View Full Version : Group A (Afsel, Mexico, Uruguay, Prancis)
rondwisan
15-05-2010, 10:21 AM
gw buatin trhread per Group yaa
biar focus klo mo ngebahasnya
new 'n rumors sampe matchnya next month ...
______________________________________
Group A
South Africa (the host)
Mexico
Uruguay
France
Grup A
RCTI/Global TV 11/06/2010 Jumat 21:00 Afrika Selatan vs Meksiko (Soccer City, Johannesburg)
RCTI/Global TV 12/06/2010 Sabtu 01:30 Uruguay vs France (Cape Town Stadium, Cape Town)
RCTI/Global TV 17/06/2010 Kamis 01:30 Afrika Selatan vs Uruguay (Loftus Versfeld Stadium, Pretoria)
RCTI/Global TV 18/06/2010 Jumat 01:30 Prancis vs Meksiko (Peter Mokaba Stadium, Polokwane)
RCTI/Global TV 22/06/2010 Selasa 21:00 Prancis vs Afrika Selatan (Free State Stadium, Bloemfontein)
RCTI/Global TV 22/06/2010 Selasa 21:30 Meksiko vs Uruguay (Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg)
n.b. untuk jadwal copas dari thread sebelah by Oom Emon, but nyang group A ini rasanya kurang 1 match ... :hammer:
Diego
15-05-2010, 10:32 AM
Pertamax dl ah....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Supernan
15-05-2010, 10:37 AM
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/2/2e/South_Africa_FA.png/150px-South_Africa_FA.png
Coach: Carlos Alberto Parreira
Goalkeepers: Itumeleng Khune (Kaizer Chiefs), Moeneeb Josephs (Orlando Pirates), Shu-Aib Walters (Maritzburg United), Rowen Fernandez (Arminia Bielefeld)
Defenders: Matthew Booth (Mamelodi Sundowns), Siboniso Gaxa (Mamelodi Sundowns), Innocent Mdledle (Mamelodi Sundowns), Bongani Khumalo (SuperSport United), Tsepo Masilela (Maccabi Haifa), Aaron Mokoena (Portsmouth), Bryce Moon (PAOK), Anele Ngcongca (Racing Genk), Siyabonga Sangweni (Golden Arrows), Lucas Thwala (Orlando Pirates)
Midfielders: Surprise Moriri (Mamelodi Sundowns), Franklin Cale (Mamelodi Sundowns), Lance Davids (Ajax Cape Town), Kagisho Dikgacoi (Fulham), Andile Jali (Orlando Pirates), Teko Modise (Orlando Pirates), Reneilwe Letsholonyane (Kaizer Chiefs), Siphiwe Tshabalala (Kaizer Chiefs), Thanduyise Khuboni (Golden Arrows), Steven Pienaar (Everton), MacBeth Sibaya (Rubin Kazan)
Strikers: Benni McCarthy (West Ham), Katlego Mphela (Mamelodi Sundowns), Siyabonga Nomvethe (Moroka Swallows), Bernard Parker (FC Twente)
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/a/ab/Fedemexfut2009logo.svg/130px-Fedemexfut2009logo.svg.png
Coach: Javier Aguirre
Goalkeepers: Oscar Perez (Chiapas), Guillermo Ochoa (America), Luis Ernesto Michel (Guadalajara)
Defenders: Rafael Marquez (Barcelona), Ricardo Osorio (Stuttgart), Francisco Rodriguez, Carlos Salcido (both PSV Eindhoven), Hector Moreno (AZ Alkmaar), Paul Aguilar (Pachuca), Efrain Juarez (Pumas UNAM), Jonny Magallon (Guadalajara), Juan Carlos Valenzuela (America), Jorge Torres Nilo (Atlas), Adrian Aldrete (Morelia)
Midfielders: Andres Guardado (Deportivo La Coruna), Jonathan dos Santos
(Barcelona), Gerardo Torrado (Cruz Azul), Israel Castro (Pumas UNAM), Giovani
dos Santos (Tottenham)
Strikers: Pablo Barrera (Pumas UNAM), Adolfo Bautista, Alberto Medina (both Guadalajara), Cuauhtemoc Blanco (Veracruz), Carlos Vela (Arsenal), Javier Hernandez (Manchester United), Guillermo Franco (West Ham)
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/d/d1/Uruguay_football_association.svg/100px-Uruguay_football_association.svg.png
Coach: Oscar Washington Tabarez
Goalkeepers: Fernando Muslera (Lazio), Juan-Guillermo Castillo (Deportivo Cali), Martin Silva (Defensor Sporting)
Defenders: Diego Lugano (Fenerbahce), Diego Godin (Villarreal), Andres Scotti (Colo Colo), Jorge Fucile (Porto), Martin Caceres (Juventus), Mauricio Victorino (Universidad de Chile), Maximiliano Pereira (Benfica)
Midfielders: Walter Gargano (Napoli), Egidio Arevalo-Rios (Penarol), Sebastian Eguren (AIK Stockholm), Diego Perez (Monaco), Alvaro Pereira (Porto), Alvaro Fernandez (Universidad de Chile), Jorge Rodriguez (River Plate), Alvaro Gonzalez (Nacional), Ignacio Gonzalez (Valencia), Nicolas Lodeiro (Ajax)
Strikers: Sebastian Fernandez (Banfield), Luis Suarez (Ajax), Diego Forlan (Atletico Madrid), Sebastian Abreu (Botafogo), Edinson Cavani (Palermo), Jorge Martinez (Catania)
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/9/96/Le_nouveau_logo_FFF.png/100px-Le_nouveau_logo_FFF.png
Coach: Raymond Domenech
Goalkeepers: Cedric Carrasso (Bordeaux), Mickael Landreau (Lille), Hugo Lloris (Lyon), Steve Mandanda (Marseille)
Defenders: Eric Abidal (Barcelona), Gael Clichy (Arsenal), Patrice Evra (Manchester United), Rod Fanni (Rennes), William Gallas (Arsenal), Marc Planus (Bordeaux), Adil Rami (Lille), Anthony Reveillere (Lyon), Bacary Sagna (Arsenal), Sebastien Squillaci (Sevilla)
Midfielders: Abou Diaby (Arsenal), Alou Diarra (Bordeaux), Lassana Diarra (Real Madrid), Yoann Gourcuff (Bordeaux), Yann M'Vila (Rennes), Florent Malouda (Chelsea), Jeremy Toulalan (Lyon)
Strikers: Nicolas Anelka (Chelsea), Hatem Ben Arfa (Marseille), Jimmy Briand (Rennes), Djibril Cisse (Panathinaikos), Andre-Pierre Gignac (Toulouse), Sidney Govou (Lyon), Thierry Henry (Barcelona), Franck Ribery (Bayern Munich), Mathieu Valbuena (Marseille).
Mahesa_Jenar
16-05-2010, 09:24 PM
Dukung Mexico dan tuan rumah..
prancis ke laut aja... gak pantas lolos.. apalai ngelihat tampangnya Henry... bikin :berbusa::berbusa::berbusa::berbusa:
GL zone
17-05-2010, 10:01 PM
Domenech Coret Enam Pemain
Arya Perdhana - Piala Dunia 2010
Paris - Pelatih timnas Prancis Raymond Domenech melakukan seleksi pertama terhadap calon pasukan Les Bleus di Piala Dunia 2010. Dari 30 pemain awal, Domenech mencoret enam pemain.
Seperti diwartakan oleh Reuters, enam pemain yang terbuang itu adalah kiper Mickael Landreau, bek Rod Fanni dan Adil Rami, gelandang Yann M'Vila dan dua penyerang, Hatem Ben Arfa dan Jimmy Briand.
Dari 24 pemain yang dipertahankan Domenech, ada dua pemain yang sama sekali belum pernah bermain membela Prancis. Mereka adalah Mathieu Valbuena (Marseille) dan Marc Planus (Bordeaux).
Domenech masih terus berharap-harap cemas menantikan kondisi William Gallas. Bek tengah asal Arsenal itu masih cedera betis dan ia akan ditunggu sebelum memutuskan akan dibawa ke Afrika Selatan atau tidak.
Satu lagi pemain yang akan dicoret Domenech untuk memutuskan 23 pemain skuad final bakal diputuskan pada 1 Juni mendatang.
Di putaran final Piala Dunia 2010, Prancis tergabung di Grup A bersama tuan rumah Afrika Selatan, dua kali juara dunia Uruguay dan Meksiko.
Skuad Prancis:
Kiper: Hugo Lloris (Olympique Lyon), Steve Mandanda (Olympique Marseille), Cedric Carrasso (Girondins Bordeaux)
Belakang: Bacary Sagna (Arsenal), Patrice Evra (Manchester United), William Gallas (Arsenal), Eric Abidal (Barcelona), Sebastien Squillaci (Sevilla), Marc Planus (Girondins Bordeaux), Gael Clichy (Arsenal), Anthony Reveillere (Olympique Lyon)
Tengah: Lassana Diarra (Real Madrid), Alou Diarra (Girondins Bordeaux), Jeremy Toulalan (Olympique Lyon), Florent Malouda (Chelsea), Yoann Gourcuff (Girondins Bordeaux), Abou Diaby (Arsenal)
Depan: Thierry Henry (Barcelona), Nicolas Anelka (Chelsea), Andre-Pierre Gignac (Toulouse), Franck Ribery (Bayern Munich), Sidney Govou (Olympique Lyon), Djibril Cisse (Panathinaikos), Mathieu Valbuena (Olympique Marseille)
rondwisan
17-05-2010, 11:23 PM
United to watch : Evra, Javier Hernandez ama Diego Forlan :):D
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
irfan_mancunianred
18-05-2010, 01:36 AM
di group ini jagoin mexico ahh,...
selain mau liat penampilan chicarito, juga penasaran sama guilermo ochoa,...kiper yg tahun lalu sempet dihubung hubungkan dgn united.
btw mnurut gw mexico sama france yg bakalan lolos, untuk tuan rumah bisa jadi kejutan juga nich,..tp hasil pertandingan uji coba south africa sayangnya juga gak bagus2 bgt..
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
drivemein
25-05-2010, 10:53 AM
Gallas Dibawa, Tak Ada Pengganti Diarra
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/05/25/439/prancis-i.jpg
Tignes - Pelatih Prancis Raymond Domenech sudah punya 23 nama yang akan dibawa ke Piala Dunia. William Gallas dipastikan fit dan dibawa namun Domenech tak mencari pengganti Lassana Diarra yang absen di Afrika Selatan.
Sejumlah pemain itu telah dibawa Domenech pada latihan di Tignes selama seminggu dan sepertinya akan jadi skuad final Domenech saat pengumuman 1 Juni mendatang.
"Kami percaya ke-23 pemain yang ada di sini," tegas Domenech dalam jumpa pers, Selasa (25/5/2010) dinihari WIB, yang dilansir Reuters.
Domenech sebenarnya membawa 24 pemain sebagai antisipasi jika Gallas yang menderita cedera betis sejak Maret lalu tak menunjukkan perkembangan untuk pulih. Namun bek Arsenal itu ternyata bisa sembuh dengan cepat dan tentunya melegakan Domenech.
Sebab pelatih bergelar sarjana Astrologi itu baru saja kehilangan Diarra. Gelandan bertahan andalan Les Blues itu harus mengubur impiannya berlaga di Piala Dunia pertama akibat masalah pada ususnya. Domenech mengaku kecewa namun tak berencana mencari penggantinya.
"Menjadi rumit ketika seseorang harus keluar dan itu terjadi pada kami karena Lassana Diarra mempunyai masalah serius (pada perutnya)," tutur Domenech.
"Lalu kami punya 23 pemain kini jadi kami tidak butuh untuk mencari lagi karena para pemain yang ada sekarang telah menunjukkan mereka dapat dipercaya," yakin pelatih yang penuh kontroversial itu.
Prancis akan memainkan laga pemanasan pertamanya kontra Kosta Rika, Rabu (26/5) dan dua laga sisa lainnya. Sebelum mereka bertolak ke Afsel untuk melakoni laga pembuka 11 Juni kontra Uruguay.
Skuad Prancis
Kiper: Hugo Lloris (Olympique Lyon), Steve Mandanda (Olympique Marseille), Cedric Carrasso (Girondins Bordeaux)
Bek: Bacary Sagna (Arsenal), Patrice Evra (Manchester United), William Gallas (Arsenal), Eric Abidal (Barcelona), Sebastien Squillaci (Sevilla), Marc Planus (Girondins Bordeaux), Gael Clichy (Arsenal), Anthony Reveillere (Olympique Lyon)
Gelandang: Alou Diarra (Girondins Bordeaux), Jeremy Toulalan (Olympique Lyon), Florent Malouda (Chelsea), Yoann Gourcuff (Girondins Bordeaux), Abou Diaby (Arsenal)
Penyerang: Thierry Henry (Barcelona), Nicolas Anelka (Chelsea), Andre-Pierre Gignac (Toulouse), Franck Ribery (Bayern Munich), Sidney Govou (Olympique Lyon), Djibril Cisse (Panathinaikos), Mathieu Valbuena (Olympique Marseille)
Diego
25-05-2010, 01:41 PM
Prancis dan Mexico akan maju ke babak berikutnya...
tp duet forlan-SUAREZ juga serem euy....
South Africa No Hope lah.....
GL zone
31-05-2010, 12:26 PM
Bangku Cadangan Menanti Sang Pahlawan
Narayana Mahendra Prastya - Piala Dunia
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/05/31/439/Thierry-Reuters.jpg
Paris - Thierry Henry merupakan satu-satunya pemain dari tim juara 1998 yang masuk skuad Prancis yang disiapkan untuk Piala Dunia 2010. Namun sang pahlawan kini harus siap jadi cadangan.
12 tahun silam, Henry muda mendapat kepercayaan dari pelatih Aime Jacquet untuk memperkuat Les Bleus di Piala Dunia. Memang ketika itu pemain kelahiran 17 Agustus 1977 itu masih kalah tenar dibanding Zinedine Zidane, Didier Deschamps, Marcell Desailly, Laurent Blanc, atau pun Fabien Barthez.
Namun Henry berhasil menutup turnamen dengan manis. Selain ikut berjasa membawa Negeri Mode juara dunia, pemain yang akrab disapa Titi itu juga menjadi top skorer bagi Prancis di kejuaraan tersebut dengan tiga gol.
Tapi itu 12 tahun silam. Situasinya bisa jadi berbeda pada tahun ini. Henry yang sudah dimakan usia, kemungkinan harus menerima takdir sebagai cadangan di tim "Ayam Jantan".
Penampilannya bersama Barcelona musim 2009/2010 menunjukkan penurunan. Untuk musim depan pun, masa depan Henry di Nou Camp juga tanda tanya menyusul dengan kedatangan striker David Villa.
Di timnas, tempat utama di lini depan tak otomatis menjadi milik pengemas 51 gol dari 119 caps bersama Prancis ini. "Sang pahlawan" harus bersaing dengan Nicolas Anelka yang semakin matang penampilannya, Sidney Gouvou, atau pemain muda Andre Pierre Gignac.
Dalam laga persahabatan melawan Kosta Rika dan Tunisia, pemain yang menatap Piala Dunia keempatnya itu dicadangkan.
"Pelatih sudah membuat keputusan dan keputusan itu memang sulit untuk dia terima. Namun Titi tetap siap untuk membantu. Titi memikirkan Piala Dunia dan siap untuk kejuaraan itu. Dia merupakan pemimpin di tim ini dan kami paham harus memperhitungkannya," ujar bek Prancis Eric Abidal di Reuters.
Bukan hanya penurunan performa, musim ini pun Henry sempat terjebak dalam sebuah kontroversi. Pemain yang pernah memperkuat Monaco, Juventus, dan Arsenal itu dituding curang ketika meloloskan Prancis ke Piala Dunia.
Di babak playoff melawan Irlandia, Henry mengirimkan umpan dengan tangan kepada William Gallas yang berbuah gol dan memastikan tiket ke Afrika Selatan bagi tim Ayam Jantan.
Meski ada kemungkinan menempatkan Henry di bangku cadangan, pelatih Raymond Domenech menegaskan bahwa keputusan itu bukan berarti Henry sudah habis dan tak bisa berkontribusi bagi Prancis.
"Bagi saya tidak ada bedanya pemain pilihan utama atau penganti. Kami merupakan tim. Semua harus tetap berada dalam tekanan dan dalam kondisi siap untuk memberikan sumbangsihnya," ujar Domenech.
Titi sendiri mengaku sudah siap dengan apa pun keputusan pelatih. "Saya sudah berkata berulang kali bahwa yang terpenting adalah tim. Ketika mendapat kepercayaan tampil, saya berusaha untuk menghadirkan sesuatu bagi tim," tukas Henry di Yahoo!Sports.
drivemein
31-05-2010, 11:38 PM
World Cup 2010: Mexico Squad - Jonathan Dos Santos Misses Out
-goal.com-
http://www.ibtimes.com/data/articleimgs/218419-mexico-national-team.jpg
The Barcelona youngster is one of three players who were cut from the provisional squad...
Mexico national team coach Javier Aguirre has announced his final squad for the 2010 World Cup. Aguirre cut three names from his provisional roster after the 5-1 friendly win against Gambia.
Young Barcelona midfielder Jonathan Dos Santos is the most notable player to miss out on the final selection. Defensive duo Juan Carlos Valenzuela (America) and Adrian Aldrete (Morelia) were the other two players to miss the cut.
"The Mexican Football Federation is grateful to Jonathan Dos Santos, Juan Carlos Valenzuela and Adrian Aldrete for their dedication, discipline, professionalism and commitment shown during the preparations with the national team," read a statement on the governing body's official website.
Mexico have been drawn in Group A alongside Uruguay, France and host nation South Africa, who they face in the curtain raiser in Johannesburg on June 11.
Goalkeepers
Oscar Perez (Chiapas)
Guillermo Ochoa (America)
Luis Ernesto Michel (Guadalajara)
Defenders
Rafael Marquez (Barcelona/ESP)
Ricardo Osorio (Stuttgart/GER)
Francisco Rodriguez (PSV Eindhoven/NED)
Carlos Salcido (PSV Eindhoven/NED)
Hector Moreno (AZ Alkmaar/NED)
Paul Aguilar (Pachuca)
Efrain Juarez (Pumas UNAM)
Jonny Magallon (Guadalajara)
Joerge Torres Nilo (Atlas)
Midfielders
Andres Guardado (Deportivo La Coruna)
Giovani Dos Santos (Galatasaray - on loan from Tottenham Hotspur)
Gerrardo Torrado (Cruz Azul)
Israel Castro (Pumas UNAM)
Forwards
Pablo Barrera (Pumas UNAM)
Adolfo Bautista (Guadalajara)
Alberto Medina (Guadalajara)
Cuauhtemoc Blanco (Veracruz)
Carlos Vela (Arsenal/ENG)
Javier Hernandez (Manchester United/ENG)
Guillermo Franco (West Ham United/ENG)
drivemein
02-06-2010, 03:34 PM
World Cup Squads - 23 Players Register to FIFA
-dailymail.co.uk-
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/02/article-1232367-076E6C85000005DC-258_87x84.jpg
SOUTH AFRICA
Coach : Carlos Alberto Parreira
Goalkeepers : Moeneeb Josephs (Orlando Pirates), Itumeleng Khune (Kaizer Chiefs), Shu-Aib Walters (Maritzburg United)
Defenders : Matthew Booth, Siboniso Gaxa (both Mamelodi Sundowns), Bongani Khumalo (SuperSport United), Tsepo Masilela (Maccabi Haifa), Aaron Mokoena (Portsmouth), Anele Ngcongoa (Racing Genk), Siyabonga Sangweni (Lamontville Golden Arrows), Lucas Thwala (Orlando Pirates)
Midfielders : Lance Davids (Ajax Cape Town), Kagisho Dikgacoi (Fulham), Thanduyise Khuboni (Lamontville Golden Arrows), Reneilwe Letsholonyane (Kaizer Chiefs), Teko Modise (Orlando Pirates), Surprise Moriri (Mamelodi Sundowns), Steven Pienaar (Everton), MacBeth Sibaya (Rubin Kazan), Siphiwe Tshabalala (Kaizer Chiefs)
Strikers : Katlego Mphela (Mamelodi Sundowns), Siyabonga Nomvete (Moroka Swallows), Bernard Parker (FC Twente)
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/02/article-1232367-076E6CBD000005DC-608_87x84.jpg
MEXICO
Coach : Javier Aguirre
Goalkeepers : Guillermo Ochoa (America), Luis Michel (Guadalajara), Oscar Perez (Jaguares).
