View Full Version : Lega Calcio - News and Rumors
nu_reccayasha
04-08-2009, 09:33 AM
Lega Calcio or yang bisa disebut Serie A
berita diluar klub yang ada silahkan dishare disini
(jangan lupa sourcenya)
nu_reccayasha
04-08-2009, 09:40 AM
Badai Cedera Menghantam Roma
Selasa, 4/8/2009 | 06:15 WIB
ROMA, KOMPAS.com - Skuad AS Roma sedang dihantui cedera. Jelang laga lawan Genk di Liga Eropa UEFA, Kamis (6/8), pasukan "Serigala" kehilangan beberapa pemain pilarnya.
Sang kapten, Francesco Totti, pun tak luput dari gangguan fisik. Senin (3/8) pagi, Totti harus memperpendek masa latihannya karena mengalami cedera serius pada lutut kaki. Ia berusaha ngotot berlatih dengan kondisi terpincang-pincang, tapi akhirnya tak beringsut ke pinggir lapangan.
Totti pun terpaksa duduk menyaksikan rekan-rekan satu timnya berlatih. Di sebelahnya, Virko Vucinic juga mengalami cedera di bagian kaki. Mereka kemungkinan besar absen dalam duel versus Genk.
Kehilangan dua pemain itu menambah daftar pemain cedera pada skuad "I Gialorossi". Sebelumnya, Alexander Doni dan Philipe Mexes tidak dapat bergabung dalam latihan. Julio Baptista dan Max Toneto pun harus berlatih secara terpisah dari pemain lain.
angga_depitianto
06-08-2009, 09:12 PM
besok mo ada supercopa italia nih,,
hehehehe,,
disiarin ga yaa???
===========================================
Kamis, 06/08/2009 16:28 WIB
Jelang Piala Super Italia
'Elang' Ingin Patuk 'Ular Besar'
Kris Fathoni W - detiksport
Reuters
Beijing - Inter Milan boleh saja lebih diunggulkan atas Lazio untuk memenangi Piala Super Italia di Stadion 'Sarang Burung'. Tapi 'Si Elang' takkan mau pasrah menyerah kalah begitu saja, menunggu peluang dan "mematuk" untuk menang.
Dominasi Inter di ajang Seri A Italia belakangan demikian kental. Ditambah dengan statusnya sebagai juara bertaha Piala Super Italia, tak pelak 'Il Biscione' (Ular Rumput Besar) menjadi lebih favorit saat bersua Lazio akhir pekan ini.
Namun demikian, perhitungan di atas kertas tersebut tak bikin nyali Lazio menciut. Tommaso Rocshi yang jadi andalan 'Aquile' alias 'Elang-elang' di lini depan siap menjadi ujung tombak untuk mengoyak pertahanan Inter.
"Tak ada yang pasti dalam sepakbola. Fakta bahwa mereka adalah favorit adalah keuntungan buat kami. Di bawah tekanan kami bermain lebih baik," seru Rocchi kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip Reuters.
Inter kini tak lagi diperkuat oleh bomber utama mereka, Zlatan Ibrahimovic. Tapi Samuel Eto'o si pengganti juga tak kalah mumpuni, apalagi ditambah dengan Diego Milito yang musim lalu menjadi pencetak gol terbanyak kedua Seri A --bersama Marco di Vaio.
"Dua nama itu menimbulkan rasa takut di hati para pemain belakang," aku Pasquale Foggia di Football Italia.
Meski begitu, sekali lagi Foggia menegaskan bahwa dia dan para rekan-rekannya sama sekali tidak gentar berhadapan dengan Inter. "Dalam setiap pertandingan kami memiliki lawan yang harus dikalahkan, kami sadar tak boleh lengah dan bikin kesalahan, tapi kami sama-sama punya peluang menang."
"Kalaupun Inter adalah unggulan yang logis, Lazio tetap harus dihormati dan tak bakal menyerah sampai saat terakhir," tegas dia.
( krs / a2s )
Red Army
07-08-2009, 02:07 PM
besok mo ada supercopa italia nih,,
hehehehe,,
disiarin ga yaa???
( krs / a2s )
masih belum ada berita krn tv eropa bilang itu harga terlalu mahal buat slot pagi waktu eropa, krn main malam di asia
inter masih di atas angin, duet milito & eto'o bakalan acak2 seri a
marsel david
08-08-2009, 09:50 AM
Seri A di Trans7 Masih 50:50
Doni Wahyudi - detiksport
ist.
Jakarta - Liga Spanyol hilang dari layar RCTI, kompetisi Liga Italia Seri A dikhawatirkan punya nasib yang sama. Pihak Trans7 hingga kini belum bisa memastikan apakah akan tetap menayangkan perebutan Scudetto.
"Tunggu saja pekan depan, kepastiannya masih 50:50," ungkap Produser Eksekutif Trans7, Andi Chairil, saat dihubungi detiksport, Jumat (7/8/2009).
Dilanjutkan Andi, sebagai perusahaan bisnis, Trans7 harus melakukan beberapa pertimbangan sebelum memastikan mengambil kembali siaran langsung Seri A. Namun, sama seperti RCTI yang menyetop siaran La Liga, harga hak siar yang terlalu tinggi menjadi salah satu pertimbangan utama.
"Yaa..soal harga mungkin jadi salah satu faktornya. Kalau pesaing (dari televisi lokal) untuk mendapat siaran tersebut, saya tak tahu soal itu. Harga selalu jadi pertimbangan, inikan bisnis, tapi kita tentunya juga melihat potensi yang dimiliki," sambung Andi.
Dibanding Liga Spanyol, jam tayang Liga Italia diakui Andi jauh lebih baik karena masih ada di waktu prime time. Namun dia juga menyebut kalau lanjut atau tidaknya siaran Liga Italia juga akan dipengaruhi oleh kemampuan produksi inhouse mereka.
"Jam tayangnya memang bagus. Tapi kita harus lihat juga potensi internal, apakah lebih baik memproduksi program in house sendiri. Seperti Bukan Empat Mata, Wara-wiri atau acara yang lain."
"Yang jelas kami berharap untuk melanjutkan. Kita juga sudah ditawari untuk perpanjang (kontrak), tapi soal biding yang dilakukan, saya tidak tahu," pungkas dia.
TvOne Tertarik La Liga dan Seri A
Kalau RCTI melepas Liga Spanyol dan Trans7 belum pasti mempertahankan Liga Italia, maka TvOne justru punya ambisi besar untuk bisa menayangkan salah satu kompetisi tersebut. Seperti diketahui, TvOne untuk musim depan sudah dipastikan menayangkan pertandingan Liga Inggris.
"Kita cukup tertarik pada Liga Italia dan Liga Spanyol, dan sekarang proses bidding masih terus berjalan. Tapi Liga Spanyol sepertinya masih di bawah Liga Italia karena cuma empat tim, dan mainnya tengah malam. Kalau Liga Italia masih bisa 10 tim yang bersaing," terang Sport Manager TvOne, Sofyan Osing.
Untuk Premier League musim depan, TvOne sudah memastikan akan menayangkan 58 pertandingan live. Sementara untuk laga tunda jumlahnya berkisar antara delapan atau 10.
( din / a2s )
Red Army
08-08-2009, 04:23 PM
saya liat waktu pertandingan di Asianbookie kok mainnya jam 02.30 Wita ya ?
apa ini untuk mnyiasati biar terjual acaranya di Eropa.
Main bola dini hari ? :confusing:
finza_13
08-08-2009, 10:18 PM
Supercoppa Italia
Lazio Tundukkan Inter
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Beijing - Lazio memenangi Supercoppa Italia tahun ini usai menundukkan Inter Milan 2-1. Gol Biancoceleste dipersembahkan oleh Francelino Matuzalem dan Tommaso Rocchi, sedang Nerazzuri membalas lewat Samuel Eto'o.
Laga Supercoppa Italia antara Lazio kontra Inter digelar di Stadion Sarang Burung, Beijing, China, Sabtu (8/8/2009) malam WIB.
Peluang pertama didapatkan Inter ketika laga berlangsung setengah jam. Namun kans yang didapat Sulley Muntari gagal membuahkan hasil usai tendangannya melenceng dari sasaran.
Tujuh menit berselang, kiper Lazio Fernando Muslera menyelamatkan gawangnya dari sundulan Lucio yang menyambut bola sepak pojok Esteban Cambiasso..
Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan kedudukan sama kuat 0-0.
Lazio membuka skor di menit ke-66 lewat Francelino Matuzalem. Bola sepakan Matuzalem sempat diblok kiper Inter Julio Cesar. Namun pantulannya mengenai kepala Matuzalem dan si kulit bundar pun meluncur masuk ke agwang Inter.
Tiga menit berselang, Biancoceleste menambah keunggulan kali ini lewat Tomamaso Rocchi. Bola chip yang dilepaskan pemain berusia 31 tahun itu gagal dibendung Julio Cesar.
Inter membalas di menit ke-78 lewat Samuel Eto'o. Gol ini berawal dari kegagalan Ousmane Dabo mempertahankan bola. Si kulit bundar kemudian direbut Mario Balotelli yang selanjutnya menyodorkan bola ke arah Eto'o.
Empat menit menjelang bubaran, Inter kembali merobek gawang Lazio. Namun kali ini gol yang didonasikan oleh Diego Milito itu dianulir akibat wasit menilai telah terjadi offside.
Di lima menit masa injury time, Nerazzuri lebih banyak melancarkan tekanan. Namun kans yang didapat lewat tendangan bebas Eto'o masih melenceng tipis. Sementara sundulan Davide Suazo bisa ditangkal Muslera.
Skor 2-1 untuk Lazio bertahan hingga laga ditutup.
finza_13
12-08-2009, 06:09 PM
Soal Seri A, Trans7 Tunggu Jumat
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Jakarta - Pihak Trans7 masih belum memberikan jawaban yang pasti soal penayangan liga Seri A. Trans7 mengatakan, kepastian tersebut kemungkinan akan didapat hari Jumat.
Akhir pekan lalu Trans7 mengatakan bahwa kepastian penayangan Seri A di layar stasiun televisi tersebut masih 50 :50.
Saat ini angka tersebut masih belum beranjak. "Meski sinyalnya positif, namun peluangnya juga masih 50:50," demikian kepala produksi Trans7 Andi Chairil ketika dihubungi detiksport melalui telepon, Rabu (12/8/2009) sore WIB.
"Saat ini kami belum bisa memastikan. Kami masih menunggu jawaban dari pemegang hak siar," lanjutnya.
Chairil memberikan isyarat bahwa kepastian itu akan didapat pada akhir pekan ini. "Tunggu sampai hari Jumat," tutupnya.
TvOne Belum Pastikan La Liga atau Seri A
Sementara itu, TvOne yang mengatakan berminat untuk menayangkan La Liga dan Seri A juga belum memberikan jawaban yang pasti.
"Tayangan La Liga atau Seri A di TvOne masih belum clear . Dewan direksi belum memutuskan akan mengambil yang mana," kata Sofyan Osing, sport manager tvOne ketika dihubungi detiksport melalui telepon, Rabu (12/8/2009) sore WIB.
"Kedua kompetisi punya peluang yang sama besarnya. Mungkin bisa kami ambil salah satu, atau mungkin tidak diambil dua-duanya," lanjut Sofyan.
"Keputusannya mungkin makan waktu seminggu," tutupnya.
Kompetisi Seri A musim 2009/10 akan digelar mulai 22 Agustus. Sementara itu La Liga dimulai sepekan setelahnya.
ecly_watchaa
12-08-2009, 09:37 PM
keknya msh asik diobrolin neh bapak,yuk posting lg
cerita, ocehan serta keluhan Mou di mari...:happy:
http://bola.okezone.com/images-data/content/2009/08/12/47/247394/bJur8V2LTG.jpg
klw dah ada tritnya ato salah letak tulung
di merjer aja om mod's....:peace:
ecly_watchaa
12-08-2009, 09:39 PM
mantab boss,...gt dong jadi pelatih,..musti punya semangat
u/ selalu menang kekekeke.....truslah berkoar...:hammer:
___________________
Mourinho Tak Faham Cara Terima kekalahan
Rabu, 12 Agustus 2009 - 15:34 wib
Fetra Hariandja - Okezone
ROMA - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho pernah terlibat perang urat syaraf dengan direktur olahraga Catania Pietro Lo Monaco, sepanjang musim lalu. Musim ini, Mourinho tampaknya akan adu mulut dengan presiden Lazio Claudio Lotito.
Lotito memberikan saran berbau peringatan yaitu Mourinho harus rendah hati menerima setiap kekalahan di kompetisi apapun. Selama ini, Mourinho tidak mengerti cara menerima kekalahan dengan sikap bijak dan ramah.
Mourinho menyatakan Inter Milan berhak menyandang sebagai pemenang. Padahal Nerazzurri dihempaskan Lazio 2-1 pada Piala Super Italia 2009. Kemudian Mourinho menyatakan Inter lebih baik dibandingkan Lazio.
"Mourinho tidak mengetahui budaya dari kekalahan dan tidak menafsirkan nilai-nilai dari olahraga," kata Lotito seperti disitat reuters, Selasa (12/8/2009).
"Mourinho menafsirkan sepakbola berdasarkan moto 'semakin banyak yang Anda belanjakan, semakin banyak yang menang'. Penilaian ini terkait hanya untuk hasil dan bisa jadi saya katakan saya telah memenangkan dua gelar," papar Lotito.
Kekalahan dari Lazio menjadi tamparan keras bagi Mourinho. Petinggi Inter Milan pasti meminta Mourinho membawa anak asuhnya berprestasi. Apalagi, manajemen Inter mengikuti semua saran Mourinho pada bursa trabsfer ini.
rondwisan
13-08-2009, 08:27 AM
Jose Mourinho's Greatest Hits
FFT - 18 March 2009 15:00
http://www.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/01318/ferguson-mourinho_1318935c.jpg
Admit it: you miss Jose Mourinho. :gila :gila :DD
Last week's fleeting return with Inter was like a favourite uncle dropping in on Boxing Day: full of wit, stories and presents, then dashing off before tea, leaving you looking around at the same boring faces as before and wishing he'd stayed a while longer.
Mourinho's love of the limelight is seen by some as vanity. His players, though, love it: it removes them from the pressure of the spotlight.
And instead of mumbled platitudes, fans are rewarded with pith, sarcasm and thought-provoking soundbites which fill in all those boring days between games.
In tribute to the man who could be loved or hated but seldom ignored, we present 10 of his most controversial moments. And it doesn't even include that Old Trafford touchline sprint. Or the time he was arrested trying to keep his dog out of quarantine...
February 2005 Mourinho wins his first trophy with Chelsea, but the Carling Cup victory is marred by his own sending-off after his team's late equaliser.
With Steven Gerrard – a Chelsea transfer target the previous summer – having unwittingly levelled matters with an nown goal, The Special One strolls down the touchline past aghast Liverpool fans, finger pressed to his lips in a silence gesture.
He later claims he wasn’t taunting Liverpool fans, but gesturing to the media who had criticised his side, telling them to “put their pens in their pockets.”
Presumably after tapping them thoughtfully against their pursed lips.
http://cms.442.haymarketnetwork.com/contentimages/blog/FourFourTwoView/Mourinho_Millennium.jpg
Mourinho (left) gets his marching orders at the Millennium
March 2005 Mourinho accuses referee Anders Frisk and Barcelona manager Frank Rijkaard of a clandestine meeting during the half-time interval of their Champions League last 16 first leg.
He claims that he was “not surprised” to see Didier Drogba sent off for a dubious second booking, and breaks FIFA rules by preventing his players from speaking to the media after the game.
Mourinho receives a fine and a two-match ban (it's later claimed that this may have been partially circumvented by assistant Rui Faria wearing an earpiece under his bobble hat, while some say Mourinho hid in the dressing room and escaped in a laundry bin).
Frisk subsequently receives death threats, and – having already that season been struck by a coin at Roma – decides to retire. Mourinho is labelled the “enemy of football” by overexcited UEFA referee’s chief Volker Roth.
June 2005 Scandal! Mourinho is fined £200,000 after meeting Arsenal employee Ashley Cole in a hotel back in January. The fine is later reduced to £75,000.
October 2005 Mourinho labels Arsene Wenger a voyeur, suggesting the Frenchman has an unhealthy obsession with Chelsea.
“I think he wants my job,” Mourinho says about the Arsenal manager, who threatens legal action. Mourinho later apologises for the remark.
December 2006 Jose has a touchline bust-up with Everton boss David Moyes after Andy Johnson collides with substitute goalkeeper Hilario.
The Portuguese insinuates the striker has dived and later labels him “untrustworthy”. Again, the manager apologises after being threatened with legal action.
http://cms.442.haymarketnetwork.com/contentimages/blog/FourFourTwoView/Mourinho_Wenger.jpg
"I know you're there Arsene"
March 2007 Mourinho calls Mike Riley a *** – Portuguese for b*tch – during the half-time break of an FA Cup quarter-final against Spurs
Jose claims it is a word he uses regularly and goes on to call Mike Riley a “good referee.” No action is taken, and everybody carries on like grown-ups.
August 2008 It doesn't take long for Mourinho to bring his brand of newsworthiness to his new job at Inter.
After Juventus coach (and Chelsea predecessor) Claudio Ranieri says "unlike Mourinho I don’t need to win to be sure about what I am doing," the Portuguese blasts back in his usual style.
"Ranieri was right, I do need to win things to be sure of what I am doing. That’s why I've won so many trophies. By contrast he has the mentality that winning isn’t crucial and at nearly 70 years old he's just won a Super Cup and other small tournaments. He is too old to change his mentality.”
The Italian media, used to respecting age (although Raniari is actually only 56), react furiously. Corriere dello Sport calls the Inter boss “arrogant and offensive. Mourinho has responded to a nudge with a punch in the face.”
To quote children everywhere: "He started it."
October 2008 Catania CEO Pietro Lo Monaco takes the unusual step of suggesting Mourinho should have his "teeth smashed in".
This comes after a 2-1 victory at Catania prompts the Portuguese to say Inter "deserved to win 5-1" and that "had I played in goal in place of Julio Cesar, nothing would have changed."
Outraged, Lo Monaco says Mourinho has offended the whole of Catania and should "keep his mouth shut" or "take his beautiful suitcase back to his own country".
Lo Monaco is suspended for 40 days, while Mourinho says he has only ever heard of Monaco as a place for a Grand Prix.
http://cms.442.haymarketnetwork.com/contentimages/blog/FourFourTwoView/Mourinho_Snort.jpg
"You want a piece of me... I'll take you all on"
March 2009 Mourinho launches a scathing attack on the Italian media after a 3-3 draw with Roma in which Inter are awarded a debatable penalty.
Replays of Mario Balotelli tumbling over a challenge are pored over in obsessive detail and, although a consensus isn't reached, Juventus coach Claudio Ranieri predictably agrees with Roma boss Luciano Spalletti and captain Daniele de Rossi that the youngster dived.
Noting Ranieri's punditry, Jose isn't jolly.
“I don’t like intellectual prostitution, I like intellectual honesty,” he says. "There has been great intellectual manipulation over the last few days to manipulate public opinion. We haven't talked about a Roma side with great players, lots of players I wanted to have with me, that will finish the season with zero titles.
"We haven't talked about Milan, who will finish the season with zero titles. We haven't talked about Juventus, who have won lots of points with refereeing mistakes." No, and now we're not talking about your players either, we're talking about you...
March 2009 After his Inter Milan side lose 2-0 in the Champions League last 16, there are allegations (which he strenuously denies) that Mourinho slapped a Manchester United fan outside Old Trafford. :gubrax
rondwisan
13-08-2009, 08:43 AM
detiksport - 24/03/2009 05:55
Inilah Dia, Doktor Mourinho
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/2-d.jpg
Jose Mourinho kini punya julukan baru yaitu Dr Mourinho. Setelah Senin (23/3/2009) waktu setempat, Universitas Teknik Lisbon memberi gelar doktor honoris clausa di bidang keolahragaan bagi allenatore Inter Milan itu.
Pelatih Inter Milan itu diganjar gelar doktor kehormatan untuk jasa-jasanya di bidang keolahragaan.
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/1-d.jpg
Diiringi tepuk tangan dari dua petinggi universitas, Mourinho menerima gelar doktor honoris causanya.
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/3-d.jpg
Sebelum menerima penghargaan, Mourinho sempat memberi kuliah singkat kepada para mahasiswa di fakultas olahraga Universitas Teknik Lisbon.
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/4-d.jpg
Ciuman kebahagiaan dari seorang Mourinho. Bertambah lagi julukan bagi pria Portugal itu, sebelumnya The Special One, kini ia bisa dipanggil Dr Mourinho.
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/5-d.jpg
Senyum tergambar dari wajah Mourinho saat memberi pidato usai pemberian penghargaannya. Dr Mou saat ini sedang membangun kesuksesan barunya bersama Inter Milan.
http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/24/548/6-d.jpg
Anderstone
13-08-2009, 10:39 AM
to be honest, jose mourinho is my guilty pleasure...
finza_13
13-08-2009, 10:47 AM
walau big mouth tp juga ada hasilnya.......:peace:
saluut buat bapak yg satu ini
Dr."Big Mouth" Mourinho.........:shakehand:
nu_reccayasha
13-08-2009, 10:56 AM
wuih si JM jadi dokter
mantap lah
ecly_watchaa
13-08-2009, 10:58 AM
wuih si JM jadi dokter
mantap lah
DOKTOR kale om kekekekee.....doi gak kuliah di kedokteran hehehe...
ngabur ahhh..................:ngacir:
Diego
13-08-2009, 12:04 PM
gw berani ngejek gw...
gw ngefans jg sih sm dia....
and tktnya dia bakal jd suksesor nya fergie....
soalnya fergie n JM saling respek n saling muji sih.....
Anderstone
13-08-2009, 12:18 PM
Jose Mourinho ini satu2nya (CMIIW) orang yang menang mindgames dan psywar sama fergie......
gue pengen dia balik ke inggris lg sih....
rondwisan
14-08-2009, 11:04 AM
Fabio Cannavaro
Dari Scugnizzo ke Ballon D’or
http://i46.photobucket.com/albums/f150/rondwisan/cannavaro_oke.jpg
Ketika Diego Armando Maradona masih menjadi kapten Napoli pada akhir 1980-an seorang anggota skuad junior mencuri perhatiannya. Kagum akan potensi dan skill-nya, Maradona meramalkan bocah lokal bernama Fabio Cannavaro tersebut bakal menjadi pemain besar.
Well, pengamatan sang legenda tepat. Dua dasawarsa kemudian, bocah tersebut menjelma menjadi kapten tim juara dunia, bek tengah paling disegani, sekaligus Pesepakbola Terbaik Eropa.
Sebuah prestasi yang sangat gemilang mengingat sekitar 20-an tahun silam Cannavaro masih seperti para scugnizzi alias anak-anak jalanan lain di Napoli: bermain bola di pinggir jalan serta lapangan berdebu dan menghabiskan masa kecil di luar rumah.
“Napoli tak sama dengan Milan. Kami berbeda dengan kebanyakan anak-anak di Italia Utara. Kami mungkin lebih mirip Rio de Janeiro di Brasil,” kenang Cannavaro, yang lahir dan dibesarkan di kota di Italia Selatan tersebut.
Dibanding Milan atau Torino, Napoli memang terlihat lebih kumuh dan kalah glamor. Namun, justru masyarakatnya lebih hangat dan terbuka. Bahkan istilah scugnizzi, menurut Cannavaro, hanya terdapat di Napoli.
“Orang Italia pada umumnya menyebut anak-anak dengan ‘bambini.’ Namun, kami menggunakan “scugnizzi” yang pengertiannya lebih pas karena karakteristik anak-anak jalanan di Napoli,” paparnya kepada majalah Four Four Two.
Kebanggaan Napoli
Mengawali karier dari SSB (Sekolah Sepakbola) Napoli, Cannavaro masih ingat atmosfer unik saat mereka bertanding dengan tim anak-anak dari AC Milan, Inter, atau Juventus. “Pendekatannya sangat beda. Mereka selalu terlihat serius dan sedikit jaim (jaga image),” kenangnya. “Bahkan kebanyakan datang dengan setelan lengkap seperti jas dan dasi,” lanjutnya.
“Itu sesuatu yang takkan pernah kami lakukan. Kami sangat santai dan cuek. Pokoknya ingin bersenang-senang. Soal menang-kalah, itu urusan nanti,” imbuhnya.
Identitas sebagai warga Napoli sangat melekat di dada pria kelahiran 13 September 1973 tersebut. Karena itu, ia begitu bangga ketika dengan status penduduk asli Napoli malah ditunjuk menjadi kapten Azzurri yang lantas menggondol Piala Dunia.
Maklum, rata-rata warga Napoli ditolak dan dimusuhi oleh masyarakat Italia. Di sisi lain, para Neapolitan juga tak pernah merasa benar-benar menjadi orang Italia. Toh, ratusan ribu warga Napoli turun ke jalan dan berpesta merayakan kemenangan Italia di Piala Dunia 2006.
“Itu bukan karena nasionalisme. Mereka sebetulnya tak merayakan kemenangan Italia, tapi lebih karena ada warga Napoli mengangkat trofi di Berlin,” tukas Cannavaro.
Kini, kebanggaan tersebut bertambah lagi karena pemain kesayangan mereka dipastikan menerima Ballon D’Or (Bola Emas), simbol pemain terbaik Eropa.
Malam penganugerahan baru dilakukan Senin (27/11) di Paris, namun sejak pekan lalu pemimpin redaksi majalah France Football selaku promotor sudah mengonfirmasi langsung kepada Cannavaro di Madrid.
“Ini penghargaan prestisius. Secara individu, saya sangat menginginkan gelar ini,” ujarnya kepada BBC. Setidaknya gelar ini sedikit memupus kekecewaan Cannavaro, yang hanya meraih Bola Perak di Piala Dunia karena kalah tipis dari si perebut Bola Emas, Zinedine Zidane.
Barry Manembu/Foto: AFP
Fabio Cannavaro
Usia: 33
Lahir: Napoli, 13 September 1973
Tinggi: 175 cm
Berat: 72 kg
Julukan: Il Muro di Berlino (Tembok Berlin)
Posisi: Bek Tengah
Klub: Real Madrid
Nomor Punggung: 5
Klub terdahulu: Juventus
Karier Pro:
1992-1995 Napoli 68 (2)
1995-2002 Parma 212 (5)
2002-2004 Inter Milan 50 (2)
2004-2006 Juventus 74 (6)
2006- Real Madrid 6
Penampilan Timnas: 105 (1 gol)
Debut Timnas: 22 Januari 1997, Italia vs Irlandia Utara
Prestasi (Domestik):
-Juara Serie A 2005 (Juventus)
-Juara Serie A 2006 (Juventus)
-Runner-Up Seri A 1997 (Parma)
-Juara Supercoppa Italia 1999 (Parma)
-Juara Coppa Italia 1999 (Parma)
-Juara Coppa Italia 2002 (Parma)
Prestasi (Eropa)
-Juara UEFA Cup 1999 (Parma)
-Juara U-21 Eropa 1994 (Italia)
-Juara U-21 Eropa 1996 (Italia)
-Runner-Up Euro 2000 (Italia)
Prestasi (Dunia)
-Juara Piala Dunia 2006 (Italia)
Penghargaan:
-Tim Terbaik Versi UEFA, Euro 2000
-Osca del Calcio 2005
-Silver Ball, Piala Dunia 2006
-TIm All-Star Piala Dunia 2006
-FIFpro World XI: 2006
-Ballon D’or 2006
rondwisan
14-08-2009, 11:05 AM
Warisan Genetik
http://i46.photobucket.com/albums/f150/rondwisan/canna.jpg
Banyak yang penasaran dengan kehebatan Fabio Cannavaro, khususnya dalam duel-duel udara. Dengan postur 175 cm, Canna sebetulnya tergolong mungil untuk ukuran centerback (rata-rata bek tengah Eropa memiliki tinggi di atas 190 cm).
Nyatanya ia dengan gemilang mampu mematahkan nyaris semua ancaman dari udara. Banyak yang mengira ia bisa begitu karena berlatih squat sejak kecil hingga dapat meloncat tinggi.
Namun, Canna hanya tertawa ketika dikonfirmasi. Kepada Four Four Two, ia memberi tahu resepnya. “Sebetulnya itu faktor keturunan saja. Ayahku juga pemain bola dan ia memiliki kemampuan serupa,” papar Canna. “Jadi memang sudah ada dalam genku. Ayah mewariskannya padaku.”
“Dulu orang skeptis saat melihatku bermain sebagai stoper. Namun, kecepatan serta loncatanku menutupi posturku. Saat remaja saya sebetulnya bermain sebagai sayap kanan. Namun, di semifinal Kejurnas U-17, saya disuruh menempel striker lawan dan dianggap sukses. Sejak itulah saya menjadi defender, belajar penjagaan man-to-man, dan mengembangkan antisipasi.”
“Saya mendapati bahwa yang terpenting sebetulnya bukan tinggi badan, melainkan timing. Itu inti permainanku. Segala sesuatunya adalah soal timing dan itu bukanlah hal yang Anda pelajari. Itu sudah ada dari sono-nya.”
Ada pengalaman menarik saat Canna masih remaja. Tepatnya ketika ia selaku anggota tim U-18 Napoli disuruh mengawal Diego Maradona dalam sesi latihan.
Dengan semangat ia melakukannya sehingga Maradona terlihat kewalahan. Salah satu staf pelatih kemudian memintanya agar sedikit mengendurkan penjagaan. Namun, sang legenda tak sependapat. “Biarkan saja,” hardiknya. Kemudian ia berbalik menghadap Canna dan berkata,” Ayo, teruskan!”
Di akhir latihan, Maradona menghadiahi Canna sepatu sepakbola miliknya. Beberapa tahun kemudian Maradona bilang bahwa sejak dulu ia tahu Canna bakal jadi pemain besar. “Anak-anak lain biasa panik ketika berlatih bersama kami, tapi dia tidak. Setiap kali melihatnya saya yakin saya sedang menatap suatu fenomena,” kenang Maradona. (bry)
Suka Sepakbola Inggris
Tak banyak yang tahu Fabio Cannavaro sebetulnya menyukai Liga Inggris. Ia suka intensitas permainan di sana, bagaimana para pemain tampil habis-habisan, serta bagaimana passion para suporter.
Gara-gara itu, ia nyaris hijrah ke Chelsea pascavonis kasus calciopoli. “Saya sempat bicara dengan mereka. Baik Madrid maupun Chelsea adalah pilihan yang bagus, klub hebat, kota yang bagus. Namun, ketertarikan Chelsea tak sebesar Madrid,” imbuhnya. “Lagi pula ada faktor Fabio Capello.”
Selain kekaguman atas English football--Canna yakin dirinya bakal cocok bermain di Premiership--, ada juga fakta-fakta menarik tentang sosok yang dijuluki pesepakbola terseksi tersebut. Berikut beberapa di antaranya:
Cannavaro menikah dengan Daniela, gadis yang ia kenal sejak ia berusia 18 tahun. Dulu Canna cukup romantis, lho. Ia sering menulis surat cinta di dinding buat sang pujaan hati. Pasangan tersebut kini dikarunia dua putra dan satu putri: Christian (7 tahun), Andrea (2), dan Martina (4).
Ia punya lima tato: nama istri dan anak-anaknya, seorang prajurit perang di lengan kanan, dan gambar matahari di kaki kanan.
Bersama Ciro Ferrara, eks rekan setim sekaligus sesama Neapolitan, ia mendirikan Yayasan Cannavaro Ferrara guna membantu riset kanker di kampung halaman.
Andai bukan pesepakbola, Canna pasti menjadi pembuat piza. Ia bahkan punya resep khusus yang ia namakan Pizza allla Cannavaro. (bry)
rondwisan
14-08-2009, 11:06 AM
detikSport, 16/12/2006 03:23 WIB
Cannavaro Dapat Award Lagi
London - Tahun ini sepertinya menjadi milik Fabio Cannavaro. Setelah mendapat penghargaan pemain terbaik Eropa bulan lalu, bek Real Madrid itu kembali dinobatkan sebagai pesepakbola dunia tahun ini.
Adalah sebuah majalah terkemuka asal Inggris, World Soccer, yang memberinya penghargaan tersebut. Dilansir Yahoosports, Sabtu (16/12/2006), Cannavaro menjadi bek kedua yang berhasil mendapatkan award itu setelah Paolo Maldini di tahun 1994.
Melihat performa Cannavaro dalam satu tahun terakhir, tidak salah jika penghargaan tersebut jatuh ke tangannya. Membawa Juventus menjadi scudetto Seri A musim lalu dan Italia sebagai kampiun Piala Dunia adalah bukti kontribusi pemain berusia 33 tahun itu.
Cannavaro mengumpulkan 40 persen suara dari poling yang digelar majalah tersebut. Bahkan ia unggul tiga kali lipat dalam perolehan suara dibanding perolehan striker Barcelona Samuel Eto'o yang menempati posisi runner up dan Thierry Henry di urutan ketiga.
Cannavaro juga masih berpeluang menambah penghargaan tahun ini. Kapten timnas Italia itu masuk dalam kandidat peraih Pemain Terbaik FIFA tahun ini yang rencananya pengumuman pemenang akan diumumkan Senin (18/12/2006) nanti.
Cannavaro bukan satu-satunya peraih penghargaan yang sudah memasuki tahun ke-25 itu. Marcello Lippi dinobatkan sebagai pelatih terbaik, sementara Barcelona kebagian sebagai tim terbaik. Lionel Messi juga mendapat penghargaan sebagai Pemain Muda Tahun Ini.
rondwisan
14-08-2009, 11:32 AM
DEFENDER REACHES LANDMARK
Cannavaro becomes Italy's most capped player
Soccernet.com - August 12, 2009
http://www.gfdb.com/images%5Cpictures%5Cplayers%5CFabio-Cannavaro.jpg
Fabio Cannavaro became Italy's most capped player when he made his 127th appearance in Wednesday's goalless draw with Switzerland in a friendly international.
The Juventus player broke the previous record he shared with Paolo Maldini as he captained the world champions in their first game of the season.
"It's a great honour for me to have reached a great athlete like Paolo Maldini, who is an example for so many young people," Cannavaro told Rai television.
"We are lucky because (wearing) the Azzurri shirt is the dream of all children. I have never thought about records, which are there to be beaten.
"It's a great honour for me to wear this shirt and a great emotion to represent Italy."
finza_13
14-08-2009, 12:03 PM
Pengkhianat Is Back........:hammer:
mantabbzz deh udah membuktikan come back nya ke Juve dengan cetak gol lawan Madrid :malu:
I Love U Canna
http://www.juventus.com/site/filesite/news/cannavaro_cuore.jpg
http://www.theage.com.au/ffximage/2006/07/15/svJUVENTUS_wideweb__470x326,0.jpg
http://www.todorealmadrid.com/imagenes/fabio_cannavaro_2.jpg
http://cache.daylife.com/imageserve/022vfEneI5caf/340x.jpg
http://www.iffhs-media.de/9-Gala/9-Gala07-477.jpg
finza_13
14-08-2009, 12:08 PM
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Siapa Bakal Kejar Canna?
Fabio Cannavaro telah mentahbiskan diri menjadi pemain dengan caps terbanyak untuk Italia. Selanjutnya, siapa yang bakal mengejar, atau melampaui, pencapaian kapten Azzurri ini?
Cannavaro butuh waktu tujuh tahun untuk melewati pencapaian pemegang penampilan terbanyak Italia sebelumnya, Paolo Maldini. Ketika pensiun dari timnas pada tahun 2002, Maldini menancapkan milestone 126 caps. Sejak saat itu pula Canna mulai mengumpulkan cap atas nama dirinya.
Rekor Maldini baru terpecahkan ketika bek berusia 35 tahun ini tampil membela Italia pada laga persahabatan melawan Swiss, Kamis (13/8/2009) dinihari WIB. Pada pertandingan yang berkesudahan 0-0 tersebut, Canna tampil sebagai starter dan berada di lapangan sampai laga usai.
Pemain aktif yang paling dekat untuk melampaui torehan rekor Canna adalah Gianluigi Buffon. Pengawal gawang Italia ini sudah mengumpulkan 96 caps sejak pertama kali membela Azzurri pada tahun 1997.
Di belakang Buffon ada rekan satu timnya di Juventus, Alessandro Del Piero, dengan capaian 91 caps. Dibandingkan Buffon, Del Piero lebih lama lagi membela Italia. Ia sudah membela 'Si Biru' sejak tahun 1995.
Pemain lainnya adalah Gianluca Zambrotta. Bek milik AC Milan ini sudah menjadi langganan timnas sejak tahun 1999 dan semenjak saat itu ia sudah membela Italia sebanyak 88 kali.
Jika melihat usia Buffon yang baru 31, ia yang paling berpeluang untuk mengejar pencapaian rekor Canna. Meski caps Del Piero tak tertinggal jauh di belakangnya, tetapi umur ikon Juventus ini nyaris sama uzurnya dengan Canna, yakni 34. Bisa dibilang Buffon memiliki jenjang waktu yang lebih panjang darinya.
Berikut adalah mereka yang berada dalam daftar penampil terbanyak untuk Italia, seperti dikutip dari Wikipedia.
(Nama-Caps-Lama membela Italia)
1. Fabio Cannavaro: 127 (1997- )
2. Paolo Maldini: 126 (1988-2002)
3. Dino Zoff: 112 (1968-1983)
4. Gianluigi Buffon: 96 (1997- )
5. Giacinto Fachetti: 94 (1963-1977)
6. Alessandro Del Piero: 91 (1995- )
7. Gianluca Zambrotta: 88 (1999- )
8. Franco Baresi: 81 (1982-1994)
9. Giuseppe Bergomi: 81 (1982-1998)
10.Marco Tardelli: 81 (1976-1985)
*detiksport
marsel david
18-08-2009, 04:21 PM
Selasa, 18/08/2009 15:03 WIB
Indovision Juga Pegang Liga Italia
Arya Perdhana - detiksport
ilustrasi (AFP/Damien Meyer)
Jakarta - Stasiun televisi berbayar Indovision terus memperkaya tayangan sepakbolanya. Setelah mendapatkan Liga Inggris, Indovision juga dipastikan akan menayangkan pertandingan Liga Italia.
"Iya, Indovision mendapatkan hak siar pertandingan dari 10 klub Liga Italia," ujar Corporate Secretary Indovision Aria Mahendra Sinulingga kala dihubungi detiksport, Selasa (18/8/2009).
Namun sayangnya, Aria mengaku tidak hafal mengenai 10 klub yang dimaksud, termasuk apakah dari 10 klub tersebut ada klub-klub raksasa seperti Inter Milan, AC Milan dan Juventus.
"Deal ini sudah lama kami dapatkan. Ini melanjutkan program tayangan kami tahun lalu. Hak siar ini untuk satu tahun," tukas Aria.
Aria memastikan bahwa pihaknya akan menayangkan pertandingan kesepuluh klub itu, baik yang berlangsung di hari Sabtu atau Minggu di setiap pekannya, melalui saluran Vision1.
"Pokoknya asal pertandingan 10 klub tersebut, dipastikan akan disiarkan oleh kami," kata dia sembari menambahkan bahwa tayangan di Indovision tidak termasuk pertandingan di Coppa Italia.
Untuk mendapatkan hak siar 370 pertandingan Liga Inggris, konon Indovision harus mengeluarkan dana 6 juta dolar AS (Rp 60 miliar). Aria menolak mengonfirmasi angka itu serta menolak membuka jumlah dana yang harus dikeluarkan pihaknya untuk mendapatkan hak siar Liga Italia.
"Soal harga susah saya ngomongnya," kata Aria.
Selain paket pertandingan, Aria juga menambahkan bahwa televisi yang bernaung di bawah bendera MNC Global Media itu akan mempersembahkan tayangan-tayangan pendukung seperti highlight dan lain-lain.
( arp / key )
finza_13
20-08-2009, 04:35 PM
Liga Italia 2009-2010: Mereka Mengejar Kursi Keempat
Thursday, 20 August 2009 15:18
Berita Bola: Jakarta - Dominasi Inter Milan, Juventus dan AC Milan di Liga Italia tampaknya sulit untuk dibantah. Akibatnya, tim-tim lainnya cuma bisa memperebutkan posisi keempat.
Bayangkan saja, dalam 10 tahun terakhir, cuma AS Roma dan Lazio yang berhasil mendobrak kedigdayaan tiga tim terbesar itu. Itu pun terjadi sudah lama, Lazio melakukannya musim 1999-2000 dan Roma di musim 2000-01.
Dengan tiga posisi teratas nyaris pasti jadi milik ketiga klub tersebut, posisi keempat jadi target realistis untuk sejumlah klub seperti Roma, Lazio, Fiorentina, Genoa, Udinese dan Napoli.
Musim lalu, Fiorentina menempati posisi akhir keempat. Melihat perkembangan yang ada, La Viola menjadi kandidat terkuat untuk menempati posisi yang sama musim ini.
Kekuatan Fiorentina relatif tetap atau bahkan bertambah. Di belakang kemudi tim, masih ada pelatih cerdas Cesare Prandelli. Sementara di sisi skuad, mereka tidak banyak berubah kecuali kehilangan Felipe Melo.
Fiorentina memang belum mencari pemain baru untuk mengisi posisi Melo. Tetapi, keberadaan Alberto Gilardino, Adrian Mutu dan Sebastian Frey menjamin stabilitas mereka mengarungi musim baru.
Namun masalah bisa hadir untuk Fiorentina bila menimbang jadwal. Dengan 'Si Ungu' juga terjun ke Liga Champions, maka kedalaman skuad dengan kekuatan merata akan sangat diperlukan Prandelli.
Genoa diperkirakan tidak akan semengejutkan seperti musim lalu saat mereka finis di posisi lima. Kehilangan Diego Milito yang menjadi mesin gol mereka akan sangat berpengaruh. Hernan Crespo yang diplot sebagai pengganti jelas tidak sebagus Milito.
Lazio punya kans untuk merebut posisi Genoa sekaligus menyaingi Fiorentina. Sayangnya, masalah Lazio bukanlah pada penjualan pemain penting, tetapi justru konflik internal yang membuat mereka memarkir Goran Pandev, Cristian Ledesma dan Lorenzo De Silvestri.
Bila berhasil menyelesaikan persoalan dengan para dissidenti itu, Lazio bisa membahayakan. Keberhasilan mengalahkan Inter di Super Coppa Italia memperlihatkan kemampuan pasukan asuhan Davide Ballardini itu.
Roma juga menyimpan potensi mengacau konstelasi bila bisa memaksimalkan kemampuan para pemainnya. Meski kehilangan Alberto Aquilani, bertahannya Daniele De Rossi dan Philippe Mexes dapat membantu Francesco Totti dan Simone Perotta mengangkat prestasi Giallorossi.
Sedikit lebih di belakang, ada Udinese dan Palermo. Dengan kekuatan yang tidak terlalu istimewa, keduanya diperkirakan tetap akan mampu menghadirkan kejutan meski konsistensinya dipertanyakan. (dtc/arp/nar)
zudomiriku
20-08-2009, 10:18 PM
Liga Italia 2009-10
Pekan Pertama Hilang dari TV Lokal
Mohammad Resha Pratama - detiksport
Para pecinta Seri A yang tidak berlangganan TV berbayar harus bersiap kecewa karena mereka tidak dapat menyaksikan pekan pertama Seri A yang akan bergulir akhir pekan ini.
Seperti diketahui, hak siar Seri A di Tanah Air untuk musim 2009/2010 kembali jadi milik Telkomvision dan Yes TV. Sementara, nasib Trans7 sebagai pemegang hak siar musim lalu, musim ini nasibnya masih belum jelas. Hal ini disebabkan belum adanya kesepakatan antara Telkom dengan TV lokal
"Sayangnya untuk pekan pertama Liga Italia akan hilang dari tv terestrial. Semua ini terjadi karena pihak mereka (TV lokal) dan kami belum menemui kata sepakat sampai saat ini," ujar Direktur Content dan Marketing Telkomvision Bambang Lusmiadi kepada wartawan dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (20/8/2009) sore WIB.
Walaupun demikian, Bambang mengatakan pihaknya tak mau dianggap memonopoli tayangan kompetisi yang musim lalu dimenangi oleh Inter Milan itu. "Kami prediksi mungkin saja peka-pekan berikutnya bisa ditayangkan secara gratis di TV lokal, asal kami bisa deal untuk masalah kontraknya," sambungnya.
Perkataan Bambang seakan mengamini pernyataan dari pihak Trans7 beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa peluang untuk menyiarkan Seri A musim ini masih 50-50. Pihak Trans7 saat itu berujar kalau mereka masih dalam tahap negosiasi untuk mendapat hak tayang liga yang sempat diguncang kasus Calciopoli pada 2006 itu.
Namun, Bambang memastikan kalau untuk para pelanggan Telkomvision tak akan terganggu sama sekali untuk menikmati aksi Samuel Eto'o, Diego dkk mulai akhir pekan ini, di mana akan dibuka dengan laga Bologna versus Fiorentina.
"Untuk musim ini kami sudah mendapat hak siar sebanyak 190 pertandingan Liga Italia Seri A dan 29 laga Coppa Italia. Kami harapkan semua pelanggan Telkomvision dan Yes TV dapat menikmati tayangan kami. Bagi yang belum pasang dan ingin menikmati banyak pertandingan Liga Italia musim ini, segera pasang dong," seru Bambang setengah berpromosi.
tumpal_oneunited
20-08-2009, 11:29 PM
Liga Italy seh sebenernya masih seru..apalagi udah ada Eto'o..
