterangan FIFA.

Selain negara, enam konfederasi FIFA juga mendapat jatah $2,5 juta.

Dari 208 anggota FIFA, hanya Brunei yang tidak mendapat pembagian jatah keuntungan ini. Karena Indonesia tidak termasuk dalam negara yang masuk dalam daftar hitam FIFA, dana sebesar $300 ribu pun juga akan mereka dapatkan.

http://www.goal.com/id-ID/news/1071/internasional/2011/01/28/2327154/fifa-bagi-bagi-uang-pssi-kecipratan

ario adi nugroho
29-01-2011, 05:32 AM
PROFIL - Inilah Mereka Yang Siap Berguru Ke Leicester

Siapa saja empat pemain muda Indonesia yang siap berangkat ke Leicester City?


Mulai Februari hingga Mei, empat anak muda Indonesia berjuang memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan bergabung dengan Leicester City.

Berdasarkan kerja sama Indonesia Football Academy (IFA) dengan klub divisi Championship liga Inggris itu, empat remaja tanah air disiapkan ambil bagian dalam kompetisi tim cadangan akademi setempat. Jika dianggap memuaskan, tidak menutup kemungkinan mereka dipercaya menghuni tim inti akademi.

Meski presiden direktur IFA Iman Arif meminta Leicester memberikan kesempatan bermain kepada mereka, tetap saja kesempatan itu harus diraih berkat kerja keras diri sendiri.

Inilah profil singkat empat remaja harapan Indonesia serta gambaran singkat tentang karakter permainan mereka seperti yang dipaparkan direktur akademi Kevin Kent.

1. Maldini
Tanggal lahir: 27 Januari 1995
Posisi: Sayap kiri
Asal: Makassar, Sulawesi Selatan

Sejatinya Maldini adalah pemain berkaki kanan, tetapi kedua kakinya sama baiknya. Dia pemain sayap yang cepat, lincah, dan Leicester akan sangat terbantu berkat gaya permainan menyerangnya.

2. Fahmi Al Ayyubi
Tanggal lahir: 21 Desember 1995
Posisi: Striker
Asal: Pasuruan, Jawa Timur

Memang tubuhnya tidak tinggi, tapi seperti Wayne Rooney, Fahmi punya kaki yang cepat dan kecepatan yang bisa diandalkan. Fahmi jenis pemain yang sungguh merepotkan dikawal seorang bek.

3. Rico Ardiyanto
Tanggal lahir: 6 Mei 1995
Posisi: Bek
Asal: Yogyakarta

Rico adalah pemain paling tinggi di IFA. Tidak hanya itu, Rico adalah juga kapten tim yang selalu diandalkan rekan-rekannya. Dia mampu menjadi teladan yang baik untuk tim, terutama sikap disiplin, permainan tangguh, dan temperamen yang baik. Terkadang Rico juga harus siap 24 jam menjadi pendengar yang baik untuk keluhan teman-temannya.

4. Yogi Rahadian
Tanggal lahir: 27 Oktober 1995
Posisi: Gelandang
Asal: Palembang, Sumatera Selatan

Yogi adalah pemain yang selalu tersenyum, baik saat bermain maupun di luar lapangan sepakbola. Dia tipe pemain yang punya akurasi umpan jauh -- paling akurat dalam tim. Dia sanggup menjadi penghubung yang baik antara lini belakang dan lini depan.

http://www.goal.com/id-ID/news/1569/profil/2011/01/29/2327723/profil-inilah-mereka-yang-siap-berguru-ke-leicester

ario adi nugroho
29-01-2011, 05:35 AM
Okto Terancam Dicoret Dari Timnas


Jajaran pelatih timnas U-23 berharap PSSI bisa cepat menyelesaikan masalah ini.

Gelandang Sriwijaya FC Oktovianus Maniani terancam mendapat sanksi berat dari manajemen tim nasional terkait kaburnya pemain tersebut ke Papua untuk memperkuat klubnya dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.

Asisten pelatih tim nasional Indonesia Wolfgang Pikal mengungkapkan, Okto harus siap menerima konsekuensi menyusul keputusannya meninggalkan pelatnas timnas U-23 tanpa izin.

Menurut Pikal, ada beberapa jenis sanksi yang bakal diterima pemain bila melanggar tata tertib. Okto bisa saja mendapat sanksi berupa denda uang, larangan bermain bersama timnas ataupun langsung dicoret dari skuad timnas.

“Konsekuensinya bermacam-macam. Tapi sebelum diputuskan kami menyerahkan ke departemen hukum PSSI. Ini adalah dampak konflik antara timnas dengan Sriwijaya FC, jadi harus secepatnya diselesaikan,” ujar Pikal.

“Untuk sanksi uang, bisa mencapai Rp10 juta untuk satu hari mangkir dari latihan. Sedangkan larangan turun pada pertandingan timnas antara lima dan sepuluh pertandingan. Yang terberat dicoret dari timnas.”

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/28/2327197/okto-terancam-dicoret-dari-timnas

(*pssi ga tau malu ya...gempar gempor bonus bermilyar-milyar faktanya okto cuman dpt 25 juta,,skrg mau di kenakan sanksi mencapai 10 juta per hari..aduh" .. )

Andi Istiabudi
29-01-2011, 08:47 AM
EKSKLUSIF Alfred Riedl: Tanya-Jawab Tentang PSSI, U-23, LPI, Irfan Bachdim, Syamsir Alam & Boaz Solossa


Riedl: Saya terikat kontrak di bawah PSSI. Secara pribadi, saya tidak ada masalah dengan LPI atau Irfan Bachdim, tapi yang memberikan saya pekerjaan adalah PSSI, dan kalau mereka mengatakan saya harus memilih pemain dari liga yang direstui mereka, saya tidak punya suara. Saya bisa leluasa di dalam lapangan, dan hal-hal yang terjadi di luar kadang sulit dikontrol. Saya harus mematuhi peraturan ini karena saya di bawah PSSI, meskipun saya ingin mendatangkan Irfan dan Kim [Jeffrey Kurniawan] ke dalam skuad U-23.

Goal.com: Tapi apakah Anda masih di sini tahun depan?
Riedl: Tergantung hasil di SEA Games nanti, kita harus meraih emas. Kalau tidak, saya mungkin lebih baik kembali ke Austria.[/SPOILER]


Lagi-lagi kebijakan pengurus PSSI yang tidak mendukung sepakbola nasional. Harapan saya jika Mr. Riedl gagal di Sea Games, sebaiknya jangan langsung pulang ke Austria tapi melatih saja di klub LPI. Saya yakin Arifin Panigoro pasti setuju dan mendukungnya 100 %.

Andi Istiabudi
29-01-2011, 08:56 AM
PROFIL - Inilah Mereka Yang Siap Berguru Ke Leicester

Siapa saja empat pemain muda Indonesia yang siap berangkat ke Leicester City?



Berikut foto keempat duta anak Indonesia yang akan mengasah kemampuan bermain bola di Leicester City. Semoga kelak dapat mengharumkan nama Indonesia. Amin.

http://preview.shareapic.net/preview7/024325873.jpg (http://www.shareapic.net/View-24325873-Gallery-1.html)

Source : http://www.bolanews.com

GL zone
29-01-2011, 09:51 AM
Okto Terancam Dicoret Dari Timnas


Jajaran pelatih timnas U-23 berharap PSSI bisa cepat menyelesaikan masalah ini.


okto ini kok keliatan ny malah makin besar kepala ya
setelah mukul wasit, skrg malah pergi dr pelatnas

marsel david
29-01-2011, 10:15 AM
okto ini kok keliatan ny malah makin besar kepala ya
setelah mukul wasit, skrg malah pergi dr pelatnas

ktanya okto mengalami dilema
karena timnya mengancam memecat okto jika tidak ikut main dan team sudah mengirimkan tiket kepada okto untuk menyusul ke papua
selain itu juga disebabkan kurnia mega yg diizinkan riedl untuk masih membela arema
sebelumnya okto dah minta ijin tapi katanya gak di izinkan

ya tapi walaupun alasan okto untuk kabur cukup kuat tapi tetap caranya salah

dan kenapa ya timnya seperti ga mendukung okto untuk pelatnas

GL zone
29-01-2011, 10:20 AM
ktanya okto mengalami dilema
karena timnya mengancam memecat okto jika tidak ikut main dan team sudah mengirimkan tiket kepada okto untuk menyusul ke papua
selain itu juga disebabkan kurnia mega yg diizinkan riedl untuk masih membela arema
sebelumnya okto dah minta ijin tapi katanya gak di izinkan

ya tapi walaupun alasan okto untuk kabur cukup kuat tapi tetap caranya salah

dan kenapa ya timnya seperti ga mendukung okto untuk pelatnas

ya klo ga diijinin ya ga usah kabur jg dong
eh tp ntr di pecat ya sama klub ny..

au dah..bingung! :P

mas kacangpolong7
29-01-2011, 10:22 AM
ngomongin sepak bola nasional sepertinya hanya penuh intrik politisnya dari pada menuju era prestasi. mau dibolak balik semuanya penuh kepentingan.. pengurus yang korup, supporter yang belum dewasa, pemain banyak yang kampungan, hoby main tinju, terkenal dikit banyak yang dugem... kapan ya indonesia bisa seperti di era hermansyah, rully nere, bambang nurdiansyah, marzuki nyakmad, wahyu tanoto, patar tambunan, abdulrahman gurning, zulkarnain lubis, hery kiswanto..dll yang hampir sedikit lagi ke piala dunia seperti tahun 85an... kasihan suratin sebagai pendiri PSSI, andai dia tau PSSI sekarang hanya dijadikan intrik politik..

Andi Istiabudi
29-01-2011, 11:39 AM
Kemarin pas ajang piala AFF, Okto banyak diliput media massa dan digambarkan sebagai pribadi yang baik, ramah dan rendah hati. Tapi pemberitaan akhir-akhir ini kok cenderung negatif yach ? Tanpa bermaksud apapun, tapi apakah memang dia menjadi seperti Boaz yach dimana awalnya penurut namun kemudian sering bermasalah terutama terkait pemanggilan ke timnas. Mudah-mudahan dugaan saya salah ...

Redsbusby
29-01-2011, 11:42 AM
Kemarin pas ajang piala AFF, Okto banyak diliput media massa dan digambarkan sebagai pribadi yang baik, ramah dan rendah hati. Tapi pemberitaan akhir-akhir ini kok cenderung negatif yach ? Tanpa bermaksud apapun, tapi apakah memang dia menjadi seperti Boaz yach dimana awalnya penurut namun kemudian sering bermasalah terutama terkait pemanggilan ke timnas. Mudah-mudahan dugaan saya salah ...

Temen saya bilang, yg dr papua sana..
Okto skrg bener2 sombong sejak bersinar di AFF

theater of dream
29-01-2011, 11:45 AM
Di kandang kambing ya mbekkk, di kandang ayam berkokok...

Andi Istiabudi
29-01-2011, 11:59 AM
Temen saya bilang, yg dr papua sana..
Okto skrg bener2 sombong sejak bersinar di AFF

Masa ?
Padahal dulu di tayangan acara sepakbola di salah satu TV swasta disebutkan bahwa meski Okto sekarang terkenal sejak AFF 2010 namun dia tetap bersahaja dan menyapa semua orang yang tinggal di kawasan desa nelayan tempat dia tinggal.

Bambang Pamungkas katanya juga kadang agak sombong yach ? Mungkin dia merasa sebagai pemain terbaik Indonesia yang tidak tergantikan 10 tahun terakhir. Padahal gajinya juga dari APBD uang rakyat warga Jakarta, hehehe ....

Oom Panda
29-01-2011, 12:27 PM
Apa yg patut disombongkan sebenarnya? Indonesia belum ada prestasinya kok...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

theater of dream
29-01-2011, 12:29 PM
Kalo Okto dari dulu memang udah kayak gitu, gw sering liat kalo main di Pekanbaru, memang bawaan nya tempramental..

Andi Istiabudi
29-01-2011, 12:34 PM
Pemain bola di Indonesia dianggap sebagai pemain legenda jika minimal sudah meraih medali Sea Games. Meski cuma event multinasional ASEAN yang digelar 2 tahun sekali tapi medali emas Sea Games itu ibarat trophy Piala Dunia bagi PSSI dan semua pemain bola di Indonesia ... (saking minim kompetisi yang bisa diikuti mungkin).

ario adi nugroho
30-01-2011, 09:24 AM
ngeliat persebaya maen di LPI
bener" kesel
andik ga di panggil timnas
lari nya cepet..skill nya juga ada
ya walopun tinggi nya memang bermslh..tapi gw suka ngeliat pemain yg semangat nya ada...
huh..!!

ario adi nugroho
30-01-2011, 09:55 AM
Empat Pemain Timnas Melancong Ke Madrid

Keberangkatan empat pemain timnas senior berdasarkan hasil kerja sama dengan sebuah perusahaan makanan ringan.

Empat pemain timnas senior mendapat kesempatan untuk mengunjungi salah satu klub raksasa Spanyol, Real Madrid, serta menyaksikan laga los Blancos di Santiago Bernabeu.

Para pemain yang mendapatkan kesempatan istimewa itu adalah kapten tim Firman Utina, Oktovianus Maniani, Muhammad Nasuha dan Ahmad Bustomi. Hanya saja, mereka baru bisa mendatangi Madrid pada musim depan tahun ini.

Selain menyaksikan pertandingan Madrid secara langsung, para pemain ini juga mendapat kesempatan untuk bertemu dengan sejumlah bintang les Merengues.

“Saya merasa bangga sekali mendapat kesempatan bisa secara langsung melihat klub Real Madrid. Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi kami,” ujar gelandang Ahmad Bustomi.

Keberangkatan keempat pemain itu merupakan bentuk apresiasi yang diberikan sebuah perusahaan makanan ringan terhadap perkembangan sepakbola di tanah air. Kerja sama dengan perusahaan tersebut juga dijadikan kesempatan bagi Madrid untuk mendekatkan diri dengan penggemarnya di Indonesia.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/29/2328858/empat-pemain-timnas-melancong-ke-madrid

ario adi nugroho
30-01-2011, 10:00 AM
Okto: Klub dan Timnas Jangan Korbankan Pemain

Okto bingung menetapkan pilihan.


Oktovianus Maniani baru saja mengikuti latihan ujicoba lapangan bersama Gumbs, Budi Sudarsono, Ponario Astaman dan pemain belakang asal Argentina Claudio. Dua pemain Papua lainnya Ardiles Rumbiak dan Korinus Fingkreuw juga tampak berlatih dalam skuad Laskar Wong Kito.

Kapten timnas Firman Utina tidak tampak dalam ujicoba lapangan, Sabtu (29/1) sore. Oktovianus Maniani usai latihan bersama kepada GOAL.com Indonesia mengatakan mestinya klub dan timnas jangan mengorbankan pemain.

“Kondisi ini membuat saya bingung dan pilihan berat harus membela skuad Sriwijaya FC,” papar Maniani di Lapangan Mandala, Sabtu sore.

Dia secara jantan mengatakan jika diberikan sanksi siap menerima termasuk kalau ada larangan membela klub selama beberapa bulan akan tetap menjalani. ”Tapi tolong saya ini berada pada pilihan sulit dan klub sangat membutuhkan tenaga saya dalam tur ke Papua,” ujar Maniani tegas seraya menambahkan jika sanksi diperoleh terpaksa harus beralih kompetisi lain yang cukup bergengsi di Tanah Air.

Sedangkan Ivan Kolev mempersoalkan jika Kurnia Mega mendapat ijin mestinya Oktovianus juga bisa bermain bela Srwijaya FC dan tenaganya sangat dibutuhkan. “Saya rasa dia sudah mendapat ijin dari manager timnas jadi tak soal,” papar Ivan Kolev.

Namun Ivan Kolev tidakmau berkomentar soal pertandingan melawan Persipura Jayapura bagi dia pertandingan melawan tim tuan rumah akan tetap dijalani dengan target maksimal.(gk-34)


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/29/2328364/okto-klub-dan-timnas-jangan-korbankan-pemain

Redsbusby
30-01-2011, 10:19 PM
'Pesan' Figo Buat Okto

Jakarta, detiksport - Okto Maniani disebut-sebut layak bermain di Eropa. Jika tawaran itu benar datang, Luis Figo mengingatkan Okto kalau skill mumpuni saja tak akan cukup untuk bisa bersaing di kompetisi level atas Benua Biru.

Usai tampil gemilang di Piala AFF 2010, Okto masuk dalam daftar 10 pemain Asia yang dianggap layak merumput di kompetisi Eropa. Penilaian tersebut dibuat oleh seorang kolumnis di situs Soccernet.

Peluang Okto merumput di kompetisi Eropa mungkin belum akan terwujud dalam waktu dekat karena hingga kini tak ada klub Eropa yang secara resmi menyatakan ketertarikannya. Meski begitu, jika nanti benar-benar ada tawaran yang datang, pesepakbola 20 tahun itu disarankan tidak melewatkan kesempatan emas yang datang.

Demikian diungkapkan Luis Figo dalam konferensi pers launcing Dua Kelinci sebagai official sponsor Real Madrid di Lapangan Plaza Arena, Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.

"Jika ada kesempatan datang ambil. (Usia) 20 tahun adalah awal dari karir, meski itu bukan titik start dan jelas bukan akhir," sahut Figo saat diminta pendapatnya soal kemungkinan pemain Indonesia mentas di Eropa.

