PDA

View Full Version : Ibukota Negara RI


Andi Istiabudi
08-09-2010, 10:49 PM
Guys, akhir-akhir muncul pemberitaan dan opini seputar rencana pemindahan ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke daerah / wilayah lain di Indonesia. Hal ini didasarai fakta bahwa Jakarta sudah terlalu padat dan begitu banyak beban yang ditanggung mulai dari pusat pemerintahan, ekonomi, hiburan hingga stadion nasional pun ada di Jakarta.

http://tempepanas.files.wordpress.com/2008/05/jakarta21.jpg

Tidak heran berbagai masalah pun muncul di ibukota seperti kemacetan, kriminalitas, pengangguran, banjir hingga menyusutnya RTH (Ruang Terbuka Hijau). Presiden SBY pun mengakui bahwa Jakarta sudah tidak ideal menjadi ibukota RI. Nah menurut teman-teman, apakah ibukota negara kita harus pindah dari Jakarta ? Jika ya, dimana kira-kira lokasi ideal ibukota RI yang baru tersebut ? Share disini yach ...

Diego
08-09-2010, 10:54 PM
Wuihhh cepat aj nih kl yg ginian bro andy..
Pertamax dl ah....

Emang SBY blng gitu ya?jakarta ga ideal lagi??
Ni sby atau om andy yg bilang??
Prasaan pak julian pasha jubirnya ga bilang gt ah...
Hahahahhaha....

Ibukota yg jelas skrg memang bukan di jakarta de facto nya...
Tp di cibubur,tepatnya di cikeas (deket rmh saya)
Jd sy ada di daerah ibu kota de facto indonesia...
Hahahhahaha...kidding...

Srius....
Kl sy liatnya mending ke kalimantan aj deh,kl emang mau dipindah...
Kl dikalimantan dmna yg coocok,akur sm para pakar aj...
Ktnya sih palangkaraya paling strategis buat ibukota pemerintahan tepatnya...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Hilman-Bukan-Superman
08-09-2010, 10:56 PM
Kmrn2 Karawang santer bgt akn dijadikan Ibukota RI..
Alasannya karna Karawang lbh dkt dr Jakarta..
Setuju ga setuju seh..
Tp ntar Karawang mlh jd tambah macet..:hammer:

Diego
08-09-2010, 11:00 PM
Kmrn2 Karawang santer bgt akn dijadikan Ibukota RI..
Alasannya karna Karawang lbh dkt dr Jakarta..
Setuju ga setuju seh..
Tp ntar Karawang mlh jd tambah macet..:hammer:

Jaman nya pak harto jongol mau di buat kota mandiri kota pemerintahan...
Mencontoh kawasan putrajaya di malaysia yg jd pusat pemerintahan...
Kl main ke cibubur kalian bs liat jln alternatif cibubur tu di buat trs ke arah jonggol utk kebutuhan itu...
Tp keburu reformasi pak harto gulung tiker,mbak tutut gagal bangun kota pemerintahan jonggol...
Eh siapa yg tau bbrp tahun kemudian jalan itu di nikmati om beye utk kegiatan kenegaraan nya...
Hehehhehehhe....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
08-09-2010, 11:10 PM
Emang SBY blng gitu ya?jakarta ga ideal lagi??
Ni sby atau om andy yg bilang??
Prasaan pak julian pasha jubirnya ga bilang gt ah...
Hahahahhaha....



Pak SBY yang bilang ... :)

SBY: Jakarta Sudah Tidak Ideal Jadi Ibukota
Anwar Khumaini - detikNews

Jakarta - Meski ada di urutan terakhir dalam isu yang dibahasnya, Presiden SBY tetap beranggapan bahwa Jakarta sudah tidak ideal menjadi Ibukota negara. Kondisi ini memaksa adanya sebuah solusi besar yakni pemindahan ibukota.

"Kalau kita jujur dan berfikir jernih, Jakarta sebagai Ibukota, pusat pemerintahan, pusat ekonomi dan perdagangan sudah tidak lagi ideal," ujar SBY saat menyampaikan pidatonya di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/9/2010).

Menurut SBY, tidak idealnya Jakarta sebagai Ibukota salah satunya karena rasio pertumbuhan penduduk Ibukota dengan segala infrastruktur pendukungnya sudah tidak memungkinkan.

"Pertumbuhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat per tahun mencapai 10 persen-15 persen, sedangkan pertumbuhan panjang jalan hanya sekitar 0.01%. Sistem drainase dan lainnya juga kurang baik," terangnya.

Untuk mengatasi semua permasalahan di Ibukota, menurut SBY tidak bisa dilakukan dengan sistem tambal sulam, perlu sebuah solusi besar. SBY pun kembali menawarkan tiga opsi untuk terkait dengan pemindahan ibukota.

"Setelah kita telaah, memang harus ada keputusan dan solusi besar yang tidak bisa tambal sulam lagi. Kita harus punya rencana strategis untuk 20, 30, 40 mendatang. Kita pikirkan 3 opsi untuk solusi Ibukota," tambah SBY yang pada kesempatan kali ini mengenakan kemeja batik biru.

Tiga solusi yang dimaksudkan SBY tersebut yakni,
1. Tetap mempertahankan Jakarta sebagai Ibukota dengan melakukan pembenahan terhadap semua permasalahan yang ada di Jakarta.
2. Memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta namun tetap mempertahankan Jakarta sebagai pusat perdagangan, seperti yang dilakukan Malaysia.
3. Memindahkan Ibukota seluruhnya, dalam artian pusat pemerintahan dan pusat perekonomian, seperti yang dilakukan Brasil, Belanda dan Australia.
(her/gah)

Source : http://www.detiknews.com

Diego
08-09-2010, 11:15 PM
Hhehehe....sy bcanda dong kok bro,td jg ud dgr pidato nya live...

Pindahin ibukota modal nya kudu gede....
Tp lucu jg kl dipindah nya ke sidoarjo ya...
Istana presiden nya suruh ngadep ke lumpur lapindo...
Hehehhehe....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
08-09-2010, 11:23 PM
Kira-kira apabila nanti jadi pindah, di ibukota yang baru perlu dibangun stadion lagi gak yach ? Mungkin kapasitasnya cukup 50.000 kursi saja tapi fasilitas standar internasional dengan desain modern.

