PDA

View Full Version : Taktik Pergantian Pemain LVG Jelek ??


theater of dream
02-01-2015, 05:43 PM
Ok sebelum nya gw sampaikan kalo di thread ini kita hanya membahas yg sudah2 mulai match Stoke ke belakang dan tidak berlaku ke depan..

Seperti nya lvg bermasalah dengan taktik pergantian pemain, reading game dan during games analysis jga jelek sejauh ini, coba cek selama musim ini United ga pernah coming from behind ato paling ngga punya pemain yg bisa mengubah permainan dan jga memenangkan tim, Moyes sekalipun bahkan punya taktik pergantian pemain yg lebih bagus, terlihat beberapa pertandingan United ketinggalan ato butuh kemenangan, pergantian yg dilakukan bakal merubah permainan jdi lebih baik, Januzaj bahkan beberapa kali jadi game changer musim lalu..
Itu yg ngga ada sama lvg sejauh ini..
Cmiiw

Sent from my R1001 using Tapatalk 2

Mungkin masuk Fellaini pas lawan WBA bisa jadi pengecualian ;)
Sent from my R1001 using Forum Runner

fredrian.seven
02-01-2015, 06:45 PM
selama musim ini United ga pernah coming from behind ato paling ngga punya pemain yg bisa mengubah permainan dan jga memenangkan tim

LVG nggak punya banyak pilihan pemain sebagai game changer. Musim ini terlihat klo United minim kualitas di posisi winger dan kuantitas diposisi FB. Efeknya LVG "dipaksa" menggunakan taktik 3-5-2.

rondwisan
02-01-2015, 07:18 PM
Yah kalo mau 'dikonfrontir' ke ybs, Pakde van Gaal, rasanya beliau akan menjawab, "dengan stock pemain fit seperti yg kita ketahui bersama saat ini, you have no much players to choose, jangankan buat pergantian, buat ngerotasi starting aja opsinya terbatas bingiiitt," :P

:peace:

troy andreas
02-01-2015, 07:24 PM
Yah kalo mau 'dikonfrontir' ke ybs, Pakde van Gaal, rasanya beliau akan menjawab, "dengan stock pemain fit seperti yg kita ketahui bersama saat ini, you have no much players to choose, jangankan buat pergantian, buat ngerotasi starting aja opsinya terbatas bingiiitt," :P

:peace:

Setuju soal minim stok pemain, rasanya mustahil melihat Ando yang jadi pengubah jalannya permainan. :> :O)

Semalam ada yang nge-twitt lupa nama akunnya tapi followersnya banyak. Dia nge-twitt soal Javier Hernandez yang sering jadi pemecah kebuntuan. Pemain yang LvG gak punya.

Pergantian pemain muda ala LvG-pun gak seperti jaman SAF. Macheda- Pique dll gak ada di jaman LvG ini, atau terlalu dini menilainya yah.

theater of dream
02-01-2015, 07:45 PM
Minim stok memang bisa jadi alasan tapi gw rasa masalah sebenarnya bukan disana...

Beberapa pertandingan gw perhatikan kadang lvg mengganti pemain yang kontribusi nya masih bagus dlm pertandinga tsb, imbas nya ketika pemain ybs out irama permainan United cendrung tambah buruk karena pergantian itu, contoh pergantian Falcao yg sering salah kaprah seharus nya Falcao masih harus di lapangan, liat saja dia keluar bek lawan senang dan permainan United jga tidak lebih baik

Sent from my R1001 using Tapatalk 2

troy andreas
02-01-2015, 08:28 PM
Soal Falcao iya setuju, kalau gak salah ingat selain match semalam waktu lawan Everton & WHU juga begitu. Lini serang jadi kurang greget pas Falcao ditarik. IMO Falcao selalu main ngotot dibanding RvP.

Selain Falcao pernah juga Di Maria, ingat kasus Leicester & WBA. Ketajaman lini serang langsung turun drastis.