Namun mantan Pemain Terbaik Eropa tahun 2000 dan Pemain Terbaik Dunia 2001 itu mengingatkan akan ada banyak hal yang harus disiapkan Okto, atau siapapun, yang berniat mencicipi kompetisi Eropa.

Bukan sekadar skill mumpuni yang dibutuhkan untuk bisa berada di sana. Pemain disebutnya harus punya kepribadian yang kuat.

"Banyak persiapan yang hatus dilakukan. Anda harus benar-benar kuat, itu tak akan mudah. Bulan-bulan pertama di Eropa tak akan mudah. Anda juga harus punya kepribadian yang kuat, tak cuma kualitas skill saja," lanjut Figo.

ario adi nugroho
31-01-2011, 01:09 AM
Riedl Umumkan Skuad U-23 Usai Lawan Hong Kong

26 pemain yang menjalani pelatnas timnas U-23 akan didaftarkan ke panitia Pra-Olimpiade.


Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl tidak akan mengumumkan 18 nama yang akan ditetapkan sebagai skuad timnas U-23 dalam waktu dekat.

Sebelumnya, deputi bidang teknis Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif menyatakan bakal mengumumkan skuad timnas U-23 hari ini.

“Hari ini hanya memberikan daftar panjang pemain kepada AFC, FIFA, atau yang berkaitan dengan Pra-Olimpiade. Kami memberikan 40 nama. 26 pemain di pelatnas sudah pasti kami daftarkan,” kata Riedl.

Sementara asisten pelatih tim nasional Indonesia Wolfgang Pikal mengungkapkan, 18 nama yang bakal diturunkan melawan Turkmenistan baru akan diketahui setelah dua uji coba melawan tuan rumah Hong Kong pada 9 dan 12 Februari.

“Berdasarkan rencana yang telah kami susun, nama 18 pemain yang akan memperkuat timnas U-23 melawan Turkmenistan dilakukan setelah uji coba melawan Hong Kong,” ungkap Pikal.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/01/30/2330308/riedl-umumkan-skuad-u-23-usai-lawan-hong-kong

Andi Istiabudi
31-01-2011, 10:23 AM
Memalukan !!!

Oknum PSSI Jual Laga Leg Pertama Final Piala AFF?

Bola.net - Sinyalir adanya pengaturan hasil akhir Final Piala AFF antara Indonesia dan Malaysia yang lalu menyeruak ke permukaan, lalu benarkah ada yang bermain mata?

Sebuah isu adanya oknum PSSI yang menjual hasil laga kontra Malaysia di leg pertama Final Piala AFF sedang santer terdengar di tanah air, disinyalir ada oknum yang bersekongkol dengan bandar judi kelas kakap negeri Jiran untuk mengatur skor laga di Stadion Bukit Jalil tersebut.

Hari kemarin ada seseorang yang mengaku bernama Eli Cohen pegawai pajak di lingkungan Kementrian Keuangan Republik Indonesia melayang surat terbuka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui email sang RI 1 terkait kasus ini. Surat tersebut dikirim juga ke email redaksi beberapa media tanah air seperti Tribunnews.com, Bolanews, dan Topskor.

Inti dari surat tersebut adalah nada kekecewaan Eli yang merasa ada kejanggalan terkait hasil akhir laga yang akhirnya mandek di angka 3-0 untuk keunggulan tuan rumah Malaysia tersebut, padahal di babak-babak sebelumnya timnas Garuda tampil begitu perkasa.

Salah satu kutipan dari surat milik Eli adalah sebagai berikut, "Kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai."

"Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI (ia menulis inisial dua nama, red)."

"Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah,"

Eli juga menyebut ada dua nama oknum PSSI yang menjadi otak skandal pengaturan skor ini, mereka disebut sempat masuk ke ruang ganti pemain dan memberikan instruksi skenario busuk tersebut kepada oknum pemain yang akhirnya berulah hingga menjatuhkan mental seluruh skuad.

Gangguan sinar laser yang ada di laga tersebut akhirnya juga merupakan bagian skenario yang mereka siapkan untuk menutupi hal ini, laser dijadikan kambing hitam utama untuk anjloknya performa timnas yang parah di Malaysia.

Eli mengadukan bahwa pihak-pihak yang bermain kotor ini mendapatkan keuntungan luar biasa dari bandar judi asal Malaysia, bahkan uang besar dari aksi ini sebagian digunakan untuk membiayai Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu.

Belum bisa dipastikan apakah surat ini benar-benar bisa dibuktikan kebenarannya, namun yang jelas dari beberapa pihak yang mendapatkan email ini, mulai dari Menteri Olah Raga, Ketua KPK, Ketua DPR, dan Ketua KONI, semuanya masih belum memberikan konfirmasi. (bjt/den/lex)

Source : http://www.bola.net

Oom Panda
31-01-2011, 10:36 AM
Ckckckckck.... Adakah pemain yg terlibat? Kalo ada, berarti bad news for Markus... Karena dia satu2nya pemain yg selalu mengeluh soal laser, dan dia pula yg nyuruh anak2 walkout...

Kalo tidak ada berarti yah... Hanya ada NH dan NB yg punya akses masuk ke ruang ganti...

Skandal lagi, skandal lagi... Duitnya dipake buat foya2 bikin kongres? Sarap!
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
31-01-2011, 11:06 AM
Memang belum terbukti, tapi feeling saya kok sepertinya memang terjadi yach ?

PSSI Bantah Tuduhan Pengaturan Skor Final Piala AFF

Bola.net - Humas PSSI, Tubagus Adhi, membantah tuduhan adanya aksi pengaturan skor ataupun penjualan hasil laga leg pertama PIala AFF antara Malaysia dengan Indonesia, baginya hal tersebut adalah omong kosong.

Isu pengaturan hasil akhir di laga yang dimainkan di Stadion Bukit Jalil sedang bergulir panas di tanah air, dua orang oknum PSSI dituduh telah berkomplot dengan bandar judi kelas kakap asal Malaysia untuk menyusun skenario kebusukan tersebut.

Hal ini dipaparkan oleh seseorang yang mengaku bernama Eli Cohen, pegawai pajak di lingkungan Kementrian Keuangan Republik Indonesia melayang surat terbuka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lalu ketika bola.net coba menghubungi Tubagus Adhi selaku humas PSSI, pihaknya membantah tuduhan tersebut benar adanya, "Nggak bener itu! Yang jelas ini merupakan sesuatu yang tidak bagus di akhir masa tugas Pengurus PSSI periode 2007-2011."

"Saya rasa mustahil bakal terjadi suap atau semacam itu. Apalagi ini sebuah momen yang berat bagi PSSI. Ada banyak hal yang menghambat langkah PSSI baik dari luar maupun dalam."

Ketika ditanya perihal apakah akan ada langkah hukum yang akan ditempuh pihaknya, Adhi menjawab "Yang jelas sampai saat ini kami belum melakukan rapat resmi untuk membahas hal tersebut. Ini merupakan sesuatu yang nggak jelas dari mana asal pemikirannya."

Sang humas juga menilai wajar jika ada pengurus PSSI yang masuk ke ruang ganti pemain di laga itu, bukan untuk memberikan instruksi kotor, melainkan malah untuk menyuntikkan semangat tuturnya.

"Nggak masalah. Asalkan mendapat izin dari head coach saya rasa nggak apa-apa. Mereka ke kamar ganti itu untuk menunjukkan rasa kepedulian terhadap perjuangan skuad timnas Indonesia." (bola/den/lex)

Source : http://www.bola.net

red_devilz
31-01-2011, 11:19 AM
Mending Pemerintah ( dlm hal ini Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI ) mengintervensi PSSI . KSN tempo hari gak ngaruh apa2 , dan cuma sekadar intermezzo belaka .

Udah terlalu banyak borok PSSI ... mulai dari ketua umum yg terbukti bersalah akibat kasus korupsi , jadwal kompetisi yg kacau balau , arogansi mengenai hak pemain dlm memperkuat Timnas , konflik Timnas - Klub yg tidak pernah selesai dr tahun ke tahun , dan politisasi sepakbola :( :-??

Dan sekarang , ada rumor skandal pengaturan skor di Stadion Bukit Jalil ... #sigh#

Tunggu sampai agenda Pra Olimpiade 2012 dan Sea Games 2011 selesai, dan Pemerintah bisa intervensi tuk mendorong revolusi di tubuh PSSI yg sudah membusuk . Kalau perlu RI1 turun tangan sekalian , jangan cuma bisa curhat gaji yg gak naik2 selama 7 tahun terakhir .

Kalau FIFA memutuskan utk membekukan Indonesia dr ajang kompetisi Internasional , gak papa . Itu adl resiko . Kalau kena sanksi 2 thn atau 3 thn , bahkan mungkin 5 thn pun , bisa digunakan utk membenahi kondisi persepakbolaan mulai dr nol .

Mending mundur 1 langkah dahulu , utk kemudian maju 2-3 langkah d depan . Kalau kayak gini , jangan harap bisa melangkahi Thailand atau Vietnam . Bahkan Malaysia , dan Singapura sudah mempunyai kualitas d atas Timnas Garuda . Mau menunggu sampai Filipina atau Laos melangkahi kita ??? [-(

Oom Panda
31-01-2011, 11:26 AM
Memang harus begitu kayanya... Pemerintah full intervensi ajah...
Lebih baik seperti itu kalo mereka kita minta baik2 ga mau...
Dihukum tp demi kemajuan sepakbola indonesia di masa yg akan datang...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
31-01-2011, 11:39 AM
Masalahnya Bpk Presiden SBY yang terhormat mau intervensi PSSI gak ?
Beliau biasanya cuma menyarankan agar pihak-pihak yang terkait dengan sepakbola nasional untuk bertemu dan menyelesaikan permasalahan yang ada. David Tobing kok tidak terdengar lagi yach kiprahnya ???

Andi Istiabudi
31-01-2011, 02:03 PM
Mantan Pemain Timnas Wafat

Bola.net - Mantan pemain Timnas Indonesia Fan Tek Fong yang kemudian dikenal dengan nama Hadi Mulyadi (67), meninggal dunia pada Minggu (30/1) malam di Jakarta, karena serangan jantung.

Almarhum adalah salah seorang pemain besar pada zamannya, sebagaimana teman-teman seangkatannya yang telah mendahuluinya pergi, seperti Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, dan Yakob Sihasale.

"Kita kehilangan salah seorang bintang besar yang banyak berjasa pada persepakbolaan nasional," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes dikutip dari situs resmi PSSI, Senin.

Menurut Nugraha, Hadi Mulyadi adalah pemain besar yang sangat bersahaja, tidak sombong, mudah diajak bicara oleh orang yang usianya jauh di bawah dia sekalipun.

Jenazah Fan Tek Fong masih disemayamkan di Ruang C RS Husada. Pihak keluarganya memastikan, almarhum akan dikremasi pada Rabu (2/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Fan Tek Fong, lahir di Serang, Banten, 19 September 1943, adalah salah satu bintang timnas Indonesia era 1960-an dan 1970-an.

Belajar sepak bola secara serius sejak usia 10 tahun di bawah bimbingan pelatih nasional legendaris (alm) Endang Witarsa, Tek Fong memulai karir fenomenalnya di klub UMS Petak Sinkian, sebelum kemudian bergabung dengan Persija Jakarta.

Ia kemudian sempat bermain untuk Pardedex, Medan, walau kemudian kembali ke Jakarta memperkuat klub Warna Agung.

Pada tahun 1960, Tek Fong diterima masuk Union Makes Strength (UMS) setelah Dokter Endang melihat ada kelebihan di kakinya. Hampir bersamaan dengannya, masuk pula Surya Lesmana, Reni Salaki, Kwee Tik Liong, dan Yudo Hadianto.

Saat dokter Endang Witarsa dipercaya sebagai pelatih tim nasional, ia juga meminta Tek Fong untuk bergabung. Prestasinya di tim nasional semakin cemerlang.

Tek Fong bersama dengan Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, Yacob Sihasale, Risdianto, Surya Lesmana, Reni Salaki, Yuswardi, serta Anwar Udjang berhasil membawa berbagai gelar juara ke Indonesia.

Tek Fong memang tak tergeserkan selama delapan tahun di tim nasional.

Ia tidak hanya membawa Persija Jakarta menjadi juara Perserikatan pada tahun 1963 tetapi juga ikut mempersembahkan empat gelar juara bagi tim nasional Indonesia, yaitu King`s Cup 1968, Merdeka Games 1969, Anniversary Cup 1972, dan Pesta Sukan 1972. (ant/cax)

Source : http://www.bola.net

Andi Istiabudi
31-01-2011, 03:29 PM
Sekjen PSSI: Sudah Gila Kalau PSSI 'Jual Pertandingan'
Arya Perdhana - detiksport

terakhir ini, beredar kabar kalau hasil pertandingan final Piala AFF antara Malaysia vs Indonesia sudah diatur. Sekjen PSSI Nugraha Besoes menganggap tuduhan itu kejam.

Seperti yang sudah banyak diketahui, ada sebuah surat elektronik dari seseorang yang mengaku pegawai Ditjen Pajak Kementrian Keuangan yang isinya menyebut kalau Indonesia memang diatur untuk kalah dari Malaysia di final pertama.

Di dalam surat yang ditujukan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditembuskan ke sejumlah media, pengurus PSSI dilaporkan mendapat uang miliaran Rupiah yang akan menjadi modal untuk melanggengkan kekuasaan Nurdin Halid di PSSI.

"Saya sendiri belum baca surat itu. Begini saja, itu katanya kan pegawai Ditjen Pajak ya. Coba itu dicek dulu benar atau tidak dia pegawai Ditjen Pajak," jawab Nugraha saat dihubungi detikSport, Senin (31/1/2011).

"Sudah gila kalau melakukan hal seperti itu. Bagaimana kehormatan bangsa dan harga diri bangsa diperlakukan seperti itu. Saya khawatir ada orang yang tidak senang dengan kerja PSSI sekarang dan akan dijadikan black campaign. Tidak mungkin lah," imbuh dia.

Nugraha menambahkan kalau kabar terjadinya suap-menyuap itu juga telah mencederai reputasi tim nasional Indonesia.

"Kalau benar, bagaimana nanti reputasi (Alfred) Riedl (pelatih timnas--red), bagaimana reputasi para pemain," cetus pria yang sering disapa Kang Nug ini.

"Itu isu yang sangat kejam. Suatu fitnah yang sudah keterlaluan. Saya ingin bantuan Anda-anda rekan media, buktikan apakah dia (penulis surat) itu ada atau tidak. Silakan dicek," demikian Nugraha. (arp/krs)

Source : http://www.detiksport.com

Andi Istiabudi
01-02-2011, 11:32 AM
Btw, gimana yach perkembangan pelatih asal Turki, Fatih Terim yang rencananya mau datang ke Indonesia ? Gegap gempita ajang AFF sepertinya membuat berita Terim menghilang begitu saja padahal dulu saat awal pelatnas AFF 2010 beritanya cukup santer yach ?

yudhi_kentankz
01-02-2011, 02:40 PM
Sekjen PSSI: Sudah Gila Kalau PSSI 'Jual Pertandingan'
Arya Perdhana - detiksport

terakhir ini, beredar kabar kalau hasil pertandingan final Piala AFF antara Malaysia vs Indonesia sudah diatur. Sekjen PSSI Nugraha Besoes menganggap tuduhan itu kejam.

Seperti yang sudah banyak diketahui, ada sebuah surat elektronik dari seseorang yang mengaku pegawai Ditjen Pajak Kementrian Keuangan yang isinya menyebut kalau Indonesia memang diatur untuk kalah dari Malaysia di final pertama.

Di dalam surat yang ditujukan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditembuskan ke sejumlah media, pengurus PSSI dilaporkan mendapat uang miliaran Rupiah yang akan menjadi modal untuk melanggengkan kekuasaan Nurdin Halid di PSSI.

"Saya sendiri belum baca surat itu. Begini saja, itu katanya kan pegawai Ditjen Pajak ya. Coba itu dicek dulu benar atau tidak dia pegawai Ditjen Pajak," jawab Nugraha saat dihubungi detikSport, Senin (31/1/2011).

"Sudah gila kalau melakukan hal seperti itu. Bagaimana kehormatan bangsa dan harga diri bangsa diperlakukan seperti itu. Saya khawatir ada orang yang tidak senang dengan kerja PSSI sekarang dan akan dijadikan black campaign. Tidak mungkin lah," imbuh dia.

Nugraha menambahkan kalau kabar terjadinya suap-menyuap itu juga telah mencederai reputasi tim nasional Indonesia.

"Kalau benar, bagaimana nanti reputasi (Alfred) Riedl (pelatih timnas--red), bagaimana reputasi para pemain," cetus pria yang sering disapa Kang Nug ini.

"Itu isu yang sangat kejam. Suatu fitnah yang sudah keterlaluan. Saya ingin bantuan Anda-anda rekan media, buktikan apakah dia (penulis surat) itu ada atau tidak. Silakan dicek," demikian Nugraha. (arp/krs)

Source : http://www.detiksport.com

makin cacat aja dah kepemimpinan NH dkk kalo isu itu benar-benar terjadi...jadi gregetan sendiri ane gan liat keadaan sepak bola indonesia skg ini yang sangat carut marut...:-L

Andi Istiabudi
01-02-2011, 03:16 PM
KPK & Kepolisian Diminta Proaktif Tanggapi Tuduhan Suap di Piala AFF
Kris Fathoni W - detiksport

Jakarta - Isu suap pada final Piala AFF 2010 berhembus beberapa waktu terakhir. Agar tidak terjadi kesimpangsiuran, pihak berwenang pun diminta segera melakukan penelusuran.