Hilman-Bukan-Superman
08-09-2010, 11:35 PM
Jaman nya pak harto jongol mau di buat kota mandiri kota pemerintahan...
Mencontoh kawasan putrajaya di malaysia yg jd pusat pemerintahan...
Kl main ke cibubur kalian bs liat jln alternatif cibubur tu di buat trs ke arah jonggol utk kebutuhan itu...
Tp keburu reformasi pak harto gulung tiker,mbak tutut gagal bangun kota pemerintahan jonggol...
Eh siapa yg tau bbrp tahun kemudian jalan itu di nikmati om beye utk kegiatan kenegaraan nya...
Hehehhehehhe....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Bahkan skrng jg Jonggol diusulkan menjadi ibukota lg..

Kemacetan dan Padatnya penduduk menjadi pemicu munculnya wacana pemindahan Ibukota..
Harusnya Jakarta hrz lebih menggalakkan pembatasan kendaraan pribadi..

Andi Istiabudi
08-09-2010, 11:43 PM
Bahkan skrng jg Jonggol diusulkan menjadi ibukota lg..

Kemacetan dan Padatnya penduduk menjadi pemicu munculnya wacana pemindahan Ibukota..
Harusnya Jakarta hrz lebih menggalakkan pembatasan kendaraan pribadi..

Wah sepertinya pembatasan kendaraan pribadi bakal percuma jika transportasi publik Jakarta belum diperbaiki. Saat ini angkutan umum yang layak di Jakarta mungkin cuma taksi dan busway Transjakarta, itupun kondisinya akhir-akhir mulai kurang terawat. Ironis yach ? Padahal negara tetangga kita Singapura sudah punya subway sejak tahun 1980an. Malaysia bahkan memiliki monorail sejak akhir 1990an.

Hilman-Bukan-Superman
08-09-2010, 11:55 PM
Wah sepertinya pembatasan kendaraan pribadi bakal percuma jika transportasi publik Jakarta belum diperbaiki. Saat ini angkutan umum yang layak di Jakarta mungkin cuma taksi dan busway Transjakarta, itupun kondisinya akhir-akhir mulai kurang terawat. Ironis yach ? Padahal negara tetangga kita Singapura sudah punya subway sejak tahun 1980an. Malaysia bahkan memiliki monorail sejak akhir 1990an.

Yupz bnr bgt om andi..
pemerintah harus menerapkan manajemen transportasi yang baik dahulu,baru mengeluarkan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi..

Andi Istiabudi
08-09-2010, 11:58 PM
Sebenarnya kalau ada usulan ibukota Ri dipindah ke Karawang saya agak kurang setuju karena selama ini kalau tidak salah Karawang merupakan sentra produksi padi nasional karena lahannya yang cukup subur. Jika Ibukota RI adalah Karawang, maka dapat dipastikan 10 tahun kedepan lahan pertanian Karawang bakal beralih fungsi menjadi lahan kantor pemerintahan. Jika lahan pertanian menyusut bukan mustahil pemerintah akan kembali impor pangan lagi.

Hilman-Bukan-Superman
09-09-2010, 12:06 AM
Sebenarnya kalau ada usulan ibukota Ri dipindah ke Karawang saya agak kurang setuju karena selama ini kalau tidak salah Karawang merupakan sentra produksi padi nasional karena lahannya yang cukup subur. Jika Ibukota RI adalah Karawang, maka dapat dipastikan 10 tahun kedepan lahan pertanian Karawang bakal beralih fungsi menjadi lahan kantor pemerintahan. Jika lahan pertanian menyusut bukan mustahil pemerintah akan kembali impor pangan lagi.

Nah itu dy..
Skrng az lahan persawahan semakin berkurang..
Banyak yg dijadikan perumahan,pertokoan,dll
Apalagi klo dijadiin Ibukota??:nohope:

Tp Bupati Karawang malah setuju klo Karawang jd Ibukota..
Karawang Siap Jadi Ibukota Negara

Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyambut positif jika wacana pemindahan Ibu Kota Negara dan pusat pemerintahan dialihkan dari Jakarta ke daerahnya. “Saya pikir kalau dipindahkan ke Karawang merupakan langkah yang tepat sebagai penghargaan terhadap Kota Pangkal Perjuangan,” kata Dadang S Muchtar, Bupati Karawang, Kamis (5/8).

Menurut Dadang, pihaknya akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin jika kemudian pilihan pemindahan ibu kota negara dan pusat pemerintahan yang kini diwacanakan itu benar-benar terjadi. “Pasti kami persiapkan dan kami sanggup,” kata Dadang.

Semangat 16 Agustus 1945, dimana ketika momentum sejarah Indonesia menulis sangsaka Merah Putih dikibarkan pertama dan Naskah Proklamasi yang disusun Sayuti Melik dkk di Rengasdengklok, akan menjadi penyemangat untuk menyambut perpindahan Ibu Kota Negara dan pusat pemerintahan di Karawang.

Dadang menjamin, jika saja Karawang dinilai layak menjadi “pengganti” Jakarta, tidak akan terjadi transisi rencana umum tata ruang. Sebab, Rencana Detil Tata Ruang Kabupaten Karawang sudah sangat jelas pembagian wilayah yang memusatkan lokasi peruntukan pusat pemerintahan, industri, bisnis dan pertanian.

“Tidak akan terjadi tumpang tindih. Karawang akan tetap menjadi lumbung padi Jawa Barat dan nasional,” kata Dadang. Ia mengaku mempercayai mitos dan sejarah para leluhur Karawang yang mengatakan bahwa Jakarta kelak akan pindah ke Karawang.

“Mungkin, sekaranglah saatnya,” tutur Dadang. “Dan, lokasi pemindahan itu dimungkinkan terjadi di kawasan wilayah Kutatandingan yang menjadi telah menjadi legenda sejarah Karawang.

Tidak Jauh dari Jakarta

Sebelumnya anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat, Gray Koes Moertiyah mengusulkan agar ibukota dipindah ke Karawang.