Defenders : Rafael Marquez (Barcelona), Ricardo Osorio (Stuttgart), Francisco Javier Rodriguez (PSV Eindhoven), Carlos Salcido (PSV Eindhoven), Hector Moreno (AZ Alkmaar), Paul Aguilar (Pachuca), Efrain Juarez (Pumas), Jonny Magallon (Chivas), Jorge Torres Nilo (Tigres)
Midfielders : Andres Guardado (Deportivo La Coruna), Gerardo Torrado (Cruz Azul), Israel Castro (Pumas), Giovani Dos Santos (Galatasaray)
Strikers : Guillermo Franco (West Ham), Carlos Vela (Arsenal), Pablo Barrera (Pumas), Adolfo Bautista (Chivas), Cuauhtemoc Blanco (Veracruz), Alberto Medina (Chivas), Javier Hernandez (Chivas)
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/02/article-1232367-076E6C73000005DC-1_87x84.jpg
URUGUAY
Coach : Oscar Washington Tabarez
Goalkeepers : Fernando Muslera (Lazio), Juan Castillo (Deportivo Cali), Martin Silva (Defensor Sporting)
Defenders : Diego Lugano (Fenerbahce), Diego Godin (Villarreal), Andres Scotti (Colo Colo), Mauricio Victorino (Universidad de Chile), Martin Caceres (Juventus), Jorge Fucile (Porto), Maximiliano Pereira (Benfica)
Midfielders : Sebastian Eguren (AIK Stockholm), Alvaro Pereira (Porto), Walter Gargano (Napoli), Diego Perez (AS Monaco), Alvaro Fernandez (Universidad de Chile), Nicolas Lodeiro (Ajax), Egidio Arevalo Rios (Penarol), Ignacio Gonzalez (Levadiakos)
Strikers : Luis Suarez (Ajax), Diego Forlan (Atletico Madrid), Sebastian Abreu (Botafogo), Edinson Cavani (Palermo), Sebastian Fernandez (Banfield)
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/12/02/article-1232367-076E6D03000005DC-282_87x84.jpg
FRANCE
Coach : Raymond Domenech
Goalkeepers : Hugo Lloris (Olympique Lyon), Steve Mandanda (Marseille), Cedric Carrasso (Girondins Bordeaux)
Defenders : William Gallas (Arsenal), Eric Abidal (Barcelona), Bakary Sagna (Arsenal), Patrice Evra (Manchester United), Gael Clichy (Arsenal), Marc Planus (Bordeaux), Anthony Reveillere (Lyon), Sebastien Squillaci (Sevilla)
Midfielders : Abou Diaby (Arsenal), Alou Diarra (Bordeaux), Yoann Gourcuff (Bordeaux), Florent Malouda (Chelsea), Jeremy Toulalan (Lyon)
Forwards : Nicolas Anelka (Chelsea), Djibril Cisse (Panathinaikos), Andre-Pierre Gignac (Toulouse), Sidney Govou (Lyon), Thierry Henry (Barcelona), Franck Ribery (Bayern Munich), Mathieu Valbuena (Marseille)
drivemein
02-06-2010, 10:54 PM
Anelka Alami Kecelakaan Di Gunung
-goal.com-
http://2.bp.blogspot.com/_sD-vGq24wcs/SwMB_9JZSeI/AAAAAAAAADw/dLz49xSpM2w/s320/anelka.jpg
Nicolas Anelka mendapat musibah kecelakaan saat menjalani sesi latihan bersepeda gunung.
Prancis sempat berharap-harap cemas dengan kondisi Nicolas Anelka setelah yang bersangkutan mengalami kecelakaan saat menjalani sesi latihan bersepeda di jalan setapak pegunungan di Austria.
Anelka terjatuh karena ban sepedanya selip pada jalanan yang licin di sesi latiha kemarin.
Beruntung Anelka tidak mengalami masalah serius. Ia hanya mengalami sedikit memar dan luka tergores karena insiden itu.
Anelka sendiri merupakan pemain andalan Prancis dalam skema baru 4-3-3 susunan tim Raymond Domenech, di mana ia menjadi target man di lini depan.
drivemein
02-06-2010, 10:56 PM
Adik Tak Dipanggil, Kakak Ancam Mundur Dari Skuad Meksiko
-goal.com-
http://espndeportes-assets.espn.go.com/2003/photos2009/0306/m_dossantos_300x300.jpg
Giovani Dos Santos dilaporkan sangat kecewa setelah adiknya, Jonathan, tak masuk dalam susunan skuad Meksiko yang berangkat ke Afrika Selatan.
Giovani Dos Santos dilaporkan mengancam mundur dari tim nasional Meksiko untuk Piala Dunia 2010. Dasar ancamannya itu adalah karena adiknya, Jonathan Dos Santos, tidak dimasukkan dalam susunan skuad yang berangkat ke Afrika Selatan.
Isyarat itu dimunculkan ayah dari dua pemain itu, Zizinho, yang menyatakan Giovani mengaku kecewa dan terpukul dengan keputusan pelatih Javier Aguirre tidak menyertakan Jonathan.
"Gio sangat terpukul dan ia ingin kembali pulang ke rumah bersama kami," kata Zizinho dikutip Football Italia, Rabu (2/6).
"Ia sekarang masih bersama tim dan ia sama sekali tidak merasa enjoy. Kami tak tahu apakah ia akan bermain atau tidak di Piala Dunia. Kami masih belum tahu apa pun."
Sementara Jonathan sendiri menyatakan akan mundur dari tim nasional Meksiko selamanya.
"Ia mengaku tak ingin bermain untuk mereka lagi," tandas Zizinho.
Oom Panda
04-06-2010, 08:13 AM
Keren Mexico bs ngalahin Italy.... Sayangh Chico ga nyetak gol... Malah dpt kartu... Wkwkwk....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Redsbusby
04-06-2010, 08:58 AM
Keren Mexico bs ngalahin Italy.... Sayangh Chico ga nyetak gol... Malah dpt kartu... Wkwkwk....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Iya. Kesempatan emasnya hilang gt aja, lupa dimenit berapa d babak pertama, setelah dapet umpan mateng (lolos offside) dari kanan pertahanan italy... sepakannya malah melenceng :D... (saya kbtulan bnr2 ngga merhatiin yg ngumpan ama nama2 laennya ..hehehe)
Oom Panda
04-06-2010, 09:04 AM
Yup.... Tp potensinya tinggi nih anak... Moga2 bersinar nnt di PD10
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Redsbusby
04-06-2010, 09:17 AM
Yup.... Tp potensinya tinggi nih anak... Moga2 bersinar nnt di PD10
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Amiennn!! Sejauh ini, dia cukup pinter cari ruang kosong, ngga beda jauh ama si Vela...hehehe, ngga sabar liat PD.(:|
ferly_Liemz
05-06-2010, 04:19 PM
wah france becanda aja neh pas lawan cina...kalah gt ama negara yg ga lolos ke world cup...tanda2 akan terulang lg kah peristiwa 2002?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
drivemein
07-06-2010, 07:30 PM
Diego Forlan injury fear: Uruguay striker clatters hardman Walter Gargano in training
-dailymail.co.uk-
Diego Forlan has become the latest player to be hit by the World Cup injury curse, with the Uruguay striker suffering an injury to his left thigh in training.
While participating in his first training session in Kimberley, the Atletico Madrid frontman - who is said to be a transfer target for Tottenham - clattered into no-nonsense midfielder Walter Gargano.
The 31-year-old recoiled and training was halted before he bravely soldiered on moments later.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/07/article-0-09E9058D000005DC-26_468x357.jpg
Crunch time: Diego Forlan holds his left thigh after a bruising clash with Walter Gargano
The former Manchester United striker was Uruguay's top scorer in qualifying with seven goals and is an integral piece of coach Oscar Tabarez's jigsaw.
But the Olympic Sky Blues will hope Forlan avoids becoming victim to the injury hoodoo that has already seen the World Cup deprived of such talents as Germany skipper Michael Ballack, england's Rio Ferdinand, Michael Essien of Ghana and Nigeria's John Mikel Obi.
Drawn in Group A alongside hosts South Africa, Mexico and France, Uruguay kick off their campaign against Raymond Domenech's side on Friday.
Redsbusby
08-06-2010, 08:46 AM
Haduhh, Forlan cidera pula! Tambah lagi deh bintang yg bakal absen di PD 2010.:sad::sad:.. Avoids becoming victim og Hoodoo?? hahahaha, kayaknya seolah2 semua pemain yg absen di menit2 terakhir disangkut putkan dgn Magic deh.. Rio, Drogba, Essien, Mikel, trus siapa lg nih korban Voodo Selanjutnya??hihihi
drivemein
09-06-2010, 11:05 PM
WORLD CUP 2010: Group A guide - France, Mexico, South Africa and Uruguay
-dailymail.co.uk-
FRANCE
Manager : Raymond Domenech – the eccentric manager has warned his players that he will ‘shoot’ them if they fail to control their egos or perform.
Captain : Patrice Evra. After a solid season for Manchester United the left back has been handed the armband by Domenech ahead of previous incumbent Thierry Henry.
Old boy : William Gallas (32) - the maverick yet highly capable defender has the chance to put yet another trophyless season with Arsenal behind him.
Young gun : Hugo Lloris (23) - Lyon’s highly-rated goalkeeper is a fantastic shot stopper, nicknamed Saint Lloris by the fans, and reported to be on his way to Arsenal after the tournament.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/03/article-1283643-09D45A42000005DC-486_468x286.jpg
Double trouble : France's main threats - Nicolas Anelka and Franck Ribery
What to expect : Woeful in qualifiers and successive finals must be out of their grasp. But don’t underestimate them – they still have one of the best squads heading for South Africa.
World ranking : 9.
Best World Cup performance : Winners (1998)
Prediction : Quarter-finals.
MEXICO
Manager : Javier Aguirre has been a revelation. The 51-year-old boss resuscitated Mexico's qualifying campaign after Sven Goran Eriksson left following the defeat to Honduras.
Captain : Rafael Marquez. The Barcelona defender picked up another La Liga title this season but has announced this tournament will be his international swansong.
Old boy : Cuauhtemoc Blanco (37) - the Veracruz forward may not play the full 90 minutes of a game but remains the nation’s hero.
Young gun : Giovani Dos Santos (21) - is a lively attacking threat. Has been on loan at Galatasaray this season and was in devastating form during qualifiers but is unwanted by parent club Tottenham.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/03/article-1283643-09BC7B0A000005DC-876_468x293.jpg
Mexican magic : Giovani Dos Santos is a huge prospect this summer
What to expect : A team with a blend of youth and experience who are capable of causing an upset under the direction of a manager who knows how to get the best out of his players.
World ranking : 17.
Best World Cup performance : Quarter-finals (1970, 1986)
Prediction : Second round.
SOUTH AFRICA
Manager : Carlos Alberto Parreira is in his second spell with Bafana Bafana and is hoping for a repeat of the 1994 when he guided Brazil to the trophy.
Captain : Relegated with Portsmouth but Aaron Mokoena believes his country is home and hosed to win: ‘the crowds will give us an extra player.’
Old boy : Matthew Booth (33) - a 6ft 6ins giant defender - married to a former Miss South Africa.
Young gun : Bongani Khumalo (23) - has forced his way into the reckoning for a starting place in the heart of defence after great form in the World Cup build up.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/03/article-1283643-09D6937F000005DC-253_468x330.jpg
Host's hope : Steven Pienaar is South Africa's biggest star
What to expect : The world wants South Africa to do well but current form suggests they will do well to progress from the group stage.
World ranking : 83.
Best World Cup performance : Group stage (1998, 2002)
Prediction : Group stage.
URUGUAY
Manager : Oscar Tabarez is a tough boss who has a wealth of experience and led Uruguay to the second round back in 1990.
Captain : Diego Lugano was the goal hero in the qualifiers and looks set to leave club side Fenerbahce for Fluminese after the finals.
Old boy : Andres Scotti (34) - a utility player with Colo Colo who is comfortable shoring up the defence or in midfield.
Young gun : Nicolas Lodeiro (21) - Ajax’s fabulously talented left-footed midfielder, described as the best since Enzo Francescoli.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/03/article-1283643-09C5B42B000005DC-397_468x311.jpg
Danger man : Diego Forlan will provide Uruguay's goal threat
What to expect : An entertaining side but they were unconvincing in qualifiers. Great going forward, they have the ability to score against any team.
World ranking : 16.
Best World Cup performance : Winners (1930, 1950)
Prediction : Group stage.
drivemein
10-06-2010, 11:11 AM
Jelang Afsel vs Meksiko
Susul Kamerun dan Senegal, Afsel
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/10/439/AFrikaSelatan-Gettyimages.jpg
Jakarta - Ketika tampil di partai pembukaan Piala Dunia, wakil Afrika mencetak hasil positif. Afrika Selatan memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak Kamerun dan Senegal.
Laga pembuka Piala Dunia 2010 ditandai dengan pertandingan antara Afsel kontra Meksiko, Jumat (11/6/2010) malam WIB.
Di sepanjang sejarah Piala Dunia, wakil Benua Hitam selalu mencetak hasil positif kala tampil di partai pembuka. Tak tanggung-tanggung, kemenangan tersebut dibukukan atas juara bertahan.
20 tahun silam Kamerun membuat dunia tersentak setelah menundukkan Argentina 1-0 melalui gol tunggal Imam Biyick.
Senegal menyusul langkah Indomitable Lions di Piala Dunia 2002 dengan menekuk Prancis yang juga merupakan juara bertahan dengan skor serupa, 1-0 berkat gol semata wayang Papa Bouba Diop.
Afsel punya modal bagus untuk melakoni laga kontra Meksiko. Selain dukungan publik, Bafana-bafana juga bisa memanfaatkan rekor buruk El Tri ketika tampil di laga pembuka.
drivemein
10-06-2010, 11:13 AM
Jelang Uruguay vs Prancis
Uruguay Umumkan Starting XI
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/10/439/DiegoForlan-Gettyimages.jpg
Jakarta - Pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez mengumumkan starting XI untuk laga pertama mereka yakni melawan Prancis. Ada dua pemain minim caps dimasukkan Tabarez sebagai starter.
Dua pemain tersebut adalah defender Mauricio Victorini dan gelandang Egidio Arevalo. Keduanya baru mengoleksi empat caps bersama timnas.
Di barisan depan, La Celeste akan dipimpin oleh duet Luis Suarez dan Diego Forlan. Sementara itu sebagai shot stopper dipilih kiper Lazio Fernando Muslera.
Tabarez juga sedikit membeberkan taktik permainan yang akan diterapkan untuk menghadapi Les Bleus. "Kami harus memikirkan kekuatan lawan, di mana titik awal dari itu semua adalah semua pemain kami bisa bertahan dengan bagus," tukas pelatih berusia 63 tahun itu seperti dilansir dari AP.
"Ketika kami menguasai bola, kami harus membuat mereka berada dalam tekanan," tutup arsitek Uruguay sejak tahun 2006 tersebut.
Ada pun laga Uruguay kontra Prancis digelar pada Sabtu (12/6/2010) dinihari WIB.
Starting XI Uruguay untuk menghadapi Prancis
Fernando Muslera; Mauricio Victorino, Diego Lugano, Diego Godin, Maximiliano Pereira, Alvaro Pereira, Diego Perez, Egidio Arevalo Rios, Ignacio Gonzalez, Luis Suarez, Diego Forlan
Redsbusby
10-06-2010, 01:26 PM
Referensi diatas lumayan baut nentuin Starting eleven atau cadangan di Football Fantasy :D. Kasian Gallas yg merengek karena tidak terpilih menjadi Kapten setelah Henry ~:>... Ada 1 lagi yg belum disebut sbg bintang Mexico yg lg bersinar, Kacang Olong CHicarito Hernandez :shakehand:
Hilman-Bukan-Superman
10-06-2010, 09:18 PM
Desailly Justru Jagokan Afsel dan Uruguay
http://www.kompas.com/data/photo/2009/12/08/0715356p.jpg
JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Partai pembuka putaran final Piala Dunia 2010 tinggal tersisa beberapa jam. Empat tim yang akan menjadi pendahulu akan berjibaku untuk meraih kemenangan pertama agar melapangkan jalan mereka ke babak berikutnya. Tuan rumah Afrika Selatan bersama Perancis, Meksiko, dan Uruguay, akan saling jegal demi tiga poin yang bisa membawa mereka terus membuka asa.
Bagi tuan rumah, partai melawan Meksiko menjadi pertaruhan luar biasa. Jika kalah, maka mereka harus siap ditinggal para pendukung yang terkenal sensitif. Hasil seri pun tidak cukup bagus mengingat lawan mereka berikutnya adalah mantan juara dunia, Perancis dan Uruguay.
Hal sama juga menimpa Uruguay, yang mesti tak diunggulkan, tetapi bisa meraih hasil mengejutkan. Itulah yang diungkapkan legenda sepak bola Perancis, Marcel Desailly, saat mengikuti sesi konferensi pers di Sandton City, kemarin.
Ia menyebut, peluang untuk lolos dari Grup A justru dimiliki tuan rumah Afsel dan Uruguay. Bagi Desailly, negaranya belum memiliki kekuatan seimbang untuk berprestasi maksimal pada Piala Dunia edisi ke-19. Pasukan muda Raymond Domenech dianggap tidak punya pengalaman berarti meski secara teknik jelas tidak ada keraguan.
"Saya pikir mereka kurang seimbang di semua lini. Teknik tinggi harus digabung dengan pengalaman dalam berlaga di sebuah ajang sebesar Piala Dunia. Itu yang belum dimiliki Perancis, dan saya prediksi mereka bakal pulang lebih cepat," ungkap Desailly.
Sementara itu, negara yang akan menjadi pendamping tuan rumah tak lain adalah Uruguay. Dua pemain yang menjadi pilar utama adalah duo Diego, yakni Forlan dan Lugano. "Saya tahu kualitas Oscar Tabarez. Dia memiliki banyak akal dan kreatif dalam memecah kebuntuan. Saya pernah bersamanya di AC Milan. Jadi, saya tahu apa yang akan dia lakukan untuk meloloskan Uruguay dari Grup A," ungkap Desailly.
GL zone
10-06-2010, 10:29 PM
Pienaar Minta Kerja Keras Tim
http://www.kompas.com/data/photo/2010/06/10/1758203p.jpg
JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Sehari menjelang Piala Dunia Afrika Selatan 2010, persoalan Afrika Selatan, baik sebagai penyelenggara maupun tim nasional, rupanya tak kunjung membaik.
Gelandang andalan Afsel, Steven Pienaar, secara tidak langsung menyebut adanya masalah dalam tubuh timnya. Pienaar berkata, hanya negara yang memiliki kesolidan tim yang akan meraih kejayaan pada Piala Dunia.
Sejauh ini, pemain berusia 28 tahun itu telah berjuang maksimal guna menyatukan tim "Bafana Bafana". Afsel sendiri akan memulai Piala Dunia 2010 dalam pertandingan pembuka melawan Meksiko, Jumat (10/6/2010) di Soccer City, Johannesburg.
Oleh karena itu, Pienaar meminta rekan-rekan satu timnya untuk bisa tampil sebagai tim.
"Sekarang kami punya kesempatan dalam Piala Dunia kali ini, dan ini merupakan tugas berat. Namun, saya yakin rekan-rekan saya akan mendukung," ujar Pienaar kepada The Independent.