Demikian imbauan Anggota Komisi X DPR-RI dari FPKS Raihan Iskandar, dalam rilis media lewat surat elektronik yang turut diterima oleh detikSport.

Seperti diberitakan sebelumnya, partai Indonesia kontra Malaysia di partai puncak Piala AFF 2010 dituding sudah diatur hasilnya, dengan 'Merah Putih' kalah di leg I.

Terkait hal itu, pengurus PSSI dituduh sudah mendapat uang miliaran Rupiah, yang akan menjadi modal untuk melanggengkan kekuasaan Nurdin Halid di PSSI. Tuduhan ini sendiri sudah dibantah oleh Sekjen PSSI Nugraha Besoes.

Pun demikian, pengusutan tetap harus dilakukan demi memberikan kejelasan mengenai kebenaran berita tersebut. Jika tidak, kabar itu bisa semakin berkembang liar di masyarakat dan berimbas meningkatnya ketidakpercayaan publik terhadap PSSI.

"PSSI pun harus bersedia memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya perihal tuduhan dugaan suap tersebut," tulis Raihan dalam rilisnya.

"Pihak berwenang, dalam hal ini kepolisian atau bahkan KPK harus proaktif menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat. Polisi atau KPK harus pula berani memeriksa pihak-pihak yang disebutkan dalam surat tersebut," lanjutnya.

Masih menurut Raihan, KPK dan kepolisian harus berani membongkar dugaan praktik-praktik perjudian yang dituduhkan.

"Tidak hanya itu, pihak berwenang pun harus mengungkap dugaan praktik pengaturan skor yang bertendensi suap, baik yang melibatkan oknum pemain, oknum wasit ataupun oknum pengurus PSSI," papar Raihan.

Pengungkapan hal tersebut, imbuh Raihan, akan membuka jalan bagi perbaikan PSSI di masa mendatang, di mana perbaikan itu mesti dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek manajemen organisasinya saja tetapi juga perbaikan perilaku pengurus demi mewujudkan profesionalisme di tubuh PSSI.

"PSSI harus steril dari kepentingan politik dan harus menjadi organisasi yang bersih dari praktik-praktik korupsi," simpulnya. (krs/rin)

Source : http://www.detiksport.com

ario adi nugroho
02-02-2011, 06:37 AM
‘Surat Kaleng’ Ganggu PSSI

Diakui Nugraha Besoes, sejak awal memang ada pihak-pihak tertentu yang terus menggoyang kepengurusan PSSI.


Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengaku sangat terganggu dengan adanya 'surat kaleng' terkait dugaan praktik suap dalam turnamen Piala AFF 2010 dari seseorang mengaku bernama Eli Cohen. Dalam surat itu disebutkan, PSSI telah menjual laga kontra tuan rumah Malaysia pada final leg pertama, sehingga kalah telak 1-5 di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

“Ini tudingan yang sangat gila dan sama sekali tidak berdasar. Saya sudah menerima puluhan pertanyaan yang sama dari sejumlah media seputar masalah 'surat kaleng' ini. Benar-benar mengganggu, karena tudingan yang disampaikan eksesnya sangat besar,” sesal Nugraha, Senin (31/1).

Tapi pria yang akrab disapa Kang Nug itu mengaku tidak begitu kaget. Sebab sejak awal, memang ada pihak-pihak tertentu yang terus menggoyang kepengurusan PSSI. Dimulai dari lahirnya kompetisi tandingan bertajuk LPI, hingga adanya tuntutan hukum terhadap penggunaan logo Garuda di tim nasional.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan pihak tertentu, kata Nugraha, sudah sangat jelas tujuannya untuk menghancurkan sepakbola nasional. Sebab upaya pembunuhan karakter yang sedang dilakukan tidak hanya untuk pengurus PSSI semata, tapi juga termasuk dengan timnas besutan pelatih Alfred Riedl yang tengah melakukan persiapan Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011.

Bendahara PSSI Achsanul Qosasih memastikan, tudingan yang dilontarkan pengirim surat kaleng tersebut tidak bisa dibenarkan sumbernya. Sebab, identitas Eli Cohen selaku pengirim surat hingga kini belum dapat diketahui publik.

“Info itu tidak benar. Tidak mungkin kami melakukan hal serendah itu. Gila kan, sekiranya kita menukar kehormatan bangsa dan negara dengan uang," jelas Achsanul.

"Ini hanya upaya sistematis untuk pembunuhan karakter. Sebab, kalau memang benar yang bersangkutan memiliki data valid, identitas pengirim surat pasti dibuka,” katanya lagi.

Surat kaleng satu halaman itu dikirimkan Cohen kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Isinya antara lain bahwa kekalahan Indonesia dari tuan rumah Malaysia sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi PSSI berinitial NH dan ADS. Dari kekalahan telak tim Indonesia itu, dia sebutkan baik Bandar Judi maupun dua petinggi PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah.

Cohen pun meminta Presiden SBY untuk melakukan penyelidikan atas skandal suap yang sangat memalukan ini. (gk-37)


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/01/2332298/surat-kaleng-ganggu-pssi

ario adi nugroho
02-02-2011, 06:41 AM
Tiga Klub Mundur, PT Liga Tekor Rp3 Miliar

Semen Padang dan Bontang FC memiliki klaim tertinggi yang diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Efek mundurnya tiga klub, PSM Makassar, Persema Malang dan Persibo Bojonegoro, dari Superliga Indonesia dan memilih bergabung ke Liga Primer Indonesia [LPI] mendatangkan masalah baru bagi PT Liga Indonesia.

Sekretaris PT Liga Tigorshalom Boboy mengungkapkan, sedikitnya sudah 11 klub, diantaranya, Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, Semen Padang, Bontang FC dan Persiba Balikpapan, telah mengajukan klaim ganti-rugi biaya operasional mereka menghadapi ketiga klub itu.

Menurut Tigor, total klaim yang diajukan belasan klub ini mencapai Rp3 miliar. Jumlah rata-rata dari klaim 11 klub tersebut berkisar antara Rp300-400 juta. Semen Padang dan Bontang FC merupakan klub dengan klaim tertinggi, yakni mencapai Rp700 juta.

“Sudah ada 11 klub yang pernah bertanding melawan ketiga klub itu mengajukan klaim kepada PT Liga. Kami menghitungnya secara detil. Diperkirakan angkanya bisa mencapai Rp3 miliar,” ungkap Tigor.

“Kami juga tetap menghitung pemaasukan klub dari tiket, sehingga besarannya diperkirakan seperti itu. Kami berupaya akan membayar klaim tersebut pada bulan ini.”

Selain membayar klaim kepada 11 klub, PT Liga juga berjanji akan membayar hadiah Man of The Match di setiap pertandingan Superliga. Pemain yang mendapat status Man of The Match di setiap laga berhak mendapatkan hadiah Rp2 juta.

http://www.goal.com/id-ID/news/1391/superliga-indonesia/2011/02/01/2333212/tiga-klub-mundur-pt-liga-tekor-rp3-miliar

ecly_watchaa
02-02-2011, 09:20 AM
yg masalah buat BFC tuh pengurangan poinnya hehehe....
juru kunci jadinya...mana maen gak bener lg saat laga
kandang akhir2 ini....:-q penikmat bola dimari dihibur
dengan menyiarkan secara live 4 laga BFC berturut2...
GOMBAALLL.......!!!!!

Andi Istiabudi
02-02-2011, 10:43 AM
ISL Diacak-acak di Wikipedia
Meylan Fredy Ismawan - detiksport

Jakarta - PSSI sekali lagi mendapat serangan di dunia maya. Terakhir, profil kompetisi bikinan PSSI, Indonesia Super League (ISL), di situs ensiklopedia Wikipedia diusili.

Saat ditengok detikSport pada Selasa (1/2/2011) pukul 18.00 WIB, dalam profilnya di Wikipedia, kepanjangan ISL atau Liga Super Indonesia (LSI) dipelesetkan menjadi Liga Suap Indonesia.

"LSI dikuti 18 tim (ada beberapa tim dengan kepengurusan di bawah orang-orang PSSI untuk menyukseskan kepemimpinan mereka," sebut laman LSI yang telah diusili tersebut di paragraf pembuka.

Hal menarik berikutnya ada di paragraf kedua. Di situ disebut LSI merupakan sapi perah bagi Nurdin Halid cs. Ditulis pula ada politisasi sepakbola oleh kelompok tertentu.

"Apakah FIFA buta dengan keberadaan PSSI yang dipimpin oleh koruptor dan mantan napi ini?" demikian bunyi sebuah kalimat di paragraf tersebut.

Dari pengamatan detikSport pada pukul 18.15 WIB, bagian ini telah coba direvisi.

Di bagian selanjutnya, tepatnya di bagian peserta LSI, keterangan untuk Arema Indonesia juga diubah. Arema disebut milik kelompok tertentu. Ada pula cacian untuk suporter Arema, Aremania, meski hal ini sudah dihapus beberapa menit kemudian.

Di bagian statistik, gelar suporter terbaik tahun 2009/2010 yang didapat Aremania juga dipelesetkan. Penghargaan panpel terbaik di tahun tersebut juga diutak-atik.

Serangan di Wikipedia ini merupakan serangan kesekian untuk PSSI dan Nurdin Halid di dunia maya. Sebelumnya, sempat muncul gerakan untuk menurunkan Nurdin di jejaring sosial Facebook. Sementara di YouTube, beredar lagu "Nurdin Turun" dan video Adolf Hitler memarahi Nurdin. ( krs / krs )

Source : http://www.detiksport.com

ario adi nugroho
02-02-2011, 09:43 PM
Pendaftaran George Diterima PSSI

Pendaftaran sempat menemui kendala, karena harus diserahkan oleh perwakilan Pengprov dan klub.


Kepala staf angkatan darat [Kasad] Jendral George Toisutta sangat serius terhadap pencalonan dirinya sebagai ketua umum PSSI. Tak lama setelah mendeklarasikan diri, George langsung mengirim utusan ke sekretariat PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta untuk mendaftarkan namanya sebagai salah satu calon.

Namun, kedatangan utusan George yang terdiri dari Dinjas Mayjen M Nasir dan Kadispen Mabes AD Mayjen Wiryantoro menemui hambatan. Pasalnya, PSSI menginginkan nama calon diserahkan langsung oleh Pengprov ataupun klub yang memiliki hak suara pada kongres di Pulau Bintan, 19 Maret mendatang.

“Kami tidak tahu aturannya seperti apa. Pak George langsung meminta kami untuk menyerahkan berkas-berkas untuk melengkapi pendaftaran. Pak George tetap menggunakan aturan yang berlaku dalam pendaftaran beliau sebagai calon ketua umum PSSI,” ujar Wiryantoro.

Karena terbentur aturan harus perwakilan Pengprov dan klub yang bisa menyerahkan nama calon, akhirnya sejumlah pengurus Pengprov dan klub yang hadir saat deklarasi didatangkan ke PSSI. Perwakilan yang datang itu adalah dari Pengprov Sulut, Persik Kediri dan Persigo Gorontalo.

Setelah perwakilan Pengprov dan klub ini tiba di PSSI, formulir pendaftaran George sebagai ketua umum PSSI pun akhirnya diterima Hardi Maksum, ketua bidang organisasi dan keanggotaan PSSI.

http://www.goal.com/id-ID/news/1390/pssi/2011/02/02/2334597/pendaftaran-george-diterima-pssi

Andi Istiabudi
03-02-2011, 02:19 AM
Ayo KPK, usut kasus ini ! Bagi rakyat Indonesia. kasus ini sama pentingnya dengan kasus Gayus Tambunan lho !!!

Nurdin Terima Uang Korupsi Rp100 Juta

Bola.net - Nama Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid dan sejumlah Petinggi PSSI disebutkan telah menerima aliran dana dari Persisam Putra Samarinda yang dikorupsi oleh mantan General Manajer Persisam Putra, Aidil Fitri.

Dalam sidang putusan, Rabu (02/02), di Pengadilan Negeri Samarinda, disebutkan Nurdin Halid menerima dana Rp 100 juta, Andi Darussalam Tabusala menerima dana Rp 80 juta, Iwan Budianto Rp 600 juta, David Singgih Rp 75 juta.

"Ini menjadi pertimbangan majelis hakim," kata Ibrahim Palino, Juru Bicara Pengadilan Negeri Samarinda usai persidangan.

Aidil Fitri dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi oleh Hakim yang diketuai Parulian Lumbantoruan dan dijatuhi hukuman setahun penjara.

Dari dana Persisam Putra tahun 2007 dan 2008 dengan total Rp 37,5 miliar, ditemukan kerugian negara senilai Rp 1.780.000.000. Dana tersebut mengalir ke sejumlah nama, selain petinggi PSSI, dana tersebut juga mengalir ke anggota DPRD Kota Samarinda periode 2004-2009.

Berikut rincian dana Persisam Putra yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu:

1. Membayar wasit Rp 15 juta

2. Bayar mobil atas nama Anhar (anggota DPRD Samarinda) Rp 50 juta

3. Iwan Budianto Rp 600 juta

4. Blasius Watu, (PDIP)) kuitansi tertanggal (16/1/2008) Rp 10 juta

5. Alfian Noor (Demokrat) kuitansi tertanggal (16/1/2008) Rp 10 juta

6. Budiansyah (Golkar) kuitansi tertanggal (16/1/2008) Rp 10 juta

7. Anhar, kwitasi tertanggal (16/1/2008) Rp 10 juta

8. Arifin Idris (Golkar) kuitansi (16/1/2008) Rp 10 juta

9. Ahmad Fanandza (PDIP) kuitansi tertanggal (16/1/2008) Rp 10 juta

10 Agus Salim (PAN) Rp 10 juta

11 Untung (PDIP) Rp 10 juta

12 Alfian Noor (Demokrat) kuitansi tertanggal 13 Mei 2009 Rp 10 juta

13 Untung (PDIP) kuitansi tertanggal 24 Desember 2008 Rp 50 juta

14 Arifin Idris (Golkar) kuitansi tertanggal 24 Desember 2008 Rp 50 juta

15 Arifin Idris (Golkar) kuitansi tertanggal 13 Mei 2009 Rp 10 juta

16 Anhar, kuitansi tertanggal 24 Desember 2008 Rp 30 juta

17 Alfian Noor (Demokrat) kuitansi 24 Desember 2008 Rp 50 juta

18 Blasius Watu (PDIP) kuitansi tertanggal 24 Desember 2008 Rp 50 juta

19 Ahmad Fanandza (PDIP) 12 Juni 2009 Rp 10 juta

20 Blasius Watu (PDIP) 14 November 2008 Rp 10 juta

21 Blasius Watu (PDIP) 11 Desember 2008 Rp 10 juta

22 Untung (PDIP) kuitansi 14 November 2008 Rp 20 juta

23 Arifin Idris (Golkar) kuitansi 14 November 2008 Rp 25 juta

24 Budiansyah (Golkar) kuitansi 14 November 2008 Rp 10 juta

25 Arifin Idris (Golkar) 14 November 2008 Rp 20 juta

26 Untung (PDIP) Rp 25 juta

27 Alm. Saili (mantan Sekda Samarinda) Rp 15 juta

28 Nurdin Halid Rp 100 juta

29 Andi Darussalam Rp 80 juta

30 Hamka Kadi Rp 25 juta

31 David Singgih Rp 75 juta

32 Pembelian mobil terdakwa (Aidil) dua unit mobil @ Rp100 juta

33 Pembayaran sepeda motor Rp 50 juta

34 Pembayaran rumah di Jalan Biola Rp 100 juta

35 Pembelian cincin Rp 10 juta

Seluruhnya berjumlah Rp 1.780.000.000, dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan Aidil Fitri ketika menjabat sebagai GM Persisam Putra. (ti/mac)

Source : http://www.bola.net

ario adi nugroho
03-02-2011, 06:09 PM
Ranking FIFA: Posisi Indonesia Turun Tiga Tangga

Sukses Jepang menjadi juara Asia mengatrol posisi tim Samurai Biru 12 tangga di daftar ranking FIFA.

Minimnya laga internasional yang dilakoni tim nasional membuat posisi Indonesia mengalami penurunan peringkat dalam daftar ranking FIFA yang dirilis hari ini.

Berdasarkan daftar yang dikeluarkan FIFA, Indonesia turun tiga tangga dari peringkat ke-126 menjadi 129. Hal itu disebabkan selepas Piala AFF 2010, tidak ada pertandingan internasional yang dijalani tim nasional, sehingga tidak mendapatkan poin yang dapat mempertahankan posisi Indonesia.

Nasib serupa juga dialami Thailand yang merosot satu tangga ke peringkat 120. Begitu juga dengan Singapura yang merosot tiga tangga ke posisi 142.

Namun, tim-tim ASEAN lainnya justru mengalami peningkatan seperti Vietnam dan Malaysia yang naik dua tangga. Vietnam kini di peringkat 134 dan Malaysia [140]. Sedangkan Filipina naik satu peringkat ke posisi 152.

Sementara itu, sukses Jepang meraih gelar juara Piala Asia 2011 membuat tim Samurai Biru naik 12 tangga ke posisi 17. Sedangkan Australia yang tampil sebagai runner-up naik lima peringkat ke posisi 21.