"Alasannya, daerah Karawang kan jaraknya tidak begitu jauh dengan Jakarta. Sehingga, nantinya antara pusat pemerintahan dan pusat perekonomian, jaraknya tidak berjauhan,” katanya belum lama ini.

Gray menjelaskan, kondisi tanah di Karawang itu datar dan tidak naik turun. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan kondisi tekstur tanah di Jonggol yang naik turun.

Jonggol sendiri pada masa pemerintahan orde baru pernah menjadi pilihan alternatif ibukota, setelah Jakarta.

"Karawang juga kondisinya datar dan pinggir pantai. Jadi, lebih sesuai untuk dijadikan ibukota,” urai salah satu putri almarhum Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XII yang akrab disapa Gusti Mung.

Disinggung mengenai alternatif pemindahan ibukota ke luar Jawa, dia menolaknya. Sebab, jika dipindah ke salah satu kota di Kalimantan, berarti semua pusat yang ada di Jakarta dicabut.

"Jauh dengan Jakarta yang sudah menjadi pusat perekonomian,” terang.

Wacana pemindahan ibukota ini, anjur dia, agar jauh-jauh hari dipersiapkan grand design secara matang. Takutnya, nanti setelah benar-benar pindah akan muncul masalah baru lagi seperti halnya masalah ibukota yang lama.

Andi Istiabudi
09-09-2010, 12:12 AM
Sayang sekali jika pemindahan ibukota berdampak terhadap berkurangnya lahan lumbung padi yang tentu saja penting bagi perekonomian nasional. Mungkin salah satu solusi terbaik letak ibukota baru Indonesia adalah kepulauan seribu di utara Jakarta. Selain masih dekat dengan daratan Jakarta, ini sekaligus menunjukkan bahwa sebagai negara maritim Indonesia memiliki ibukota yang berada di kepulauan, hehehe ....

Max25
09-09-2010, 12:30 AM
iya kota kerawang, palangkaraya, maupun jonggol psti jd fokus pemerintah dmn butuh perencanaan matang spy jadi ibukota dan pemerintah yang rapih ... :ngoceh:(:|

mungkin di periode skrg pa SBY mencanangkan skaligus merestui pemindahan Ibukota baru next RI 1 yang akan melakukan pembangungan, pemindahan dll..oya dari 3 opsi SBY mana nih yg plg memungkinkan dan berpotensi buat Indonesia. :|

Andi Istiabudi
09-09-2010, 12:39 AM
'Wong Kito' Minta Pindahkan Ibukota Indonesia ke Palembang
Taufik Wijaya - detikNews

Palembang - Wacana pemindahan Ibukota Indonesia dari Jakarta ke Palembang sudah diteriakkan sejumlah tokoh masyarakat Palembang sejak lima tahun lalu. Mendengar pernyataan Presiden SBY terkait soal wacana pemindahan ibukota dari Jakarta, mendapat respon posisitf dari sejumlah tokoh masyarakat Palembang.

"Kita menyambut baik pernyataan Presiden SBY dan kita harapkan presiden, para anggota dewan, serta tokoh-tokoh nasional mendukung pemindahan Ibukota Indonesia ke Palembang," kata praktisi hukum dan aktivis LSM, Chairilsyah saat dihubungi Rabu (8/9/2010) malam.

Menurut Chairilsyah, jika benar nantinya ibukota pindah ke Palembang, itu bukanlah sesuatu yang baru. Sebelum Republik Indonesia berdiri, Palembang sudah menjadi pusat kekuasaan di Nusantara.

"Sebagai kota tertua di Nusantara, Palembang telah membuktikan fungsinya selama Sriwijaya berkuasa. Sebelum Batavia dijadikan pusat pemerintahan Belanda, Palembang merupakan kota teramai di Nusantara, sebagai pusat perdagangan, politik, dan lainnya," kata Chairilsyah.

Mengapa Palembang menjadi pilihan ibukota Indonesia? "Pertama, Palembang aman dari segala bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, dan lainnya. Begitu pun daerah sekitarnya relatif aman, terutama di teluk Bangka. Ini berbeda dengan wilayah lain di Indonesia, termasuk di Kalimantan," katanya.

Kedua, lanjut Chairilsyah, kawasan penunjang Palembang juga cukup bagus. Baik kebutuhan energi maupun pangan. Ketiga, Palembang juga sudah lama menjadi 'miniatur Indonesia'. "Palembang merupakan daerah yang mana masyarakatnya dapat beradaptasi dengan berbagai suku-bangsa di Indonesia maupun di dunia. Belum ada catatan adanya bentrok yang berbau SARA di Palembang. Ini tidak seperti di daerah lain," ujarnya.

Memang, kekurangan Palembang seperti umumnya kota-kota besar lainnya di Indonesia soal tata-ruang kotanya. Namun, ini dapat segera diatasi sejak dini, sebab Palembang belum seburuk Jakarta, Medan, Semarang, maupun Surabaya.

"Selain itu ada kawasan yang strategis yang dapat dijadikan ibukota. Sebab dekat dengan batas hubungan internasional yakni di sekitar kawasan Tanjung Api-api. Kawasan ini dulunya di masa Sriwijaya sempat menjadi kawasan paling ramai, begitu catatan I-Tsing, seorang penjelajah dari Tiongkok yang pernah berkunjung ke Sriwijaya," katanya.

Dukungan dan alasan yang sama juga disampaikan aktifis politik Febuarrahman. "Saya beberapa tahun terakhir sangat mendukung gagasan ini," ujarnya.

Budayawan Palembang Erwan Suryanegara menyatakan hal yang sama, "Indonesia yang hari ini kurang berjalan baik, sebab melanjutkan penggunaan Jakarta sebagai ibukota oleh wong Palembang. Padahal kalau mau taat sejarah, saat merdeka ibukota Indonesia kembalikan ke Palembang," ujarnya. (tw/mok)

Source : http://www.detiknews.com

adie_7
09-09-2010, 12:39 AM
^^

sebagai warga karawang..jelas gw pilih karawang buat jadi ibukota RI\:D/

moris33
09-09-2010, 02:39 AM
Kira-kira apabila nanti jadi pindah, di ibukota yang baru perlu dibangun stadion lagi gak yach ? Mungkin kapasitasnya cukup 50.000 kursi saja tapi fasilitas standar internasional dengan desain modern.
Ya etisnya Ibokota Negara harus punya fasilitas bertaraf internasional lah ....... Stadion standar internasiona, minimal menyamai SUGBK, jika memungkinkan lebih besar lagi, bandara Internasional, dan fasilitas2 internasional lainnya ......