Bisa menambah nilai jual Seri-A tuh..
Tapi,,sama kaya Liga Inggris neh,,gw ga bisa nonton di pekan pertama.. :hammer:
hendiplast
21-08-2009, 09:59 AM
Liga Italia 2009/2010
'Inter Favorit, Milan Misterius'
Kris Fathoni W - detiksport
Milan - Inter Milan adalah penguasa Scudetto empat musim terakhir. Nerazzuri pun kembali menjadi kandidat kuat juara untuk musim yang baru nanti.
Selain belakangan sudah sedemikian dominan di Seri A, Inter juga dikenal punya kualitas pemain yang merata di semua lini. Pergantian pelatih dari Roberto Mancini ke Jose Mourinho musim lalu juga terbukti tidak mengurangi ketangguhan Inter.
Memang, di lini depan Inter baru saja kehilangan bomber Zlatan Ibrahimovic yang dilepas ke Barcelona. Namun, Samuel Eto'o yang didapat dari Barca juga tak kalah tajam sehingga kekuatan Inter diyakini takkan jauh berkurang.
Arrigo Sacchi, eks pelatih timnas Italia pun beranggapan bahwa predikat unggulan pertama pantas disematkan buat Inter. "Inter adalah favorit dan sedikit di belakang mereka adalah Juventus," tegas dia di Football Italia.
Sacchi sendiri pernah selama dua periode berbeda menukangi AC Milan. Tapi pria 63 tahun itu malah belum bisa memprediksi sejauh mana Milan bisa bersaing musim ini.
"Milan masih sedikit misterius dan hal serupa berlaku juga untuk AS Roma. Mereka masih memiliki banyak tanda tanya."
"Rossoneri sedang ada di masa transisi, mengubah strategi dan lebih mencermati anggaran," simpul Sacchi.
Milan musim panas ini sudah ditinggal pergi Kaka yang jadi bintang andalannya sekian tahun belakangan. Selain itu, kursi kepelatihan kini diisi oleh Leonardo yang menggantikan Carlo Ancelotti.
zudomiriku
21-08-2009, 07:02 PM
gimana neh komentar teman2 setelah muncul pendapat Lippi yg notabene seorang pelatih timnas Italia yg menjagokan Juve sbg calon juara musim ini, kemudian di kritik oleh JM sbg 'orang yg tidak cerdas' walaupun Lippi sendiri sudah meminta maaf. JM dibela oleh Lucio, Lippi dibela oleh Del Piero & pers Italia
Media Italia 'Serbu' Mourinho
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Roma - Kompetisi Italia belum dimulai, situasi sudah panas. Pernyataan keras Jose Mourinho terhadap Marcelo Lippi mengundang reaksi. Media-media Italia ramai-ramai 'menyerbu' Mourinho.
Masalah berawal ketika Lippi tak menjagokan Inter Milan untuk meraih juara Seri A musim ini. Tim asuhannya tak diperhitungkan, Mourinho berang pada Lippi.
Dalam perkembangan selanjutnya, Lippi minta maaf kepada Mourinho. Namun The Special One masih terus mengecam pelatih La Nazionale itu. Mourinho menuding Lippi sebagai orang yang tidak cerdas .
Diberitakan Football Italia, media-media di negara itu ramai-ramai mengecam Mourinho.
"Kita harus menanyai pelatih Inter mengapa ia ingin memancing kontroversi. Salah satu penjelasan yang mungkin adalah dia merasakan sebuah kemunduran. Sebab, komentar ini datang sepuluh hari sejak mereka kalah dari Lazio di Piala Super," demikian tulis Marco Ansaldo di harian La Stampa.
Dalam analisisnya, Ansaldo mengatakan bahwa target sesungguhnya Mourinho bukanlah Lippi, namun Juventus. "Musim lalu, Mourinho dengan mudah mencari alasan untuk menyerang Claudio Ranieri (pelatih Juventus)."
Ini terkait dengan fakta bahwa di waktu lalu Mourinho adalah pengganti Ranieri di Chelsea. Di tangan arsitek asal Portugal itu, The Blues meraih sukses. Sesuatu yang tak bisa dicetak oleh Ranieri.
"Namun saat ini dia tidak punya alasan menyerang Ciro Ferrara. Lalu, Mourinho menjadikan Lippi bagi sasaran."
La Republicca menyindir Inter dan Mourinho. "Yang Mulia telah dihina," demikian dituliskan Fabrizio Bocca dalam kolomnya. "Jangankan berkata, saat ini kami dilarang berpikir bahwa Inter bukanlah yang terbaik, yang paling atraktif, dan yang paling hebat di seluruh dunia. Kita harus mengagungkannya di setiap waktu."
Bocca berpendapat bahwa Mourinho memiliki problem di Italia. "Mourinho punya masalah. Ia bukan hanya pelatih hebat, namun juga pelatih yang ingin dicintai. Namun untuk tim yang meraih juara sebanyak Inter, hal itu sepertinya sulit."
"Bila ia terus menerus bermain dalam kontroversi, maka ia bakal makin sulit mendapatkan simpati."
Sindiran juga dikeluarkan La Gazzeta dello Sport . "Bagaimana bisa sebuah prediksi dinilai ofensif atau bakal mempengaruhi hasil kompetisi? Anggapan ini dikeluarkan oleh pelatih yang mengancam untuk tak menghadiri konferensi pers Medieval karena ia tidak mampu mengungkapkan pandangannya di sana," demikian tulis Luigi Garlando dalam kolomnya. .
"Sekarang, dia ingin menghentikan ucapan seorang kolega yang mengatakan kemenangan akan jatuh kepada tim tertentu."
__________________________________________________ ________________________
menurut gw wajar2 aja Lippi kasih pendapat, gw rasa itu pendapat pribadi bukan kapasitas sbg pelatih timnas. lagian tahun lalu pas Lippi diminta pendapat & dia menjagokan Inter (kebetulan musim lalu Inter yg juara), si JM gak komen apa2, masa giliran musim ini Lippi menjagokan Juve dia mencak2?
yoshiharu_kubo10
21-08-2009, 08:16 PM
setuju bro Zudo...Lippi tentu saja boleh mengeluarkan pendapatnya tentang siapa yang menurutnya bakal juara musim ini...tahun kemarin juga dia ditanya...juga tahun sebelumnya...
biarpun dia pelatih tim nasional Italia...itu tidak berarti dia dilarang mengeluarkan pendapat dia pribadi...dan sangat wajar kalau dia dimintai pendapat...karena dia profesional di bidang ini...
Ucup Carrick
21-08-2009, 11:22 PM
hahaha...mourinho mo bikin panas lega calcio lagi...
mo manas-manasi kayak dia di chelsea dulu..
tapi dibalik ucapan-ucapan pedas yang kerap ia lontaran...itu emang karena ia ingin melindungi pemainnya dari sorotan pers...jadi biarlah dia yang dikorbankan jadi bahan sorotan pers..sehingga anak buahnya bisa konsentrasi dari pertandingan ke pertandingan..
jenius emang Jose ini..
Anderstone
22-08-2009, 01:03 AM
hahaha.....jose bosan sm serie A yang sepi kaya kuburan belanda....jadi ia ngebakar mercon dengan nyela lippi....
juliand_fergie
22-08-2009, 04:52 AM
klo menurut gw siih ga ada mslah Lippi mau jagoin siapa, kan dia punya hak juga.
emg Mourinho-nya aja yg senen main api.. kan emg si JM doyan banget berkoar di media.. :army:
lagian, kaya dia ga pernah kaya gitu aja waktu msh di Chelsea..
gw emg ga suka Juventus, tapi gw dukung pernyataan Lippi karena emg itu haknya dia.. :peace:
hendiplast
28-08-2009, 03:35 PM
Liga Italia Tayang di RCTI dan Global TV
Doni Wahyudi - detiksport
Jakarta - Hilang dari Trans7, siaran langsung Liga Italia masih akan bisa dinikmati gila bola tanah air. Mulai akhir pekan ini GlobalTV, dan nantinya RCTI, akan menayangkan persaingan merebut Scudetto.
Kepastian akan disiarkannya Seri A tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Departemen Sport Global TV, Irwan Hendarmin. Laga sengit antara AC Milan vs Inter Milan akan menjadi pembuka rangkaian pertandingan yang akan disiarkan langsung sepanjang musim ini.
"Betul, kita akan tayangkan Liga Italia musim ini. Akhir pekan ini kebetulan ada pertandingan bagus AC Milan menghadapi Inter dan AS Roma melawan Juventus," ungkap Irwan Hendarmin dalam perbincangannya dengan detiksport, Jumat (28/8/2009).
Keberhasilan Global TV mendapatkan hak siar Liga Italia terhitung mengejutkan lantaran mereka sebelumnya sempat menyatakan tak akan menayangkan kompetisi sepakbola yang berdurasi satu musim kompetisi.
"Sebelumnya kami memang tak berniat menayangkan. Tapi pihak distributor menelepon saya dan mengajukan penawaran. Setelah beberapa kali pembicaraan akhirnya tercapai deal," sambung Irwan.
Global TV tak sendirian menyiarkan Liga Italia karena RCTI juga akan menayangkan beberapa pertandingan lainnya. Namun porsi tayangan GlobalTV akan lebih banyak dibanding seniornya itu.
"RCTI akan menanyangkan 40 pertandingan setiap musim, sementara Global akan tayangkan 76 pertandingan. Itu adalah opsi minimum yang bisa diambil, tidak semua pertandingan. Yang jelas yang kita ambil adalah yang prime time. Global juga akan menayangkan 25 pertandingan Copa Italia dan juga akan membuat acara highlight," tambah dia.
Meski akan menayangkan derby della madoninna dan AS Roma vs Juventus, GlobalTV mungkin baru akan menayangkan lagi siaran Liga Italia sesudah Lebaran. Jadwal pertandingan yang bentrok dengan program Sahur menjadi kendalanya.
"Perjanjiannya sih kita baru tayang setelah lebaran. Akhir pekan ini cuma ujicoba buat Global karena tak pernah menayangkan. Pekan selanjutnya mungkin tidak tayang dulu, soalnya kita terikat dengan sponsor untuk acara sahur Ramadan. Akhir September kita baru rutin, yang jelas kita masih bicarakan dengan pihak sponsor," pungkas Irwan.
( din / arp )
hendiplast
02-09-2009, 12:39 AM
Transfer Lengkap Serie A 2009/2010
BURSA transfer Serie A resmi ditutup sejak pukul 07.00 malam tadi waktu Italia. Nama-nama pemain silih berganti keluar masuk hingga detik-detik terakhir, mau tahu data lengkapnya?
Tidak ada yang berubah dari musim ke musim, pelelangan pemain pasti selalu menarik untuk di simak. Bukan cuma tim berduit, tim kecil bahkan yang baru promosi juga tidak mau melewatkan kesempatan untuk menambal skuadnya dengan mendatangkan punggawa anyar ini.
Pada musim 2009/2010 yang baru saja di mulai ini, Serie A kedatangan beberapa bintang besar. Tercatat Diego Ribas, Samuel Eto'o, Wesley Sneijder dan Klaas-Jan Huntelaar jadi perekrutan paling sukses.
Tapi jangan pula melupakan para pemain yang hengkang dari ranah sepakbola negara pizza. Ya, Ricardo Kaka dan Zlatan Ibrahimovic adalah dua aktor kawakan Serie A yang memilih angkat koper dan mencoba peruntungan di pentas La Liga.
Lagi-lagi patut diingat, bahwa mereka hanyalah bagian kecil yang mengerakan perputaran roda transfer. Untuk melengkapi data, berikut kami berikan rangkumannya:
Atalanta
Masuk: Tiribocchi (f, Lecce), Bianco (d, Cagliari), Acquafresca (f, Cagliari), Cia (m, Alto Adige), Madonna (m, Albinoleffe), Zagari (m, Carpenedolo), Barreto (m, Reggina), Caserta (m, Lecce), Prado (m, Veracruz), Ceravolo (f, Reggina).
Keluar: Floccari (f, Genoa), Cigarini (m, Napoli), De Ascentis (m, free agent); Parravicini (m, Siena), Plasmati (f, Catania), Cerci (m, Roma), D'Agostino (m, bebas transfer), Capelli (d, Reggina).
Bari
Masuk: Lamberti (g, Sapri), Alvarez (m, Pisa), Carobbio (d, Albinoleffe), Langella (m, Chievo), Belmonte (d, Siena), Meggiorini (f, Cittadella), Bonucci (d, Pisa), Paro (m, Genoa), Koman (m, Sampdoria), Statella (m, Benevento), Piccinni (m, Noicattaro), Greco (f, Pisa), Padelli (g, Sampdoria), Allegretti (m, Triestina), Sforzini (f, Udinese), Almiron (m, Juventus), Yago (m, Juventus), Donati (m, Celtic), Diamoutene (d, Lecce).
Keluar: Lanzafame (f, Palermo), Bianco (d, Juventus), Guberti (m, Roma); Doumbia (m, Eupen), Statella (m, Salernitana), Galasso (m, Salernitana).
Bologna
Masuk: Carrus (m, Empoli), Della Rocca (f, Sassuolo), Coda (f, Cremonese), Raggi (d, Palermo), Giacomo Tedesco (m, Catania), Viviano (g, Brescia), Guana (m, Palermo), Vigiani (m, Reggina), Santos (d, Atletico Paranaense), Portanova (d, Siena), Zalayeta (f, Napoli).
Keluar: Antonioli (g, Cesena), Castellini (d, free agent), Belleri (d, free agent); Cesar (m, free agent); Rodriguez (m, free agent); Amoroso (m, free agent); Confalone (m, free agent); Marchini (m, Livorno); Volpi (m, Reggina), Terzi (d, Siena).
Cagliari
Masuk: Nenè (f, Nacional); Peana (d, Alghero); Cocco (f, Alghero), Dessena (m, Sampdoria), Marzoratti (d, Empoli), Barone (m, Torino), Dessena (m, Sampdoria), Ariaudo (d, Juventus).
Keluar: Bianco (d, Atalanta), Acquafresca (f, Atalanta), Magliocchetti (d, Triestina), Fini (m, Siena), Matheu (d, Indipendiente).
Catania
Masuk: Barrientos (m, FC Moscow), Campagnolo (g, Reggina), Augustyn (m, Rimini), Plasmati (f, Atalanta), Sardo (d, Chievo), Bellusci (d, Ascoli), Andujar (g, Estudiantes), Catellani (f, Modena), Delvecchio (m, Sampdoria), Moretti (m, Varese), Bica (d, Vibonese), Di Fatta (d, Pistoiese), Iannelli (f, Catanzaro), Profeta (m, Cosenza), Spolli (d, Newell's Old Boys), Ricchiuti (m, Rimini), Simone Pesce (m, Ascoli), Marchese (d, Chievo).
Keluar: Bizzarri (g, Lazio), Paolucci (f, Juventus), Acerbis (g, Grosseto), Stovini (d, free agent); Spinesi (f, free agent), Silvestri (d, free agent), Baiocco (m, free agent), Dica (m, Iraklis), Polito (g, Salernitana), Giacomo Tedesco (m, Bologna).
Chievo
Masuk: Sorrentino (g, AEK Athens), Girardi (f, Verona), Iunco (f, Salernitana), D'Anna (m, Pisa), Gasparetto (f, Pisa), Granoche (f, Triestina), Parolo (m, Verona), Moracci (d, Verona), L Rigoni (m, Vicenza), Antonazzo (d, Frosinone), Fatic (d, Salernitana), Oliveira (m, Cittadella), Miskiewicz (g, Milan), Abbruscato (f, Torino), Piccolo (d, Empoli), Sardo (d, Catania).
Keluar: M Esposito (f, Roma), Makinwa (f, Lazio), Pinzi (m, Udinese), Langella (m, Bari); Sardo (d, Catania), Di Donato (d, Vicenza), Parolo (m, Cesena), Cesar (d, Padova), Rickler (d, Modena), Girardi (m, Modena).
Fiorentina
IN: Da Costa (d, Sampdoria), Di Tacchio (m, Ascoli), Acosty (f, Reggiana), Arati (m, Reggiana), Natali (d, Torino), Marchionni (m, Juventus), Scuffia (g, Maceratese), Zanetti (m, Juventus), De Silvestri (d, Lazio), Nsereko (f, West Ham).
Keluar: Zauri (d, Lazio), Bonazzoli (f, Sampdoria), Storari (g, Milan), Almiron (m, Juventus), Lupoli (f, Ascoli), Mazuch (d, Anderlecht), Felipe Melo (m, Juventus), Da Costa (d, West Ham), Jefferson (f, Frosinone), Semioli (m, Sampdoria), Kuzmanovic (m, VfB Stuttgart).
Genoa
Masuk: Floccari (f, Atalanta), Crespo (f, Inter), Bolzoni (m, Inter), Kharja (m, Siena), Tomovic (d, Red Star Belgrade), Forestieri (m, Vicenza), Pelè (m, Portsmouth), Troest (d, Parma), Moretti (d, Valencia), Palacio (f, Boca Juniors), Zapater (m, Real Zaragoza), Amelia (g, Palermo).
Keluar: Milito (f, Inter), Thiago Motta (m, Inter), Paro (m, Bari), Ferrari (d, Besiktas), Forestieri (m, Malaga), Rubinho (g, Palermo).
Inter Milan
Masuk: Milito (f, Genoa), Thiago Motta (m, Genoa), Siligardi (f, Piacenza), Quaresma (m, Chelsea), Litteri (f, Slavia Prague), Lucio (d, Bayern Munich), Eto'o (f, Barcelona), Arnautovic (f, FC Twente), Sneijder (m, Real Madrid).
Keluar: Crespo (f, Genoa), Bolzoni (m, Genoa), Acquafresca (f, Atalanta), Figo (m, retired), Biabiany (f, Parma), Jimenez (m, West Ham), Cruz (f, Lazio), Maxwell (d, Barcelona), Ibrahimovic (f, Barcelona), Burdisso (d, Roma), Rivas (d, Livorno), Obinna (f, Malaga), Kerlon (m, Ajax).
Juventus
Masuk: Diego (m, Werder Bremen), F Cannavaro (d, Real Madrid), Bianco (d, Bari), Almiron (m, Fiorentina), Paolucci (f, Catania), Felipe Melo (m, Fiorentina), Caceres (d, Barcelona), Grosso (d, Lyon).
Keluar: Nedved (m, retired), Knezevic (d, Livorno), Mellberg (d, Olympiacos), Zanetti (m, Fiorentina), Almiron (m, Bari), Yago (m, Bari), Ariaudo (d, Cagliari).
Lazio
Masuk: Bizzarri (g, Catania), Eliseu (m, Malaga); Berni (g, Salernitana), Bonetto (d, Livorno), Scaloni (d, Mallorca), Stendardo (d, Lecce), Zauri (d, Fiorentina), Baronio (m, Brescia), Correa (m, Pro Patria), Firmani (m, Al Wasl), Makinwa (f, Chievo), Cruz (f, Inter), Valdez (d, Reggina).
Keluar: Zauri (d, Sampdoria), De Silvestri (d, Fiorentina), Belleri (d, Lecce).
Livorno
Masuk: Knezevic (d, Juventus), Raimondi (m, Vicenza), Marchini (m, Bologna), C Lucarelli (f, Parma), Rivas (d, Inter), Mozart (m, Palmeiras).
Keluar: Bonetto (d, Lazio), Rossini (f, free agent), Terranova (d, Palermo), Rosi (d, Roma), Candreva (m, Udinese), Loviso (m, Torino), Diamanti (f, West Ham).
Milan
Masuk: Onyewu (d, Standard Liege), Oddo (d, Bayern Munich), Storari (g, Fiorentina), Diniz (d, Crotone), Digao (d, Standard Liege), Abate (m, Torino), Zigoni (f, Treviso), Di Gennaro (m, Reggina), Beretta (f, Albinoleffe), Huntelaar (f, Real Madrid), Roma (g, Monaco).
Keluar: Kaka (m, Real Madrid), Shevchenko (f, Chelsea), Maldini (d, retired), Senderos (d, Arsenal), Mattioni (d, Gremio), Emerson (m, free agent); Aubameyang (f, Lille), Miskiewicz (g, Chievo), Kalac (g, free agent), Viudez (m, free agent), Cardacio (m, free agent), Digao (d, Lecce).
Napoli
Masuk: Quagliarella (f, Udinese), Cigarini (m, Atalanta), Bucchi (f, Ascoli), De Zerbi (f, Avellino), Rullo (d, Triestina), Campagnaro (d, Sampdoria), De Sanctis (g, Sevilla), Zuniga (d, Siena), Hoffer (f, Rapid Vienna)
Keluar: Russotto (f, Bellinzona), Mannini (m, Sampdoria), Zalayeta (f, Bologna), Blasi (m, Palermo)
Palermo
Masuk: Bertolo (m, Banfield), Lanzafame (f, Juventus), Raggi (d, Sampdoria), Ciaramitaro (m, Salernitana), Dellafiore (d, Torino), Agliardi (g, Rimini), Sirigu (g, Ancona), Terranova (d, Livorno), Pastore (m, Huracan), Rubinho (g, Genoa), Goian (d, Steaua Bucharest), Blasi (m, Napoli).
Keluar: Fontana (g, Bari), Savini (d, Paok Salonicco), Raggi (d, Bologna), Lanzafame (f, Parma), Agliardi (g, Padova), Amelia (g, Genoa).
Parma
Masuk: Fontanello (d, Tigre), Galloppa (m, Siena); M Coppola (m, Siena), Biabiany (f, Modena); Cordova (m, Grosseto), Dal Sole (m, Carpenedolo), Lebran (d, Venezia), Mandorlini (m, Foligno), Moretti (m, Varese), Savi (m, Spal), Dellafiore (d, Palermo), Lanzafame (f, Palermo), Mirante (g, Sampdoria), Amoruso (f, Torino), Zaccardo (d, Wolfsburg), Dzemaili (m, Torino), Mihajlovic (f, Bellinzona).
Keluar: Pegolo (g, Siena), Reginaldo (f, Siena), Pambianchi (d, Pergocrema), Troest (d, Genoa), C Lucarelli (f, Livorno), M Rossi (d, Sampdoria), Leon (m, Torino), Coppola (m, Torino), Vantaggiato (f, Torino).
Roma
Masuk: Andreolli (d, Sassuolo), Antunes (d, Lecce), Cerci (f, Atalanta), Faty (m, Nantes), Okaka (f, Brescia), M Esposito (f, Chievo), Barusso (m, Siena), Guberti (m, Bari), Burdisso (d, Inter), Lobont (g, Dinamo Bucharest), Zamblera (f, Newcastle United).
Keluar: Diamoutene (d, Lecce), Panucci (d, free agent), Filipe (m, Siena), Montella (f, retired), Aquilani (m, Liverpool), Rosi (d, Siena).
Sampdoria
Masuk: Poli (m, Sassuolo), Volta (d, Vicenza), Rossini (d, Cittadella), Bonazzoli (f, Fiorentina), Mannini (m, Napoli), Bonanni (m, Grosseto), Bianco (d, Empoli), Romeo (f, Cavese), Zauri (d, Lazio), M Rossi (d, Parma), Semioli (m, Fiorentina), Pozzi (f, Empoli).
Keluar: Da Costa (d, Fiorentina), Raggi (d, Palermo), Campagnaro (d, Napoli), Mirante (g, Parma), Sammarco (m, Udinese), Dessena (m, Cagliari).
Siena
Masuk: Jajalo (d, Slaven Belupo), Garofalo (d, Grosseto), Genevier (m, Pisa), Pegolo (g, Parma), Parravicini (m, Atalanta), Caetano (f, Crotone), Filipe (m, Roma), Paolucci (f, Catania), Fini (m, Cagliari), Terzi (d, Bologna), Rosi (d, Roma).
Keluar: Eleftheropoulos (g, free agent), Kharja (m, Genoa), Barusso (m, Roma), Frick (f, San Gallo), Amoruso (f, Torino), Manitta (g, free agent), Galloppa (m, Parma), Zuniga (d, Napoli), M Coppola (m, Parma), Belmonte (d, Bari), Romano (m, Sassuolo), Packer (m, Ravenna), Capogrosso (d, Piacenza), Portanova (d, Bologna).
Udinese
Masuk: Corradi (f, Reggina), Orellana (f, Audax Italiano), Pinzi (m, Chievo), Alemao (f, Santos), Romero (m, Albacete), Candreva (m, Livorno), Morosini (m, Vicenza), Cuadrado (m, Medellin), Romo (g, Llaneros de Guanare), Sammarco (m, Sampdoria).
Keluar: Quagliarella (f, Napoli), Rossini (d, Sassuolo), Licata (d, Spal), Sforzini (f, Bari).
Catatan:
f- Forward (Penyerang)
m- Midfielder (gelandang)
d- Defender (belakang)
g- Goal Keeper (penjaga gawang) (msy)
okezone.com
zudomiriku
04-09-2009, 09:50 AM
Mourinho Terkaya, Inter Terboros
Mohammad Resha Pratama - detiksport
Milan - Di Italia, rekor pendapatan terbesar musim ini bukanlah dari pemain melainkan pelatih. Inter Milan membayar Jose Mourinho 11 juta euro (Rp 159 miliar) per tahun, sekaligus menjadi klub Seri A terboros.
Seperti dilansir dari Football-Italia, Mourinho yang ditarik Nerazzuri sebagai pelatih pada musim lalu adalah individu di sepakbola Italia yang terbesar bayarannya.
Wajar bila Massimo Moratti berani membayar Mourinho sebesar itu mengingat segudang prestasi yang didapat bersama klub terdahulunya, FC Porto dan Chelsea.
Bayar setahun Lo Speciale One itu lebih banyak satu juta euro dari Samuel Eto'o yang menerima 10 juta euro atau sekitar Rp 144 miliar per tahun, yang membuat penyerang Kamerun itu pemain bergaji tertinggi di Italia, mengalahkan Zlatan Ibrahimovic yang dibayar oleh Inter musim lalu sebesar 9 juta euro (Rp 129 miliar).
Bila berbicara dalam lingkup pelatih, juara bertahan Seri A itu masih nomor satu dalam urusan gaji-menggaji. Roberto Mancini yang sudah dipecat pun masih diberi pesangon oleh Inter sebesar 6,5 juta euro (Rp 93 miliar) per tahun sampai 'Mancio' menemukan klub baru.
Jika gaji 'Duo M' itu digabung (17,5 juta euro), sudah mengalahkan total gaji pelatih 19 klub Seri A lainnya yang hanya berjumlah 15,7 juta euro atau Rp 226 miliar.
Untuk lingkup pemain, di bawah Eto'o ada Ronaldinho yang digaji AC Milan sebesar 7,5 juta euro (Rp 108 miliar) per tahun, serta Gianluigi Buffon dan Patrick Vieira yang masing-masing menerima 5,5 juta euro (Rp 79 juta) euro.
Federico Machetti menjadi pemain dengan gaji terkecil, hal mana kiper Cagliari yang juga anggota timnas Azzuri itu dibayar hanya 150 ribu euro per tahun.
Inter yang memegang rekor gaji pelatih dan pemain tertinggi musim ini hadir sebagai tim terboros dengan total pengeluaran 150 juta euro (Rp 2,16 triliun). Milan dan Juventus menyusul beriringan dengan 125,5 juta euro dan 115 juta euro.
Daftar pemain bergaji tebesar di Seri A musim ini :
1. Eto'o (Inter) 10,5
2. Ronaldinho (Milan) 7,5
3. Buffon (Juventu), Totti (Roma) Vieira (Inter) 5,5
5. Pirlo (Milan) 5
6. Maicon (Inter), Lucio (Inter) 4,5
7. Nesta (Milan), Sneijder (Inter) 4
8. Chivu (Inter) 3,5
Daftar klub dengan pengeluaran terbanyak soal gaji musim ini:
1. Inter 150
2. Milan 125,5
3. Juventus 115
4. Roma 69,7
5. Fiorentina 40
6. Genoa 38
7. Napoli 37
8. Lazio 32,9
9. Palermo 30
10. Parma 26
11. Sampdoria 24
12. Bari, Bologna 20
13. Cagliari 19
14. Udinese 1
15. Siena 17,5
16. Catania 17,5
17. Livorno 14,3
18. Chievo, Atalanta 13
*) Semua dalam juta euro
Red Army
04-09-2009, 06:26 PM
Jelas aja JM termahal krn pelatih Serie A gak ada pelatih yg juara, miris banget. Selain JM semuanya allenatote kelas 2, dasar dodol...forza dodol !!
dhona.7
04-09-2009, 06:41 PM
selamat utk pecinta serie A, udh bisa ntn gratis d global tv...
premier league kpn nih, stasiun tv mna yg sadar bsa mnyiarkan LIVE MU MATCH EVERYWEEK...!!! ^X^
:muscarf:
Red Army
15-09-2009, 04:01 PM
kalo dulu di tabloid Bola, Seri A dibahas di depan tp mulai edisi minggu lalu Serie A digusur ke halaman terakhir yg dulku milik La Liga, La Liga pindah ke depan
nu_reccayasha
22-09-2009, 05:53 PM
Atalanta Resmi Tunjuk Conte
Selasa, 22 September 2009 - 13:42 wib
Muchamad Syuhada - Okezone
BERGAMO - Antonio Conte akhirnya bisa melakukan debut kepelatihan di pentas Serie A. Ya, hal tersebut dipastikan setelah Atalanta Bergamo resmi menunjuknya sebagai pelatih anyar Bergamaschi.
Conte direkrut Atalanta untuk mengisi posisi Angelo Gregucci yang baru saja dipecat pihak manejemen karena dianggap gagal mengangkat performa tim di awal musim. Conte rencananya bakal dipresentasikan ke publik petang ini waktu setempat.
"Atalanta dengan ini ingin memberitahukan penunjukan Conte sebagai pelatih baru tim dan akan dipresntasikan pukul 18.00 petang ini" seperti disitat situs resmi klub, Selasa (22/9./2009).
"Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih kepada Gregucci beserta seluruh staffnya dan berharap yang terbaik buat mereka semua," lanjut keterangan tersebut.
Bagi Conte ini adalah kesempatan keduanya untuk bisa memulai kiprah di liga teratas tanah Italia. Sebenarnya dia hampir saja memulai debut di serie A bersama Bari sebelum akhirnya memutuskan mundur dari jabatan padahal kompetisi belum bergulir.
nu_reccayasha
24-09-2009, 07:51 AM
Gasperini: Genoa Bakal Rontokkan Juve Lagi
Kamis, 24/9/2009 | 02:59 WIB
GENOA, KOMPAS.com - Pelatih Genoa, Gian Piero Gasperini, siap mengulang kesuksesan musim lalu ketika timnya mengalahkan Juventus di Stadio Luigi Ferraris.
Musim lalu Genoa dan Juventus berbagi kemenangan dalam dua laga Serie A. "I Rossoblu" lebih dulu dibantai 1-4 di Olimpico Turin, tapi membalasnya dengan kemenangan 3-2 di kandang sendiri. Kemenangan inilah yang ingin menjadi modal Gasperini untuk menaklukkan "I Bianconeri" pada giornata kelima, Kamis (24/9).
"Kami ingin memberikan performa terbaik melawan tim papan atas. Pendukung dan antusiasme mereka akan menjadi kekuatan besar kami. Fakta bahwa kami mengalahkan mereka musim lalu juga memberi kami kepercayaan diri lebih besar," katanya.
Gasperini menambahkan, ia siap merotasi pemain untuk menampilkan permainan terbaik timnya. Kekalahan di kandang Chievo akhir pekan lalu telah memberinya catatan penting tentang kondisi tim muda Genoa. Pemain muda inilah yang akan menjadi senjatanya di masa datang.
"Juventus adalah tim besar dan kami akan menggunakan senjata terbaik serta menunjukkan permainan terbaik kami. Hasilnya telah berbicara itu," ujarnya.
"Kami harus fokus dan memanfaatkan kesalahan mereka, karena besok saya kira perbedaan (kedua tim) adalah dalam hal kualitas dan determinasi," sambung allenatore.
Juve saat ini berada di atas Genoa. Alessandro Del Piero cs berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 12 poin, sementara Genoa di urutan keempat dengan sembilan angka.
hendiplast
26-09-2009, 10:51 AM
Era Baru Kepemilikan Asing di Italia
Arya Perdhana - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/09/26/71/Bari-AFP-isi.jpg
Bari - Di Inggris, sudah nyaris separuh klub Liga Utama dimiliki oleh pengusaha asing. Di Italia, baru Bari yang melakukannya. Inilah awal dari era masuknya stranieri ke dalam calcio.
Stadion-stadion tua yang melompong ditinggalkan tifosi, bintang-bintang yang jumlahnya menyusut, kerusuhan suporter, dan tak ketinggalan beberapa skandal. Barangkali itulah gambaran sepakbola Italia dalam beberapa tahun belakangan ini.
Alih-alih memandang semua itu sebagai hambatan, Timothy Burton malah melihatnya sebagai peluang. Ya, pengusaha properti asal Amerika Serikat itu sebentar lagi akan jadi pemilik Bari setelah proposalnya untuk membeli klub Italia selatan itu dengan harga 25 juta euro hampir difinalisasi.
"Ini sangat menyenangkan dan kami berharap ini adalah permulaan dari banyak perubahan di Seri A," cetus Burton dalam sebuah wawancara dengan Reuters.
"Ini adalah kesempatan yang kami nilai menarik dan entah bagaimana kami tahu kami dapat menerapkan kemampuan dan jaringan kami dan membuat sebuah perubahan."
Tahun 1990-an adalah masa-masa puncak kejayaan sepakbola Italia. Bintang-bintang dunia berbondong-bondong bermain di sana; klub-klubnya pun menguasai pelataran kompetisi Eropa.
Tapi itu dulu. Dalam satu dekade terakhir, pendulum itu bergerak menjauh. Klub-klub Inggris dan Spanyol yang agresif dan inovatif berhasil mengangkat kasta liga negaranya melewati Italia dalam segi prestise; dan tak terkecuali prestasi.
Bagi Burton, ketertinggalan Italia adalah berkah tersembunyi. Artinya, ada ruang yang lebih lebar bagi calcio untuk tumbuh. Sebuah hal yang bukan tidak mungkin bila mengingat gairah masyarakat negeri Pizza pada sepakbola yang sebenarnya tetap tinggi.
"Menggabungkan kemampuan bisnis ala Amerika dengan gairah ala Italia adalah sebuah hal yang besar dan saya pikir itu sebuah 'perkawinan' yang bagus," kata Burton bersemangat.
Italia memang sempat bagai menutup diri dari modernisasi. Persoalan menjadi seperti lingkaran setan. Buruknya iklim sepakbola dan infrastruktur membuat investor enggan masuk; dan di sisi sebaliknya, iklim dan infrastruktur calcio takkan membaik tanpa masuknya aliran modal segar.
Belum terlambat untuk menyadari bahwa jalan yang mereka tempuh melenceng. Sepakbola Italia akhirnya mau berubah. Yang paling signifikan dari langkah itu adalah memisahkan Seri A dari divisi-divisi di bawahnya dengan membentuk badan pengelola baru ala Premier League mulai tahun depan.
Praktik-praktik sembrono dalam bentuk mismanagement yang pernah membuat klub-klub bertradisi kuat seperti Napoli dan Fiorentina kolaps, berupaya diminimalisir. Tak terkecuali adalah tindakan-tindakan curang yang menjadi bom waktu dan akhirnya meletus dalam bentuk calciopoli tahun 2006 silam.
Untuk kali pertama juga, liga akan dimanajeri oleh sosok ahli dari luar dunia sepakbola. Ia adalah Maurizio Beretta, mantan Direktur Jendral asosiasi perusahaan Italia.
Dengan semua perubahan itu, Burton mungkin tidak akan lama menjadi satu-satunya stranieri (orang asing) yang menguasai sebuah klub sepakbola di negeri semenanjung itu. Bila rencana perubahan itu mulus, akan ada beberapa investor baru yang akan turut terlibat dalam dua atau tiga tahun ke depan.
"Semoga, sepakbola dan Seri A berada dalam posisi untuk melangkah maju dan kami ingin menjadi bagian dari padanya. Seluruh pemilik dan klub sangat menantikannya dan ingin melihat bagaimana semuanya berevolusi menuju hal yang terbaik bagi semua," kata Burton.
Burton sudah menjadi pionir, meski tentu saja tidak ingin jadi martir. Dengan semua rancangan yang telah dibuat, patut ditunggu bagaimana kondisi sepakbola Italia ke depannya.
zudomiriku
12-10-2009, 09:32 AM
Spanduk di Stadion pun Ada Award-nya
Arya Perdhana - detiksport
Roma - Ada Oscar del Calcio untuk pemain-pemain yang tampil apik. Ada pula Bidone d'Oro untuk pemain yang gagal bersinar. Ada juga penghargaan untuk spanduk di stadion-stadion di Italia.
Namanya Sandro Ciotti Award. Diambil dari nama seorang wartawan terkenal yang meninggal tahun 2003 lalu, penghargaan ini diberikan untuk spanduk dengan isi paling menarik.
Untuk tahun ini, para juri yang menilai, termasuk di dalamnya adalah Presiden FIGC Giancarlo Abete dan Presiden CONI Gianni Petrucci, memutuskan penghargaan itu jatuh ke sebuah spanduk milik tifosi Torino.
Spanduk pemenang itu bertuliskan 'Setidaknya aku mabuk', miliki Eleneora Ingrassia, perempuan pendukung Torino berusia 22 tahun. Ingrassia membawa spanduk itu di Stadion Olimpico saat melihat tim kesayangannya terdegradasi ke Seri B akhir musim lalu.
Posisi kedua jatuh ke tangan suporter AC Milan yang meledek presiden klubnya, Silvio Berlusconi. Spanduk itu menyindir skandal Berlusconi dengan seorang model belia bernama Noemi yang memanggil Berlusconi dengan sebutan 'Papi' dan mendapatkan banyak hadiah darinya.
Saat bursa transfer musim panas berlangsung, tifosi Milan memajang spanduk besar di San Siro dengan tulisan, "Papi, belikan aku Adebayor. Tertanda, Noemi". Kenyataannya, Emmanuel Adebayor hijrah dari Arsenal ke Manchester City.
Di ibukota, suporter AS Roma banyak yang menyatakan ketidaksenangannya dengan cara Presiden Rosella Sensi menjalankan klubnya. Penolakan Sensi terhadap tawaran untuk membeli Giallorossi ditanggapi sinis tifosi.
"Jika benar ada tawaran, jadilah Scarlett O'Hara dan terbanglah bersama angin". Rosella dalam bahasa Inggris berarti Scarlett atau merah marun. Scarlett O'Hara yang dimaksud adalah aktris di film legendaris Gone with the Wind.
Jose Mourinho yang banyak memancing kontroversi juga tak luput mendapat cibiran di spanduk. Sebuah spanduk bertuliskan "Mourinho belajar bahasa Italia cuma agar bisa berkata hal-hal sampah" mendapat award di posisi empat.
Salah satu tulisan spanduk yang masuk 10 besar adalah spanduk yang mencela Antonio Cassano, bintang Sampdoria yang dalam sebuah buku biografi mengaku telah meniduri 700 orang perempuan.
"700 perempuan untuk Cassano. Tapi otaknya masih perjaka dan belum pernah tersentuh". Demikian isinya seperti dikabarkan Football Italia.
zudomiriku
23-10-2009, 09:31 AM
Vieri Selesai Bersepakbola
Andi Abdullah Sururi - detiksport
Milan - Waktu untuk mengucap selamat tinggal pada sepakbola bagi Christian Vieri sudah tiba. Mantan striker internasional Italia itu menyatakan selesai dengan karir panjangnya di lapangan hijau.
Pernyataan gantung sepatu dilontarkan Vieri saat mengurus masalahnya dengan mantan klub dan sponsornya, Inter Milan dan Telecom, di sebuah pengadilan di kota Milan, Kamis (22/10/2009).
Pria 36 tahun itu musim lalu bermain untuk Atalanta tapi berpisah baik-baik di akhir musim setelah dia merasa capek dengan sikap fans yang berharap lebih banyak dari dia, yang cuma mencetak dua gol dari sembilan pertandingan.
Di bulan Juli Vieri diisukan bakal pindah ke Blackburn Rovers, tapi hal itu tidak terjadi. Dia pun memutuska menyudahi segala sepak terjangnya sebagai pemain profesional.
"Aku tak mau main bola lagi dan bahkan tidak tergoda untuk pindah ke luar negeri," tuturnya, seperti dikutip dari AFP.
Sepanjang karirnya Vieri pernah membela 12 klub berbeda, termasuk tiga periode bersama Atalanta. Klub terlama yang pernah ia perkuat adalah Inter Milan, yang dihuninya selama enam musim sampai 2005.
Dia 49 kali memperkuat timnas Italia, memenangi titel Seri A bersama Juventus di tahun 1997, Piala UEFA dengan Lazio (1999), dan Piala Italia dengan Inter (2005). Ia juga pernah menjadi top skorer Liga Italia di tahun 2003 dan dua kali terpilih sebagai pemain Italia terbaik.
Tentang kasus hukumnya di atas, Vieri sedang menggugat Inter dan Telecom senilai 21 juta euro karena menganggap "membatasi" hak-hak dirinya.
ferly_Liemz
22-11-2009, 02:34 PM
Wuih......Parma sudah kembali euy....setelah bertahun-tahun jadi pesakitan...ini salah satu klub yg gw blg keren akademi nya...
Minggu, 22/11/2009 05:13 WIB
Parma Jejaki Tiga Besar
Mohammad Resha Pratama - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/11/22/71/fioVsparma-i.jpg
Florence - Meski bermain di kandang Fiorentina, Artemio Franchi, Minggu (22/11/2009) dinihari WIB, Parma sukses pulang dengan membawa tiga poin. Hasil itu membawa Gialloblu untuk kali pertama musim ini menjejaki tiga besar.
Fiorentina sebenarnya mampu unggul lebih dulu di menit ke-26 lewat Alberto Gilardino. Sebuah sepak pojok langsung disambut tandukan olehnya yang merobek jala Parma kawalan Antonio Mirante.
Empat menit berselang Parma menyamakan kedudukan. Cristian Zaccardo yang lolos dari perangkap offside sukses mengirimkan umpan tarik ke kotak penalti. Dan Nicola Amoruso tanpa kesulitan mampu menyontek bola menembus jala Sebastien Frey. Dan babak pertama berakhir 1-1.
Di menit ke-51 tim tamu berbalik unggul. Lewat sebuah umpan diagonal dari Danielle Gallopa, Valeri Bojinov yang berlari ke arah kotak penalti langsung menjatuhkan diri untuk mencocor si kulit bundar tanpa mampu dihadang oleh Frey.
Gilardino untuk kedua kalinya malam itu memaksa Mirante untuk kembali memungut bola dari gawangnya. Lagi-lagi dari situasi corner di mana bola berhasil disundul masuk ke dalam jala Mirante di menit ke-62.
Lima menit kemudian Parma kembali memegang keunggulannya setelah jebakan offside pemain Fiorentina berhasil dipecah oleh kombinasi Blerim Dzemailli dan Davide Lanzafame. Nama terakhir sukses menempatkan si kulit bundar yang bikin Parma unggul 3-2.
Beban Fiorentina pun semakin bertambah setelah di menit ke-86 Marco Donadel diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning keduanya. Dan Parma pun sukses mengamankan kemenangan mereka hingga 90 menit laga berakhir.
Raihan poin penuh ini lansung mengangkat posisi pasukan Ennio Tardini itu ke tangga ke-3 klasemen Seri A dengan 23 poin dari 13 laga yang dimainkannya. Posisi mereka masih bisa tergeser oleh AC Milan atau Sampdoria yang baru berlaga Minggu malam nanti.
Sementara itu Fiorentina harus rela tergusur ke peringkat keenam dengan 21 poin dengan jumlah laga yang sama.
ferly_Liemz
23-11-2009, 08:28 PM
Senin, 23/11/2009 19:00 WIB
Palermo PHK Zenga
Arya Perdhana - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/11/23/71/Zenga-isi.jpg
Palermo - Perjalanan karir Walter Zenga dalam melatih Palermo ternyata cuma berjalan kurang dari setengah tahun. Setelah hanya bisa diimbangi Catania, Palermo pun mem-PHK Zenga.
"Palermo mengumumkna bahwa Walter Zenga telah dicopot dari jabatannya selaku pelatih tim utama," demikian pernyataan Palermo di situs resminya yang dikutip Reuters.
Zenga melatih Palermo sejak Juni tahun ini setelah secara mengejutkan pindah dari Catania yang merupakan rival utama Palermo di Pulau Sisilia. Saat itu, Zenga menggantikan posisi Davide Ballardini.
Namun karena Catania pula lah perjalanan Zenga berakhir saat pertandingan keduanya di akhir pekan ini berakhir 1-1. Hingga pekan ke-13, Palermo terpuruk di posisi ke-12 di Seri A.
Zenga sebenarnya memulai perjalanannya bersama Palermo dengan cukup baik. Apiknya kiprah Palermo bahkan membuat allenatore 49 tahun itu digadang-gadang akan menggantikan Jose Mourinho di Inter Milan.