Bagian dari taktik atau kurang tepat seperti kata TS. :sikat:

fredrian.seven
02-01-2015, 09:45 PM
Percuma pake striker Falcao RVP klo nggak ada pemain yang bisa menciptakan peluang. Mo striker Diego Costa pun percuma. Yang dibutuhkan United adalah pemain yang bisa menciptakan peluang baik dari passing atau dribling. Tanpa itu ya lihat saja, Falcao cuma grasah-grusuh kesana kesini tapi minim menciptakan peluang. Dia butuh dikasih peluang, bukan ikut meng-create serangan.

ivanzferdinand
02-01-2015, 09:57 PM
Kalau Taktik gak masalah Om TOD tapi bener juga minim pemain dan serba kelelahan mungkin.. Young kalo dimainkan bareng Shaw agak canggung malah permainan young jadi minim skill apalagi malah ditaruh di sayap kanan.. begh mati kutuu.. 8->

Masalah terbesar adalah Pertahanan yang sering terombang ambing entah blunder lah.. entah gak konsentrasilah.. terlihat banget ketika lawan stoke.. :putra:

zackold
02-01-2015, 10:06 PM
Sebenarnya soal "coming from behind" itu bukan masalah pergantian pemain namun tergantung gimana si pelatih angkat mental pemain di lapangan baik itu pre-match, during match, dan injury time.
LvG, menurut saya, kurang bisa angkat moral & self-confidence saat pre-match, 'hair-dryer treatment' ala SAF saat jeda, ataupun berada di sisi lapangan dengan Fergie-time saat injury time.
LvG banyak terlihat duduk manis sedangkan Giggs lebih banyak mondar-mandir beri instruksi. Saya jarang melihat LvG berdiri di sisi lapangan kecuali hanya saat United cetak gol.
Mungkin gak bisa apple to apple antara SAF & LvG soal mengganti pemain (karena formasi & taktiknya pun berbeda) namun mengganti seluruh pemain pun tak kan berarti apa-apa apabila LvG sendiri gak bisa angkat mental & komunikasikan taktik di lapangan.
Mungkin itulah gaya LvG. Saya sendiri kurang suka dengan gaya seperti itu, but still he's our boss.

tumpal_oneunited
02-01-2015, 10:13 PM
Sejauh ini memang pergantian pemain yang dilakukan LvG ga menghasilkan hasil positif.
Termasuk Fellaini vs wba...hanya hasil seri yang didapet Oleh United.
Di luar keterbatasan stock pemain karena gonta ganti cedera,,rasa-rasanya pola yang digunakan oleh LvG (dalam hal ini 3-5-2) sejauh ini ga bisa dijalankan dengan baik oleh para pemain United. Mungkin hingga saat ini pola pakemnya LvG tersebut belum mendarah daging di dalam diri pemain.

Di samping itu,,United sejauh ini belum punya The Winnig Team. Formasi starting line-upnya suka gonta ganti,,karena alasan di atas juga (baca : cedera para pemain). Termasuk pemain yang ada di cadangan juga suka gonta ganti.

theater of dream
02-01-2015, 10:20 PM
Kalau Taktik gak masalah Om TOD tapi bener juga minim pemain dan serba kelelahan mungkin.. Young kalo dimainkan bareng Shaw agak canggung malah permainan young jadi minim skill apalagi malah ditaruh di sayap kanan.. begh mati kutuu.. 8->

Masalah terbesar adalah Pertahanan yang sering terombang ambing entah blunder lah.. entah gak konsentrasilah.. terlihat banget ketika lawan stoke.. :putra:
Ini masalah taktik, game analysis, plan B, memang diakui lvg berani berspekulasi selama permainan, ketika menggantikan pemain dia juga bakal rubah formasi kadang2, tapi kita liat sendiri hasil nya ngga memuaskan

Falcao beberapa kali diganti padahal dia masih fit dan bermain bagus, hasil nya United kehilangan irama permainan..

Di maria jga pernah main dari bench dan hasil dia main maruk dan tim gagal menang..

Wilson beberapa kali dimainkan dari bench hasil jga selalu jelek, memang sih bagus menambah jam terbng pemain muda, tapi lvg harus nya jga memikirkan siapa pemain yg harus dikeluarkan supaya keseibangan tim tetap terjaga..

Soal kekurangan stok pemain, pelatih2 terdahulu juga sering mengalami nya tapi at least mereka kadang bisa membuat impact ketika melakukan pergantian pemain saat dibutuhkan, toh lvg jg gak setiap pertandingan kekurangan pemain kan ?

Jadi kesimpulan nya memang stok pemain kita gak pernah lengkap semua tapi tiap posisi mulai dari cb, wb, winger, midfield, forward kita punya beberapa pemain yg bisa dimainkan di masing2 posisi tsb jadi alasan kekurangan pemain gk bisa dijadikan faktor utama..
IMO

Sent from my R1001 using Tapatalk 2

Victory
03-01-2015, 07:07 AM
dengan stok pemain yang ada saat ini, kira2 siapa yang bisa menjadi supersub sehingga pergantian pemain oleh LvG bisa lebih optimal lagi?