Bahkan skrng jg Jonggol diusulkan menjadi ibukota lg..

Kemacetan dan Padatnya penduduk menjadi pemicu munculnya wacana pemindahan Ibukota..
Harusnya Jakarta hrz lebih menggalakkan pembatasan kendaraan pribadi..
Kurang setuju kalo ibukota negara pindah ke jonggol.
Kalo serius mau dipindah, ada baiknya jauh dari kota Jkt.
Saat ini jonggol perkembanganya pesat, ga kebayang kalo jadi Ibukota Negara, bisa2 10 tahun dah terlalu padat dan harus dipindah lagi .........


Sayang sekali jika pemindahan ibukota berdampak terhadap berkurangnya lahan lumbung padi yang tentu saja penting bagi perekonomian nasional. Mungkin salah satu solusi terbaik letak ibukota baru Indonesia adalah kepulauan seribu di utara Jakarta. Selain masih dekat dengan daratan Jakarta, ini sekaligus menunjukkan bahwa sebagai negara maritim Indonesia memiliki ibukota yang berada di kepulauan, hehehe ....
Kalo ini moris pikir memang salah 1 resiko yg harus dihadapi.

Dimanapun ibukota negara ditunjuk, mau tdk mau dampaknya adalah pembangunan akan terjadi besar2an, yg berdampak dari pembangunan tersebut adalah berkurangnya lahan terbuka, termasuk sawah dll

Yg pasti siap2 saja harga tanah melambung tinggi coz pebisnis akan mengikuti kemana ibukota negara berpindah ............

Satu pengalaman moris, saat moris mengurus masalah tanah di mangunreja (sebuah kecamatan) di tasikmalaya, saat itu harga tanah cuma 350 rb/tumbak (bata)
Untuk menjual dgn harga tersebut sungguh susah, bisa menjual dgn harga 350 rb/tumbak sudah sangat bagus.

Saat mangunreja ditunjuk menjadi ibukota kabupaten Tasikmalaya, harga tanah disana melambung tinggi, kini standar harga tanah tersebut 4 juta/meter .............
Yg tadinya tanah dijual dgn satuan tumbak/bata/sekitar 14 m2, kini dijual /meter

Bayangkan bagaimana jika suatu tempat ditunjuk jadi ibukota negara???????????

RedRob
09-09-2010, 03:47 AM
walaupun bisa jadi ini adalah sebuah alternatif, tapi kok gw mengendusnya seperti sebuah eskapisme ya...

apakah dengan memindahkan ibukota maka permasalahan Jakarta akan lebih mudah teratasi dan masalah di tempat lain tidak akan muncul..? pembangunan akan selalu menyisakan anak tirinya yang berupa masalah-masalah sosial, ekonomi, budaya, politik, dsb.. sementara yang satu belum selesai yang lain ditumbuhkan lagi..

sebenarnya kalo mau jujur ini memang bisa dilihat sebagai tipikal presiden kita dalam berpolitik.. meminjam analisis Ignas Kleden: Politik Eskapisme, politik melarikan diri.. ketidakberanian menggunakan paradigma 'argumentum ad rem' atau argumentasi yang langsung menghadapi isi persoalan, dan bukan berputar-putar untuk membingungkan..

dan fenomena ini biasanya berakar dari tiga hal, yaitu: 1. ketidakmampuan dalam mengatasi masalah 2. keinginan untuk menggeser masalah (kamuflase) dan 3. usaha keras untuk mempertahankan citra..

ini cara ampuh untuk meredakan beban yang dihadapinya dan pada saat bersamaan meloloskan diri dari kewajiban.. hembusan-hembusan wacana semacam pemindahan ibukota, penambahan periode jabatan, aksi simpatik, dan lain-lain dapat dengan mudah mengalihkan perhatian orang dan ujung-ujungnya tertutup matanya terhadap masalah sebenarnya dan kelemahan-kelemahan yang jelas-jelas ada..

kita lihat saja benang merahnya sepanjang apa dan arahnya kemana..

fredrian.seven
09-09-2010, 05:08 AM
Waduh bang roby.. Baru denger ada istilah itu,he.. Klo aku pribadi setuju sama ide pemindahan itu. Jakarta dah padet banget dan berpotensi makin padet. Walaupun pemerintah berusaha mengatur arus urbanisasi, kemacetan,dll tapi efeknya ya masih gitu2 aja. Efek ke depan malah bisa jadiin jakarta dan bahkan pulau jawa jadi makin padat. Emang pemindahan ibukota akan sangat besar biayanya tapi rasanya untuk pembangunan sangat besar manfaatnya. Seperti yang dikatakan bang moris, ibukota butuh fasilitas berstandar internasional. Klo ibukota pindah mau tidak mau pemerintah akan melakukan pembangunan itu. Klo cuman berkutat di jakarta kapan daerah lain berkembang? Udah banyak berita gimana kondisi daerah2 di perbatasan dengan malaysia. Miris..lebih mirip malaysia meski yang berkibar bendera indonesia. Dengan ibukota pindah ke kalimantan akan bisa turut memacu pembangunan daerah perbatasan kan coz lebih deket. Buat anggota DPR dan pemerintah pun pemindahan ibukota bisa jadi pembuktian komitmen mereka. Masih mau nggak jadi anggota DPR klo ibukota dah nggak di jakarta coz sempet ada sentilan klo pejabat lebih mentingkan urusan bisnis di jakarta dibanding kewajiban dia. Intinya wacana pemindahan ibukota akan sangat bermanfaat untuk jangka panjang walau biaya yang dibutuhkan sangat besar.
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Supernan
09-09-2010, 08:56 AM
aihhhh porum bola jd bahas politik, untung saya ga hobi berpolitik :hammer:

sellamanyaunited
09-09-2010, 09:24 AM
wah bahasa nya tinggi tinggi sekali hahaha
kalo menurut saya sih mending ibukotanya pindah pulau jangan hanya dipulau jawa soalnya setau saya 50% penduduk indonesia tinggal dipulau jawa (kl salah dikoreksi ye).
mungkin usulan ibukota pindah diPalangkaraya bagus juga tuh, kan disana penduduknya gak sepadat pulau jawa dan yang saya dengar disana ada gunung emasnya, mungkin bisa jadi salah 1 ikon ibukota indonesia mendatang :D
tapi emang harus berbenah dr awal kalo ibukota pindah kePalangkaraya
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