Pemecatan Zenga membuat eks kiper Italia itu menjadi pelatih keenam yang dipecat musim ini. Atau bila Luciano Spalletti yang mundur dari AS Roma, maka Zenga menjadi yang ketujuh kehilangan pekerjaan di tengah musim.
Sebagai pengganti Zenga, nama Delio Rossi muncul sebagai kandidat terdepan. Eks arsitek Lazio itu saat ini sedang tidak mempunyai pekerjaan.
ferly_Liemz
28-01-2010, 06:51 AM
kebanggan indonesia pada umumnya dan org2 batak pada khususnya neh terutama marga nainggolan hehehehe
sayang dia gak bela indonesia...
Kamis, 28/01/2010 03:20 WIB
Cagliari Gaet Radja Nainggolan
Reky Herling Kalumata - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/01/28/71/Nainggolan-isi.jpg
Milan - Klub Seri A Cagliari baru saja mendapatkan Radja Nainggolan. Pemain berdarah Indonesia ini diboyong Cagliari dengan status pinjaman dari Piancenza.
Radja memang sempat menjadi buah bibir di Liga Italia saat dikabarkan akan diboyong oleh AS Roma. Namun Cagliari rupanya yang mendapatkan gelandang berusia 21 tahun ini dalam bagian pertukaran dengan Mikhail Sivakov.
Cagliari telah resmi meminjamnya hingga akhir musim namun punya opsi untuk mempermanenkan kontraknya. Radja pun mengaku senang dengan kesepakatan ini dan berharap bisa bermain baik di klub Seri A ini.
"Saya datang ke Cagliari dengan rasa antusias. Target saya ada bertumbuh dan berkembang di Seri A," ungkap Radja Nainggolan yang lahir di Antwerp, Belgia seperti dilansir Goal.
"Saya dapat bermain di segala posisi di lapangan tengah. Saya merasa lebih baik di sisi kiri, tapi saya berharap bisa mendapatkan tempat di dalam tim ini," harapnya .
Ayahnya, Marianus, adalah pria berdarah Batak yang menjadi pengusaha di Bali dan ibunya, Lizi Bogaerd berkewanegaraan Belgia. Meski berdarah Indonesia, Radja saat ini tercatat sebagai anggota timnas Belgia U-21.
Radja ditarik dari klub Belgia, Germinal Beeschot ke Piacenza, Italia pada 2005. Di klub Serie B ini, karir Radja mulai bersinar. Ia pun sempat menjadi incaran Fiorentina dan AS Roma sebelum akhirnya bergabung dengan Cagliari.
rondwisan
22-03-2010, 01:49 PM
detiksport, Arya Perdhana - 22/03/2010 12:12 WIB
Masih Terbuka untuk Tiga Tim
Jakarta - Perburuan titel juara Seri A musim 2009-2010 masih berjalan dengan seru. Scudetto masih mungkin dimenangi oleh tiga tim, Inter Milan, AC Milan dan AS Roma, dengan kadar berbeda-beda.
Akhir pekan ini, cuma Roma yang sukses memetik tiga angka berkat kemenangan 4-2 atas Udinese. Inter ditahan 1-1 oleh Palermo, tapi mereka beruntung karena tidak dikudeta Milan yang diimbangi Napoli 1-1.
Di klasemen, Inter masih yang teratas dengan nilai 60 dan Milan setia menguntit dengan nilai 59. Sedangkan Roma merapat di posisi ketiga dengan koleksi 56 angka.
Dengan Liga Italia tinggal menyisakan 9 pekan lagi, artinya persaingan menuju tangga juara masih sangat ketat. Meski Inter tetap jadi kandidat terkuat, ancaman Milan dan Roma jelas tidak bisa diremehkan.
Di sisa kompetisi, Inter masih harus menghadapi sejumlah lawan berat. Roma yang harus mereka hadapi akhir pekan nanti jelas jadi yang terberat, tapi selain itu Nerazzurri juga harus meladeni Fiorentina dan Juventus.
Jadwal sulit juga harus diarungi Milan. Lawan-lawan seperti Sampdoria, Palermo, Fiorentina, Genoa dan Juventus dapat menghadang ambisi Rossoneri untuk dapat menggusur Inter.
Yang paling diuntungkan dengan jadwal sebenarnya justru Roma. Di luar Inter, praktis lawan berat Il Lupi tinggal Lazio, Sampdoria dan Cagliari saja.
Tapi semua itu cuma hitung-hitungan di atas kertas saja. Siapa yang di akhir musim bakal tertawa adalah tim yang mampu memaksimalkan potensinya untuk memetik hasil maksimal.
Bek Milan Gianluca Zambrotta menjadi wakil para pelaku pacuan tentang tekadnya untuk tidak melepas satu pun pertandingan tersisa.
"Kami harus memikirkan satu demi satu pertandingan. Dari sekarang sampai akhir musim nanti, semuanya seperti final dan kami tidak boleh kehilangan poin dari Inter," ucap Zambrotta di situs klubnya.
Musim lalu, Inter menjadi juara di pekan ke-36, bahkan tanpa bertanding. Melihat konstelasi kekuatan saat ini, tampaknya jalan menuju tangga juara akan semakin berliku. Pemilik scudetto bisa jadi harus ditentukan di pekan terakhir.
zudomiriku
23-03-2010, 11:13 AM
Kejar Prestasi Eropa, Seri A Siap Rombak Jadwal
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Roma - Otoritas Lega Calcio berencana melakukan perombakan jadwal di Seri A musim depan. Ini ditempuh guna membantu kiprah wakil-wakil Italia di kompetisi Eropa.
Sejauh ini liga Seri A dimainkan pada setiap Sabtu sore dan Sabtu malam serta Minggu sore dan Minggu malam waktu setempat.
Namun jadwal itu bisa berubah pada musim depan, seiring dengan rencana Lega Calcio untuk melakukan sejumlah revisi.
"Pada hari Minggu pukul 12:30 siang akan dipakai untuk mengggelar beberapa pertandingan. Kami juga melangsungkan laga di hari Jumat malam untuk tim-tim yang dijadwalkan turun di kompetisi Eropa pada tengah pekan," demikian presiden Lega Calcio Mauruzio Beretta dilansir dari Football-Italia.
Laga tengah hari pernah dilangsungkan pada kompetisi musim ini saat Inter mengalahkan Chievo 6 Januari silam.
Perombakan jadwal dimaksudkan agar tim-tim dari Negeri Pisa mampu tampil kompetitif dalam kejuaraan antarklub di Benua Biru.
"Musim ini kita melihat tim-tim Italia bertanding menghadapi lawan yang sebelumnya menjalani jadwal kompetisi domestik mereka dengan lebih nyaman," jelas Beretta.
"Jadwal ini merupakan elemen yang bisa membantu tim Italia mengatasi kelemahan mereka yakni kelelahan ketika turun di Eropa."
p4cul
23-03-2010, 12:36 PM
David Beckham will make full recovery, says Manchester United's Gary Neville
David Beckham will beat his Achilles tendon injury and be back in action ‘within a few months’ according to Manchester United captain Gary Neville, Beckham’s closest friend in football.
http://i.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/01600/beckham_neville_1600934c.jpg
David Beckham is out of the World Cup 2010 and battling to save his top-level career after suffering a torn Achilles while on duty for AC Milan last week.
The former Manchester United midfielder underwent surgery in Finland last Monday to repair the damaged tendon, but he has been warned to expect six months on the sidelines.
Beckham has already been ruled out of South Africa 2010 by England manager Fabio Capello.
But with the Italian leaving the door ajar for Beckham to return to the squad for the Euro 2012 qualifiers, Neville insists that the LA Galaxy star’s desire and determination will see him bounce back to full fitness.
Neville said: “I think everyone was disappointed for David when he picked up the injury that looks set to rule him out of the World Cup.
“He has done so much to be part of this World Cup and he has been part of all of England's qualifying games and all the squads.
“I watched the game in which he got injured and it seemed initially that he'd just turned his ankle a little bit, but obviously the news was far worse and it looks like he will miss the tournament. It happened to me in 2002 so I know how it feels.
“It's difficult to comprehend because you play all your life to take part in World Cups and they only come around every four years, yet it is taken out of your hands
“I think everyone feels for him, but knowing David, I have no doubt he will rehabilitate himself in a professional manner, work as hard as he possibly can and I'm sure he will be back playing football within a few months.
“Sadly, it looks like he won't be back in time for the World Cup, but I believe he will be playing football again at the highest level next season. It is the timing of the injury that is the killer.”
Neville, whose recent form for United has raised the prospect of him sneaking into the England squad three years after winning his 85th and last cap, admits that Beckham’s injury is a genuine blow for England.
Speaking to the *Times of Malta*, Neville said: “It will be a big loss for England because he offers something different from the other players in his position.
“When he came on against us for AC Milan a few weeks ago, he showed that he offers absolute 100 per cent guaranteed quality when he is on the ball.
“He had been used from the bench as an impact player for England over the past few months, and you see when he comes on that the quality of his deliveries and passes can really make a difference in the last 25 minutes of a game.
“And when he is needed to start a match, he has great experience and has the ability to be able to control and affect a game.”
telegraph.co.uk
rondwisan
25-03-2010, 10:46 AM
Milan Tumbang, Serigala Roma Menang
VIVAnews, Toto Pribadi - Kamis, 25 Maret
Dua hasil berbeda ditoreh dua klub pesaing Inter Milan; AC Milan dan AS Roma. Pada giornata ke-30, AC Milan harus tumbang 1-0 dari tuan rumah AC Parma. Sebaliknya Roma berhasil menang 2-0 di kandang Bologna.
Dengan hasil ini, Inter Milan kini berhasil menghindar dari kejaran AC Milan. Pasalnya, ditempat terpisah Inter berhasil menekuk Livorno 3-0. Sebaliknya, perolehan poin Milan justru berhasil disamai AS Roma.
Milan dan Roma sama-sama mengoleksi 59 poin dimana Milan hanya unggul selisih gol. Keduanya kini masih tercecer empat poin dari Inter Milan.
Bertanding di Ennio Tardini, Kamis 25 Maret 2010, Milan masih tak diperkuat Alexandre Pato. Hasilnya, Milan justru kecolongan lewat gol tunggal Valeri Bojinov di masa injury time.
Sebaliknya di Renato Dall'Ara, Serigala Roma berhasil memetik tiga poin setelah John Arne Riise (48') dan Julio Baptista (82) berhasil membuat Bologna menelan kekalahan.
Hasil lengkap giornata ke-30 Serie A:
Atalanta 3 - 1 Cagliari
Bari 2 - 1 Sampdoria
Bologna 0 - 2 AS Roma
Catania 1 - 0 Fiorentina
Genoa 2 - 2 Palermo
Inter Milan 3 - 0 Livorno
Lazio 2 - 0 Siena
Parma 1 - 0 AC Milan
Udinese 0 - 0 Chievo
ferly_Liemz
14-04-2010, 07:54 PM
belakangan gw melihat beberapa berita yang memuat bahwa luciano moggi memberikan beberapa bukti baru bahwa intermilan (massimo morrati) pun terlibat dalam calciopoli...jujur gw gak gitu paham seh...cuma mau share aja dan sekalian ngajak temen-temen buat diskusikan hal ini....
hehehehehe
kalau salah-salah kata maap yak...(secara sekarang ge panas suasananya:peace::peace:)
Rabu, 14/04/2010 14:02 WIB
Moggi: Calciopoli Belum Selesai
Doni Wahyudi - detiksport
Roma - Empat tahun setelah pertama terungkap, skandal Calciopoli ternyata belum selesai. Luciano Moggi akan mengajukan bukti baru kasus tersebut yang akan memanaskan kembali sepakbola Italia.
Bukti baru yang coba diajukan Moggi adalah catatan rekaman pembicaraan yang menunjukkan keterlibatan AC Milan dan Inter Milan dalam skandal Calciopoli. Permohonan pengacara Moggi untuk menyertakan sebanyak 75 rekaman pembicaraan telepon itu sebagai bukti baru kabarnya tidak ditolak pihak penuntut.
Rekaman pembicaraan, yang sudah dimuat di beberapa media Italia pekan kemarin, menunjukkan kalau Massimo Moratti dan Adriano Galliani juga ikut mengatur pertandingan dengan memesan wasit-wasit tertentu pada Paolo Bergamo. Bergamo saat itu adalah orang yang betugas menentukan wasit di Seri A.
Salah satu isi pembicaraan yang terekam dalam bukti yang diajukan Moggi tersebut adalah saat Moratti berbicara dengan Bergamo terkait pemilihan wasit untuk laga Coppa Italia, di mana saat itu Inter memetik kemenangan 3-1 atas Bologna pada Januari 2005.
Morrati dengan tegas sudah membantah sangkaan tersebut dan menyatakan siap menerima panggilan pengadilan. Sementara itu pengadilan Kota Naples kabarnya siap untuk membuka kembali kasus tersebut.
Mantan pelatih AC Milan yang kini membesut Chelsea, Carlo Ancelotti, sudah dijadwalkan untuk menghadap untuk dimintai keterangan pada 20 April mendatang.
"(Calciopoli) itu belum selesai sampai sekarang," seru Moggi seperti dikutip dari Canadianpress.
Luciano Moggi adalah mantan direktur pelaksana Juventus yang dianggap sebagai otak di balik skandal Calciopoli. Salah satu buntut dari skandal yang terungkap tahun 2006 itu adalah pencabutan gelar Scudetto musim 2005 dan 2006 milik Juventus.
Bianconeri menjadi klub yang dapat sanksi paling berat karena mereka juga didepak dari Seri A dan harus berlaga di Seri B. Beberapa klub lain yang juga terkena sanksi adalah AC Milan, Fiorentina, Lazio dan Reggina.
Inter, yang dinyatakan tak bersalah dan bebas dari tuduhan pengaturan pertandingan, kemudian dapat berkah besar dari skandal tersebut. Selain diberi gelar Scudetto musim 2006, Nerazzurri mampu melanjutkannya keunggulan atas pesaing-pesaingnya dengan meraih empat Scudetto secara beruntun.
goodfron
14-04-2010, 08:22 PM
Wedew semakin jelas arahnya mo kemana n semakin kentara ente warnanya apa oom, tabir hitam putihmu mulai terbuka :peace:
Kalo moggi n klubnya sdh jelas bersalah dlm kasus tsb oom, kalo moratti kan butuh pembuktian dulu d pengadilan ditambah lg denger2 datanya moggi d manipulasi ya?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
ferly_Liemz
14-04-2010, 08:29 PM
Wedew semakin jelas arahnya mo kemana n semakin kentara ente warnanya apa oom, tabir hitam putihmu mulai terbuka :peace:
Kalo moggi n klubnya sdh jelas bersalah dlm kasus tsb oom, kalo moratti kan butuh pembuktian dulu d pengadilan ditambah lg denger2 datanya moggi d manipulasi ya?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
wes gak usah bikin gosip...lagi ricuh iki...hahahahaha
gw cuma bagi berita aja...mw ngepost jg serba salah..krn yg rame pasti anak uics hahahahaha
nah itu dia om...gw juga bingung,soale waktu 2006 dulu gw pikir uda kelar...dan yang aneh itu knp setelah 4 tahun baru dikeluarkan itu bukti...
apakah cuma permainan atau gak jg ga paham...krn yg biasanya morrati cepet respon,untuk kali ini lum membantah...
apalagi gosipnya dia mau jual inter juga...
adie_7
14-04-2010, 08:53 PM
gininih wajah sepakbola itali...makanya gua males bgt nonton liga itali karna dari dulu sepakbola disana ga bersih...jadi tambah males aja....hari gini calciopoli ke laut aje loh:hajar2::hajar2::hajar2:
GL zone
14-04-2010, 10:32 PM
Wedew semakin jelas arahnya mo kemana n semakin kentara ente warnanya apa oom, tabir hitam putihmu mulai terbuka :peace:
Kalo moggi n klubnya sdh jelas bersalah dlm kasus tsb oom, kalo moratti kan butuh pembuktian dulu d pengadilan ditambah lg denger2 datanya moggi d manipulasi ya?
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
menurut pengakuan temen yg member juventini
waktu pengungkapan video2 terkait kasus skandal calciopoli
bukti yg menyatakan inter terlibat calciopoli itu di apus atau di cut
maka ny yg ketauan itu cuma juve, milan, lazio, dan antek2 ny
zeavhere
14-04-2010, 10:35 PM
wah, gosip yang sangat menarik untuk disimak ini
btw, kalau inter kena skandal juga berarti limpahan gelar yang dari juve itu bakal di lemparkan lagi kah ? berarti kena yang peringkat 3 pas musim itu yah, emang peringkat 3 nya pas itu siapa yah ? gw lupa :malu:
ferly_Liemz
15-04-2010, 12:41 AM
beritanya seh di goal.com ud gencar bgt,tp gw td ga sempet nge post pk pc...setau gw kl inter kena kasus jg maka roma yg dpt limpahan titlenya...krn milan kedua,trus inter trus roma kl gw ga salah inget...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
ferly_Liemz
15-04-2010, 12:50 AM
italy dr jaman dulu setau gw ga pernah beres liganya...dr soal pengaturan skor,pemalsuan paspor dsbnya...ud gt pemain liga italy jg terkenal ama diving ato offside nya...wasitnya jg suka mihak meski ga di suruh,krn bnyk wasit yg jg tifosi klub tertentu....menurut gw seh kl mang inter terbukti salah jg dan dpt hukuman (paling berat turun divisi) maka lbh baik title pada tahun yg bersangkutan,ga usah d kasih k siapa2 lg...krn ga bakal ada abisnya...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
adie_7
15-04-2010, 01:23 AM
italy dr jaman dulu setau gw ga pernah beres liganya...dr soal pengaturan skor,pemalsuan paspor dsbnya...ud gt pemain liga italy jg terkenal ama diving ato offside nya...wasitnya jg suka mihak meski ga di suruh,krn bnyk wasit yg jg tifosi klub tertentu....menurut gw seh kl mang inter terbukti salah jg dan dpt hukuman (paling berat turun divisi) maka lbh baik title pada tahun yg bersangkutan,ga usah d kasih k siapa2 lg...krn ga bakal ada abisnya...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
setujjjjjuuuuuuuuuuuu:serbu::serbu:
zeavhere
15-04-2010, 06:32 AM
beritanya seh di goal.com ud gencar bgt,tp gw td ga sempet nge post pk pc...setau gw kl inter kena kasus jg maka roma yg dpt limpahan titlenya...krn milan kedua,trus inter trus roma kl gw ga salah inget...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
wahwah, semoga aja inter beneran terlibat tuh, biar roma dapet scudettonya, walaupun lemparan siih :D
HenryRooney07
15-04-2010, 08:43 AM
Mungkin bisa buad tambahan...:D
MILAN - Kasus skandal pengaturan skor atau akrab disebut Calciopoli yang telah terkubur selama empat tahun ke belakang, kemungkinan besar bakal kembali dibuka. Ini tak lepas dari dipublikasikannya hasil penyadapan telepon yang dilakukan Inter Milan dan AC Milan pada 2006 silam. Wow..
Seperti diketahui, terkuaknya skandal Calciopoli pada 2006 lalu memunculkan Juventus sebagai tersangka utama. Namun transfer guru Bianconeri, Luciano Moggi berusaha mempertahankan posisi, dan menyebut bila dirinya bukan satu-satunya aktor skandal Calciopoli. Moggi menyebut, dua rival Juve, Inter dan Milan dan beberapa klub lain juga terlibat.
Dalam pernyataannya, Moggi menyebutkan nama-nama yang menurutnya terlibat. Mereka adalah presiden klub Inter, Massimo Moratti, mantan direktur Inter, Giachinto Facchetti (alm), dan juga Luciano Spalletti yang saat itu masih menukangi Udinese. Moggi menyebut keempat orang ini juga terlibat dalam urusan pengaturan pertandingan, dengan menelepon penunjuk wasit Paolo Bergamo dan mantan penunjuk wasit Perluigi Pairetto.
Dalam transkrip hasil penyadapan telepon yang terjadi pada 11 Februari 2005 silam, Sportmediaset.it, Minggu (11/4/2010) melaporkan bahwa telah terjadi pembicaraan antara Facchetti dan Pairetto yang tengah berencana mengatur pertandingan Coppa Italia.
Pairertto: “Nanti saya akan berbicara lagi dengan Anda, tapi ingatkan ya. Anda tahu hal ini bersifat rahasia, tak ada satupun yang tahu tentang ini…”
Facchetti: “Iya, iya, saya setuju.”
Pairetto: “Ini hanya tentang kita.”
Dalam transkrip lain yang dipublikasikan Il Secolo XIX, tertanggal 10 Januari 2005, Bergamo berbicara dengan Moratti dan memberitahunya bahwa ia telah menunjuk wasit dan ofisial yang bagus untuk memimpin jalannya pertandingan Inter kontra Bologna di Coppa Italia. Dalam pertandingan tersebut, Inter pun menang 3-1.
Bergamo: “Melihat tak adanya drawing (undian) untuk menunjuk wasit, tapi semuanya telah diatur. Saya telah menunjuk Gabriele, dan dia akan didampingi dua asistennya yang juga sangat bagus…”
Moratti: “Oke..”
Bergamo: “Kami ingin memberikan Anda pemandangan yang bagus (soal hasil pertandingan)…”
Moratti: “Iya, iya…”
Bergamo: “Facchetti mengatakan ‘iya, kami setuju..”
Moratti: Oke, Rabu nanti saya akan ke sana dan menemuinya sebelum pertandingan.”
Bergamo: “Dia akan senang dengan hal ini.”
Moratti: “Saya akan pergi ke sana dan mengatakan halo.”
Moratti: “Dia akan sangat senang bila Anda menyapanya (Facchetti).”
Moratti: Terima kasih. Rabu nanti saya akan datang, dan jika dibutuhkan, saya akan pergi menemuinya sebelum pertandingan.”
Menurut transkrip lain yang diekspos Il Corriere dello Sport, Bergamo Bergamo membicarakan hasil 1-1 antara Inter lawan Chievo Verona dengan Facchetti. Mereka juga membicarakan gol Christian Vieri (masih berkostum Inter) yang dianulir oleh hakim garis Ricci. Bergamo berjanji, hal tersebutr takkan terulang karena dia yang akan menentukan wasitnya.
Bergamo: “Hai Giancinto (Facchetti).”
Facchetti: “Hai Paolo, saya ingin menyapa Anda sekaligus menganalisa apa yang terjadi pada pertandingan Minggu, kemarin. Saya tidak tahu bila Moratti datang dengan cerita wasit seperti ini.”
Bergamo: “Tidak, tapi jangan khawatir, presiden (Moratti) hanya ingin berbicara dan itu dilakukan karena ia merasa perlu membicarakanya.”
Facchetti: “Iya, tapi itu Ricci yang membuat kesalahan. Dan Paparesta (wasit) membuat keeputusan (membatalkan gol Vieri).”
Bergamo: “Tapi, saat presiden bersikukuh dia benar, dia tidak memberikan alibi yang tepat untuk sang pemain (Vieri).”
Facchetti: “Ya, benar, itu faktanya.”
Bergamo: “Mengerti? Apa yang bisa dilakukan Paparesta? Ricci melakukan kesalahan… faktanya, Paparesta memimpin laga dengan baik. Dia telah mempersiapkan pertandingan dengan baik, tapi sayangnya…”
Facchetti: “Tak ada, kami memiliki Palanca (wasit) malam ini.”
Bergamo: “Anda akan melihat, dia akan memimpin pertandingan. Tunggu dan lihat saja, ini akan menjadi pertandingan bagus.”
Lebih lanjut, bukti yang terbongkar di Naples beberapa waktu lalu ini menyeret Luciano Spalleti yang saat itu masih menukangi Udinese. Spalletti diketahui sempat mengadakan pembicaraan dengan Bergamo sebelum pertandingan Udinese kontra Sampdoria yang berakhir imbang 1-1.
Bergamo: “Penting bagi Anda untuk bertanggung jawab penuh.”
Spalletti: “Tidak, saya tida terlalu termotivasi. Pada dasarnya, seperti yang Anda katakan dengan, mari katakan, supervisi, transparansi, mencoba mengirimi kami… Seperti yang Anda tahu, seperti yang biasa Anda lakukan."
Bergamo: “Lihat, saya katakan pada Anda bahwa setelah menit terakhir, saya telah menentukan asisten wasit yang akan memimpin jalannya laga. Anda akan mendapatkan Pisacreta yang sangat bagus dan Griselli dari Livorno yang juga nomor satu. Bagaimanapun, Anda dilindungi dengan baik. Dan tentang hasil seri, Anda bisa melihat siapa wasit internasional yang telah kami berikan.”
Spalletti: “Bagus.”
Bergamo: “Saya berharap Anda beruntung. Kami akan melakukannya. Good luck.
Menanggapi bukti baru yang memungkinkannya kembali dibukanya kasus Calciopoli 2006, Galliani enggan memberikan komentar saat ditanya wartawan terkait bukti baru ini, Jumat kemarin. Namun, pada sehari berselang, Il Corriere Dello Sport, melaporkan bila Moratti akan mengambil tindakan untuk mempertahankan diri dari bukti-bukti yang terdapat di Naples, saat FIGC menggelar sidang untuk mendengarkan pernyataan para tersangka pada 13 April mendatang, sebelum memutuskan apakah kasus ini akan kembali dibuka atau tidak.
Sumber : httx://bola.okezone.com/read/2010/04/11/47/321403/inilah-bukti-baru-calciopoli
Sir Alsep Ferguson
15-04-2010, 08:58 AM
klo menurut gw, kalo emang terbukti lagi
bann aja klub liga italia dari kejuaraan eropa selama 2 ~ 5 tahun.
sebelum bisa membereskan internal liga mereka.
parah deh
itu berarti juara2 eropa yang dulu gimana ya status nya ?
cabut aja kalo perlu ...
goodfron
15-04-2010, 09:23 AM
italy dr jaman dulu setau gw ga pernah beres liganya...dr soal pengaturan skor,pemalsuan paspor dsbnya...ud gt pemain liga italy jg terkenal ama diving ato offside nya...wasitnya jg suka mihak meski ga di suruh,krn bnyk wasit yg jg tifosi klub tertentu....menurut gw seh kl mang inter terbukti salah jg dan dpt hukuman (paling berat turun divisi) maka lbh baik title pada tahun yg bersangkutan,ga usah d kasih k siapa2 lg...krn ga bakal ada abisnya...
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
tapi kan cinta pertama 'n cinta sejati ente ada disitu oom... :peace:
dancoloveunited
15-04-2010, 09:27 AM
Lega Calcio = European version of ISL
Ligina / ISL = Lega Calcio cita rasa Indonesia
ferly_Liemz
15-04-2010, 09:33 AM
@opa alsep: bahkan ampe status juara wc 06 pun skrg ge di perdebatkan...tp mang kl kembali inter terbukti,mang jalan paling bnr ya tim italy di ban dr semua kompetisi internasional,baik klub maupun negara..biar kapok tuh mafia2....
@om gupi : ane lbh kenal king eric lbh dulu drpd del piero hehehe justru gw malah sempet kagum lbh dulu ama ronaldo botak saat di inter...wes2,itu beda urusan..hahahaha
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
ferly_Liemz
16-04-2010, 05:47 PM
Kamis, 15/04/2010 12:00 WIB
'Kembalikan Scudetto adalah Langkah Kemenangan'
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Reuters
Milan - Scudetto limpahan yang diterima Inter Milan disoal. Nerazzurri diberi masukan agar mengembalikan saja scudetto yang disoal. Langkah tersebut dinilai merupakan langkah kemenangan bagi Inter.
Aktor calciopoli Luciano Moggi tengah menyerang Inter Milan. Eks pembesar Juventus tersebut menyoal gelar juara Inter musim 2005/06. Menurutnya, gelar itu seharusnya dikembalikan karena Inter juga melakukan pembicaraan via telepon kepada Paolo Bergamo selaku pihak yang menentukan wasit yang akan memimpin pertandingan.
Yang dijadikan "sasaran" oleh kubu Moggi adalah mendiang Giacinto Facchetti yang merupakan presiden Inter tahun 2004-2006. Facchetti meninggal dunia beberapa saat setelah calciopoli terungkap.
Putra Facchetti, Gianfelice mengakui bahwa ayahnya memang menelepon Bergamo. "Ya, tapi yang dibicarakan lain dengan yagn diungkap Moggi. Pengacara Moggi menyerang ayah saya karena pengadilan tengah memasuki fase krusial," ujar Gianfelice seperti dikutip dari Football-Italia.
"Tuduhan ini jelas sangat serius dan tak bisa diterima. Kubu Moggi memelintir informasi. Transkrip pembicaraan yang mereka miliki tidak sama dengan pembicaraan ayah saya," serunya.
Tuntutan Moggi mengarah kepada upaya pencabutan scudetto musim 2005/06 yang dimiliki Inter. Gianfelice memberi masukan pada La Beneamata agar bila perlu melepas saja gelar Seri A itu.
"Memang akan menjadi langkah mengejutkan bila Inter mengembalikan gelar musim 2005/06. Namun langkah itu bisa membuat klub ini makin mendapatkan kepercayaan."
"Bahkan dengan mengebalikan gelar itu, maka akan muncul banyak gerakan yang meminta gelar-gelar dari pihak lain untuk dicopot juga. Secara sederhana, melepas scudetto 2005/06 merupakan langkah kemenangan bagi Inter menurut saya," demikian Gianfelice mengungkapkan alasannya
Yg pasti sih Italy tempat lahirnya mafia, so ga heran, hehehe.... Sdh liganya boring skrg isinya mafia semua, baiknya di bubarin aja apa? Hehe
Ucup Carrick
28-04-2010, 10:59 PM
besok nih katanya...
Rabu, 28/04/2010 17:47 WIB
Besok, Baresi Sambangi Jakarta
Reky Herling Kalumata - detiksport
Getty Images/China Photos
Jakarta - Legenda Italia Franco Baresi besok, Kamis (29/4/2010), akan datang ke Indonesia. Mantan kapten AC Milan ini akan mengunjungi Jakarta dalam rangka meresmikan Milan Camp Junior Bali 2010.
"Baresi akan tiba di Jakarta Kamis besok pukul 3 sore dari Milan bersama salah satu ofisial AC Milan Francesco Ghizo," kata Ayu, Operation Manajer Asia Sports Development (ASD) saat dihubungi detiksport, Rabu ( 28/4/2010).
Ayu juga mengungkapkan bahwa Baresi yang kini merupakan duta AC Milan, akan menginap di hotel JW Marriot. Sedangkan kedatangan di bandara Sukarno Hatta, telah siap disambut oleh para Milanisti Indonesia.
Mulai Jumat (30/4/2010), Baresi di Jakarta sudah akan melakukan serangkaian kegiatan seperti konferensi pers. Sedangkan pada Sabtu (1/5/2010), Baresi akan membuka Milan Camp Junior Bali 2010 di lapangan D Senayan Jakarta.
Baresi sepanjang karirnya telah setia membela Rossoneri. Ia memulai debut di Milan pada 1977 hingga pensiun di Rossoneri pada 1997. Ia juga merupakan salah satu legenda Italia dan juga pernah menjadi kapten Azzurri di Piala Dunia 1994. ( key / arp )
dancoloveunited
28-04-2010, 11:21 PM
wah another legend is coming to Jakarta...
btw, kok namanya Milan Camp Bali, tapi tempatnya di Jakarta ya??? bukan di Bali???
loveUNITED
29-04-2010, 02:29 AM
^^
mungkin mau liat monas dulu dari dekat kang terus ke bali de .... :peace::sikat:
sekalian tanya nih btw united adakah duta nya ??
Andi Istiabudi
29-04-2010, 10:46 AM
Ada acara meet n greet ga ?
icalace
29-04-2010, 03:30 PM
legenda MU kpan dunk ke Indonesia???
Andi Istiabudi
29-04-2010, 03:36 PM
legenda MU kpan dunk ke Indonesia???
Dulu Sir Bobby Charlton dan Bryan Robson pernah datang ke Jakarta, tapi sayangnya saya tidak sempat datang melihat ... :((
Buat pengurus pusat United Indonesia, tolong kalau ada info kedatangan legenda / pemain MU dikabari yach member resminya, hehehe ...
hendiplast
29-04-2010, 05:32 PM
Franco Baresi Tiba di Jakarta
http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/03/04/66744_franco_baresi_300_225.jpg
VIVAnews - Franco Baresi tiba pukul 15.55 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis, 29 April 2010. Milanisti Indonesia sudah menunggu di Terminal 2E.
Jumlah mereka tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 30 orang saja, sebagian besar laki-laki. Mereka kebanyakan memakai kaos warna hitam bertuliskan 'Milanisti Indonesia'.
Saat Baresi keluar ke tempat penjemputan, dia disambut dengan kalungan syal Milanisti Indonesia. Ia memakai baju denim lengan panjang dan berkaca mata hitam.
Ia didampingi oleh Presiden Komisioner Milan Junior Camp Nicolas R. Dharmawan dan seorang penerjemah.
Baresi langsung masuk ke mobil sedan tanpa banyak berkomentar. (adi)
hendiplast
29-04-2010, 05:34 PM
Punya Rp 22 Juta Bisa Ikut Milan Junior Camp
http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/04/29/88900_franco_baresi_300_225.jpg
VIVAnews - AC Milan akan menggelar Milan Junior Camp di Sanur, Bali, pada bulan Juni-Juli 2010. Seleksi bagi anak-anak usia 10-16 tahun akan dipimpin langsung oleh mantan kapten AC MIlan Franco Baresi.
Seleksi itu akan digelar di Senayan, Jakarta, pada 1 dan 2 Mei 2010. Selain menyeleksi pemain mana yang paling berbakat, Baresi juga akan mengikuti peresmian Milan Junior Camp.
"Baresi akan menyeleksi seribu anak-anak usia 10 hingga 16 tahun. Sepuluh anak paling berbakat yang terpilih dalam seleksi pada 1 dan 2 Mei di Senayan itu akan berhak ikut berlatih di Milan Junior Camp," kata Managing Director Asia Sports Development (ASD) Ricky Djoharli kepada VIVAnews.
Milan Junior Camp akan digelar di Sanur, Bali, pada bulan Juni hingga Juli 2010. ASD mendapatkan hak eksklusif dari AC Milan untuk menjalankan camp itu.
Selain 10 anak yang terpilih dari Senayan yang mendapat beasiswa dari ASD, pelatihan sepakbola itu bisa saja diiukuti oleh anak-anak yang mendaftar lewat biaya pribadi. Caranya pun cukup mudah walau tidak bisa dibilang murah.
"Biayanya US$ 2.500 (sekitar Rp 22,5 juta) untuk dua minggu latihan. Para peserta akan dilatih oleh pelatih dari AC Milan Academy. Peserta akan mendapat seragam Milan, asuransi dan sertifikat," kata Ricky.
Baresi, akan tiba di Jakarta hari Kamis, 29 April 2010. Pria 49 tahun itu menjadi bagian dari masa kejayaan Milan pada era akhir 80an hingga pertengahan 90an. (adi)
p4cul
30-04-2010, 02:08 PM
http://acmilanindonesia.com/in/images/stories/300x300big.jpg
kapan bryan robson,sir alex,mike phelan dateng ke indonesia yah :malu:
ane yakin banyak pemain berbakat di sini :shakehand:
otonk reddevilz
30-04-2010, 02:27 PM
tadi pagi doi ada di DAHSY*T nihh..sempat nongtong...ada MILANIST* juga datang disana...dan seperti biasa..chantz ale ale pasti berkumandang..:D:D..
rondwisan
31-05-2010, 05:38 PM
Prandelli set to replace Lippi
Reuters - May 30, 14:43
ROME - Fiorentina boss Cesare Prandelli has signed a four-year deal to become Italy coach after the World Cup, ending a saga that had threatened to cast a shadow over the team's defence of their title.
Current coach Marcello Lippi had never publicly said he was leaving after this summer's tournament and conflicting signals from the World Cup winner and Italian football federation president Giancarlo Abete prompted an array of rumours.
Abete wanted a solution before the team flew off to South Africa and has finally now found his man.
"Prandelli will be coach for four years," a federation spokesman said. "Prandelli will be officially presented as Italy's coach after the World Cup," the spokesman added, saying that financial details and the composition of Prandelli's backroom staff had yet to be determined.
The 52-year-old has been front-runner for the Italy job with the bookmakers for months after guiding the Florence club to the Champions League last 16 last season against the odds - knocking Liverpool out of the competition in the process.
Lippi, who stepped down after their 2006 World Cup triumph before returning to the job after a poor Euro 2008 under Roberto Donadoni, welcomed the appointment.
"The federation has found the right person. I had said to Abete at Christmas that I would do my two years and then stop," he told reporters.
CLEAR FAVOURITE
Prandelli also notably managed Parma and AS Roma for a brief spell before leaving to care for his sick wife who later died.
Abete had said any replacement for Lippi would be Italian but his options were limited given Chelsea's Carlo Ancelotti, Manchester City's Roberto Mancini and Roma's Claudio Ranieri, who had all previously expressed interest in the job, have only just completed their first seasons with their clubs.
That left Prandelli as frontrunner despite Fiorentina enduring a poor campaign in Serie A where they finished 11th.
The fans blamed the team's slump on their good European run, a drugs ban for striker Adrian Mutu and tensions between Prandelli and the club's board.
Prandelli, famed for his slicked-back hair and purple puffer jacket, had been seen in the media as a candidate for the Juventus job before the faltering Turin side chose former Sampdoria boss Luigi Del Neri.
Fiorentina acknowledged earlier this month that Prandelli was likely to take the Italy job and have held talks with Sinisa Mihajlovic, who quit as Catania boss last week.
Italy are preparing for the World Cup and South Africa's altitude at a training camp in the Italian Alpine ski resort of Sestriere.
The world champions, in Group F with Paraguay, New Zealand and Slovakia, are only outside bets to repeat their 2006 success because of an ageing team and recent uninspired performances.
Prandelli's major task in the Euro 2012 qualifiers starting in September will be to find the right balance between the new generation of emerging talent and the experienced heads who performed so well in Germany four years ago.
Redsbusby
17-06-2010, 07:22 AM
Milan Tawar 'New Roberto Baggio' €5 Juta
Brescia kemungkinan akan menolak tawaran itu.
AC Milan dikabarkan siap mengeluarkan €5 juta untuk membawa Lorenzo Tassi, pemain usia 15 tahun berjuluk new Roberto Baggio, dari Brescia.
Tassi, yang berkembang di bawah sistem pembinaan usia dini Rondinelle, menarik minat banyak klub. AC Milan yang paling tergiur mendapatkannya.
Milannews.it melaporkan Wapres Adriano Gallini siap melayangkan tawaran €5 juta untuk mendapatkan gelandang serang itu.
Brescia kemungkinan tidak akan melepasnya. Fabio Corioni, presiden Brescia, berharap klubnya bertahan di Serie A sampai empat tahun untuk melihat Tassi berkembang dan menjadi bintang.
Brescia telah empat tahun absen dari Serie A. Roberto Baggio gembira melihat Brescia kembali ke kompetisi papan atas.
"Akhirnya, Brescia kembali ke Serie A. Salut kepada seluruh pemain dan presiden," demikian Baggio menulis dalam situs pribadinya.
Andi Istiabudi
04-07-2010, 05:48 AM
Collina Tinggalkan Serie A
Dewi - Okezone
http://loucospelocalcio.files.wordpress.com/2009/09/pierluigi_collina.jpg
ROMA – Pierluigi Collina meninggalkan jabatannya sebagai pengatur perwasitan Lega Calcio demi tugas yang lebih berat di Badan Sepakbola Eropa (UEFA).
Tugas wasit di Piala Dunia belakangan menjadi sorotan akibat sejumlah keputusan yang dianggap kontroversial. UEFA pun tak tinggal diam. Mereka ingin memperbaiki kualitas perwasitan Eropa.
Demi memperbaiki citra sang pengadil lapangan hijau, UEFA meminta bantuan Collina. Maklum, mantan wasit asal Italia dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
“Saya memutuskan meninggalkan posisi sebagai pengatur di Lega Calcio karena UEFA datang dengan meminta bantuan lebih penting,” kata Collina seperti disitat Goal, Minggu (4/7/2010).
“Tugas baru saya di UEFA sebagai ketua perwasitan. Saya harus mengkoordinasi semua wasit di Eropa. Ini posisi yang sangat penting untuk semua kompetisi di bawah naungan UEFA,” lanjutnya.
Pekerjaan yang dibebankan kepada Collina jelas tak mudah. Saat ini masalah penggunaan teknologi video masih diperdebatkan, terutama setelah dianulirnya gol Frank Lamprd saat Inggris dibekuk Jerman 1-4 di babak 16 besar.
Source : http://bola.okezone.com
Redsbusby
04-07-2010, 06:34 AM
Collina Tinggalkan Serie A
Ada hubungannya dgn Rosetti neh kayaknya..
Padahal sempet berpikir kalo Rosetti itu terbaik di DUnia :-t
Andi Istiabudi
05-07-2010, 04:16 PM
Jalani Operasi, Buffon Absen Hingga Tahun Depan
Achmad Firdaus - Okezone
TURIN - Juventus dipastikan tak bisa menggunakan jasa portiere nomor satunya Gianluuigi Buffon selama beberapa bulan ke depan. Untuk kedua kalinya, kiper timnas Italia ini akan menjalani operasi cedera punggung.
Sebagaimana diumumkan situs resmi klub, Juventus.com, Senin (5/7/2010), pada Minggu, Buffon akan kembali naik meja bedah untuk menyembuhkan cedera punggung kambuhan yang sempat membuatnya absen cukup lama di musim lalu.
Cedera kambuhan ini sendiri didapati kiper veteran 32 tahun, saat membela timnas Italia di laga perdana babak penyisihan grup melawan Paraguay. Dalam laga yang berakhir 1-1 itu, Buffon hanya mampu bermain selama satu babak, karena tulang punggungnya kembali bermasalah.
Dengan operasi yang dijalaninya di Casa di Cura La Madonnina, Gigi -sapaan akrabnya- dipastikan harus absen selama beberapa bulan. Menurut diagnosa awal yang diterbitkan tim medis pada Senin, Buffon diprediksi bakal absen hingga tahun baru, atau sekira empat hingga lima bulan.
Kabar absennya Buffon jelas menjadi berita gembira buat Marco Storari yang baru direkrut Juve dar AC Milan. Kiper gondrong yang selama setengah musim lalu menjalani pinjaman di Sampdoria ini kemungkinan besar bakal dipercaya mengawal gawang Bianconeri di musim depan. (acf)
Source : http://bola.okezone.com
Redsbusby
07-07-2010, 01:40 AM
Fabio Cannavaro: I Did Not Join Al-Ahli For The Money
The Italian is happy to be in his new surroundings.
Former Juventus defender Fabio Cannavaro has joined up with his new team, Al-Ahli of the United Arab Emirates, where he intends to conclude his long and storied playing career. He told the press that his decision was not based on a large pay cheque.
"It's not an economic choice, but a family one," he was quoted as saying by Tuttosport.
"Here there is pressure like the Italian league and I can also use my experience to teach young people."
The 36-year-old also briefly expressed his disappointment at not being able to close out his career with his home town of Napoli, who have preferred to concentrate on younger players.
Meanwhile, the defender retired from international football after the 2010 World Cup, where Italy were humiliatingly disposed of in the group stages. Cannavaro then revealed his predictions for the trophy on July 11: "Spain or Germany."
-goal.com
Not for the money, but for the Oil-Gasoline :D
Hilman-Bukan-Superman
07-07-2010, 10:29 AM
Bresciano Resmi ke Lazio
ROMA – Teka-teki nasib Mark Bresciano terjawab sudah. Dia kini resmi menyandang status pemain anyar Lazio.
Seperti diberitakan Football Italia, Rabu (7/7/2010), Bresciano datang ke Olimpico Roma dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Pemain asal Autralia tersebut juga akan menerima bayaran setu juta euro per musim.
Biancoceleste sendiri saat ini sudah mendaftarkan kontrak Bresciano ke badan Lega Calcio. Dengan demikian, dia sekarang sudah resmi dinyatakan sebagai rekrutan baru Lazio.
Bresciano, yang kini berusai 30 tahun, sebelumnya bergabung dengan Palermo. Namun karena kontraknya habis pada akhir musim dan Rossanero menolak memperpanjang, jadilah dia pemain dengan lebel ‘free transfer.’
Sebelum dipastikan bergabung dengan Lazio, Bresciano sempat dilirik oleh klub Serie A lain, Fiorentina. (msy)
Hilman-Bukan-Superman
07-07-2010, 10:47 AM
Serie A Wajib Terima Putusan Kuota Pemain Asing
ROMA – Kontroversi seputar putusan pengurangan kuota pemain asing di Serie A masih jadi perdebatan hangat. Mencermati kondisi yang ada, presiden CONI (komite olahraga Italia) Gianni Petrucci mengimbau agar klub mau menerimanya dengan lapang dada.
Putusan sendiri diumumkan oleh FIGC (federasi sepakbola Italia) pekan lalu. Mereka dalam hal ini mengurangi jatah pembelian pemain non-Uni Eropa dari yang tadinya dua orang menjadi satu saja.
Langkah ini diyakini sengaja diambil untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi talenta lokal. Sasaran jangka panjangnya sudah pasti adalah meningkatkan mutu sepakbola Italia yang belakangan menuai kritik akibat tampil buruk di Piala Dunia 2010.
Petrucci sendiri menyatakan dukungannya atas putusan yang diambil FIGC. Dia juga meminta semua bisa menerima serta menjalankannya.