Penurunan drastis dialami Mesir. Negara yang sedang diguncang masalah politik itu mengalami penurunan 33 tangga. Kendati berstatus sebagai juara Afrika, gelar tersebut dianggap sudah kadaluwarsa, karena telah lebih dari satu tahun.

Spanyol masih menempati posisi teratas dengan poin yang sama seperti bulan lalu. Secara keseluruhan, tidak ada perubahan dari posisi pertama hingga sembilan di daftar ranking FIFA.

Sepuluh Besar ASEAN:
1. Thailand
2. Indonesia
3. Vietnam
4. Malaysia
5. Singapura
6. Myanmar
7. Filipina
8. Kamboja
9. Laos
10. Brunei

http://www.goal.com/id-ID/news/1071/internasional/2011/02/02/2334797/ranking-fifa-posisi-indonesia-turun-tiga-tangga

ario adi nugroho
03-02-2011, 06:13 PM
Riedl Bantah Tuduhan Suap

Riedl menegaskan bahwa tidak ada konspirasi dalam pertandingan final di Malaysia.


Pelatih tim nasional Indonesia, Afred Riedl, akhirnya angkat bicara tentang isu tuduhan suap petinggi PSSI yang beredar kencang di masyarakat.

Secara tegas, Riedl membantah semua tuduhan yang mengatakan bahwa timnya dengan sengaja mengalah kepada tuan rumah Malaysia agar mendapat keuntungan dari bandar judi.

Sebelumnya Nugraha Besoes dan Bambang Pamungkas telah menyangkal tuduhan tersebut. Kang Nug dan Bepe menyebutkan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan mengada-ada. Dan kali ini Riedl juga menegaskan hal yang sama.

"Sebenarnya saya malas untuk membicarakan masalah ini. Ketika anda mempunyai bukti baru kita bicarakan. Sangat mudah untuk menuduh seseorang yang tidak dikenal, apalagi penuduh tersebut memakai nama samaran," ujar Riedl usai memimpin latihan di Gelora Bung Karno, Kamis (03/02).

Riedl juga menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda konspirasi yang terjadi di lapangan. Pelatih asal Austria menilai kekalahan timnas karena kesalahan yang dibuat oleh pemain sendiri. Selain itu Riedl juga membantah bahwa ada pengurus PSSI yang masuk ke ruang ganti pemain.

"Saya tidak melihat adanya konspirasi atau yang lainnya. Kami kalah karena kesalahan pemain kami sendiri. Kami kalah karena bermain buruk dalam 15 menit. Tapi, apabila anda dapat membuktikan tuduhan tersebut, maka kami semua akan terkejut."


"Di ruang ganti, tidak ada orang lain yang masuk saat saya berada di dalam. Jika ada yang masuk, akan saya usir, siapapun itu. Saya benar-benar tegas dengan peraturan yang satu ini karena saya ingin pemain terlindungi. Di dalam ruang ganti hanya boleh ada staf, manajemen, dan pemain. Saya jamin seratus persen," tutup Riedl.


http://www.goal.com/id-ID/news/1390/pssi/2011/02/03/2335653/riedl-bantah-tuduhan-suap

ario adi nugroho
03-02-2011, 06:17 PM
Vonis Eks GM Persisam Seret Petinggi PSSI

Nurdin Halid disebut turut menerima penyalahgunaan dana APBD Kota Samarinda.


Vonis satu tahun penjara kepada mantan general manager Persisam Putra Samarinda, Aidil Fitri, turut menyeret nama sejumlah pejabat teras PSSI.

Sempat mengalami penundaan, Pengadilan Negeri Samarinda menyatakan Aidil Fitri terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda, demikian dilansir Tempo.

Menariknya, beberapa petinggi PSSI disebutkan menerima sebagian dana yang disalahgunakan itu. Ketua umum Nurdin Halid disebut menerima dana Rp100 juta. Begitu juga dengan ketua BLI Andi Darussalam sebesar Rp80 juta, bendahara Hamka Kadi Rp25 juta, dan terbesar adalah ketua BLAI Iwan Budianto yang menerima Rp600 juta dari Aidil Fitri.

Persisam menerima total dana Rp37,5 milyar pada APBD tahun 2007 dan 2008 dan ditemukan kerugian negara dengan jumlah Rp1,78 milyar. Majelis hakim yang diketuai Parulian Lumbantoruan menghukum Aidil Fitri dengan penjara satu tahun serta melansir daftar penerima penyalahgunaan dana yang dilakukannya. Selain kepada petinggi PSSI, dana juga mengalir ke sejumlah anggota DPRD Kota Samarinda periode 2004-2009.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/03/2335402/vonis-eks-gm-persisam-seret-petinggi-pssi

ario adi nugroho
05-02-2011, 02:38 AM
Round-Up Divisi Utama Liga Indonesia: Pemain Persikota Keroyok Asisten Wasit

Kemenangan atas Persita membawa PSMS masuk tiga besar Grup 1, sedangkan Mitra Kukar kokoh di puncak klasemen Grup 2.

PSMS 2-1 Persita
PSMS Medan mengakhiri putaran pertama Divisi Utama Liga Indonesia 2010/11 dengan kemenangan usai mengalahkan Persita Tengerang 2-1 di Stadion Teladan. Hasil itu mengantarkan PSMS ke peringkat tiga klasemen sementara Grup 1 dengan nilai 20. Sedangkan Persita satu tangga di bawah PSMS dengan selisih satu poin.

Pertandingan antara PSMS dan Persita berjalan cukup keras. Tendangan keras Kurniawan di menit ke-13 membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Namun, gelandang Persita Agus S mampu menyamakan kedudukan di menit ke-39. Bek Vagner Luis De Olivera akhirnya memberikan kemenangan bagi PSMS di menit ke-77 memanfaatkan sepak pojok Jose Sebastian.

Gresik United 1-0 PSCS
Gresik United juga mengakhiri laga putaran pertama dengan kemenangan setelah membekap PSCS Cilacap 1-0 di Stadion Petrokimia. Tambahan tiga poin itu membuat Gresik United naik empat tangga ke peringkat empat klasemen sementara Grup 2 dengan nilai 19. Sedangkan PSCS tertahan di posisi delapan dengan raihan nilai 17.

Kemenangan ini merupakan yang keenam bagi Gresik United dari 12 laga yang telah dimainkan. Namun Gresik United memperolehnya dengan tidak mudah. Gol tunggal kemenangan Laskar Joko Samudro dicetak Luis Pena lima menit menjelang laga usai memanfaatkan umpan Agustiar Batubara.

Mitra Kukar 3-1 Persikab
Kemenangan 3-1 atas Persikab Bandung memastikan Mitra Kukar sebagai pemuncak klasemen sementara Grup 2 pada laga terakhirnya di putaran pertama. Raihan 25 poin yang diperoleh Mitra Kukar berselisih empat angka dari rival terdekatnya, PSIM Yogyakarta yang masih menyisakan satu pertandingan.

Tiga gol kemenangan Mitra Kukar yang bersarang di gawang Persikab masing-masing diciptakan Anindito Wahyu Erminarno pada menit ke-53, Junaidi Tagor [58] dan Franco Hita [84]. Sementara satu-satunya gol balasan tim tamu dicetak Angel Abous pada menit ke-88.

Persis 1-1 PSIS
Persis Solo menutup laga putaran pertama mereka dengan hasil imbang 1-1 melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan. Kendati demikian, tambahan satu poin ini tidak mengangkat posisi Persis dari dasar klasemen sementara Grup 2. Persis baru mengoleksi empat poin dari 12 pertandingan, berselisih delapan poin dari Persemalra Tual yang berada satu tangga di atas.

Pertandingan yang disaksikan ribuan pendukung kedua kesebelasan itu berjalan seru, karena kedua tim saling menyerang. Imral Usman membuat Persis tertinggal lebih dulu ketika ia mencetak gol pada menit ke-28. Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan usai Robi Fajar Nugroho menjebol gawang PSIS di menit ke-74.

PPSM 1-0 Persikota
Insiden memalukan kembali terjadi di pentas Divisi Utama. Asisten wasit II Sumanto dikeroyok sejumlah pemain Persikota Tangerang usai menelan kakalahan 1-0 dari PPSM Magelang di Stadion Abu Bakrin. Gol tunggal kemenangan PPSM tersebut dicetak oleh Gani Pulhehe pada menit ke-78.

Beruntung pihak keamanan sigap mengamankan Sumanto, sehingga tidak mengalami luka parah. Aksi pemain Persikota tersebut memicu kemarahan para suporter dengan melempar gelas air mineral ke tempat pemain cadangan tim tamu. Kericuhan tersebut dapat segera diatasi oleh aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri.

http://www.goal.com/id-ID/news/2281/divisi-utama/2011/02/04/2337760/round-up-divisi-utama-liga-indonesia-pemain-persikota

ario adi nugroho
05-02-2011, 02:41 AM
PSSI Di Bawah Nurdin Halid Justru Merugikan Golkar

Avian mengatakan pernyataan Nurdin salah arah dan justru merugikan Golkar.

Pernyataan ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nurdin Halid yang mengatakan sepakbola Indonesia sukses karena Golkar merupakan pengakuan yang tidak tepat. Pernyataan itu justru menunjukkan selama ini PSSI terlibat dalam praktik politik.

Hal itu ditegaskan wakil presiden LPI untuk regional Sumatera-Aceh, Avian Tumengkol, kepada wartawan di Padang, Jumat (4/2) siang. Dalam kunjungan ke beberapa kota LPI di Sumatera ini, Avian didampingi pelatih Kabau Padang FC, Divaldo Alves, menyesalkan sikap Nurdin yang membanggakan diri dengan cara yang salah.

"Apa urusannya Golkar dengan PSSI? Memangnya PSSI itu milik Golkar? Secara pribadi, saya loyalis Golkar tapi saya tidak sepakat dengan pernyataan itu. Salah arah dan justru merugikan Golkar," kata Avian di Padang, Sumbar.

Avian menjelaskan, LPI hadir di Indonesia sebagai visi baru dan semangat masa depan persepakbolaan Indonesia ke depan. Visi dan semangat ini, menurutnya, milik masyarakat Indonesia bukan milik partai tertentu.

"Kalau kita mau memajukan sepakbola di Indonesia, sebaiknya PSSI dipimpin oleh sosok yang memahami ilmu-ilmu dasar sepakbola. Ini aspirasi bangsa kita bukan kepentingan partai. Sepakbola nasional kita tidak akan maju kalau orang-orang yang terlibat asal-asalan. Apalagi yang tidak mengerti bola," tegas Avian.

Sebelumnya, Letnan Jenderal Marinir (purn), Suharto, menegaskan, sosok seperti Nurdin Halid tidak pantas memimpin PSSI.

"Nurdin harus segera diganti karena dia sangat tidak layak. Dia sudah dua kali masuk penjara," kata Suharto.

Menurut mantan Komandan Jenderal Korps Marinir ini, Jenderal George Toisutta merupakan sosok yang sangat disiplin dan tepat untuk memimpin PSSI.

"Pak George sangat tepat. Banyak kebobrokan di PSSI selama Nurdin yang memimpin, jadi sebaiknya Nurdin ditendang saja lah dari PSSI," tandas Suharto dengan nada tegas. (gk-37)

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/04/2337902/pssi-di-bawah-nurdin-halid-justru-merugikan-golkar

ario adi nugroho
05-02-2011, 05:25 PM
PSSI Kesulitan Mencari Pengganti Adjie

Muncul dua nama sebagai kandidat kuat pengganti sementara Adjie Massaid, yaitu Iman Arif dan Aga Bakrie.

Kepergian manajer timnas U-23 Adjie Massaid membuat sepakbola nasional terpukul. Kini PSSI masih kesulitan untuk menentukan siapa pengganti Adjie sebagai manajer timnas U-23.

Adjie yang dikenal sebagai orang yang santun dan mau mendengarkan keluhan dan kritik orang lain, meninggal dunia hari Sabtu dini hari tadi. Adjie yang sempat menemani Oktovianus Maniani tersebut meniggal setelah terkena serangan jantung.

Pujian untuk Adjie mengalir dari berbagai pihak. Sekjen PSSI, Nugaraha Besoes, mengungkapkan bahwa Adjie Massaid adalah orang yang diharapkan di dunia sepakbola Indonesia karena karakternya yang santun namun tegas.

Sementara Wolfgang Pikal menyatakan bahwa dirinya merasa senang bekerja sama dengan Adjie. Pikal juga menambahkan bahwa Adjie adalah seseorang yang pintar dalam memberi motivasi.

PSSI kini kelimpungan mencari penganti Adji sebagai manajer timnas U-23. Menurut kabar, pengganti sementara akan dipersiapkan. Ada dua nama yang menjadi kandidat kuat yang akan menduduki posisi sementara tersebut, yaitu Iman Arif dan Aga Bakrie.

http://www.goal.com/id-ID/news/1390/pssi/2011/02/05/2338490/pssi-kesulitan-mencari-pengganti-adjie

Redsbusby
05-02-2011, 05:35 PM
Wah barusan tau kalo adjie massaid meninggal..
ya ampunn, masih muda, sering liat di tipi, skrg uda meninggal?

Selamat jalan,...

ario adi nugroho
06-02-2011, 05:56 AM
Timnas Pra-Olimpiade Ditahan Imbang Pelita Jaya U-21

Timnas U-23 hanya mampu bermain imbang 1-1 saat meladeni Pelita Jaya U-21 di Gelora Bung Karno.

Timnas Pra-Olimpiade tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka saat menghadapi klub Pelita Jaya U-21. Yongki Aribowo yang ditunjuk menjadi kapten tampak belum maksimal, kemungkinan Yongki belum terlalu pulih karena baru sembuh dari cedera.

Sementara itu dua striker yang menjadi bintang di Superliga Indonesia, Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC Palembang) dan Dendy Santoso (Arema Indonesia) harus diistirahatkan karena mengalami cedera.

Para pemain Timnas, yang memakai pita hitam di lengannya, tampak bermain kurang lepas sehingga sulit menembus pertahanan yang digalang Pelita Jaya U-21. Bahkan Timnas, yang mengandalkan duet Yongki dan Titus Bonai, harus tertinggal terlebih dahulu setelah kerjasama cantik Pelita Jaya U-21 berhasil diselesaikan oleh Magdis Alfarizi. Tendangan Magdis mengarah ke tiang jauh yang tidak dapat dijangkau oleh Kurnia Meiga.

Tertinggal satu gol membuat skuad Timnas menaikkan tempo serangan, dan beruntung Timnas memiliki Hendro Siswanto, pemain tersebut mencetak gol melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-44.

Timnas mempunyai peluang untuk unggul di awal babak kedua, setelah Titus dilanggar di kotak penalti. Namun sayang, Gunawan Dwi Cahyo yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ketatnya barisan pertahanan Pelita Jaya U-21 tidak mampu ditembus oleh barisan penyerang Timnas. Sehingga kedudukan 1-1 bertahan sampai peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan. Setelah laga ini, Timnas akan melakukan uji coba dengan Timnas Hongkong pada tanggal 10 Februari 2011 nanti.


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/05/2338882/timnas-pra-olimpiade-ditahan-imbang-pelita-jaya-u-21

ario adi nugroho
06-02-2011, 05:37 PM
Iman Arif, Manajer Sementara Timnas U-23

Iman Arif untuk sementara mengisi posisi lowong manajer Timnas U-23.


Iman Arif, deputi bidang teknis Badan Tim Nasional (BTN), ditunjuk untuk menggantikan almarhum Adjie Massaid sebagai manajer Timnas U-23. Tetapi posisi Iman Arif tidak bersifat tetap, melainkan hanya untuk sementara.

Sebelumnya, ada dua kandidat kuat yang akan mengisi posisi manajer Timnas U-23 yaitu Iman Arif dan asisten manajer Timnas U-23, Aga Bakrie. Namun Aga mengungkapkan bahwa dirinya akan tetap berada dalam posisi asistern manajer U-23 untuk saat ini.

Dengan demikian, Iman Arif kemungkinan besar akan ikut mendampingi Timnas U-23, yang dikepalai oleh Afred Riedl, ke Hongkong untuk melakukan uji coba dengan timnas U-23 Hongkong.

Timnas U-23 yang semula direncanakan melakukan dua kali uji coba di Hongkong, ternyata hanya akan menjalani satu kali partai uji coba, yaitu pada tanggal 10 Februari mendatang.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/06/2339887/iman-arif-manajer-sementara-timnas-u-23

ario adi nugroho
06-02-2011, 05:42 PM
Riedl: Fisik Timnas Lemah Dan Masih Individualistis

Riedl mengungkapkan kelemahan Timnas U-23 yang harus segera diperbaiki.

Kegagalan Timnas U-23 meraih kemenangan atas Pelita Jaya U-21 membuat pelatih Afred Riedl merasa tidak puas dengan kondisi fisik yang dimiliki oleh anak asuhnya tersebut.

Seusai pertandingan, Riedl menyatakan bahwa dirinya tidak puas dengan hasil imbang 1-1 yang diraih Timnas U-23. Riedl mengungkapkan bahwa kondisi fisik pemainnya masih lemah.

"Terus terang kami belum puas dengan hasil ini. Mereka kurang bertenaga karena fisik yang masih lemah ," kata Riedl usai pertandingan.

Selain itu, Riedl juga mengkritisi permainan timnya yang masih banyak mengandalkan kualitas individu bukan kerjasama tim. Diharapkan pada saat menghadapi Timnas Hongkong U-23, kerjasama antar lini sudah mengalami peningkatan sehingga dapat meraih hasil maksimal meskipun pertandingan tersebut digelar di kandang lawan.