RedRob
09-09-2010, 03:11 PM
untuk memeratakan pembangunan tidak perlu dengan serta merta menjadikan sebuah daerah sebagai ibukota.. dan untuk mengatasi masalah-masalah urban di jakarta juga bukan dengan mencabut identitasnya sebagai ibukota.. itu sama aja kaya pemda atau walikota yang gemar mindahin terminal padahal sebenarnya cuma mindahin kemacetan aja..

sebagai wacana sih ini ga ada masalah, dan kalau memungkinkan dan bisa diterima ya monggo.. tapi jangan ini dijadikan sebagai solusi yang dianggap bim salabim bakal bikin beres semuanya.. jakarta masih bisa terselamatkan kok asal semua gugus kerjanya pemerintah bisa jalan efektif..

@Supernan: buka mata sedikit gapapa dong gans.. ;)

Diego
09-09-2010, 06:01 PM
Buset agan robby,level debat nya udh selevel julian pasha sm dino patti djalal nih...

Mungkin om beye pgn jakarta kedepan konsen ke kota pusat perekonomian,ya ky newyork,sidney,rio de janeiro,kuala lumpur dll...
Jd kinerja pemerintahan biar lebih tersentral disatu kawasan pemerintahan layak nya canberra,DC,brasilia,putra jaya dll...
Ide nya sebenarnya bagus,cuma mungkin timing nya ga tepat,disaat pemerintahan trus dikritik abis2an,jd apapun yg di sampaikan pemerintah tu salah kynya skrg...

Kl gw pribadi sih kynya mikir pemindahan pusat pemerintahan fine2 aj,di negara2 maju yg georgafis nya gede kan juga sudah demikian,cm alasan nya jgn di bungkus dgn mengatasi kemacetan....
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

RedRob
09-09-2010, 07:32 PM
untuk membangun kota-kota berbasis perekenomian tentu bisa dilakukan dengan upaya membangun kota-kota lain.. bayangkan kalo ongkos pemindahan ibukota dipakai buat merangsang pertumbuhan ekonomi kota-kota potensial, terdengar jauh lebih efektif dan tepat guna tentunya..

dan cost yang bakal muncul nanti bukan cuma material, tapi ada social cost-nya juga.. dan terkadang itulah yang lebih mahal jatuhnya.. so, menurut gw urgensi untuk pemindahan pusat pemerintahan belum ada.. lagi-lagi, jatuhnya cuma wacana eskapis...

arson pelipus
09-09-2010, 07:38 PM
iya maunya pemerintah meningkatkan segala fasilitas n prasarana di daerah lain juga ato dgn kata lain pemerintah harus meningkatkan segala aspek kehidupan disemua daerah....biar tdk ada yg namanya org gila2 mau k ibukota....apakah itu nyari pekerjaan dsb.....

Jerome Morrow
09-09-2010, 09:20 PM
kalo ibu budi kemana?

Andi Istiabudi
09-09-2010, 10:42 PM
Kalau ibukota negara RI pindah dari Jakarta, kira-kira Persija masih dapat subsidi dari APBD tidak yach ? Hehehe ...

Redsbusby
09-09-2010, 11:00 PM
Ayoo mulai OOT nih om andi ;))

Mungkin ada yg punya berita bahwa Jogjakarta sempat menawrkan diri menjadi ibukota??
saya yakin itu ada karena pernah denger dan baca beritanya :D

erin
09-09-2010, 11:59 PM
Ayoo mulai OOT nih om andi ;))

Mungkin ada yg punya berita bahwa Jogjakarta sempat menawrkan diri menjadi ibukota??
saya yakin itu ada karena pernah denger dan baca beritanya :D

ia..bener bro..
wktu itu cuman ntn berita di TV doank..
sultan hamengkubuwononya katanya udh keluarin statementnya...

kalo mau mindahin ibukota sih gua setuju..tapi kalo soal di kota mana gua msh bingung..
terus terang ajah, misalnya pindahnya ke Makassar, gua nolak deh..(emang gua yg punya Makassar ??? )..takut ajah bakal jadi padat..sekrang ajah udh mulai banyak macet...:nohope:

Liat kota Jakarta semakin hari makin padat dan takutnya ntr jadi gak teratur lagi..tiap ke jakarta yg ada dipikiran gw bakal menua di jalan krn macet tambah lg makin semeraut krn makin byk penghuninya..
sekarang ajh penghuninya udh padat bener...gimana mau aman dan tentram kalo tinggalnya ajah dempet2an...
tapi emang butuh wktu yg lama dan bugdet yg gede..
dan sepertinya biaya pajak juga bakal kena imbasnya...

Andi Istiabudi
10-09-2010, 01:12 AM
ia..bener bro..
wktu itu cuman ntn berita di TV doank..
sultan hamengkubuwononya katanya udh keluarin statementnya...

kalo mau mindahin ibukota sih gua setuju..tapi kalo soal di kota mana gua msh bingung..
terus terang ajah, misalnya pindahnya ke Makassar, gua nolak deh..(emang gua yg punya Makassar ??? )..takut ajah bakal jadi padat..sekrang ajah udh mulai banyak macet...:nohope:

Liat kota Jakarta semakin hari makin padat dan takutnya ntr jadi gak teratur lagi..tiap ke jakarta yg ada dipikiran gw bakal menua di jalan krn macet tambah lg makin semeraut krn makin byk penghuninya..
sekarang ajh penghuninya udh padat bener...gimana mau aman dan tentram kalo tinggalnya ajah dempet2an...
tapi emang butuh wktu yg lama dan bugdet yg gede..
dan sepertinya biaya pajak juga bakal kena imbasnya...