“Saya tidak mau berdebat dengan Maurizio Beretta (presiden Lega Calcio yang menolak putusan), namun saya berharap semua bisa menerimanya,” ujar Petrucci seperti dikutip Football Italia, Rabu (7/7/2010). (msy)
Andi Istiabudi
07-07-2010, 02:26 PM
Kebijakan yang sama pernah diterapkan di Indonesia dimana klub hanya dibatasi memiliki 3 pemain asing. Setelah itu sempat ada kebijakan baru PSSI dimana klub boleh memiliki 5 pemain asing dengan catatan hanya 3 orang yang boleh dimainkan secara bersamaan. Sekarang aturannya bagaimana yach ?Tolong dikoreksi yach jika salah ...
Hilman-Bukan-Superman
07-07-2010, 06:21 PM
Kebijakan yang sama pernah diterapkan di Indonesia dimana klub hanya dibatasi memiliki 3 pemain asing. Setelah itu sempat ada kebijakan baru PSSI dimana klub boleh memiliki 5 pemain asing dengan catatan hanya 3 orang yang boleh dimainkan secara bersamaan. Sekarang aturannya bagaimana yach ?Tolong dikoreksi yach jika salah ...
Setau saya dr 5 orang pemain asing itu harus ad 2 orang pemain asing dr Asia..CMIIW
Redsbusby
09-07-2010, 06:53 PM
RESMI: AS Roma Dijual!
Klub ibukota Italia AS Roma resmi dijual oleh keluarga Sensi setelah hak kepemilikan klub dijaminkan ke bank sebagai bentuk kesepakatan pembayaran utang.
Klub ibukota Italia AS Roma resmi dijual oleh keluarga Sensi setelah hak kepemilikan klub dijaminkan ke bank sebagai bentuk kesepakatan pembayaran utang.
Hal ini sudah diprediksi sebelumnya sejak negosiasi dimulai dari hari Senin dan akhirnya kesepakatan penjualan klub tercapai hari ini.
UniCredit menjadi pemilik sementara klub Serie A Italia itu setelah Italpetroli, perusahaan milik keluarga Sensi, memiliki utang yang mencapa 325 juta euro. Meski begitu, keluarga Sensi masih akan memegang kepengurusan klub hingga pemilik baru ditemukan.
"Kesepakatan ini telah tercapai dengan pengetahuan semua pihak, tapi secara spesifik untuk melindungi kepentingan AS Roma yang merupakan hak milik kota dan sesuatu yang kami pertahankan," kata Rosella Sensi, presiden AS Roma, seperti dikutip Football Italia, Jumat (9/7).
Ada pun nilai jual AS Roma di pasaran mencapai 120 juta euro...
Ada member yg Berminat membeli?:O)
ferly_Liemz
18-07-2010, 01:43 PM
Minggu, 18/07/2010 10:58 WIB
Napoli Resmi Boyong Cavani
Reky Herling Kalumata - detiksport
Naples - Napoli mengumumkan telah meminang Edinson Cavani. Striker internasional Uruguay ini diboyong oleh Napoli dari klub Seri A lainnya, Palermo.
Napoli mengumumkan bahwa Cavani telah resmi diikat kontrak selama lima tahun. Penyerang berusia 23 tahun ini kabarnya akan memperoleh bayaran sebesar 1,34 juta euro plus bonus.
"Saya telah berbicara dengan Cavani di telefon. Dia sangat senang, antuasias dan ingin memulai petualangan baru ini," kata Direktur Sport Napoli Riccardo Bigon seperti dilansir Reuters.
Nama Cavani sebelumnya belum begitu dikenal di Seri A saat pindah ke Palermo dari Danubio pada Januari 2007. Namun bintangnya mula bersinar setelah Amauri pindah ke Juventus.
Musim lalu Cavani telah menyumbangkan 13 gol dari 34 penampilannya bersama Palermo. Ia juga berperan penting membantu Palermo finis di posisi kelima di klasemen seri A.
Di timnas Uruguay, dia juga tampil baik di Piala Dunia 2010 membantu skuadnya berada di posisi keempat. Kini Cavani di Naples akan kembali bertemu dengan rekannya di timnas Walter Gargano.
rondwisan
19-07-2010, 03:14 PM
A-Z of Italian football
From a goalscoring dentist to a team comprised entirely of well-behaved horses to strikers machine-gunning the crowd, FourFourTwo’s Italian expert introduces the wonders of calcio
A is for... Azzurri
The Azzurri is the national team name and means blue. You might expect Italy to play in the colours or a colour from their flag, but no. Blue is the colour of the House of Savoy, the Italians’ House of Windsor, if you will. The Savoy family were the kings of Italy and their house colour is blue; how much simpler could it be?
B is for... Bomber
A high-scoring striker. Gabriel Batistuta was a bomber, as was Marco van Basten. Ian Rush at Juventus wasn’t, although he did bomb. Quaintly, every season the bombers battle one another for the title of capocannoniere, which loosely translates as ‘artillery chief’. That’s some title, although they win nothing more than the prestige of being 'Italy’s top bomber'.
C is for... Catenaccio
The brainchild of Inter manager Helenio Herrera in the sixties, catenaccio [‘bolt’] was created to allow the whole team to attack and defend as one. Of course, not every Italian grasped the bit about attacking. Now all but gone, catenaccio is still commonly mistaken for another Italian defensive tactic: blind panic.
D is for... Doping
Late in 2004, after then-Roma coach Zdenek Zeman called for Italian football to “come out of the pharmacy“, Juventus club doctor Riccardo Agricola received a 22-month suspended prison sentence after being convicted of administering banned substances (crack, heroin and premium strength Dutch skunk) to the club’s players during the 1990s. Sorry, that’s a misprint, he actually gave them performance-enhancing drugs, including the blood-boosting EPO that was "almost certainly used by midfielders Antonio Conte and Alessio Tacchinardi". During that period (1994-98), Juve won the Serie A title three times and the Champions League once. Bad doctor.
E is for... Esultanza
What players do after scoring, whether with a classic shirt-lifting move like Fabrizio Ravanelli or by tastefully machine-gunning the crowd, as Gabriel Batistuta preferred. For the more adventurous, like Obafemi Martins while he was at Inter, only a triple somersault will suffice.
F is for... Fumogeni
The flares and firecrackers that rained down on Dida in the Champions League in 2003-04 resulted in a crackdown on these delights, but rest assured they’ll be burning up a garish fog and delaying kick-offs all over Italy again this season. And thank goodness; a big game wouldn’t
be the same without that hellish glow illuminating the hardcore followers.
G is for... Gazzetta dello Sport
Italy’s pink paper fills 15 pages a day on football without a whiff of off-field scandals. Impressive. As is the fact that Italy boasts two more such dailies (Corriere Dello Sport-Stadio and Tuttosport). Not only is La Gazzetta the most prestigious, however, it’s also the most popular paper of any kind in Italy – like Shoot outselling The Sun.
H is for... Horse
Alas not a severed horse head in a bed, but an entire horse. Much like the gift horse Perugia’s ever-entertaining president Luciano Gaucci gave a referee shortly due to officiate an important game for one of the president’s clubs. Interestingly, the subsequently suspended Gaucci (the visionary who brought Al Saadhi Gaddafi to Serie A) has a dream of fielding a football team composed entirely of horses “because they’re loyal, and they don’t spend all night clubbing”. It’s hard to argue with that.
I is for... Intervallo
At the intervallo [half-time] in many games in the north, fans partake of a glass of hot lemon tea. Sample a winter game in Turin and you’ll understand why. Also: Ingresso – the entrance to the stadium/turnstile.
J is for... James Richardson Spensley
He’s nothing to do with me, but he is the ‘father of the Italian game’, who founded Italy’s first football club by introducing the Genoa Cricket and Athletic Club to the world’s finest sporting pursuit. The good Doctor Spensley went on to be Genoa’s first goalkeeper and captain, and a street – Via James Richardson Spensley – is named in his honour right outside Genoa’s Marassi stadium.
K is for... Korea
Authors of Italy’s two great World Cup 'Waterloos'. Incompetent refereeing and an Ahn Jung-Hwan golden goal saw Italy sent home by South Korea (and Ahn sent home by his club, Perugia) in 2002, but the pain of that defeat pales in comparison to 1966. As the world, and Goodison Park, looked on, the heavily favoured Azzurri lost 1-0 to the mystery men of North Korea. Schoolchildren across the peninsula still tremble at the name of Pak Doo Ik, Korea’s goal-scoring dentist.
L is for... Libero
Otherwise known as a sweeper. Not, Franz Beckenbauer might argue, a uniquely Italian concept, but one perfected in Italy by the likes of Juve’s Gaetano Scirea and AC Milan’s Franco Baresi.
rondwisan
19-07-2010, 03:23 PM
M is for... Mister
A throwback to the days when moustachioed Brits sailed around the world teaching Johnny Local how to kick the funny round object, ‘Mister’ is the word Italians still use for manager. If you ask an Italian player whether he’s happy playing on the left or he’d prefer a central role, he’ll look at you and say, “This is a question for the mister”,
N is for... Numero
When a player pulls off a fancy trick with the ball, he is said to have done a numero on his opponent. Expect that same opponent to respond with an intervento durissimo [grizzly foul] at the earliest possible opportunity.
O is for... Omnipotenza
As the most powerful man in the whole of Italy, Milan owner Silvio Berlusconi was for a while omnipotenza. Yes, that’s omnipotent. Berlusconi controlled both the government and the country’s media. He still controls the media, although he resigned as Prime Minister in May 2006. His sidekick, Adriano Galliani, runs Milan, helps run the TV and is president of the League. And they call Italians lazy.
P is for... Pinturicchio
Of all the nicknames bestowed by the late Juventus owner Gianni Agnelli, the snidest were reserved for Alessandro del Piero. After describing Roberto Baggio as “like Raphael”, Agnelli chose Pinturrichio, a minor renaissance painter, to explain Del Piero’s relative talent. The name has stuck with the poor lad ever since.
Q is for... Quelli che il calcio
Literally, ‘Those that football’, a very Italian version of Sky’s Soccer Saturday that replaces
Jeff Stelling and co with showgirls, sing-alongs and bikini-clad dancers. Former Chelsea twinkle-toes Roberto di Matteo joins in the fun and games, and for some reason he’s always smiling.
R is for... Rigori
Penalties, the national team’s nightmare. England fans may curse their team’s luck from the spot, but Italy’s national side has gone out on pens in three consecutive World Cups, twice to the eventual winners (Brazil in 1994, France in ’98) and once to the runners up (Argentina in 1990). Add in the two European Cups lost in club-level shootouts (Roma in 1984 and AC Milan last season, both to Liverpool) and you’ve got yourself the makings of a real national phobia. Mind you, their 5-3 spot-kick success over France to win World Cup 2006 may have laid the ghost somewhat.
S is for... Striscioni
The giant messages displayed on banners at matches. They’re supposedly prepared in strict secrecy, but opposing supporters often know what to expect. Thus Roma’s pre-derby boast ‘Above us there’s only the sky’, prompted an immediate ‘Yes, and it’s blue and white’ – Lazio’s colours – from the other end. Equally, when Milan taunted the Interisti with: ‘We achieve what you dream of’, the answer was savagely quick: ‘Yes, the two times you got relegated’.
T is for... Tufarsi
In English: ‘to dive’. Many Italians, even at a junior level, regard diving, and other such dark arts, as merely part of the spectrum of footballing skills – all’s fair in love, war and football. Referees are now empowered to give yellow cards to players who dive, but in Italy that’s made it even more confusing as now people have more reason to assume the man in black is being biased.
U is for... Ultras
Ultra means extreme, and in Italy the most extreme followers belong to Lazio. The Rome club’s Irriducibili are infamous for honouring Serb war criminal Arkan, for hanging a picture of Mussolini in their offices and for their fascist salutes – and of course for the fact that Paolo di Canio is a fervent, arm-waving supporter. But though they’re all fond of a banner and
a flare, not all Ultras are right-wing knuckle-draggers. Livorno’s Ultras are left-wing (when they face Milan, they join together to belt out resistance songs from the war), and banners up and down the country declare ‘Ultra is no crime’.
V is for... Vento del Nord
“The wind from the north”. This popular Roman phrase, coined by Roma president Franco Sensi, refers to the political pressure the big three northern clubs (Juve, Milan and Inter) supposedly exert to make Roma lose matches. They must have been working overtime in recent seasons.
W is for... Washing Machine
Where Palermo acquired their, ahem, unique pink outfit. The Sicilian side used to play in a suitably manly black-and-white outfit until an accident at the laundry saw them acquire this daring new shade. They’ve stuck with it ever since, bless.
X is for... X
The Italian symbol for draw, thanks to the cherished old Totocalcio pools system of marking 1 for a home win, 2 for an away win and X for a draw. Not unlike our own pools system, only Totocalcio is now on its last legs in Italy – not least because by the end of each season, everyone knows which games will be an X some way in advance.
Y is for... Youth
Italy’s youth team, the Azzurrini, have won five of the last seven European Under 21 Championships. Their dominance shows no sign of stopping either. Sadly, the letter Y doesn’t exist in the Italian alphabet, so if you want quirky, look elsewhere.
Z is for... ZZ
No, not that ZZ, although Zinedine Zidane's 2006 World Cup Final headbutt has certainly put him into Italian football folklore. We're talking about the original ‘ZZ’ - Zdenek Zeman. Famous for his hilarious habit of psyching out interviewers with long icy silences, legendary Czech manager Zeman preaches an all-out attacking game whatever the scoreline. Off-field he’s pretty fearless too – he it was who pointed the first finger at Juventus and their bulging medicine cupboard (see D is for...).
zudomiriku
28-07-2010, 03:09 PM
Seri A dan La Liga Tayang di Telkomvision
Doni Wahyudi - detiksport
Ketatnya persaingan Liga Italia akan dapat kembali disaksikan oleh pencinta sepakbola tanah air setelah Telkomvision memastikan menayangkan kompetisi tersebut. Bukan itu saja, Liga Spanyol juga bakal mentas di channel mereka.
"Minggu depan akan kami informasikan soal deal-nya. Saat ini semuanya masih dinegosiasikan. Tapi bisa dibilang hampir pasti, pembicaraan sekarang tinggal jumlah pertandingannya saja," ungkap Yustantia Eka Agustin, Public Relations Officer Telkomvision saat dihubungi detiksport.
Telkomvision sudah beberapa musim terakhir menayangkan siaran langsung Liga Italia. Demi memuaskan penggila bola tanah air, mereka memutuskan untuk melanjutkan tayangan salah satu kompetisi liga sepakbola terbaik di dunia itu.
Pelanggan Telkomvision dipastikan bakal mendapat kepuasan lain menyusul rencana Telkomvision menayangkan siaran langsung Liga Spanyol. Sama seperti Seri A, siaran La Liga Primera tersebut sudah sampai pada tahap negosiasi soal jumlah laga yang bakal disiarkan.
"Kita sih maunya memberikan pertandingan-pertandingan yang terbaik buat pelanggan. Terkait Liga Spanyol, musim depan adalah kali pertama kita tayangkan. Kebetulan Spanyol jadi juara dunia kemarin, dan sudah kita survey kalau peminatnya di Indonesia memang banyak," lanjut Yustantia.
Seperti diketahui, musim lalu beberapa pertandingan Liga Spanyol juga ditayangkan oleh TVOne. Saat ditanya apakah Telkomvision akan memegang hak eksklusif tayangan Liga Italia dan Liga Spanyol, Yustantia belum bisa memastikan hal tersebut.
"Kita masih belum tahu soal hal tersebut, belum ada informasi dari pihak manajemen," demikian tuntasnya.
La Liga dan Seri A akan menggulirkan kompetisinya di waktu yang bersamaan, yakni pada Sabtu, 28 Agustus 2010.
zudomiriku
29-07-2010, 01:38 PM
Jadwal Seri A 2010/2011 (1)
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Jakarta - Juventus akan mengalami jadwal maut di bulan Oktober. Si Nyonya Tua akan menghadapi duo Milan di bulan kesepuluh ini.
Dilansir dari Football-Italia, Juve melawat ke Giuseppe Meazza di pekan keenam pada 3 Oktober. Bianconeri kembali melawat ke kota Milan pada akhir bulan dengan menghadapi AC Milan. Laga maut jilid II kembali dilakoni Zebra Turin pada Februari dan Maret 2011.
Berikut adalah jadwal Seri A musim 2010/2011
(Giornata 1 s/d Giornata 10)
Giornata 1
29/8/10 dan 16/1/11
Bari-Juventus
Bologna-Inter
Chievo-Catania
Fiorentina-Napoli
Milan-Lecce
Palermo-Cagliari
Parma-Brescia
Roma-Cesena
Sampdoria-Lazio
Udinese-Genoa
Giornata 2
12/9/10 dan 23/1/11
Brescia-Palermo
Cagliari-Roma
Catania-Parma
Cesena-Milan
Genoa-Chievo
Inter-Udinese
Juventus-Sampdoria
Lazio-Bologna
Lecce-Fiorentina
Napoli-Bari
Giornata 3
19/9/10 dan 30/1/11
Bari-Cagliari
Cesena-Lecce
Chievo-Brescia
Fiorentina-Lazio
Milan-Catania
Palermo-Inter
Parma-Genoa
Roma-Bologna
Sampdoria-Napoli
Udinese-Juventus
Giornata 4
22/9/10 dan 2/2/11
Bologna-Udinese
Brescia-Roma
Cagliari-Sampdoria
Catania-Cesena
Genoa-Fiorentina
Inter-Bari
Juventus-Palermo
Lazio-Milan
Lecce-Parma
Napoli-Chievo
Giornata 5
26/9/10 dan 6/2/11
Bari-Brescia
Catania-Bologna
Cesena-Napoli
Chievo-Lazio
Fiorentina-Parma
Juventus-Cagliari
Milan-Genoa
Palermo-Lecce
Roma-Inter
Sampdoria-Udinese
Giornata 6
3/10/10 dan 13/2/11
Bologna-Sampdoria
Chievo-Cagliari
Fiorentina-Palermo
Genoa-Bari
Inter-Juventus
Lazio-Brescia
Lecce-Catania
Napoli-Roma
Parma-Milan
Udinese-Cesena
Giornata 7
17/10/10 dan 20/2/11
Bari-Lazio
Brescia-Udinese
Cagliari-Inter
Catania-Napoli
Cesena-Parma
Juventus-Lecce
Milan-Chievo
Palermo-Bologna
Roma-Genoa
Sampdoria-Fiorentina
Giornata 8
24/10/10 dan 27/2/11
Bologna-Juventus
Chievo-Cesena
Fiorentina-Bari
Genoa-Catania
Inter-Sampdoria
Lazio-Cagliari
Lecce-Brescia
Napoli-Milan
Parma-Roma
Udinese-Palermo
Giornata 9
31/10/10 dan 6/3/11
Bari-Udinese
Brescia-Napoli
Cagliari-Bologna
Catania-Fiorentina
Cesena-Sampdoria
Genoa-Inter
Milan-Juventus
Palermo-Lazio
Parma-Chievo
Roma-Lecce
Giornata 10
7/11/10 dan 13/3/11
Bari-Milan
Bologna-Lecce
Fiorentina-Chievo
Inter-Brescia
Juventus-Cesena
Lazio-Roma
Napoli-Parma
Palermo-Genoa
Sampdoria-Catania
Udinese-Cagliari
------------------------------------------------------------------------
Jadwal Seri A 2010/2011 (2)
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Jakarta - Tanah Italia memanas ketika memasuki giornata ke-12. Dalam laga yang berlangsung pertengahan November ini, tersaji dua big match.
Dilansir dari Football-Italia, pekan ke-12 dijadwalkan mentas pada 14 November dengan menyajikan Derby della Madoninna dan Juventus kontra AS Roma. Giornata maut jilid kedua berlangsung pada 3 April 2011
Berikut adalah jadwal Seri A musim 2010/2011
(Giornata 11 s/d Giornata 19)
Giornata 11
10/11/10 dan 20/3/11
Brescia-Juventus
Cagliari-Napoli
Catania-Udinese
Cesena-Lazio
Chievo-Bari
Genoa-Bologna
Lecce-Inter
Milan-Palermo
Parma-Sampdoria
Roma-Fiorentina
Giornata 12
14/11/10 dan 3/4/11
Bari-Parma
Bologna-Brescia
Cagliari-Genoa
Fiorentina-Cesena
Inter-Milan
Juventus-Roma
Lazio-Napoli
Palermo-Catania
Sampdoria-Chievo
Udinese-Lecce
Giornata 13
21/11/10 dan 10/4/11
Brescia-Cagliari
Catania-Bari
Cesena-Palermo
Chievo-Inter
Genoa-Juventus
Lecce-Sampdoria
Milan-Fiorentina
Napoli-Bologna
Parma-Lazio
Roma-Udinese
Giornata 14
28/11/10 dan 17/4/11
Bari-Cesena
Bologna-Chievo
Brescia-Genoa
Cagliari-Lecce
Inter-Parma
Juventus-Fiorentina
Lazio-Catania
Palermo-Roma
Sampdoria-Milan
Udinese-Napoli
Giornata 15
5/12/10 dan 23/4/11
Catania-Juventus
Cesena-Bologna
Chievo-Roma
Fiorentina-Cagliari
Lazio-Inter
Lecce-Genoa
Milan-Brescia
Napoli-Palermo
Parma-Udinese
Sampdoria-Bari
Giornata 16
12/12/10 and 1/5/11
Bologna-Milan
Brescia-Sampdoria
Cagliari-Catania
Genoa-Napoli
Inter-Cesena
Juventus-Lazio
Lecce-Chievo
Palermo-Parma
Roma-Bari
Udinese-Fiorentina
Giornata 17
19/12/10 and 8/5/11
Bari-Palermo
Catania-Brescia
Cesena-Cagliari
Chievo-Juventus
Fiorentina-Inter
Lazio-Udinese
Milan-Roma
Napoli-Lecce
Parma-Bologna
Sampdoria-Genoa
Giornata 18
6/1/11 and 15/5/11
Bologna-Fiorentina
Brescia-Cesena
Cagliari-Milan
Genoa-Lazio
Inter-Napoli
Juventus-Parma
Lecce-Bari
Palermo-Sampdoria
Roma-Catania
Udinese-Chievo
Giornata 19
9/1/11 and 22/5/11
Bari-Bologna
Catania-Inter
Cesena-Genoa
Chievo-Palermo
Fiorentina-Brescia
Lazio-Lecce
Milan-Udinese
Napoli-Juventus
Parma-Cagliari
Sampdoria-Roma
Hilman-Bukan-Superman
04-08-2010, 01:18 AM
Ada-ada az neh ulah Hacker..
Hacker Akali Transfer Lucarelli
Bola.net - Ada-ada saja ulah para hacker di dunia maya. Tidak hanya merugikan, aksi mereka kadang menimbulkan hal-hal menggelitik seperti yang terjadi pada kasus Cristiano Lucarelli.
Lucarelli diumumkan masuk secara resmi ke dalam skuad Napoli sebagaimana terpampang di situs resmi klub, padahal transfer sang pemain belum juga rampung, dan hal tersebut ternyata ulah dari para hacker.
Partenopei selama ini memang dikaitkan dengan mantan penyerang Livorno yang kini dimiliki Parma tersebut, dan proses transfer diharapkan segera terlaksana.
Kabar tersebut cukup mengejutkan dan menjadi tajuk media lokal karena profil Lucarelli sudah masuk dalam situs Napoli bersama dengan daftar para pemain yang sudah mereka miliki.
Pada mulanya, hal tersebut diduga telah dilakukan oleh para staf klub, namun setelah diselidiki ternyata itu hanya aksi iseng para hacker. (foti/row)
Redsbusby
04-08-2010, 01:34 AM
^^ hahaha
kalo ngga salah sebelum ini juga pernah ada kejadian yg mirip tapi di bundesliga, kalo gak salah lho ya...:D
Hilman-Bukan-Superman
23-08-2010, 05:42 PM
Kayaknya Inter msh jd favorit juara..:-?
Profil 6 Tim Terkuat Seri A Italia 2010-2011
Bola.net - Hari Sabtu 28 Agustus 2010, Seri A Italia musim 2010-2011 akan dimulai. Tetap dengan sebutan Seri A TIM, dengan sponsor utama Telecom Italia Mobile, kompetisi teratas liga profesional untuk klub sepak bola Italia ini telah berlangsung lebih dari 80 tahun sejak diadakan pertama kali pada tahun 1929.
Liga Seri A Italia musim 2010-2011 kini hadir dengan badan baru, yang semula diatur oleh The Lega Nazionale Professionisti atau umumnya dikenal dengan nama Lega Calcio, badan yang menjalankan dua divisi sepakbola tertinggi di Italia, yaitu Seri A dan Seri B dari tahun 1946 hingga 2010, kini berubah dengan nama dan logo baru Lega Serie A.
Lega Serie A resmi menggantikan Lega Calcio tanggal 1 Juli 2010. Sebelumnya dengan hak siaran televisi klub Seri A yang dijual secara terpisah, mewajibkan tim-tim Seri A mendukung keuangan tim-tim Seri B melalui pembagian pendapatan dari hak siar tersebut. Tanggal 30 April 2009, Seri A mengumumkan berpisah dari Seri B dan tidak lagi mensubsidi. Sembilan belas dari dua puluh klub memilih mendukung keputusan tersebut, hanya satu tim yang terancam degradasi, Lecce, yang menentang.
Lega Serie A akan mengambil alih sebagian besar dari kompetisi yang sebelumnya dipegang oleh Lega Calcio, yaitu Seri A, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan kompetisi pemain muda Campionato Nazionale Primavera, Coppa Italia Primavera, dan Supercoppa Primavera. Sedangkan untuk Seri B akan dipegang terpisah oleh Lega Serie B, yang baru saja dibentuk.
Perubahan ini diupayakan untuk meningkatkan kualitas Liga Seri A Italia yang beberapa tahun ini sempat meredup karena kalah glamour dibandingkan liga tetangganya seperti Liga Premiership Inggris dan La Liga Spanyol.
Secara historis, Seri A Italia telah menghasilkan jumlah terbanyak finalis Piala Eropa dan kemenangan terbanyak dalam kompetisi tersebut, sama dengan La Liga Spanyol. Klub-klub Italia mencapai final Piala Eropa sebanyak dua puluh enam kali, dan berhasil meraih juara sebanyak dua belas kali. Saat ini, Liga Seri A berada di peringkat 4 di antara Liga Eropa sesuai dengan koefisien Liga UEFA, yang penilaiannya didasarkan pada prestasi klub-klub Italia di Liga Champions dan Liga Eropa UEFA. Sedangkan menurut rating IFFHS 2010, Serie A Italia menempati peringkat ke-4 di dunia.
Apakah kejayaan Seri A Italia akan kembali seiring perubahan ini? Semua tergantung bagaimana sengitnya 6 tim yang berpotensi meraih Scudetto Serie A musim 2010-2011 di bawah ini akan bertarung. Simak profil singkat mereka berikut.
INTER MILAN
Pelatih:
Rafael Benitez
Prestasi Terakhir:
Juara Serie A 2009-2010, Juara Liga Champions 2009-2010, Juara Coppa Italia 2009-2010.
Pemain masuk:
Luca Castellazzi (Sampdoria), Coutinho (Vasco da Gama), Andrea Ranocchia (Genoa).
Pemain Keluar:
Ricardo Quaresma (Besiktas), Daniele Pedrelli (Cesena), Andrea Ranocchia (Genoa), Rene Khrin (Bologna), Luca Siligardi (Bologna), Mario Balotelli (Manchester City), Francesco Toldo (pensiun).
Ulasan Singkat:
Setelah memenangkan lima gelar Seri A terakhir secara berturut-turut, Inter akan memulai musim 2010-2011 dengan status sebagai favorit juara. Pelatih kharismatik Jose Mourinho boleh saja telah pindah ke Real Madrid dan striker muda Italia, Mario Balotelli telah diizinkan memperkuat Manchester City, namun Inter masih memiliki skuad lengkap dan terkuat.
Keberhasilan untuk mempertahankan Maicon sangat penting, sementara masuknya pemain muda asal Brasil, Coutinho adalah bibit berbakat seperti Balotelli yang diharapkan akan membuat kejutan bagi tim.
Jika pelatih baru Rafael Benitez dapat mempertahankan motivasi yang dimiliki Inter untuk terus menang, maka Inter Milan akan menjadi tim yang susah untuk disaingi di Seri A musim ini.
AS ROMA
Pelatih:
Claudio Ranieri
Prestasi Terakhir:
peringkat kedua Seri A 2009-2010, Liga Eropa babak 32 besar, runner-up Coppa Italia 2009-2010
Pemain Masuk:
Simplicio (Palermo), Adriano (Flamengo), Bogdan Lobont (Dinamo Bucharest), Guillermo Burdisso (Rosario Central).
Pemain Keluar:
Marco D'Alessandro (Bari), Artur (Braga), Stefano Guberti (Roma), Max Tonetto (pensiun).
Ulasan Singkat:
Julukan spesialis runner-up bagi Serigala Roma akan menjadi cambuk untuk memulai musim baru Seri A. Dari semua tim teratas di Seri A musim ini, AS Roma memiliki kekuatan paling stabil karena mereka telah mempertahankan pelatih mereka, Claudio Ranieri.
Penandatanganan gelandang serang asal Brasil, Simplicio dari Palermo adalah satu bagian dari usaha AS Roma untuk menambah daya dobrak. Namun melihat umur Simplicio yang telah menginjak angka 30 ditambah dengan kembalinya Adriano ke Italia memberi kesan AS Roma sedang melakukan perjudian di jendela transfer.
Rekor 20 pertandingan tak terkalahkan yang mereka capai musim lalu akan memberi semangat lebih untuk memulai musim 2010-2011 ini dengan baik. AS Roma mungkin akan berharap mental pasukan Inter Milan akan jatuh setelah ditinggal Mourinho, sehingga mereka bisa mengatasi pesaing terberatnya tersebut di Seri A musim ini.
AC MILAN
Pelatih:
Massimiliano Allegri
Prestasi Terakhir:
peringkat ketiga di Serie A 2009-2010, putaran kedua Liga Champions 2009-2010, babak perempat final Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk:
Mario Yepes (Chievo), Marco Amelia (Genoa), Sokratis Papastathopoulos (Genoa), Nnamdi Oduamadi (Genoa), Rodney Strasser (Genoa), Kevin-Prince Boateng (Genoa).
Pemain Keluar:
Marco Storari (Juventus), Dida (kontrak berakhir), Giuseppe Favalli (pensiun), Ferdinando Coppola (Siena), Marcus Diniz (Parma), Pierre-Emerick Aubameyang (Monaco), Nnamdi Oduamadi (Genoa), Rodney Strasser (Genoa).
Ulasan Singkat:
Seorang pelatih baru dengan wajah-wajah baru yang tidak banyak, akan sulit bagi Milan untuk meningkatkan performanya secara signifikan pada musim ini. Massimiliano Allegri dianggap sebagai pelatih muda yang cemerlang, tetapi belum berpengalaman menangani tim besar dan kita akan menunggu bagaimana dia akan menangani pemain-pemain bintang di AC Milan.
AC Milan, seperti yang kita ketahui bersama mengalami penuaan dalam pasukannya berusaha melakukan peremajaan dengan memasukkan beberapa pemain muda musim ini, tetapi hampir sebagian besar pemain baru mereka tidak memicu harapan besar. Kevin-Prince Boateng, pemain 23 tahun asal Ghana mungkin akan menambah tenaga baru di lapangan tengah mereka, tetapi masuknya pemain 34 tahun, Mario Yepes hanya akan menambah kerutan di wajah AC Milan.
SAMPDORIA
Pelatih:
Domenico Di Carlo
Prestasi terakhir:
peringkat keempat di Serie A 2009-2010, tereliminasi di putaran keempat Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk:
Nicola Pozzi (Empoli), Jonathan Rossini (Udinese), Gianluca Curci (Siena/AS Roma), Angelo da Costa (Ancona), Stefano Guberti (Roma).
Pemain Keluar:
Luca Castellazzi (Inter), Antonio Mirante (Parma), Danielle Padelli (Bari).
Ulasan Singkat:
Sampdoria berhasil memberi kejutan besar musim lalu saat dilatih oleh Luigi Delneri sebelum hijrah ke Juventus. Pelatih baru Domenico Di Carlo belum memiliki buku cek kosong untuk memperkuat pasukannya dengan amunisi baru musim ini dan susunan pemain Sampdoria sepertinya tidak menunjukkan sebuah peningkatan.
Harapan terbaik mereka hanya berasal dari pemain depan Antonio Cassano, yang menunjukkan kehebatannya musim lalu. Seiring dengan pertumbuhan kedewasaan dan pengaruhnya di klub, Cassano harus menunjukkan kinerja yang lebih besar dan semangat lebih jika ia ingin memicu peningkatan performa di tubuh Sampdoria.
Posisi keempat seperti musim lalu mungkin akan menjadi target prestasi yang realistik untuk dicapai Sampdoria musim ini.
NAPOLI
Pelatih:
Walter Mazzarri
Prestasi Terakhir:
peringkat keenam di Serie A 2009-2010, babak 16 besar Coppa Italia 2009-2010
Pemain Masuk:
Edinson Cavani (Palermo).
Pemain Keluar:
Matteo Contini (Zaragoza), Yesus Datolo (Espanyol), Erwin Hoffer (Kaiserslautern), Mariano Bogliacino (Chievo), Nicolas Navarro (Argentinos Juniors), Luca Cigarini (Sevilla), Jerman Denis (Udinese).
Ulasan Singkat:
Napoli saat ini telah menjadi salah satu tim kuat di Seri A dan pelatih Walter Mazzarri telah menciptakan sebuah unit tim kompak yang sulit untuk dikalahkan dan efektif pada serangan balik.Napoli mungkin seharusnya bisa mencapai posisi lebih baik lagi dari peringkat keenam pada musim lalu.
Penandatanganan penyerang asal Uruguay, Edinson Cavani, dengan status pinjaman dari Palermo merupakan usaha yang baik, tetapi Napoli masih perlu beberapa penyerang lagi untuk bisa lebih baik dari tahun lalu. Menjaga pemain tengah asal Slovakia, Marek Hamsik dan striker asal Argentina, Ezequiel Lavazzi adalah hal yang terpenting.
Napoli akan terdorong untuk menyelesaikan musim ini dengan prestasi lebih baik, setidaknya finish di posisi empat besar Seri A.
JUVENTUS
Pelatih:
Luigi Delneri
Prestasi Terakhir:
peringkat ketujuh di Serie A 2009-2010, babak penyisihan grup Liga Champions 2009-2010, putaran 16 besar Liga Eropa 2009-2010, babak perempat final Coppa Italia 2009-2010.
Pemain Masuk:
Simone Pepe (Udinese), Marco Storari (Milan), Davide Lanzafame (Palermo), Leonardo Bonucci (Bari), Jorge Martinez (Catania), Marco Motta (Udinese), Milos Krasic (CSKA Moskow).
Pemain Keluar:
Cristian Molinaro (Stuttgart), Fabio Cannavaro (Al Ahli Dubai), Sergio Almiron (Bari), Sebastian Giovinco (Parma), Christian Poulsen (Liverpool), Albin Ekdal (Bologna), Tiago (Atletico Madrid).
Ulasan Singkat:
Juventus mengalami musim terburuknya pada musim lalu. Bukan saja mendapat jumlah kekalahan yang terbesar, Juventus juga menderita jumlah kebobolan terbanyak, terburuk sepanjang sejarah mereka di Seri A Italia.
Tantangan besar akan dihadapi bos baru Juventus yang kini dipegang Luigi Delneri, dan ia telah bergerak cepat dengan mendatangkan tujuh wajah baru, di antara mereka terdapat tiga pemain Timnas Italia. Juventus memerlukan penyegaran dan Delneri telah melakukan hal itu, tapi masih harus dilihat seberapa cepat anak-anak baru Juventus bisa berhasil bermain padu sebagai sebuah tim besar Italia.
Jika tidak finish setidaknya dalam peringkat empat besar, era Delneri akan menjadi singkat di Juventus. Delneri sadar betul hal itu sehingga ia membutuhkan Milos Krasic, Simone Pepe dan Davide Lanzafame untuk membuat dampak yang cepat bagi Juventus. (afp/wiki)
Andi Istiabudi
24-08-2010, 11:26 PM
Keuangan Klub Italia Kembali Sehat
Dimas Ramadani
Liputan6.com, Milan: Klub-klub Serie A Italia boleh berharap bisa mereguk keuntungan musim panas ini. Kondisi keuangan semakin sehat seiring naiknya jumlah pemasukan dari hak siar televisi, yang bisa menjaga citra Serie A sebagai salah satu liga terkaya Eropa.
Menurut studi yang dilakukan biro konsultasi di Bologna, StageUp, rata-rata tim elite Italia akan menerima pemasukan sekitar 400 ribu euro (Rp 4,5 miliar) di akhir musim 2010-11. Naiknya pemasukan dari hak siar televisi bakal menutupi minimnya pemasukan dari sponsor dan tiket penonton.
Pada musim 2008-09 klub-klub Serie A rata-rata rugi 8,3 juta euro (Rp 94,6 miliar). Tapi kini, minimnya pemasukan bisa terbantu dari naiknya kontrak hak siar televisi. Perusahaan penyiaraan yang mengambil hak siar Serie A berani menyuntikkan lebih dari 1 miliar euro dari para pemegang atau stasiun televisi secara kolektif.
Nilainya naik sekitar 20 persen dari musim lalu. Membuat Serie A semakin kuat di tempat ketiga untuk urusan tingginya pemasukan dalam satu musim, di bawah Liga Premier Inggris dan Bundesliga Jerman. ”Musim ini bisa dikatakan sebagai musim penuh kesempatan untuk Serie A,” kata StageUp dalam pernyataannya.
Meski demikian, klub-klub Italia termasuk yang paling sulit untuk mengeruk keuntungan. Beberapa faktor yang memberatkan yakni, stadion yang tidak dimiliki langsung oleh klub dan minimnya investor yang mau datang menyuntikkan dana mereka.(DIM/Reuters)
Source : http://bola.liputan6.com
Hilman-Bukan-Superman
05-09-2010, 12:01 AM
Rangkuman Transfer Musim Panas: Serie A 2010-2011
Bola.net - Bursa transfer musim panas resmi ditutup 31 Agustus kemarin, dan meski didera banyak masalah serta menerima cap negatif, beberapa transfer fenomenal justru terjadi di Lega Calcio Serie A.
Salah satu yang paling banyak menyita perhatian tentu saja kedatangan kembali Zlatan Ibrahimovic ke San Siro - bukan untuk membela mantan klubnya Inter Milan, namun justru kepada sang seteru, AC Milan.
Kelihaian negosiasi Milan juga terlihat ketika mereka sukses mendatangkan Robinho dari Manchester City dan Kevin-Prince Boateng dari Genoa - hal yang segera membuat mereka begitu diperhitungkan.
Namun tim-tim lain pun tak mau kalah memperkuat barisan pemainnya. Dan inilah rangkuman transfer Serie A 2010-2011 pada bursa transfer musim panas kali ini:
INTERNAZIONALE
Pemain Masuk: Jonathan Biabiany (Parma, masa peminjaman selesai), Luca Castellazzi (Sampdoria, bebas transfer), Coutinho (Vasco da Gama), Mancini (AC Milan, masa peminjaman selesai), Victor Obinna (Malaga** atau West Ham United, masa peminjaman selesai), Andrea Ranocchia (Bari, akan bermain di Genoa musim ini dengan kontrak kepemilikan bersama), David Suazo (Genoa, masa peminjaman selesai)
Pemain Keluar: Marko Arnautovic (Werder Bremen, dirahasiakan), Mario Balotelli (Manchester City, dirahasiakan), Nicolas Burdisso (AS Roma, 8 juta euro), Rene Krhin (Bologna, kepemilikan bersama), Ricardo Quaresma (Besiktas, dirahasiakan), Francesco Toldo (pensiun)
AS ROMA
Pemain Masuk: Adriano (Flamengo, dirahasiakan), Marco Borriello (AC Milan, pinjaman), Guillermo Burdisso (Rosario Central, pinjaman), Nicolas Burdisso (Inter Milan, 8 juta euro), Stefano Okaka (Fulham, masa peminjaman selesai), Simplicio (Palermo, bebas transfer)
Pemain Keluar: Artur (dilepas), Nicolas Burdisso (Inter Milan, masa peminjaman selesai), Alessio Cerci (Fiorentina, 3 juta euro), Marco Motta (Juventus, dari Udinese, pinjaman), Max Tonetto (dilepas), Luca Toni (Genoa, masa peminjaman selesai)
AC MILAN
Pemain Masuk: Marco Amelia (Genoa, pinjaman), Kevin-Prince Boateng (Genoa, pinjaman), Zlatan Ibrahimovic (Barcelona, pinjaman kemudian dibeli 24 juta euro), Sokratis Papastathopoulos (Genoa, pinjaman), Robinho (Manchester City, dirahasiakan), Mario Yepes (Chievo, bebas transfer)
Pemain Keluar: Dominic Adiyiah (Reggina, pinjaman) David Beckham (LA Galaxy, masa peminjaman selesai), Marco Borriello (AS Roma, pinjaman), Dida (dilepas), Giuseppe Favalli (pensiun), Klaas-Jan Huntelaar (Schalke 04, 13 juta euro), Kakha Kaladze (Genoa, dirahasiakan), Mancini (Inter Milan, masa peminjaman selesai)
SAMPDORIA
Pemain Masuk: Gianluca Curci (Siena, dirahasiakan), Daniele Dessena (Cagliari, dirahasiakan), Luciano Zauri (Lazio, pinjaman)
Pemain Keluar: Luca Castellazzi (Inter Milan, bebas transfer), Marius Stankevicius (Valencia, pinjaman), Marco Storari (dari AC Milan to Juventus, masa peminjaman selesai)
PALERMO
Pemain Masuk: Massimo Maccarone (Siena, dirahasiakan), Ezequiel Munoz (Boca Juniors, dirahasiakan), Joao Pedro (Atletico Mineiro, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Mark Bresciano (Lazio, dirahasiakan), Igor Budan (Cesena, pinjaman), Edinson Cavani (Napoli, 16 juta euro), Roberto Guana (Palermo, bebas transfer), Simon Kjaer (VfL Wolfsburg, dirahasiakan), Rubinho (Torino, pinjaman), Simplicio (Roma, bebas transfer)
NAPOLI
Pemain Masuk: Edinson Cavani (Palermo, 16 juta euro), Emilson Cribari (Lazio, dirahasiakan), Nicolao Dumitru (Empoli, pinjaman) Cristiano Lucarelli (Parma, pinjaman), Jose Ernesto Sosa (Bayern Munich, dirahasiakan), Hassan Yebda (Benfica, pinjaman)
Pemain Keluar: Luca Cigarini (Sevilla, pinjaman), Jesus Datolo (Espanyol, pinjaman), German Denis (Udinese, dirahasiakan), Erwin Hoffer (Kaiserslautern, pinjaman), Fabio Quagliarella (Juventus, pinjaman kemudian dibeli 15 juta euro), Leandro Rinaudo (Juventus, pinjaman)
JUVENTUS
Pemain Masuk: Alberto Aquilani (Liverpool, pinjaman), Leonardo Bonucci (Bari, 15.5 juta euro), Milos Krasic (CSKA Moscow, 15 juta euro), Davide Lanzafame (Parma, masa peminjaman selesai), Jorge Martinez (Catania, 12 juta euro), Marco Motta (Udinese, pinjaman), Simone Pepe (Udinese, pinjaman), Marco Storari (AC Milan, 4.5 juta euro), Fabio Quagliarella (Napoli, pinjaman kemudian dibeli 15 juta euro), Leandro Rinaudo (Napoli, pinjaman), Armand Traore (Arsenal, pinjaman)
Pemain Keluar: Martin Caceres (Barcelona, masa peminjaman selesai), Mauro Camoranesi (VfB Stuttgart, dilepas), Antonio Candreva (Udinese kemudian Parma, masa peminjaman selesai), Fabio Cannavaro (Al Ahli, bebas transfer), Diego (VfL Wolfsburg, 15.5 juta euro), Sebastian Giovinco (Parma, pinjaman), Christian Poulsen (Liverpool, dirahasiakan), Tiago (Atletico Madrid, pinjaman), David Trezeguet (Hercules, dilepas), Jonathan Zebina (Brescia, dilepas)
PARMA
Pemain Masuk: Valeri Bojinov, (Manchester City, dirahasiakan), Antonio Candreva (Udinese, pinjaman), Sebastian Giovinco (Juventus, pinjaman)
Pemain Keluar: Jonathan Biabiany (Inter Milan, masa peminjaman selesai), Manuel Coppola (Lecce, pinjaman), Davide Lanzafame (Juventus, masa peminjaman selesai), Cristiano Lucarelli (Napoli, pinjaman), Gabriele Paonessa (Cesena, pinjaman), Andrea Rispoli (Lecce, pinjaman)
GENOA
Pemain Masuk: Rafinha (Schalke, 9 juta euro), Eduardo (Braga, dirahasiakan), Kakha Kaladze (AC Milan, dirahasiakan), Luca Toni (Bayern Munich, bebas transfer), Andrea Ranocchia (Bari, kepemilikan bersama dengan Inter Milan), Miguel Veloso (Sporting Lisbon, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Marco Amelia (AC Milan, pinjaman), Salvatore Bocchetti (Rubin Kazan, dirahasiakan), Ivan Fatic (Cesena, pinjaman), Sokratis Papastathopoulos (AC Milan, pinjaman), Alberto Zapater (Sporting Lisbon, dirahasiakan)
BARI
Pemain Masuk: Abdelkader Ghezzal (Siena, dirahasiakan), Andrea Raggi (Bologna, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Andrea Ranocchia (Genoa dan Inter Milan, kepemilikan bersama), Leonardo Bonucci (Juventus, 15.5 juta euro)
FIORENTINA
Pemain Masuk: Gaetano D'Agostino (Udinese, dirahasiakan), Artur Boruc (Celtic, 3 juta euro), Alessio Cerci (AS Roma, 3 juta euro)
Pemain Keluar: Massimo Gobbi (dilepas), Keirrison (Barcelona kemudian Santos, masa peminjaman selesai)
LAZIO
Pemain Masuk: Mark Bresciano (Palermo, dirahasiakan), Javier Garrido (Manchester City, dirahasiakan), Hernanes (Sao Paulo, dirahasiakan), Luciano Zauri (Sampdoria, pinjaman)
Pemain Keluar: Emilson Cribari (Napoli, dirahasiakan), Thomas Hitzlsperger (West Ham United, bebas transfer), Aleksandar Kolarov (Manchester City, dirahasiakan), Julio Cruz (dilepas)
CATANIA
Pemain Masuk: Alejandro Gomez (San Lorenzo, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Jorge Martinez (Juventus, 12 juta euro)
CAGLIARI
Pemain Masuk: Robert Aqcuafresca (Genoa, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Daniele Dossena (Sampdoria, dirahasiakan), Jeda (Lecce, dirahasiakan)
UDINESE
Pemain Masuk: Gabriele Angella (Empoli, kepemilikan bersama), German Denis (Napoli, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Gaetano D'Agostino (Fiorentina, dirahasiakan), Antonio Candreva (Parma, pinjaman), Andreas Landgren (Willem II, pinjaman), Simone Pepe (Juventus, pinjaman), Alexandar Lukovic (Zenit St Petersburg, dirahasiakan)
CHIEVO
Pemain Masuk: Kevin Constant, (Chateauroux, dirahasiakan), Gelson Fernandes (St Etienne, pinjaman), Roberto Guana (Palermo, bebas transfer)
Pemain Keluar: Mario Yepes (AC Milan, bebas transfer)
BOLOGNA
Pemain Masuk: Rene Krhin (Inter Milan, kepemilikan bersama), Albin Ekdal (Siena, dirahasiakan), Diego Perez (AS Monaco, dirahasiakan), Ivan Radovanovic (Atalanta, pinjaman), Matteo Rubin (Torino, dirahasiakan)
Pemain Keluar: Adailton (dilepas), Andrea Raggi (Bari, dirahasiakan), Stephen Appiah (Cesena, bebas transfer)
LECCE
Pemain Masuk: Manuel Coppola (Parma, pinjaman), Davide Di Michele (Torino, dirahasiakan) Javier Chevanton (Sevilla, dirahasiakan), Jeda (Cagliari, dirahasiakan), Ignacio Piatti (Independiente, dirahasiakan), Edward Ofere (Malmo, dirahasiakan), Ruben Olivera (A. Penarol, dirahasiakan), Andrea Rispoli (Parma, pinjaman)
Pemain Keluar: Emanuele Terranova (Frosinone, bebas transfer)
CESENA
Pemain Masuk: Stephen Appiah, (Bologna, bebas transfer), Steve von Bergen (Hertha Berlin, bebas transfer), Igor Budan (Palermo, pinjaman), Diego Cavalieri (Liverpool, dirahasiakan), Ivan Fatic (Genoa, pinjaman),Yuto Nagatomo (FC Tokyo, dirahasiakan), Gabriele Paonessa (Parma, pinjaman)
Pemain Keluar: Ivan Franceschini (dilepas)
BRESCIA
Pemain Masuk: Alessandro Diamanti (West Ham United, 2.2 juta euro), Eder (Empoli, dirahasiakan), Panagiotis Kone (Iraklis, dirahasiakan), Matteo Sereni (Torino, dirahasiakan), Jonathan Zebina (Juventus, dilepas)
Pemain Keluar: Juergen Saumel (Torino, masa peminjaman selesai)
Andi Istiabudi
10-09-2010, 11:12 AM
Platini Ancam Sanksi Klub Serie A
Bola.net - Borosnya klub Serie A dalam menggaji para pemainnya mendapat kritikan tajam dari Michel Platini. Presiden UEFA ini mengaku bakal segera memperingatkan klub-klub tersebut, bahkan apabila diperlukan bakal menjatuhkan hukuman.