"Kami harus bisa bersama dan semoga kami dapat memuaskan publik dengan itu. Ketika sebuah tim bermain baik dan menang, mereka tak akan membicarakan Pienaar seorang, tetapi seluruh tim," tukasnya.
drivemein
10-06-2010, 10:51 PM
PREVIEW PIALA DUNIA 2010 :
Afrika Selatan vs Meksiko
-goal.com-
Afrika Selatan akan 'menari' dengan iringan vuvuzela dan Madiba Magic Nelson Mandela. Meksiko tak terbiasa berlaga di bawah kebisingan.
Afrika Selatan (Afsel) akan menjadi negara ketiga yang bermain di laga pembuka Piala Dunia. Dua sebelumnya adalah Kamerun, ketika mengalahkan Argentina 1-0, di Piala Dunia 1990 dan Senegal -- saat mempecundangi raksasa Prancis 1-0 -- di Piala Dunia 2002.
Meksiko telah empat kali bermain di laga pembuka Piala Dunia, dan tak pernah menang. Hasil terbaik yang bisa diraih Meksiko adalah ketika menahan Uni Soviet tanpa gol di laga pembuka Piala Dunia 1970. Di tiga laga pembuka lainnya, Meksiko selalu kalah, dan kebobolan 11 gol.
Afsel tahu apa yang harus dilakukan untuk mengikuti jejak Kamerun dan Senegal. Meksiko akan berupaya meraih kemenangan pertama dalam laga pembuka, sekaligus meretas jalan ke babak kedua.
Tuan rumah yang dihadapi Afsel bukan lagi tim yang dua tahun lalu selalu kesulitan memenangkan laga. Saat itu Sekjen FIFA Sepp Blatter sempat khawatir Afsel menjadi tuan rumah yang gagal lolos ke babak kedua. Afsel saat ini adalah tim yang tak terkalahkan di 12 laga.
Meksiko adalah tim dengan materi pemain muda, yang terus memperlihatkan peningkatan peforma. Terakhir mereka mengalahkan Italia 2-1.
Kedua tim diramalkan akan bermain menyerang, karena memiliki motivasi samal. Afsel akan menikmati suasana Soccer City Stadium, yang pasti bising oleh vuvuzela, aura Madiba Magi Nelson Mandela.
Meksiko akan sedikit menderita karena tak terbiasa bermain di tengah suara gaduh. Javier Aguirre, pelatih Meksiko, tampaknya harus menempuh cara ekstra mempersiapkan timnya menghadapi laga pembuka.
Afrika Selatan
25-05-2010 Afsel 1 - 1 Bulgaria
28-05-2010 Afsel 2 - 1 Kolombia
01-06-2010 Afsel 5 - 0 Guatemala
05-06-2010 Afsel 1 - 0 Denmark
05-06-2010 Zambia 1 - 1 Afsel
Meksiko
17-05-2010 Meksiko 1 - 0 Chile
25-05-2010 Inggris 3 - 1 Meksiko
27-05-2010 Belanda 2 - 1 Meksiko
30-05-2010 Meksiko 5 - 1 Gambia
04-06-2010 Italia 1 - 2 Meksiko
Situasi Afsel
http://www.bbc.co.uk/blogs/simonaustin/booth_team595.jpg
Sejenak perhatikan lima laga persahabatan Afsel. Bafana Bafana tampaknya tak bisa mengatasi masalah klasiknya; tak produktif. Tapi lini belakangnya relatif tangguh, dengan hanya kebobolan tiga gol dari lima pertandingan.
Yang masih membingungkan Parreira adalah siapa yang akan berada di sisi Steven Pienaar di lini tengah. Pilihannya adalah Kagiso Dikgacoi atau Thanduyise Khuboni. Terdapat indikasi Perreira lebih menyukai Dikgacoi, yang berpengalaman di Liga Inggris.
Di lini depan Katlego Mpheladi, pencetak gol tunggal ke gawang Denmark, akan menjadi starter. Bernard Parker duduk di bangku cadangan.
Perkiraan Starting Line Up: Itumeleng Khune, Peter Tsepo Masilela, Bongani Khumalo, Aaron Mokoena, Siboniso Gaxa, Siphiwe Tshabalala, Reneilwe Letsholonyane, Kagisho Dikgacoi, Tsholofelo Modise, Steven Pienaar, Bernard Parker.
Situasi Meksiko
http://forum.globaltimes.cn/forum/attachment.php?attachmentid=14389&thumb=1&d=1259744313
Meksiko mengemas tujuh gol dari dua laga persahabatan, dan kebobolan dua gol. Namun jika melihat tiga laga persahabatan sebelumnya, Meksiko bukan tim dengan lini belakang yang baik.
Mereka piawai memainkan bola dari kaki ke kaki, tapi lemah mengantisipasi serangan balik dan permainan fisik. Ini terlihat saat dikalahkan Belanda dan Inggris.
Striker Guillermo Franco sembuh dari cedera, yang membuat pelatih Javier Aguirre punya opsi lain untuk menemani Javier Fernandez di lini depan. Rafael Marquez telah kembali berlatih, tapi tidak ada jaminan pemain belakang Barcelona itu menjadi starter.
Perkiraan Starting Line Up: Francisco Guillermo Ochoa, Carlos Amoldo Salcido, Ricardo Osorio, Rafael Márquez Álvarez, Efraín Juárez, José Andrés Guardado, Israel Castro, Gerardo Torrado, Giovani Dos Santos, Carlos Alberto Vela, Javier Hernández.
Pemain Layak Diamati
http://static.guim.co.uk/sys-images/Football/Clubs/Club_Home/2010/1/10/1263142956938/Steven-Pienaar-001.jpg
Steven Pienaar : Jika ada pemain Afsel paling bersinar di Eropa, mungkin hanya Pienaar. Ia memang tak bermain di Liga Champions, tapi peranannya di Everton membuat banyak klub menginginkannya.
Pienaar berpotensi membuat masalah dari second line, ketika dua striker tak berpengalaman Afsel kesulitan mencetak gol.
http://2.bp.blogspot.com/_0SEHRnChrHA/S75Fb5D6FQI/AAAAAAAABBc/yDi-0_jjbY4/s640/Javier%2BHernandez.jpeg
Javier Hernández : Jika Carlos Vela duduk di bangku cadangan, Javier Hernandez akan leluasa bergerak di lini depan. Guillermo Franco, yang kemungkinan menjadi tandemnya, akan lebih banyak berperan sebagai pembuka celah di pertahanan Afsel.
Prediksi
Meksiko tak berpengalaman memenangkan laga pembuka Piala Dunia. Afsel baru sekali tampil di laga pembuka turnamen empat tahunan ini. Peluang relatif sama.
Meksiko lemah menghadapi serangan balik dengan umpan-umpan panjang, tapi piawai menguasai mengatur tempo permainan. Kelengahan sedikit saja akan membuat Meksiko memperpanjang rekornya menjadi tim yang lima tak bisa memenangkan laga pembuka. Situasi stadion akan membuat Afsel akan bermain dengan lebih percaya diri.
Afrika Selatan menang dengan 1-0.
drivemein
10-06-2010, 11:01 PM
PREVIEW PIALA DUNIA 2010:
Uruguay vs Prancis
-goal.com-
Sejarah berpihak ke Uruguay. Penjudi masih jagokan Prancis.
Mungkin ini bukan laga menarik, tapi kedua tim harus membuktikan diri layak tampil di Piala Dunia 2010.
Uruguay datang ke Afsel dengan hanya sekali menggelar laga pemanasan, yaitu saat mengalahkan Israel 4-1. Prancis lolos ke Piala Dunia 2010 berkat menang beruntung melawan Irlandia di babak playoff. Di laga pemanasan terakhir, Prancis dikalahkan Cina 1-0.
Publik Prancis meragukan timnya. Pemain Les Bleus pesimistis bisa bersaing seperti empat tahun lalu.
Oscar Tabarez, pelatih Uruguay, yakin pendekatannya -- dengan fokus ke latihan dan sedikit melakukan pemanasan -- benar. Ia yakin Celeste akan tampil dalam form terbaik pada laga perdana. Raymond Domenech, pelatih Prancis, sebaliknya. Pendekatannya, dengan banyak melakukan laga pemanasan, tak kunjung membuat timnya menemukan form terbaik.
Uruguay punya pengalaman menahan Prancis tanpa gol di Paris, November 2008. Di Piala Dunia 2002, Uruguay mendepak Prancis dari babak penyisihan grup. Jauh sebelumnya, di Piala Dunia 1966, Uruguay mengalahkan Prancis 2-1 di London. Sejarah berpihak ke Uruguay.
Prancis sedang sakit. Samir Nasri dan Karim Benzema tak dipanggil karena Domenech khawatir keduanya tak bisa beradaptasi dengan pemain senior. Nicolas Anelka belum juga mencetak gol. Thierry Henry mulai menurun.
Mungkin hanya Hugo Lloris yang relatif berada dalam form terbaiknya. Florent Malouda dimainkan di luar habitat-nya, yaitu di tengah. Di lini belakang, Prancis menghadapi ketidak-pastian mengenai siapa yang dipercaya menjadi starter.
Domenech masih punya alasan untuk optimisits mengatasi Uruguay di laga pertama, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri pemain dan publiknya.
Uruguay
15-10-2009 Uruguay 0 - 1 Argentina
15-11-2009 Kosta Rika 0 - 1 Uruguay
19-11-2009 Uruguay 1 - 1 Kosta Rika
04-03-2010 Swiss 1 - 3 Uruguay
27-05-2010 Uruguay 4 - 1 Israel
Prancis
19-11-2009 Prancis 1 - 1 Irlandia
04-03-2010 Prancis 0 - 2 Spanyol
27-05-2010 Prancis 2 - 1 Kosta Rika
31-05-2010 Tunisia 1 - 1 Prancis
04-06-2010 Prancis 0 - 1 China
Situasi Uruguay
http://forum.globaltimes.cn/forum/attachment.php?attachmentid=14388&thumb=1&d=1259744313
Tabarez memastikan akan bermain dengan 3-4-1-2. Mauricio Victorino dan Egidio Arevalo Rios menjadi starter di lini belakang dan tengah. Yang mengejutkan, Walter Gargano dicoret. Diego Forlan dan Luis Suarez berdiri di depan.
Perkiraan Starting Line Up: Muslera; Lugano, Godin, Victorino; Pereira, Perez, Rios, Pereira; Gonzalez; Suarez, Forlan.
Situasi Prancis
http://img.skysports.com/09/11/496x259/France-Squad-World-Cup-2010_2389093.jpg
William Gallas masih diragukan bisa sembuh dalam waktu dekat. Jermy Toulalan juga juga kemungkinan absen. Meski demikian, Prancis relatif masih bisa menurunkan semua pemain bintangnya.
Domenech dipastikan bermain dengan formasi 4-3-3, meski sistem ini tak berjalan dalam beberapa uji coba.
Perkiraan Starting Line Up: Lloris; Sagna, Squillaci, Abidal, Evra; Gourcuff, Toulalan, Malouda; Govou, Anelka, Ribery.
Pemain Layak Diamati
http://3.bp.blogspot.com/_Ral9FVh3Shs/S1YzU3p3aMI/AAAAAAAABkM/vVRzyXMKuc4/s400/DiegoForlan-19-01-2010.jpg
Diego Forlan dipastikan akan menjadi wajah paling dikenal publik Prancis. Ia paling berpengalaman, dan dikenal sebagai predator di kotak penalti. Ia dua kali meraih trofi Pichichi sebagai pencetak gol terbanyak. Namun ia bukan satu-satunya ancaman Prancis.
http://news.xinhuanet.com/english/2009-11/19/xinsrc_552110619155468722821.jpg
Nicolas Anelka tak bermain efektif di beberapa laga pemanasan, tapi Raymond Domenech sulit mengabaikannya. Domenech yakin Anelka akan berjuang habis-habis agar kehadirannya di Piala Dunia kali pertama, mungkin juga yang terakhir, tidak sia-sia.
Prediksi
Meski bukan laga menarik, pertandingan ini memiliki inflikasi besar bagi semua klub di Grup A. Uruguay adalah tim yang relatif bermain bertahan. Les Bleus tipikal tim yang selalu kesulitan bermain di laga pembuka. Mungkin tidak akan ada banyak gol, tapi Prancis difavoritkan banyak penjudi, tapi prediktor mengatakan persentese Uruguay memenangkan laga ini hanya 39 persen, Prancis 33 persen.
Prancis dan Uruguay harus puas bermain tanpa gol.
Redsbusby
10-06-2010, 11:54 PM
Youngster yg disebutin diatas adalah Santos... Kenapa bukan CHicarito c? Apa sbg kompensasi karena adeknya Santos ngga dipanggil timnas?:))
drivemein
11-06-2010, 12:01 AM
Youngster yg disebutin diatas adalah Santos... Kenapa bukan CHicarito c? Apa sbg kompensasi karena adeknya Santos ngga dipanggil timnas?:))
Tanya kenapa? Karena.....
Full name : Javier Hernández Balcázar
Date of birth : 1 June 1988 (1988-06-01) (age 22)
Place of birth : Guadalajara, Jalisco, Mexico
Full name : Giovani dos Santos Ramírez
Date of birth : 11 May 1989 (1989-05-11) (age 21)
Place of birth : Monterrey, Mexico
Terlihat kan siapa yg lebih muda. :happy:
Wengge Schmeichel
11-06-2010, 02:38 PM
:ui1: ada nonbarkah first match?
drivemein
12-06-2010, 12:36 AM
Afsel 1, Meksiko 1
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/11/439/MeksAfsG285.jpg
Johannesburg - Laga pembuka Piala Dunia antara Afrika Selatan kontra Meksiko di Stadion Soccer City, Jumat (11/6/2010), hanya berakhir imbang. Kedua tim penghuni Grup A itu berbagi skor 1-1.
Setelah berbagi skor 0-0 di paruh pertama, yang juga diisi dengan dianulirnya gol Meksiko yang bisa diperdebatkan, Afrika Selatan akhirnya unggul lewat Siphiwe Tshabalala pada menit 54. Meksiko baru bisa membalas lewat Rafael Marquez pada menit 79.
Kedua tim lantas saling serang kendati akhirnya skor tak berubah. Baik Afsel dan Meksiko pun harus puas dengan tambahan satu poin sebagai modal di Grup A.
Jalannya Pertandingan
Wasit Ravshan Irmatov asal Uzbekistan meniup peluit dan pertandingan perdana Piala Dunia 2010 resmi dimulai! Laga awal ini mengetengahkan duel antara Afsel kontra Meksiko.
Meksiko mencatat peluang emas pertama di menit-menit awal menyusul kegagalan kiper Itumeleng Khune dalam memotong umpan silang. Giovani Dos Santos nyaris memanfaatkan kendati gol belum bisa lahir.
Paul Aguilar melakukan penetrasi pada menit 14 usai menerima umpan terobosan Givanni Dos Santos. Tapi bola bisa didongkel pemain Afsel untuk menghasilkan sepak pojok. Tendangan penjuru pun tak membuahkan apa-apa. Masih 0-0 usai 15 menit laga berjalan.
Afsel mendapat tendangan bebas pada menit 16 dari posisi yang cukup menguntungkan. Steven Pienaar menendang kendati bola yang dia sepak masih belum menemui sasaran.
Kartu kuning pertama di Piala Dunia 2010 untuk Efrain Juarez dari Meksiko setelah pelanggarannya pada menit 17. Afsel pun lantas mendapat tendangan bebas lagi kendati hasilnya tak jauh beda seperti sebelumnya.
Meksiko kemudian melakukan serangan balik cepat lewat Dos Santos. Dia menuntaskan dengan sepakan yang menyisir tipis di atas mistar gawang Afsel.
Pada menit 22 Afsel kembali menekan. Dari sayap kanan, Kagisho Dikgacoi mengirim bola ke muka gawang dan Oscar Perez bisa menangkapnya pada kesempatan kedua, seraya menjatuhkan tubuh.
Carlos Vela menyontek bola dengan apik ke arah Guillermo Franco di menit ke-32. Franco menerima si kulit bundar dengan dada seraya melompat dan berusaha meneruskannya ke arah gawang. Namun, Khune tak kalah sigap dan akhirnya berhasil mengamankan bola.
Meksiko dapat sepak pojok lagi pada menit 37 usai sepakan Dos Santos dihadang lawan. Dari sepak pojok Vela menjebol gawang Afsel, tapi wasit menganulir setelah hakim garis mengangkat bendera pertanda offside.
Keputusan itu terlihat kontroversial karena di garis gawang Afsel sebenarnya masih ada Pienaar, kendati posisi kiper ada di depan Vela. Namun, mengingat bola datang dari sepak pojok ini bisa melahirkan pro-kontra. Keputusan ini niscaya mengundang ketidakpuasan dari Meksiko.
Siphiwe Tshabalala! Afsel memimpin 1-0 setelah Tshabalala menjebol gawang Meksiko usai menerima umpan terobosan jauh. Dengan dingin, dia menyepak keras-keras bola ke dalam gawang Meksiko. Inilah gol pertama Piala Dunia 2010.
Dos Santos menguji Khune dengan sepakan keras pada menit 60. Seraya terbang, Khune berhasil menghadang bola dan menyelamatkan gawang.
Teko Modise membuang peluang emas, yang diawali dari kerjasama apik, pada menit 66 setelah sepakannya di depan gawang masih tipis melebar.
Meksiko samakan kedudukan di menit ke-79! Di tiang jauh Rafael Marquez menerima bola umpan silang dari sektor kiri lapangan yang gagal ditanduk rekannya. Marquez kemudian dengan tenang menyepak keras-keras bola.
Peluang emas dari Katlego Mphela. Lewat serangan cepat, dia lolos dari barisan pertahanan Meksiko tapi sontekannya hanya menghantam tiang gawang di menit 90.
Susunan Pemain :
Afsel:16-Itumeleng Khune; 2-Siboniso Gaxa, 15-Lucas Thwala (Tsepo Masilela '46), 20-Bongani Khumalo, 4-Aaron Mokoena; 12-Reneilwe Letsholonyane, 13-Kagisho Dikgacoi, 10-Steven Pienaar (Bernard Parker '82), 11-Teko Modise, 8-Siphiwe Tshabalala; 9-Katlego Mphela.
Meksiko: 1-Oscar Perez; 16-Efrain Juarez, 4-Rafael Marquez, 2-Francisco Rodriguez, 3-Carlos Salcido; 6-Gerardo Torrado, 12-Paul Aguilar (Andres Guardado '57), 5-Ricardo Osorio; 17-Giovani Dos Santos, 9-Guillermo Franco (Javier Hernandez '71), 11-Carlos Vela (Cuauhtemoc Blanco '68).
drivemein
12-06-2010, 01:00 AM
WORLD CUP 2010: South Africa 1 Mexico 1: Rafael Marquez spoils the hosts' party with late equaliser after Siphiwe Tshabalala's stunner
-dailymail.co.uk-
Rafael Marquez denied hosts South Africa a dream start to the World Cup with his goal 11 minutes from time earning Mexico a deserved draw at Soccer City.
After struggling through the first half, the home side came out firing after the break and took the lead through Siphiwe Tshabalala.
But after missing plenty of chances to build on their advantage, they saw their lead cancelled out by the Barcelona defender.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FEC56E000005DC-360_468x321.jpg
Screamer : Siphiwe Tshabalala celebrates scoring the first goal of the tournament
Katlego Mphela could have snatched victory at the death, but his strike found the base of the post as both sides had to settle for a share of the spoils.
After an entertaining opening ceremony in Johannesburg, Bafana Bafana failed to make the most of their advantage, much to the disappointment of the 85,000 crowd.
The visitors almost stunned their hosts inside the first 120 seconds, but were thwarted by a last-ditch block by Aaron Mokoena.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FECBC8000005DC-117_468x286.jpg
No stopping that : Mexico goalkeeper Oscar Perez is beaten by Tshabalala
It came after Paul Aguilar's cross from the right was not convincingly cleared by Itumeleng Khune and Giovani dos Santos' shot was repelled by the South Africa captain with an empty net gaping.