Idealnya sih ibukota negara seperti Washington DC atau Canberra, dimana sebuah kota benar-benar fokus untuk kegiatan pemerintahan dan politik. Dimanapun ibukota RI nantinya berada perlu dipikirkan juga bagaimana pembangunan bisa merata secara nasional. Jika setiap daerah bisa maju maka arus urbanisasi ke kota besar bisa ditekan dan berbagai masalah yang kerap melanda kota besar seperti Jakarta pun bisa diminimalisir.

red_devilz
10-09-2010, 01:29 AM
Memindahkan Ibu Kota ? Bakalan butuh duit puluhan atau ratusan trilliun tuh . Terus duit dari mana coba ? :(

Menurut gw , pemindahan Ibu Kota Pemerintahan ke kota lain adl ide bagus , yg bakalan jadi wacana doank sampai beberapa puluh tahun ke depan 8-|

Andi Istiabudi
10-09-2010, 01:38 AM
Sebenarnya wacana awal pemindahan Ibukota RI dari Jakarta berawal dari masalah kemacetan yang semakin kronis di Jakarta. Sebagai warga Jakarta jujur saya merupakan satu dari jutaan penduduk Jakarta yang merasakan "kejamnya" kemacetan di Jakarta, huhuhu ...

Masalahnya kemacetan membawa kerugian trilyunan rupiah tiap tahunnya dari segi pemborosan BBM, terbuangnya waktu dan produktifitas kerja, hingga biaya yang harus dikeluarkan untuk ongkos kesehatan akibat penyakit yang disebabkan polusi asap kendaraan bermotor. Ketimbang trilyunan rupiah terbuang percuma tiap tahunnya, lebih baik kita mengeluarkan trilyunan rupiah untuk mengatasi masalah yang ada agar di masa depan kerugian bisa semakin diperkecil atau bahkan dihilangkan.

dhany_kai
10-09-2010, 01:41 AM
yang ane denger beberapa waktu lalu Palangkaraya bakal jadi calon kuat karena posisinya yg strategis...
tapi kata Pak SBY perekonomian, perdagangan dan Ibukota Republik Indonesia tetap di Jakarta
yang pindah ke kota lain hanya pemerintahannya aja.. :D

Andi Istiabudi
10-09-2010, 01:47 AM
Kalau tidak salah Palangkaraya memang sudah dipersiapkan menjadi ibukota RI sejak jaman Bung Karno,namun tidak pernah terlaksana (mungkin karena tahun 1960an Indonesia berkonfrontasi dengan Malaysia yach ???)

Iya, cukup pusat pemerintahannya saja yang pindah. Kalau di Amerika Serikat kan pusat pemerintahannya di Washington DC dan pusat bisnis dan ekonomi di New York. Kalau kedua-duanya pindah wah dananya pasti besar banget, lebih baik dananya untuk pembangunan daerah tertinggal di Indonesia saja...

dhany_kai
10-09-2010, 02:06 AM
Sebenarnya wacana awal pemindahan Ibukota RI dari Jakarta berawal dari masalah kemacetan yang semakin kronis di Jakarta. Sebagai warga Jakarta jujur saya merupakan satu dari jutaan penduduk Jakarta yang merasakan "kejamnya" kemacetan di Jakarta, huhuhu ...

Masalahnya kemacetan membawa kerugian trilyunan rupiah tiap tahunnya dari segi pemborosan BBM, terbuangnya waktu dan produktifitas kerja, hingga biaya yang harus dikeluarkan untuk ongkos kesehatan akibat penyakit yang disebabkan polusi asap kendaraan bermotor. Ketimbang trilyunan rupiah terbuang percuma tiap tahunnya, lebih baik kita mengeluarkan trilyunan rupiah untuk mengatasi masalah yang ada agar di masa depan kerugian bisa semakin diperkecil atau bahkan dihilangkan.

ia bro bener banget..
makanya wacana pindah pemerintahan ke Palangkaraya muncul lagi..
kemaren di detik.com dana tersebut d dapat dari APBN
katanya pak SBY sih, Indonesia mau contohin Malingsia /:)
mereka kan beberapa tahun lalu pindah tempat untuk pemerintahannya juga dari KL ke ..... ( lupa namanya :D )

ah semoga aja,dengan pemindahan pusat pemerintahan, kerja para pemimpin semakin baik aja.... aminnnnnn

Andi Istiabudi
10-09-2010, 02:15 AM
mereka kan beberapa tahun lalu pindah tempat untuk pemerintahannya juga dari KL ke ..... ( lupa namanya :D )

Pusat pemerintahan Malaysia sekarang di Putrajaya, namun ibukotanya masih di Kuala Lumpur. Ini merupakan salah satu proyek mercusuar Perdana Menteri Malaysia saat itu, Dr. Mahathir Mohamad.

http://stat.kompasiana.com/files/2010/08/putrajaya.jpg

Denah lengkap Putrajaya, Malaysia

http://kltalk.com/putrajaya/putrajaya86.jpg

Gedung utama pusat pemerintahan di Putrajaya

Wengge Schmeichel
10-09-2010, 10:05 AM
Sepertinya wacana pembentukan pemisahan antara Ibukota negara & pusat pemerintahan serta ekonomi harus dilakukan.
Bukan karena tidak mau tetapi karena melihat Jakarta sudah semrawut seperti ini & tidak pernah ada realisasi pembangunan & people management yang memadai.

But, gw nga setuju klo dicompare dengan Malon. Kenapa? negara itu sudah ekspansi modal keuangan jauh-jauh hari, beda dengan kita yg tertinggal jauh...
Ini berpegaruh kepada sektor riil/ keuangan micro & macro yg berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakatnya.

Pemisahan pusat pemerintahan termasuk didalamnya pusat keuangan & bisnis harus dikaji benar2 dengan memperetimbangkan faktor perekonomian masyarakat, modal swasta & asing yang menjadi penggerak roda perekonomian serta industri yang sudah terpusat di Jakarta saat ini.

Sentralisasi Ibukota sebaiknya dilakukan dengan pertimbangan politis serta berdampak kuat di dalam negeri.

Gw sih setuju2 aja klo rencana ini direalisasikan. Tentu keputusan ini pasti membutuhkan cost yang sangat besar & pasti nga akan gegabah diambil.

loveUNITED
10-09-2010, 10:46 AM
banyak yang harus dipertimbangkan.

1. Calon ibukota yang baru harus dan wajib mempersiapkan infrastruktur jalan yang baik seiring dgn volume kendaraan yang mungkin akan melonjak.

2. Fasilitas stadium yang mempunyai standar internasional seperti GBk.(tentunya ini butuh lg dana yg tidak sedikit)

dari 2 opini diatas kayanya poin no.1 perlu di rencanakan, direalisasikan dan di utamakan dahulu.

Kalo saya sih setuju mau dimana aja asal pengangaran buat pembangunan nanti itu bener2 100% dialokasikan.
Jgn nanti di korupsi..

dan yang penting lagi pemerintah kalo mau buat jalan dan kalo harus mengorbankan rumah warga harus setimpal yah dgn biaya gantinya.

soalnya pengalaman pribadi dulu waktu rumah nenek dijadikan jalan(sekarang jalan laswi Bandung) biaya penggantianya tidak setimpal kasian pensiunan.
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

Andi Istiabudi
10-09-2010, 11:00 AM
Mungkin dalam perencanaan relokasi ibukota RI yang baru perlu dipertimbangkan untuk melibatkan konsultan asing, terutama dalam hal rancangan infrastruktur dan fasilitasnya.

Redsbusby
12-09-2010, 07:15 PM
Melihat segala permasalahn Ibukota jakarta yg semakin komplek, seprtinya ahrus bener2 bukan sekedar wacana nih... Setidaknya untuk pusat pemerintahan, bukan prdagangan, karena klo kedua2nya akan sangat susah dimana image kota jakarta itu sendiri sudah terbangu sejak lama...

Andi Istiabudi
12-09-2010, 08:06 PM
Wacana pemindahan Ibukota RI dari Jakarta awalnya muncul karena kemacetan Jakarta yang makin hari makin parah. Buktinya begitu libur lebaran beberapa hari terakhir, jalan-jalan protokol Jakarta menjadi lenggang. Terlalu banyak pendatang di Jakarta sehingga bikin macet. Intinya perlu ada pemerataan ekonomi di berbagai daerah sehingga arus urbanisasi terutama pencari kerja bisa ditekan.

Blacklist7
12-09-2010, 08:53 PM
Wacana pemindahan Ibukota RI dari Jakarta awalnya muncul karena kemacetan Jakarta yang makin hari makin parah. Buktinya begitu libur lebaran beberapa hari terakhir, jalan-jalan protokol Jakarta menjadi lenggang. Terlalu banyak pendatang di Jakarta sehingga bikin macet. Intinya perlu ada pemerataan ekonomi di berbagai daerah sehingga arus urbanisasi terutama pencari kerja bisa ditekan.

betul bgt...

sebenarnya urbanisasi besar besaran itu yg harus di kendalikan...

plus klo bisa ada peraturan yg mengatur jumlah penjualan / penambahan konsumsi kendaraan yg seharusnya di batasi

bayangkan berapa merk yg dipakai di Indonesia...

motor saja hampir 7 merk yg saya tahu...

apakah SNI tidak menetapkan peraturan seperti di negara yg lain yg membatasi merk dan type kendaraan tertentu sesuai dengan daerah atau tekstur wilayah negaranya??


jangan mencontoh negara lain yg serba bermobil BIG
*karena wilayah mereka luas, dan membutuhkan kendaraan yg bertenaga besar dan mampu menempuh jarak jauh dan daya jelajah medan yg luas..


efisienkan kendaraan umum...

kereta, kapal laut, pesawat terbang, bus umum, taxi dan aneka kendaraan umum lainnya pun seharusnya dikelola oleh 1 badan resmi pemerintah... sehingga secara tidaklangsung ikut menyumbang DEVISA dan menambah APBN lah...



ingat!! barang konsumsi itu lebih berguna bila digunakan untuk memenuhi kebutuhan daripada untuk memenuhi kepuasan semata!!!!

Andi Istiabudi
22-09-2010, 02:32 PM
Wah topik pemindahan ibukota RI sudah mulai terlupakan pasca libur lebaran kemarin, padahal Jakarta sudah kembali penuh dan macet lagi nih !!!

Jakarta Tenggelam Tahun 2012?
Jakarta Sudah Crowded & Over Kapasitas
TB Ardi Januar - Okezone

JAKARTA – Beragam persoalan tengah melilit Kota Jakarta. Peristiwa amblesnya jalan raya di Jalan RE Martadinata menjadi bukti bahwa kondisi alam Ibu Kota Negara ini tengah bermasalah.

Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan, tragedi ambrolnya jalan raya beberapa waktu lalu tersebut menandakan bahwa Jakarta sudah mengalami over capacity (kelebihan kapasitas), baik secara infrastuktur maupun secara jumlah penduduk.

“Jakarta sudah tidak kuat lagi menampung beban. Jika persoalan ini tidak ditanggapi secara cepat, Jakarta akan tenggelam,” ujar Panangian dalam perbincangan dengan okezone belum lama ini.

Menurutnya, luas Kota Jakarta hampir sama dengan luas Negara Singapura. Namun, perbedaan jumlah penduduk antara keduanya cukup signifikan. Singapura hanya memiliki sekira 4,1 juta jiwa. Sedangkan Jakarta memiliki penduduk sebanyak 9,6 juta.

“Sebanyak 9,6 juta itu kalau malam hari. Tetapi kalau siang hari, penduduk Jakarta bisa mencapai 14 juta jiwa. Bayangkan saja, betapa over kapasitasnya Jakarta ini,” tegas Panangian.

Karenanya, bedah kota harus segera dilakukan di Jakarta. Sebagian aktivitas masyarakat Ibu Kota harus segera dialihkan ke tempat yang lebih aman. Entah itu pemerintahan, atau dunia bisnis. Yang jelas, langkah tersebut akan mengurangi beban Jakarta yang dirasa sudah over kapasitas.