Seperti dilansir Goal, Platini mengaku prihatin dengan kelakuan klub-klub Serie A dalam mengelola uang mereka. "Pengelolaan keuangan yang buruk di Serie A membuktikan betapa pentingnya UEFA melakukan intervensi secepatnya," ungkap Platini.
"Klub-klub Serie A harus mulai bertindak lebih disiplin. Setiap klub harus lebih hati-hati mengelola keuangan, dengan cara mengurangi biaya, membangun strategi manajemen baru, dan meningkatkan pendapatan," katanya.
"Mulai 2012 setiap klub hanya boleh belanja sebesar pendapatan, dan tidak boleh lebih sedikit pun," lanjutnya.
"Mereka akan akan dipaksa tunduk pada verifikasi ketat sebuah panel Club Financial Control, yang dipimpin Jean Luc Dehaene. Apabila masih membandel, mereka berisiko terkena sanksi," lanjutnya.
Lebih lanjut, Platini memuji Bundesliga sebagai satu-satunya liga yang anggotanya tertib dalam membelanjakan uang mereka. Klub-klub di liga tersebut dinilai telah membelanjakan uang sesuai dengan pendapatan mereka.
"Klub yang menghabiskan lebih banyak uang dari yang diperoleh harus diintervensi secepatnya. Jika klub tidak ingin menghadapi kesulitan, jangan pernah melakukannya lagi," tandasnya. (goal/den)
Source : http://www.bola.net
Andi Istiabudi
22-09-2010, 11:17 AM
Dekati Kesepakatan, Pemain Serie A Batal Mogok
Defanie Arianti - Okezone
ROMA - Asosiasi Pemain Italia (AIC) membatalkan rencana mogok, akhir pekan nanti, menyusul hasil pertemuan terbaru dengan para perwakilan liga.
Beberapa waktu lalu, AIC mengancam untuk melaksanakan aksi mogok pada laga 25-26 September. Ancaman itu terkait kekecewaan para pemain atas kebijakan klub terhadap masalah transfer serta perpanjangan kontrak.
AIC sendiri sempat dikabarkan membatalkan rencana tersebut setelah mengikuti rangkaian pertemuan dengan perwakilan klub dan liga. Rumor itu langsung dibantah kuasa hukum AIC, Umberto Calcagno.
Namun, kali ini, tampaknya isu pembatalan aksi mogok benar-benar terwujud. Soccerway melansir, Rabu (22/9/2010), kedua kubu kian mendekati kata sepakat setelah kembali bernegosiasi, Selasa waktu setempat.
Meski begitu, presiden AIC Sergio Campana menegaskan, masalah ini belum sepenuhnya selesai. Banyak yang masih harus dibicarakan terkait kontrak para pemain.
Sementara, AIC dan Lega rencananya akan kembali bertemu 30 November mendatang, demi menuntaskan permasalahan. (van)
Source : http://bola.okezone.com
rondwisan
11-10-2010, 11:34 AM
wah si Boruc ternyata skrng maen di Itali yaa ... ;))
__________________________________________
Fiorentina goalkeeper Boruc: I was a lazy Bhoy
ESPNsoccernet - October 10, 2010
Fiorentina goalkeeper Arthur Boruc claims he moved to Italy because he had grown 'lazy' while at Scottish side Celtic.
Boruc, 30, spent five seasons at Parkhead and joined Fiorentina in the summer to compete with Sebastien Frey for the starting spot. And the Polish international admits that he had to make the move to keep himself ambitious.
"I had become lazy in Glasgow," Boruc told Polish television. ''Everyone loved me regardless of my performance. I loved that city, but at a certain point in life you have to make a change.
"At Fiorentina I must work hard to earn my space in the side. It's a different situation, but I enjoy it. I love Italy. Now I need to let everyone at Fiorentina know what I'm worth. I'm very ambitious and optimistic."
zudomiriku
13-10-2010, 09:29 AM
BPL ada winter break juga gak yah?
Seri A Kembali Revisi Jadwal
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Roma - Seri A kembali melakukan revisi jadwal. Perubahan ini menyangkut laga-laga yang digelar pada musim dingin. Apa alasan Lega Calcio melakukan revisi jadwal?
Keputusan revisi jadwal itu dikonfirmasikan pada hari Selasa (12/10/2010) waktu setempat. Langkah ini dilakukan demi mengakomodasi kepentingan klub yang berlaga di pertandingan internasional dan juga mendapatkan keuntungan melalui siaran televisi.
Derby Milan yang dipentaskan 14 November digeser ke malam hari waktu setempat, ada pun jadwal sebelumnya Derby della Madonina dilangsungkan sore hari.
Inter Milan mengalami perubahan jadwal guna mengakomodasi agenda La Beneamata yang bakal tampil di kejuaraan dunia antarklub (8-18 Desember 2010). Perubahan pertama adalah partai melawan Lazio yang dimajukan ke 3 Desember. Ada pun laga melawan Cesena mundur ke tanggal 19 Januari 2011.
Ada pun pertandingan Juventus vs Roma maju sehari menjadi 13 November.
Selain itu Lega Calcio juga menetapkan jadwal giornata ke-18 digelar 6 Januari tahun depan. Sebelumnya partai di pekan tersebut dimajukan pada 22 Desember dan setelah itu memasuki periode winter break.
"Asosiasi pemain telah membuat keputusan yang positif," tukas ketua Lega Calcio Maurizio Beretta seperti dilansir dari Football-Italia.
"Kami selalu mempertimbangkan bahwa 6 Januari merupakan kesempatan untuk meraih keuntungan lewat tayangan televisi, memenuhi stadion di hari terakhir libur musim dingin, dan juga tanggal tersebut memungkinkan kami bermain di sore hari," ujar Beretta.
Revisi Jadwal Seri A
Pekan 10
6 November
Bologna-Lecce (17.00)
Inter-Brescia (19.45)
7 November
Fiorentina-Chievo (11.30)
Palermo-Genoa (19.45)
Pekan 11
11 November
Parma-Sampdoria (19.45)
Pekan 12
13 November
Fiorentina-Cesena (17.00)
Juventus-Roma (19.45)
14 November
Lazio-Napoli (11.30)
Inter-Milan (19.45)
Pekan 13
20 November
Roma-Udinese (17.00)
Milan-Fiorentina (19.45)
Sunday November 21
Genoa-Juventus (11.30)
Napoli-Bologna (19.45)
Pekan 14
27 November
Sampdoria-Milan (17.00)
Juventus-Fiorentina (19.45)
28 November
Inter-Parma (11.30)
Palermo-Roma (19.45)
Pekan 15
3 Desember
Lazio-Inter (19.45)
4 Desember
Chievo-Roma (17.00)
Milan-Brescia (19.45)
5 Desember
Catania-Juventus (19.45)
6 Desember
Napoli-Palermo (19.45)
Pekan 16
11 Desember
Palermo-Parma (17.00)
Udinese-Fiorentina (17.00 – dengan catatan Fiorentina mencapai perempatfinal Coppa Italia)
Genoa-Napoli (19.45)
12 Desember
Bologna-Milan (11.30)
Juventus-Lazio (19.45)
19 Januari 2011
Inter-Cesena (19.45)
(Keterangan: Jam yang tertera dalam GMT)
rondwisan
13-10-2010, 09:35 AM
klo BPL sih sementara ini gak ada Bro ...
kecuali break dengan terpaksa alias stadion gak bisa dipake, etc
tuh kmrn2x Rooney baru menyuarakan agar winter break diterapkan juga di England
di sono sih, winter break malah makin seru jadwalnya ..., apalagi tradisi boxing day ...
zudomiriku
13-10-2010, 09:43 AM
klo BPL sih sementara ini gak ada Bro ...
kecuali break dengan terpaksa alias stadion gak bisa dipake, etc
tuh kmrn2x Rooney baru menyuarakan agar winter break diterapkan juga di England
di sono sih, winter break malah makin seru jadwalnya ..., apalagi tradisi boxing day ...
iya juga seh, menurut Rooney dengan adanya winter break bagus buat liga itu sendiri & buat timnas Inggris
GL zone
04-11-2010, 12:49 PM
klo lazio "jimat" ny elang, mungkin roma bisa bawa serigala buat di jadiin "jimat jg :hammer:
___________________________________________
Jelang Derby della Capitale
'Jimat' Lazio Absen Saat Menjamu Roma
Kris Fathoni W - detiksport
http://images.detik.com/content/2010/11/04/71/OlimpiaG.jpg
Roma - Untuk kali pertama musim ini Lazio harus tampil di kandang tanpa "sang jimat". Padahal Lazio kali ini harus menghadapi rival satu kotanya, AS Roma.
Semenjak musim panas lalu, Lazio punya satu tamu kehormatan yang setia menemani para pemain klub berlambang elang tersebut berlaga di kandang.
Tamu itu sendiri tidak seperti kebanyakan Laziale lain yang hadir di Olimpico. Fisiknya jauh lebih kecil, punya sepasang sayap, bercakar dan berparuh. Ya, ia adalah seekor elang hidup bernama Olimpia.
Olimpia, seekor elang betina Amerika, mulai jadi warga Olimpico Roma setelah musim panas lalu dibeli oleh Presiden Lazio Claudio Lotito. Secara rutin Olimpia juga selalu menemani Lazio tampil di kandang sekaligus memberikan semangat dengan caranya sendiri.
Sebelum pertandingan Lazio berlangsung di Olimpico, Olimpia akan terbang mengelilingi lapangan sebanyak tiga kali pada saat lagu klub tengah diperdengarkan.
Keberadaan Olimpia di lapangan juga sudah diyakini sebagai sebuah "jimat" tersendiri untuk Lazio. Selain karena belum pernah kalah di kandang sejauh ini, kedatangan Olimpia juga berbarengan dengan kesuksesan 'Si Elang' bertengger di pucuk klasemen sementara Seri A.
Meski demikian, untuk giornata 10 akhir pekan nanti Lazio sepertinya harus mengandangkan Olimpia. Walau di pekan ini mereka akan terlibat partai penting kontra Roma, sengitnya rivalitas kedua klub juga menjadi pertimbangan utama untuk melarang Olimpia melakukan rutinitasnya.
Dengan atmosfer panas yang acap hadir di derby kota Roma, pihak otoritas lokal merasa kalau kehadiran Olimpia bisa meruncingkan perselisihan. Selain itu, ia juga dirisaukan bakal stres dengan adanya petasan-petasan dan bom tisu yang kerap hadir, sebagaimana diwartakan Football Italia.
Nah, kalau Lazio takkan ditemani Olimpia, Roma sendiri harus kehilangan sang kapten Francesco Totti yang terkena larangan bermain akibat hukuman kartu. Dari hal itu muncullah kemudian semacam debat bernada olok-olok di Italia sana, mengenai siapa yang akan paling dirindukan di pertandingan nanti, Olimpia atau Totti?
rondwisan
11-11-2010, 03:58 PM
Lazio kalah, Inter draw, Milan naek ke puncak ...
________________________________________
Lazio lose as Pato fires AC Milan to top
Soccernet - November 10, 2010
Alexandre Pato got his fifth goal in seven games as AC Milan went top of Serie A as previous leaders Lazio suffered a shock 1-0 defeat at Cesena.
Pato opened the scoring for AC Milan but Armin Bacinovic equalised for opponents Palermo with just under half an hour left. A Zlatan Ibrahimovic penalty and a late goal by Robinho ensured Milan claimed all three points with a 3-1 win at San Siro.
Lazio were caught short by Cesena, who triumphed 1-0 courtesy of an 84th-minute Marco Parolo strike. The win was just their third of the season but they remain 18th in the standings.
A stoppage-time goal from Ezequiel Lavezzi saw Napoli snatch a narrow 1-0 victory at Cagliari which moves them up to third.
Lecce denied Inter Milan a first win in November with a late equaliser at Via del Mare. Ruben Olivera levelled 11 minutes from time to rescue a point for the hosts with a 1-1 draw, just three minutes after Diego Milito had broken their resistance.
Veteran Alessandro del Piero was unable to celebrate his birthday with a goal as Juventus were held to a 1-1 draw at Brescia.
Del Piero turned 36 on Tuesday but the talismanic striker and his side had to settle for a point at lowly Brescia after two goals in two second-half minutes lit up an otherwise uninspiring contest. Fabio Quagliarella gave Juve the lead in the 71st minute, but the home side responded almost immediately through the influential Alessandro Diamanti.
Roma claimed their third straight win with a 3-2 home triumph over Fiorentina. Fabio Simplicio and Marco Borriello made it 2-0 to Roma before Alberto Gilardino and Simone Perrotta traded strikes to make it 3-1 with 13 minutes remaining. Substitute Gaetano D'Agostino then set up a tense finish with a fine free-kick.
Catania claimed their first win since September 22 by edging past Udinese 1-0 at the Stadio Angelo Massiminothanks to Maxi Lopez's goal on the hour mark, while Chievo and Bari drew 0-0.
Davide Ballardini's tenure as Genoa coach started with a 1-0 success over Bologna as the Rossoblu won their first Serie A game since October 3. Omar Milanetto was the hero as he scored the decisive goal in the 81st minute of a tense encounter at the Stadio Luigi Ferraris.
ferly_Liemz
11-11-2010, 04:09 PM
Klasemen mulai terbentuk dan saatnya lazio bangun dari mimpi indahnya :hammer:
Inter kembali sulit menang...Forza Rafa dah pokoke :peace:
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
zudomiriku
11-11-2010, 04:12 PM
Lazio kalah, Inter draw, Milan naek ke puncak ...
Juve juga seri dan Roma sudah mulai kembali ke trek sejak menang ama Lazio trus menang lagi kmrn lawan Fiorentina. Lazio yg sejak kalah ama Roma, tadi pagi kalah lagi, sehingga keselip ama Napoli, yg akan menjadi lawannya akhir pekan ini. sedangkan akhir pekan ini ada bigmatch, Inter vs Milan
rondwisan
12-11-2010, 10:55 AM
Inter look to close gap on AC
Soccernet - November 11, 2010
Inter Milan midfielder Dejan Stankovic admits the Serie A champions will come up against a buoyant AC Milan in the derby on Sunday evening.
Milan head into the game at the San Siro leading the table for the first time in two years after Wednesday's 3-1 triumph over Palermo. That result lifted the Rossoneri one point clear of Lazio and they are three ahead of their city rivals Inter.
"Milan will be in buoyant mood because they are at the top of the standings, but we will be very motivated to do well," Stankovic said. "I'm not worried because even though we have lost a few points in recent weeks, Milan are just three points clear of us.
"I'm sure we will turn things around on Sunday. Motivation will not be lacking because the derby is always a beautiful and important game."
Draws against Brescia and Lecce have seen Inter slip to fourth place.
Both sides head into the match with injury problems. Milan are likely to be without top scorer Alexandre Pato and veteran striker Filippo Inzaghi for the game. Brazilian forward Pato picked up a muscle injury against Palermo while Inzaghi will miss the game with a knee problem.
Inter suffered a huge blow this week when a knee injury ended Argentina defender Walter Samuel's season, but the Nerazzurri are hoping to have Wesley Sneijder available. Sneijder revealed he had case of anaemia and did not play against Lecce.
Anything but a Milan win would see Lazio regain top spot provided they beat third-placed Napoli on Sunday. The Biancoceleste have been flying high all season but suddenly find themselves on a two-match losing run.
After falling to derby rivals Roma, Lazio lost to Cesena on Wednesday. Napoli, however, will arrive at the Stadio Olimpico riding a three-match winning streak.
Roma travel to Turin to face Juventus on Saturday. After a very poor start to the season, Claudio Ranieri's Roma have clinched three straight wins in Serie A, including the 2-0 triumph over Lazio.
A win against Juve, the club that sacked Ranieri late in the 2008-09 campaign, could see Roma go ahead of the Turin giants in the standings.
Cesena travel to Tuscany to face Fiorentina inspired by their midweek 1-0 triumph over Lazio. The outcome halted a run of three consecutive defeats for the team that won promotion from Serie B last term.
A Sicilian derby will also be played on Sunday when Catania, who have yet to win on the road, visit Palermo. The president of Palermo, Maurizio Zamparini, was so disenchanted after his club's defeat to Milan that he announced the club would be put up for sale.
Marco Giampaolo coached Catania to a 1-0 triumph over Udinese in midweek to go level on 14 points with Sunday's rivals.
Genoa coach Davide Ballardini expects his team to build on Wednesday's 1-0 triumph over Bologna when they make the journey to Cagliari this weekend. Their midweek success meant Ballardini has enjoyed a perfect start at the club since replacing sacked Gian Piero Gasperini this week.
Bologna will be wary of a Brescia side that have held Inter and Juventus to 1-1 draws this week when the two sides meet at the Renato Dall'Ara stadium, while Chievo visit Sampdoria having clinched just one victory in their last seven games.
Udinese's six-match unbeaten run came to a halt in midweek against Catania, and they host Lecce on Sunday with coach Francesco Guidolin serving a one-match touchline ban.
Bottom-side Parma go to Bari trying to end their winless run on the road this season. The Gialloblu have not clinched three points away from home since beating Juventus in May.
zudomiriku
12-11-2010, 11:14 AM
Inter look to close gap on AC
Soccernet - November 11, 2010
jawabannya di pertandingan Inter vs Milan nanti. kalo Inter menang bisa merapat, tp kalah kalah semakin menjauh. Inter & Milan sama2 banyak pemain cedera. Milan kehilangan Pato & Inzaghi, kemungkinan juga Pirlo, kalo Inter masih mending krn katanya Sneidjer sudah bisa main
Andi Istiabudi
18-11-2010, 05:00 PM
Liga Italia Tak Sebaik Inggris & Spanyol
Muhayati Faridatun - Okezone
TURIN - Setelah kasus Calciopoli yang sangat menggemparkan, sepakbola Italia seakan tenggelam dan urung muncul kembali ke permukaan. Setidaknya itulah yang diyakini Presiden UEFA Michel Platini.
Memang diakui, sebelum terkuaknya skandal Calciopoli pada 2006 lalu, Serie A layak diklaim sebagai liga terbaik dan terpopuler di dunia. Namun setelah terjadi kasus yang menjadikan mantan direktur Juventus Luciano Moggi sebagai tersangka utama, sepakbola Italia tak lagi menjadi panutan.
Platini menilai, siklus dalam dunia sepakbola memang selalu terjadi. Saat ini, pria berkebangsaan Prancis sepakat mengklaim sepakbola Inggris dan Spanyol yang sedang berjaya.
“Italia tidak lagi menjadi yang terbaik di Eropa. Siklus pasti terjadi dan saat ini, lebih merujuk pada sepakbola Inggris dan Spanyol,” cetus Platini, usai menghadiri penghargaan 50 legenda Juventus, Rabu (17/11/2010).
“Saat saya masih bermain, sepakbola Italia yang terbaik. Saat ini, semuanya seakan sirna. Banyak sekali kericuhan, lebih banyak dibanding dulu,” paparnya, seraya mengingat saat dirinya membela Juventus, sepanjang 1982-1987.
“Ketika Anda melihat lahan kosong, maka Anda tidak akan datang dan bermain di Italia lagi,” tutup pria kelahiran 55 tahun silam, seperti dilansir Football Italia. (far)
Source : http://bola.okezone.com
zudomiriku
02-12-2010, 12:53 PM
'Pemogokan Pemain Seri A Bukan Soal Uang'
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Roma - Asosiasi pemain Italia (AIC) mengonfirmasi bahwa mereka akan melakukan aksi mogok pada tanggal 11 dan 12 Desember mendatang. Namun mereka menegaskan ancaman ini sama sekali tak terkait dengan masalah uang.
Pihak Lega Calcio dan FIGC telah melancarkan kritik keras terkait rencana pemogokan ini. Pemogokan dinilai sebagai keputusan yang tak bertanggungjawab dan tak berdasar.
Meski dikecam, AIC keukeuh dengan rencana ini. Mereka ingin pihak-pihak terkait bisa memahami keinginan pemain, serta menyelesaikan masalah ini dengan penuh kejujuran.
"Jika semuanya dijelaskan dengan setumpuk hasutan dan moralitas palsu, seperti yang sedang terjadi saat ini, maka protes kami akan dilihat sebagai cara yang pasti oleh publik," lugas striker Napoli, Cristiano Lucarelli, kepada Football Italia.
"Namun, jika ada kejujuran intelektual dari mereka yang telah melakukan pembicaraan dengan semua pihak dan benar-benar memahami apa yang diinginkan pemain, maka orang akan lebih menghargai sikap kami," lanjutnya.
Penyerang veteran tersebut menambahkan bahwa AIC berdiri di atas semua golongan pemain, tanpa mengkotak-kotakan besaran penghasilan yang mereka dapatkan.
"AIC mewakili 2.800 pemain, bukan hanya 20-30 pemain yang berpenghasilan jutaan Euro. Banyak di antaranya hanya menerima sekitar 1.100 euro, itu pun kadang tidak dibayarkan tepat waktu," keluhnya.
"Kami berdiri untuk bagian-bagian yang lebih lemah dari profesi ini. Tidak ada yang mengatakan kita tidak akan mogok lagi setelah tanggal 11 dan 12. Para pemain sebelumnya tidak pernah begitu kompak seperti sekarang. Ketika kita bicara soal hak-hak, itu benar bagi semua orang, bukan hanya jutawan," tutupnya
rondwisan
10-12-2010, 02:51 PM
gak jadi mogok nih .... :peace:
________________________
Serie A strike avoided
ESPNsoccernet - December 9, 2010
The planned players' strike for this weekend's Serie A matches has been called off after a deal was reached with the league over a new collective contract, the Italian footballers' union (AIC) said on Thursday.
The main point of contention had been Lega Serie A's proposal in relation to the forced transfers of players coming towards the end of their contracts and squad exclusions.
After months of negotiations, the two sides met on Thursday to define a new bargaining agreement - the old deal between the two parties having expired in June - and the new contract will be signed next week.
A statement from AIC read: "The Association of Italy's Footballers (AIC), take into account the good work done for the new text of the collective agreement, with the mediation of the president of the FIGC (Giancarlo) Abete.
"And, having listened to the representatives of the teams, it announces that it has cancelled the action of protest awaiting the definite signature and that the players of Serie A will go out on the pitch for the 16th round of games on December 11 and 12.
"The AIC thanks the players that have shown total participation, unity, and a high sense of responsibility to defend their professional dignity and the fundamental rights of all workers."
Gianni Petrucci, president of the Italian Olympic Committee, was delighted with the announcement. He said: "The decision to call off the strike of the Serie A players is an act of intelligence and merit has to be given to Giancarlo Abete, president of the Italian Football Federation, but also to Maurizio Beretta, president of the Lega Serie A, and AIC president Sergio Campana, who have done everything for an agreement to be reached."
Previous failed attempts led to the AIC last week announcing that no Serie A games would be played this weekend in protest against the Italian league. However, a positive meeting in Rome on Tuesday opened the doors for an understanding to be reached by all parties today.
"Finally, we have tackled the issues and we are in agreement," said Italy's football league chief Maurizio Beretta.
The players' union have threatened to strike on other occasions in recent years, but Serie A football has not been halted since a players' strike that started March 17, 1996, to protest against several issues relating to the Bosman ruling.
zudomiriku
14-01-2011, 11:08 AM
Poin Bologna Kena Pangkas Lagi
Kris Fathoni W - detiksport
Bologna - Bologna harus rela dipotong tiga poin sehingga turun peringkat di klasemen Seri A akibat masalah finansial di tubuh klub tersebut.
Ini adalah kali kedua musim ini Bologna harus dipangkas poinnya. Sebelumnya Rossoblu juga dipotong satu poin karena gagal membayar sejumlah pajak tertentu.
Dengan demikian, poin Bologna kini total menjadi 22 angka, tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen AC Milan. Tim besutan Alberto Malesani itu juga turun ke posisi 15 dari sebelumnya menghuni peringkat 10.
Selain hukuman potong angka tersebut komite disiplin Seri A juga menjatuhkan hukuman untuk mantan Presiden Bologna Sergio Porcedda dan Manajer Umum Silvino Marraso.
Porcedda, yang gagal membayar gaji para pemain Bologna dari Juni sampai September 2010, terkena hukuman enam bulan tak boleh terlibat dalam urusan sepakbola. Sedangkan Marraso dua bulan dan 20 hari, seperti diberitakan Yahoosports.
zudomiriku
20-01-2011, 03:56 PM
Juventus have cheerleaders now
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/ept_sports_sow_experts-516571547-1295291842.jpg
It was inevitable. The American football tradition of paying impossibly happy womenfolk to gyrate during a game has made its way to European football, taking hold with none other than The Old Lady herself. Sure, cheerleaders have been a sideshow to the game in South America for a while now (all pictures not safe for work) and sides like English non-league club Histon FC have them as well, but who would have thought Juventus would be next?
The addition of a pom-pom weilding cheerleading squad seems to have been the brainchild of Juve shirt sponsor BetClic, which has posted a series of videos introducing the women on their YouTube channel over the last month. Here they are giddily bouncing around as they get their personalized kits...
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/ept_sports_sow_experts-482858233-1295307527.jpg
The ladies made their match debut at Juve's 2-1 win over Bari on Sunday, dancing on the pitch before the match and in the stands during it. As you can see below, the Juve faithful aren't exactly enamored by the newest addition to the matchday atmosphere.
http://bleacherreport.com/tb/b7Y3B
zudomiriku
16-02-2011, 12:08 PM
Skorsing Tiga Laga buat Aksi Baku Ludah
Arya Perdhana - detiksport
Roma - Aksi saling meludah yang dilakukan oleh Ezequiel Lavezzi dan Aleandro Rosi akhirnya mendapatkan ganjaran juga. Kedua pemain itu dihukum larangan bertanding dalam tiga laga.
Lavezzi yang bermain buat Napoli terlibat aksi baku ludah dengan Rosi, bek AS Roma, saat kedua klub bentrok di Stadion Olimpico Roma dalam lanjutan Seri A, Minggu (13/2/2010) dinihari WIB.
Football Italia mengabarkan, tindakan tidak terpuji kedua pemain itu kemudian berbuah larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan di Seri A.
Hukuman itu diberikan setelah Lega Calcio mempelajari rekaman televisi. Dalam pertandingan itu sendiri, aksi Lavezzi dan Rosi tidak mendapat hukuman karena luput dari perhatian wasit.
Dengan hukuman itu, Lavezzi dipastikan tidak bisa memperkuat Napoli dalam partai kontra Catania, AC Milan dan Brescia. Kehilangan Lavezzi cukup berarti bagi Napoli karena striker Argentina itu adalah penyerang utama untuk mendampingi Edinson Cavani.
Sementara bagi Rosi, ia dipastikan tidak dapat membela Roma dalam partai melawan Genoa, Parma dan Lecce.
rjNHtfESUVg
zudomiriku
23-02-2011, 10:50 AM
Ranieri put on his headphones, got in his Smart Car and left Roma
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/ept_sports_sow_experts-761370619-1298317160.jpg
Roma suffered their fourth straight loss after going up 3-0 against Genoa on Sunday on to lose 4-3. This prompted manager Claudio Ranieri to resign effective immediately as fans got angrier.
On Monday, Ranieri issued his final thanks and goodbyes, then climbed into his tiny white car, put on his hands-free headset and drove off into the overcast sunset with a big smile on his face.
Here's what he said (via Football Italia):
“I hope that Vincenzo Montella and my lads can keep the Roma flag flying high, always and everywhere,” Ranieri noted this evening.
“In these hours, many people have sent messages of faith and support to me, people from the footballing world and non.
“I thank everyone, in particular President Rosella Sensi for her kind words and for the opportunity to Coach the team of my heart.
“I once again thank the team for our journey together and for the success which we have shared with everyone at Trigoria.
“I would also like to thank the fans who, in a delicate moment of my sporting and Romanista life, paid attention to me.”
Montella, who just retired as a player in 2009, now takes over as caretaker manager until Roman Abramovich sacks Carlo Ancelotti.
http://bleacherreport.com/tb/b8fmy
zudomiriku
28-02-2011, 12:44 PM
Udinese Lumat Palermo 7-0
Kris Fathoni W - detiksport
Palermo - Dua kartu merah dan tujuh gol tercipta saat Udinese berpesta gol 7-0 atas Palermo. Berkat kemenangan itu Antonio Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A, sedangkan Udinese kian mendekati zona Liga Champions.
Di Stadion Renzo Barbera, Minggu (27/2/2011) malam WIB, tim tamu Udinese langsung memimpin pada menit 10 berkat gol Antonio Di Natale.
Skor kembali berubah sembilan menit berselang melalui Alexis Sanchez. Diawali dari sebuah sepak pojok, sepakan Sanchez bikin skor jadi 2-0 untuk Udinese.
Sanchez membuat gol keduanya dalam pertandingan pada menit 28 usai meneruskan umpan Di Natale yang diawali oleh sebuah serangan balik.
Malapetaka lahir untuk Palermo pada menit 40. Sebuah pelanggaran membuat Armin Bacinovic harus menerima kartu kuning kedua dan tuan rumah pun bermain minus satu pemain.
Keunggulan pemain dimanfaatkan benar oleh Udinese yang mencetak sepasang gol dalam rentang satu menit sebelum turun minum. Di Natale bikin gol keduanya dalam laga di menit ke-41, kemudian Sanchez mencetak hat-trick pada menit 42 dari serangan balik.
Enam menit memasuki babak kedua, Sanchez menambah gol menjadi empat seraya menjadikan skor dalam pertandingan menjadi 6-0.
Situasi menjadi semakin buruk untuk Palermo pada menit 60. Matteo Darmian menerima kartu merah usai melakukan sebuah pelanggaran dan Palermo kehilangan satu pemain lagi.
Dalam kesempatan yang sama, wasit juga memberikan tendangan penalti untuk Udinese yang dituntaskan dengan baik oleh Di Natale.
Hasil tersebut membuat Udinese kian mendekati zona Liga Champions. Mereka hanya tertinggal satu poin dari Lazio yang ada di posisi empat klasemen Seri A.
Tambahan tiga gol dalam laga tersebut sekaligus membuat Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A dengan torehan 21 gol, lebih banyak satu dari Edinson Cavani (Napoli)).
Susunan Pemain:
Palermo: Sirigu; Darmian, Andelkovic (Munoz 46), Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic, Nocerino; Ilicic, Pastore (Acquah 63), Hernandez (Pinilla 75)
Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata (Coda 46), Domizzi; Isla, Pinzi, Inler (Battocchio 68), Asamoah, Armero; Sanchez (Denis 52), Di Natale
kasihan banget kipernya Palermo, ampe lemes gitu
lmo8EZAlu2s
red_devilz
28-02-2011, 03:46 PM
Alexis Sanchez ... U rock on \m/
Tukar tambah sama Obertan+Bebe gmn ya ??? :P :D
Andi Istiabudi
15-03-2011, 12:26 PM
Beckenbauer: Sepak Bola Italia Menurun
MUENCHEN, KOMPAS.com — Legenda hidup sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer, mengeluarkan kritikan pedas kepada persepakbolaan Italia. Menurutnya, sepak bola Italia saat ini sudah jauh menurun dari sebelumnya. Pernyataan Beckenbauer ini didasarkan pada kegagalan tim Italia di kancah Liga Champions musim ini.
Saat ini Italia tinggal menyisakan satu wakil di Liga Champions, Inter Milan. Ini setelah AC Milan dan AS Roma diterjang lawan-lawannya di babak 16 besar. Milan disingkirkan wakil Inggris, Tottenham Hotspur, dengan agregat 1-0. Sementara Roma ditendang wakil Ukraina, Shakthar Donetsk, dengan agregat 6-2. Inter sendiri berada di ujung tanduk setelah kalah 0-1 dalam leg pertama melawan Bayern Muenchen yang berlangsung di Giuseppe Meazza.
Selain itu, jatah Liga Champions Italia juga akan dikurangi mulai tahun 2012. Jika sebelumnya Italia selalu memiliki emat jatah, nantinya hanya tinggal tiga. Satu satah yang dihapus itu akan diberikan kepada Jerman.
"Sebelumnya, semua orang ingin bermain di Serie-A. Tapi, kini ada kasus lain," kata Beckenbauer kepada Calcio Mercato.
Beckenbauer pun menilai stadion di Italia berperan besar dalam menurunnya prestasi tim Italia di kancah Eropa. Kualitas lapangan yang buruk jadi penyebabnya.
"Saya pikir stadion punya peranan besar dalam menurunnya sepak bola Italia. Stadion yang mereka miliki tidak cukup bagus. Sepak bola Italia membutuhkan turnamen internasional yang besar untuk menyegarkan hal kecil seperti ini," jelasnya.
Tim besar seperti Inter dan Roma sudah berencana untuk membangun stadion baru sebagai kandang mereka. Juventus sudah memperbarui kondisi Delle Alpi tahun ini dan siap untuk dipergunakan. Sementara AC Milan dan Lazio tampaknya masih betah berada di Stadion San Siro dan Olimpico yang kini jadi kandang mereka.
Source : http://bola.kompas.com
Panji
16-03-2011, 03:58 PM
Udinese Lumat Palermo 7-0
Kris Fathoni W - detiksport
Palermo - Dua kartu merah dan tujuh gol tercipta saat Udinese berpesta gol 7-0 atas Palermo. Berkat kemenangan itu Antonio Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A, sedangkan Udinese kian mendekati zona Liga Champions.
Di Stadion Renzo Barbera, Minggu (27/2/2011) malam WIB, tim tamu Udinese langsung memimpin pada menit 10 berkat gol Antonio Di Natale.
Skor kembali berubah sembilan menit berselang melalui Alexis Sanchez. Diawali dari sebuah sepak pojok, sepakan Sanchez bikin skor jadi 2-0 untuk Udinese.
Sanchez membuat gol keduanya dalam pertandingan pada menit 28 usai meneruskan umpan Di Natale yang diawali oleh sebuah serangan balik.
Malapetaka lahir untuk Palermo pada menit 40. Sebuah pelanggaran membuat Armin Bacinovic harus menerima kartu kuning kedua dan tuan rumah pun bermain minus satu pemain.
Keunggulan pemain dimanfaatkan benar oleh Udinese yang mencetak sepasang gol dalam rentang satu menit sebelum turun minum. Di Natale bikin gol keduanya dalam laga di menit ke-41, kemudian Sanchez mencetak hat-trick pada menit 42 dari serangan balik.
Enam menit memasuki babak kedua, Sanchez menambah gol menjadi empat seraya menjadikan skor dalam pertandingan menjadi 6-0.
Situasi menjadi semakin buruk untuk Palermo pada menit 60. Matteo Darmian menerima kartu merah usai melakukan sebuah pelanggaran dan Palermo kehilangan satu pemain lagi.
Dalam kesempatan yang sama, wasit juga memberikan tendangan penalti untuk Udinese yang dituntaskan dengan baik oleh Di Natale.
Hasil tersebut membuat Udinese kian mendekati zona Liga Champions. Mereka hanya tertinggal satu poin dari Lazio yang ada di posisi empat klasemen Seri A.
Tambahan tiga gol dalam laga tersebut sekaligus membuat Di Natale kini menjadi topskorer sementara Seri A dengan torehan 21 gol, lebih banyak satu dari Edinson Cavani (Napoli)).
Susunan Pemain:
Palermo: Sirigu; Darmian, Andelkovic (Munoz 46), Bovo, Balzaretti; Migliaccio, Bacinovic, Nocerino; Ilicic, Pastore (Acquah 63), Hernandez (Pinilla 75)
Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata (Coda 46), Domizzi; Isla, Pinzi, Inler (Battocchio 68), Asamoah, Armero; Sanchez (Denis 52), Di Natale
kasihan banget kipernya Palermo, ampe lemes gitu
lmo8EZAlu2s
Alexis Sanchez pasti bakal jadi rebutan klub2 besar nie...
zudomiriku
17-03-2011, 09:46 AM
Emanuele Giaccherini misses a sitter against Juventus
Something about failing to score with Old Lady exposed… Eww.
lJapyQ2xFkk
This is the miss of Cesena striker Emanuele Giaccherini against Juventus at the weekend. They eventually drew the game 2-2, but no-one will remember that in a few years - they’ll remember this miss though!
As a side note, when you consider the abuse a player like Carlton Cole gets on these fair shores just for trying hard and not being the greatest striker in the world ever, it’s quite nice to see Giaccherini being comforted by some ball boys and fans after his cringe of a miss.
Your initial thoughts will probably be ‘that’s not too bad’ BUT WAIT! There’s more to come…
http://bleacherreport.com/tb/b8wdY
ario adi nugroho
01-04-2011, 03:23 AM
Serie A Bakal Jadi Kompetisi Kelas Dua
Kemungkinan Serie A Italia jadi kompetisi level dua tak lepas dari minimnya penonton dan sistem kompetisi yang masih tak produktif.
Serie A Italia kemungkinan akan menjadi kompetisi kelas dua Eropa jika tidak ada peningkatan jumlah penonton dan performa klub yang bagus di kompetisi antarklub Eropa.
Analisa ini diungkapkan oleh direktur Milan Umberto Gandini melihat penampilan negatif tim-tim Italia dalam beberapa tahun terakhir.
"Sepakbola Italia punya masalah besar," ungkapnya kepada Reuters.
"Ada disinfeksi di antara fans untuk bersedia datang ke stadion dan lebih sering menyaksikan di televisi," tandas Gandini lagi.
"Mungkin Italia harus siap mengubah perannya dan menjadi lebih sebagai kompetisi kelas dua di Eropa."
Performa buruk tim-tim Italia di ajang antarklub Eropa juga sudah memaksa mereka kehilangan satu wakil di Liga Champions mulai musim 2012/13. Serie A hanya akan mengirim tiga wakil saja mulai dua musim ke depan.
Catatan statistik buruk lainnya adalah jumlah penonton yang terus menurun. Musim lalu saja, jumlah penonton yang langsung menyaksikan di stadion rata-rata mencapai 24,603 orang, jauh tertinggal dari penonton di Jerman (42,441), Inggris (34,150) dan Spanyol (27,699).
Namun catatan positif lainnya adalah peningkatan pendapatan dari hak siar televisi hingga mencapai 20 persen untuk tahun ini.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/03/31/2419102/serie-a-bakal-jadi-kompetisi-kelas-dua
ario adi nugroho
01-04-2011, 03:26 AM
Roma Terancam Absen Di Kompetisi Eropa
DiBenedetto memiliki saham di Fenway Sports Group yang juga menguasai Liverpool...
Proses pembelian saham terbesar AS Roma dari Rosella Sensi dan eksekutif Boston Thomas DiBenedetto mencapai titik terang. Kedua belah pihak dilaporkan telah meneken kesepakatan pengambil-alihan klub.
Meski demikian, sebuah kabar sedikit mengejutkan muncul terkait kepemilikan sebagian saham DiBenedetto di Fenway Sports Group yang memiliki Liverpool. Peraturan otoritas tertinggi sepakbola Eropa UEFA, melarang seseorang memiliki pengaruh lebih dari satu klub.
Jika terjadi hal tersebut, peraturan menyebutkan klub dengan ranking paling rendah (dalam hal ini Roma) akan dicoret keterlibatannya dalam kompetisi Eropa.
Kemungkinan berlakunya peraturan tersebut pada kasus pembelian Roma bisa saja terjadi meski belum diketahui berapa banyak saham yang dimiliki DiBenedetto di Fenway Sports Group.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/03/31/2418951/roma-terancam-absen-di-kompetisi-eropa
rondwisan
12-04-2011, 10:30 AM
barusan ngintip table di serie A
lumayan ketat juga ya musim ini ...
remain enam laga juga nih ...
Milan di pole position dengan 68 points
cuman rasanya duduknya blom nyaman tuh ...
dibuntuti Napoli dengan hanya terpaut 3 angka alias 65 pts
serta sang juara bertahan Inter di peringkat # 3 dengan 63 pts
apakah akan terjadi kejutan di minggu2x berikutnya ...
mana nih, pengamat serie A ...
sok atuh share prediksi peluang or apa kek about serie A musim ini ...
sapa2x sisa lawan ke3 club di atas, etc
ferly_Liemz
12-04-2011, 10:40 AM
Hummm milan for scudetto... Napoli musim ini bener2 impresif... Di mana mereka menjelma menjadi kandidat juara, pdhl beberapa musim lalu baru mereka promosi..
Inter akan semakin mengalami kemunduran, mereka sudah berada di zona nyaman jd ga bergairah mainnya... Rafael Benitez benar-benar dlm menyebarkan virus
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
VaDLi
18-04-2011, 01:05 PM
ngeliat inter koq kyknya lagi labil skrg...
setelah kalah ama schalke di kandang schalke, bahkan dipermalukan di kandang sendiri, kemaren kalah lagi di serie A lawan Parma
begitu pun Napoli kalah ama Udinese...
http://i754.photobucket.com/albums/xx190/0813857vadli/dgkysgbg.jpg
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
Redsbusby
19-04-2011, 08:31 PM
Don FIKARdo, Redsbusby
Maksudnya apa nih oom TOD ;))
fadilbedil
25-04-2011, 08:48 AM
Roma Akan Bangun Stadion Baru
Juventus menjadi klub Serie A pertama yang memiliki stadion sendiri.