"Pemain masih cenderung bermain individu. Koordinasi masih lemah sehingga perlu ditingkatkan lagi," imbuh Riedl.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/06/2339885/riedl-fisik-timnas-lemah-dan-masih-individualistis

ario adi nugroho
07-02-2011, 10:37 PM
beritanya masih simpang siur banget

RESMI: Safee Sali Bergabung Dengan Pelita Jaya

Di Pelita, Safee Sali akan berduet dengan Juan Ramirez.

Setelah sempat simpang siur, akhirnya Safee Sali dipastikan tidak bergabung dengan Persib Bandung tetapi pemain bernomor punggung sepuluh di tim nasional Malaysia tersebut bergabung dengan Pelita Jaya Jawa Barat.

Hal tersebut diketahui setelah direktur teknik Pelita, Rahim Soekasah, mengungkapkan bahwa sebenarnya Safee sudah resmi menjadi milik Pelita pada tanggal 2 Februari namun Safee belum dapat meninggalkan klub lamanya karena masih ada pertandingan.

"Safee resmi tanggal 2 Februari lalu. Namun, dia belum bisa bergabung karena masih harus membela klubnya, Selangor FC, tanggal 12 nanti. Dua hari kemudian, dia baru ke Jakarta," ujar Direktur Teknik Pelita Rahim Soekasah

Dengan bergabungnya Safee ke Pelita jaya, dipastikan lini serangan mereka bertambah kuat. Safee akan berduet dengan Juan Ramirez yang sudah teruji kualitas dan tekhniknya, namun masalah karakter mungkin akan membuat kedua pemain tersebut sulit bekerja sama.

Seperti yang diketahui, Ramirez adalah pemain yang berkualitas namun sayang egonya yang tinggi kadang-kadang melampaui batas. Pernah di suatu pertandingan, dia mendorong rekannya sampai tersungkur karena ingin mengambil bola yang sedang digiring rekannya tersebut.

http://www.goal.com/id-ID/news/784/transfer-pemain/2011/02/07/2341345/resmi-safee-sali-bergabung-dengan-pelita-jaya

ario adi nugroho
12-02-2011, 12:23 AM
usut ampe tuntas!!!


KPK Mulai Periksa Klub Superliga

Laporan pertanggungjawaban keuangan klub selama ini dibuat secara asal-asalan.

Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah klub Superliga Indonesia untuk memastikan tidak adanya penyelewengan penggunaan anggaran dan pendapatan belanja daerah [APBD].

Dalam aksinya ini, klub yang menjadi tujuan pertama Bidang Pencegahan KPK adalah Persib Bandung. Salah satu anggota Bidang Pencegahan KPK Dian Patria mengatakan, kehadiran mereka di klub sepakbola Indonesia baru sebatas melakukan pemeriksaan.

Ditambahkan, selama ini pihaknya mendapat laporan mengenai laporan pertanggungjawaban yang seadanya mengenai keuangan klub. Laporan pertanggungjawaban keuangan seperti itu berpotensi terjadi penyalahgunaan APBD.

“Banyak klub sepakbola yang mendapat anggaran dana hibah APBD yang pertanggungjawabannya masih longgar. Sudah ada beberapa laporan yang masuk ke KPK. Ke depannya, klub tidak boleh lagi menerima dana hibah dari pemerintah,” ungkap Dian.

“Kami akan mendatangi klub sepakbola secara random berdasarkan informasi dari lapangan. Persib menjadi tim pertama yang kami datangi. Selain dekat, kami juga dapat informasi Persib bisa mendanai tim tanpa APBD. Jika Persib bisa kenapa, kenapa yang lain tidak bisa.”

Dian menambahkan, hibah dana APBD bagi klub sepakbola hanya diperuntukkan bagi pembinaan pemain muda, bukan untuk membayar gaji pemain asing. KPK pun berusaha untuk menutup celah yang bisa disiasati pihak klub dalam menggunakan dana APBD.


http://www.goal.com/id-ID/news/1391/superliga-indonesia/2011/02/11/2348032/kpk-mulai-periksa-klub-superliga

Andi Istiabudi
14-02-2011, 07:25 PM
Kongres PSSI Pindah ke Bali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kongres PSSI yang rencananya akan dilaksanakan di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, pada 19 Maret mendatang, akhirnya dipindahkan ke Bali. Menurut Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes, langkah ini dilakukan setelah PSSI melakukan konsultasi dengan pihak AFC dan perwakilan FIFA.

"Jadi, saya, pak Nurdin Halid, pak Nirwan Bakrie, dan pak Dali Tahir lapor ke AFC pada 7 Februari lalu bahwa kami akan melakukan kongres. Kami bertemu di Bangkok dengan Mohamed Bin Hammam (Presiden AFC) dan perwakilan FIFA. Kami jelaskan bahwa kongres akan dilakukan di Bintan dan mereka tak tahu Bintan itu di mana," kata Besoes di kantor PSSI, Senin (14/2/2011).

Menurut Besoes, faktor logistik menjadi alasan utama AFC tak setuju kongres di Bintan. Pasalnya, transportasi ke Bintan cukup sulit karena harus melalui perjalanan udara dan laut.

"Mereka bilang kami harus cari tempat yang lebih mudah dijangkau karena akan ada anggota AFC dan FIFA yang datang. Lalu kami usulkan, bagaimana kalau di Bali dan mereka akhirnya setuju," lanjut pria yang kerap disapa Kang Nug tersebut.

Karena ada perpindahan, maka tanggal kongres juga akan ditunda selama satu pekan, menjadi 26 Maret mendatang. Mengenai pemberitahuan hal ini kepada 100 peserta kongres, Besoes mengatakan, PSSI akan secepatnya mengirimkan undangan.

Source : http://bola.kompas.com

ario adi nugroho
15-02-2011, 04:20 PM
PT KAI Tidak Mau Angkut Suporter Sepakbola Lagi


Imbas banyaknya kerugian yang ditanggung PT KAI akibat mengangkut suporter sepakbola.

Para suporter sepakbola yang terbiasa menggunakan jasa angkutan umum kereta api untuk mendukung klub kesayangan mereka yang berlaga di luar kota tampaknya harus gigit jari karena PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memutuskan untuk tidak akan mengangkut suporter sepakbola lagi.

Manajemen PT KAI memutuskan untuk tidak mengangkut suporter sepakbola lagi dan itu berlaku di seluruh daerah operasi di Indonesia.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh PT KAI karena setiap membawa rombongan suporter, selalu ada korban luka-luka baik dari pihak PT KAI sendiri maupun dari penumpang biasa. Belum lagi adanya kerusakan-kerusakan yang timbul dan para suporter juga kebanyakan tidak membayar tiket.

Manajemen PT KAI juga telah memberitahukan kebijakan tersebut kepada KONI dan PSSI sebagai lembaga yang memayungi persepakbolaan nasional.

Kerusuhan yang melibatkan suporter yang menggunakan jasa kereta api sering terjadi belakangan ini. Berita yang paling menggemparkan adalah terbunuhnya warga Lamongan yang dikeroyok oleh oknum Bonek di dalam kereta api dan kemudian dilempar keluar dari kereta api yang melaju kencang.


http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/15/2352934/pt-kai-tidak-mau-angkut-suporter-sepakbola-lagi

Redsbusby
15-02-2011, 07:06 PM
Jelang Berangkat ke Uruguay, Sugiastawa Dieliminasi via SMS

Denpasar,detiksport - I Komang Sugiastawa (16) sudah bersiap terbang bersama Timnas U-16 ke Uruguay. Namun, menjelang keberangkatannya, PSSI mengeliminasinya melalui pesan singkat tanpa alasan jelas.

Kabar pembatalan Sugiastawa ke Uruguay dikirim oleh staf PSSI bernama Arman pada 31 Desember 2010 melalui sebuah pesan singkat. "Katanya di SMS, saya batal berangkat karena ada penciutan pemain, dari 27 pemain menjadi menjadi 20 pemain. Salah satunya saya," kata Sugiastawa kepada detikSport di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Senin (14/2/2011).

Kabar itu pun sangat menyesakkan hati Sugiastawa. Ia tak menyangka pembatalan terjadi sangat mendadak padahal dirinya telah siap berangkat ke Uruguay.

Orang tuanya, Putu Mudana, pun berusaha menghubungi Arman untuk mengetahui alasan anaknya dieliminasi menjelang terbang ke Uruguay. Namun ia tak mendapatkan jawaban yang memuaskan. "Staf PSSI hanya menjawab, tugas saya hanya memberitahu," kata Mudana mengutip pernyataan PSSI.

Mudana pun terus mencari alasan anaknya tereliminasi. Namun, hingga kini ia belum mendapatkan jawaban secara resmi dari PSSI.

Mudana hanya menerima klarifikasi PSSI melalui email singkat. "Sampai saat ini saya belum menerima surat resmi alasan anak saya tidak jadi berangkat ke Uruguay," kata Mudana.

theater of dream
15-02-2011, 07:09 PM
Jelang Berangkat ke Uruguay, Sugiastawa Dieliminasi via SMS

Denpasar,detiksport - I Komang Sugiastawa (16) sudah bersiap terbang bersama Timnas U-16 ke Uruguay. Namun, menjelang keberangkatannya, PSSI mengeliminasinya melalui pesan singkat tanpa alasan jelas.
.
Just wanna say.... 'WTF":crazy::crazy:

Redsbusby
15-02-2011, 07:15 PM
Just wanna say.... 'WTF":crazy::crazy:

PSSI mungkin skrg lagi mikirin, "Ini dana akomodasi 7 org anak yg batal ke uruguay yg kita pake foya foya, nanti neranginnya gimana ya ke masarakat?"

3:-O3:-O

Andi Istiabudi
15-02-2011, 11:14 PM
Kompas mengadakan polling pada bagian atas halaman olahraga (sepakbola) website Kompas dengan topik "Setujukah Anda bila Nurdin Halid diganti?".

Terakhir kali saya cek (kurang lebih 5 menit lalu) hasil polling sementaranya adalah :
Setuju : 590.741
Tidak Setuju : 1.867
Ragu-ragu : 246

Btw, mungkin semua rakyat Indonesia harus kompak nge-tweet dukungan agar Nurdin Halid mundur sehingga jadi trending topic dan syukur-syukur jika ditanggapi oleh FIFA.

Andi Istiabudi
16-02-2011, 10:13 PM
Pertama Kali, Kongres PSSI Gunakan Standar FIFA

Bola.net - Kongres PSSI yang bakal dihelat di Bali, 27 Maret mendatang bakal menorehkan sejarah tersendiri. Inilah pertama kalinya PSSI menggunakan standar FIFA dalam pelaksanaan kongres, sepanjang sejarah berdirinya otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu.

"Ini pertama kali PSSI melakukan kongres dengan statuta kongres FIFA. Bahkan, di dunia sendiri belum banyak negara yang menggunakan standar FIFA," kata Wakil Ketua Komite Pemilihan Kongres PSSI, Gusti Randa.

Lebih lanjut, Gusti Randa, yang juga dikenal sebagai artis ini, menyatakan bahwa penerapan standar FIFA ini tak lepas dari desakan masyarakat yang menginginkan agar PSSI bisa lebih baik lagi. "Setelah kita pelajari dan waktu kita mencoba, banyak kejutan-kejutan yang kita temukan, seperti adanya komite pemilihan, komite banding pemilihan dan lain-lain. Semoga dengan nafas baru ini, kita harapkan PSSI dapat mewujudkan aspirasi masyarakat," papar Gusti.

Gusti menjamin bahwa dalam pemilihan ini tidak ada intervensi yang bakal diterima Komite Pemilihan. "Statuta FIFA tegas dan keras, kita mencoba dan kita mulai. Kita harapkan hasil kongres ini dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat," ujarnya. (bola/den/mac)

Source : http://www.bola.net

Andi Istiabudi
16-02-2011, 10:39 PM
Wah parah nih PSSI.. Kalau memang benar maka ini jelas melanggar HAM. Pemerintah dan Komnas HAM harus turun tangan nih !

Jakarta - Keputusan Kim Jeffrey Kurniawan bermain di Liga Primer Indonesia bersama Persema Malang berbuntut panjang. Sertifikat WNI Kim kini ditahan oleh PSSI.

Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih Persema, Timo Scheunemann, melalui akun Twitter-nya yang ditulis Rabu (16/2/2011) siang WIB.

"SK WNI kabarnya dikasih BTN (Badan Tim Nasional) ke NH (Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI) tapi Kim keburu ke LPI. Anyway, ini sudah melanggar HAM. Kasihan Kim," tulis Timo.

Kim yang berayah Indonesia dan beribu Jerman mendapatkan kewarganegaraan Indonesia pada 6 Desember 2010. Awalnya, Kim diprospek untuk masuk timnas Indonesia, tetapi keputusannya membela Persema yang bermain di LPI membuat peluang masuk timnas praktis musnah.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara LPI Abi Hasantoso mengaku siap untuk membantu Kim mengatasi masalah ini.

"LPI akan membantu kalau ada masalah. Seperti sudah ditegaskan, LPI akan melindungi pemain, klub, pelatih dan wasit yang bekerja untuk LPI," kata Abi saat berbincang dengan detikSport, Rabu (16/2/2011) sore.

Abi menjelaskan bahwa proses kewarganegaraan Kim dibantu oleh Menpora Andi Mallarangeng. Abi yakin Menpora akan membantu menyelesaikan masalah ini.

"Kim ke Indonesia difasilitasi Menpora. Dia akan membantu Kim. Senin (20/2), Timo dan Kim juga akan bertemu Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono). Dia akan sampaikan di sana," demikian kata Abi.

Source : http://www.detiksport.com

ario adi nugroho
16-02-2011, 11:41 PM
PSSI Hukum 17 Wasit LPI


Pencabutan lisensi dan pelarangan beraktivitas seumur hidup dijatuhkan kepada perangkat pertandingan LPI.


Komisi Disiplin [Komdis] PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman kepada 17 wasit yang menjalankan tugas di Liga Primer Indonesia [LPI] yang dianggap sebagai kompetisi ilegal.

Hukuman yang dijatuhkan kepada 17 wasit tersebut sangat berat, yaitu sertifikat atau lisensi sebagai wasit nasional C-1, serta C-2 dan C-3 dicabut. Mereka juga tidak diperbolehkan lagi untuk melakukan aktivitas di kompetisi yang berada di bawah naungan PSSI untuk seumur hidup.

Mereka yang mendapatkan hukuman adalah jajaran perangkat pertandingan, seperti wasit, dua asisten wasit, serta wasit cadangan dan pengawas pertandingan yang berasal dari korps perwasitan PSSI tetapi bertugas di LPI.

Meskipun demikian, sebagian dari mereka ada yang sudah memasuki usia pensiun, sebagian lagi adalah wasit-wasit yang berulangkali tidak lulus dari kursus-kursus perwasitan yang diikutinya, atau wasit yang pernah menjalani sanksi dari PSSI.



Berikut adalah daftar nama perangkat pertandingan yang dicabut lisensi wasitnya dan tidak diperkenankan beraktivitas dalam kompetisi PSSI seumur hidup:


Perangkat Pertandingan (PP) : Mujito (Surabaya), Ali (Magelang), Setyo Waluyo (Jakaarta), Ahmadi (Semarang), Karyanto Suyono (Jakarta), Ahmadi (Semarang), Abdul Syukur (Surabaya), Madenuh (Semarang), Tukimin, Ahamdi (Semarang), Ali Mustafa (Bali)

Wasit : Fiator Ambarita (Bandung), Mukhlis Ali Fathoni (Kendal), Taufiq (Bali), Winarno Bachtiar (Mojokerto), Suryadi (DKI), R.A Mas Agus (Surabaya), A. Sukamdi (Nganjuk), Rudiyansah (Tangerang), Muklisin (Semarang), Agus Winardi (Malang), Khalid (Aceh), Sunaryo Joko (Jember), Akhyar (Pasuruan)

Asisten wasit : Sukri AR (Aceh), Nurhasan (Jakarta), Tavip Dwi (DIY), Agus Margunaji (Sleman), Waskito Bekti (Semarang), I Made Mudite (Bali), Azis (Mojokerto), Bahrudin (Magelang), Muhadi (Langsa), Odik (Bekasi), Edi Suprapto (Gresik), Samsul Huda (Mojokerto), Suwarto (Solo), Fatirohman (Banjarnegara), Suroso (Tulungagung), Haris, Deni (Solo), Dede Sarifudin (Jakarta), Mapram (Makassar), Ferianto (Medan), Johanis Joni (Manado), Sopuan (Semarang), Catur, Odik, Sony Alesandro (Semarang).

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/16/2354501/pssi-hukum-17-wasit-lpi

Andi Istiabudi
18-02-2011, 07:05 PM
Sepertinya ada udang di balik batu ...

Undangan Tur Eropa PSSI Dipertanyakan

Bola.net - Pengurus provinsi PSSI Jambi mempertanyakan tujuan dari pengurus pusat PSSI mengajak para klub yang memiliki suara di Kongres PSSI, untuk pergi mengikuti tur ke Eropa dalam waktu dekat ini.

Sekretaris Pengprov PSSI Jambi Hadiyandra di Jambi, Jumat, mengatakan pihaknya tidak mengerti maksud dan tujuan dari pengurus PSSI pusat yang ingin mengajak klub untuk ikut tur Eropa yang sempat terungkap pada pertemuan pengurus PSSI di Batam, beberapa waktu lalu.