“Salah satu dari keduanya harus ada yang dipindah. Kalau pusat pemerintah dan bisnis sama-sama di Jakarta akan membuat crowded. Gagasan ini harus dilakukan mulai saat ini, sebelum terlambat,” pungkasnya. (teb)

Source : http://news.okezone.com

eiruyuuna
22-09-2010, 02:46 PM
gw sih mendukung pusat pemerintahannya yang dipindahin.kalo bisa tiap 5 taun skali pindahlah itu ibukota.biar 1 indonesia bisa berkembang.cuma pemerintah2 sini kan kyknya ga mau susah.maunya enak aja.maklum..ga pernah ngrasain macet dia..dikawal terus sih..

ferly_Liemz
22-09-2010, 04:40 PM
Gw sih termasuk yang setuju kalau pemerintahan di pindah dr jakarta...jakarta ud terlalu sumpek,di tambah lg dgn pengawalan2 yg tmbh bikin macet...termasuk bila bapak no 1 yg sering pulang pergike rumah nya kan di cikeas...

Pindahin aja ke kalimantan atau sulawesi..sapa tw bisa jd solusi buat kemacetan jakarta dan pemerataan ekonomi jg...biar ga semuanya terpusat di Jakarta..
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

ecly_watchaa
22-09-2010, 04:44 PM
tetap aja di Jkt ahh,,,klw dipindahin ke kalimantan duit SPPD bs
kurang ntar kekekeke....

RaharDian
22-09-2010, 04:54 PM
SPPD .....:)....setuju.....tetep aja di jkt....:)

Ntar jg yg dah ga kuat pergi sendiri ke daerah....:hammer:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif

yoshiharu_kubo10
23-09-2010, 01:38 PM
menurutku...Pemerintah harus kasih insentif (bentuknya boleh dipikirkan lagi) kepada perusahaan-perusahaan (atau instansi Pemerintahan) yang memindahkan/membuat pusat operasionalnya ke luar Jakarta (dan kalau bisa keluar Jawa)...(Jepang kalau tidak salah melakukan hal yang sama karena Tokyo sudah over crowded dan over capacity)...

ini bisa jadi cara untuk melakukan pemerataan pertumbuhan ekonomi ke daerah (luar Jawa)...mencegah urbanisasi (karena tumbuhnya ekonomi daerah)...dan membantu Jakarta mengurangi bebannya...

pemindahan ibukota itu bukan solusi yang sebenarnya...seperti kata Oom Robby...itu cuma melarikan diri dari masalah...

RedRob
23-09-2010, 03:34 PM
secara logis over-capacity-nya Jakarta itu kan karena banyaknya orang mengais rejeki maupun mencari hal-hal rekreasional di sini.. nah, kalo pusat pemerintahannya dipindah apa iya jadi solusinya? orang bergerak ke Jakarta karena faktor ekonomi dan maraknya industri.. ketika Jakarta akan difokuskan sebagai kota perekonomian saja tanpa embel2 ibukota apa memang akan mengurangi secara signifikan jumlah manusianya? urbanisasi didasarkan oleh faktor ekonomi kan?

adalah salah dan emosional kalau wacana pemindahan ibukota didasari oleh kemacetan dan kepadatan penduduk saja.. apalagi kalau pemindahannya cuma sebatas di Jawa Barat atau daerah lain di Jawa.. Zero Sum Game.. cuma mindahin masalah dan gak menyelesaikan..

so, kalau tanpa pembangunan di kota-kota lain yang bisa memecah konsentrasi para pencari uang sehingga tidak memadati Jakarta, maka wacana pemindahan ibukota yang bisa dibaca juga sebagai penyelamatan Jakarta sama aja sia-sia...

wacana perbaikan Transportasi Massal di Jakarta aja belum sempurna dilakukan, dan udah buru2 mencari jalan keluar yang populer dan terdengar solutif..

yoshiharu_kubo10
23-09-2010, 04:50 PM
yups tepat bro Robby...dengar2 kata orang...kontribusi perekonomian Jakarta itu sekitar 70% perekonomian Indonesia...(maaf kalau salah angkanya)...

jadi selama hal itu tidak diubah...daerah akan tetap "cemburu" pada Jakarta...urbanisasi jalan terus...bakat2 terbaik daerah pergi ke Jakarta sehingga terjadi "brain drain" di daerah...daerah selamanya tidak akan maju...dan Jakarta selamanya akan dapat masalah2 sosial...

ini memicu banyak masalah...mulai dari masalah keamanan nasional seperti separatisme...sampai sosial kemasyarakatan seperti kriminalitas kecil-kecilan (seperti copet, menggelandang dll)...

jadi yang terpenting bukan memindahkan ibukota negara...tapi mengurangi peran Jakarta dalam perekonomian nasional...(kalau Gubernur nya protes gara2 PAD bakal turun...bilang saja...Indonesia ini bukan Jakarta saja...kalau ga mau...suruh memisahkan diri dari Republik...baru kita berpikir soal pindah ibukota...wkwkwkwkwkk...:hammer:)

Andi Istiabudi
01-06-2013, 09:34 PM
Ngobrolin tentang Ibukota lagi yuuk ... :)

fajrinited
01-06-2013, 11:01 PM
Ngobrolin tentang Ibukota lagi yuuk ... :)

Hmm.. Ibukota RI saat ini kayaknya lagi tentrem nih Bang?
Mungkin kalau Jokowi berhasil membawa Jakarta lebih baik, predikat Jakarta sebagai Ibukota RI tetap terjaga Bang..

waynehanks
01-06-2013, 11:03 PM
Skrg lgi ramai urusan daging bro... Msalah ibukota ud mulai dilupain.. Hhahhaa

vankyoet
01-06-2013, 11:06 PM
lebih baiknya pindah ke daerah kalimantan, secara geografis lebih mendukung,.... lahan masih luas n anti gempa:peace:

bhowz
01-06-2013, 11:44 PM
Ciahahahhahahah!!Bontang aja jadi ibu kota ᵑᵞᵃ!! :D