Thomas Di Benedetto, pemilik baru AS Roma, secara serius berencana membangun stadion baru di Massimina -- sebuah kawasan di ibu kota Italia.
Il Corriere dello Sport melaporkan Di Benedetto melihat pentingnya stadion baru bagi masa depan Giallorossi. Selama ini Roma tidak sepenuhnya menikmati hasil penjualan tiket, karena harus berbagi dengan pengelola Stadio Olimpico Roma, yaitu pemerintah kota.
Bukan kali pertama Roma berencana membangun stadion baru. Rosella Sensi, pemilik lama Roma, sempat merencanakannya tahun lalu. Namun rencana itu tersimpan di laci, karena perusahaan induk AS Roma tercekik utang.
Kini, Di Benedetto berupaya mewujudkan rencana itu. Sang pengusaha asal AS dikabarkan mencari sendiri lokasi yang cocok untuk stadion.
Pilihannya jatuh pada sebidang tanah di kawasan Massimina, yang saat ini dimiliki pengusaha bernama Scarpellini. Di Benedetto berharap Scarpellini sudi melepas tanah itu.
Stasiun kereta api terdekat dari Massimina berada di kawasan Boccea.
Saat ini, Juventus menjadi satu-satunya klub Serie A yang memiliki stadion sendiri. Stadion akan mulai digunakan musim depan.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/04/25/2456530/roma-akan-bangun-stadion-baru
fadilbedil
25-04-2011, 08:52 AM
Oliver Bierhoff: Youngster Kurang Dapat Tempat Di Italia
Menurut Bierhoff, sepakbola Italia kurang mengakomodasi jalan bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan.
Untuk musim 2012/13, Italia hanya diperkenankan mengirim tiga utusan ke Liga Champions. Hal ini karena posisi Serie A yang awalnya ada di peringkat tiga berdasarkan koefisien UEFA disalip oleh Bundesliga Jerman.
Oliver Bierhoff, mantan striker asal Jerman yang pernah menjadi topskorer Serie A bersama Udinese dan merebut scudetto dengan seragam AC Milan, memberikan opininya mengenai penurunan yang dialami kompetisi Negeri Spageti.
Menurut pria yang sekarang menjabat sebagai manajer humas timnas Jerman ini, berbeda dengan Bundesliga, Serie A kurang memberi tempat bagi para pemain muda lokal untuk berkembang.
"Terlalu banyak tensi, kurangnya keberanian untuk memainkan youngster dan hilangnya sebuah generasi," kata Bierhoff kepada Football Italia.
"Tim-tim yang mendominasi kebanyakan berisi pemain-pemain uzur, sedangkan para pemain berbakat dianggap 'terlalu muda'. Tak ada jalan bagi mereka."
"Di Bundesliga, banyak tim yang memiliki sekelompok pemain Jerman yang solid yang membawa antusiasme dan ambisi. Itu sangat membantu," terangnya.
"Waktu saya pergi ke Italia, bahkan ketika liburan pun, saya merasakan banyak kelelahan di sekitar sepakbola Italia, hal itu nyaris terasa seperti sebuah ketidakberdayaan dan keinginan untuk menyerah," pungkasnya.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/04/24/2456228/oliver-bierhoff-youngster-kurang-dapat-tempat-di-italia
fadilbedil
25-04-2011, 09:08 AM
Logo Serigala Roma Siap Ganti Rupa
Logo klub Roma pun jadi sasaran perombakan.
VIVAnews - Pemilik baru AS Roma Thomas Di Benedetto punya rencana mengubah desain logo klub. Namun di logo anyar Roma itu tetap akan memajang seekor serigala sebagai simbol klub ibu kota Italia itu.
Perubahan besar-besaran akan dilakukan Di Benedetto. Taipan kelahiran Boston, Amerika Serikat ini cukup serius ingin kembali membangunkan 'Serigala Roma' dari tidur. Perombakan besar-besaran pun disiapkan Di Benedetto.
Dilansir Il Corriere dello Sport, Senin 25 April 2011, tak hanya perombakan skuad yang dijanjikan Di Benedetto. Logo klub Roma pun jadi sasaran perombakan. Namun dalam perombakan logo, Di Benedetto tetap menjanjikan akan menjaga tradisi klub.
Perombakan logo ini lebih ditujukan Di Benedetto untuk alasan komersial. Karenanya, setelah desain logo baru ini selesai digarap, langsung akan digunakan di semua merchandise atau atribut AS Roma.
Sayangnya, hingga saat ini belum jelas kapan logo baru I Lupi ini akan diluncurkan. Namun besar kemungkinan logo baru Giallorossi ini akan diluncurkan musim depan.
Selain logo klub, Di Benedetto juga berencana membangun stadion baru Roma di area Massimina. Sebenarnya desain stadion baru ini telah dirancang pemilik Roma sebelumnya, Rosella Sensi. Namun hingga saat ini tak ada kelanjutan dari rencana itu.
Hingga saat ini, hanya Juventus yang telah membangun stadion sendiri. Recananya, stadion baru Si Nyonya Tua ini akan mulai digunakan musim depan.
http://bola.vivanews.com/news/read/216463-logo-serigala-roma-siap-ganti-rupa
rondwisan
25-04-2011, 09:14 AM
ngeliat inter koq kyknya lagi labil skrg...
setelah kalah ama schalke di kandang schalke, bahkan dipermalukan di kandang sendiri, kemaren kalah lagi di serie A lawan Parma
begitu pun Napoli kalah ama Udinese...
http://i754.photobucket.com/albums/xx190/0813857vadli/dgkysgbg.jpg
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
pasca match weekend kemaren ...
Milan masih berada di track juara yaa,
Napoli tersandung dan kembali ke peringkat 3
Inter yang naik lagi ke posisi 2
*ini kayaknya Oom VaDLi juga milanisti yaa ???
zudomiriku
26-04-2011, 02:45 PM
Napoli officials target players' wives in bid to beat AC Milan to Serie A title
Avoid unnecessary domestic disputes, make your husband feel like a champion and offer as much support as possible - all tips on how to enjoy a successful marriage and maintain a Serie A title challenge, according to the Italian club Napoli.
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/Edinson-Cavani-_1877592c.jpg
Lying just six points off AC Milan with five games remaining, the side from the San Paolo are so determined to overhaul Silvio Berlusconi’s team that they are leaving nothing to chance, even going so far as to hand each of their players’ wives or girlfriends a manual on how to keep their men happy.
The documents were given to the likes of Debora Dossena, married to roly-poly former Liverpool full-back Andrea, and the rest of the squad’s partners by Jacqueline De Laurentiis, wife of the club’s owner Aurelio, at a special lunch to celebrate Napoli’s best season for 20 years.
Over a starter of bresaola, shrimp and artichoke and a main course of butternut squash risotto at Naples’ beautiful Donn’Anna palace, De Laurentiis handed each woman a list of eight “golden rules” - written in their native tongue in sky blue and white, Napoli’s colours - on how to turn the footballer they married into a title-winner.
“Behind every great man stands a great woman,” read one, while the list concluded: "Great players are such when they feel that way, especially in their heads; make sure your partner always manages to feel that way. We are counting on you for these last five matches of the season: please avoid useless family tension.”
http://bleacherreport.com/tb/b94kq
fadilbedil
06-05-2011, 06:42 PM
Marek Hamsik Tidak Dijual
Gelandang Napoli Marek Hamsik ditegaskan tidak akan meninggalkan klubnya musim depan.
Keinginan sejumlah klub besar Eropa mendapatkan Marek Hamsik di bursa transfer musim panas mendatang sepertinya akan pupus.
Hal ini sangat mungkin terjadi karena pihak klub, Napoli, menolak untuk menjualnya dengan nilai transfer berapa pun.
"Saya tidak akan menjual Hamsik," kata presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menegaskan kebulatan tekadnya, Jumat (6/5).
Sebelumnya diisukan jika Napoli akan mempertimbangkan untuk melepas gelandang kreatif asal Slovakia itu jik ada tawaran yang menggiurkan datang.
Sejumlah klub yang dilaporkan tertarik untuk memboyongnya dari San Paulo antara lain AC Milan, Manchester United dan Manchester City. Hamsik sendiri masih terikat kontrak bersama Napoli hingga 2013.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/05/06/2473554/marek-hamsik-tidak-dijual
fadilbedil
07-05-2011, 09:50 AM
Lisensi Serie A Lazio Terancam Dicabut
Lazio berisiko dilarang tampil di Serie A Italia jika tak melunasi utang.
Lazio mendaftarkan stadion milik Fiorentina Artemio Franchi sebagai stadion kandang mereka saat berlaga di kompetisi Eropa, dan hal itu bisa berakibat pencabutan lisensi untuk tampil di Serie A karena tak sejalan dengan peraturan Asosiasi Sepakbola Italia (FIGC).
Lazio mendaftarkan stadion di Firenze itu karena mereka masih berutang $2,9 juta kepada Komite Olimpiade Italia (CONI) untuk penggunaan stadion Olimpico di Roma.
Tetapi, untuk mendapatkan lisensi UEFA, suatu klub tak boleh memiliki utang terlalu banyak, dan dengan menggunakan Artemio Franchi, Lazio berharap utang mereka ke CONI akan dianggap terhapus oleh UEFA.
Namun, peraturan FIGC menyebutkan, klub Italia hanya boleh menggunakan stadion di kota lain dalam situasi luar biasa.
Presiden Lazio Claudio Lotito pun kini harus mencari jalan keluar dengan CONI soal pembayaran utang jika mereka tetap ingin berlaga di Serie A musim depan.
Dengan tiga partai sisa, Lazio bertengger di peringkat keempat Serie A, dan berpeluang besar lolos ke babak kualifikasi Liga Champions mendatang.
http://www.goal.com/id-ID/news/1353/sepakbola-italia/2011/05/07/2474800/lisensi-serie-a-lazio-terancam-dicabut
VaDLi
08-05-2011, 06:57 AM
CONGRATS buat AC MILAN :beer:
scudetto SERIE A musim 2010/2011
dan menjadi gelar ke 18.
pasca match weekend kemaren ...
Milan masih berada di track juara yaa,
Napoli tersandung dan kembali ke peringkat 3
Inter yang naik lagi ke posisi 2
*ini kayaknya Oom VaDLi juga milanisti yaa ???
cuman glory hunter aja koq :malu: :D
http://img.kaskus.us/images/kaskusmobile_hp.gif
fadilbedil
08-05-2011, 07:17 AM
milan akhirnya juara lagi setelah mennunggu cukup lama :champ:
selmat buat milan
VaDLi
08-05-2011, 08:25 AM
Serie A wrap: Milan claim title despite draw
8 May 2011
http://www.soccerway.com/photo_dynamic/orig/250/relative/12427236130.jpg
AC Milan clinched their first Serie A title since 2003-04 with a 0-0 draw against Roma on Saturday.
In doing so the Italian giants, who have topped the standings for much of the 2010-11 season, stopped a run of five successive championships to fierce rivals Inter Milan, and wrapped up their 18th Italian top-flight triumph - level with Inter.
Saturday's result moved AC Milan nine points clear of second-placed Inter, who have three games remaining - but even if Milan were to lose their two remaining games and Inter claimed full points, Massimiliano Allegri's side have the superior head-to-head record.
Milan's top scorer this season, Zlatan Ibrahimovic, made his comeback after a three-match suspension for the Roma game, but he could not add to his tally of 14 league goals as the sides played out a 0-0 draw at Rome's Stadio Olimpico.
Elsewhere on Saturday, Palermo prepared for their Coppa Italia semi-final second-leg clash with Milan on Tuesday with a 2-1 win over the relegated Bari.
A goal from Simone Bentivoglio gave visitors Bari a surprise lead early on, but Palermo hit back through Fabrizio Miccoli and Cesare Bovo - and were good enough to hold on for the win despite a penalty miss from Miccoli after 65 minutes.
http://www.soccerway.com/news/2011/May/07/serie-a-wrap-milan-claim-title-despite-draw/
finza_13
08-05-2011, 08:33 AM
selamat buat Milan yg sudah memastikan gelar scudeto ke 18 :poys:
perayaannya di ibu kota Italy nih
Andi Istiabudi
12-05-2011, 03:17 PM
Bedanya Final Coppa Italia & Promosi ke Serie A
Muhayati Faridatun - Okezone
PALERMO - Presiden klub Palermo Maurizio Zamparini memang antusias menyambut laga final Coppa Italia antara timnya versus Inter Milan. Namun, sang presiden enggan menyamakan kebahagiaannya, saat Palermo berhak promosi ke Serie A pada 2004 lalu.
Palermo memastikan satu tiket final Coppa Italia usai menundukkan peraih Scudetto baru, AC Milan, dengan agregat kemenangan 4-3. Sedangkan Inter Milan merebut tiket pamungkas dari AS Roma, dengan agregat kemenangan 2-1.
Praktis, Palermo akan menantang Inter untuk memperebutkan trofi di Olimpico Roma, pada 29 Mei mendatang. Sebelumnya, Zamparini sangat percaya diri memprediksi kemenangan 3-1 Palermo. Kini, sang presiden justru menurunkan euforia menembus final lantaran teringat satu jatah promosi di penghujung musim 2003/2004 lalu.
“Kesenangan ini tidak bisa dibandingkan dengan momen pada 2004 lalu, dimana kami berhak promosi ke Serie A,” cetus Zamparini, seperti dilansir AFP, Kamis (12/5/2011).
“Saya hanya akan melakukan perayaan setelah kemenangan di Piala Italia. Saya takut karena kami melawan tim hebat dan faktanya, kami selalu hancur dalam laga-laga penting,” papar pria 69 tahun. (far)
Source : http://bola.okezone.com
zudomiriku
16-06-2011, 06:14 PM
Leonadro Tinggalkan Inter, Merapat ke PSG ?
Kabar kurang sedap berhembus dari Giuseppe Meazza, kandang Inter Milan. Dikabarkan sang pelatih Leonardo akan meninggalkan klub dan berlabuh ke liga Perancis bersama Paris-Saint Germain.
Leo datang ke Inter pada pertengahan musim menggantikan pelatih sebelumnya Rafael Bennitez. Bersama ex-gelandang AC Milan tersebut, Nerazurri berhasil merebut piala Copa Italia.
Sayang prestasi tersebut tidak menjadi ganjaran jika Leo akan bertahan di Inter. Bahkan dikabarkan jika Leo tengah mengadakan pertemuan dengan jajaran PSG untuk melakukan negosiasi.
PSG memang bukan klub baru bari Leo. Pria berumur 41 tahun ini pernah mencicipi pertarungan liga Perancis selama satu tahun bersama Les Parisiens pada tahun 1996 hingga 1997.
Dan jika ia benar-benar akan bergabung dengan PSG, ia akan berperan sebagai direktur teknik PSG. Sedangkan kursi pelatih tetap dipegang oleh Antoine Kombouare.
Di sisi lain, presiden Inter massimo moratti telah menyiapkan satu nama calon pengganti Leonardo. Nama Marcelo Bielsa digadang-gadang akan menangani Javier Zanetti dkk di musim depan jika Leo benar hengkang
http://www.bolalob.com/baca/5310/leonadro-tinggalkan-inter-merapat-ke-psg-.html
Trezz Kiko
09-07-2011, 02:17 AM
Agnelli: Juve Tuntut Perlakuan Seimbang
http://klimg.com/bola.net/library/p/agnelli-080711-get.jpg
Bola.net - Presiden Juventus, Andrea Agnelli ngotot agar gelar scudetto 2006 dicopot dari tangan Inter Milan, demi sebiah perlakuan yang adil dan berimbang untuk semua pihak.
Bianconeri menjadi jawara pada musim tersebut, namun terkuaknya skandal calciopoli membuat gelar juara tersebut, bersama edisi musim sebelumnya dicabut dari tangan mereka.
Namun jika scudetto 2005 dibiarkan lowong tanpa pemenang, scudetto tahun 2006 justru secara kontroversial diberikan pada Inter yang kala itu finis ketiga, dan ironisnya kini Nerazzurri pun terseret kasus tersebut.
"Kami sudah meminta gelar Inter dicabut, jujur karena kami ingin semua pihak diperlakukan secara berimbang," kata Agnelli.
"Banyak yang sudah terungkap dalam beberapa hari terakhir, namun ketakutan kami adalah mereka akan memutuskan untuk tidak melakukannya - itu akan jadi hal terburuk. Sesuatu yang tak transparan jelas sudah muncul."
"Saya ingin respek dari institusi, saya ingin respek untuk Juventus, untuk para pemain dan semua orang di klub ini," tegasnya.
"Ini adalah klub yang membuat sejarah di sepak bola Italia. Kami selalu menunjukkan respek untuk otoritas olah raga dan kami satu-satunya pihak yang menderita kerusakan dalam masalah ini. Sekarang kami menuntut perlakuan yang sama."
"Saya harap akan ada keputusan 18 Juli nanti. Kami memiliki sumber daya untuk melangkah di luar sistem peradilan, namun saat ini kami tak ingin melakukannya dan kami akan melihat bagaimana FIGC melangkah," ancam Agnelli.
www.bola.net
Trezz Kiko
10-07-2011, 02:30 AM
waah syg bgt cannavaro, pemain legendaris + mntan kapten italia, tpi gak punya gelar scudetto :(
http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/05/1305698093153337281.jpg
Fabio Cannavaro Gantung Sepatu
Fabio Cannavaro menyudahi perjalanan karirnya di sepakbola sebagai pemain. Faktor kesehatan menjadi alasan yang diajukan Cannavaro untuk pensiun.
Keputusan itu diambil Cannavaro usai melakukan pemeriksaan medis di Italia dan Uni Emirat Arab bulan ini. Diketahui lutut kanannya tidak cukup kuat untuk menjalani sisa kontraknya bersama klub Dubai, Al Ahli.
"Saya sangat sedih. Sepakbola adalah segalanya untuk saya," ujar Cannavaro.
"Bukan hal yang mudah. Semua orang memang sudah waktunya untuk pensiun. Tapi ketika waktu itu datang, maka keputusan tersebut harus Anda hadapi."
"Saya kembali ke Dubai untuk melanjutkan latihan. Sayangnya, pemeriksa medis saya tidak mengizinkan untuk melanjutkan latihan," tandasnya.
Selama belasan tahun menjalani karir Internasional, Cannavaro sudah banyak mengukir prestasi baik di level klub mau pun timnas. Dia menjadi pemain belakang pertama yang meraih Pemain Terbaik FIFA usai membawa Italia menjadi juara dunia 2006.
www.goal.com
zudomiriku
28-07-2011, 01:21 PM
Seri A Rilis Jadwal Musim 2011/2012
Rossi Finza Noor - detiksport
Milan - Seri A telah mengeluarkan daftar lengkap pertandingan mereka untuk musim 2011/2012. Berikut adalah jadwal yang sudah dirilis tersebut.
Ligat Italia musim mendatang akan dimulai pada 27 dan 28 Agustus 2011 atau sekitar sebulan dari sekarang. Mereka pun akan merampungkan musim pada 13 Mei 2012.
Pekan pertama menyajikan beberapa pertandingan seperti Udinese vs Juventus, Napoli vs Genoa, Cagliari vs AC Milan, dan Inter Milan vs Lecce.
Berikut adalah daftar lengkap Seri A musim 2011/2012 seperti dilansir Football Italia.
Pekan 1
Atalanta-Cesena
Bologna-Roma
Cagliari-Milan
Inter-Lecce
Lazio-Chievo
Napoli-Genoa
Novara-Palermo
Parma-Catania
Siena-Fiorentina
Udinese-Juventus
Pekan 2
Catania-Siena
Cesena-Napoli
Chievo-Novara
Fiorentina-Bologna
Genoa-Atalanta
Juventus-Parma
Lecce-Udinese
Milan-Lazio
Palermo-Inter
Roma-Cagliari
Pekan 3
Atalanta-Palermo
Bologna-Lecce
Cagliari-Novara
Catania-Cesena
Inter-Roma
Lazio-Genoa
Napoli-Milan
Parma-Chievo
Siena-Juventus
Udinese-Fiorentina
Pekan 4
Cesena-Lazio
Chievo-Napoli
Fiorentina-Parma
Genoa-Catania
Juventus-Bologna
Lecce-Atalanta
Milan-Udinese
Novara-Inter
Palermo-Cagliari
Roma-Siena
Pekan 5
Atalanta-Novara
Bologna-Inter
Cagliari-Udinese
Catania-Juventus
Chievo-Genoa
Lazio-Palermo
Milan-Cesena
Napoli-Fiorentina
Parma-Roma
Siena-Lecce
Pekan 6
Cesena-Chievo
Fiorentina-Lazio
Inter-Napoli
Juventus-Milan
Lecce-Cagliari
Novara-Catania
Palermo-Siena
Parma-Genoa
Roma-Atalanta
Udinese-Bologna
Pekan 7
Atalanta-Udinese
Cagliari-Siena
Catania-Inter
Cesena-Fiorentina
Chievo-Juventus
Genoa-Lecce
Lazio-Roma
Milan-Palermo
Napoli-Parma
Novara-Bologna
Pekan 8
Bologna-Lazio
Cagliari-Napoli
Fiorentina-Catania
Inter-Chievo
Juventus-Genoa
Lecce-Milan
Parma-Atalanta
Roma-Palermo
Siena-Cesena
Udinese-Novara
Pekan 9
Atalanta-Inter
Cesena-Cagliari
Chievo-Bologna
Genoa-Roma
Juventus-Fiorentina
Lazio-Catania
Milan-Parma
Napoli-Udinese
Novara-Siena
Palermo-Lecce
Pekan 10
Bologna-Atalanta
Cagliari-Lazio
Catania-Napoli
Fiorentina-Genoa
Inter-Juventus
Lecce-Novara
Parma-Cesena
Roma-Milan
Siena-Chievo
Udinese-Palermo
Pekan 11
Atalanta-Cagliari
Cesena-Lecce
Chievo-Fiorentina
Genoa-Inter
Lazio-Parma
Milan-Catania
Napoli-Juventus
Novara-Roma
Palermo-Bologna
Udinese-Siena
Pekan 12
Bologna-Cesena
Catania-Chievo
Fiorentina-Milan
Genoa-Novara
Inter-Cagliari
Juventus-Palermo
Napoli-Lazio
Parma-Udinese
Roma-Lecce
Siena-Atalanta
Pekan 13
Atalanta-Napoli
Cagliari-Bologna
Cesena-Genoa
Lazio-Juventus
Lecce-Catania
Milan-Chievo
Novara-Parma
Palermo-Fiorentina
Siena-Inter
Udinese-Roma
Pekan 14
Bologna-Siena
Catania-Cagliari
Chievo-Atalanta
Fiorentina-Roma
Genoa-Milan
Inter-Udinese
Juventus-Cesena
Lazio-Novara
Napoli-Lecce
Parma-Palermo
Pekan 15
Atalanta-Catania
Bologna-Milan
Cagliari-Parma
Inter-Fiorentina
Lecce-Lazio
Novara-Napoli
Palermo-Cesena
Roma-Juventus
Siena-Genoa
Udinese-Chievo
Pekan 16
Catania-Palermo
Cesena-Inter
Chievo-Cagliari
Fiorentina-Atalanta
Genoa-Bologna
Juventus-Novara
Lazio-Udinese
Milan-Siena
Napoli-Roma
Parma-Lecce
Pekan 17
Atalanta-Milan
Bologna-Catania
Cagliari-Genoa
Inter-Parma
Lecce-Juventus
Novara-Fiorentina
Palermo-Napoli
Roma-Chievo
Siena-Lazio
Udinese-Cesena
Pekan 18
Catania-Roma
Cesena-Novara
Chievo-Palermo
Fiorentina-Lecce
Genoa-Udinese
Juventus-Cagliari
Lazio-Atalanta
Milan-Inter
Napoli-Bologna
Parma-Siena
Pekan 19
Atalanta-Juventus
Bologna-Parma
Cagliari-Fiorentina
Inter-Lazio
Lecce-Chievo
Novara-Milan
Palermo-Genoa
Roma-Cesena
Siena-Napoli
Udinese-Catania
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/07/28/103739/1691165/71/memangnya-mu-masih-kejar-sneijder
fadilbedil
03-08-2011, 01:03 PM
Presiden Lazio Diskors Dua Bulan
http://klimg.com/bola.net/library/p/lotito-0208afp.jpg
Bola.net - Presiden Lazio Claudio Lotito telah dilarang memasuki stadion klub, Stadio Olimpico, selama dua bulan karena menghina presiden dan direktur Komite Olimpiade Italia (CONI).
Pada Juni lalu, secara blak-blakan Lotito menuduh Gianni Petrucci dan CONI melakukan pemerasan atas Lazio yang diharuskan membayar sewa stadion sebesar dua juta euro.
Atas pernyataannya tersebut, Lotito juga didenda 30 ribu euro (sekitar Rp 361 juta) dan Lazio mendapat hukuman lebih lanjut sebesar 50 ribu euro (sekitar Rp 602 juta).
http://www.bola.net/italia/presiden-lazio-diskors-dua-bulan-3e93ed.html
Sanksi tersebut dijatuhkan oleh komisi disiplin olahraga nasional.
zudomiriku
20-08-2011, 11:28 PM
Seri A Tetap Tayang di Indosiar
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Jakarta - Ada kabar baik untuk pecinta Liga Italia di Indonesia. Siaran langsung kompetisi Seri A musim depan akan bisa kembali dinikmati lewat stasiun televisi Indosiar.
Kepastian ini disampaikan oleh Humas Indosiar, Gufroni Syakaril, saat dihubungi detikSport, Jumat (19/8/2011) malam. Gufroni menjelaskan bahwa pihaknya akan menayangkan Seri A mulai pekan perdana pada 27-28 Agustus 2011.
"Ya, betul. Mulai tanggal 27-28 Agustus," ungkap Gufroni.
Musim lalu, Indosiar juga menayangkan siaran langsung Seri A meski tidak dari awal musim. Karena mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, mereka pun meneruskan program tersebut.
"Pertama, tentu komitmen Indosiar untuk tetap berpartisipasi dalam siaran olahraga, terutama sepakbola. Kedua, dari evaluasi yang kemarin itu, hasilnya bagus. Respons penonton Indosiar positif. Seri A Italia kan klub-klubnya cukup dikenal, banyak transfer bintang-bintang. Saya rasa partainya bakal seru," terang Gufroni.
Gufroni menambahkan, Indosiar akan menayangkan Seri A hingga akhir musim ini. Pada akhir musim, pihaknya akan melakukan evaluasi.
"Satu musim aja. Nanti akan kita evaluasi lagi. Kalau prospek masih bagus dan animo masyarakat masih mendukung, kita pertimbangkan lagi," katanya.
"Mudah-mudahan tayangan sepakbola bisa dinikmati oleh pecinta Seri A," tutupnya.
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/08/19/223126/1707206/71/seri-a-tetap-tayang-di-indosiar
eMJi_197
21-08-2011, 03:00 AM
iklannya juga sdh tayang di indosiar :thumbup:
mantapp :beer:
zudomiriku
06-09-2011, 09:48 AM
Pemogokan Berakhir, Seri A Dimulai Pekan Ini
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Setelah sempat tertunda akibat pemogokan, Seri A musim 2011/2012 akhirnya akan dimulai pada pekan ini. Pihak-pihak yang bersengketa sudah menandatangani kesepakatan bersama sementara.
Seri A yang seharusnya dimulai pada akhir bulan lalu ditunda karena adanya konflik perihal pajak dan masalah masa depan pemain yang harus berlatih sendiri akibat dikeluarkan dari tim.
Setelah serangkaian proses negosiasi antara Serikat Pemain Italia (AIC) dan Lega Calcio, akhirnya kesepakatan tercapai. Kesepakatan yang akan berlaku hingga Juni 2012 tersebut ditandatangani oleh Presiden Lega Calcio Maurizio Beretta dan Ketua AIC Damiano Tommasi.
"Klub-klub sudah menerima banyak atas apa yang mereka inginkan. Ini adalah kesepakatan inovatif," ucap Beretta yang dikutip Football Italia.
"Kami akan bermain. Anda harus berterima kasih kepada para pemain atas niat baik yang sudah mereka tunjukkan selama pembicaraan," timpal Tommasi.
"Seperti Beretta bilang, jika klub menerima banyak, maka kita tidak perlu lagi banyak berdiskusi saat kesepakatan baru diperlukan ketika kesepakatan sementara ini tak berlaku lagi," ujar Tommasi.
Seri A pekan ini akan dibuka dengan laga AC Milan versus Lazio, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB. Pada Minggu (11/9/2011) dinihari WIB, Cesena akan bertemu Napoli.
Minggu (11/9/2011) malam WIB, Juventus akan menjamu Parma, sementara AS Roma didatangi Cagliari. Laga Palermo versus Inter Milan yang akan digelar pada Senin (12/9/2011) dinihari WIB akan jadi laga pamungkas pada pekan pembukaan.
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/09/05/215816/1716139/71/pemogokan-berakhir-seri-a-dimulai-pekan-ini
setelah La Liga yg kmrn juga sempat mogok, Lega Calcio juga akhirnya bergulir juga minggu ini. kita liat apakah AC Milan bisa mempertahankan gelar mereka musim ini
Mazzarri: Kekalahan Mampu Bangkitkan Napoli
Walter Mazzarri bersikeras jika kekalahan 1-0 yang diderita Napoli dari Chievo Verona, cukup bagus untuk membangkitkan semangat dan moral para pemain Partenopei pada pertandingan berikutnya.
Napoli bertandang ke Stadio Marc`Antonio Bentegodi, Kamis (22/9) dini hari WIB, pada laga lanjutan kompetisi Serie A pekan keempat.
Pada pertandingan ini, Mazzarri membuat kontroversi dengan mengganti tujuh pemain di tim utamanya sewaktu Napoli meraih kemenangan 3-1 atas AC Milan.
Mazzarri mengistirahatkan ketiga penyerang utamanya dan memberikan kesempatan pada dua pemain baru Napoli yang beroperasi di lini belakang untuk melakoni laga perdana mereka pada pertandingan kontra Chievo.
"Saya tetap akan membuat keputusan yang sama," ujar Mazzarri seperti dilansir football-italia, ketika menanggapi kekalahan 1-0 dari Chievo.
"Meskipun Andrea Dossena tidak dipaksa untuk ditinggalkan pada pertandingan ini karena keluarganya sedang berduka, saya juga akan tetap mengistirahatkan Christian Maggio," jelasnya.
"Kami harus bisa menghentikan keinginan publik terhadap pemain-pemain ini, dan menyadari bahwa kami mampu mengandalkan mereka untuk bersaing memperebutkan satu tempat di masa depan," cetus Mazzarri.
"Sayangnya, stadion ini tampaknya terkutuk bagi kami, karena di musim lalu, kami juga mengalami kekalahan dari Chievo di stadion ini. Mereka tidak memiliki peluang untuk menciptakan gol, tapi hasilnya mereka memenangkan pertandingan," paparnya.
Mazzarri juga mengakui kalau anak-anak asuhnya tidak bermain seperti biasanya, tapi ia tetap puas dengan performa yang ditampilkan para pemainnya karena ia harus melakukan rotasi pemain, meskipun pada akhirnya Napoli harus menelan kekalahan.
"Dalam banyak hal, kekalahan ini memiliki pengaruh yang bagus untuk Napoli. Sangat penting bagi kami semua untuk mempelajari bahwa sepak bola Italia sangat keras dan tim-tim besar dapat menelan kekalahan dari tim-tim kecil," tuntasnya.
Sumber: bolanews.com
Di Benedetto Masih Percaya Pada Luis Enrique
AS Roma belum memenangkan satu laga pun musim ini, namun pemilik baru mereka, Thomas Di Benedetto menjamin jika klub masih memberikan kepercayaan penuh pada pelatih Luis Enrique.
Giallorossi akan menyambangi kandang Parma akhir pekan ini demi meraih kemenangan perdana, setelah dalam lima laga resmi di bawah Luis Enrique hanya mengemas tiga hasil imbang dan dua kekalahan.
Namun hasil itu tak menggoyahkan keyakinan Di Benedetto pada mantan pelatih Barcelona B itu.
"Kami memiliki kepercayaan amat besar pada Luis Enrique dan direktur Walter Sabatini," papar pengusaha asal Amerika Serikat itu pada Sky Sport Italia.
"Fans harus memiliki sedikit kesabaran. Kami tengah mencari kombinasi yang tepat untuk gaya bermain kami dan saya yakin hasil baik akan datang dengan segera."
Di Benedetto sendiri terlihat mengunjungi kamp latihan Roma di Trigoria pada Jumat petang waktu setempat demi melakukan pertemuan dengan Luis Enrique dan manajer tim Claudio Fenucci.
Sumber: bola.net
Sheyro_07Seven
24-09-2011, 09:12 PM
Mourinho: Forza Ranieri!
Madrid - Bukan rahasia jika Jose Mourinho dan Claudio Ranieri kerap berselisih dan punya hubungan tak harmonis. Tapi saat Ranieri jadi pelatih Inter Milan, Mourinho mendukung penuh pria asal Italia itu.
Awal perselisihan tentunya adalah saat Ranieri didepak Chelsea pada 2004 dan Mourinho datang menggantikannya. Setelahnya Mourinho pun menuai kesuksesan bersama The Blues, tak seperti Ranieri.
Persaingan keduanya berlanjut ke Seri A saat Mourinho melatih Inter. Dalam dua musim beruntun, Mourinho selalu mengalahkan Ranieri dalam perebutan scudetto. Setelah Juventus cuma jadi runner-up pada musim 2009, semusim berikutnya giliran AS Roma bernasib sama.
Tak jarang keduanya terlibat adu mulut yang membuat perseteruan keduanya kian memanas. Tapi lain dulu, lain sekarang. Posisi Ranieri saat ini adalah allenatore Inter, klub yang dicintai Mourinho dan tempat pria berpaspor Portugal itu menuai sukses.
"Aku bukanlah fans palsu, melainkan aku adalah fans sejati Inter," sahut Mourinho dalam konfererensi pers di markas Real Madrid.
"Inilah mengapa aku tidak peduli siapa pelatihnya, aku hanya ingin Inter menang. Jika saat ini Ranieri, maka aku akan bilang Forza Ranieri. Aku berharap dia akan sukses di sana," lanjut Mourinho.
Sejak ditinggal Mourinho, La Beneamata sudah berganti empat kali pelatih. Apakah ini pertanda Mourinho masihlah yang terbaik untuk klub Massimo Moratti itu?
"Jangan khawatir, aku bukanlah pelatih yang hebat. Pelatih sepertiku pun terkadang juga bisa gagal," tuntas Mourinho seperti diwartakan Football Italia.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
26-09-2011, 02:03 AM
Conte: Juventus Masih Terus Berkembang
Jakarta - Setelah start yang impresif, Juventus gagal meraih poin penuh di dua laga terakhirnya. Antonio Conte meminta fans bersabar dengan kondisi tersebut karena Bianconeri disebutnya masih terus berkembang.
Sempat tertinggal lebih dulu, Juventus akhirnya membawa pulang satu poin dari lawatan ke Catania setelah bermain 1-1. Itu merupakan hasil imbang kedua beruntun yang didapat 'Si Nyonya Tua' setelah tengah pekan lalu ditahan Bologna dengan skor yang sama.
Dua hasil seri melambatkan laju Juventus setelah memulai kompetisi dengan dua kemenangan atas Parma dan Siena. Kondisi yang disebut Antonio Conte wajar terjadi lantaran timnya masih terus mengembangkan diri.
"Jalan kami masih panjang, karena setelah dua musim duduk di posisi tujuh maka Anda tak bisa langsung memikirkan soal Scudetto," sahut Conte di Football Italia.
"Kami tahu ada tim lain yang dalam kondisi lebih baik dari kami. Kami harus tetap menginjak bumi dan bekerja keras, terus berkembang terlepas dari posisi kami di klasemen," lanjut dia.
Perjuangan Juventus untuk kembali meraih poin maksimal bisa jadi masih akan sulit pekan depan. Di kandangnya sendiri mereka akan menjamu AC Milan, yang pekan ini baru memetik kemenangan pertamanya atas Cesena.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
26-09-2011, 10:08 AM
Kemenangan Pertama Puaskan Enrique
Jakarta - Luis Enrique akhirnya meraih kemenangan pertama di bersama AS Roma di Liga Italia. Meski cuma unggul satu gol atas Parma, sang pelatih mengaku puas dengan raihan anak didiknya.
Cuma dua hasil imbang dan satu kekalahan yang didapat Roma di tiga pekan pertama Liga Italia. Kondisi itu sempat membuat Francesco Totti dkk terperosok jauh di posisi 18 klasemen sementara.
Baru dinihari tadi, pada pertandingannya yang keempat di Seri A, kemenangan bisa didapat. Melawat ke Parma, I Lupi pulang berkat gol yang dilesakkan Pablo Daniel Osvaldo.
"Saya puas. Kemenangan pertama datang dari tim yang sulit dihdapi dan meski kami dalam posisi bahaya di menit-menit akhir. Saya bergembira untuk pemain, fans dan sepakbola atas hasil yang diraih," ujar Enrique di Football Italia.
Secara khusus, Enrique juga menyanjung beberapa pemainnya yang tampil bagus dalam laga tersebut. Termasuk di antaranya adalah sang pencetak gol, Pablo Osvaldo dan sang kapten, Francesco Totti.
"Pablo Osvaldo dan Fabio Borini tampil sangat baik, karena mereka punya kualitas untuk memainkan sepakbola seperti ini. Di sisi lain Francesco Totti menjadi pemain yang benar-benar berbeda. Dia melakukan yang terbaik hari ini dalam hal kerja keras dan sikap di atas lapangan," tuntas mantan pemain Barcelona itu.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
26-09-2011, 10:09 AM
Kemenangan Pertama Puaskan Enrique
Jakarta - Luis Enrique akhirnya meraih kemenangan pertama di bersama AS Roma di Liga Italia. Meski cuma unggul satu gol atas Parma, sang pelatih mengaku puas dengan raihan anak didiknya.
Cuma dua hasil imbang dan satu kekalahan yang didapat Roma di tiga pekan pertama Liga Italia. Kondisi itu sempat membuat Francesco Totti dkk terperosok jauh di posisi 18 klasemen sementara.
Baru dinihari tadi, pada pertandingannya yang keempat di Seri A, kemenangan bisa didapat. Melawat ke Parma, I Lupi pulang berkat gol yang dilesakkan Pablo Daniel Osvaldo.
"Saya puas. Kemenangan pertama datang dari tim yang sulit dihdapi dan meski kami dalam posisi bahaya di menit-menit akhir. Saya bergembira untuk pemain, fans dan sepakbola atas hasil yang diraih," ujar Enrique di Football Italia.
Secara khusus, Enrique juga menyanjung beberapa pemainnya yang tampil bagus dalam laga tersebut. Termasuk di antaranya adalah sang pencetak gol, Pablo Osvaldo dan sang kapten, Francesco Totti.
"Pablo Osvaldo dan Fabio Borini tampil sangat baik, karena mereka punya kualitas untuk memainkan sepakbola seperti ini. Di sisi lain Francesco Totti menjadi pemain yang benar-benar berbeda. Dia melakukan yang terbaik hari ini dalam hal kerja keras dan sikap di atas lapangan," tuntas mantan pemain Barcelona itu.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
27-09-2011, 10:06 AM
Napoli Juga Masih Punya Lavezzi
Naples - Dengan deretan golnya di awal musim ini, wajar kalau Edinson Cavani menjadi sosok yang paling diwaspadai dari Napoli. Tapi, Ezequiel Lavezzi mengeluarkan komentar yang seperti menyiratkan bahwa Napoli bukan cuma Cavani.
Cavani sudah membukukan tiga gol dalam empat pertandingan di Seri A. Catatannya bertambah dengan satu gol lagi di ajang Liga Champions, yang mana ia cetak ke gawang Manchester City pada matchday I.
Ketika Cavani tengah menikmati ketajamannya, lain lagi dengan Lavezzi. Penyerang asal Argentina ini merasa performanya belum cukup memuaskan.
"Saya belum pernah mencetak gol di San Paolo sejak lama sekali. Saya adalah seorang penyerang, saya ingin mencetak lebih banyak gol," ujarnya di Football Italia.
Sejauh ini, Lavezzi baru mencetak satu gol di Seri A, dan pernyataan tersebut bak menunjukkan bahwa di Napoli masih ada dirinya.
"Saya cukup keras mengritik diri saya sendiri, tapi saya selalu mencoba untuk tetap berguna kepada tim," tukasnya.
Musim lalu, ketika Cavani mencetak 26 gol di liga, Lavezzi menorehkan jumlah yang minim. Tercatat, penyerang berusia 26 tahun itu hanya mencetak enam gol di liga dan sembilan gol di semua kompetisi secara keseluruhan.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
27-09-2011, 05:46 PM
Conte: Juve Tak Tergantung Pirlo
Turin - Pelatih Juventus Antonio Conte menyanggah anggapan bahwa timnya punya ketergantungan pada satu pemain. Meski Andrea Pirlo disebutnya jempolan, tapi ia tidak merasa bergantung pada gelandang 32 tahun itu.
Adalah direktur sport Catalani, Pietro Lo Monaco, yang menganggap adanya ketergantungan Juve pada Pirlo, setelah timnya berhasil menahan imbang 1-1 klub berjulukan "Si Nyonya Tua" itu akhir pekan lalu.
Pada pertandingan tersebut pelatih Catania, Vicenzo Montella, menugaskan satu pemain untuk mematikan Pirlo, dan tugas itu dilaksanakan dengan baik. Juve pun terhambat permainannya.
"Itu tidak benar, kami selalu berusaha bermain sebagai tim," sanggah Conte dikutip Football Italia, Selasa (27/9/2011). "Akan menjadi sangat bodoh jika bergantung pada satu pemain. Tapi Pirlo sangat mengagumkan."
Didatangkan gratis setelah free transfer dari AC Milan di musim panas ini, Pirlo telah menyumbangkan dua assist buat timnya. Pekan ini ia akan bertemu dengan klub lamanya tersebut di Juventus Arena.
http://detiksport.com
Fiorentina Amat Sesalkan Sikap Montolivo
Presiden Fiorentina, Mario Cognigni mengaku jika klub mengalami 'kepahitan yang dalam' dalam menyelesaikan permasalahan mereka dengan gelandang Riccardo Montolivo.
Pemain timnas Italia berusia 26 tahun itu dikabarkan siap meninggalkan La Viola musim panas ini setelah kontraknya hanya menyisakan 12 bulan lagi, namun pada akhirnya ia tetap bertahan di Stadio Artemio Franchi.
Namun manajemen klub menyesalkan langkah dan sikap Montolivo, yang menolak untuk dijual namun juga belum menyetujui perpanjangan kontrak.
"Ada kepahitan yang dalam. Mereka berpura-pura ingin menyetujui sebuah kesepakatan, namun tak ada niatan itu. Kenyataannya, niatan mereka adalah sebaliknya," kecam Cognini sebagaimana dilansir Corriere Fiorentina.
"Ada kepahitan itu karena Riccardo bukanlah pelengkap, dia adalah pemeran utama: kapten, simbol dan sosok yang dipilih untuk mewakili nilai-nilai kami. Kami selalu percaya padanya sejak hari pertama."
"(Direktur klub) Panatleo Corvino tak pernah terpikir untuk menjualnya, bahkan saat ia mengalami kesulitan dan saat banyak orang tak melihatnya sebagai pemain penting atau pemimpin tim di masa depan," lanjut Cognini.
"Roma sudah menawarkan pada kami 10 juta euro plus bonus. Montolivo tak mau mempertimbangkan tawaran itu. Ia mengatakan jika itu tak menghargai kota Florence dan Fiorentina. Dan apakah pergi dengan status bebas transfer adalah langkah yang penuh hormat?"
"Dalam pertemuan terakhirnya dengan (pemilik klub) Andrea Della Valle, Riccardo mengatakan 'Saya ingin pergi dengan status bebas transfer, karena saya yakin ada klub besar yang berniat menggaet saya'."
"Ia juga menambahkan 'Saya tak bisa melihat diri saya bermain di Camp Nou seperti Antonio Nocerino (di Milan) jika saya masih ada di sini'," pungkas Cognini.
Sumber: bola.net
Sheyro_07Seven
27-09-2011, 11:47 PM
Selamat Ulang Tahun, Totti
Roma - Hari ini, Francesco Totti merayakan ulang tahunnya yang ke-35. Di hari bahagianya ini, kapten AS Roma itu mendapatkan kado dan ucapan selamat dari seluruh elemen Giallorossi.
Saat tiba di lokasi latihan di Trigoria, Totti disambut oleh Romanisti yang sudah membawa beragam hadiah ulang tahun. Sebuah spanduk ucapan selamat ulang tahun juga sudah disiapkan untuk eks punggawa timnas Italia itu.
Dengan usia yang sudah 35 tahun, masa edar Totti di lapangan hijau mungkin sudah akan mendekati paripurna. Saat hal ini ditanyakan kepada Totti, dia ternyata punya jawaban tersendiri.
"Lima (tahun lagi)? Bagaimana kalau 10?" seloroh Totti yang dikutip Football Italia.