Ander? Wilson? Siapa?

dekepiks
12-02-2015, 05:19 PM
dengan stok pemain yang ada saat ini, kira2 siapa yang bisa menjadi supersub sehingga pergantian pemain oleh LvG bisa lebih optimal lagi?

Ander? Wilson? Siapa?

Kayanya supersub nya United sekarang si Fellaini dah...

theater of dream
12-02-2015, 06:14 PM
Ya sejauh ini ada Fellaini, tapi efek nya cuma menyamakan kedudukan..

Sent from my R1001 using Tapatalk 2

Kurniawan Ani
13-03-2015, 02:10 AM
menurut saya janganlah dulu kita mencari seorang supersub, tapi yang terpenting pergantian yg dilakukan LvG harus efektif. Jangan seperti vs Arsenal kemarin ketika Herrera diganti dgn Carrick. Alih2 mencari "Keseimbangan" malah mendapat malapetaka

rondwisan
13-03-2015, 06:23 AM
Yups, pasca match terakhir vs the Gunners, bbrp akun twitter temen2 di sono, meng'hi-lite strategy pergantian pemain oleh pakde Meneer, timing dan pemainnya yg dirasa kurang pas gitu ya ... :(

fredrian.seven
13-03-2015, 06:48 AM
Klo aku mbaca di beberapa sumber kayaknya penampilan Herrera pas vs Arsenal nggak bagus. Karena itu dia diganti. Hasilnya sih lebih bagus menurutku, lebih balance. Pas United ganti dari 4231 ke 352 pun rasanya nggak bisa disimpulkan karena ada insiden KM. Bisa jadi tanpa KM hasil bisa beda.

Aku sih lebih sreg sama tidak adanya pemain berkualitas "super sub" di bangku cadangan. Jadi mo ada pergantian apa nggak tidak banyak pengaruh. :))

troy andreas
15-03-2015, 12:50 AM
Soal kualitas pemain masih ambigu juga mau klasifikasikan kualitas pemain yang ada dibangku cadangan karena... (ijin dulu ambil kasus SAF), kualitas berdasar nama besar ada siapa hayo?

IMHO, secara kualitas nama bench era LvG uda lebih mendingan tapi yah itu dia IMHO timing selalu ga dapat. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lama kadang ga sesuai kebutuhan. Contoh lawan Arsenal lalu, sorry om yang komen diatas bukan karena sy suka gaya main Herrera tapi sejak Herrera keluar United kolaps soal kreatifitas. Percaya ga percaya coba lihat lagi tayangan ulang pertandingan. Juga soal pemilihan pengganti, why bukan Juan Mata, dalam hal ini setuju dengan Paul Scholes dikomentarnya di Independent.

Jadi merindukan United diawal musim yang mengandalkan umpan pendek 1-2. :(
Apa mungkin dengan kehadiran Rooney, Carrick, Blind, LvG yang sekarang berubah menjadi LvG yang gemar mainkan bola panjang seperti kata penulis asal Belanda yang bilang LvG yang sekarang bukan LvG yang dulu yang pragmatis dan sudah meninggalkan prinsip- prinsipnya sendiri sewaktu di Ajax, Barca, Munchen & Az Alkmaar? Jangan jauh- jauh, LvG di Pildun lalu aja beda dengan LvG di United sekarang. Sorry to say IMHO stok pemain United > Belanda di Pildun tapi secara gaya main dan penerapannya dilapangan United-nya LvG ini kalah jauh dengan Belanda-nya LvG di pildun. :hammer:

Ahh sudahlah. Abaikan, mungkin sy cuma kesal. ~O)

Ardiey11
15-03-2015, 02:20 AM
Saat situasi masuknya #11 (http://www.unitedindonesia.org/forum/usertag.php?do=list&action=hash&hash=11) saat melawan Arsenal di FA Cup juga amat di sayangkan, karena banyak yg berharap (termasuk saya) Juan Mata akan masuk sebagai pemain pengganti. Ingat saat beberapa laga yg lalu Juan Mata juga pernah jadi penentu kemenangan saat doi baru masuk dr bench.
Awal saya main PES menggunakan tim United yg sekarang sempat di bingungkan siapa pemain yg saya mainkan (karena kualitas pemain utama dan cadangan hampir sama), siapa tau LvG merasakan apa yg saya rasakan #Abaikan (http://www.unitedindonesia.org/forum/usertag.php?do=list&action=hash&hash=Abaikan)

fredrian.seven
15-03-2015, 10:36 AM
Soal kualitas pemain masih ambigu juga mau klasifikasikan kualitas pemain yang ada dibangku cadangan karena... (ijin dulu ambil kasus SAF), kualitas berdasar nama besar ada siapa hayo?