Steven Pienaar sent South Africa's only real early chance - a 25-yard free-kick - disappointingly over, while Efrain Juarez became the first player to be booked at the World Cup for trying to slow down play.
Dos Santos again came close when a quick counter-attack resulted in the
Galatasaray forward striking a rising shot narrowly wide.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FEEEF4000005DC-615_468x306.jpg
Equaliser : Rafael Marquez scores a late leveller for Mexico from close range
There was a slightly nervy moment for Mexico after 22 minutes when Oscar Perez fumbled and then regathered Pienaar's cross. Fortunately for the goalkeeper, there were no attacking players close enough to capitalise.
Khune continued to be kept busy and did well to keep out Guillermo Franco after the former West Ham striker controlled well in the area only to see his shot blocked.
Bongani Khumalo then diverted another Dos Santos shot away for a corner, before there was a lucky off-side escape when Khune flapped at a corner - but came so far he played Carlos Vela offside as the Arsenal forward latched on to a flick-on and tapped in.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FEB35B000005DC-743_468x304.jpg
Ruled out : Carlos Vela appeals to the linesman after his strike was chalked off
The home side finally came out of their shell in the closing moments of the half - Mphela failing to connect with Tshabalala's well-floated cross and Kagisho Dikgacoi heading a corner wide.
Lucas Thwala, who was stretched down the left in the opening 45 minutes, was replaced by Tsepo Masilela at half time as Carlos Alberto Parreira looked to shore up in defence.
But it was in attack where they prospered, taking the lead through a fine Tshabalala effort after 55 minutes. The Kaizer Chiefs midfielder was put through on the left by an excellent ball from Teko Modise and unleashed a powerful cross-goal shot that gave Perez no chance.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FEB70D000005DC-81_468x304.jpg
Tussle : Giovani Dos Santos tackles goal-scorer Siphiwe Tshabalala
Mexican coach Javier Aguirre responded by throwing on Andres Guardado for Aguilar. It was Dos Santos, though, who continued to torment the home defence and he again drew a fine save from Khune with a strike from the right that was turned away for a corner.
The home side were clearly lifted by the goal and Modise should have doubled the advantage after the hour mark when Mphela's shot was deflected into his path six yards out - but he struck his effort wide.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/11/article-1285903-09FEB7D7000005DC-292_468x324.jpg
Crunch : South Africa's Teko Modise and Siboniso Gaxa (left) challenge Vela
Veteran Cuauhtemoc Blanco was thrown into the mix in place of Vela, but again it was the home side through Modise who engineered a good chance. However, he took too long to pull the trigger and Francisco Rodriguez cleared away the danger.
Javier Hernandez also entered the fray but it was another substitute that set up the equaliser - Guardado's cross from the left looping over the head of Mokoena and Marquez took a touch before firing in.
Mphela showed good pace minutes from time when he outpaced Rodriguez, but his shot could not beat the post.
drivemein
12-06-2010, 01:17 AM
FIFA World Cup 2010 - Group A : South Africa vs Mexico
Siphiwe Tshabalala Goal
http://www2.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+CTsbLv Ueb9Il.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+qcgIOU VEvuul.jpg
http://www4.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+vigC13 d8sVvl.jpg
http://www2.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+cS2z5T MOu84l.jpg
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+IxBXpr VTn0nl.jpg
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+HhUjnO dC8Qyl.jpg
http://www4.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+i-9Ep47opm5l.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+X0WuR6 IxHY7l.jpg
http://www4.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+queE9w 061fEl.jpg
http://www2.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+IV1U2O TbL8Zl.jpg
http://www2.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+7u5xYm vMmw0l.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+zeZGZF Yy8GXl.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+QL0Psm r6wyxl.jpg
Rafael Marquez Goal
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+9ysGGd THXoAl.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+0JJksE aGfv4l.jpg
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+tVULbK vO044l.jpg
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+yq4F4t oF6mGl.jpg
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+c8kt9D aJpKJl.jpg
http://www4.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+N69cdH-tS8rl.jpg
http://www4.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+J5ir4W 0uHJrl.jpg
tumpal_oneunited
12-06-2010, 01:19 AM
Agak membingungkan tuh gol Vela..
Ada yang membenarkan itu gol..dan ada pula yang sependapat dengan wasit bahwa itu offside.. :crazy:
ariesto
12-06-2010, 03:28 AM
tp knp di replay seakan memperlihatkan kl itu onside ya? Sbnrnya ada 1 lg yg dianggap offside, waktu ada pantulan dr pemain afsel yg mengarah ke pemain mexico.emg sih posi2 pemain mexico offside, cm bknnya pantulan pemain lawan tdk dihitung offside ya?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Redsbusby
12-06-2010, 05:01 AM
Jelas2 kasat mata pun itu Onside bro, lah di line goal keeper nya kan masih ada 1 pemain Afsel nongol....=:)=:) Selamat buat Lodeiro, dapet Hadiah menarik kartu Merah pertama di Piala Dunia 2010, anda berhak dapat cendol :D
___________________________________________
Prancis Ditahan 10 Pemain Uruguay
http://d.yimg.com/a/p/rids/20100611/i/r399576632.jpg?x=400&y=313&q=85&sig=QqxmnQ0Jjx0ec323WBuARw--
Cape Town - Prancis dan Uruguay harus berbagi satu angka setelah pertandingan di antara mereka di Grup A berakhir 0-0. Uruguay sendiri bermain dengan 10 orang di 10 menit terakhir.
Pertarungan antara kedua mantan juara dunia yang digelar di Stadion Green Point di Cape Town, Sabtu (12/6/2010) dinihari WIB, itu, berlangsung datar dan cenderung membosankan.
Tidak banyak peluang emas yang bisa didapatkan oleh kedua tim. Akibatnya, selama 90 menit tidak ada satu pun gol tercipta.
Hasil ini membuat Prancis dan Uruguay tetap berada di posisi ketiga dan keempat Grup A dengan nilai satu. Di atas mereka ada Afrika Selatan dan Meksiko sama sama-sama punya satu angka tapi catatan gol mereka 1-1.
Jalannya pertandingan
Menit keenam, Prancis sebenarnya memetik sebuah peluang berharga. Dari umpan silang Franck Ribery dari sayap kiri, bola disontek Sydney Govou tapi arahnya menyamping di kiri gawang Uruguay.
Kiper muda Hugo Lloris membuat sebuah kesalahan di menit 12 ketika ia gagal menangkap bola di kotak penaltinya sendiri. Beruntung kesalahan itu tidak fatal dan sebelum bola direbut pemain Uruguay, Lloris mengamankan si kulit bundar.
Uruguay kembali mengancam saat laga berjalan seperempat jam. Menguasai bola di kotak penalti, Diego Forlan melepas tendangan keras kaki kanan yang masih bisa ditolak Lloris.
Setelah Lloris, giliran kiper Uruguay Fernando Muslera yang beraksi menyelamatkan gawangnya di menit 17. Muslera menepis bola tendangan bebas Yoann Gourcuff dari rusuk kiri.
Sehabis dua peluang tersebut, tidak ada lagi peluang berharga yang bisa dicetak kedua belah tim. Akibatnya, saat wasit meniup peluit panjang tanda rehat, skor tetap 0-0.
Sepinya peluang di babak pertama terus berlangsung di babak kedua. Bahkan, baru di menit 59 peluang tercipta, yakni untuk Prancis. Tendangan bebas Gourcuff dilepas kepada Ribery tapi sepakan nama kedua ini melebar.
Uruguay mencoba mencari celah lewat bola mati. Menit 63, tendangan bebas Forlan meluncur cukup deras ke gawang Uruguay, tapi kiper Muslera dengan sigap menjinakannya.
Forlan kembali gagal memaksimalkan peluang yang ia dapat ketika bola tendangannya, meneruskan umpan dada dari Luis Suarez, tidak menemui sasaran karena menyamping.
Menit 80, kekuatan Uruguay harus berkurang satu orang ketika Nicolas Lodeiro yang baru masuk di pertengahan babak kedua mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar Bacary Sagna.
Di sisa waktu yang ada, Prancis tidak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain yang mereka miliki. Di menit 88, tendangan Thierry Henry terlihat kena tangan pemain Uruguay tapi klaim penalti Henry diabaikan wasit.
Saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada gol tercipta dan hasil kacamata pun jadi kesimpulan akhir pertandingan kedua tim.
Susunan pemain
Uruguay: 1-Fernando Muslera; 2-Diego Lugano, 3-Diego Godin, 6-Mauricio Victorino; 16-Maximiliano Pereira, 15-Diego Perez (8-Sebastian Eguren 87), 17-Egidio Arevalo, 18-Ignacio Gonzalez (14-Nicolas Lodeiro 63); 11-Alvaro Pereira, 9-Luis Suarez (13-Sebastian Abreu 73), 10-Diego Forlan.
Prancis: 1-Hugo Lloris; 2-Bacary Sagna, 3-Eric Abidal, 5-William Gallas, 13-Patrice Evra; 8-Yoann Gourcuff (15-Florent Malouda 75), 14-Jeremy Toulalan, 19-Abou Diaby; 10-Sidney Govou (11-Pierre Andre Gignac 85), 21-Nicolas Anelka (12-Henry 71), 7-Franck Ribery.detiksport
menurut gw offside gan...
ZjFwp6h36_Q
Aturan resmi FIFA menyebutkan bahwa seorang pemain dianggap offside jika dia berada “lebih dekat ke garis gawang lawannya dibanding bola dan pemain lawan ke-dua dari terakhir (pemain lawan yang terakhir biasanya adalah penjaga gawang, tetapi tidak selamanya – seperti pada kasus ini).
Biasanya ketika pemain penyerang berlari melewati “bek terakhir,” penjaga gawang masih ada di bawah mistar – yang berarti bahwa “bek terakhir tersebut” adalah pemain lawan kedua dari terakhir (setelah penjaga gawang).
Pada pertandingan tadi malam, penjaga gawang tidak berada di belakang pertahanan (bukan pemain terakhir). Ketika Vela melewati Khune (penjaga gawang) maka dia offside karena Khune merupakan pemain ke-dua dari terakhir. Ini merupakan keputusan yang sangat tepat diambil oleh hakim garis dan wasit.
VIVAnews - Pemain Meksiko Carlos Vela sempat menggetarkan jala Afrika Selatan pada menit ke-37. Namun gol batal terjadi karena dianulir oleh wasit Ravshan Irmatov.
Vela divonis lebih dulu berada dalam posisi offside. Pasalnya saat menerima bola, di depannya hanya tinggal ada satu pemain Afrika Selatan yakni Steven Pienaar.
Pienaar memang bukan penjaga gawang. Namun peraturan offside tidak mengenal perbedaan penjaga gawang ataupun pemain non-penjaga gawang. Offside terjadi jika penyerang menerima bola saat tinggal satu pemain lawan yang berada di depannya (dalam hal ini Pienaar).
Para penonton sepakbola memang 'didoktrin' kalau offside terjadi jika pemain yang menyerang menerima bola saat di depannya tinggal ada kiper lawan. Dalam kasus ini, agar tidak membingungkan, Pienaar bisa diibaratkan sebagai kiper di kejadian-kejadian offside biasa. Kiper Afsel sendiri, Itumeleng Khune, terlanjur maju untuk menghadang bola dan luput.
Jadi wasit pada pertandingan ini telah mengeluarkan keputusan yang tepat. Vela memang offside.
drivemein
16-06-2010, 03:02 PM
PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Afsel vs Uruguay
-goal.com-
Kick Off 17 Juni 2010 01:30:00 WIB
Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
Uruguay kemungkinan menurunkan tiga striker untuk mengatasi solidatas lini belakang tuan rumah.
Tekanan dan ketegangan laga pembuka telah lewat. Kini, Afsel diprediksi akan tampil lebih percaya diri, dan berpotensi meraih tiga angka.
Uruguay sebaliknya. Setelah luput dari kekalahan saat melawan Prancis, Celeste sekali lagi harus susah payah menjadi korban pertama tuan rumah.
Afsel memiliki pemain ke-12, yang bernama ribuan fans dengan vuvuzela. Uruguay memiliki sejumlah nama besar, meski tidak menjami jaminan sukses melangkah ke babak kedua.
Steven Pienaar, gelandang Afsel, mengatakan Bafana Bafana sedikit lebih rileks menghadapi Uruguay. Ia yakin timnya akan bermain jauh lebih baik dibanding laga pertama.
Jika kembali bermaim imbang, akan sulit bagi Afsel mendapat tempat di babak kedua, karena laga berikutnya melawan Prancis. Menurut Pienaar, timnya tidak bisa lagi menerima hasil seri.
"Kami harus sepenuhnya fokus ke laga menghadapi Uruguay. Kami akan menurunkan pemain bertahan yang bisa menjami lini belakang tidak mudah diterobos," ujar Pienaar.
Siphiwe Tshabalala masih akan menjadi starter. Jika ada perubahan, Carlos Alberto Parreira hanya akan mendudukan Tsepo Masilela, left-back berpengalaman, di bangku cadangan. Sebagai gantinya, Lucas Thwala menjadi starter.
Wingback Siboniso Gaxa mengatakan dirinya berharap lebih banyak maju ke depan untuk membantu meneror lini belakang Uruguay. Namun Parreira ragu ia bisa turun dengan cepat dan menjaga Forlan.
Di kubu Uruguay, kehilangan Nicolas Lodeiro tampaknya tidak membuat pelatih Oscar Washington Tabarez mengubah strategi. Dia hanya perlu menyesuaikan pemainnya tampil dengan tiga striker.
Diego Forlan akan bermain lebih ke depan, dengan Luis Suarez dan Edinson Cavani beroperasi di belakangnya.
Tabarez yakin Afsel harus didekati dengan cara berbeda. Uruguay katanya tidak boleh mengikuti permainan Afsel, dan harus kreatif saat menyerang.
Afsel
28-05-2010 Afsel 2 - 1 kolombia
01-06-2010 Afsel 5 - 0 Guatemala
05-06-2010 Afsel 1 - 0 Denmark
05-06-2010 Zambia 1 - 1 Afsel
11-06-2010 Afsel 1 - 1 Meksiko
Uruguay
15-11-2009 Kosta Rika 0 - 1 Uruguay
19-11-2009 Uruguay 1 - 1 Kosta Rika
04-03-2010 Swiss 1 - 3 Uruguay
27-05-2010 Uruguay 4 - 1 Israel
12-06-2010 Uruguay 0 - 0 Prancis
Situasi Afsel
http://l.yimg.com/go/news/picture/2010/i1/20100612/20100612003305736i1_003305_0.jpg
Carlos Alberto Parreira tampaknya akan menjadikan Tsepo Masilela sebagai starter di posisi left-back, dan mendudukan Thwala di bangku cadangan. Mobilitas Masilela jauh lebih baik, yang membuat lini belakang tuan rumah relatif kokoh.
Parreira kemungkinan akan menerapkan strategi yang seperti saat dipaksa Meksiko bermain 1-1. Yaitu mengandalkan serangan balik dengan bola-bola panjang untuk mencetak gol. Siphiwe Tshabalala dan Katlego Mphela masih dipercaya mengisi lini depan.
Prakiraan Susunan Pemain (4-5-1) : Itumeleng Khune, Siboniso Gaxa, Aaron Mokoena, Bongani Khumalo, Tsepo Masilela, Teko Modise, Kagisho Dikgacoi, Steven Pienaar, Reneilwe Letsholonyane, Siphiwe Tshabalala, Katlego Mphela.
Situasi Uruguay
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.a3145de3c0694a379f29da3699354f55-a3145de3c0694a379f29da3699354f55-0.jpg
Nicolas Lodeiro absen akibat kartu merah. Ia baru bisa kembali berlaga di babak kedua, itu pun jika Uruguay lolos dari penyisihan grup. Arevalo kemungkinan menggantikan Walter Gargano.
Tidak ada perubahan berarti di lini depan. Diego Forlan kemungkinan akan mendapat pengawalan lini belakang Afsel, yang membuat Luis Suarez memiliki ruang untuk mencetak gol. Di lini tengah, pemain Uruguay kemungkinan hanya akan sedikit kerepotan menjaga pergerakan Steven Pienaar.
Prakiraan Susunan Pemain (3-4-3) : Fernando Muslera, Diego Lugano, Diego Godin, Mauricio Victorino, Maximiliano Pereira, Diego Perez, Egidio Arevalo, Ignacio Gonzalez, Alvaro Pereira, Luis Suarez, Diego Forlan.
Pemain Layak Diamati
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.ce8d05af47cc41b8a42467c2bff252fc-ce8d05af47cc41b8a42467c2bff252fc-0.jpg
Siphiwe Tshabalala : Relatif tidak dikenal di luar Afsel, tapi menyita perhatian ketika mencetak gol di laga pembuka. Ia masih berusia 25 tahun, dan bermain untuk salah satu klub elite Afsel; Kaizer Chiefs. Pelatih Carlos Alberto Parreira kian yakin dengan kemampuannya melakukan serangan balik, saat melawan Meksiko. Kini publik Afsel berharap melihatnya kembali mencetak gol.
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.b491ff4bfb3143108de2b3209f0ac3d5-b491ff4bfb3143108de2b3209f0ac3d5-0.jpg
Diego Godin : Tanya siapa pemain peling menonjol saat Uruguay menahan Prancis, kebanyakan pasti menunjuk ke arah Diego Godin. Berpartner dengan Diego Lugano, Godin sangat sulit diterobos pemain Prancis. Pemain Villarral itu sedang dalam form terbaik. Ia akan sulit dilewati pemain belakang Afsel, yang relatif tak berpengalaman main di Eropa. Namun Godin harus mengamati Steven Pienaar.
Prediksi
Kecewa akibat ditahan pada laga pertama, Afsel kini yakin bisa meraih tiga angka di laga kedua. Uruguay dipastikan akan bermain lebih defensif, dengan meninggalkan Diego Forlan dan Luis Suarez di depan. Uruguay yakin bisa mengatasi tekanan tuan rumah di lapangan, tapi sangat terganggu dengan lengkingan vuvuzela.
Afsel 1-1 Uruguay
drivemein
16-06-2010, 03:12 PM
Forlan Kecanduan Twitter
-goal.com-
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.517bd5f385594db59f193f6f758b3a72-517bd5f385594db59f193f6f758b3a72-0.jpg
Penyerang Uruguay Diego Forlan mengaku terobsesi dengan Twitter.
Diego Forlan mengakui terobsesi dengan mini blogging Twitter. Penyerang Uruguay itu pun berharap bisa terus menggunakan teknologi ini selama Piala Dunia 2010.
"Saya ingin membagi pengalaman saya di Piala Dunia. Saya ingin terus berbicara dengan teman-teman saya dan mengatakan kepada semua apa yang terjadi di turnamen," kata Forlan dikutip The Sun, Rabu (16/6).
"Menggunakan Twitter sangat menghibur dan saya selalu merasa menginformasikan semuanya ke setiap orang di Uruguay dan seluruh orang di dunia dengan versi yang berbeda mengenai apa yang terjadi."
"Saya tidak menggunakan Twitter untuk memberikan informasi mengenai tim dan saya tahu Spanyol melarang pemainnya menggunakan Twitter. Tapi kami tidak memiliki masalah yang sama di sini."
"Saya tahu apa yang saya tuliskan dan apa yang tidak layak diungkapkan. Twitter membuat saya tetap terhubung dengan teman saya dan orang yang tidak lagi saya temui dalam beberapa tahun," paparnya.
Forlan sendiri memiliki lebih dari 70 ribu followers.
drivemein
17-06-2010, 02:38 AM
PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Prancis vs Meksiko
-goal.com-
Kick Off 18 Juni 2010 01:30:00 WIT
Peter Mokaba Stadium, Polokwane
Prancis akan berupaya membuat Meksiko tidak menguasai bola terlalu lama. Meksiko merasa tidak sedang menghadapi tim dengan sekumpulan bintang.
Setelah menggagalkan rencana pesta tuan rumah, Meksiko berniat mengakhiri reputasinya sebagai gatecrashers dengan mengalahkan Prancis. Les Bleus dihantui kegagalan di Piala Dunia 2002, ketika datang dan semua bintang tapi pulang tanpa mencetak gol.
Prancis tahu Meksiko yang akan dihadapinya adalah tim muda yang mampu mengalahkan Italia 2-1, dan menahan tuan rumah Afrika Selatan 1-1. Sedangkan Meksiko akan berupaya memperlakukan Prancis tidak sebagai tim dengan sekumpulan bintang.
Gerardo Torrado, gelandang Meksiko, pertandingan Meksiko-Prancis adalah laga 11 lawan 11, bukan El Tri melawan tim bertabur bintang. Meksiko akan bermain sebagai prajurit, bukan sekadar pemain sepakbola.
Torrado tidak berniat menihilkan Franck Ribery dan Thierry Henry. Ia hanya ingin tidak rendah diri di hadapan nama besar.
Javier Aguirre telah mempelajari semua laga Prancis, termasuk saat ditahan Uruguay. Namun mantan pelatih Atletico Madrid itu tidak ingin cepat mengambil kesimpulan bahwa Les Bleus akan bermain dengan gaya sama saat menghadapi Meksiko.
Di kubu Prancis, pelatih Raymond Domenech terkesan dengan kemajuan Meksiko. Ia menyaksikan laga El Tri saat mengalahkan Italia, dan terkesan dengan kemampuan tim asuhan Aguirre menguasai bola. Namun Domenech yakin dirinya telah menemukan formula mengatasi Meksiko.
"Yang harus kami lakukan adalah tidak membiarkannya terlalu lama menguasi bola. Jika kami gagal melakukan itu, habislah Prancis," ujar Domenech.
Lini tengah Prancis bisa saja menangani gelandang-gelandang Meksiko, tapi lini depan Prancis mandul sejak November 2009. Domenech tampaknya tidak mempersoalkan hal itu.
Rafael Marquez menjadi tumpuan Meksiko. Pengalamannya bergaul dengan pemain-pemain Prancis di Barclona dan Monaco adalah informasi berharga bagi rekan-rekannya.
Bukan kali ini saja lini depan Prancis bermasalah. Di Piala Dunia 1998, Prancis relatif tidak tergantung pada pemain depan. Bahkan semua gol Prancis lahir dari kaki gelandang.
Domenech diprediksi akan mengistirahatkan Nicolas Anelka, dan menurunkan Thierry Henry, dan bermain dengan formasi 4-2-3-1. Jeremy Toullan dan Abou Diaby akan bermain di depan pemain bertahan.
Aguirre juga akan membuat beberapa perubahan, dengan Guilermo Ochoa di bawah mistar, karena Oscar Perez tak mengesankan saat melawan Afrika Selatan.
Meksiko bermimpi mengulang sukses Piala Dunia 1970 dan 1986, saat mereka menjadi tuan rumah. Ketika itu, Meksiko mencapai perempat final. Prancis lebih ambisius lagi, mengulang sukses empat tahun lalu dengan kali kedua berturutan mencapai final.
Prancis
04-03-2010 Prancis 0 - 2 Spanyol
27-05-2010 Prancis 2 - 1 Kosta Rika
31-05-2010 Tunisia 1 - 1 Prancis
04-06-2010 Prancis 0 - 1 China
12-06-2010 Uruguay 0 - 0 Prancis
Meksiko
25-05-2010 Inggris 3 - 1 Meksiko
27-05-2010 Belanda 2 - 1 Meksiko
30-05-2010 Meksiko 5 - 1 Gambia
04-06-2010 Italia 1 - 2 Meksiko
11-06-2010 Afsel 1 - 1 Meksiko
Situasi Prancis
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100612/capt.b82fc18b60b644d2b544b4a821eb55dc-b82fc18b60b644d2b544b4a821eb55dc-0.jpg
Ada keinginan dari publik Prancis agar Raymond Domenech melakukan sedikit perubahan. Rumornya, Andre-Pierre Gignac menjadi starter. Florent Malouda menjadi starter, untuk mengisi tempat Yoann Gourcuff atau Sidney Govou. William Gallas tidak berlatih, dan diragukan akan dimainkan.
Prakiraan Susunan Pemain : Lloris; Sagna, Gallas, Abidal, Evra; Diaby, Toulalan, Gourcuff; Ribery, Anelka, Malouda
Situasi Meksiko
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.78bae65b74064cec8def22b699fe4859-78bae65b74064cec8def22b699fe4859-0.jpg
Javier Aguirre tidak punya masalah dengan seleksi pemainnya. Ia diperkirakan masih akan turun dengan tim yang sama, meski lini belakangnya terlalu lemah saat menghadapi serangan balik. Javier Hernandez mengindikasikan tidak sabar untuk segera bermain, tapi dia tampaknya harus menunggu.
Prakiraan Susunan Pemain : Perez; Aguilar, Osorio, Rodriguez, Salcido; Juarez, Marquez, Torrado; G. Dos Santos, Franco, Vela
Pemain Layak Diamati
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.c9ca9194b33d4d31b8fb7ff3b62e47ec-c9ca9194b33d4d31b8fb7ff3b62e47ec-0.jpg
Abou Diaby : Inilah shock selection di kubu Les Blues saat menghadapi Uruguay. Ia membuktikan diri sebagai pemain efektif di lini tengah. Namun tak jarang naluri membuatnya selalu maju ke depan.
Sebagai pemain tengah, Diaby mampu menemukan dinamika yang hilang di kubu Prancis. Tidak hanya itu, Diaby mampu berlari dari satu ke lain kotak penalti sepanjang laga.
http://d.yimg.com/a/p/rids/20100611/i/r348308568.jpg
Rafael Marquez : Ia menyelamatkan Meksiko dari kekalahan laga pertama atas tuan rumah, dan menambah koleksi golnya untuk El Tri menjadi 11. Ia tidak terkalahkan oleh siapa pun. Namun Marquez akan bekerja lebih keras saat menghadapi pemain-pemain Prancis. Dia dituntut bermain efektif sebagai pemain jangkar, untuk mencegah playmaker kreatif Les Bleus secara konstan membahayakan pertahanannya. Pengalamannya akan menjadi kunci sukses Meksiko.
Prediksi :
Meski tidak mengesankan saat melawan Uruguay, Prancis tetap jauh lebih baik dibanding Meksiko yang mungkin akan bermain dengan sedikit terbuka. Jika Aguirre melakukan hal itu, Prancis akan menghukumnya dengan banyak gol. Kemungkinan Prancis memenangkan laga 35 persen. Meksiko 35 persen.
Prancis 2-1 Meksiko
Max25
17-06-2010, 11:04 AM
Afsel 0 vs Uruguay 3..
http://www3.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Uruguay+Group+2010+FIFA+World+TLQoe y1zcwrl.jpg
semarak di pretoria
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Uruguay+Group+2010+FIFA+World+FVE49 q_iVeEl.jpg
btw no 15 mirip vida ya
http://www1.pictures.zimbio.com/gi/South+Africa+v+Uruguay+Group+2010+FIFA+World+pPS71 a-Bbbpl.jpg
diego forlan dah 2 goal aja di WC 2010 nih =D>
diego..ooo..diego...ooo
der_emperor
18-06-2010, 03:53 AM
what a goal from Chicarito...
mantaaap!!!!!
der_emperor
18-06-2010, 04:06 AM
kayaknya perancis bakal balik duluan...#:-S#:-S
Oom Panda
18-06-2010, 07:36 AM
Liat donk... Yang punya golnya Chco mau donkkkkk....
Di share yaah...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Hendy
18-06-2010, 07:41 AM
Liat donk... Yang punya golnya Chco mau donkkkkk....
Di share yaah...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
full highlight liat disini bung athma
http://www.mysoccerplace.net/video/mexico-vs-france-2-0-highlights-world-cup-2010
Oom Panda
18-06-2010, 07:44 AM
Sayang ane ga bisa ngasih bambu or gaplok thanks dari BB...
Nanti kalo dah ketemu laptop yeeeyyy....
Hehehehe.... Thanks anyway...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
GL zone
18-06-2010, 09:15 AM
Meksiko Bekuk Prancis 2-0
Mohammad Resha Pratama - Piala Dunia
Polokwane - Peluang Prancis lolos ke fase 16 besar terancam. Dalam laga kontra Meksiko, Jumat (18/6) dinihari WIB, 'Tim Ayam Jantan' menyerah dua gol tanpa balas dari El Tri.
Duel yang dihelat di Peter Mokaba Stadium itu Prancis sama sekali tak berkutik sejak peluit awal dibunyikan, Mereka lebih banyak berada dalam tekanan Meksiko yang bermain nyaris tanpa cacat sepanjang laga.
Alhasil Meksiko pun mampu menang 2-0 lewat gol Javier Hernandez dan penalti Cuauhtemoc Blanco.
Dengan kekalahan ini Prancis berada di urutan ketiga Grup A dengan satu poin dari dua laganya. Sementara Meksiko yang punya poin sama dengan Uruguay yaitu empat berada di posisi kedua karena kalah selisih gol.
Kemenangan besar dibutuhkan Les Blues saat menghadapi Afrika Selatan di laga pamungkasnya untuk lolos dari grup dengan syarat laga Meksiko kontra Uruguay tak berakhir imbang.
Jalannya pertandingan
Dua menit laga berjalan Giovani Dos Santos sudah punya peluang bersih di kotak penalti Prancis setelah sepakannya menerpa tiang dalam gawang Hugo Lloris. Sayang Dos Santos sudah terjebak offside lebih dulu.
Di menit ke-11 Guillermo Franco mengancam gawang Lloris. Sayang sepakannya di dekat kotak penalti masih melambung jauh dari sasaran. Tujuh menit berselang giliran tendangan mendatar Carlos Salcido melenceng tipis di sisi kiri jala Prancis.
Pertahanan Prancis kembali goyah di menit ke-26 ketika Salcido bisa merangsek masuk dan William Gallas yang berada di depan Salcio hanya terpaku ketika bek kiri Meksiko itu melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis Lloris.
Pada menit ke-32 gawang Prancis kembali terancam. Crossing Salcido ke kotak penalti disambut tandukan Pablo Barrera namun Lloris lebih cepat untuk menghalau bola keluar.
Empat menit kemudian Dos Santos yang dikawal oleh satu bek Prancis melepaskan tembakan di luar kotak penalti yang lagi-lagi hanya menyamping dari sasaran.
Skor 0-0 pun tetap bertahan hingga peluit tanda usainya babak pertama dibunyikan.
Permainan Prancis di babak kedua membaik dengan sedikit memegang kendali permainan. Peluang pertamanya pun hadir di menit ke-51 setelah sepakan keras Florent Malouda dari luar kotak penalti memaksa Oscar Perez melakukan penyelamatan gemilang.
Keasyikan menyerang Prancis lupa pada pertahanan dan mendapat ganjarannya pada menit ke-63. Mendapat umpan lambung dair tengah, Hernandez yang lolos dari jebakan offside dengan mudah mengecoh Lloris dan menceploskan si kulit bundar ke jala yang kosong.
Pada menit ke-79 Meksiko mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Eric Abidal kepada Pablo Barrera. Blanco yang maju sebagai eksekutor mampu menempatkan bola di sudut kanan gawang Lloris meski kiper Prancis itu berhasil menebak arah bola.
Susunan Pemain
Prancis: 1-Hugo Lloris; 2-Bacary Sagna, 3-Eric Abidal, 5-William Gallas, 13-Patrice Evra; 14-Jeremy Toulalan, 19-Abou Diaby; 15-Florent Malouda, 7-Franck Ribery, 10-Sidney Govou (20-Mathieu Valbuena 69'); 21-Nicolas Anelka (11-Andre Pierre Cignac 45').
Meksiko: 1-Oscar Perez; 16-Efrain Juarez (14-Javier Hernandez 54'), 4-Rafael Marquez, 2-Francisco Rodriguez, 3-Carlos Salcido, 6-Gerardo Torrado, 15-Hector Moreno, 5-Ricardo Osorio, 17-Giovani Dos Santos, 9-Guillermo Franco (10-Cuauhtemoc Blanco 62'), 11-Carlos Vela (7-Pablo Barrera 31')
theater of dream
18-06-2010, 09:47 AM
Kayakk nya France pulang tanpa menjebol gawang sekalipun wkwkwkwk..8-}
Max25
18-06-2010, 10:08 AM
Kayakk nya France pulang tanpa menjebol gawang sekalipun wkwkwkwk..8-}
iya nih masih belum bisa menceploskan bola ke gawang lawan ..
sdkit foto match smlm
http://1.1.1.4/bmi/www2.pictures.zimbio.com/gi/France+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+Cup+aEhVKGs9 jVll.jpg
http://1.1.1.2/bmi/www4.pictures.zimbio.com/gi/France+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+Cup+aM6BlxU_ rp4l.jpg
:-bd
http://1.1.1.2/bmi/www3.pictures.zimbio.com/gi/France+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+Cup+Z8EoP4y3 2Ibl.jpg
http://1.1.1.1/bmi/www4.pictures.zimbio.com/gi/France+v+Mexico+Group+2010+FIFA+World+Cup+bL71sYd1 2szl.jpg
nu_reccayasha
18-06-2010, 10:29 AM
perancis bakal seperti tahun 2002 nih....
calon tim besar yang tersingkir pertama kali
drivemein
18-06-2010, 12:45 PM
Dunia pun sangat mengetahui kelakuan Henry cs.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/18/article-1287452-0A156BFF000005DC-890_468x343.jpg
What goes around... : A fan makes reference to the furore over France qualifying against Ireland
ferly_Liemz
18-06-2010, 01:51 PM
"Dendam" irlandia pun terbalaskan..
Tim yang ke afrika dengan curang pun terancam pulang sebagai pecundang.. Hahahahaha
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Redsbusby
18-06-2010, 02:27 PM
Apakah ini kutukan?? Karena gol bantuan TUhan antar Perancis vs Irlandia di Kualifikasi? Mungin YA :-?. Kayaknya ini hukuman setimpal buat perancis :D
Redsbusby
18-06-2010, 02:31 PM
Cedera, Vela Diragukan Tampil Lawan Uruguay
detiksport
Polokwane - Carlos Vela sepertinya hanya bisa jadi penonton di laga terakhir Meksiko di fase grup. Dia mengalami cedera dan diprediksi masih harus beristirahat di laga kontra Uruguay, Selasa (22/6/2010).
Vela tak bisa tampil penuh saat Meksiko menang 2-0 atas Prancis, Jumat (18/6/2010) dinihari WIB. Pemain Arsenal tersebut harus ditarik keluar pada menit 31.
"Kami masih menunggu konfirmasi dokter untuk hasil pemeriksaan terperinci, tapi dari apa yang dia katakan cedera Vela adalah pada otot kakinya," aku Pelatih Meksiko Javier Aguirre di Yahoosports.
Dengan demikian, untuk laga lawan Uruguay Vela pun niscaya takkan dimainkan dan hanya jadi penonton bareng rekannya, Efrain Juarez, yang juga tak bisa tampil nanti karena baru saja mendapat kartu kuning keduanya.
"Saya akan mengganti susunan pemain.. dua pemain yang mengawali laga hari ini takkan ada untuk melawan Uruguay," terang Aguirre.
_______________________________________-
Moga aja Chicarito masuk Starting Eleven deh!! Tadi malem Om Wenger kayaknya nongol, mungkin tertarik dgn Chicarito, namun sayang uda ada yg ambil :D:D
fredrian.seven
18-06-2010, 02:32 PM
"Dendam" irlandia pun terbalaskan..
Tim yang ke afrika dengan curang pun terancam pulang sebagai pecundang.. Hahahahaha
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Nggak bro... Nggak salah,ha...
emang klo lolos karena curang ya kena karmanya. semoga lawan afsel minim imbang tanpa gol. jadi pas dah... nggak lolos plus tanpa ngegolin.
yoshiharu_kubo10
18-06-2010, 02:39 PM
Apakah ini kutukan?? Karena gol bantuan TUhan antar Perancis vs Irlandia di Kualifikasi? Mungin YA :-?. Kayaknya ini hukuman setimpal buat perancis :D
gol bantuan TUHAN...???...hwhwhwhwh...
terus yang menghukum Perancis karena kelakuan buruk Henry cs...siapa...???...
wkwkwkwkwkwk...
Redsbusby
18-06-2010, 02:44 PM
gol bantuan TUHAN...???...hwhwhwhwh...
terus yang menghukum Perancis karena kelakuan buruk Henry cs...siapa...???...
wkwkwkwkwkwk...
Ralat bro :hammer:. Gol perancis melawan Irlandia karena bantuan Malaikat. Nah ujung2nya Perancis gagal (:D) lolos dari Putaran pertama, hukuman dari Tuhan tuh, moga aja malaikatnya jg ngga di kartu kuning diatas sana..:hammer::ngacir:
Oom Panda
18-06-2010, 03:03 PM
Cedera, Vela Diragukan Tampil Lawan Uruguay
detiksport
Polokwane - Carlos Vela sepertinya hanya bisa jadi penonton di laga terakhir Meksiko di fase grup. Dia mengalami cedera dan diprediksi masih harus beristirahat di laga kontra Uruguay, Selasa (22/6/2010).
Vela tak bisa tampil penuh saat Meksiko menang 2-0 atas Prancis, Jumat (18/6/2010) dinihari WIB. Pemain Arsenal tersebut harus ditarik keluar pada menit 31.
"Kami masih menunggu konfirmasi dokter untuk hasil pemeriksaan terperinci, tapi dari apa yang dia katakan cedera Vela adalah pada otot kakinya," aku Pelatih Meksiko Javier Aguirre di Yahoosports.
Dengan demikian, untuk laga lawan Uruguay Vela pun niscaya takkan dimainkan dan hanya jadi penonton bareng rekannya, Efrain Juarez, yang juga tak bisa tampil nanti karena baru saja mendapat kartu kuning keduanya.
"Saya akan mengganti susunan pemain.. dua pemain yang mengawali laga hari ini takkan ada untuk melawan Uruguay," terang Aguirre.
_______________________________________-
Moga aja Chicarito masuk Starting Eleven deh!! Tadi malem Om Wenger kayaknya nongol, mungkin tertarik dgn Chicarito, namun sayang uda ada yg ambil :D:D
Time for Chico to show The World that... He's THE FUTURE STAR of MANCHESTER UNITED!!
Redsbusby
18-06-2010, 03:16 PM
Chicarito bakal bikin banyak manager tergila gila sepertinya :D.amienn. Moga aja bisa diterusin di Lige Primer musim depan... Tapi mungkin, bagi saya, ditaruh agak belakang di belakang Roo :D. jadi OOT deh:hammer:
drivemein
21-06-2010, 12:53 AM
Anelka, Si Bengal dari Versailles
-id.sports.yahoo.com-
http://a323.yahoofs.com/ymg/ept_sports_demambola/ept_sports_demambola-685501951-1277022997.jpg?ymVc2UDDfQ82z7O9
Waduh, belum pernah menang... harus berjibaku di pertandingan terakhir, eh.. perpecahan malah terjadi di kubu Prancis. Striker Nicolas Anelka diusir pulang lantaran memaki pelatih Raymond Domenech.
Prancis -- sejauh ini -- gagal mengemban statusnya sebagai tim favorit di Grup A. Alih-alih tampil bagus Prancis malah dibuat pontang-panting oleh Uruguay yang memaksa mereka bermain 0-0 di laga pertama. Setelah itu, Les Blues -- julukan mereka -- dibantai Meksiko 0-2.
Alhasil, laga terakhir melawan tuan rumah Afrika Selatan, Selasa besok, akan jadi pertaruhan muka Ayam Jantan. Persiapan menghadapi laga penting ini justru ditambah dengan kasus Anelka. Ceritanya, pemain 31 tahun itu memaki Domenech ketika diganti di babak kedua oleh Andre Pierre Cignac. Setelah Anelka keluar barulah Javier Hernandez dan Cuauhtemoc Blanco mencetak gol.
Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Jean-Pierre Escalettes sempat memanggil Anelka, kapten Patrice Evra, dan Domenech. Anelka diminta membuat permintaan maaf resmi kepada publik Prancis, pelatih, staf dan rekan-rekannya di timnas Prancis. Tapi striker Chelsea itu menolak dan Prancis-pun mendepaknya.
Cerita seru Anelka-Prancis-Domenech adalah cerita panjang. Tak dipanggil ke Piala Dunia 1998, Anelka baru tampil di kompetisi internasional pada Euro 2000 saat Prancis menjadi juara. Setelah itu selama enam tahun 2001-2007 ia kehilangan tempat karena sering gonta-ganti klub. Chelsea yang diperkuatnya saat ini adalah klub ke-9 Anelka sejak memulai karier tahun 1995.
Ketika Djibril Cisse cedera menjelang Piala Dunia 2006, Domenech memanggil pemain Lyon Sidney Govou, bukan Anelka yang menyebut keputusan itu sebagai, "Keputusan yang memalukan. Saya siap bermain di Piala Dunia. Saya bisa membantu Prancis," katanya saat itu.
Nah, Piala Dunia 2010 menjadi Piala Dunia pertama bagi Anelka. Ia menjadi kunci di playoff Piala Dunia 2010 melawan Irlandia setelah mencetak gol tunggal ketika menang 1-0 di leg pertama. Prancis sendiri lolos secara kontroversial karena handball Thierry Henry.
Kini Anelka menyatakan pensiun dengan rekornya 14 gol di 64 pertandingan.
Andi Istiabudi
21-06-2010, 12:58 AM
Prancis Makin Kisruh
Mohammad Resha Pratama - Piala Dunia
Knysna - Makin tak kondusif saja keadaan tim Prancis di Piala Dunia ini. Setelah Nicolas Anelka dipulangkan, kini Patrice Erva berseteru dengan staf kepelatihan dan direktur teknik Les Blues mengundurkan diri.
Kemarin Anelka secara mengejutkan dikeluarkan dari tim karena diberitakan memaki Raymond Damonech saat laga Prancis kontra Meksiko. Meski dalam perkembangannya Anelka menolak meminta maaf karena tak merasa melakukannya.
Lalu giliran Evra yang berkomentar mengenai adanya pengkhianat di tubuh tim 'Ayam Jantan'. Kini kabar baru mengenai perseteruan kembali terjadi dan Evra yang giliran menjadi pelakunya.
Evra diberitakan terlibat cekcok dengan pelatih kebugaran Robert Duverne saat melakoni sesi latihan Minggu (20/6). Perselisihan keduanya langsung dihentikan Domenech dan Duverne yang kadung kesal berlalu.
Melihat insiden itu para pemain pun menghentikan sesi latihan itu dan masuk ke dalam bus. Kekisruhan yang terjadi itu pun membuat Jean-Louis Valentin yang menduduki jabatan direktur teknik FFF (Federasi Sepakbola Prancis) pun langsung menyatakan pengunduran dirinya.
"Ini adalah skandal untuk Prancis, untuk para anak-anak muda di sini. Ini adalah skandal federasi dan tim Prancis. Mereka tidak mau berlatih dan itu tidak bisa diterima," seru Valentin seperti dilansir ESPN.
"Bagiku ini sudah usai. Aku keluar dari federasi ini. Aku merasa kecewa dan malu," sambungnya
Apa yang terjadi ini tentunya makin menambah citra buruk Prancis di mata persepakbolaan dunia saja. Belum usai penampilan buruk di kualifikasi dan lolos dengan cara kontroversial pula, juara dunia 1998 itu terancam tak lolos dari fase grup.
Kemenangan atas Afrika Selatan di laga pamungkas Grup A tak banyak menolong andaikan partai Meksiko kontra Uruguay berakhir imbang. Nasibmu oh Prancis!
(mrp/nar)
Source : http://pialadunia.detiksport.com
drivemein
21-06-2010, 12:58 AM
Kacau...Celaka...Berantakan...Hancur...Terpecah Belah...
Apa lagi kata2 yg bs menggambarkan timnas ayam jantan ini.
Kalau mnrt gw, pelatihnya yg salah. Terlalu egois & keras kepala.
____________________________________________
Pemain Prancis Boikot Latihan
-goal.com-
Aksi ini sebagai buntut keputusan Domenech yang memulangkan Anelka.
Keretakan di tubuh tim Prancis semakin memburuk setelah pemain melakukan aksi boikot dengan tidak menghadiri latihan sebagai persiapan menghadapi pertandingan terakhir Grup C Piala Dunia 2010 melawan Afrika Selatan.
L'Equipe melaporkan, pelatih Raymond Domenech tampak terlibat adu argumen sengit dengan kapten tim Patrice Evra dan pelatih fisik Robert Duverne. Saking kesalnya, Domenech membanting kartu akreditasi miliknya di lapangan latihan sebagai bentuk frustrasi.
Insiden itu tidak berhenti. Para pemain kemudian keluar dari lapangan latihan, dan kembali ke bus karena memilih kembali ke penginapan.
Kejadian ini semakin menegaskan pemain menentang kebijakan Domenech yang memulangkan Nicolas Anelka setelah mereka dikabarkan terlibat adu mulut sengit di kamar ganti usai dikalahkan Meksiko 2-0.
_______________________________________________
FFF: Boikot Latihan Skandal Terburuk!
-goal.com-
Keputusan pemain memboikot latihan dianggap memalukan.
Menyusul aksi boikot latihan terbuka untuk umum yang dilakukan pemain Prancis pada hari ini, direktur federasi sepakbola Prancis [FFF] Jean-Louis Valentin menyatakan mundur dari jabatannya.
Sikap yang diperlihatkan pemain Prancis pasca adu argumentasi antara kapten Patrice Evra, pelatih Raymond Domenech, dan pelatih fisik Robert Duvurne ini dianggap memalukan. Sebab, latihan dilakukan terbukan agar bisa disaksikan masyarakat setempat maupun pendukung tim Ayam Jantan.
“Saya sangat muak. Saya berhenti dari jabatan saya. Saya merasa malu, dan langsung pulang ke Paris,” cetus Valentin dalam keterangannya kepada wartawan.
“Ini adalah skandal terburuk terhadap federasi, tim Prancis, dan seluruh negeri. Mereka [pemain] tidak mau mengikuti latihan. Ini sama sekali tidak bisa diterima.”
Masih belum diketahui tindakan yang akan diambil FFF atas insiden memalukan ini. Demikian juga dengan pertandingan terakhir melawan Afrika Selatan yang bisa mendatangkan malu lebih besar lagi bagi Prancis.
Andi Istiabudi
21-06-2010, 01:00 AM
Poor France ...
Setiap Zinedine Zidane tidak di timnas, selalu saja ada masalah yang muncul ...
Mungkin era keemasan sepakbola Prancis segera berlalu ...
Ucup Carrick
21-06-2010, 01:10 AM
perancis masih kena karma handsball henry...
kena kutuk satu negara dan mungkin seluruh dunia...
Andi Istiabudi
21-06-2010, 01:29 AM
Nicholas Anelka bukan satu-satunya pemain yang terlibat masalah dengan pelatih saat piala dunia. Tahun 1994 Ruud Gullit mundur dari pelatnas Belanda tak lama sebelum piala dunia dimulai karena berselisih dengan pelatih Dick Advocaat. Demikian pula dengan Roy Keane yang memutuskan keluar dari timnas Irlandia setelah berselisih dengan pelatih Mick McCarthy lantaran kecewa dengan persiapan tim Irlandia dalam Piala Dunia 2002.
hendiplast
21-06-2010, 08:13 AM
Bayangkan malu "hanya" karena tim boikot latihan direktur FFF (Federasi Sepakbola Perancis) mundur...
kalau di sini sampai di penjara pun gak akan mundur karena gak punya rasa malu.
Andi Istiabudi
21-06-2010, 12:08 PM
Konflik di Timnas Prancis, Fans Kesal
Arya Perdhana - Piala Dunia
http://preview.shareapic.net/preview7/022718001.jpg (http://www.shareapic.net/View-22718001-Gallery-1.html)
Paris - Saat nasibnya terjepit, timnas Prancis malah terlibat konflik di antara mereka sendiri. Para pendukung Les Bleus di kampung halaman pun turut merasa kesal.
Konflik di tubuh Prancis meledak setelah Nicolas Anelka diusir pulang karena konon memaki pelatih Raymond Domenech. Anelka belakangan menyangkal dan menolak meminta maaf.
Situasi memanas ketika di latihan, kapten Patrice Evra ribut dengan pelatih fisik Robert Duverne. Meski sudah dilerai oleh Domenech, hari itu sudah rusak. Evra dkk pun batal berlatih.
Puncaknya, Direktur Teknik Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Jean-Louis Valentin memilih mundur karena menganggap insiden tidak mau berlatih itu sebagai sesuatu yang memalukan.
Tentu saja, kabar perihal konflik itu sudah sampai ke Tanah Air. Bila Presiden Prancis Nicolas Sarkozy turun tangan melalui menterinya, para fans Prancis memilih melontarkan kecaman.
"Mereka telah membentur dasar paling bawah. Mereka bermain jelek dan bertingkah seperti segerombolan berandalan. Apa lagi sih yang bisa mereka lakukan?" sungut Francois, seorang mahasiswa di Paris, kepada Reuters.
"Oh bisa lebih baik lagi kok. Kemarin mereka menolak berlatih untuk protes dikeluarkannya Anelka. Selasa besok mereka bisa menolak bermain menghadapi Afrika Selatan," sahut Sebastien, rekan Francois.
Nasib Prancis memang sedang berada di ujung tanduk. Hasil seri dan kalah di dua laga pertama membuat 'Si Ayam Jantan' harus menang melawan Afsel sembari menunggu hasil laga Urugay kontra Meksiko pada saat bersamaan.
Meski masih punya peluang lolos, sebagian pendukung juara dunia 1998 itu sudah pesimistis duluan. Bagi mereka, Piala Dunia 2010 sudah berakhir dan Prancis bisa segera pulang.
"Piala Dunia telah usai. Yang terbaik, kirim mereka pulang dengan biaya sendiri, atau suruh mereka berjalan kaki. Cukup sudah dan saya berharap mereka dilarang bermain buat timnas sampai akhir karir mereka," kata pemuda satu lagi, Alain.
(arp/arp)
Source : http://pialadunia.detiksport.com
drivemein
21-06-2010, 12:34 PM
VIDEO : Evra’s Bust Up With French Fitness Coach
-therepublikofmancunia.com-
<object width="640" height="385"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/vKueESLXO_8&color1=0x5d1719&color2=0xcd311b&hl=en_GB&feature=player_embedded&fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowScriptAccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/vKueESLXO_8&color1=0x5d1719&color2=0xcd311b&hl=en_GB&feature=player_embedded&fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="640" height="385"></embed></object>
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/06/20/article-0-0A1CE000000005DC-244_468x286.jpg
Whilst France captain Patrice Evra found it unacceptable for Nicolas Anelka to brand the manager Domenech’s mother a whore, he was more frustrated about which person in the camp had sold the story to L’Equipe.
“We must eliminate the traitor from the group, because he wants to hurt the team,” said Evra. “There is no little mouse in the locker room, this comes from someone who is on the team and wants to hurt the team.”
Fitness coach Robert Duverne is rumoured to be the traitor Evra was on the hunt for. After arriving at training today, Evra and Duverne had a row and Domenech had to pull them apart, before the coach threw his accreditation badge to the ground and stormed off.
The players then boarded the bus and drove away from the training ground back to the hotel.
France team director Jean-Louis Valentin has now resigned, so embarrassed is he by the current state of affairs.
“It’s a scandal for the French, for the young people here. It’s a scandal for the federation and the French team,” Valentin said. “They don’t want to train. It’s unacceptable. As for me, it’s over. I’m leaving the federation. I’m sickened and disgusted.”
Domenech read a statement to the press which claimed “All players without exception want to declare their opposition to FFF decision to exclude Nicolas Anelka.” Although, they are forgetting that Anelka was given the opportunity to apologise the day after the incident, but refused, leaving the FFF with no other option. They have also vowed to give a “positive performance” in their final group stage match against South Africa, and will do everything they can to ensure that “France regains its honour.” Oh dear.
edit : Evra has since claimed his argument with Duverne was unrelated to the issue of the traitor amongst them.
______________________________________
Kasihan Evra, jadi kapten malah masalah yg hrs dihadapi.
Mudah2an dia tetap kuat & mentalnya tdk jatuh.
Klopun Prancis hrs angkat koper, berarti kan Evra bs ngumpul lbh cpt sm Giggs cs di Tur USA. :D
rondwisan
21-06-2010, 05:09 PM
siapa yang akan melaju ke babak berikutnya dari group A ini ...
Standing so Far
Uruguay 4 (3-0)
Mexico 4 (3-1)
Perancis 1 (0-2)
Afsel 1 (1-4)
match terakhir Uruguay vs Mexico dan Perancis vs Afsel
hanya keajaiban yang bisa membawa Perancis lolos ke babak selanjutnya
mereka butuh kemenangan besar atas tuan rumah Afsel, itu pun masih dengan catatan, match lainnya harus ada yang menang
jika Uruguay dan Mexico bermain save dan mengakhiri laga dengan seri, maka mereka berdua yang akan lolos ke babak berikutnya
ferly_Liemz
21-06-2010, 05:16 PM
Partai terakhir uruguay ama meksiko sepertinya akan jd ajang menghindari runner up yg di mana sama aja dgn menghindari argentina hehehehe
Kalau france bisa lolos ke putaran selanjutnya,berarti "malaikat" becanda lagi...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
drivemein
22-06-2010, 10:22 AM
PREVIEW PIALA DUNIA : Meksiko vs Uruguay
-goal.com-
Kick Off 22 Juni 2010 21:00:00 WIT
Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
Meksiko telah 17 kali bertemu Uruguay, dan hanya kalah tiga kali.
Kepiawaian Meksiko memainkan sepakbola menyerang menyita perhatian publik Piala Dunia 2010. Kini, semua mata tak sabar menunggu mereka menghadapi Uruguay di laga terakhir Grup A.
Dua tim Amerika Latin itu memimpin Grup A dengan perbedaan selisih gol. Uruguay lebih produktif, dan berhak di posisi teratas.
Meksiko ingin mengambil alih pimpinan klasemen agar terhindar dari Argentina di babak kedua. Argentina memimpin klasemen Grup B, dan sedang menunggu calon lawannya, yaitu runner up Grup A.
Javier Aguirre, pelatih Meksiko, akan berupaya melakukannya. Namun dia sedikit gundah dengan ancaman duet Diego Forlan dan Luis Suarez.
"Saya berharap kami bermain jauh lebih baik saat menghadapi Uruguay," ujarnya.
Sebanyak apa pun permutasi yang diharapkan Meksiko, defender Ricardo Osorio ragu laga ini akan menjadi puncak performa kedua tim dalam memainkan spakbola menyerang. Meksiko, menurutnya, kemungkinan akan lebih memilih bermain bertahan.
"Yang kita lihat sampai saat ini bukan lagi sepakbola indah, tapi sepakbola kikir," ujar Osorio kepada wartawan. "Sepakbola indah telah hilang."
Diego Perez, gelandang Uruguay, memperkirakan akan terjadi pertarungan sengit di lini tengah. Menurut Perez, sebelum berangkat ke Piala Dunia, dirinya sempat mengatakan lawan terberat di Grup A adalah Meksiko.
"Ramalan saya menjadi kenyataan," katanya.
Meksiko memiliki pemain kecepatan tinggi di seluruh lini. Namun jika harus bermain tanpa Carlos Vela di lini tengah, Meksiko akan kehilangan kreativitas. Lini belakang Meksiko juga sedikit lemah karena tidak akan diperkuat Efrain Juarez, yang telah dua kali terkena kartu kuning.
Di kubu Uruguay, pelatih Oscar Washington Tabarez mengatakan dirinya masih akan menurunkan tim yang sama, seperti ketika mengalahkan tuan rumah Afrika Selatan tiga gol tanpa balas. Ia tahu akan menghadapi lawan terberat di pertandingan ini.
Meksiko telah 17 kali bertemu Uruguay, dan hanya kalah tiga kali. Tabarez tahun akan menghadapi pemain dengan skill dan kecepatan tinggi.
"Saya tidak terkejut ketika Meksiko bisa mengalahkan Italia dan Prancis. Mereka memiliki kualitas di semua lini," Tabarez memuji lawannya.
Meksiko
27-05-2010 Belanda 2 - 1 Meksiko
30-05-2010 Meksiko 5 - 1 Gambia
04-06-2010 Italia 1 - 2 Meksiko
11-06-2010 Afsel 1 - 1 Meksiko
18-06-2010 Prancis 0 - 2 Meksiko
Uruguay
19-11-2009 Uruguay 1 - 1 Kosta Rika
04-03-2010 Swiss 1 - 3 Uruguay
27-05-2010 Uruguay 4 - 1 Israel
12-06-2010 Uruguay 0 - 0 Prancis
17-06-2010 Afsel 0 - 3 Uruguay
Situasi Meksiko
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100617/capt.a68b147367e24dbca8db64ad4b1c74c4-a68b147367e24dbca8db64ad4b1c74c4-0.jpg
Hasil pemeriksaan MRI Scan memperlihatkan Carlos Vela mengalami cedera hamstring saat El Tri mengalahkan Prancis. Tidak ada yang tahu pasti kapan gelandang Arsenal ini bisa kembali bermain. Pablo Barrera akan menjadi penggantinya untuk laga melawan Uruguay, dan mungkin seterusnya.
Prakiraan Susunan Pemain : Perez; Osorio, Rodriguez, Moreno, Salcido; Juarez, Marquez, Torrado; G. Dos Santos, Franco, Barrera
Situasi Uruguay
http://d.yimg.com/a/p/rids/20100616/i/r1417365078.jpg
Nicolas Lodeiro kembali dari masa hukuman, tapi kemungkinan tidak akan menjadi starter. Oscar Tabarez tidak berpikir timnya harus dirombak. Ia yakin yakin skuad yang mengalahkan tuan rumah tiga gol tanpa balas bisa meredam agresevitas Meksiko.
Prakiraan Susunan Pemain : Muslera; M. Pereira, Lugano, Godin, Fucile; Perez, Arevalo, A. Pereira; Forlan; Suarez, Cavani
Pemain Layak Diamati
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100613/capt.666925e0b6e44b3284113985c6a2e3e7-666925e0b6e44b3284113985c6a2e3e7-0.jpg
Giovani Dos Santos : Salah satu yang paling bersinar di skuad Meksiko adalah Giovani Dos Santos. Dia sempat berpikir akan mundur, karena Jonathan Dos Santos, saudaranya, tak dipanggi. Sayangnya, Giovani tak bersinar di Barcelona dan Tottenham Hotspurs. Kedua klub mungkin harus belajar dari Oscar Washington Tabarez mengenai cara memperlakukannya.
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100606/capt.6d71cf4558b7472d9b1143f11c85a07e-898896ed9a784c16abe46f10afc1f4f9-0.jpg
Luis Suarez : Striker Ajax ini belum benar-benar muncul ke permukaan, tapi bukan tidak mungkin laga ini menjadi awal baginya untuk menyita perhatian dunia. Di Ajax, Suarez adalah produsen gol. Jika Uruguay ingin melangkah lebih jauh, Suarez harus produktif pada laga ini.
Prediksi
Hasil seri akan membuat keduanya lolos ke babak kedua, tapi siapa mau bertemu Argentina di laga berikut? Tidak ada. Jadi pertemuan ini adalah upaya kedua klub untuk menghindari sang raksasa. Castrol World Cup memperkirakan peluang Uruguay memenangkan laga 41 persen. Peluang lainnya imbang.
Meksiko 1-1 Uruguay
drivemein
22-06-2010, 10:30 AM
PREVIEW PIALA DUNIA : Prancis vs Afsel
-goal.com-
Kick Off 22 Juni 2010 21:00:00 WIT
Free State Stadium, Bloemfontein
Prancis diragukan akan bermain dengan kekuatan mental tak berubah. Pelatih Raymond Domenech tak lagi didengar.
Kemenangan dengan banyak gol, dan pada saat sama laga Meksiko-Uruguay berakhir dengan kekalahan salah satunya juga dengan banyak gol, akan menghindarkan Afrika Selatan (Afsel) dari catatan buruk Piala Dunia; tuan rumah pertama yang gagal mencapai babak kedua.
Mungkinkah?
Publik Afsel yakin Meksiko-Uruguay akan saling mengalahkan agar bisa memimpin klasemen. Runner up Grup A akan bertemu Argentina, juara Grup B, di babak kedua.
Namun publik Afsel pesimistis laga Meksiko-Uruguay akan diwarnai kemenangan salah satunya dengan banyak gol. Mereka juga tidak yakin Bafana Bafana bisa menang atas Prancis dengan lebih dari dua gol.
Meski demikian publik Afsel masih akan memadati stadion, meniup vuvuzela, untuk memberi dukungan terakhir kepada tim kesayangannya. Setelah itu mereka akan mengalihkan dukungan ke tim Afrika yang tersisa di babak kedua. Itu pun kalau ada.
Kegagalan Afsel telah diramalkan sejak jauh-jauh hari. Mereka adalah tim terlemah di Piala Dunia 2010, meski bermain di depan pendukungnya. Dukungan publik, dan senyum Nelson Mandela, tidak cukup membuat mereka menjadi kuat.
Namun Afsel sempat menghidupkan harapan publiknya ketika pada laga pertama menahan Meksiko 1-1. Tapi setelah dikalahkan Uruguay tiga gol tanpa balas, peluang lolos ke babak kedua seperti tertutup.
Meski demikian ada harapan Afsel bisa menutup penyisihan Grup A dengan kemenangan, meski mungkin tidak dengan banyak gol, karena lawan yang dihadapinya adalah Prancis -- tim paling bermasalah di Piala Dunia 2010.
Prancis melewati dua laga tanpa bisa mencetak gol, dan meraih satu angka. Afsel sedikit lebih baik dengan produksi satu gol, tapi kebobolan lebih banyak.
Moral Le Bleus berada pada titik terendah menyusul pertengkaran antarpemain, dan ulah Nicolas Anelka mengecam pelatih. Anelka dipulangkan, dan sebagian pemain menolak berlatih sebagai protes atas keputusan pemulangan Anelka.
Tsepo Masilela, fullback Afsel, mengatakan Prancis -- meski dilanda berbagai masalah -- masih akan berlaga untuk menang. Ia yakin Les Bleus akan memanfaatkan laga terakhir untuk memperbaiki reputasinya.
Prancis hanya akan kehilangan Anelka, dan pelatih Raymond Domenech akan menurunkan tim yang sama sekali berubah. Thierry Henry akan menggantikan Anelka di lini depan. Sydney Govou kemungkinan meninggalkan perannya di sisi kanan.
Sebagai gantinya, Franck Ribery beroperais di kanan, dan Yoann Gourcuff menjadi playmaker.
Yang tidak diketahui adalah apakah Prancis masih memiliki kekuatan mental untuk bertarung, dan memberi tantangan sesungguhnya kepada Afsel. Domenech menginstruksikan pemainnya untuk bertempur sampai akhir. Namun, apakah ocehan Domenech masih didengar.
"Menjadi kompetitor berarti bertempur setiap saat, bahkan saat peluang telah begitu tipis," kata Domenech.
Carlos Alberto Parreira, pelatih Afsel, tidak bisa menurunkan Itumeleng Khune -- yang diganjar kartu merah saat laga melawan Uruguay. Moeneeb Josephs akan menggantikannya.
Lini tengah Afsel juga tanpa Kagisho Dikgachoi, yang terkena hukuman. Parreira tidak akan melakukan perubahan apa pun selain mengganti Dikgachoi dan Khune.
"Kami ingin tetap berharap selagi kami bisa," katanya. "Ini soal kebanggaan. Piala Dunia adalah mimpi, dan semua orang harus mengejarnya, bahkan di saat peluang sangat kecil."
Prancis
27-05-2010 Prancis 2 - 1 Kosta Rika
31-05-2010 Tunisia 1 - 1 Prancis
04-06-2010 Prancis 0 - 1 China
12-06-2010 Uruguay 0 - 0 Prancis
18-06-2010 Prancis 0 - 2 Mexico
Afrika Selatan
01-06-2010 Afrika Selatan 5 - 0 Guatemala
05-06-2010 Afrika Selatan 1 - 0 Denmark
05-06-2010 Zambia 1 - 1 Afrika Selatan
11-06-2010 Afrika Selatan 1 - 1 Meksiko
17-06-2010 Afrika Selatan 0 - 3 Uruguay
Situasi Prancis
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100611/capt.e4b070b581ce4c518b8e7dbd6b4d09bd-e4b070b581ce4c518b8e7dbd6b4d09bd-0.jpg
Prancis seperti dihantui kegagalan Piala Dunia 2002, ketika mereka tak lolos dari penyisihan grup. Yang membedakan adalah masalah di dalam tim. Saat ini Prancis menghadapi pembangkangan pemain, dan rendahnya rasa percaya diri.
Nicolas Anelka dipulangkan, pemain lainnya protes. Raymond Domenech nggak peduli. Thierry Henry akan menggantikan Anelka. Stephane Ruffier telah bisa berlatih, tapi tak diijinkan FIFA.
Prakiraan Susunan Pemain : Lloris; Sagna, Gallas, Abidal, Evra; Valbuena, Diaby, Toulalan, Ribery; Henry, Gignac.
Situasi Afsel
http://d.yimg.com/a/p/rids/20100616/i/r1481413852.jpg
Penjaga gawang Itumeleng Khune absen akibat kartu merah dalam laga melawan Uruguay. Kagiso Dikgachoi juga terkena hukuman akumulasi kartu. Khune kemungkinan digantikan Hoeneeb Josephs. Macbeth Sibaya mengisi tempat Dikgachoi.
Prakiraan Susunan Pemain : Josephs; Gaxa, Mokoena, Khumalo, Masilela; Sibaya, Pienaar, Tshabalala, Modise; Mphela, Parker
Pemain Layak Diamati
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100617/capt.79e472764abb49f7a36750822037c8de-79e472764abb49f7a36750822037c8de-0.jpg
Thierry Henry : Anelka pulang, kini Thierry Henry yang menjadi andalan di lini depan. Publik masih ingin melihat apa yang bisa diperbuat striker yang mulai menurun. Jika gagal, mungkin orang Irlandia akan mengatakan kami yang layak ke Piala Dunia.
http://d.yimg.com/a/p/ap/20100610/capt.78d00aae6cff4c73a4086a4aebce9158-78d00aae6cff4c73a4086a4aebce9158-0.jpg
Steven Pienaar : Inilah nama besar satu-satunya bagi Bafana Bafana, tapi gagal memperlihatkan pengaruhnya di tim nasional. Ia mengaku kelelahan, tapi adrenalin Pienaar diharapkan memuncak saat harus menyelamat martabat negaranya sebagai tuan rumah.
Prediksi
Castrol World Cup memperkirakan kemungkina Prancis memenangkan laga ini 35 persen. Tuan rumah mungkin punya kesempatan menang, meski mungkin lebih sedikit. Yang pasti keduanya butuh keajaiban untuk lolos ke babak kedua.
Prancis 0-1 Afsel
drivemein
22-06-2010, 11:00 PM
HT : South Africa 2 - 0 France & Mexico 0 - 1 Uruguay
hmmm...... klo Afsel cetak 1 gol lagi, dan Meksiko kebobolan 1 lg, yg lolos Afsel donk. semakin seru & menegangkan neh bbk ke 2 utk ditonton. :-SS
Andi Istiabudi
22-06-2010, 11:04 PM
Ada yang aneh ketika melihat skuad Prancis tanpa Nicholas Anelka.
Seperti ada sesuatu yang hilang dan tidak lengkap ...
GL zone
23-06-2010, 12:20 AM
poor france...
cuma bisa dapet 1 poin dgn 1 gol
karma itu berlaku ternyata
hehehe...
drivemein
23-06-2010, 12:46 AM
Grup A
Prancis-Afsel Sama-sama Tersingkir
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/22/439/prancis-getty-i.jpg
Bloemfontein - Prancis takluk 1-2 atas tuan rumah Afrika Selatan dalam laga terakhir Grup A. Dengan hasil ini dipastikan kedua tim gagal lolos ke babak 16 Besar.
Pertandingan antara Prancis melawan Afsel berlangsung pada Selasa (22/6/2010) malam WIB di Free State Stadium.
Sejak kick off, Afsel lantas tancap gas dan mendominasi jalannya pertandingan. Alhasil, skuad Alberto Parreira ini berhasil unggul lebih dahulu lewat Bongani Khumalo di menit 20 dan Katlego Mphela 17 menit kemudian.
Prancis sejak menit 31 telah kehilangan Yoann Gourcuff yang diusir ke luar lapangan oleh wasit. Gourcuff diberi kartu merah karena dianggap telah menyikut seorang pemain lawan saat berebut bola.
Satu-satunya gol hiburan Prancis dicetak oleh Florent Malouda di menit 70. Meski demikian, hal ini tidak dapat menyelamatkan Prancis dari kekalahan sekaligus tersingkir dari Piala Dunia 2010 karena finis di urutan buncit klasemen dengan nilai satu tanpa satu kali pun kemenangan.
Nasib serupa juga dialami oleh Afsel yang juga gagal melangkah ke babak 16 Besar. Meskipun memenangi laga ini namun sang tuan rumah kini hanya finis di urutan ketiga dengan nilai empat, sama yang dimiliki Meksiko yang kalah 0-1 dari Uruguay. Namun Meksiko yang menjadi pesaing terdekatnya berhasil unggul dalam jumlah selisih gol.
Jalannya Pertandingan
Baru dua menit laga berjalan, Prancis sudah mendapat peluang lewat Andre-Pierre Gignac. Dengan pergerakan yang menusuk ke kotak penalti, Gignac melepas tembakan tapi bola masih tepat dipelukan kiper Moeneeb Josephs.
Delapan menit berselang, giliran Djibril Cisse. Usai mengoptimalkan operan Alou Diarra, Cisse menanduk bola yang mengarah di tengah gawang. Josephs masih bisa mengantisipasi bola.
Namun, Afrika Selatan yang tertekan justru berhasil unggul lebih dahulu di menit 20. Berawal dari sepak pojok Siphiwe Tshabalala, Khumalo berhasil menanduk bola yang menjebol gawang yang dikawal Hugo Lloris. 1-0 Afsel memimpin.
Dalam kondisi ketinggalan, Prancis justru semakin terpuruk setelah Yoann Gourcoff diusir ke luar lapangan tujuh menit kemudian. Pemain Bordeaux ini diberi kartu merah karena menyikut Tshabalala.
Ketika laga berjalan menuju 34 menit, pelanggaran yang dibuat Abou Diaby berbuah free kick untuk Afsel. Namun tendangan Tshabalala masih melambung jauh di atas mistar.
Kemalangan Prancis belum berhenti. Ketertinggalan skuad Raymond Domenech ini semakin jauh setelah Mphela menggandakan keunggulan Afsel di menit 37.
Tsepo Masilela mengirimkan umpan dari sisi kiri dan bola jatuh di kaki Mphela. Ia berhasil memenangi perebutan bola dengan Gael Clichy dan akhirnya menceploskan bola ke gawang Prancis. Skor 2-0 ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Afsel nyaris saja menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-51. Menerima bola terobosan dari Tsabhalala di area tengah kotak, Mphela yang sudah di depan gawang melepas tendangan. Sial bagi dia, tembakannya itu mengarah ke kanan dan hanya mengenai tiang.
Tiga menit berselang, Cisse yang berada di kotak mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan keras langsung ke arah gawang. Hasilnya, bola masih melambung tinggi.
Gempuran Afsel terus mengalir. Menit 57, Mphela yang melepas sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti tapi Lloris masih bisa menepis si kulit bundar.
Serangan Afsel dibalas Prancis tak lama kemudian. Franck Ribery yang memasuki kotak terlarang berhasil melepas tendangan tetapi belum menemui target.
Mphela benar-benar bikin pertahanan Prancis kocar-kacir. Ia kembali melakukan pergerakan berbahaya di kotak terlarang namun bola tendangannya cuma berakhir di samping gawang.
Setelah sekian lama dibombardir, akhirnya gol Prancis bisa juga tercipta di menit 70. Bacary Sagna mengirim umpan yang diterima sempurna oleh Franck Ribery yang berada di kotak pinalti. Bola lantas dioperkan kepada Malouda yang berdiri bebas dan melesakkan gol.
Selanjutnya Prancis tampil lebih banyak menyerang. Tetapi beberapa serangan yang dilancarkan belum bisa menciptakan gol tambahan.
Memasuki injury time, Tshabalala nyaris membuat gol ketiga bagi Afsel. Ia yang menerima umpan di depan gawang lantas melepas tendangan namun masih bisa diblok Lloris dan bola berhasil diamankan.
Susunan Pemain :
Afsel: 1-Moeneeb Josephs, 20-Bongani Khumalo, 4-Aaron Mokoena, 3-Tsepo Masilela, 5-Anele Ngcongca (2-Siboniso Gaxa 55'), 23-Thanduyise Khuboni, 6-MacBeth Sibaya, 8-Siphiwe Tshabalala, 10-Steven Pienaar, 9-Katlego Mphela, 17-Bernard Parker (18-Siyabongan Nomvethe 68')
Prancis: 1-Hugo Lloris, 17-Sebastian Squillaci, 5-William Gallas, 22-Gael Clichy, 2-Bacary Sagna, 19-Abou Diaby, 18-Alou Diarra (10-Sidney Govou 82'), 9-Djibril Cisse (12-Thierry Henry 52'), 8-Yoann Gourcuff, 7-Frank Ribery, 11-Andre-Pierre Gignac (15-Florent Malouda 45')
drivemein
23-06-2010, 12:49 AM
Grup A
Uruguay & Meksiko Lolos ke 16 Besar
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/22/439/meksikoVSuruguay1-i.jpg
Rustenburg - Uruguay memastikan langkah ke babak 16 besar usai menang 1-0 atas Meksiko pada laga terakhirnya di grup. Meski kalah Meksiko tetap berhak mendampingi Uruguay sebagai wakil Grup A.
Dalam laga yang dihelat di Royal Bafokeng Stadium, Selasa (22/6) malam WIB itu, Luis Suarez jadi pahlawan kemenangan La Celeste lewat gol tunggalnya di menit ke-43.
Dengan raihan tiga poin ini Uruguay kokoh di puncak klasemen dengan tujuh poin. Sementara El Tri jadi runner up dengan empat poin yang sama dengan jumlah yang dikumpulkan Afrika Selatan. Namun tim asuhan Javier Aguirre itu unggul selisih gol.
Jalannya pertandingan
Di menit ke-7 Uruguay sudah membahayakan gawang Meksiko. Luis Suarez yang mendapat bola daerah di sisi kiri melepaskan tembakan kaki kanan yang tipis menyamping di gawang Oscar Perez.
Andreas Guardado melepaskan tembakan keras dari jarak 35 yard yang menerpa mistar gawang Fernando Muslera.
Dua menit sebelum turun minum Uruguay memimpin. Crossing Edison Cavani dari sisi kanan menuju Suarez di tiang jauh dan penyerang Ajax Amsterdam itu menyambutnya dengan tandukan yang merobek gawang Oscar Perez.
Babak pertama berkesudahan 1-0 untuk Uruguay.
Pada menit ke-54 tandukan Diego Lugano meneruskan free kick masih bisa ditepis oleh Perez.
Di menit ke-65 umpan silang Pablo Barrera nyaris saja membuahkan gol andaikan Javi Hernandez mampu menanduk bola dengan benar. Bola menyamping tipis di sisi kanan gawang Fernando Muslera.
Hingga laga berakhir skor 1-0 pun tetap bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain :
Meksiko: 1-Oscar Perez; 5-Ricardo Osorio, 15-Hector Moreno (8-Israel Castro 57'), 2-Francisco Rodriguez, 3-Carlos Salcido, 18-Andres Guardado (7-Pablo Barrera 45'), 4-Rafael Marquez, 6-Gerardo Torrado, 17-Giovani Dos Santos, 9-Guillermo Franco, 10-Cuauhtemoc Blanco (14-Javi Hernandez 63')
Uruguay: 1-Fernando Muslera; 2-Diego Lugano, 6-Mauricio Victorino, 4-Jorge Fucile, 16-Maximiliano Pereira, 15-Diego Perez, 17-Egidio Arevalo, 7-Edinson Cavani, 11-Alvaro Pereira (19-Andres Scotti 77'), 9-Luis Suarez (20-Alvaro Fernandez 85'), 10-Diego Forlan.
Oom Panda
23-06-2010, 12:51 AM
Grup A
Uruguay & Meksiko Lolos ke 16 Besar
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/22/439/meksikoVSuruguay1-i.jpg
Rustenburg - Uruguay memastikan langkah ke babak 16 besar usai menang 1-0 atas Meksiko pada laga terakhirnya di grup. Meski kalah Meksiko tetap berhak mendampingi Uruguay sebagai wakil Grup A.
Dalam laga yang dihelat di Royal Bafokeng Stadium, Selasa (22/6) malam WIB itu, Luis Suarez jadi pahlawan kemenangan La Celeste lewat gol tunggalnya di menit ke-43.
Dengan raihan tiga poin ini Uruguay kokoh di puncak klasemen dengan tujuh poin. Sementara El Tri jadi runner up dengan empat poin yang sama dengan jumlah yang dikumpulkan Afrika Selatan. Namun tim asuhan Javier Aguirre itu unggul selisih gol.
Jalannya pertandingan
Di menit ke-7 Uruguay sudah membahayakan gawang Meksiko. Luis Suarez yang mendapat bola daerah di sisi kiri melepaskan tembakan kaki kanan yang tipis menyamping di gawang Oscar Perez.
Andreas Guardado melepaskan tembakan keras dari jarak 35 yard yang menerpa mistar gawang Fernando Muslera.
Dua menit sebelum turun minum Uruguay memimpin. Crossing Edison Cavani dari sisi kanan menuju Suarez di tiang jauh dan penyerang Ajax Amsterdam itu menyambutnya dengan tandukan yang merobek gawang Oscar Perez.
Babak pertama berkesudahan 1-0 untuk Uruguay.
Pada menit ke-54 tandukan Diego Lugano meneruskan free kick masih bisa ditepis oleh Perez.
Di menit ke-65 umpan silang Pablo Barrera nyaris saja membuahkan gol andaikan Javi Hernandez mampu menanduk bola dengan benar. Bola menyamping tipis di sisi kanan gawang Fernando Muslera.
Hingga laga berakhir skor 1-0 pun tetap bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain :
Meksiko: 1-Oscar Perez; 5-Ricardo Osorio, 15-Hector Moreno (8-Israel Castro 57'), 2-Francisco Rodriguez, 3-Carlos Salcido, 18-Andres Guardado (7-Pablo Barrera 45'), 4-Rafael Marquez, 6-Gerardo Torrado, 17-Giovani Dos Santos, 9-Guillermo Franco, 10-Cuauhtemoc Blanco (14-Javi Hernandez 63')
Uruguay: 1-Fernando Muslera; 2-Diego Lugano, 6-Mauricio Victorino, 4-Jorge Fucile, 16-Maximiliano Pereira, 15-Diego Perez, 17-Egidio Arevalo, 7-Edinson Cavani, 11-Alvaro Pereira (19-Andres Scotti 77'), 9-Luis Suarez (20-Alvaro Fernandez 85'), 10-Diego Forlan.
Daaangg... ^^ itu Francisco Rodrigues kaliiii... ^^"
drivemein
23-06-2010, 02:50 AM
'Dan Dunia Menertawakan Prancis'
-pialadunia.detiksport.com-
http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/06/23/439/PrancisDugarryDaylife-isi.jpg
Bloemfontein - 'Si Biru' kini bukan hanya sekadar julukan untuk timnas Prancis. Setelah hancur lebur di Piala Dunia 2010, Prancis kini benar-benar membiru.
Mari kita ringkas saja apa yang dialami oleh Prancis dalam Piala Dunia kali ini: Setelah hanya bermain imbang melawan Uruguay, mereka takluk di tangan Meksiko. Di laga terakhir, mereka kembali kalah, dan kali ini dari tuan rumah Afrika Selatan. Prancis pun angkat koper dengan hanya menghasilkan satu gol sepanjang turnamen.
Yang makin membuat hancur adalah kisruh di dalam tubuh skuad, di mana pelatih Raymond Domenech kehilangan kepercayaan dari sebagian pemain-pemainnya. Nicolas Anelka dipulangkan akibat menghinanya, Patrice Evra, sang kapten, memboikot latihan dan tak bermain di laga terakhir. Apa lagi yang tersisa?
Serpihan dari hancurnya Les Bleus ini jelas tak membuat fans mereka senang. Harus ada perubahan. Bahkan mantan pemain 'Tim Ayam Jantan', Christophe Dugarry, sampai menyebut Prancis kini jadi bahan tertawaan di seluruh dunia.
"Mereka bermain di Piala Dunia, bukan di turnamen kelas enam," keluh Dugarry di ESPN Star.
"Seluruh dunia menertawakan kami hari ini," simpulnya.
Well, Prancis memang tak pernah sepi dari pembicaraan. Bahkan sejak sebelum dimulainya turnamen, mereka sudah dihujani kritik lantaran permainan mereka tak cukup meyakinkan. Bahkan untuk lolos ke Piala Dunia pun mereka butuh gol William Gallas yang berbau handball dari Thierry Henry.
Publik Republik Irlandia yang dirugikan Gallas tersebut pun mungkin tengah tersenyum kini.
Aba_MaczUnited
23-06-2010, 08:34 AM
Publik Republik Irlandia yang dirugikan Gallas tersebut pun mungkin tengah tersenyum kini.
Bukan cuma tersenyum, seluruh tim Irlandia beserta rakyatnya saat ini tertawa & bersyukur atas hasil yang diperoleh Prancis..bahkan mungkin mengucapkan..:
"kualat lo..doa orang teraniaya memang manjur"..:peace:
Wengge Schmeichel
23-06-2010, 08:56 AM
Bukan cuma tersenyum, seluruh tim Irlandia beserta rakyatnya saat ini tertawa & bersyukur atas hasil yang diperoleh Prancis..bahkan mungkin mengucapkan..:
"kualat lo..doa orang teraniaya memang manjur"..:peace:
Memang bener bro, kualat klo menang dengan cara yg "haram" :-q
Irlandia lebih pantas lolos ke Afsel, that's for sure \m/
Hilman-Bukan-Superman
23-06-2010, 11:38 AM
Evra: Saya Akan Beberkan Semua Realitanya
Bola.net - Kapten timnas Prancis yang gagal total di Piala Dunia 2010 ini, Patrice Evra, berjanji akan menjelaskan sedetail-detailnya terkait kehancuran Les Bleus dan situasi sebenarnya di balik keretakan skuad mereka.
Prancis hancur lebur di Grup A, pulang tanpa pernah menang sekali pun, di laga terakhir hari kemarin mereka dibungkam tuan rumah Afrika Selatan dengan skor 2-1, lengkap sudah penderitaan mereka.
Lalu kapten Evra yang diparkir dari skuad inti Prancis malam itu, berjanji ia akan segera membuka realita yang sebenarnya terjadi dalam skuad mereka.
"Untuk saat ini bukanlah saat yang tepat, ini adalah waktu untuk meminta maaf, dan merasakan semua penderitaan yang jutaan rakyat Prancis rasakan," ucapnya pada TF1.
"Permintaan maaf ini langsung saya sampaikan untuk mereka semua, saya ingin menyampaikan hari kemarin, namun saya dilarang pelatih saya,"
"saya tidak akan menjelaskan detailnya sekarang, saya akan menggelar konferensi pers dalam pekan ini, saya saya menghormati rakyat Prancis yang menderita dengan hal ini,"
"Seluruh rakyat Prancis berhak tahu bagaimana hal ini bisa sampai terjadi, namun saya ke sini untuk meminta maaf, bukan untuk menjelaskannya saat ini, saya ulangi sekali lagi, saya ingin meminta maaf hari kemarin namun pelatih melarang saya,"
"Malam ini tidak ada alasan yang valid yang membuat saya tidak turun bermain, saya bukan pembohong saya akan berbicara sebenarnya,"
"Semua orang belum tahu cerita lengkap tentang Anelka, namun Anda akan mengetahuinya, namun Anda perlu memikirkan perasaan orang lain, meski saya meminta maaf ini tidak akan bisa mengubah keadaan, tolong hormati perasaan publik Prancis, yang lebih menderita akan hal ini dibanding saya dan Anda, hormatilah mereka hari ini."
"Saya akan menjelaskannya secara detail, setiap menit dan setiap kejadian yang ada, percayalah saya tidak akan menyembunyikan apa pun, saya akan berbicara yang sesungguhnya,"
"Namun percayalah kepada saya, malam ini bukan waktu yang tepat, publik Prancis berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan mereka akan mengetahuinya, saya berjanji dalam pekan ini, secepatnya," (espn/lex)
Hilman-Bukan-Superman
23-06-2010, 11:42 AM
Malouda: Bencana Sempurna Bagi Rakyat Prancis
Bola.net - Florent Malouda mengakui terlemparnya Prancis secara dini di Piala Dunia 2010 ini sungguh memalukan, semakin memalukan jika melihat cara mereka tersingkir secara tragis dan penuh skandal.
Pemain sayap milik The Blues Chelsea tersebut juga menyebut, bahwa semenjak dipulangkannya Nicolas Anelka situasi di dalam skuad Prancis kian terpuruk dan ibarat bencana bagi dirinya.
"Masyarakat Prancis memandang ini semua bagai sebuah bencana, kami sebagai seorang pemain, adalah orang-orang pertama yang paling bertanggung jawab,"
"Kami gagal jika ditinjau dari dalam sudut pandang olah raga, dan dari luar kami gagal akibat citra yang telah kami ciptakan,"
"Saya tidak tahu bagaimana cara kami akan membangun citra kami di sepak bola dunia, yang jelas diperlukan kerja keras yang besar,"
Malouda juga mengakui kebodohannya yang menolak berlatih 48 jam sebelum partai hari kemarin digelar, "Ya! Sungguh bencana yang sempurna, kami tidak sadar ternyata hal ini bisa berpengaruh kepada banyak orang,"
Kapten Patrice Evra yang kemarin diparkir juga memberikan suaranya, "Ini saatnya untuk mengucap maaf, saya meminta maaf kepada seluruh pendukung kami. Rakyat Prancis perlu mengetahui hal yang sebenarnya, mengapa saya tidak bermain di lapangan," (sun/lex)
nu_reccayasha
23-06-2010, 01:14 PM
Irlandia Mengutuk, Perancis Pun Keok
DUBLIN, KOMPAS.com — Ketika awan di atas langit Perancis mendung karena tim nasionalnya tersingkir secara tragis dari arena Piala Dunia 2010, Republik Irlandia justru bersukacita. Bagi mereka, ini merupakan "hadiah" bagi Perancis, yang telah "merampok" tiket putaran final event empat tahun tersebut, yang seharusnya menjadi milik mereka.
Ya, Irlandia (dan dunia) pasti masih ingat dengan jelas bagaimana Perancis menyingkirkan Irlandia di babak play off kualifikasi zona Eropa. "Les Bleus" harus menggunakan tangan Thierry Henry untuk menjebol gawang Irlandia, yang membuat mereka akhirnya melangkah ke Afrika Selatan.
Namun, performa "Ayam Jantan" di putaran final Piala Dunia 2010 ini sangat memprihatinkan. Sebagai raksasa sepak bola dunia karena pernah menjadi juara dunia dan raja Eropa, Perancis justru "mati kutu" karena cuma bisa meraih satu hasil seri dan dua kali menelan kekalahan. Praktis, Perancis pun langsung tersisih di penyisihan grup.
Hasil ini membuat Irlandia sangat senang. Tak ada sedikit pun rasa prihatin atau simpati atas kegagalan Henry dan kawan-kawan.
"Saya sangat senang karena perjalanannya berakhir. Saya pikir, mereka pergi ke sana dengan cara yang salah. Masih ingat cara mereka mengalahkan kami? Semuanya terdokumentasi," ujar mantan manajer Irlandia, Liam Brady, yang mencatat 72 caps bagi negaranya tersebut.
"Mereka sungguh, sungguh bermain buruk," jelas Brady kepada stasiun radio RTE seusai Perancis dipermalukan tuan rumah Afsel dengan skor 1-2.
"Selain permainannya jelek, tabiat mereka juga buruk dan mereka kembali ke rumah dengan membawa malu. Dan Federasi Sepak Bola Perancis tentu saja ikut menanggung malu yang besar."
Majalah Times Irlandia melaporkan "Lucu, Perancis hancur berantakan" ketika masa kepemimpinan Raymond Domenech sebagai Pelatih Perancis berakhir dengan rasa malu yang besar.
Surat kabar Examiner menurunkan headline "Domenech meratapi kegagalan meraih impian" karena kesempatannya sudah berakhir dengan tragis. Timnya tersingkir lebih awal di Piala Dunia.
Ya, Irlandia pantas kecewa kepada Perancis jika mengingat peristiwa bulan November tahun lalu. Ketika itu, Henry mengontrol bola dengan tangannya untuk membantu William Gallas mencetak gol dalam laga play off, yang membuat Irlandia tersingkir. Henry memang mengaku telah melakukan kecurangan itu, tetapi hasil pertandingan tidak bisa berubah sehingga Irlandia tetap gagal melangkah ke Afsel.
Sebelum gol tersebut, Irlandia unggul 1-0. Namun, gol kontroversial pada masa injury time itu membuat skor akhir 1-1, dan Perancis yang berhak mendapat tiket putaran final karena unggul agregat. Brady, yang waktu itu menjadi asisten pelatih, melukiskan bahwa insiden itu "gila".
Rupanya, kutukan semua warga Irlandia membuat Perancis tak berdaya. Mereka harus bertekuk lutut dengan cara yang tragis. Sudah kalah dua kali dan hanya membawa pulang satu poin, "Les Bleus" juga cuma bisa mencetak satu gol dalam tiga laga penyisihan Grup A.
Redsbusby
24-06-2010, 08:49 AM
Cerita dibalik Tersingkirnya Perancis secara Tidak Terhormat dari Afrika Selatan :D
Tifosi Prancis Berbalik Dukung Tim Afsel
Jakarta, RMOL. Ribuan warga Prancis yang mengikuti acara nonton bareng laga Prancis kontra tuan rumah Afrika Selatan di dekat Menara Eiffel, Paris, Selasa (22/6) malah mendukung sang tuan rumah Piala Dunia 2010 tersebut yang akhirnya menang dengan skor 2-1. Hasil ini memastikan Les Bleus harus angkat koper lebih awal.
Awalnya para suporter yang mengenakan atribut serta me*ngibarkan bendera Prancis se*cara antusias memberi duku*ngan kepada Thierry Henry Cs. Namun tatkala skuad Bafana-bafana dapat mencuri gol ter*lebih dahulu, mereka langsung berbalik mendukung Afsel.
Suporter Prancis sempat ber*sorak ketika Florent Malouda mampu mencetak gol dan memperkecil kekalahan. Gol ini menjadi satu-satunya gol yang bisa dibuat Prancis di Piala Dunia 2010 ini. Namun mereka juga bersorak saat Yoann Gourcuff diusir wasit dari lapangan.
“Ini menyenangkan. Prancis menjadi sangat payah,” kata salah seorang pendukung Prancis yang berbalik membela Afsel.
“Banyak orang yang saat ini mendukung Afrika. Para fans Prancis muak dengan hasil yang didapat tim mereka. Mereka mengolok-olok tim Prancis dengan bersorak untuk Afrika Selatan,” jelas seorang wartawan radio.
Prancis, yang memang sudah bermasalah sejak awal keikut*sertaannya di Piala Dunia 2010 ini, menambah masalah dengan memecat Nicolas Anelka yang memaki pelatih Domenech saat laga kedua penyisihan grup kontra Meksiko.
Pasalnya, pemain Prancis lainnya merasa tidak senang atas keputusan tersebut dan sempat melakukan mogok latihan Minggu lalu. Puncaknya, Prancis kalah dari Afrika Selatan dan tersingkir di babak penyisihan grup.
Menteri Olahraga Prancis Roselyne Bachelot yang memperpanjang kunjungannya di Afrika Selatan atas perintah Presiden Nikolas Sarkozy mengatakan dirinya telah bertemu dengan para pemain Prancis dan mereka merupakan Prancis yang ternoda. Menurutnya, para pemain Prancis saat itu menangis.
Redsbusby
26-06-2010, 01:37 AM
Pemain Prancis Dipulangkan Dengan Kelas Ekonomi
-goal.com
Akan ada sanksi terhadap kegagalan yang telah dialami tim Prancis di Piala
Federasi Sepakbola Prancis [FFF] direncanakan memulangkan para pemain skuad les Bleus yang tampil di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dengan menggunakan pesawat kelas ekonomi.
Kabar yang dikutip dari pemberitaan Daily Mail ini berkaitan setelah Prancis tersingkir lebih awal dari perhelatan Piala Dunia. Pada laga terakhirnya, Prancis dipaksa menyerah 2-1 oleh tuan rumah Afrika Selatan.
Rencana ini berkaitan juga sebagai sanksi atas terjadinya kisruh internal di tubuh timnas. Ketika itu striker Nicolas Anelka telah dipulangkan dari Afrika Selatan dan sempat pula membuat rekan-rekan satu tim Prancis menolak untuk berlatih sebagai bentuk solidaritas terhadap Anelka.
Jean-Pierre Escalettes, presiden FFF, menyatakan apa yang telah terjadi di Afrika Selatan tersebut telah menghancurkan "nilai-nilai yang telah ditata selama 50 tahun".
Dia juga mengaku akan segera melakukan pertemuan di awal Juli mendatang terhadap semua hal yang telah terjadi.
"Semuanya akan dipanggil, baik itu para pemain maupun pelatih untuk melihat siapa yang bertanggunggjawab. Kemungkinannya bisa saja akan ada sanksi."
Redsbusby
27-06-2010, 01:24 AM
Henry Ungkap Kisruh Les Bleus
detiksport
Jakarta - Thierry Henry membeberkan apa yang sesungguhnya terjadi pada skuad Prancis di Piala Dunia 2010. Ia membahas Nicolas Anelka, Raymond Domenech, dan pemain-pemain muda yang tak "hormat" pada seniornya.
Dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi Prancis Henry mengungkapkan, banyak rekan-rekannya yang lebih muda tidak menaruh respek selayaknya pada pemain-pemain yang lebih kawakan termasuk dirinya.
Alih-alih memberi perhatian moral, mereka membiarkan Nicolas Anelka terjebak pada situasi buruk setelah terlibat pertengkaran dengan Domenech. Hal ini ia rasakan ketika dikritik habis-habisan terkait insiden handball di partai playoff kualifikasi melawan Republik Irlandia.
"Saya katakan pada Anda, dari pengalaman handball yang saya alami, saya sendirian dan saya tahu rasanya," ungkap Henry, memberi ilustrasi pada apa yang dirasakan Anelka.
Saat itu Henry berharap ada orang yang mendukungnya walaupun sedikit. Karena merasa tidak mendapatkannya, Ia merasa kurang berbahagia dengan lingkungan sekitarnya. Saat itulah mantap kapten berusia 32 tahun itu merasa tidak lagi dibutuhkan, tidak kredibel dan terisolir.
"Aku bisa saja menjadi kakak (untuk para pemain muda), tapi ternyata tidak lagi," lirih top skorer Prancis itu, seperti dilansir Irishtime.com. "Aku merasa terasingkan. Orang-orang tak lagi bicara dengan saya seperti sebelumnya.
"Dulu mereka biasa ngobrol-ngobrol banyak dengan aku. Aku ada di tengah. Ketika Anda tak punya kredibilitas lagi di dalam skuad, semua akan menjadi sulit."
Lebih telak lagi Henry mengkritik sikap pemain-pemain muda Les Bleus saat ini. "Waktu masih main di Monaco, bahkan setelah memenangi Piala Dunia (1998), aku masih mengumpulkan bola dan membawa tas sendiri. Sekarang tidak begitu."
Tentang pahitnya Piala Dunia keempat yang ia ikuti ini, Henry lebih melihatnya pada performa di lapangan yang buruk. "Alasan utama kegagalan adalah kami tidak bermain baik. Kami tidak harus beralasan. Kami memang tidak cukup baik," terangnya.
Tentang pertengkaran Domenech dan Anelka, Henry mengaku tidak tahu persisnya duduk perkara itu. Menurutnya, situasi saat itu benar-benar tidak mudah. "Di sana selalu ada kepentingan. Tapi ada banyak canda juga kok. Semua orang masih saling bertukar tempat duduk kok," terangnya.
Seperti dikutip L'Equipe, Anelka diduga mengungkapkan makian yang sangat tercela. Namun Henry memastikan bukan seperti itu.
"Nico tidak ngomong kayak begitu. Sayangnya, hal-hal seperti ini biasa terjadi di dressing room. Bedanya cuma pada kata-kata yang terlontar. Aku ada di ruang ganti, tidak begitu mendengar apa yang dia katakan. Tapi Nico mengeluhkan sesuatu."
“Yang tidak aku pahami adalah, bagaimana orang mengatakan hal itu kepada wartawan, seakan-akan dia bisa mendengarkan apa yang Nico katakan.”
Henry juga mereaksi isu bahwa Yoan Gourcuff ditekan oleh Frank Ribery dan Anelka. Ia bilang "tidak", sebelum mengatakan dirinya tidak melihat persis kejadiannya.
Tentang Domenech, Henry juga tidak menganggap pelatihnya itu sama sekali kehilangan kekuasaannya di depan pasukannya. "Dia tetap memegang kendali. Satu-dua pemain mungkin tidak setuju dengan dia, tapi Anda harus menghormati keputusan-keputusannya."
Henry dipilih Presiden Prancis Nicolas Sarkozy untuk langsung menghadap begitu tiba di Paris. Hanya saja ketika ditanyakan detil pertemuan tersebut, mantan bintang Arsenal itu hanya mengatakan, "semuanya berjalan baik".
Andi Istiabudi
27-06-2010, 11:24 AM
Vieira Tak Ingin Lagi Perkuat Prancis
Reky Herling Kalumata - Piala Dunia
Paris - Patrick Vieira rupanya sudah menutup pintu bagi tim Prancis. Mantan kapten Les Bleus menegaskan bahwa dia sudah tak ingin masuk dalam tim di bawah pelatih baru Laurent Blanc.
Vieira memang tidak dibawa oleh pelatih Raymond Domenech dalam skuad Prancis di Piala dunia 2010. Namun Les Bleus harus angkat koper lebnih awal setelah tersingkir dari fase grup dan juga skandal boikot pemainnya.
Usai Piala Dunia 2010, Prancis pun telah disiap ditangani oleh Blanc. Namun Vieira sudah memberikan sinyal bahwa dia sudah siap pensiun dan tidak tertarik lagi tampil di ajang internasional bersama skuad Prancis.
Gelandang Manchester City berusia 34 tahun ini pun menutup kemungkinan dipanggil oleh Laurent Blanc. "Tidak. Itu sudah tidak masuk akal," tegasnya seperti dilansir Reuters.
Vieira merupakan salah satu pemain penting saat Prancis menjadi juara dunia 1998 dan juara Eropa 2000. Ia juga telah menyumbangkan enam gol dari 107 caps bermain Prancis.
(key/roz)
Source : http://pialadunia.detiksport.com
vBulletin® v3.8.2, Copyright ©2000-2012, Jelsoft Enterprises Ltd.