Roma sendiri juga memberi ucapan selamat untuk Totti. Lewat situs resminya, mereka juga melayangkan segudang pujian untuk sang pangeran klub.
"27 September, hari kelahirannya, selama beberapa tahun terakhir telah menjadi hari perayaan buat semua fans Roma. Tapi, bukan cuma mereka. Francesco bukan cuma simbol klub, tapi juga salah satu pemain terhebat di Italia dan sepakbola internasional."
"Merupakan sumber kebanggaan sejati bisa selalu memiliki dia. Ini adalah musim ke-20 di skuad utama."
"Tanpa keraguan dan diskusi, Totti adalah nomor satu dalam sejarah tim ini. Kami semua mendoakan dia bahagia di hari ulang tahunnya, berharap dia mencetak gol dan merayakannya dengan Roma di hatinya dalam waktu yang lama."
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
28-09-2011, 02:18 PM
Mazzarri Khawatirkan Cavani
Napoli - Berlaga di banyak kompetisi tampaknya tidaklah mudah. Napoli yang tahun ini bermain di Liga Italia dan Liga Champions mulai merasa kerepotan akibat ketatnya jadwal pertandingan.
Bermain dua kali di tengah dan akhir pekan membuat anak-anak mengalami masalah kebugaran. Akibatnya, cedera pun mulai menimbulkan permasalahan.
Setelah pada pertandingan melawan Manchester City, Ezequiel Lavezzi harus ditarik keluar di babak kedua karena cedera pergelangan kaki, pada matchday 2 Liga Champions saat melawan Villareal giliran Edinson Cavani yang harus ditarik keluar. Cedera pergelangan kaki juga jadi sebab penyerang Uruguay itu ditarik ke luar dan digantikan Goran Pandev di menit 72.
"Kami harus bermain di satu pertandingan pada satu waktu, anak-anak selalu hancur di babak kedua. Sayangnya, kami juga telah kehilangan Salvatore Aronica. Musim lalu cedera tidak begitu sering," sebut Mazzarri pada Football Italia, seusai timnya mengalahkan Villarreal 2-0 di San Paolo, Rabu (28/9/2011) dinihari WIB.
Cedera yang dialami Cavani tak pelak membuat Mazzarri khawatir. Pantas saja, Cavani saat ini menjadi andalan di lini depan Napoli untuk menjebol gawang lawan. Ia sudah mencetak empat gol dalam enam pertandingan terakhir di semua ajang.
"Saya khawatir dengan pergelangan kaki Cavani,sama halnya saya juga mengkhawatirkan cedera Aronica. Saya tidak tahu apakah Christian Maggio dapat pulih saat menghadapi Inter Milan di hari Sabtu," kata Mazzari.
Jika Cavani dan Lavezzi tidak fit untuk melawan Inter, Pandev akan menjadi pilihan pertama. Paling tidak pemain Macedonia itu sangat hafal dengan Nerazzurri karena pernah satu setengah musim bermukim di Giuseppe Meazza.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
29-09-2011, 02:14 AM
Jelang Inter vs Napoli
Cavani dan Pazzini Terancam Absen
Jakarta - Laga Inter Milan vs Napoli akhir pekan ini mungkin tak akan diperkuat dua striker dari masing-masing kubu. Mengalami cedera saat tampil di Liga Champions, Giampaolo Pazzini dan Edinson Cavani terancam absen.
Cavani menjadi salah satu pencetak gol kemenangan 2-0 Napoli atas Villarrral di matchday kedua Liga Champions. Namun dia kemudian mengalami masalah pada pergelangan kaki dan digantikan Goran Pandev di pertengahan babak kedua.
Usai pertandingan, pelatih Walter Mazzarri mengaku khawatir dengan kondisi strikernya itu. Inilah yang membuat Cavani terancam absen saat harus menyambangi Inter dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan ini.
Absennya Cavani akan menjadi kehilangan besar buat Partenopei mengingat dia kini menjadi top skorer timnya dengan telah mencetak tiga gol. Cavani jadi bintang saat menghantam tim sekota Inter, AC Milan, dua pekan lalu dengan mencetak hat-trick.
Sementara Pazzini juga bernasib serupa. Setelah menyumbang satu gol untuk Inter ke gawang CSKA Moscow, dia di tarik keluar di awal babak kedua dan kemudian diketahui mengalami masalah pada pergelangan kaki.
Tak seperti Cavani yang jadi tumpuan utama Napoli di lini depan, Inter bisa jadi tak terlalu khawatir dengan kondisi pemain strikernya itu. Pelatih Claudio Ranieri masih memiliki Diego Milito serta Mauro Zarate yang juga tampil bagus dengan mencetak gol penentu kemenangan Nerazzurri dalam laga tersebut.
Selain itu Ranieri juga masih memiliki Diego Forlan, yang sejauh ini sudah mencetak satu gol di Seri A.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
29-09-2011, 07:56 PM
Cannavaro: Napoli Bisa Rebut Scudetto
Naples - Fabio Cannavaro memprediksi Napoli bisa menorehkan prestasi bagus pada musim ini. Bahkan, mantan kapten timnas Italia itu yakin Partenopei bisa merebut scudetto.
Kiprah Napoli pada awal musim ini memang cukup bagus. Di Seri A, mereka untuk sementara bertengger di peringkat keempat klasemen. Sementara di Liga Champions, Edinson Cavani cs. juga belum terkalahkan.
Cannavaro yakin Napoli punya prospek cerah di Seri A. Dengan skuad yang makin tangguh, scudetto bukan lagi sesuatu yang mustahil diraih.
"Dengan skuad yang mereka miliki, saya pikir musim ini titel Seri A lebih dalam jangkauan mereka," ungkap Cannavaro, seperti dikutip Football Italia.
"Eropa selalu lebih sulit, bahkan meski Napoli tampil sangat baik. Tapi, saya yakin mereka bisa memenangi scudetto kalau mereka fokus pada hal tersebut," katanya.
http://detiksport.com
Inter dan AC Milan Siap Menampung Tevez
Untuk kesekian kalinya ia membelot dan memberontak, namun Roberto Mancini dengan tegas menyatakan masa pengabdian Carlos Tevez bagi Manchester City di matanya telah usai.
Menolak dimainkan ketika timnya membutuhkan bantuannya jelas sebuah penghinaan bagi wibawa pelatih serta klub, maka situasi jelas akan sangat tidak menguntungkan Tevez setelah ini.
Buktinya klub Manchester City itu resmi menjatuhkan skorsing selama dua pekan pada mantan kaptennya tersebut pada Rabu malam waktu setempat (Kamis dini hari WIB)., dirinya resmi dibekukan dari skuad The Citizen.
Roberto Mancini sempat kembali mengkonfirmasi perihal situasi yang dihadapi oleh kedua pihak itu, "Apa dia benar-benar telah tamat? Jika saya yang memutuskan sudah pasti ia benar-benar telah berakhir,"
"Dua tahun saya berusaha membantunya di City, namun perilaku seperti itu jelas tidak bisa lagi diterima. Situasi sangat buruk bagi sebuah laga jika ada kejadian seperti itu, bukan hanya untuk pemain tapi juga tim,"
"Lihat saja ketika saya memintanya keluar dia malah enggan melakukan hal itu. Saya sendiri tidak paham kenapa. Saya tidak bahagia dengan situasi ini, saya tak paham apa hal seperti ini juga terjadi di Bayern Munich, AC Milan atau Manchester United?"
Situasi buruk antara Tevez dengan klubnya ini kabarnya siap dimanfaatkan oleh dua klub kota Milan. Inter dan AC Milan disebut berkenan menampung pria Argentina itu di bursa transfer Januari nanti.
Gianluca Di Marzio, salah satu pengamat sepak bola Italia yang bekerja di Sky Sport Italia, yakin solusi paling tepat untuk kasus ini adalah membiarkan Tevez hijrah ke Italia.
"Sebuah perang penawaran nyata akan bisa keluar setelah ini, tapi saya lebih mengawasi di Milan. Rossoneri selalu berhati-hati tentang transaksi semacam ini, seperti Tevez bisa tiba sebagai pinjaman atau dalam hal apapun untuk harga yang wajar."
"Hubungan antara kedua klub ini sangat baik, jadi saya tidak akan terkejut sama sekali kalau keduanya kembali melewati langkah ini, (dulu Robinho juga dibeli Milan dari City)".
Sumber; bola.net
Sheyro_07Seven
29-09-2011, 10:18 PM
weleh2,..Inter & Milan Siap tampung Tepez,..???!!! gak salah ntu,....:amazed:
wong si Tepez pgen mudik malah sruh pindah ke negeri Pizza,....:))
---------- Post added at 09:18 PM ---------- Previous post was at 09:18 PM ----------
Tak Kunjung Perpanjang Kontrak, Montolivo Diancam Fans
Florence - Sebuah fan page di situs jejaring sosial Facebook memunculkan pesan-pesan tidak mengenakkan untuk Riccardo Montolivo. Penyebanya adalah si pemain ditengarai ingin hengkang begitu saja dari Fiorentina.
Saat ini fans La Viola sedang menunggu-nunggu hasil upaya klub untuk memperpanjang kontrak Montolivo. Namun, proses negosiasi tak kunjung selesai, disebut-sebut karena faktor sang mantan kapten.
Menurut Presiden Fiorentina Mario Cognigni dan direktur olahraga Pantaleo Corvino, Montolivo terkesan mengulur-ulur waktu supaya pada akhirnya bisa mengambil opsi free transfer di akhir musim ini.
Mendengar kabar tersebut, sebuah fan page di Facebook, yang memiliki 70 ribu pengikut, menunjukkan ketidaksukaan mereka pada Montolivo, termasuk ada yang mengancam akan menghilangkan nyawa pemain berusia 26 tahun itu.
Pihak kepolisian mengaku tidak terlalu menganggap serius ancaman via social media itu, tapi juga tetap memberi perhatian. Pihak klub pun berharap hal itu tidak disikapi secara berlebihan.
"Ancaman untuk Montolivo? Aku anggap kelakuan itu tolol. Ancaman yang dibuat seminggu lalu itu pasti dibuat oleh orang sinting,” cetus CEO Fiorentina, Sandro Mencucci, dilansir Football Italia, Kamis (29/9/2011).
"Saya ingin menyudahi pembahasan soal Montolivo. Kami sudah mengatakan apa yang harus kami katakan," sambungnya.
Montolivo sudah bermain untuk Fiorentina sejak 2005. Di akhir musim lalu ia menolak tawaran perpanjang kontrak dari manajemen timnya, dan itu artinya klub manapun bisa merekrutnya dengan gratis di musim panas tahun depan.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
30-09-2011, 03:30 AM
Jelang Inter vs Napoli
Napoli Pede Akhiri 'Kutukan' Meazza
Jakarta - Napoli harus menengok jauh ke belakang untuk mengingat kembali kemenangan terakhir mereka di kandang Inter Milan. Namun dengan performa baik di awal musim, Partenopei pede bisa mengakhiri rangkaian hasil buruk tersebut.
Sudah 17 tahun Napoli tercatat tak pernah menang di Giuseppe Meazza. Kali terakhir tiga poin diraih adalah pada tahun 1994, di mana ketika itu mereka pulang membawa kemenangan dengan skor 2-0.
Faktanya, skor 2-0 tersebut merupakan satu-satunya kemenangan Napoli atas Inter di Giuseppe Meazza sejak tahun 1968. Dan setelah kemenangan di tahun 1994 itu, Napoli selalu kalah dalam delapan pertemuan di Seri A.
Namun untuk akhir pekan ini Napoli datang dengan kepercayaan diri tinggi. Sukses mereka bertengger di posisi tiga musim lalu dan beberapa kemenangan di awal musim ini membuat klub besutan Walter Mazzarri pede akan mengakhiri 'kutukan' tersebut.
"Dalam beberapa tahun terakhir kami sudah mematahkan banyak tabu seperti itu dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk menghancurkan yang satu ini juga," seru bek Napoli, Salvatore Aronica pada Radio Marte.
"Inter sangat kuat dan kami tak punya tradisi bagus di San Siro, tapi kami berharap bisa menghentikan statistik tersebut," lanjut dia seperti diberitakan Football Italia.
Peluang Napoli menang sesungguhnya terbuka lebar jika laga digelar lebih cepat. Soalnya setelah kedatangan Claudio Ranieri, Nerazzurri kini kembali solid dan berhasil memetik dua kemenangan di Seri A dan Liga Champions.
Tapi Napoli sendiri juga punya bekal bagus. Hasil imbang atas Manchester City dan dilanjutkan dengan kemenangan atas Villarreal di Liga Champions memberi dorongan kepercayaan diri buat Marek Hamsik cs.
"Dibanding musim lalu, kini kami sadar akan kekuatan yang kami miliki dan pertandingan di Liga Champions juga telah menghapus beberapa kekhawatiran yang kami rasakan."
"Kami menjalani start yang bagus di musim ini dan semoga bisa mempertahankannya. Klub mendatangkan pemain berkualitas dan bisa terus lanjut di beberapa turnamen," tuntas Aronica.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
30-09-2011, 09:23 PM
Jelang Juve vs Milan
'Milan Jawara, Juve Tiada Duanya'
Roma - Pelatih timnas Italia Cesare Prandelli menantikan sengitnya pertandingan Juventus versus AC Milan pada akhir pekan. Siapa yang ia jagokan?
Duel kedua tim raksasa Seri A tersebut di Juventus Stadium, Senin (3/10/2011) dinihari WIB, akan menjadi sorotan utama pada giornata 5.
Sang juara bertahan Rossoneri yang memulai musim dengan kurang meyakinkan akan mendapatkan tantangan berat dari lawatannya ke Turin.
Bianconeri sementara itu sejauh ini melaju dengan cukup meyakinkan bersama allenatore baru Antonio Conte dan sukses bercokol di pucuk klasemen.
Seru dan sengit? Sangat mungkin begitu. Prandelli pun sampai enggan menjagokan salah satunya dan lebih memilih menanti sajian pertandingan menarik antara dua tim tangguh Italia.
"Dua tim hebat saling berhadapan, Milan adalah juara (bertahan) sementara Juventus tidak ada tandingannya," ucap Prandelli kepada La Repubblica yang dilansir ESPN Star.
"Juventus punya keyakinan di dalam permainannya dan aku yakin ini akan jadi pertandingan seru," simpulnya.
http://detiksport.com
---------- Post added at 08:23 PM ---------- Previous post was at 08:22 PM ----------
Jelang Juve vs Milan
Bianconeri vs Rossoneri Sudah Sengit dalam Statistik
Jakarta - Juventus masih unggul dari AC Milan dalam hal rekor pertemuan. Namun, Rossoneri boleh berbangga diri karena bisa memenangi tiga dari empat pertemuan terakhir kontra Bianconeri tanpa kebobolan. Bagaimana akhir pekan ini?
Secara keseluruhan, pertemuan kedua tim tersebut dicatat Opta sudah terjadi sebanyak 152 kali di Seri A. Dari jumlah tersebut, Juve unggul dengan 52 kemenangan berbanding 47 kemenangan Milan, sedangkan 53 partai sisa berakhir seri.
Akhir pekan ini kedua kubu akan bertarung lagi dengan Juve menjadi tuan rumah menjamu Milan. Untuk hal ini, Milan berbalik unggul karena mampu memetik tiga kemenangan dari empat pertandingan saat dijamu Juve--kendati pada satu laga sisanya Juve berhasil mencuri kemenangan di San Siro.
Itulah sekilas gambaran sengitnya persaingan kedua tim. Berikut data dan fakta lainnya terkait pertandingan tersebut seperti dicatat Opta:
* Milan adalah tim Seri A dengan kemenangan terbanyak di markas Juve dalam partai liga (21 kemenangan dalam 76 laga). Rossoneri juga menjadi tim dengan gol tandang terbanyak ke gawang Juve (95 gol).
* Juve hanya bisa memenangi dua dari tujuh partai kandangnya menjamu Milan.
* Bianconeri belum terkalahkan di awal musim ini dan baru mengalami satu kekalahan dalam 14 partai terakhirnya di Seri A. Itu terjadi pada bulan Mei musim lalu tatkala ditekuk Parma 0-1.
* Dengan mengalahkan Cesena pekan lalu, Milan mengakhiri laju negatif berupa empat laga tanpa kemenangan di liga yang mana adalah catatan terburuknya sejak September 2007.
* Dari total 57 gol Clarence Seedorf di Seri A, delapan di antaranya dicetak ke gawang Juve, sebuah jumlah terbanyak ketimbang gol-gol Seedorf ke gawang tim lain.
* Antonio Cassano mencetak gol terbanyaknya ke gawang Juve--dan Parma--ketimbang ke gawang tim-tim Seri A lainnya sejauh ini, dengan catatan tujuh gol.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
16-10-2011, 04:27 PM
wah terNyata kesaktian Napoli hrs sirna ma Parma,....X_X
Napoli Dipermalukan Parma
Jakarta - Napoli menelan kekalahan mengejutkan di kandangnya sendiri. Menjamu Parma di Stadio San Paolo, Minggu (16/10/2011) dinihari WIB, Partenopei tunduk dengan skor 1-2.
Ini menjadi kekalahan kedua Napoli sepanjang musim ini setelah sebelumnya tunduk di tangan Chievo Verona 0-1. Dengan status sebagai penghuni posisi tiga musim lalu dan menjadi salah satu kontestan Liga Champions, kekalahan atas Parma terasa mengejutkan.
Apalagi di tempat yang sama beberapa pekan lalu Napoli secara perkasa berhasil menundukkan AC Milan dengan skor telak 3-0.
Hasil ini belum menggeser posisi Napoli di urutan tiga klasemen. Marek Hamsik cs sudah mengumpulkan 10 poin hasil tiga kemenanga, sekali imbang dan dua kali kalah.
Jalannya Pertandingan
Bermain di kandang, Napoli tampil dominan dalam penguasaan bola. Meski begitu mereka tak mampu membuat ancaman yang benar-benar berbahaya ke gawang Parma di menit-menit awal.
Melalui Edinson Cavani, Napoli nyaris membuka keunggulan saat sepakannya meneruskan tendangan sudut masih menghantam mistar gawang. Sementara di sisi lain Jonathan Biabiany memaksa bek Napoli menambah kewaspadaan karena selain punya kecepatan dia juga sempat melepaskan tandukan yang masih mudah ditangkap Morgan De Sanctis.
Tendangan bebas Sebastian Giovinco nyaris membawa Parma unggul, namun sekali lagi De Sanctis melakukan penyelamatan untuk menghindarkan Napoli dari kebobolan. Sebelum turun minum Napoli nyaris membuka rekening gol andai Christian Maggio bisa megontrol bola dengan sempurna, sedangkan upaya lainnya melalui Gokhan Inler masih bisa diredam Antonio Mirante.
Tendangan keras Marek Hamsik yang masih bisa ditepis kiper mengawali babak kedua. Dominasi Napoli terlihat jelas dengan Lavezzi juga melepaskan tendangan keras yang melenceng dari target.
Namun lewat skenario serangan balik Parma malah unggul lebih dulu di menit 57. Floccari menjadi kreator dengan umpan backheel yang dia lepaskan buat Gobbi. Tendangan kaki kiri Gobbi tak mampu dihadang De Sanctis dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Napoli baru bisa menyamakan kedukan di menit 76 melalui pemain penggantinya Mascara. Menerima umpan backheel dari Lavezzi, Mascara melepaskan hebat keras yang merobek jalan tim tamu.
Bencana untuk Napoli datang di menit 83 saat Parma kembali berhasil memimpin. Melakukan penetrasi di sisi kanan, Giovinco melepas umpan diagonal yang berhasil dibelokkan ke gwang oleh Modesto.
Napoli sempat nyaris menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas, namun kiper Parma. Mirante menghadang tandukan Maggio serta memblok upaya rebound Cavani dari jarak dekat.
Susunan Pemain
Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Aronica (Mascara 65); Maggio, Gargano, Inler (C Lucarelli 85), Dossena (Zuniga 75); Hamsik, Lavezzi; Cavani
Parma: Mirante; Zaccardo, Paletta, A Lucarelli, Gobbi; Biabiany (Valiani 65), Morrone, Jadid (Blasi 83), Modesto (Santacroce 86); Giovinco, Floccari
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
16-10-2011, 04:29 PM
wah mau bersaing ma si Ole & Pep neh kyakNya,.... :-"
Catania Bikin Montella Bangga
Catania - Pelatih Catania Vincenzo Montella merasa luar biasa gembira setelah timnya berhasil menaklukkan Inter Milan. Dia bangga dengan permainan menyerang yang diperagakan Gli Elefanti.
Dalam laga di Stadio Angelo Massimino, Sabtu (15/10/2011) malam WIB, Catania tertinggal 0-1 pada babak pertama. Tapi, mereka berhasil memukul balik Nerazzurri pada babak kedua dan menang 2-1.
Kemenanga atas tim sebesar Inter jelas disambut gembira oleh Montella. Dia senang karena anak buahnya berani tampil terbuka dan menyerang.
"Kami semua harus sangat bangga melihat Catania bermain melawan salah satu klub besar dengan sepakbola terbuka dan menyerang," ungkap Montella di Football Italia.
"Kami selalu berusaha untuk bermain dengan cara ini, tetapi perbedaannya adalah bahwa kadang-kadang kami lebih tajam dalam penyelesaian akhir daripada kesempatan lainnya," lanjut mantan penyerang AS Roma ini.
"Tim ini bisa banyak berkembang, seperti saat Anda mulai bekerja, Anda harus memberikan semua yang Anda punya," kata Montella.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
17-10-2011, 08:49 AM
wah,..si elang biru neh akhirNya keluar sbgai pemenang derby,....:-bd
Gol Telat Klose Bawa Lazio Tundukkan Roma
Roma - Lazio tampil sebagai pemenang Derby della Capitale. Sempat tertinggal lebih dulu, Gli Aquilotti akhirnya menang 2-1 atas AS Roma berkat gol Miroslav Klose pada menit-menit akhir.
Dalam laga di Olimpico, Senin (17/10/2011) dinihari WIB, Roma tampil tanpa kapten Francesco Totti. Mereka pun mengandalkan duet Bojan Krkic dan Pablo Daniel Osvaldo di lini depan.
Sementara di kubu Lazio, pelatih Edoardo Reja memasang Klose dan Djibril Cisse sebagai penggedor. Mereka berdua ditopang oleh Hernanes.
Roma unggul 1-0 pada babak pertama lewat gol cepat Osvaldo. Namun, Lazio menyamakan kedudukan lewat penalti Hernanes.
Saat laga seperti akan berakhir imbang, Klose tampil sebagai pahlawan. Dia menjebol gawang Maarten Stekelenburg pada masa injury time.
Kemenangan ini mengangkat Lazio ke peringkat keempat klasemen sementara Seri A dengan koleksi 11 poin dari enam laga. Sementara Roma melorot ke peringkat ke-11 dengan raihan delapan poin.
Jalannya pertandingan
Roma langsung unggul pada menit kelima. Umpan matang Miralem Pjanic dituntaskan dengan sangat baik oleh Osvaldo dengan tembakan kaki kiri.
Lazio mencoba membalas pada menit ke-25. Namun, sepakan keras Hernanes dari luar kotak penalti masih tipis di samping gawang Stekelenburg.
I Lupi kembali mengancam pada menit ke-41. Kombinasi apik Osvaldo dan Bojan dituntaskan oleh nama terakhir dengan sepakan dari jarak dekat. Hasilnya? Bola cuma menerpa jala gawang Lazio.
Semenit kemudian, Hernanes memperoleh peluang. Namun, tendangan keras pemain Brasil ini dari luar kotak penalti masih bisa dijinakkan oleh Stekelenburg.
Hingga turun minum, skor 1-0 untuk Roma tetap tak berubah.
Lazio menyengat pada awal babak kedua. Mereka berulang kali membombardir pertahanan rival sekotanya.
Kerja keras mereka berbuah pada menit ke-51. Diawali pelanggaran Simon Kjaer terhadap Christian Brocchi di area terlarang, Hernanes yang dipercaya mengeksekusi penalti berhasil menaklukkan Stekelenburg. Kjaer sendiri dikartu merah akibat pelanggaran tersebut.
Hilangnya satu pemain di kubu Roma benar-benar mengubah jalannya pertandingan. Lazio berada di atas angin dan benar-benar mendominasi permainan.
Beberapa saat kemudian, Lazio punya kans berbalik unggul. Namun, tembakan Klose dari dalam kotak penalti masih melebar.
Usaha Klose pada menit ke-70 juga belum membuahkan gol. Sundulan penyerang internasional Jerman ini digagalkan tiang gawang.
Nasib serupa dialami Cisse pada menit ke-83. Tendangan first time mantan pemain Liverpool ini sudah di luar jangkauan Stekelenburg, tapi masih menghantam mistar.
Saat masa injury time memasuki menit ketiga, Klose tampil sebagai pahlawan timnya. Usai menerima umpan Matuzalem, dia mengecoh Stekelenburg dengan sebuah tendangan mendatar dari dalam kotak penalti. Lazio menang 2-1.
Susunan pemain:
Lazio: Marchetti, Andre Dias, Biava, Radu (Lulic 46'), Konko, Ledesma, Hernanes, Brocchi (Matuzalem 75'), Gonzalez (Mauri 60'), Klose, Cisse
Roma: Stekelenburg, Heinze, Kjaer, Angel, Rosi (Cassetti 38'), De Rossi, Pjanic, Perrotta (Burdisso 53'), Gago, Osvaldo, Bojan (Pizarro 74')
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
17-10-2011, 08:52 AM
dramatis skali neh prtndingan derby,....;))
Kemenangan Lazio untuk Tifosi
Roma - Pelatih Lazio Edoardo Reja mengaku tak menduga timnya bisa meraih kemenangan atas AS Roma. Reja juga mempersembahkan kemenangan penting ini untuk tifosi Biancoceleste.
Lazio memukul balik Roma dalam laga derby della capitale, Senin (17/10/2011) dinihari WIB. Sempat tertinggal pada babak pertama, anak buah Reja bangkit pada babak kedua dan menang lewat gol Miroslav Klose pada masa injury time.
"Kami benar-benar membutuhkan ini, meskipun untuk sementara waktu saya berpikir ini tak akan terjadi," aku Reja yang dikutip Football Italia.
"Tembakan kami membentur tiang dua kali dan kami punya begitu banyak peluang bagus, lalu beberapa detik sebelum laga berakhir bola masuk ke gawang," lanjutnya.
Kemenangan Lazio ini mengakhiri dominasi Roma dalam laga derby. Ini kemenangan pertama Gli Aquilotti dalam lima derby terakhir.
"Kami memberikan momen kebahagiaaan ini untuk fans kami yang mengikuti dan mendukung kami. Setelah kemenangan ini, saya harap kami bisa menenangkan suasana dan membuat perdamaian dengan bagian tertentu dari basis fans," tutur Reja.
"Sekarang kami akan melihat ke depan. Kami satu poin di belakang pemimpin klasemen Seri A dan kami memenangi derby," imbuhnya.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
17-10-2011, 04:21 PM
emang neh si Klose tua2 keladi,..... :D
Catatan Spesial untuk Reja dan Klose
Roma - Kemenangan Lazio atas AS Roma punya makna istimewa buat pelatih Biancoceleste, Edy Reja. Begitu pula dengan pemain yang mencetak gol penentu kemenangan Lazio di pertandingan tersebut, Miroslav Klose.
Pada Derby della Capitale di Stadio Olimpico, Senin (16/10/2011) dinihari WIB, Lazio yang dibesut Reja menang 2-1. Sempat tertinggal oleh gol Pablo Daniel Osvaldo di menit-menit awal babak pertama, mereka berbalik unggul lewat gol balasan Hernanes di menit 51 dan Klose di injury time.
"Untuk beberapa saat saya tidak percaya ini terjadi," ungkap Reja, yang sepanjang kariernya melatih belum pernah bisa mengalahkan Giallorossi, hanya seri dua kali dan kalah delapan kali.
Khusus selama menukangi Lazio, pelatih berusia 66 tahun selalu kalah dalam empat derby terakhir mereka di semua kompetisi. Lazio bahkan selalu takluk dari rivalnya itu dalam lima pertemuan terakhirnya. Kali terakhir mereka menang adalah pada 11 April 2009, dengan skor 2-1 di Seri A.
Sementara itu bagi Klose, gol tersebut merupakan gol pertamanya di derby Roma, sekaligus gol keempatnya dari enam pertandingannya di Seri A. Ia tercatat pula sebagai orang Jerman pertama yang mencetak gol dalam sebuah Derby della Capitale, sejak Thomas Haessler (Roma) di tahun 1992.
http://detiksport.com
zudomiriku
18-10-2011, 11:17 AM
De Rossi blames ref for derby 'theft'
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/romawoevlazio_275x155.jpg
Roma's Daniele De Rossi believes match referee Paolo Tagliavento made a costly error in the Rome derby that resulted in his side slipping to a shock 2-1 defeat at Lazio.
With Roma leading 1-0 and Lazio looking set to lose their sixth consecutive derby, Cristian Brocchi made a break and fell in the area after contact with Simon Kjaer, resulting in a penalty and a red card.
Lazio midfielder Hernanes scored from the spot just after the break and Miroslav Klose scored a stoppage time winner to complete the turn around at the Stadio Olimpico.
But De Rossi believes that Brocchi made the most of the incident to earn the penalty and referee Tagliavento was wrong to send off Kjaer.
"Tagliavento is the best referee in Italy, but after what happened, this is certainly not a good decision," De Rossi told Gazzetta Dello Sport. "After the theft, I don't want to talk."
Meanwhile, Brocchi insists he did not dive to win the spot kick and expressed has delighted that Lazio had ended their losing streak in the Derby della Capitale.
"I knew Hernanes could give me that through ball and had also seen Roma were struggling to deal with that type of run," Brocchi told Sky Sport Italia.
"It wasn't a dive. He got my arm and the momentum swung me round, so it was simply the natural movement of my body in that situation."
"Only those who have played in a Rome derby can know what it means to win. It's an important victory, because we were a little sick of being made fun of. We wanted to give our fans this joy they had been waiting for a long time."
http://bleacherreport.com/tb/bbqct
zudomiriku
18-10-2011, 01:56 PM
Novara Keeper Samir Ujkani Fractures Nose, Dents Cheekbone & Loses Four Teeth vs Bologna
It wasn’t a particularly good day at the office for Novara ‘keeper Samir Ujkani when his side took on Bologna in Serie A on Sunday, in so far as the Albanian conceded two in a 2-0 home defeat and, the poor sod, also had the misfortune of fracturing his nose, suffering a hairline crack to his cheekbone and losing four of his teeth after careering into teammate Michel Morganella.
In fact, you can even see the pearly whites flying out his mouth at the 0:06 mark…
tNkRJPDR5h0
Ouch. Just…ouch.
http://bleacherreport.com/tb/bbqcB
zudomiriku
18-10-2011, 02:05 PM
Novara Keeper Samir Ujkani Fractures Nose, Dents Cheekbone & Loses Four Teeth vs Bologna
It wasn’t a particularly good day at the office for Novara ‘keeper Samir Ujkani when his side took on Bologna in Serie A on Sunday, in so far as the Albanian conceded two in a 2-0 home defeat and, the poor sod, also had the misfortune of fracturing his nose, suffering a hairline crack to his cheekbone and losing four of his teeth after careering into teammate Michel Morganella.
In fact, you can even see the pearly whites flying out his mouth at the 0:06 mark…
tNkRJPDR5h0
Ouch. Just…ouch.
http://bleacherreport.com/tb/bbqcB
Sheyro_07Seven
18-10-2011, 04:25 PM
wah,..dah uzur bukanNya ksh contoh yg baik neh ma yg junior,....hemmm,.. :army:
Skorsing untuk Mutu dan Kaladze
Milan - Dua pemain kawakan di Seri A, Adrian Mutu dan Kakha Kaladze, dijatuhi sanksi skorsing beberapa pertandingan karena alasan berbeda. Mutu memukul seorang pemain lawan, Kaladze memaki wasit.
Mutu yang saat ini membela Cesena, diputuskan bersalah karena memukul wajah pemain Fiorentina, Mattia Cassani, dalam sebuah perebutan bola di pinggir lapangan, saat kedua tim bertanding hari Minggu (16/10/2011) lalu.
Selain kartu merah yang langsung dilayangkan wasit dari insiden itu, ia pun dicekal untuk tiga partai. Demikian dilansir Reuters, Selasa (18/10). (Lihat tayangan insiden tersebut di YouTube).
Mutu, 32, yang pernah dua kali diskorsing lama karena mengonsumsi obat terlarang, dilepas Fiorentina di musim panas ini karena pernah terlibat perkelahian di sebuah bar dan mangkir dari latihan ketika pinangan dari Cesena di bulan Januari sempat ditolak La Viola.
Sementara itu Kaladze diskorsing empat pertandingan karena menghina wasit setelah ia di-espulso pada pertandingan timnya, Genoa, melawan Lecce, yang berkesudahan imbang tanpa gol (0-0). Kaladze, 33, sudah bermain untuk Genoa sejak musim lalu, setelah sembilan musim memperkuat AC Milan.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
18-10-2011, 05:55 PM
wah,..tua2 keladi neh Klose,....ayo semangat pecahkan rekorNya,.... :-bd
Klose Pensiun Usai Piala Dunia 2014
Roma - Dengan usianya yang sudah 33 tahun, karier Miroslav Klose sebagai pesepakbola tak lama lagi akan usai. Ia pun sudah menargetkan akan gantung sepatu pasca Piala Dunia 2014.
Klose termasuk salah satu penyerang terbaik yang pernah dilahirkan Jerman. Di usianya yang sudah senja, Klose masih saja bertaji di depan gawang.
Contohnya adalah satu golnya akhir pekan lalu yang membawa Lazio menang 2-1 atas AS Roma. Ia langsung jadi andalan Gli Aquile begitu dikontrak musim panas lalu dan sudah mencetak enam gol dari delapan penampilan di seluruh kompetisi.
Ini membuktikan jika Klose belumlah habis dan salah satu alasan ia belum mau pensiun adalah misinya memecahkan rekor gol Gerd Mueller di timnas Jerman. Saat ini Klose baru mencetak 62 gol, selisih enam gol dari Mueller yang memegang rekor pencetak gol terbanyak Der Panzer.
Dengan masih ada Piala Eropa 2012 dan laga-laga internasional seperti persahabatan, kualifikasi Piala Dunia 2014 dan juga putaran finalnya, Klose berpeluang besar untuk mencapai rekor itu.
Di kualifikasi Piala Eropa 2012 lalu, Klose mencetak sembilan gol dan membawa Jerman lolos sebagai juara grup.
Seperti yang sudah direncanakan Klose, dirinya memang sudah menentukan usai membela Jerman di Brasil 2014 -jika masih dipanggil- eks striker Werder Bremen, Bayern Munich dan Kaiserslateurn itu baru akan mundur dari dunia sepakbola.
"Jika segalanya berjalan lancar, saya berharap bisa bermain di Lazio hingga 2014, tampil di Piala Dunia lalu saya akan pensiun," ucap Klose kepada Kicker seperti dilansir ESPN Star.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
19-10-2011, 08:47 AM
wuichhh,....perburuan Napoli kerennn,.... =D>
Napoli Siap Jual Bintangnya Demi Rossi
Naples - Napoli rupanya masih ngebet untuk mendatangkan Giuseppe Rossi. Demi mendatangkan striker Villarreal, Il Partenopei siap menjual salah satu pemain bintangnya.
Rossi memang pada bursa transfer musim panas lalu jadi properti panas, di mana ia diperebutkan oleh beberapa klub besar Eropa. Meski akhirnya striker 24 tahun itu tetap berkostum kuning-kuning hingga saat ini.
Namun bukan berarti isu seputar Rossi bakal menghilang begitu saja, karena justru kini Napoli kabarnya siap memboyong Rossi ke San Paolo dalam waktu dekat, entah saat bursa transfer Januari atau musim panas tahun depan.
Dengan harganya sekitar 30 juta euro, Napoli bisa jadi harus menjual salah satu pemain andalannya dan presiden klub, Aurelio De Laurentiis mengaku siap melakukannya.
Tentu salah satu dari nama-nama seperti Ezequiel Lavezzi, Marek Hamsik atau Edinson Cavani bisa jadi tak akan lagi berbaju Napoli, jika Rossi jadi didatangkan.
Kehilangan salah satu bintangnya itu dan kedatangan Rossi tentunya adalah penggantian sepadan. Rekor gol Rossi bersama klubnya saat ini adalah 82 gol dari 182 penampilan di seluruh kompetisi.
"Saya akan menjual salah satu pemain berharga saya untuk dapat memboyong Giuseppe Rossi," seru De Laurentiis seperti dilansir Football Italia.
Apakah omongan De Laurentiis itu benar atau tidak, kita tunggu saja realisasinya.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
20-10-2011, 07:24 AM
wah,..De Sanctis PD neh berkat save penalty Vs Gomez,.... :happy:
De Sanctis Ingin Terus Bersama Napoli
Naples - Aksi Morgan De Sanctis untuk Napoli saat menghadapi Bayern Munich bukan tak mungkin membuat dirinya dilirik klub lain. Namun, De Sanctis tak berniat meninggakan Napoli.
De Sanctis unjuk gigi saat timnya mengimbangi Bayern di matchday 3 Liga Champions, Rabu (19/10/2011) dinihari WIB. Ia melakukan penyelamatan krusial dengan menggagalkan eksekusi penalti Mario Gomez.
"De Sanctis adalah pemain berkualitas hebat. Pengalamannya, juga di panggung internasional, membuat dirinya menjadi kiper yang juga memberikan rasa aman," kata Mariano Grimaldi selaku agen De Sanctis, kepada TMW yang dilansir Football Italia.
Sejak diboyong ke San Paulo sejak tahun 2009, De Sanctis sudah membuktikan diri menjadi salah satu transfer sukses Napoli. Di usia yang telah menginjak angka 34, De Sanctis juga telah membuktikan dirinya masih bertaji.
Penampilan teranyar De Sanctis pun boleh jadi sudah bikin dirinya mengundang lirikan dari klub lain. Namun, pemain yang dikontrak Napoli sampai 30 Juni 2013 itu diklaim tak berniat meninggalkan Napoli.
"Di mana dia akan mengakhiri karirnya? Saya pikir di sini, di Napoli," simpul Grimaldi.
http://detiksport.com
zudomiriku
20-10-2011, 11:29 AM
Klose wants nothing to do with Lazio fan’s Nazi banner
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/klose_wants_nothing_to_do_with_lazio_fans_nazi_ban ner.jpg
Miroslav Klose became a Lazio hero on Sunday with his late winner against Roma, but he also got a taste of the more unsavory fascist segment of Mussolini's favorite club.
From the AP:
An Associated Press photo showed Lazio supporters holding up a banner that said "Klose mit uns"—"Klose with us"—during Sunday's derby with Roma, with the S's written in old German script in the style of the SS.
The phrase is a takeoff on an old military slogan, "Gott mit uns"—"God with us"—that was also used by the Nazis.
The ANSA news agency reports Klose saying, "Football cannot be mixed with politics. Politics should remain outside the stadium."
In other words: "Please don't make Nazi-inspired signs about me."
Hopefully Lazio fans respect Klose's wishes and don't use the German striker (who was born in Poland) to push the Nazi theme any further. The chances of that happening seem pretty slim, though.
http://bleacherreport.com/tb/bbwpK
Sheyro_07Seven
20-10-2011, 02:35 PM
partai2 yg seru neh d akhir pekaN,.... :D
Liga Italia Pekan Ini
Saatnya La Beneamata Kembali ke Jalur Kemenangan
Jakarta - Sudah dua pertandingan terakhir di Seri A, Inter Milan selalu kalah. Kini berbekal hasil baik di Liga Champions, La Beneamata sepatutnya bisa meraih kemenangan keduanya akhir pekan ini.
Kalah 0-3 dari Napoli pada laga kontroversial dua pekan lalu serta 1-2 dari Catania akhir pekan lalu, membuat Inter kini terpuruk di posisi ke-17 dengan 4 poin dari enam pertandingannya.
Sebuah kondisi yang tentunya tak baik bagi pengoleksi 18 gelar Scudetto itu dan secepatnya mereka harus kembali ke habitat semula di papan atas, Misi itu akan dimulai saat melawan Chievo Verona di Giuseppe Meazza, Minggu (23/10) malam WIB.
Kemenangan 1-0 atas Lille kemarin tentu jadi modal yang bagus bagi pasukan Claudio Ranieri itu. Apalagi kini Wesley Sneijder sudah kembali dan ditambah tajamnya Giampaolo Pazzini, peluang merebut tiga poin dari Chievo di pekan ketujuh terbuka lebar.
Namun The Flying Donkey juga patut diwaspadai karena mereka sempat mengalahkan Napoli dan mengimbangi Juventus pekan lalu. Pertemuan keduanya musim lalu di kota mode berakhir 2-0 untuk 'Biru Hitam'.
Lecce vs AC Milan
AC Milan yang juga sempet terseok-seok beberapa pekan lalu, kini setidaknya bisa mulai mengumpulkan kemenangan lagi. Dalam dua laga terakhir termasuk kontra BATE Borisov, Milan meraup tiga poin.
Hasil 3-0 atas Palermo pekan lalu bisa jadi indikasi jika Rossoneri sudah kembali ke trek dan juara bertahan siap mengeluarkan potensi terbaik untuk merangkak ke papan atas.
Lecce yang kini berada di posisi ke-18 boleh berharap seri adalah hasil terbaik yang bisa mereka dapat atau kalau kalahpun, tak dengan marjin gol yang besar. Namun Milan tak boleh over pede karena musim lalu mereka hanya bermain seri 1-1 di Via Del Mare.
Juve vs Genoa
Langkah Juve sebagai pemimpin klasemen sementara pekan lalu terhadang, setelah bermain imbang 0-0 dengan Chievo.
Kini dengan kembali bermain di Juventus Arena dan "hanya" menghadapi peringkat ke-11 Genoa, Bianconeri punya peluang besar merebut tiga poin. Apalagi mental mereka kini tengah berada di puncak pasca hasil bagus di enam laga sebelumnya.
Tapi Il Grifone juga bukan lawan yang mudah ditaklukkan, mengingat pasukan Alberto Malesani itu sempat memimpin klasemen di pekan awal. Musim lalu di kandang sendiri, Juve menang tipis 3-2.
Partai lainnya
Sementara itu tim-tim penghuni papan atas lainnya seperti Cagliari dan Napoli akan saling bertemu di Sant' Elia. Udinese menghadapi Novara dan Lazio bertandang ke Renato Dall' Ara bertemu Bologna.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
22-10-2011, 07:25 AM
wahhh,..angkatan Crespo dkk dlm karir lpangan hijau dah mulai angkat pensiun smuaNya yach,.... :D
Crespo Pertimbangkan Pensiun dari Seri A
Parma - Musim ini mungkin akan menjadi musim terakhir bagi penyerang AC Parma, Hernan Crespo, merumput di Seri A. Benua Asia dan Amerika menjadi tujuan berikutnya dari penyerang berusia 36 tahun itu.
Setelah 15 tahun malang melintang di Eropa, dengan banyak waktu dihabiskan di Liga Italia, Crespo beranggapan inilah saat yang tepat untuk pindah.
"Aku yakin 90 persen bahwa ini akan jadi musim terakhirku di sini," katanya pada Football Italia.
Sadar usianya tak muda lagi, dia memilih kompetisi dengan level yang berbeda untuk melanjutkan karire. Kompetisi di negara-negara Asia dan Amerika pun menjadi bidikan mantan penyerang tim nasional Argentina itu.
"Masa depan di Asia atau Amerika? Mengapa tidak? Aku ingin mencoba petualangan baru." ungkap Crespo
"Aku masih memiliki keinginan bermain bola, namun di level yang lain," tambahnya.
Jika Crespo benar-benar mewujudkan keinginannya merumput di benua Asia dan Eropa, maka dirinya akan menambah panjang daftar pemain gaek yang hengkang ke negara-negara di Asia dan Amerika.
Sebelumnya, nama-nama seperti Fabio Cannavaro dan Juninho Pernambucano sempat mencoba peruntungan di kompetisi di negara-negara Arab. Selain itu, ada dua nama besar, yakni David Beckham dan Thierry Henry, kini merumput di Amerika Serikat.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
23-10-2011, 09:03 AM
kyakNya Miha sngat kecewa skali neh,..... :D
Mihajlovic: Cemoohlah Saya, Tapi Jangan Salahkan Pemain!
FLORENZE – Pelatih Fiorentina, Sinisa Mihajlovic, rela dicela suporter atas hasil buruk timnya akhir-akhir ini. Namun dia meminta suporter untuk tak mengejek tim yang sudah bekerja keras.
"La Viola" kembali tampil mengecewakan, Minggu (23/10/2011) dinihari Wib. Tampil di kandang, mereka ditahan Catania 2-2, meski sempat unggul dua kali. Berarti, dalam empat pertandingan terakhir, mereka belum mampu memetik kemenangan. Itu pula sebabnya, suporter mengejek tim dan pelatih.
"Jika suporter harus protes, maka proteslah kepada saya, bukan tim. Para pemain jangan diganggu," pinta Sinisa Mihajlovic.
"Suporter bisa melakukan apa saja dan mereka punya hak. Tapi, saya akan terus berusaha bekerja dengan cara saya. Ini bagian dari pekerjaan saya. Saya tahu, di Florence semua orang ingin selalu menang. Maka, tak mudah bekerja dalam kondisi seperti ini," tambahnya.
Protes suporter itu semakin memberi beban buat Fiorentina di saat mereka bertemu Juventus, pertengahan pekan depan.
"Kami akan melawan Juventus dalam tiga hari ke depan dan harus memenangkannya. Sekali lagi, kami sudah mampu mencetak banyak peluang gol, tapi penyelesaian masih kurang sempurna. Ini hanya satu dari sekian perionde. Pada akhirnya, angin akan berubah," kata Mihajlovic.
Pada pertandingan lawan Catania, Mihajlovic sempat emosi di menit-menit akhir. Dia berteriak dan membuang bola, sebagai bentuk protes kepada wasit yang tak memberi tendangan bebas kepada timnya. Ia pun akhirnya diusir wasit.
"Saya tak meneriakkan kata-kata yang menyerang siapa pun. Tapi, saya sadar wasit bisa mengartikan sebaliknya. Maka, kartu merah kepada saya bisa dipahami," akunya.
http://tribunnews.com
Sheyro_07Seven
24-10-2011, 11:50 AM
makin mantab aja neh elang biru,...... :-bd
Tekuk Bologna 2-0, Lazio Dekati Puncak Klasemen
Bologna - Lazio membawa pulang poin sempurna dalam lawatannya ke markas Bologna. Biancoceleste menang dengan skor 2-0 dan berhasil melesat ke peringkat kedua klasemen sementara.
Bertanding di Stadio Renato Della 'Ara, Senin (24/10/2011) dinihari WIB, Bologna sebenarnya lebih banyak mendapatkan peluang. Statistik Soccernet mencatat mereka melepaskan 14 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Bandingkan dengan Lazio yang cuma melepaskan 11 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.
Tim tamu unggul saat pertandingan berumur 23 menit. Bermaksud menghalau bola tendangan bebas Hernanes, Robert Acquafresca malah mengarahkan si kulit bundar ke gawangnya sendiri.
Tiga menit selepas restart, Lazio menggandakan keunggulan. Mendapatkan umpan terobosan dari Djibril Cisse, Senad Lulic menjebol gawang Bologna lewat tembakan kaki kanannya.
Kemenangan ini mengangkat Gli Aquilotti ke peringkat kedua klasemen sementara Seri A dengan 14 poin dari tujuh laga. Mereka terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Udinese. Bologna di peringkat ke-19 dengan raihan empat poin.
Susunan pemain:
Bologna: Agliardi; Raggi, Portanova, Cherubin, Morleo; Casarini (Gimenez 58), Mudingayi, Kone (Pulzetti 58); Ramirez; Di Vaio, Acquafresca (Vantaggiato 79)
Lazio: Marchetti; Konko, Biava, Dias, Radu; Lulic (Sculli 87), Ledesma, Matuzalem (Cana 71); Hernanes (Scaloni 64); Cisse, Klose
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
24-10-2011, 06:02 PM
betul,..stdakNya jalan msh panjang neh,.... :D
Guidolin Belum Mau Bicarakan Scudetto
Udine - Kemenangan atas Novara sukses mengantar Udinese menduduki posisi capolista. Meski demikian, pelatih Il Zebratte, Fransesco Guidolin masih enggan bicara mengenai peluang merebut Scudetto.
Tiga angka yang direbut dari Novara membuat membawa Udinese memimpin klasemen dengan perolehan 15 angka. Disusul Lazio dan Juventus yang memiliki selisih angka satu dan dua.
Guidolin ini bukan pesimistis dengan potensi anak-anak asuhannya. Tapi kebangkitan tim-tim besar seperti AC Milan, Roma, dan Inter Milan belakangan ini dengan sendirinya akan membuat komposisi klasemen sementara tampak seperti musim-musim yang lalu.
"Dapatkah kami bertarung untuk scudetto? Marilah jangan membuat lelucon disini. Kami bermain bagus hari ini dan pantas memenangkan pertandingan yang sulit," sebut Guidolin dikutip Football Italia.
"Posisi kami tidak dapat membantu namun hanya bersifat sementara. Satu musim melibatkan satu putaran penuh, kemudian klub-klub besar akan segera menempati posisi yang benar di klasemen," tambahnya.
Tak ingin berlama-lama memikirkan peluang merebut gelar scudetto, Guidolin lantas mengajak seluruh anggota tim di Udinese menikmati kesuksesan meraih posisi capolista.
"Kami akan menikmati momen ini, bahkan jika kamu hanya mampu menjamin itu hingga pertandingan tengah pekan di hari Rabu, jadi kami bahkan tidak dapat menikmatinya selama seminggu penuh," sebut Guidolin sambil tersenyum.
Pantas saja jika Guidolin berucap seperti itu. Sebabnya, Rabu (26/10) besok Udinese akan menjalani partai yang cukup berat saat bertandang ke Napoli di laga tengah pekan.
Meski masih menyandang predikat sebagai tim yang belum terkalahkan bersama Juventus, pertandingan diyakini bakal berjalan alot. Tak ada jaminan Udinese mampu meraih tambahan tiga angka yang akan memperpanjang peringkat satu di klasemen lebih lama.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
24-10-2011, 06:26 PM
terbang tinggi terusss neh kyakNya Elang Biru,...... :-bd
Bisakah 'Elang Biru' Terus Terbang Tinggi?
Bologna - Lazio kini tengah menikmati performa apiknya kala berada di papan atas klasemen. Ketika ditanya mengenai peluang juara, pelatihnya Edy Reja tak ingin sesumbar karena berkaca dari pengalaman musim lalu.
Kemenangan 2-0 atas Bologna menempatkan Biancoceleste di posisi ke-2 klasemen Seri A dengan 14 poin dari tujuh laganya. Selisihnya dengan Udinese di puncak adalah satu poin.
Tentu kondisi terkini yang ada di tim berlambang Burung Elang itu terhitung kondusif dan para pemain baru macam Djibril Cisse serta Miroslav Klose, nyetel cepat dengan tim.
Jika performa seperti ini bisa dijaga setidaknya hingga jeda musim dingin nanti, Scudetto bukanlah hal yang mustahil. Apalagi tim-tim macam AC Milan, Inter Milan dan AS Roma masih tertatih-tatih.
Tapi Reja memilih mengenyahkan pemikiran itu jauh-jauh karena menurutnya perjalanan Lazio masihlah panjang dan apapun bisa terjadi. Musim lalu mereka sempat memimpin klasemen dan ada di lama di papan atas.
Namun inkonsistensi penampilan membuat mereka terlempar ke papan tengah sebelum akhirnya mampu finis di lima besar untuk lolos ke Liga Europa.
"Segalanya berjalan dengan baik dan kami sama sekali tidak mau mengambil risiko di sini. Penting bagi fans untk selalu mendukung kami, jika mereka percaya skuad ini bisa mencapai hal-hal hebat," ujar Reja di Football Italia.
"Bisakah kami memenangi Scudetto? Sepakbola Italia sangat sulit dan jangan lupakan musim lalu di mana kami juga mengawali musim dengan sangat baik," tambahnya.
"Kami akan tetap bekerja keras, lalu akan menunggu dan melihat klasemen di pertengahan musim, untuk menerka di level mana kami berada. Namun tanpa menargetkan sesuatu."
"Hal yang terpenting adalah bermain dengan instensitas dan malam tadi tidak ada satu pun dari pemain saya yang tampil buruk. Senad Lulic sangat impresif," simpul Reja soal laga kontra Bologna semalam.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
24-10-2011, 06:44 PM
slamat jalan Simoncelli,... :(( :((
Liga Italia Mengheningkan Cipta untuk Simoncelli
Roma - Kecelakaan yang menewaskan Marco Simoncelli mengundang empati dunia olahraga Italia. Seri A pun memutuskan bakal mengheningkan cipta selama semenit untuknya.
Keputusan tersebut diambil oleh Presiden CONI (Komite Olimpiade Italia), Gianni Petrucci. Setiap pertandingan yang dimainkan di stadion hari ini, Minggu (23/10/2011), bakal mengheningkan cipta untuknya sebelum bertanding.
"Dunia olahraga Italia bakal memberikan penghormatan untuk Marco Simoncelli, pembalap Honda yang kehilangan nyawanya pada kecelapaan di MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang," demikian seperti dilansir ANSA.
"Mengheningkan cipta selama satu menit bakal dilakukan di semua stadion sepakbola yang menggelar pertandingan hari ini. Keputusan ini dibuat oleh Presiden CONI Gianni Petrucci," lanjut statemen tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Simoncelli meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di lap kedua. Motor Simoncelli tergelincir miring ketika tengah menikung.
Ia kemudian terjatuh di tengah lintasan. Imbasnya, ia dihantam Colin Edwards dan Valentino Rossi yang tengah melaju di belakangnya. Red flag pun dikibarkan dan balapan dihentikan.
Dalam keterangan setelah kecelakaan, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.56 waktu setempat akibat cedera serius di bagian kepala, leher, dan dada.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
25-10-2011, 04:23 PM
wah,..semangat bener neh kyakNya Atalanta,..... :-bd
Atalanta Pede Kalahkan Inter
Bergamo - Usaha Inter Milan untuk menapak naik mendapatkan hadangan dari Atalanta tengah pekan ini. Sang calon lawan pun percaya diri bisa mengalahkan La Beneamata di Stadion Azzurri d'Italia, Rabu (26/10/2011).
Setelah start yang bisa dibilang buruk, Inter saat ini terdampar di posisi 16 klasemen sementara. Skuad arahan Claudio Ranieri itu baru dua kali meraih kemenangan dan sudah menelan empat kekalahan dalam rentang tujuh pertandingan.
Performa itu berbeda dengan ketika mereka bertanding di Liga Champions. Di Eropa, Inter kerap tertekan, namun akhirnya bisa bangkit. Hasilnya, mereka kini memuncaki klasemen Grup B setelah dua kali menang dan satu kalah.
Penampilan di Eropa itulah yang bertekad ditularkan ke liga. Inter sudah mendapatkan momentumnya ketika mereka mengalahkan Chievo 1-0 akhir pekan lalu. Tinggal bagaimana mereka melanjutkannya.
Repotnya, Atalanta juga sedang yakin-yakinnya. Performa mereka dalam lima laga terakhir terbilang lumayan; tiga kali menang, satu kali seri, dan satu kali kalah. Catatan itu malah lebih bagus dari Inter yang hanya menang dua kali dan tiga kali kalah.
"Semuanya bisa terjadi. Semua pertandingan bisa dimenangkan," ujar gelandang Atalanta, Ezequiel Schelotto, di Football Italia.
"Ini adalah musim yang aneh, di mana semua tim tampak seimbang dan liga sendiri tidak bisa diprediksi," tukasnya.
Catatan kedua tim dalam dua musim terakhir pun relatif berimbang, meski Inter unggul dalam jumlah kemenangan. Dalam empat laga, Inter sukses menang dua kali, sementara dua laga lainnya berakhir dengan hasil imbang dan berbuah kemenangan untuk Atalanta.
http://detiksport.com
Sheyro_07Seven
25-10-2011, 04:25 PM
keren neh jadwal Serie A tengah pekan ne,..:-bd
Liga Italia Tengah Pekan ini
Juve dan Inter Pemanasan Derby Italia
Jakarta - Juventus akan menjamu Fiorentina tengah pekan ini, sebagai "persiapan" menghadapi big match di penghujung minggu, melawan musuh besarnya yang sedang bersemangat dengan pelatih barunya, Inter Milan.
Juventus, setelah berturut-turut bermain imbang melawan Chievo dan Genoa, akan mencoba mengais peluang meraih angka penuh lagi dengan menjadi tuan rumah buat Fiorentina pada hari Selasa (25/10/2011) malam ini.
Bagaimanapun, hasil di dua laga terakhirnya itu menjadi penurunan performa setelah mereka dengan sangat baik menaklukkan Milan 2-0 di giornata kelima. Paling tidak, pelatih Antonio Conte sudah menunjukkan pada anak-anak buah dan tifosinya, bahwa perjalanan mereka masihlah jauh.
Kemenangan atas Fiorentina semestinya menjadi persiapan yang baik sebelum mereka bertemu Inter di akhir pekan, dalam tajuk Derby d'Italia. Apalagi di minggu berikutnya Giorgio Chiellini dkk dijadwalkan berjumpa tim kuat lain, Napoli.
Sementara itu Inter sedang menikmati sebuah pencapaian khusus di musim, ketika mereka berhasil mengalahkan Chievo di Giusepe Meazza hari Ahad lalu, dan itu menjadi kemenangan pertamanya di kandang sendiri.
Allenatore Claudio Ranieri masih ditantang untuk memberi performa yang konsisten untuk La Beneamata, termasuk saat menghadapi Atalanta di Bergamo Rabu besok. Jika bisa menang juga, ia pasti mendapat kekuatan moral untuk meladeni "Si Nyonya Tua" di kota Milan di Selasa, sebelum turun lagi di Eropa menghadapi Lille.
Pada pertandingan lain, AC Milan akan dijajal Parma di San Siro, setelah mereka mendapatkan partai yang menguras tenaga akhir pekan lalu. Saat melawat ke Lecce, Rossoneri sempat tertinggal 0-3 di babak pertama sebelum bangkit luar biasa dan memenangi laga dengan skor 4-3.
Pimpinan klasemen sementara, Udinese, akan bertarung ketat melawan Napoli, sedangkan tim peringkat dua, Lazio, kedatangan Catania di Olimpico. Adapun AS Roma, yang sudah memenangi dua laga kandang terakhirnya, akan diuji Genoa di Luigi Ferraris.
Berikut ini jadwal Seri A tengah pekan ini:
Selasa (25/10) malam:
Juventus vs Fiorentina
Rabu (26/10) malam:
AC Milan vs Parma
Atalanta vs Inter Milan
Cesena vs Cagliari
Chievo vs Bologna
Genoa vs AS Roma
Lazio vs Catania
Napoli vs Udinese
Novara vs Siena
Kamis (27/10) malam:
Palermo vs Lecce
http://detiksport.com
zudomiriku
01-11-2011, 04:04 PM
Juventus Stands Victorious in Derby D'Italia, Rivals Inter Milan Downed
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/130766104_crop_650x440.jpg
Starting with Juventus' return to Serie A after Calciopoli, the Derby d'Italia has been the most important match for the Juventus fans.
Inter Milan, the team that seemingly framed Juventus—yes, framed—while doing all the things that Juventus would later be relegated for and then took two of the Turin side's biggest stars in Patrick Vieira and Zlatan Ibrahimovic (though 'ol Zlatty just goes wherever the money is), have easily become the biggest antagonist in Serie A for Juventus.
The combination of the usual talent of the post-Calciopoli Inter teams, the passion in the match (from both sides), and the importance of the match for Juventus has led to some memorable moments and games over the past few years.
I, having come late to this great sport we call "the beautiful game," still have some fond memories of previous derbies.
Almost two years ago, in 2009, then-coach Ciro Ferrera (my physical doppelganger) doubted his team's chances of defeating Inter at the pregame press conference. He most likely did this to challenge his players, but nonetheless Juventus won a very close game in the rain.
I vividly remember Marchisio's game-winning goal, one that he just managed to sneak in. I also remember Felipe Melo elbowing Mario Balotelli in the chest, and then Balotelli going down clutching his head. There was some of that in the most recent edition of the derby, but I will get to that later.
This year, Juventus and Inter entered the game in two very different contexts. Juventus have of course been phenomenal this season, yet to win a game and having earned victories over teams like Milan and Fiorentina.
Inter, on the other hand, recently fired Gian Pero Gasperini and replaced him with former Roma, Chelsea and Juventus coach Claudio Ranieri. Under Gasperini, whose tactics did not work at all for the Milan side, Inter struggled and were one of the worst sides in the league. Ranieri has improved the team, and they have begun to win games.
Ranieri has stressed that the game against Juventus would not decide the season, and technically he is correct.
However, in his attempt to provide himself cover in case of a loss, he has overlooked the effect on momentum. There is no doubt that a victory in a big rivalry game like this will gave a team some spirit stimulus.
For a team that has struggled, such as this year's Inter squad, that sort of boost would be welcome.
In a bit of a twist, former Inter coach and current Real Madrid boss Jose Mourinho very publicly called out Ranieri for his lack of titles two years ago, when the Ranieri-led Roma side were in a title race with Mourinho's Inter (the same team that Juventus defeated in December).
I always think of this when I think about Ranieri, so I was a bit amused when he took over Inter. But I guess that's just the nature of calcio, it often results in strange bedfellows.
Ranieri's opponent in this match, Juventus skipper Antonio Conte, has certainly made an impact in the Serie A this season with his leadership and tactical ability. Conte understands what it means to be a Juventus coach.
So far, his tactics have been very successful, with his recent shift to a 4-3-3 (although one that is sort of similar in practice to his 4-1-4-1) bearing much fruit, Juventus came into the game looking strong.
Juventus may have came into the game looking strong, but Inter started the game in total control.
Wesley Sneijder and the Inter midfield took control of the possession for the beginning of the match. Indeed, in the first five minutes they created many chances (not many good ones, except for Esteban Cambiasso's semi-close effort, but they were getting a large amount in a short time) for goals.
Juventus weren't being pushovers—they were still making Inter fight for those chances—but they were not keeping possession.
In terms of possession, there were some straight-up sloppy plays by some of the Juventus players in the first few minutes. One of the first movements Juventus tried to create was ended when Arturo Vidal slipped while passing the ball and his pass was intercepted.
Juventus' first attacking movement—with the exception of one in the first few minutes—came at the six-minute mark. Mirko Vucinic made a nice pass to the team supermodel Alessando Matri, but it was not to be. Still, it was a nice creation by the Juventus side.
To Juve's credit, the Inter midfield was playing well and working very hard. They didn't stop working hard, but the Inter midfield was eventually topped by the Juventus midfield of Claudio Marchisio, Arturo Vidal and Andrea Pirlo. These three have been aptly named "M-V-P" by Aaron Giambattista over at Juventiknows.com.
The Inter wings, though, contrasted with the Inter midfield. While Maicon and Yuto Nagtomo made a big impact for their team in the game offensively, they didn't do much to stop Stephan Lichtsteiner's attacking advances. Even Giorgio Chiellini, who has been improving at left-back, was able to experiment offensively much more than opposing teams had allowed him to in previous games.
Due to Inter's weak defense on the flanks, the first goal of the game originated off of a Lichtsteiner cross.
Lichtsteiner crossed it to Matri, but Luca Castellazzi saved it, and then Mirko Vucinic scored off the rebound. It was a nice moment for the new Juve player Vucinic, and hopefully it will inspire more scoring in the future.
After that, Juventus began to assert more control over the game. Inter still played well and put up a strong fight, but in the meantime Juventus did have control.
Matri almost scored again almost immediately after Vucinic's goal. Matri had the right amount of power needed on his shot, but he was just barely right of the goal. I honestly thought that it was going in until the camera panned out and showed it rolling out.
Later on, Inter leveled the game off of a Maicon goal. While Juventus may have dominated stretches of the match, Inter never stopped challenging Juventus and creating chances. Maicon had a cracking effort, and for the moment it was a tied game.
Juventus quickly answered Inter's goal with another, though.
Claudio Marchisio brought the ball into the box, where he played a one-two pass to Matri, then Marchisio sent the return pass from Matri into Inter's goal. Just as he did two years earlier, Claudio Marchisio gave Juventus the lead in the Derby d'Italia.
Both teams had chances throughout the game, in Inter's case to tie the game, and in Juve's case to ice the game. However, Inter did falter in the second half.
Alessandro Del Piero, Marcelo Estigarribia and Mirko Vucinic all missed chances to give Juventus a two-goal lead.
The second half turned out to be a more Juventus-centered affair, as Inter began to tire. After the sixtieth minute, many players began to try out some anti-football tactics. Certainly, Inter grew frustrated.
Wesley Sneijder, who worked hard for his team, began to grow frustrated at the team's inability to create a second goal. He had the ball a ways out of the penalty box and with chances to pass to teammates, but instead chose to take the shot himself.
It was a decent effort, but it was not the best choice he could have made.
Sneijder was on the receiving end of a tackle for which Andrea Pirlo received a yellow card. Yet it was not a tackle. It was more like an incidental bump that Sneijder went down easy for.
Just before, Arturo Vidal had been elbowed (not purposely, but nonetheless he was elbowed), and yet no one was disciplined.
Perhaps it was Juve's ability to play the game and not devolve into childish distraction tactics that brought them the win.
Certainly their central defense deserves some credit. While Inter had many chances, many of them were quashed or damaged by Andrea Barzagli and Leonardo Bonucci. Bonucci made a number of stops, blocking powerful shots that may have become goals without him.
Inter's central defense was a different story, as Lucio struggled to stay in position.
On the flanks, Chiellini and Lichtsteiner were generally solid, but a few lapses (mostly by Chiellini, who is still relearning how to be a left-back) led to some dangerous efforts by Maicon. Maicon's goal came off a corner, so it is not totally the left flank's fault, but he caused many other problems for Chiellini.
The Juventus midfield, earning a reputation as one of the best in Italy, worked very efficiently after a few complications. At first, they could not keep possession, but they eventually took control and made smart, effective passes.
Simone Pepe, as always, worked very hard for his side. He reacted well to a dubious yellow card and flourished on the right wing. Though Milos Krasic's recent troubles—especially the tragedy in his family—have been a dark light in an otherwise bright season, Pepe's coming-out party in the right wing gives Juventus fans some solace.
Claudio Marchisio, the man who has been perhaps the most important player for Juventus this season, was a big difference-maker in the game. He made many smart finesse passes, and of course he scored the game-winning goal.
One has to wonder if Marchisio may be in line to become the vice captain next season, when Buffon inherits the captain title from the retiring Alessandro Del Piero. It has to be either Marchisio or Chiellini—both men are deserving of the title.
The victory over Inter provides further momentum for Juvenus. This team has now recorded victories over both Milan clubs, though there are return games for both teams and no one knows what will happen in those. Another tough game is ahead next week—away at Napoli.
Games against Palermo and Lazio are after that, and all three teams will not be pushovers. Juventus and her fans are all very happy with this victory, but equally difficult challenges lie ahead.
Of course, if Juventus keeps in this form, they will be more than up to the challenge posed by those teams.
http://bleacherreport.com/articles/917210-juventus-stands-victorious-in-derby-ditalia-rivals-inter-milan-downed
zudomiriku
08-11-2011, 12:46 PM
Montolivo apologises for conduct
Fiorentina midfielder Riccardo Montolivo has apologised for laughing during a minute's silence that was held in memory of the victims of the flash floods in Liguria.
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/riccardomontolivo_275x155.jpg
Six people died at the weekend due to adverse weather conditions in Genoa and its surrounding area.
A minute's silence was observed in every Serie A game on Sunday and television images showed Italy international Montolivo smiling and laughing during that time.
"I am ashamed of my smile during the minute's silence,'' Montolivo told Gazzetta dello Sport.
"It's a gesture that I don't remember but it's inexplicable and absolutely out of place.
"I didn't realise the minute's silence had already started and the tension ahead of the game can sometimes make you do things that you would not do otherwise.
"However, there are no excuses for that and hence, I apologise to all the people that felt offended by it and I send my condolences to the families of the victims of the flash floods.''
http://bleacherreport.com/tb/bbVNz
zudomiriku
01-12-2011, 03:06 PM
Marek Hamsik converts penalty, runs downstairs, misses retake
l9urpw3ESRs
Tuesday's match between Napoli and Juventus proved to be one of the best of the Serie A season thus far. Even if Juve didn't score twice in the final 20 minutes to come back from 3-1 down, the sequence of events in the 15th minute were more than enough entertainment for one evening.
After Andrea Pirlo tripped up Ezequiel Lavezzi just inside the box, Marek Hamsik converted the penalty for Napoli by blasting a low shot past Gigi Buffon's outstretched hand. Hamsik then decided to celebrate by running (and almost falling) down a set of stairs behind the goal. Once he emerged even more pleased with himself than when we last saw him, he put his hands through his EXTREME hair and...realized that he had to retake the penalty because there were about 17 guys in the box before he took his previous shot.
Suddenly way more subdued than half a second before, Hamsik went back to the spot and blasted his second attempt over the crossbar (which the commentator found hilarious). Unfortunately for him, that one counted. And as much as he probably wanted to, he did not go back down the stairs and disappear forever.
Just eight minutes later he did head in the first goal of the game, though. He also kept his celebration at pitch level.
http://bleacherreport.com/tb/bcap3
kasihan si Hamsik, dah selebrasi keren2 eh gol nya dianulir. pas diulang gagal pula
zudomiriku
14-12-2011, 01:25 PM
Totti penalty miss keeps Juve unbeaten
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/568489-roma-v-juventus.jpg
ROME, Dec 12 (Reuters) - AS Roma forward Francesco Totti missed a second-half penalty as Juventus maintained their unbeaten Serie A record with a 1-1 draw on Monday.
Totti, in his 19th season at Roma, had his 64th minute spot-kick saved by Gianluigi Buffon, three minutes after Giorgio Chiellini had equalised for Juventus at the Stadio Olimpico.
Troubled Roma had taken an early lead through Daniele De Rossi.
Juventus went level at the top with surprise packages Udinese who beat Chievo 2-1 on Sunday. Both teams have 30 points from 14 games, two ahead of champions AC Milan and Lazio.
Ambitious Roma, struggling to live up to high expectations after a pre-season splurge in the transfer market, are a modest ninth with 18 points.
Roma had three players sent off in a 3-0 defeat at Fiorentina a week ago and the tension boiled over on Sunday when coach Luis Enrique lost his temper at a news conference.
But, with topscorer Pablo Osvaldo back in the side after being banned for lashing out at team mate Erik Lamela at Udinese two weeks ago, they took a fifth-minute lead when Totti's cross was side-footed home by De Rossi.
Juventus levelled in the 61st minute when Marcelo Estigarribia's mis-cued shot inadvertently set up a chance for Chiellini who headed home.
They barely had time to celebrate before Roma were awarded a controversial penalty when Arturo Vidal was judged to have tripped Lamela.
But, after angry Juve protests, the 35-year-old Totti's powerful effort was superbly saved by Buffon.
http://bleacherreport.com/tb/bcz0A
zudomiriku
13-01-2012, 05:29 PM
Jelang Derby Milan
Milan-Inter: Rival Berat, tapi Tak Saling Benci
Rossi Finza Noor - detikSport
Milan - AC Milan dan Inter Milan, kedua penghuni kota mode di bagian utara Italia itu sudah sangat lama menjadi rival. Tapi rival bukan berarti perang saudara. Bukan berarti juga saling membenci.
Warna pertentangan dari Milan dan Inter, sebenarnya, bahkan sudah terlihat dari warna kostum mereka sendiri. Milan diwakili oleh warna merah, sementara Inter oleh warna biru. Yang satu punya kesan lebih menyala, sementara yang lainnya punya kesan lebih teduh. Hanya warna hitam yang kemudian menjadi persamaan keduanya. Warna tegas, kelam, yang kemudian tampak menjadi batas rivalitas dari keduanya.
Tapi, rivalitas Milan dan Inter terbilang indah. Hampir seindah kotanya sendiri. Indah apa adanya seperti yang terjadi di atas lapangan. Kalaupun ada letupan-letupan kecil di atas lapangan rumput itu, maka itu adalah hal yang biasa terjadi--atau lugasnya bisa dibilang, "Namanya juga (pertandingan) sepakbola."
Indah juga lantaran tanpa dicampuradukkan dengan bumbu-bumbu lain seperti politik, sosial, atau agama. Beda misalnya dengan derby di kota Roma dan Glasgow (Skotlandia), atau seperti rivalitas El Clasico di Spanyol, yang kerap membuat tensi pertandingan melebar sampai ke luar stadion. Panasnya El Clasico bahkan sempat membuat Vicente del Bosque pusing. Pelatih tim nasional Spanyol itu khawatir rivalitas pemain dari Real Madrid dan Barcelona sampai memecah kebersamaan La Furia Roja.
Okelah, suatu waktu derby ini pernah dikait-katikan dengan urusan politik. Inter secara tradisi sempat dianggap representasi kalangan konservatif yang didukung oleh orang-orang kaya di kota ini. Pemilik yang sekarang yang juga Raja Minyak Italia, Massimo Moratti, merupakan orang kiri dalam peta politik domestik yang pernah dicalonkan sebagai walikota Milan oleh aliansi partai-partai berhaluan tengah-kiri.
Milan sebaliknya. Klub ini pernah diidentikkan sebagai tim kelas pekerja yang didukung oleh semacam serikat-serikat buruh. "Si Tuan Besar" Silvio Berlusconi adalah konglomerat media yang juga pemimpin Forza Italia, partai oposisi beraliran tengah-kanan. Tifosi Milan tentu pernah amat bangga melihat patronnya itu dulu menjabat perdana menteri Italia.
Akan tetapi perbedaan politik di atas sudah basi sekitar lebih dari satu dekade lalu. Yang ada saat ini ya tinggal urusan sepakbola. Derby Milan adalah soal prestise--biasanya lebih dari sekadar urusan tiga angka--tentang sentakan cinta domestik warga kota ini. Jangan heran kalau sampai beberapa jam sebelum kedua tim ini berlaga pun para Milanisti dan Interisti masih sempat-sempatnya minum bareng di bar atau kafe yang sama dan saling berkelakar akrab.
"Kami tidak suka satu sama lain, tapi mungkin kami berdua lebih membenci Juventus," tutur seorang fans Inter pada suatu waktu, sebelum derby di tahun 2007. "Memang ada ejekan atau lelucon di antara kami, tapi tetap ada batasnya. Kami toh tinggal di jalanan yang sama, bekerja di tempat yang sama, dan bepergian dengan metro yang sama. Kadang-kadang terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tapi itu jarang."
Pernahkah terjadi insiden dalam sebuah pertandingan antara Milan dan Inter? Pada tahun 2005, pada sebuah pertandingan perempatfinal Liga Champions, Dida pernah mendapatkan lemparan mercon. Namun kekesalan yang dirasakan fans Milan karena pemain kesayangannya dilukai, dan dongkolnya tifosi Inter karena timnya tersingkir, tak berlanjut di luar lapangan. Tak ada laporan soal kerusuhan suporter usai laga yang akhirnya dihentikan di menit 74 itu.
Pekan ini, Milan dan Inter akan kembali bersua di sebuah stadion. Rumah tempat mereka saling berbagi kandang. Milan menyebutnya San Siro, sementara Inter menamainya Giuseppe Meazza--diambil dari nama seorang pemain yang pernah memperkuat kedua klub. Tak ada percikan panas. Di stadion megah berkapasitas 85.700 penonton ini magis sepakbola betul-betul dirasakan pengunjungnya. Nyala kembang api, gemuruh teriakan suporter, warna-warni dari aneka kostum dan produk: Well, apalagi yang lebih indah dari suasana seperti itu?
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2012/01/13/114900/1814625/71/milan-inter-rival-berat-tapi-tak-saling-benci
zudomiriku
13-01-2012, 05:40 PM
Jelang Derby Milan
Mereka Pernah Membela Rossoneri dan Nerazzurri
Rossi Finza Noor - detikSport
Milan - Sejak era Giuseppe Meazza, pemain menyeberang dari AC Milan ke Inter Milan--atau sebaliknya--bukanlah hal yang aneh. Pada generasi-generasi berikutnya, hal tersebut sering terjadi.
Meazza sendiri punya karier yang terbilang unik. Setelah membela Inter dan kemudian Milan, ia kemudian pindah ke Juventus, klub yang notabene adalah rival berat dari 'Si Biru-Hitam' dan 'Si Merah-Hitam'. Tapi, Meazza lebih banyak menghabiskan karier bersama Inter. Bahkan kariernya pun ditutup bersama Nerazzurri.
Apa yang dialami Meazza mirip-mirip dengan Andrea Pirlo. Mantan metronom lini tengah Milan itu mengawali kariernya di Brescia, sebelum akhirnya pindah ke Inter. Tapi, semua tahu bahwa Pirlo kemudian menemukan sentuhannya pada permainan ketika membela Rossoneri. Kini, pemain berusia 32 tahun tersebut telah menjadi bagian dari Juventus.
Clarence Seedorf pun demikian. Tiga musim membela Inter, Seedorf menyeberang ke Milan. Bersama I Diavolo-lah pemain kelahiran Paramaribo, Suriname, itu mendapatkan banyak gelar, seperti Scudetto, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Yang paling fenomenal dalam satu dekade terakhir tentu saja Ronaldo. Setelah "dirawat" Inter akibat cedera lutut yang lama dideritanya, ia hengkang ke Real Madrid. Setelah hampir lima musim berkostum El Real, ia pindah bermain selama dua musim untuk Milan. Sial bagi Ronaldo, kariernya di Milan juga berakhir dengan cedera lutut. Ia pun pulang kampung ke Brasil untuk membela Corinthians.
Terakhir, siapa lagi kalau bukan Zlatan Ibrahimovic. Bersama Inter, ia sukses memenangi tiga Scudetto dan dua Supercoppa Italia. Setelah bermain semusim di Barcelona, ia pun pindah untuk memperkuat Milan. Hasilnya? Ia sukses membawa Milan memenangi Scudetto musim lalu, plus sebuah Supercoppa Italia.
Para Pemain yang Pernah Membela Milan & Inter dalam 10 Tahun Terakhir
2001
Andres Guly (dari Milan ke Inter)
Francesco Toldo (mengawali karier di Milan, dipinjamkan ke berbagai klub, hengkang ke Fiorentina, kemudian memperkuat Inter)
Andrea Pirlo (dari Inter ke Milan)
2002
Clarence Seedorf (dari Inter ke Milan)
Francesco Coco (dari Milan ke Inter)
Umit Davala (dari Milan ke Inter)
Dario Simic (dari Inter ke Milan)
2003
Thomas Helveg (dari Milan ke Inter)
2004
Edgar Davids (memperkuat Milan, lalu pindah ke Juventus, Barcelona, dan akhirnya memperkuat Inter)
2005
Christian Vieri (dari Inter ke Milan)
2006
Giuseppe Favalli (dari Inter ke Milan)
Patrick Vieira (sempat memperkuat Milan, lalu pindah ke Arsenal, Juventus, dan akhirnya dibeli oleh Inter)
2007
Ronaldo (sempat memperkuat Inter, lalu pindah ke Real Madrid, dan akhirnya hengkang ke Milan)
2008
Hernan Crespo (dipinjam Milan dari Chelsea, lalu dipinjam lagi oleh Inter sebelum akhirnya dipermanenkan)
2010
Zlatan Ibrahimovic (memperkuat Inter, pindah ke Barcelona, dan kini bermain untuk Milan)
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2012/01/13/142148/1814837/71/mereka-pernah-membela-rossoneri-dan-nerazzurri
irfi_1
13-01-2012, 09:01 PM
Jelang Derby Milan
Milan-Inter: Rival Berat, tapi Tak Saling Benci
Rossi Finza Noor - detikSport
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2012/01/13/114900/1814625/71/milan-inter-rival-berat-tapi-tak-saling-benci
betul sekali...lebih "panas" derby Roma dan derby kota Turin
nama stadionnya saja nama mantan pemain Inter, Giuseppe Meazza. cmiiw
zudomiriku
17-01-2012, 02:25 PM
Claudio Ranieri's fortified Internazionale enjoy princely derby win
Inter looked impenetrable against Milan and it is testament to the work of Ranieri that they are now an outside bet for the scudetto
http://i682.photobucket.com/albums/vv189/zudomiriku/zudo%20II/zudo%20III/137118508_crop_650x440.jpg
The derby before the derby had ended in a draw, yet Milan's supporters still arrived at San Siro on Sunday evening claiming a victory of sorts. Neither the Rossoneri nor their neighbours Internazionale had been able to conclude a deal for Carlos Tevez, but Milan had at least managed to get one over on a more distant rival. Their move for Tevez had collapsed only after Alexandre Pato decided the riches on offer at Paris St Germain were no match for life with the Italian champions.
"Madonnina 1 Eiffel Tower 0" read one of the many bed-sheet banners hung over the railings in the Curva Sud. The Madonnina, a golden statue of the Virgin Mary which stands atop Milan's Duomo cathedral, might be one of few other assets in the city which even PSG's newfound wealth could not procure. But if those supporters had begun the night celebrating a perceived triumph over Qatar's crown prince, their night was soon to be ruined by an Argentinian one.
Barely a month has passed since Diego Milito – The Prince, as he has long been known – was awarded the 2011 Bidone d'Oro (the Golden Dustbin), the award handed out each year to the supposed worst performer in Italian football by Radio Rai 2. It was a harsh verdict on a player who had spent much of the year struggling with injury but nevertheless reflective of his drastically diminishing returns. After contributing 30 goals to Inter's treble-winning 2009-10 season, Milito had managed just eight in the ensuing campaign.
High-profile misses against Lille, Atalanta and Trabzonspor in the early part of this season suggested that this might be more than a passing phase for a player who turned 32 in June. Having opened the season with two goals in the defeat to Palermo, Milito would manage just one more over the next 10 league games. Even as Inter's form began to pick up, his own did not. Rather than filling the void left by Samuel Eto'o's departure, he seemed to have been sucked into it.
But then, without warning, the Prince returned. A smart first-time finish against Lecce during Inter's last game before the winter break was followed by an utterly dominant display against Parma – Milito scoring twice and setting up another in a 5-0 rout. But it is one thing to register such performances against teams from the bottom half of the table, quite another to be decisive in a Milan derby. Against both Lecce and Parma, Milito enjoyed chance after chance. Against the Rossoneri he would get only one.
If 2011 had been a dark year for Milito, then it had been another utterly remarkable one for his compatriot Javier Zanetti, the 38-year-old enjoying more playing time in Serie A – 3,411 minutes – than any other player over the course of the calendar year. So far in 2012 there are still no signs of a slow-down, and it was he who squared the ball for Milito in the 54th minute after evading two Milan challenges during a mad dash down the right.
Both Inter players will have been grateful, too, to a horribly mistimed intervention from Ignazio Abate, who failed to cut out the pass and consequently left Milito unmarked as he ran on to the pass on the far side of the box. The striker took full advantage of the time afforded him, delaying his shot to the point where Abate almost recovered, before dispatching it expertly across Christian Abbiati and in off the far post.
Milan, who had dominated the first half without ever really threatening to score – their attempts on goal restricted largely to shots from outside the area (one of which, from Mark van Bommel, did admittedly strike the woodwork) – could summon no response. Pato had been unexpectedly named a starter alongside Zlatan Ibrahimovic but his night was summed up by the moment midway through the first half when he received a pass in a promising position on the left and with his first touch knocked it out for a throw-in.
Ibrahimovic was little better. The Swede has led the way once again this season for an attack that leads Serie A with 37 goals, but he was superbly marshalled by Walter Samuel and never even threatened to extend his recent scoring streak. "Ibrahimovic was coming off seven goals in six games," noted Luigi Garlando drily in Gazzetta dello Sport. "When you think you're a god, taking a rest on the seventh is natural."
Despite enjoying 67% of possession over the course of the game, Milan only really threatened following the introductions of Robinho, Clarence Seedorf and perhaps most notably Stephan El Shaarawy in the closing stages. Having signed a lucrative contract extension to 2014 during the week the manager, Massimiliano Allegri, must take some blame as his team selection failed to convince. Short on midfielders after a string of injuries and shorn of key creative influences in Antonio Cassano and Alberto Aquilani, he gambled with Urby Emanuelson behind the attack but the Dutchman always looked out of his element.
But any criticism coming Allegri's way must be offset by praise for Claudio Ranieri. If Inter have recovered from 15 points off first place on 9 December to only six this morning, then it is a testament to the manager first and foremost – Ranieri taking over a team that had looked utterly rudderless after the ill-fated tenure of Gian Piero Gasperini and turning things around to the point where even a title challenge is no longer unthinkable.
Just as he did at Roma during that remarkable 2009-10 season – when he took over a club with no points from two games and took them to within two points of denying José Mourinho's Inter their treble – Ranieri has focused on fixing the defence first and then building from there. More remarkable than the fact that Inter have now won six games in a row may be the fact they have conceded just one goal in that spell. This is a team who had previously given up four to Palermo and three each to Novara and Napoli.
Despite the previous ill-will between the two, Mourinho himself had texted Ranieri to say good luck before Sunday's game and the Portuguese might even have admired Inter's approach. It was he, after all, who had proved against Barcelona that possession is not everything. Ranieri demanded that his team be well organised first and foremost – keeping men behind the ball at all times.
He had resisted the temptation to restore the fit-again Wesley Sneijder after three months out, persisting with the same 4-4-2 line-up that had proved so successful in the Dutchman's absence. Even his two strikers bought into the spirit of self-sacrifice. "Allegri complained that we always had 10 men behind the ball?" mused Giampaolo Pazzini afterwards. "Well, they could have done the same."
Beyond tactical astuteness, Ranieri has demonstrated a greater understanding of his players' needs – granting them the longest winter break of any Serie A side (Inter only returned to training on 2 January, to much criticism in the press). With rivals, including Milan, sending their own players away on potentially draining tours abroad, it is perhaps no surprise that Inter have looked that little bit more fresh over 2012's first two rounds of fixtures.
That said, Ranieri's success in this game probably ought not to have come as a surprise to anybody – the manager having never lost a derby in Italy, his record now standing at nine wins and four draws (seven wins and one draw if you only count his time coaching in the top-flight). Nor, perhaps, should his success in turning round a team that – for all that they are ageing – still boast so many world-class talents. The challenge will be to convince his many doubters that having provided the quick-fix, he can also provide the long-term glory.
Talking points
• Inter's win was rendered all the more significant by the fact that only one of the other three teams ahead of them in the standings managed to win. Lazio ended a run of indifferent form – they had picked up two points from the last three games – with a 2-0 win at home to Atalanta, but Juventus were held 1-1 at home to Cagliari while Udinese lost 3-2 at Genoa. While Juve's inability to kill off games, as well as another lifeless cameo from Milos Krasic, will be a cause for concern to Antonio Conte, it is Udinese who have most to be worried about following the departures of Kwadwo Asamoah, Emmanuel Agyemang-Badu and Mehdi Benatia for the Africa Cup of Nations. Francesco Guidolin has performed minor miracles with the limited resources at his disposal over the last 18 months, but for an already slim squad, losing three such players at once will inevitably be hugely damaging.
• It should also be noted that, while it might not have felt like a great result at the time, the draw extended Juventus's unbeaten start to the season to 18 games – breaking the club record which they had equalled with last week's win at Lecce. And with Milan losing, it gave them sole possession of first place, too.
• There were ugly scenes at the Stadio Artemio Franchi as Fiorentina lost at home to Lecce, supporters spitting at operating president Mario Cognini during the game as they protested over the club's poor performance and lack of spending, then continuing outside at full-time. Close to 600 congregated outside the directors' entrance, with some unsuccessfully attempting to break through the security line to confront the club's officials and players. According to reports Cognini did meet with a handful, hearing their demands for greater effort from the players and transparency over the club's transfer plans. "We need to accept that this is going to be a season of blood and tears," said the manager Delio Rossi at full-time, though the fear is that some fans are already taking that sentiment rather too literally.
• Catania's match against Roma will have to be completed at a later date after torrential rainfall rendered the pitch unplayable during their game at the Stadio Massimino. Daniele De Rossi had equalised for Roma after Nicola Legrottaglie gave the Sicilians the lead, but his future remains unclear despite reports of positive meetings between Franco Baldini and the player's agent over the weekend and the comments made by the player on Saturday. "My dream remains to win with Roma, love is great and this can be significant when you're talking about a renewal," he said after the game was halted. "I don't want this story to become a soap opera."
• Roberto Donadoni made a fine start to life as Parma's new manager, leading his team to a 3-1 win over Siena, but over at Palermo the speculation has already begun over Bortolo Mutti's future after just three games – in which his team have collected a single point. Corriere della Sera report today that Maurizio Zamparini spent last night deliberating over a possible recall for Mutti's predecessor Devis Mangia.
Results: Catania 1-1 Roma (game abandoned after 65 minutes), Cesena 3-1 Novara, Chievo 1-0 Palermo, Fiorentina 0-1 Lecce, Genoa 3-2 Udinese, Juventus 1-1 Cagliari, Lazio 2-0 Atalanta, Milan 0-1 Inter, Parma 3-1 Siena
http://bleacherreport.com/tb/bdjDd
Andi Istiabudi
26-01-2012, 05:42 PM
Apa kabarnya Stefano Fiore ?
Saat Euro 2000 permainannya cukup menonjol di timnas Italia ...
http://news.bbc.co.uk/olmedia/795000/images/_795164_fiore300.jpg
zudomiriku
03-02-2012, 01:12 PM
Joel Obi hops advertising board, becomes a snowman
mucZ60dLSo0
Snow storms in Italy have caused postponements, rescheduling and general annoyance to Serie A fixtures over recent days. Though Inter and Palermo were able to play their match at the San Siro on Wednesday, snow removal was a battle.
Inter's Joel Obi discovered exactly where the groundskeepers put all the snow when he hopped/fell over an advertising board after chasing down a ball by the touchline. When he popped back up, he was covered in enough white powder to make Adrian Mutu jealous.
Though it may have caused Joel Obi a bit of frostbite, the snow didn't cause Diego Milito or Fabrizio Miccoli any trouble as they combined for seven goals between them in the 4-4 draw.
vBulletin® v3.8.2, Copyright ©2000-2012, Jelsoft Enterprises Ltd.