IMHO, secara kualitas nama bench era LvG uda lebih mendingan tapi yah itu dia IMHO timing selalu ga dapat. Kadang terlalu cepat, kadang terlalu lama kadang ga sesuai kebutuhan. Contoh lawan Arsenal lalu, sorry om yang komen diatas bukan karena sy suka gaya main Herrera tapi sejak Herrera keluar United kolaps soal kreatifitas. Percaya ga percaya coba lihat lagi tayangan ulang pertandingan. Juga soal pemilihan pengganti, why bukan Juan Mata, dalam hal ini setuju dengan Paul Scholes dikomentarnya di Independent.

Hayo siapa nama besar pas jaman Fergie? Aku juga bingung krn rasanya sejak akhir jaman Fergie United udah minim game changer. Tapi keuntungan Fergie adalah semua pemain yang ada di bench adalah pilihan dia krn dia yg beli. Sedangkan LVG mayoritas apa adanya. Klo pas lawan Arsenal hanya Falcao yg dia datangkan, sisanya stok lama yg dia pilih.

Mungkin aja kualitas dan nama besar buat LVG beda dengan fans dan Fergie. Contohnya Juan Mata. Kualitas dan nama besar mungkin bikin fans cinta tapi mungkin buat LVG dia pemain biasa2 aja. Klo tebak2anku sih karena tipikal Mata yang playmaker murni.

Seperti yang aku posting di thread Mata, kelemahan Mata adalah dia playmaker murni. Nggak maksimal main diposisi lain. Rasanya buat LVG yang hidup dalam pilosopi total football tipikal Mata adalah kelemahan. Nggak versatile plus nggak bisa diharapkan buat defence bisa jadi alasan kenapa nama besar Mata nggak berarti buat LVG.

Sama dengan Falcao, statistik PES boleh ngeri. Tapi rasanya LVG punya penilaian tersendiri.

Masalah Herrera, aku rasa penampilan United di babak II lebih balance. Kalahnya pun bukan krn faktor main jelek tapi blunder pemain. Mungkin Carrick dimasukkan buat menambah lapis pertahanan di depan CB.

Jadi merindukan United diawal musim yang mengandalkan umpan pendek 1-2. :(
Apa mungkin dengan kehadiran Rooney, Carrick, Blind, LvG yang sekarang berubah menjadi LvG yang gemar mainkan bola panjang seperti kata penulis asal Belanda yang bilang LvG yang sekarang bukan LvG yang dulu yang pragmatis dan sudah meninggalkan prinsip- prinsipnya sendiri sewaktu di Ajax, Barca, Munchen & Az Alkmaar? Jangan jauh- jauh, LvG di Pildun lalu aja beda dengan LvG di United sekarang. Sorry to say IMHO stok pemain United > Belanda di Pildun tapi secara gaya main dan penerapannya dilapangan United-nya LvG ini kalah jauh dengan Belanda-nya LvG di pildun. :hammer:

Ahh sudahlah. Abaikan, mungkin sy cuma kesal. ~O)

Klo aku sih setuju sama Scholes,

m.nbcsports.com/content/paul-scholes-i-van-gaalís-system-itís-not-right-current-man-united-players

Taktik LVG saat ini namanya taktik seadanya pemain. Mo dijadiin sesuai pilosopi apa ya pemainnya cocok. Jadi ya seadanya pemain aja, yg penting menang. :)) Buat tau apa filosofi LVG di United aku dah nyerah musim ini. Nunggu perombakan jilid II.

victory II
09-12-2015, 05:39 AM
LvG: mmm, kita masih dalam keadaan tertinggal, apa yg harus kita lakukan?
RG: masukkan Young, kirim 1000 crossing. 1 pasti nyangkut di kepala Lionel Fellaessi
LvG: hmm...
RG: atau Pereira? umpan pendek 1-2 dengan Lingard mgkn bisa jadi pemecah kebuntuan kita
LvG: OK, kita masukkan Nick Powell.
RG: what the...??!! terus gimana dengan 'match rythm' ??? 16 bulan ga main sm sekali loh di level tim utama
LvG: bodo amat