Jambi sendiri yang hanya memiliki satu klub berada di divisi I PSSI, yakni PS Bungo tidak memiliki kepentingan apa pun sampai saat ini juga dikabarkan belum menerima undangan untuk tur ke Eropa menjelang kongres PSSI pada Maret nanti.

Selain itu, PS Bungo dan Pengprov PSSI Jambi sendiri juga merasa di "dizolimi" dengan hilangnya surat dukungan yang sudah diajukan pengurus PSSI Jambi dan PS Bungo beberapa bulan lalu.

Jambi sendiri juga tidak mempermasalahkan jika memang tidak diajak pada tur keliling Eropa dalam rangka belajar sepak bola modern di sana.

PSSI Jambi mengaku sudah mengetahui rencana itu dan hanya saja memang sampai kemarin mengaku belum menerima undangan atau ajakan itu.

Sementara itu dukungan PSSI Jambi masih tetap konsisten dan mengaku masih memberi kepada calon yang akan melakukan pembaharuan di tubuh persepak bola nasional.

Sementara itu, sumber di PSSI Jambi juga menyebutkan bahwa satu suara lagi dari Jambi, yakni dari PS Bungo, juga dipastikan juga akan berpihak pada calon yang akan membawa pembaharuan di PSSI.

Pengurus PSSI memang berencana mengajak klub-klub pemilik suara di kongres PSSI Maret mendatang tur keliling Eropa. Tur ini berkedok belajar tentang sistem persepakbolaan modern dan kabarnya klub-klub di Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama serta Divisi I siap diterbangkan ke Eropa. (ant/cax)

Source : http://www.bola.net

theater of dream
18-02-2011, 08:10 PM
wkwkwkwk... jalan2 gratis sapa ngga mau....3:-O3:-O3:-O

ario adi nugroho
19-02-2011, 02:12 AM
ga tau malu pssi
duh itu duit rakyat di pake"
hhhuuuhhh!!

*padahal punya tetangga yg kerja di pssi dan salah satu pejabat nya* :P

Andi Istiabudi
19-02-2011, 02:17 AM
*padahal punya tetangga yg kerja di pssi dan salah satu pejabat nya* :P

Wah tetanggaan dengan Nurdin Halid yach ? Hehehe ...

ario adi nugroho
19-02-2011, 02:33 AM
Wah tetanggaan dengan Nurdin Halid yach ? Hehehe ...

bukan om andi
sama anak buahnya :)

Redsbusby
19-02-2011, 04:34 PM
Siapa Calon Ketum PSSI yang Tak Lolos ke Bali?

Jakarta, detiksport - Sore ini PSSI akan mengumumkan hasil verifikasi nama-nama calon yang akan mengikuti pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif. Siapa tak lolos ke Bali?

Seperti diketahui, empat nama yang dicalonkan untuk memimpin organisasi tersebut adalah Nurdin Halid, George Toisutta, Nirwan Bakrie, dan Arifin Panigoro.

Nama terakhir muncul belakangan dan sempat mengundang kontroversi karena surat dukungan dari lima pemegang suara untuk kongres, diisukan hilang. Ketua tim verifikasi Gusti Randa kemudian menjelaskan bahwa terjadi kesalahan di bagian sekretariat.

Nurdin, Nirwan dan Arifin juga masuk ke dalam bursa calon wakil ketua umum bersama Bob Hippy, Sukawi Sutarip dan Ibnu Munzir. Sedangkan untuk EXCO, akan bersaing 29 kandidat, yang akan memperebutkan 11 kursi.

Terkait verifikasi pada bakal calon, dikaitkan dengan kontroversi Nurdin Halid yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi, kemarin ketua Komite Pemilihan Syarif Bastaman mengindikasikan bahwa ketua umum dua periode terakhir itu bakal lolos.

Menyitir statuta FIFA dan PSSI yang selalu dikedepankan, ia mengatakan bahwa seseorang yang dinyatakan cacat hukum adalah yang dinyatakan bersalah saat ini. Nurdin memang pernah dijebloskan ke penjara, tapi ia sudah menjalani hukumannya itu.

Nama-nama yang akan diumumkan sore ini akan bertarung pada kongres di Bali 27 Maret mendatang. Kabarnya, mereka disiagakan untuk mengantisipasi ada pihak yang tidak puas jika calon mereka tidak lolos untuk bertarung di Bali.

ario adi nugroho
19-02-2011, 06:14 PM
Nurdin dan Nirwan Lolos Verifikasi, George dan Arifin Tidak


Jakarta - Kejutan terjadi pada pengumuman daftar calon ketua umum PSSI periode 2011-2015. Hasil tim verifikasi hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, sedangkan George Toisutta dan Arifin Panigoro tidak.

Demikian keputusan tersebut dibacakan Ketua Komite Pemilihan , Syarif Bastaman, di kantor PSSI di kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (19/2/2011) pukul 17.40 WIB.

Dalam penjelasannya Syarif tidak menyebutkan nama bakal calon yang tidak lolos, tapi ia menyebutkan dua yang lolos, yaitu Nirwan dan Nurdin. Saat penutupan pendaftaran, George dan Arifin jelas-jelas disebutkan sebagai dua bakal calon yang lain.

"Alasan untuk calon-calon yang tidak diterima ada dalam SK (Surat Keputusan) yang akan mereka terima, dan akan dibagikan ke masing-masing pribadi. Ini bersifat rahasia," ujar Syarif. ( a2s / rin )


http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/02/19/175615/1574331/76/nurdin-dan-nirwan-lolos-verifikasi-george-dan-arifin-tidak?b99110170

renandez
19-02-2011, 06:43 PM
Siap2 untuk melangkah mundur sepakbola indonesia
Apa mesti kyk dimesir y baru para petinggi PSSI sadar?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Redsbusby
19-02-2011, 06:47 PM
Mungkin harus dihadapi dengan cara yg sedikit 'kasar' untuk bisa melengserkan seorang Nurdin...
Kemunduran dalam sepakbola nasional di depan mata (lagi)...

Ucup Carrick
19-02-2011, 07:34 PM
oooh...cukup sudah stress liat kabar-kabar gak enak ama negeri ini..
ini malah nambah stress lagi...
ef yu si key!!!

Andi Istiabudi
19-02-2011, 08:08 PM
Abstain aja deh ....

GL zone
19-02-2011, 08:18 PM
nurunin presiden aja bisa.. kok nurunin nurdin aja susah bener ya
galang massa sebanyak2 ny.. dudukin kantor pssi

fredrian.seven
19-02-2011, 08:37 PM
Tenang.. Nurdin nggak jadi ketum kok. Yang jadi ketum si nirwan, nurdin jadi wakil. Kan sekarang lagi jaman ketua ganti jadi wakil,he.. Sekarang hanya berharap ma KPK. Ayo sikat semua..

Dulu aku suka ma andi d. Tabusala pas dia masih jadi komentator UCL dulu. Tapi ya sama aja.. Sekarang nggak ada 1 orang pun di PSSI yang aku segani. Udah nggak respek ma semua.
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
19-02-2011, 08:40 PM
NH Masuk Nominasi Capres-Cawapres AFF
Okdwitya Karina Sari - detiksport

Jakarta - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid berpeluang memperluas kekuasaannya ke Asia Tenggara. Ia berhasil masuk menjadi nominasi calon Presiden dan Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF).

Pemilihan itu ditetapkan berdasar hasil keputusan pertemuan dewan AFF yang digelar pagi ini Sabtu (19/2/2011) pagi di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dilansir dari situs resmi AFF, Nurdin akan bersaing dengan dua orang lainnya untuk jabatan Presiden AFF. Mereka adalah Sultan Haji Ahmad Shah dari Malaysia dan Datp' Worawi dari Thailand.

Sedangkan untuk Wapres yang menawarkan empat posisi, Nurdin akan bersaing dengan enam orang lainnya, yakni Pengiran Matusin Matasan (Brunei Darussalam), Brigadir Jenderal Khiev Sameth (Kamboja), Viphet Sihackahr (Laos), Juan Miguel Romualdez (Filipina), Francisco Kalbuadi (Timor Leste) dan wakil Vietnam Doung Vu Lam.

Pemilihan dewan AFF selanjutnya akan digelar di Kongres AFF di Bangkok, Thailand pada 10 April 2011.

Adapun hasil pertemuan dewan AFF lainnya adalah pengumuman Malaysia dan Thailand sebagai host dari babak penyisihan grup Piala AFF 2012. (rin/rin)

Source : http://www.detiksport.com

renandez
19-02-2011, 08:46 PM
Gak ada nurdin ganti nirwan bakrie?
Lepas mulut buaya masuk mulut harimau
Tu org emank gak punya malu y bnyk diprotes bnyk dikritik tetep aja lempeng pengen jd ktum pssi lg
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
19-02-2011, 09:05 PM
Bisa jadi ada nanti skenario dimana saat pemilihan mendadak Nirwan Bakrie mundur sehingga Nurdin Halid maju sebagai calon tunggal. Ini sangat mungkin terjadi lho !

Seperti kata Ahmad Albar "Dunia ini panggung sandiwara ..."

renandez
19-02-2011, 10:26 PM
Waduh skenario luar biasa tuw om andi layak dpt nomine oscar ato minimal piala citra y pengurus pssi yg pinter akting
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

raccun
20-02-2011, 01:50 AM
Bakal Banding, George Toisutta Pastikan Terus Berjuang
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Gagal lolos verifikasi untuk menjadi ketua umum PSSI tak membuat George Toisutta mundur begitu saja. Dipastikan akan mengajukan banding, kubu George akan terus berjuang untuk bisa bertarung di Bali.

"Kita akan terus berjuang. Pertama kita ikuti sesuai aturan, banding. Dan kita juga tak akan berhenti menggalang suara untuk terus melakukan perjuangan," ungkap juru bicara tim sukses George Toisutta, Tri Goestoro, saat dihubungi detiksport.

Nama George, dan Arifin Panigoro, tak lolos dari verifikasi calon ketua umum PSSI. Dari empat nama yang sebelumnya masuk daftar bakal calon, cuma Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie yang dianggap memenuhi kriteria yang ditentukan.

Terkait upaya banding yang akan dilakukan, kubu George optimistis kalau kans untuk bisa bertarung dalam kongres di Bali 26 Maret mendatang terbuka sangat lebar. Soalnya mereka merasa telah memenuhi semua ketentuan yang disyaratkan.

"Segala upaya akan kita pelajari untuk tetap bisa ikut dalam proses pemilihan. Kami optimis, itu harus. Inikan belum final. Kita harus optimis karena semua persyaratan lengkap," tuntas pria yang pernah menjabat Sekjen PSSI priode 1999-2003 itu.

Source : http://www.detiksport.com

ario adi nugroho
20-02-2011, 04:12 AM
Arifin & Toisutta Gagal Jadi Calon Ketum PSSI

Bakal calon yang tidak lolos verifikasi diberi kesempatan banding tiga hari setelah pengumuman.

Penggagas Liga Primer Indonesia [LPI] Arifin Panigoro dan kepala staf angkatan darat [Kasad] Jendral George Toisutta gagal menjadi calon ketua umum PSSI periode 2011-2015.

Dengan kegagalan Arifin dan Toisutta ini, maka hanya ada dua nama yang berlaga di kongres PSSI pada 19 Maret mendatang di Bali, yakni Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie.

Ketua komite pemilihan Syarif Bastaman mengatakan, keputusan ini telah diputuskan lewat surat keputusan yang nantinya akan dikirim ke semua bakal calon.

“Keputusan ini berdasarkan statuta FIFA dan statuta PSSI. Nantinya, semua calin akan mendapatkan surat keputusan itu. Jika mereka merasa keberatan, bakal calon yang tidak lolos bisa mengajukan keberatan kepada komite banding pemilihan dalam waktu tiga hari setelah pengumuman ini dilakukan tanggal 19 Februari,” tutur Syarif dalam keterangannya kepada wartawan.

http://www.goal.com/id-ID/news/1390/pssi/2011/02/19/2359280/arifin-toisutta-gagal-jadi-calon-ketum-pssi

Andi Istiabudi
20-02-2011, 10:59 AM
Kalau sekarang jaman Presiden Soeharto, pasti George Toisutta yang terpilih jadi ketua umum PSSI.
Siapa sih yang berani melawan TNI jamannya Pak Harto ? Semua wajib mendukung ! Hehehe ...

Redsbusby
20-02-2011, 09:33 PM
Nurdin power masih terus berjalan, bahkan meskipoun dy gak bakal terpilih lg....
Nirwan bakrie gk ada beda ama nurdin,...

Oom Panda
20-02-2011, 11:26 PM
Bung Andi ngomong eyang, gw jadi kangen ma eyang...
Biar gimanapun, negara ini tumbuh, aman dan nyaman di tangan beliau...
Negara ini belum siap untuk demokrasi terbuka..
Ya.. Contohnya yah si ndablek #NurdinSempak ini...
Selama duit masih ada di PSSI... Dia ga akan keluar...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

devil_dee
20-02-2011, 11:33 PM
orang gagal yg ga tau diri nih si NH
gw masih berharap ada keajaiban untuk sepak bola indonesia
walopun keciiilll.. tp nothing is impossible..:)

ario adi nugroho
21-02-2011, 12:22 AM
Pertanyakan Lolosnya Iwan & Haruna, Perseba Buka Bukti Suap

Keduanya terlibat kasus suap pada Piala Suratin 2009 lalu.


Klub Perseba Bangkalan mempertanyakan kinerja Komisi Pemilihan PSSI. Ini terkait dengan lolosnya nama Iwan Budianto dan Haruna Soemitro sebagai calon eksekutif komite. Padahal, kedua orang tersebut terlibat kasus suap.

"Kami mempertanyakan kerja tim verifikasi. Bagaimana mungkin dua orang yang integritasnya diragukan kok diloloskan," tukas Pingky Hidayati, manajer Perseba Bangkalan.

Dijelaskan Pingky, Iwan dan Haruna telah menerima sejumlah uang untuk meloloskan Perseba saat tampil di Liga Remaja September 2009 lalu. Total ada dana sebesar Rp150 juta yang dikucurkan Perseba untuk memuluskan langkah di kejuaraan Piala Soeratin ini. Saat itu, keduanya berkepentingan karena Iwan menjabat sebagai ketua Badan Liga Amatir dan Haruna sebagai ketua PSSI Jatim.

"Semua bukti transfer kami miliki. Saat ini sedang kami timbang apakah di bawa ke Polisi atau Kejaksaan," ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Pingky, tak ada itikad baik keduanya untuk menyelesaikan persoalan ini. "Trophi juara Suratin masih ada di tangan kami. Anehnya, sekarang ini tengah dilaksanakan final liga remaja di Jakarta," herannya.

Selain suap Liga Remaja, Haruna juga dibelit dengan kasus korupsi saat menjabat ketua PSSI Jatim. Kasus ini diungkap wakil ketua KONI Jatim Lanyalla Mattaliti dan berujung mundurnya Haruna.

"Kami akan koordinasikan dengan Pak Nyalla untuk memastikan keduanya dapat hukuman setimpal atas perbuatan yang dilakukan," pungkasnya. (gk-31)

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/20/2360567/pertanyakan-lolosnya-iwan-haruna-perseba-buka-bukti-suap

Pure_red
21-02-2011, 02:15 AM
gara-gara si NH sama NB doang Balon Ketum PSSI yang baru!
denger-denger supporter dari berbagai daerah katanya mau pada demo turun ke jalan yah? gimana dengan :ui4: ? kalo di demo itu mending daerah masing-masing dulu pengprovnya! gw yakin kelakuannya sama ajah! :hajar2: :crazy:

fredrian.seven
21-02-2011, 03:48 AM
Nah kan.. Makanya dukung KPK plus mungkin kejaksaan buat membabat habis semua. Dari ketum sampe bawahnya semua kena kasus korupsi. Klo perlu tembusan FIFA biar mereka tau PSSI gimana,he..
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

renandez
21-02-2011, 08:16 AM
Makin bobrok aja sepakbola tanah air kita,
Ya semoga NH ato NB terpilih jd ketum PSSI(persatuan setan seluruh indonesia)
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
21-02-2011, 10:31 AM
Idealnya kandidat yang maju itu George Toisutta, Arifin Panigoro dan IGK. Manilla !!!
Setuju ???

Oom Panda
21-02-2011, 10:36 AM
Yang harusnya dipilih adalah orang yang bukan dari partai politik manapun.

Dan anggota PSSI pun bukan orang dari partai politik manapun.

Titik. Period!

Andi Istiabudi
21-02-2011, 10:44 AM
Buku "Dosa-dosa Nurdin Halid" Dirilis
Fery Aditri

Liputan6.com, Yogyakarta: Berbagai cara dilakukan kalangan pecinta sepakbola Indonesia untuk menolak Nurdin Halid kembali menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Baru-baru ini, sebuah buku yang merangkum dan mengulas kegagalan Nurdin Halid dalam memimpin organisasi olahraga paling populer di Tanah Air tersebut terbit di Yogyakarta.

Buku setebal 274 halaman ini ditulis oleh Erwiyantoro dan diberi judul Dosa-dosa Nurdin Halid. Karikatur Nurdin Halid menghiasi sampul halaman depan buku tersebut. Selain berisi rangkuman praktik-praktik curang yang dilakukan para pengurus PSSI, buku ini juga memuat opini sejumlah kalangan pengamat dan pecinta sepakbola yang pernah dimuat di media masa.

Menurut Erwiyantoro, tujuan penulisan buku ini semata-mata demi kemajuan sepakbola Indonesia yang sejak delapan tahun lalu paceklik gelar dan tanpa pembinaan yang baik. Buku yang seharga Rp 65 ribu ini kini telah didistribusikan di toko buku di kota-kota besar di Indonesia. (CHR/ADO)

Source : http://berita.liputan6.com

ario adi nugroho
21-02-2011, 04:41 PM
Menpora Minta PSSI Klarifikasi Ketidaklolosan Arifin dan Toisutta

Menpora ingin PSSI menjelaskan kenapa Komite Pemilihan tidak meloloskan Arifin dan Toisutta.

Tidak lolosnya penggagas Liga Primer Indonesia [LPI] Arifin Panigoro dan KSAD Jenderal TNI George Toisutta untuk menjadi calon Ketua Umum PSSI periode 2011-2015 mendapat perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng.

Dalam laman resmi Kemenpora, Andi Mallarangeng mewakili pemerintah meminta penjelasan dari PSSI tentang alasan tim verifikasi tidak meloloskan dua kandidat tersebut.

"Sampai saat ini pemerintah dalam hal ini Kemenpora belum menerima penjelasan mengenai ditolaknya Pak George dan Pak Arifin oleh Komite Pemilihan dan tim verifikasi PSSI. Masih dalam batas-batas kewenangan, tentu kami akan tanyakan apa alasan penolakan itu," kata Andi.

"Mungkin benar bahwa kedua orang itu tidak pernah masuk di kepengurusan PSSI, tetapi semua orang kan tahu kalau mereka sudah bertahun-tahun berdedikasi di sepakbola," tambahnya.

Andi juga mengingatkan bahwa salah satu hasil dari Kongres Sepakbola Nasional yang digelar di kota Malang adalah adanya reformasi dan restrukturisasi PSSI.

"Saya kira dalam kongres empat tahunan yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, adalah saat yang tepat bagi PSSI untuk memenuhi harapan sebagian besar rakyat Indonesia, yaitu PSSI melakukan reformasi dan restrukturisasi organisasi," jelasnya.


http://www.goal.com/id-ID/news/1390/pssi/2011/02/21/2361822/menpora-minta-pssi-klarifikasi-ketidaklolosan-arifin-dan

ario adi nugroho
22-02-2011, 10:09 PM
PSSI Malah Menantang Balik Pemerintah

TEMPO Interaktif, Jakarta - Komite Pemilihan PSSI tidak mau ambil pusing dengan teguran Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Ketua Komite Pemilihan PSSI, Syarif Bastaman, malah menantang pemerintah dan KONI/KOI.

"Kalau pemerintah keberatan, pemerintah saja yang banding. Begitu juga KONI/KOI, silakan saja mengajukan banding karena kami memang selama ini tidak memperhatikan peraturan KONI/KOI," kata Syarif saat dihubungi wartawan, Senin (21/2).

Andi mengingatkan pada PSSI tentang adanya ketentuan Pasal 62 ART KOI. Isi pasal itu menyebutkan bahwa AD/ART setiap anggota KOI harus memuat ketentuan yang menyatakan setiap anggota pengurus induk organisasi harus memenuhi persyaratan: “... (2) tidak pernah tersangkut perkara pidana dan/atau dijatuhi hukuman penjara”.

Apabila aturan itu digunakan dalam menentukan keputusan, tentulah Nurdin Halid tidak bisa lolos verifikasi karena ia cacat hukum dan pernah menjadi narapidana. Tiga bakal calon lain, tidak pernah merasakan penjara, yaitu Arifin Panigoro, George Toisutta, Nirwan Dermawan Bakrie.

"Kita mendasarkan pada statuta PSSI, di mana sesuai pasal 35 ayat 4 syarat Komite Eksekutif adalah tidak sedang dinyatakan bersalah karena tindakan kriminal. Nurdin Halid memenuhi kriteria tersebut karena hak-haknya sudah pulih untuk kembali mencalonkan diri," kata Syarif.

Mengenai pencoretan Arifin dan Toisutta karena terganjal poin keaktifan lima tahun di sepak bola, Syarif menilai pemilihan seorang ketua umum PSSI itu tidak boleh sembarangan. "Saya juga aktif di sepak bola, tetapi saya tidak aktif sebagai pengurus PSSI. Ini Kongres PSSI jadi yang berhak dicalonkan adalah anggota PSSI," kata Syarif.

http://www.tempointeraktif.com/hg/sepakbola/2011/02/21/brk,20110221-315032,id.html

Redsbusby
22-02-2011, 10:29 PM
nurdin, besoes..
ahh moga cepet mati membusuk aja!

renandez
22-02-2011, 10:55 PM
nurdin, besoes..
ahh moga cepet mati membusuk aja!

Wah do'anya keren om:hammer:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

ario adi nugroho
23-02-2011, 12:42 AM
besok kan ada demo besar"an ni di kantor PSSI

semoga aja ada perubahan..amin

raccun
23-02-2011, 01:20 AM
PSSI Malah Menantang Balik Pemerintah

TEMPO Interaktif, Jakarta - Komite Pemilihan PSSI tidak mau ambil pusing dengan teguran Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Ketua Komite Pemilihan PSSI, Syarif Bastaman, malah menantang pemerintah dan KONI/KOI.

"Kalau pemerintah keberatan, pemerintah saja yang banding. Begitu juga KONI/KOI, silakan saja mengajukan banding karena kami memang selama ini tidak memperhatikan peraturan KONI/KOI," kata Syarif saat dihubungi wartawan, Senin (21/2).

Andi mengingatkan pada PSSI tentang adanya ketentuan Pasal 62 ART KOI. Isi pasal itu menyebutkan bahwa AD/ART setiap anggota KOI harus memuat ketentuan yang menyatakan setiap anggota pengurus induk organisasi harus memenuhi persyaratan: “... (2) tidak pernah tersangkut perkara pidana dan/atau dijatuhi hukuman penjara”.

Apabila aturan itu digunakan dalam menentukan keputusan, tentulah Nurdin Halid tidak bisa lolos verifikasi karena ia cacat hukum dan pernah menjadi narapidana. Tiga bakal calon lain, tidak pernah merasakan penjara, yaitu Arifin Panigoro, George Toisutta, Nirwan Dermawan Bakrie.

"Kita mendasarkan pada statuta PSSI, di mana sesuai pasal 35 ayat 4 syarat Komite Eksekutif adalah tidak sedang dinyatakan bersalah karena tindakan kriminal. Nurdin Halid memenuhi kriteria tersebut karena hak-haknya sudah pulih untuk kembali mencalonkan diri," kata Syarif.

Mengenai pencoretan Arifin dan Toisutta karena terganjal poin keaktifan lima tahun di sepak bola, Syarif menilai pemilihan seorang ketua umum PSSI itu tidak boleh sembarangan. "Saya juga aktif di sepak bola, tetapi saya tidak aktif sebagai pengurus PSSI. Ini Kongres PSSI jadi yang berhak dicalonkan adalah anggota PSSI," kata Syarif.

http://www.tempointeraktif.com/hg/sepakbola/2011/02/21/brk,20110221-315032,id.html


PSSI ga ada otaknya emang.........

bucay deathbat
23-02-2011, 05:30 AM
Kayaknya semakin rame ajja nech demo2 menentang PSSI . .
mari bersama berjuang membangun persepakbolaan Indonesia mnjadi lebih baik kedepannya,,amin

Walaupun gk bisa dukung langsung dngn tindakan . .
Saya doain dech biar perjuangan temen2 semua diluar sana bisa mndpatkan hasil sesuai yg kita semua inginkan..
Amin . .

Revolusi PSSI harga MATI !!

renandez
23-02-2011, 07:26 AM
Kayaknya semakin rame ajja nech demo2 menentang PSSI . .
mari bersama berjuang membangun persepakbolaan Indonesia mnjadi lebih baik kedepannya,,amin

Walaupun gk bisa dukung langsung dngn tindakan . .
Saya doain dech biar perjuangan temen2 semua diluar sana bisa mndpatkan hasil sesuai yg kita semua inginkan..
Amin . .

Revolusi PSSI harga MATI !!

Dukung NH mundur,PSSI bisa lebih baik tanpa NH
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

der_emperor
23-02-2011, 10:40 AM
i love it :D

http://images.detik.com/content/2011/02/23/157/pengamanan4.jpg

Andi Istiabudi
24-02-2011, 05:53 PM
Demo PSSI, Nurdin Salahkan Pemerintah

JAKARTA - Demonstrasi anti-Ketua Umum PSSI Nurdin Halid sudah memasuki hari kedua. Para demonstran akan terus melakukan aksi hingga Nurdin mengundurkan diri sebagai ketua umum.

Hingga kini belum satu pun petinggi PSSI yang bersedia menemui para demonstran. Petinggi PSSI juga belum memberikan sikap secara resmi terkait maraknya aksi demontrasi. Namun Nurdin menyalahkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemennegpora).

Reporter RCTI, Made Pasek Sudanta, Kamis (24/2/2011), yang berhasil menghubungi Nurdin, melaporkan maraknya demonstrasi menuntut perubahan di PSSI terjadi karena intervensi pemerintah melalui Kemennegpora yang sudah terlalu jauh. Untuk itu Nurdin meminta pihak-pihak menahan diri dan mengedepankan sportifitas.

Nurdin juga meminta PSSI tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa campur tangan pemerintah. Rencananya PSSI akan memberikan pernyataan resmi pekan depan.

Mengenai Kongres PSSI, yang agendanya juga memimilh ketua umum, Nurdin belum memutuskan maju atau tidak pada pemilihan di Bali, 26 Maret 2011. Dia mengaku hanya dicalonkan oleh pihak-pihak yang memiliki hak mencalonkan.

Source : http://bola.okezone.com

Ucup Carrick
24-02-2011, 06:18 PM
udah deh, gak usah ngeles lagi lah din...
jangan sampe kayak ketua federasi sepakbola guatemala yang katanya ampe ditembak kepalanya....

Andi Istiabudi
24-02-2011, 06:24 PM
Kalau saya jadi Nurdin Halid lebih baik mundur sukarela dan minta maaf kepada publik ketimbang dicatat dalam sejarah sebagai ketua umum PSSI yang paling banyak diprotes dan dihujat masyarakat. Pertimbangkan nama baik keluarga pak dan jangan lupa Islam mengajarkan bahwa jabatan adalah amanah banyak orang !

renandez
24-02-2011, 06:57 PM
Untung kemarin timnas kalah jd NH gak bisa besar kepala,coba kalo menang pasti udh diklaim kerja keras dia
Dia emank kerja keras,tp kerja keras nahan malu gak mau mundur dr ketum PSSI
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

der_emperor
25-02-2011, 10:53 AM
hot news!! Nurdin Halid belum pulang kerumah sejak demo..
Dikabarkan Nurdin Halid belum pulang kerumah sejak demonstrasi 3 hari yang lalu..

setelah diselidiki, beliau masih berada di dalam mobilnya di parkiran sekretariat PSSI sejak 3 hari yang lalu,
menurut sumber yang tidak jelas, beliau 'ngeyel' tidak mau menggerakkan mobilnya saat tukang parkir memberi aba aba :
"YA PRE..!! MUNDUR PAK !!! MUNDUURR !!" :D

Andi Istiabudi
25-02-2011, 02:26 PM
Barusan liat konvoi demonstran anti Nurdin lewat depan kantor (sekitar Bunderan HI). Sepertinya sih menuju kantor PSSI di kawasan Senayan ....

Btw, demo boleh-boleh saja tapi tetap harus tertib dan taati peraturan donk, Banyak pendemo yang usianya masih muda nekad duduk di atas bus sambil nyanyi-nyanyi dan pegang spanduk. Berbahaya kan bagi keselamatan dirinya maupun pengendara kendaraan bermotor lainnya di jalan raya ?

theater of dream
25-02-2011, 02:47 PM
Btw TV*ne yang katanya kritis kok ngga pernah bahas Nurdin yah ?:P:P[-X

renandez
25-02-2011, 05:17 PM
Btw TV*ne yang katanya kritis kok ngga pernah bahas Nurdin yah ?:P:P[-X

Gak enak om,kn NH msh sodara di pohon bering*n,,
Yg gencar tu Me*ro tv om,
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Redsbusby
25-02-2011, 07:34 PM
Pendemo Pro PSSI: Saya Sebenarnya Ingin Nurdin Diganti

Jakarta, detiksport - Tidak semua anggota kelompok pendukung PSSI mengerti permasalahan yang mereka demo. Salah satu dari mereka bahkan sebenarnya ingin Ketua Umum PSSI Nurdin Halid diganti.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang yang merupakan pendukung PSSI berdemo di kantor organisasi sepakbola tertinggi Tanah Air itu di Senayan, Jumat (25/2/2011) siang WIB.

Ratusan orang itu menyuarakan aspirasinya agar Menpora Andi Mallarangeng dan suporter sepakbola tidak mengintervensi persoalan di tubuh PSSI. Mereka juga menolak George Toisutta dan Arifin Panigoro memimpin PSSI.

Tetapi salah satu anggota kelompok tersebut ternyata tidak mengerti duduk perkara demo itu. Dia adalah Muniah, ibu rumah tangga berusia 45 tahun yang tinggal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Saya ikut demo dibayar Rp 40 ribu, tapi belum turun. Katanya habis demo selesai," aku Muniah saat berbincang dengan detikSport di depan kantor PSSI.

"Saya cuma ikut sama tetangga, tidak ngerti soal sepakbola. Ya lumayanlah dapat uang Rp 40 ribu buat belanja sehari-hari," imbuh Muniah jujur.

Pengakuan juga dibuat oleh anggota kelompok lainnya, Bayu. Pemuda 18 tahun itu mengikuti demo ini karena sedang libur dari pekerjaan sehari-harinya sebagai office boy di sebuah kantor di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Saya dibayar Rp 50 ribu. Demo ini bukan yang pertama, sudah sering. Saya belum dibayar, paling nanti kalau sudah selesai. Saya ikut demo karena hari ini tidak kerja," ujar Bayu.

Berbeda dengan tema demonstrasi yang pro kepemimpinan Nurdin Halid, Bayu sebenarnya justru ingin agar Ketua Umum yang sudah menjabat dua periode itu mundur dan diganti orang baru.

"Sebenarnya saya inginnya Nurdin diganti. Siapa calonnya tidak tahu, yang penting bisa buat PSSI lebih baik. Di bawah Nurdin, Indonesia tidak pernah juara," demikiankata Bayu.

:hammer:

GL zone
25-02-2011, 09:04 PM
'Dalam Hitungan Detik, Indonesia Akan Dihukum FIFA'
Adi Nugroho - detiksport

Jakarta - FIFA diprediksi akan menjatuhkan hukuman kepada Indonesia dalam waktu dekat. Hukuman ini terkait intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap PSSI.

"Indonesia tinggal menghitung detik untuk di-suspend, karena intervensi yang dilakukan oleh negara," ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan, dalam diskusi bertajuk 'Beranikah FIFA Menghukum Indonesia?' di Resto Sindang Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/02/11).

Menurut Hinca, negara melalui pemerintah tidak boleh melakukan intervensi terhadap PSSI, baik itu disengaja maupun tidak.

"Itu di pasal 13 dan 17 FIFA baik disengaja atau tidak oleh PSSI, dan mampu atau tidak mampu menolak, itu NO way.. Ini hasil kongres FIFA," imbuhnya.

Menegpora Andi Mallarangeng sebelumnya meminta Komite Banding untuk mengoreksi pemilihan ketua umum PSSI. Menurut Hinca, FIFA tidak akan memberi ampun terhadap intervensi pemerintah tersebut.

"Begitu dia mencampuri proses pemilihan, tiada ampun (FIFA akan menjatuhkan sanksi)," kata Hinca yang juga Sekretaris Divisi Komunikasi Politik DPP Partai Demokrat ini.

Hinca menambahkan, sanksi terhadap Indonesia akan dijatuhkan kepada tim nasional Indonesia, yakni dengan melarang timnas bertanding di ajang internasional pada berbagai level usia. Hal yang sama juga berlaku pada klub-klub binaan PSSI. Mereka juga akan dilarang bermain di ajang internasional.

"Yang paling parah, peringkatnya (timnas) akan langsung turun ke nomor urut paling bawah, langsung di urutan ke 208 dan nilainya nol. Kenapa begitu? karena intervensi pemerintah," ujarnya.

Oom Panda
25-02-2011, 09:20 PM
Ga masalah.. Mari mulai dari 0... Pembenahan segala lini..
Soal peringkat, ga usah khawatir... Toh kita bukan peringkat 20 besar...

Tapi tetep... Apapun keputusannya.. Nurdin haruus turun!!! Harga Mati!!!
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Redsbusby
25-02-2011, 09:53 PM
Tapi tetep... Apapun keputusannya.. Nurdin haruus turun!!! Harga Mati!!!
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Panda juga harus turun dari mainanya yg ada di avatar :hammer: :)) :peace:

#NurdinSempak

Oom Panda
25-02-2011, 10:27 PM
Owhhh tidak bisaaaa... Udah pueeweeeeeee.... Hehehe...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Redsbusby
25-02-2011, 11:09 PM
'Dalam Hitungan Detik, Indonesia Akan Dihukum FIFA'

Jakarta, detiksport - FIFA diprediksi akan menjatuhkan hukuman kepada Indonesia dalam waktu dekat. Hukuman ini terkait intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap PSSI.

"Indonesia tinggal menghitung detik untuk di-suspend, karena intervensi yang dilakukan oleh negara," ujar Ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan, dalam diskusi bertajuk 'Beranikah FIFA Menghukum Indonesia?' di Resto Sindang Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/02/11).

Menurut Hinca, negara melalui pemerintah tidak boleh melakukan intervensi terhadap PSSI, baik itu disengaja maupun tidak.

"Itu di pasal 13 dan 17 FIFA baik disengaja atau tidak oleh PSSI, dan mampu atau tidak mampu menolak, itu NO way.. Ini hasil kongres FIFA," imbuhnya.

Menegpora Andi Mallarangeng sebelumnya meminta Komite Banding untuk mengoreksi pemilihan ketua umum PSSI. Menurut Hinca, FIFA tidak akan memberi ampun terhadap intervensi pemerintah tersebut.

"Begitu dia mencampuri proses pemilihan, tiada ampun (FIFA akan menjatuhkan sanksi)," kata Hinca yang juga Sekretaris Divisi Komunikasi Politik DPP Partai Demokrat ini.

Hinca menambahkan, sanksi terhadap Indonesia akan dijatuhkan kepada tim nasional Indonesia, yakni dengan melarang timnas bertanding di ajang internasional pada berbagai level usia. Hal yang sama juga berlaku pada klub-klub binaan PSSI. Mereka juga akan dilarang bermain di ajang internasional.

"Yang paling parah, peringkatnya (timnas) akan langsung turun ke nomor urut paling bawah, langsung di urutan ke 208 dan nilainya nol. Kenapa begitu? karena intervensi pemerintah," ujarnya.

Oom Panda
25-02-2011, 11:21 PM
(???“).... Double postt braderrrr.... Dihalaman sebelumnya dah ada nihh...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

theater of dream
25-02-2011, 11:39 PM
talk show di salah satu stasiun tv :nohope:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

red_devilz
26-02-2011, 05:22 PM
Gak papa .... mending dikenai sanksi , dan mulai bangun lg dr bawah . Lagipula , apa yg bisa dibanggakan dr prestasi Timnas Sepakbola qta ??? :-??

Andi Istiabudi
26-02-2011, 05:51 PM
Dalam tayangan berita di salah satu TV swasta kemarin, Nurdin Halid beberapa kali menyebut Andi Malaranggeng dengan nama "Alfian" (nama lengkap Menpora Andi Alfian Malarangeng). Sebenarnya tidak ada yang salah dan sah-sah saja tapi sepertinya kurang pantas deh menyebut nama pejabat seperti itu. Seharusnya Nurdin Halid menyebutnya "Pak Menteri", "Menpora" atau "Pak Andi". Ini pejabat tinggi negara lho ! Apalagi Nurdin Halid kan (saat ini) ketua induk olahraga yang berada dibawah Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin Andi Malaranggeng.

fredrian.seven
26-02-2011, 06:03 PM
Oh ya,baru mo posting di thread ini. Aku juga lebih milih disanksi aja. Klo negara juara disanksi ya mungkin heboh, lha negara tanpa gelar ya udah. Sekalian 2 tahun mbenahi PSSI. Kan enak nggak ada pikiran laga internasional, jadi fokus dalam negeri.

Ya selain itu biar FIFA ngelihat juga. Apa yang terjadi di Indonesia tidak hanya intervensi pemerintah, tapi mungkin intervensi fans sepak bola Indonesia. Mereka juga harus melihat bahwa stakeholder sepak bola di Indonesia dah nggak percaya dengan PSSI yang sekarang jadi ya FIFA sendiri harus introspeksi.
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
26-02-2011, 06:44 PM
Tidak perlu takut dengan sanksi FIFA.
Ingat, jangan pernah takut memperjuangkan kebenaran !!!
Partai internasional diganti dengan pertandingan All star LSI vs All Star LPI , hehehehe ...

red_devilz
27-02-2011, 12:53 PM
PSSI vs LPI ---> "Partai Beringin Kuning" vs "Partai Segitiga Biru" ??? :P :)>-

Butuh People Power yg luar biasa besar , utk melengserkan Nurdin . Sudah duduk di kursi panas , trus lupa utk berdiri dan turun :-q :mad:

Hilman-Bukan-Superman
27-02-2011, 01:07 PM
Nama Nurdin Halid sampai ke Anfield..
http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/185804_1659091195538_1184900659_31368748_7116793_n .jpg

http://cdn-u.kaskus.us/27/imnoram6.jpg

ronald hars
27-02-2011, 02:45 PM
Nama Nurdin Halid sampai ke Anfield..
http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/185804_1659091195538_1184900659_31368748_7116793_n .jpg

http://cdn-u.kaskus.us/27/imnoram6.jpg

:)) slogan yang cocok buat nurdin dan juga liverpool tentunya.. :P

ario adi nugroho
28-02-2011, 04:21 AM
1 Maret, FIFA Tentukan Nasib Indonesia

Indonesia awalnya tidak masuk ke dalam agenda rapat komite emergency FIFA.

Indonesia terancam mendapat sanksi pembekuan dari FIFA menyusul adanya ikut campur pemerintah dalam kemelut yang terjadi pada proses pencalonan ketua umum PSSI periode 2011-15.

Anggota komite etik FIFA Suryadharma 'Dali' Tahir mengklaim, induk organisasi sepakbola internasional itu terus memantau perkembangan yang terjadi di Indonesia. Bahkan, FIFA sudah mengirim surat elektronik [e-mail] kepada PSSI, Jumat [26/2] malam WIB, tak lama setelah komite banding mengumumkan putusannya.

“Malam itu juga FIFA langsung mengirimkan surat elektronik. Isi surat itu adalah menolak adanya intervensi pemerintah,” ungkap Dali.

Ditambahkan, situasi di Indonesia ini masuk ke dalam rapat komite emergency FIFA pada 1 Maret nanti. Awalnya Indonesia tidak masuk dalam agenda pembahasan rapat itu. Namun setelah mendapatkan informasi dan bukti adanya campur tangan pemerintah, maka Indonesia masuk ke dalam agenda itu.

“Rapat tanggal 1 Maret itu sebenarnya mengevaluasi kasus Brunei dan beberapa negara yang punya catatan khusus. Indonesia sebenarnya tidak masuk agenda. Rapat itu nantinya akan membahas kondisi terakhir di Indonesia,” kata Dali.

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2011/02/26/2370340/1-maret-fifa-tentukan-nasib-indonesia

renandez
28-02-2011, 09:24 AM
Demi perbaikan sepakbola tanah air,soal peringkat FIFA itu gak ngaruh toh kita bukan peringkat 30 besar ato mentok 60 biar bisa transfer pemain ke liga eropa
Revolusi sepakbola dan jajarannya
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

irhamutd
28-02-2011, 04:42 PM
Calon Ketua PSSI

Empat Calon Ketua PSSI, George T, Nirwan B, Nurdin H, Arifin P, sedang dalam perjalanan di pesawat terbang.
Ditengah perjalanan Arifin berkata, "saya akan buat 1 orang Indonesia Bahagia!" Dan ia melempar 1 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesat terbang.

Tak berapa lama Nirwan berkata, "saya akan buat 5 orang bahagia!" Sambil melempar 5 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar

Tak mau kalah Nurdin jg berkata, "saya akan buat 500 orang bahagia!" Lantas ia melempar 500 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar peswat.
...............
Setelah berapa lama terdiam & berfikir......... George Toisutta berdiri dan berkata : "Saya akan membuat SELURUH rakyat Indonesia BAHAGIA.....!!". Dan ia melempar Nurdin keluar pesawat............:D

Redsbusby
28-02-2011, 06:54 PM
Nama Nurdin Halid sampai ke Anfield..
http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/185804_1659091195538_1184900659_31368748_7116793_n .jpg

Wow..
itu ceritanya pas kena shoot kameramen atau foto sendiri ya?
kayaknya sih shoot kameramen,,..ehehehe...


http://cdn-u.kaskus.us/27/imnoram6.jpg

Calon Ketua PSSI

Empat Calon Ketua PSSI, George T, Nirwan B, Nurdin H, Arifin P, sedang dalam perjalanan di pesawat terbang.
Ditengah perjalanan Arifin berkata, "saya akan buat 1 orang Indonesia Bahagia!" Dan ia melempar 1 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesat terbang.

Tak berapa lama Nirwan berkata, "saya akan buat 5 orang bahagia!" Sambil melempar 5 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar

Tak mau kalah Nurdin jg berkata, "saya akan buat 500 orang bahagia!" Lantas ia melempar 500 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar peswat.
...............
Setelah berapa lama terdiam & berfikir......... George Toisutta berdiri dan berkata : "Saya akan membuat SELURUH rakyat Indonesia BAHAGIA.....!!". Dan ia melempar Nurdin keluar pesawat............:D

:))
buat om irham ntar :cek: deh :shakehand:

_____________________________________

Menpora: Mantan Napi Dilarang Jadi Ketua PSSI

Jakarta, detiksport - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Malarangeng mengungkapkan statuta FIFA terkait kepemimpinan PSSI. Dalam statuta FIFA, Ketua PSSI tidak boleh pernah terlibat kasus pidana.

"Standar statuta FIFA pasal 32 ayat (4) menyatakan "..They shall have already been active in football, must not have been previously found guilty of a criminal offense .." Yang dalam terjemahan bahasa indonesia-nya adalah "..Mereka telah aktif dalam kegiatan sepakbola dan tidak pernah dinyatakan bersalah dalam tindak pidana ..." ujar Menpora mengungkap statuta FIFA dalam raker Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2011).

Selain itu aturan kepengurusan PSSI tidak boleh tersangkut kasus pidana juga diatur dalam aturan AFC. AFC melarang keanggotaan organisasi sepakbola diisi oleh pelanggar kasus pidana.

"Pasal 68 (b) AFC diciplinary code ".. Ensurte that no one is involved in the management of clubs or the member association itself who is under prosecution fort action unworthy of such a position (especially doping, corruption, forgery, etc) or who has been convicted of a criminal offense in the past five years (Memastikan bahwa tidak ada seorangpun yang terkait dengan manajemen dari klub atau anggota asosiasi tersebut yang berada dalam penuntutan terkait kasus (doping, korupsi, dan penipuan, dll) atau pernah dinyatakan bersalah di dalam tindak pidana dalam lima tahun terakhir)," beber Menpora.

Selain itu dalam undang-undang Kongres Sepakbola Nasional juga diatur bahwa kepala induk organisasi sepakbola tidak boleh tersangkut kasus pidana.

"UU KSN Jo PP No. 16 th 2007 tentang penyelenggaraan keolahragaan pasal 123 ayat (2) yang menyebutkan bahwa dalam hal ketua umum induk organisasi cabang olahraga atau induk organisasi olahraga fungsional berhalangan tetap dan/atau. Menjalani pidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, ketua umum induk organisasi wajib diganti melalui forum tertinggi organisasi sesuai AD dan ART," papar Menpora.

Karena itu, Menpora lalu menyimpulkan PSSI telah melanggar aturan itu. Pemerintah pun telah memperingatkan PSSI untuk kembali ke undang-undang yang berlaku.

"Kami mendesak PSSI segera melakukan koreksi penyelenggaraan kongres 4 tahunan ini sesuai catatan yang telah disampaikan, sehingga kongres 4 tahunan PSSI yang akan datang sesuai dengan semangat dan rekomendasi KSN, peraturan perundang undangan, serta ketentuan organisasi olahraga yang berlaku," jelasnya.

Redsbusby
28-02-2011, 11:08 PM
Mosi Tak Percaya PSSI, 83 Pemilik Suara akan Gelar Kongres

Jakarta, detiksport - Ketua umum, wakil ketua umum, dan Komite Eksekutif PSSI mendapat mosi tidak percaya dari 83 pemilik hak suara di organisasi tersebut. Mereka membentuk Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional dan akan menggelar kongres tersendiri.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (28/2/2011), mosi tidak percaya itu diklaim telah disepakati oleh 83 dari 100 pemilik suara, yang terdiri dari Pengprov dan klub-klub PSSI.

"Sejak tadi malam kami rapat, tadi pagi juga. Akhirnya kami memutuskan mosi tidak percaya pada PSSI, dan juga membentuk Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional," demikian tutur Saleh Mukadar.

"Ini bentuk dari mosi tidak percaya," timpal Bob Hippy tentang pembentukan komite tersebut. "Kalau ada yang bilang tergantung FIFA, bukan FIFA yang menentukan. Sepakbola Indonesia ditentukan oleh 100 orang yang punya suara. Pemegang suara tertinggi itu yang 100, FIFA hanya organisasi internasional."

Komite yang diketuai oleh Sukawi Sutarip ini juga akan menjalinkan koordinasi pemerintah dengan FIFA, dan melaksanakan tugas kongres paling lambat 60 hari ke depan. Mereka juga berkeinginan mengembalikan statuta PSSI dengan mengacu secara lebih benar pada statuta FIFA. Hasilnya akan dilaporkan kepada pemerintah melalui menteri pemuda dan olahraga.

Sebelas anggota komite tersebut adalah Sukawi Sutarip, Syahrial K. Damopolli, Saleh Mukadar, Tuty Dau, Umuh Muchtar, Ilham Arif Siradjuddin, Algia Abu Bakar, Bons Rumbruren, Adnan Dambea, Dirk Soplanit, dan Ujib Abdal Sender Ijong.

ario adi nugroho
01-03-2011, 12:26 AM
sempet lihat di metro tv
maaf kalo aga sara..bukan bermksd loh..tapi mang itu perkataan nurdin,,mungkin teman" juga ada yg liat waktu dia di wawancarai metro tdi sore kalo ga salah

dia di tanya berulang-ulang kali dgn pertanyaan

"pak nurdin ini dr hati yg paling dalam,,dr nurani anda..masih mau kah anda mencalonkan diri menjadi ketua pssi?? "

terus di ulang dan dia tidak mau menjawab

sampai pada titik dia menjawab

" bung tomy (si pewawancara) saya ini orang bugis,,sampai kapan pun anda bertanya anda tidak akan pernah mendapat jawaban dr saya..saya orang bugis yg punya harga diri..."

dan dia selalu bilang di wawancara itu
dia tidak mencalonkan,,,tetapi di calonkan oleh anggota pssi yg ada di luar daerah dan semua mendukung dia...dia tidak pernah mencalonkan diri!!%-(%-(

Andi Istiabudi
01-03-2011, 09:51 AM
Turnamen Junior Internasional Undang Barca & Ajax
Huyogo Simbolon - Koran SI

BANDUNG - Saint Prima Academy Football (SPFA) akan menggelar turnamen usia 16 tahun dengan mengundang tim kelas dunia. Tidak tanggung-tanggung, ada empat klub dunia yang akan mengikuti turnamen ini.

Hal tersebut diutarakan pemilik SPFA Hasan Saputra usai melepas pelatih Sao Paulo Lucas Neto yang menjadi instruktur Saint Prima dalam sebulan terakhir. Bahkan, Lucas akan dipersiapkan sebagai pelatih untuk menangani Saint Prima U-16 kedepan.

“Dia akan jadi pelatih kita bila turnamen digelar,” kata Hasan kepada wartawan di Kantor SPFA.

Sejumlah klub yang akan diikutsertakan pada turnamen yang digelar tahun depan ini diantaranya Sao Paulo (Brazil), Ajax Amsterdam (Belanda), Barcelona (Spanyol) dan Gamba Osaka (Jepang).

“Kita akan mengundang lima tim termasuk Saint Prima di dalamnya. Semuanya masih dalam tahap rencana. Sehingga kita butuh dukungan baik dari pemerintah maupun sponsor,” tutur Hasan.

Niat menghadirkan Ajax tak lepas dari sikap Hasan dalam mengapresiasi keberadaan SUS Gedebage yang digadang-gadang bakal berskala internasional. Dia berharap rumput SUS Gedebage dirasakan para pemain dunia yang juga merupakan salah satu klub idola sosok yang dikenal dekat dengan Rahmad Darmawan ini.

“Saat ini di Bandung baru ada Stadion Si Jalak Harupat. Kita berharap, Stadion Gedebage bisa rampung Juni tahun mendatang. Sehingga turnamen kelas dunia bisa terselenggara,” jelasnya.

Meski memiliki hubungan baik dengan sejumlah klub, Hasan mengungkapkan butuh bantuan dan dukungan dari sejumlah kalangan, untuk memudahkan rencananya mendatangkan klub-klub yang memoles Johan Cruyff, Marco van Basten, Dennis Bergkamp, Jari Litmanen, Nwankwo Kanu, Wesley Sneijder dan sejumlah pesepakbola kelas dunia lainnya.

“Fee match dipastikan tidak ada mengingat turnamen ini diikuti para pemain junior. Tujuannya sangat jelas yakni mematangkan para pemain muda kita. Oleh karena itu butuh dukungan dari semua pihak,” harapnya.

Seperti diketahui SPFA memiliki hubungan yang baik dengan sejumlah klub sepakbola yakni Ajax Amsterdam dan Sao Paulo. Setiap tahun, SPFA mendatangkan pelatih andal untuk membimbing talenta muda Bandung dan pelatih lokal.

Sejak didirikan tahun 2007, SPFA sudah mengundang sejumlah pelatih yakni Robert Sculy (FC Penang), Michael Van Der Star, Bert Pentury, Harry Sinkgraven (KNVB) serta Lucas Neto (Sao Paulo FC). (far)

Source : http://bola.okezone.com