#imajinasi (http://www.unitedindonesia.org/forum/usertag.php?do=list&action=hash&hash=imajinasi)

Ryan Firmanda P
12-12-2015, 12:06 PM
possesion united nya LVG juga terlalu rigid ketika bertransisi menyerang, gak fluid sama sekali saat beberapa pertandingan sebelum lawan wolf...itu mengapa LVG dengan tegas bilang dengan dia memakai strategy possesion yg mandul ntuh dia menemukan kesimbangan apalagi dalam hal defend dan ketika LVG mendengar sumpah serapah dr penonton nobar untuk bermain menyerang, lvg mencoba bermain menyerang, lebih mencair saat melawan wolf namun tak dinyana malah united kocar kacir ketika di serang skuad wolf...mungkin dari aku, lvg lanjutkan saja bermain seperti vs wolf namun lvg mesti mencari solusi agar tim nya tetep punya keseimbangan dan memilih pemain yg benar dan tept di posisi nya...

theater of dream
19-03-2016, 09:40 AM
http://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/manchester-united-van-gaal-substitutions-11059191
Beberapa subtitusi lvg yg cukup mengherankan..

Sent from my R831K using Forum Runner

arik_
20-03-2016, 03:31 PM
*United dalam keadaan butuh 3gol di babak kedua UEL kontra Liverpool untuk lolos*

46' - Valencia in for Varela (masih berpikir positif, mungkin Varela cedera).

(2 pergantian selanjutnya mikirnya bakal masukin Depay, dan Fellaini ditarik keluar, karena dari awal kontribusinya kurang, umpan pun tidak akurat).

62' - Darmian in for Rojo (sudah tidak bisa berpikir positif, 2 pergantian untuk bek, dalam keadaan butuh 3gol #vanGaalLogic).

(Selanjutnya masih mengira bakal masukin Depay, mungkin ganti Fellaini, yg bermain buruk. United masih butuh 3 gol bung, hal yang 'mustahil' dicetak United pada 1 babak di era van Gaal).

70' - Schweinsteiger in for Carrick (Cukup senang dengan masuknya bastian, TAPI disini juga sudah pesimis. Carrick adalah 1 1 nya player dengan passing akurasi tertinggi, daripada pemain United yg lain di pertandingan ini, dan pada menit ini diistirahatkan, daripada Fellaini.)

Kesimpulannya: Jika ingin meningkatkan daya serang, van Gaal lebih memilih mengganti beknya yang "tidak kenapa-kenapa" daripada memasukkan pemain serang. Dan yang mengejutkan, setelah tampil buruk di Leg pertama UEL kontra Liverpool, van Gaal tetap menempatkan Fellaini pada Starting XI pada 2 match selanjutnya. HAHAHAHAHA

tumpal_oneunited
20-03-2016, 11:36 PM
*United dalam keadaan butuh 3gol di babak kedua UEL kontra Liverpool untuk lolos*

46' - Valencia in for Varela (masih berpikir positif, mungkin Varela cedera).

(2 pergantian selanjutnya mikirnya bakal masukin Depay, dan Fellaini ditarik keluar, karena dari awal kontribusinya kurang, umpan pun tidak akurat).

62' - Darmian in for Rojo (sudah tidak bisa berpikir positif, 2 pergantian untuk bek, dalam keadaan butuh 3gol #vanGaalLogic).

(Selanjutnya masih mengira bakal masukin Depay, mungkin ganti Fellaini, yg bermain buruk. United masih butuh 3 gol bung, hal yang 'mustahil' dicetak United pada 1 babak di era van Gaal).

70' - Schweinsteiger in for Carrick (Cukup senang dengan masuknya bastian, TAPI disini juga sudah pesimis. Carrick adalah 1 1 nya player dengan passing akurasi tertinggi, daripada pemain United yg lain di pertandingan ini, dan pada menit ini diistirahatkan, daripada Fellaini.)

Kesimpulannya: Jika ingin meningkatkan daya serang, van Gaal lebih memilih mengganti beknya yang "tidak kenapa-kenapa" daripada memasukkan pemain serang. Dan yang mengejutkan, setelah tampil buruk di Leg pertama UEL kontra Liverpool, van Gaal tetap menempatkan Fellaini pada Starting XI pada 2 match selanjutnya. HAHAHAHAHA

Filosofi van Gaal harga mati.. :))
Saya juga suka gagal paham dengan LvG Om. :hammer: